Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif bersama Diabetes Melitus
 
Diabetes = Aliran, Pancuran  Mellitus = Madu/Gula
Penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi (Hiperglikemia) Terjadi gangguan metabolisme karbohidrat karena produksi insulin kurang atau karena resistensi insulin DIABETES
DM Hormon utama pengatur bahan bakar manusia Diproduksi oleh pankreas Disekresikan ke dalam darah Sebagai respon terhadap Peningkatan glukosa darah Memicu penyimpanan glukosa di hati, otot, jaringan adiposa INSULIN
DM Merupakan sumber energi utama GLUKOSA Produk akhir metabolisme karbohidrat Berasal dari makanan & hati
DM METABOLISME KARBOHIDRAT Karbohidrat Glukosa Enzim SAL. CERNA SEL (Otot, Hati, Otak, dsb) Glukosa (darah) Insulin E N E R G I Lemak/ Protein G L U K O S A G L I K O G E N
Normal
Resistensi Insulin
Diabetes Faktor  keturunan Insulin kurang  jumlahnya   Insulin  kurang baik  kerjanya DIABETES   Gula (glukosa) darah meningkat Faktor  lingkungan Gaya hidup  berisiko : Makan  berlebihan Kurang sport Stres
SIAPA SAJA BISA TERKENA DM
Klasifikasi Etiologis DM 1.  Diabetes Tipe-1   :  Kerusakan di Pankres 2. Diabetes Tipe-2   :  resistensi insulin  3. Diabetes Tipe lain -  Penyakit pankreas   -   O bat -  Infeks i  -   Dll 4. Diabetes Gestasional   :  Hamil
DM Masalah Kesehatan penting yang harus segera ditanggulangi DIABETES MELITUS Th 2000 Jml. Penduduk > 20 th Jml. DM Th 2020 125 juta 178 juta 5,6 juta 8,2 juta Dengan asumsi prevalensi DM 4,6 % Diabetes Atlas (IDF) th 2000
DM UPAYA PENANGGULANGAN DM PENTING : Memahami seluk beluk DM TUJUAN : Mencegah/mengurangi kejadian DM Mencegah komplikasi Mencegah kecacatan akibat komplikasi
KELOMPOK RISIKO TINGGI DIABETES MELITUS Usia > 45 tahun IMT > 23 kg/m 2   Tekanan darah  >  140/90 mmHg Riwayat keluarga DM Riwayat abortus berulang, bayi lahir cacat/BBL > 4 kg K-HDL  <  35 mg/dl,  Trigliserida  >  250 mg/dl DM
KRITERIA/DEFINISI OBESITAS IMT  = Berat badan (kg) Tinggi badan  2  (m 2 ) 18,5 23 25 normal overweight obesitas Contoh : BB = 56 kg TB = 162 cm IMT = 56/1,62 2  = 21,3 kg/m 2    “ normal” IMT The Asia Pacific Perspective Redefining Obesity and HS Treatment 2000
DM Bagaimana cara mengetahui apakah kita menderita DIABETES MELITUS atau tidak ?
GEJALA DIABETES MELITUS  (KENCING MANIS) Gejala Khas: 3P +
GEJALA DIABETES MELITUS   (KENCING MANIS) Gejala Tidak Khas
GEJALA DIABETES MELITUS  (KENCING MANIS) Gejala Tidak Khas
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Perlu diingat : kadar glukosa darah yang tinggi kadang kadang tidak dirasakan Jangan lupa : bukan tingginya kadar glukosa darah yang berbahaya, tetapi   KOMPLIKASI - nya, karena : Pencegahan  sangat penting Sulit Diperbaiki Menimbulkan Cacat Kematian
KOMPLIKASI DIABETES MELITUS  (KENCING MANIS)
KOMPLIKASI DIABETES MELITUS  (KENCING MANIS)
KOMPLIKASI DIABETES MELITUS  (KENCING MANIS)
DM DIAGNOSIS DM Hanya dapat ditegakkan dengan PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH HARUS DIPERHATIKAN  : Metode enzimatik Bahan pemeriksaan plasma vena (atau darah kapiler) Dilakukan di lab. terpercaya
DIAGNOSIS DIABETES MELITUS DM JIKA ANDA  Mempunyai risiko tinggi  atau Mempunyai gejala DM     Periksa glukosa darah Konsultasikan kepada dokter untuk memastikan ada tidaknya DM
Gejala khas   GD Puasa  >  126 GD Sewaktu  >  200   Keluhan tidak khas GD Puasa  >  126 (2x) GD Sewaktu  >  200  (2x) TTGO 2 jam  >  200 DIAGNOSA  DIABETES  MELITUS
DM Merupakan faktor risiko kuat untuk penyakit vaskular aterosklerotik dan  perifer Meningkatkan mortalitas dan morbiditas Penyakit Jantung Koroner 75-80 % pasien DM dewasa meninggal karena komplikasi Mengapa perlu waspada terhadap DIABETES MELITUS
DM WASPADAI KOMPLIKASI DM !!! Dengan Pengelolaan Yang Baik Hiperglikemi kronik    Komplikasi PERLU DIKELOLA DM     Penyakit menahun  yang akan diderita seumur hidup
LANGKAH-LANGKAH PENGELOLAAN DM DM Setelah Diagnosis DM : Jangan panik karena pasien DM dapat hidup aman & nyaman jika DM terkendali Pastikan dokter Anda telah melakukan evaluasi awal Ikuti petunjuk yang diberikan dokter  Lakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa DM Anda terkendali
SIKAP PASIEN DIABETES I. Pesimis Merasa terancam jiwa dan raga Menjadi marah dan frustasi Ingin bunuh diri (?) Melihat Besarnya Risiko yang Dihadapi II. Cuek Karena  tidak tahu atau  tidak menyadari  akibatnya III. Optimis Tahu akibat dan berusaha mengatasinya
TUJUAN PENGELOLAAN DM DM Meningkatkan kualitas hidup UMUM : JANGKA PENDEK : Keluhan hilang,  Merasa nyaman dan sehat JANGKA PANJANG : Mencegah & menghambat  komplikasi kronik    menurunkan morbiditas & mortalitas
Yang harus dilakukan agar  tetap nyaman dan sehat 1. Kendalikan Gula Darah 2. Hilangkan faktor risiko lain  : Darah tinggi , Kolesterol , Rokok dll   Gejala/keluhan  diabetes hilang Mencegah komplikasi
Cara Mencapai Tujuan  Mengatur makan Gerak badan Obat-obatan Penyuluhan
PEMERIKSAAN LABORATORIUM DM Untuk skrining & diagnosis Mengetahui pengendalian DM Deteksi adanya faktor risiko yang memicu terjadinya komplikasi Menilai hasil terapi Penting dalam Pengelolaan DM PERAN/FUNGSI :
PANEL PENGELOLAAN DM &  JADWAL PEMERIKSAAN PEMERIKSAAN AWAL TGT KBTHN 3 BLN 1 TH Glukosa puasa  v  v  v  v  Glukosa 2 Jam PP  v  v  v  v  Hematologi rutin  v  Urine Rutin  v  HbA1c  v  v  v  Mikroalbumin  v  v  Kreatinin  v  v
PANEL PENGELOLAAN DM &  JADWAL PEMERIKSAAN PEMERIKSAAN AWAL TGT KEBUT 3 BLN 1 TH Albumin/Globulin  v  v  GPT  v  v  Cholesterol Total    v  v  Cholesterol HDL  v  v  Cholesterol LDL  v  v  Trigliserida  v  v  Fibrinogen  v  v
KRITERIA PENGENDALIAN DM NAMA PEMERIKS Baik Sedang Buruk Glukosa puasa    80 – 109    110 – 125  >  126 Cholesterol Total  < 200  200 – 239  >  240 Cholesterol LDL  < 100  100 – 129  >  130 Cholesterol HDL  > 45 Trigliserida  < 150  150 – 199  >  200 Glukosa 2jampp  80 – 144  145 – 179  >  180 HbA1c  (%)  < 6.5  6.5 – 8  > 8 IMT (kg/m 2 )  8.5 – 22.9  23 – 25  > 25 Tekanan Darah  < 130/180  130-140/80-90  > 140/90
Apakah Pemeriksaan Glukosa Darah saja tidak  cukup …? Apa Arti Pemeriksaan HbA1c  ?
A1C Cerminan 2-3 bulan Tidak dipengaruhi Makanan Indikasi Komplikasi
PEMERIKSAAN HbA1c (A1C) DM Merupakan senyawa yang terbentuk dari ikatan antara GLUKOSA & HEMOGLOBIN Jumlah HbA1c yang terbentuk tergantung pada kadar glukosa darah Ikatan HbA1c stabil, dapat bertahan 2-3 bln Kadar HbA1c mencerminkan kadar glukosa darah rata-rata dalam jangka waktu 2-3 bln
PEMERIKSAAN HbA1c (Memori Glukosa) DM 1  2  3  4  5  6  7  8  9   Normal Kontrol I Kontrol II (minggu) A1C
MANFAAT PEMERIKSAAN HbA1c (A1C) DM Menilai kualitas pengendalian DM Menilai efek terapi atau perubahan terapi setelah 8-12 minggu
TUJUAN PEMERIKSAAN HbA1c (A1C) DM Mencegah Komplikasi Kronik Memperkirakan Risiko Komplikasi Hiperglikemi kronik    Komplikasi HbA1c    Glukosa jangka panjang
JADWAL/FREKUENSI PEMERIKSAAN HbA1c (A1C) DM Setelah diagnosis dipastikan (untuk evaluasi awal) Secara periodik (pengelolaan) - Setiap 3 bln  (bila sasaran blm tercapai) - Minimal 2 kali dalam setahun
KELEBIHAN PEMERIKSAAN HbA1c (A1C) DM Tidak perlu puasa sebelum pemeriksaan Menggambarkan kadar glukosa darah dalam jangka panjang Hemat biaya
PEMERIKSAAN MIKROALBUMIN Mendeteksi Dini Kerusakan Ginjal DM Nefropati Diabetik dapat menyebabkan gagal ginjal terminal    hemodialisis Ditandai dengan kegagalan fungsi penyaringan di glomerulus ginjal Protein (albumin) lolos ke dalam urine  (= Albuminuria)
KLASIFIKASI ALBUMINURIA KATEGORI NORMAL  < 30  < 20  < 30 MIKROAL- BUMINURIA MAKROAL- BUMINURIA Urine 24 Jam (mg/24 jam) Urine dl wkt ttt (  g/mg kreatinin) Urine sewaktu (  g/mg kreat) 30 – 299  20 – 199  30 - 299    300  >  200  >  300
MIKROALBUMINURIA DM Berarti ditemukan sejumlah kecil  albumin di dalam urine Merupakan indikasi gangguan filtrasi glomerulus stadium dini (reversibel) Dapat dideteksi dengan pemeriksaan Mikroalbumin di dalam urine
MANFAAT PEMERIKSAAN MAU DM Diagnosis dini Nefropati Diabetik Memperkirakan morbiditas penyakit kardiovaskular & mortalitas pada pasien DM Memperkirakan tingkat keparahan & perkembangan penyakit JADWAL PEMERIKSAAN MAU Saat evaluasi awal &  periodik  setahun sekali
PENGELOLAAN DM DM Pasien Menjalani  Pola Hidup Sehat Perubahan Perilaku Sehat HASIL OPTIMAL
PERILAKU SEHAT DM Pola makan sehat Kegiatan fisik meningkat Menggunakan obat sesuai petunjuk dokter Melakukan pemantauan glukosa Perawatan kaki secara berkala Mengenali & trampil mengatasi masalah yang berkaitan dengan DM
Mengatur Makanan  (Dahulu) Mitos   : Diet = penderitaan Tidak boleh makan enak   Harus makan kentang   Tidak boleh menyentuh gula   Makan terpisah dari keluarga
Mengatur Makanan  (Sekarang) Tidak lagi suatu derita Anjuran makan seimbang = makanan semua orang Tidak ada makanan yang  dilarang , hanya  dibatasi  sesuai kebutuhan kalori Menu = menu keluarga Gula dalam bumbu tak dilarang
Gerak Badan Menurunkan kadar gula darah Menurunkan berat badan Mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi Bukan sekedar bergerak, ada  aturannya  (hati-hati bila ada  penyakit jantung)
Cara Gerak Badan yang Baik Latihan harus berkesinambungan Berirama Dilakukan selang-seling  gerak cepat-lambat Peningkatan bertahap  sesuai kemampuan Perlu latihan daya tahan
Gerak Badan 30 menit :  3 - 4 kali/minggu (tiap hari lebih baik)
KESIMPULAN DM Diabetes merupakan penyakit menahun  yang ditandai oleh kadar glukosa darah  yang melebihi normal 2. Diabetes tidak dapat disembuhkan  tetapi dapat DIKENDALIKAN 3. Diabetes yang tidak terkendali dapat  menimbulkan berbagai macam  komplikasi
KESIMPULAN DM 4. Pemeriksaan penyaring penting untuk deteksi DM, terutama bagi  individu berisiko tinggi 5. Pemantauan DM PENTING, dilakukan dengan pemeriksaan berkala 6. Pemeriksaan A1c & MAU penting dalam pengendalian Diabetes Melitus
BEBERAPA TIPS UNTUK DIABETESI
Diabetes dan Pekerjaan Diabetisi tanpa komplikasi dapat kerjakan semua pekerjaan asal tidak membahayakan orang lain Yang penting kemampuannya dan bukan  penyakitnya
Rokok dan diabetes Risiko lebih tinggi untuk komplikasi pada jantung, otak, mata, dan ginjal
Diabetes dan mengendarai kendaraan Siapkan sejumlah glukosa didalam kendaraan Hindari perjalanan jauh tanpa istirahat atau makan Bila  hipoglikemi berhentilah, jangan mengendarai mobil Jangan mengendarai mobil bila penglihatan kabur
Diabetes dan Perjalanan Setiap diabetisi dapat berlibur sama seperti orang lain Siapkan diri anda dengan baik bila akan melakukan perjalanan jauh
Diabetes dan liburan Kegiatan jasmani setiap 2 jam Makanan cukup/sediakan glukosa Minuman kadangkala tidak tersedia  Insulin dan alat suntik berbeda Persiapan diri pada perjalanan udara Siapkan Alas kaki / Sepatu
Diabetes dan pesta Jangan datang sebagai orang pertama Jauhi meja makan Makan sedikit dulu sebelum berangkat
Diabetes dan keturunan Risiko seorang anak  mendapat diabetes tipe 2 :  15% bila salah satu orang tua menderita diabetes dan 75% bila kedua-duanya menderita diabetes
Dimana mencari pertolongan untuk pengelolaan diabetes Dokter umum : DM tanpa komplikasi Dokter spesialis  : Bila sudah komplikasi Penanganan multidisiplin Organisasi Diabetes: PERKENI PERSADIA P E D I
“ Jangan mau dikendalikan oleh diabetes,  justru sebaliknya kita harus dapat mengendalikannya”
DM TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA

Diabetes mellitus

  • 1.
    Tetap Sehat, Aktif,dan Produktif bersama Diabetes Melitus
  • 2.
  • 3.
    Diabetes = Aliran,Pancuran Mellitus = Madu/Gula
  • 4.
    Penyakit metabolik yangditandai dengan kadar glukosa darah tinggi (Hiperglikemia) Terjadi gangguan metabolisme karbohidrat karena produksi insulin kurang atau karena resistensi insulin DIABETES
  • 5.
    DM Hormon utamapengatur bahan bakar manusia Diproduksi oleh pankreas Disekresikan ke dalam darah Sebagai respon terhadap Peningkatan glukosa darah Memicu penyimpanan glukosa di hati, otot, jaringan adiposa INSULIN
  • 6.
    DM Merupakan sumberenergi utama GLUKOSA Produk akhir metabolisme karbohidrat Berasal dari makanan & hati
  • 7.
    DM METABOLISME KARBOHIDRATKarbohidrat Glukosa Enzim SAL. CERNA SEL (Otot, Hati, Otak, dsb) Glukosa (darah) Insulin E N E R G I Lemak/ Protein G L U K O S A G L I K O G E N
  • 8.
  • 9.
  • 10.
    Diabetes Faktor keturunan Insulin kurang jumlahnya Insulin kurang baik kerjanya DIABETES Gula (glukosa) darah meningkat Faktor lingkungan Gaya hidup berisiko : Makan berlebihan Kurang sport Stres
  • 11.
    SIAPA SAJA BISATERKENA DM
  • 12.
    Klasifikasi Etiologis DM1. Diabetes Tipe-1 : Kerusakan di Pankres 2. Diabetes Tipe-2 : resistensi insulin 3. Diabetes Tipe lain - Penyakit pankreas - O bat - Infeks i - Dll 4. Diabetes Gestasional : Hamil
  • 13.
    DM Masalah Kesehatanpenting yang harus segera ditanggulangi DIABETES MELITUS Th 2000 Jml. Penduduk > 20 th Jml. DM Th 2020 125 juta 178 juta 5,6 juta 8,2 juta Dengan asumsi prevalensi DM 4,6 % Diabetes Atlas (IDF) th 2000
  • 14.
    DM UPAYA PENANGGULANGANDM PENTING : Memahami seluk beluk DM TUJUAN : Mencegah/mengurangi kejadian DM Mencegah komplikasi Mencegah kecacatan akibat komplikasi
  • 15.
    KELOMPOK RISIKO TINGGIDIABETES MELITUS Usia > 45 tahun IMT > 23 kg/m 2 Tekanan darah > 140/90 mmHg Riwayat keluarga DM Riwayat abortus berulang, bayi lahir cacat/BBL > 4 kg K-HDL < 35 mg/dl, Trigliserida > 250 mg/dl DM
  • 16.
    KRITERIA/DEFINISI OBESITAS IMT = Berat badan (kg) Tinggi badan 2 (m 2 ) 18,5 23 25 normal overweight obesitas Contoh : BB = 56 kg TB = 162 cm IMT = 56/1,62 2 = 21,3 kg/m 2  “ normal” IMT The Asia Pacific Perspective Redefining Obesity and HS Treatment 2000
  • 17.
    DM Bagaimana caramengetahui apakah kita menderita DIABETES MELITUS atau tidak ?
  • 18.
    GEJALA DIABETES MELITUS (KENCING MANIS) Gejala Khas: 3P +
  • 19.
    GEJALA DIABETES MELITUS (KENCING MANIS) Gejala Tidak Khas
  • 20.
    GEJALA DIABETES MELITUS (KENCING MANIS) Gejala Tidak Khas
  • 21.
    Hal-hal yang PerluDiperhatikan Perlu diingat : kadar glukosa darah yang tinggi kadang kadang tidak dirasakan Jangan lupa : bukan tingginya kadar glukosa darah yang berbahaya, tetapi KOMPLIKASI - nya, karena : Pencegahan sangat penting Sulit Diperbaiki Menimbulkan Cacat Kematian
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    DM DIAGNOSIS DMHanya dapat ditegakkan dengan PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH HARUS DIPERHATIKAN : Metode enzimatik Bahan pemeriksaan plasma vena (atau darah kapiler) Dilakukan di lab. terpercaya
  • 26.
    DIAGNOSIS DIABETES MELITUSDM JIKA ANDA Mempunyai risiko tinggi atau Mempunyai gejala DM  Periksa glukosa darah Konsultasikan kepada dokter untuk memastikan ada tidaknya DM
  • 27.
    Gejala khas GD Puasa > 126 GD Sewaktu > 200 Keluhan tidak khas GD Puasa > 126 (2x) GD Sewaktu > 200 (2x) TTGO 2 jam > 200 DIAGNOSA DIABETES MELITUS
  • 28.
    DM Merupakan faktorrisiko kuat untuk penyakit vaskular aterosklerotik dan perifer Meningkatkan mortalitas dan morbiditas Penyakit Jantung Koroner 75-80 % pasien DM dewasa meninggal karena komplikasi Mengapa perlu waspada terhadap DIABETES MELITUS
  • 29.
    DM WASPADAI KOMPLIKASIDM !!! Dengan Pengelolaan Yang Baik Hiperglikemi kronik  Komplikasi PERLU DIKELOLA DM  Penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup
  • 30.
    LANGKAH-LANGKAH PENGELOLAAN DMDM Setelah Diagnosis DM : Jangan panik karena pasien DM dapat hidup aman & nyaman jika DM terkendali Pastikan dokter Anda telah melakukan evaluasi awal Ikuti petunjuk yang diberikan dokter Lakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa DM Anda terkendali
  • 31.
    SIKAP PASIEN DIABETESI. Pesimis Merasa terancam jiwa dan raga Menjadi marah dan frustasi Ingin bunuh diri (?) Melihat Besarnya Risiko yang Dihadapi II. Cuek Karena tidak tahu atau tidak menyadari akibatnya III. Optimis Tahu akibat dan berusaha mengatasinya
  • 32.
    TUJUAN PENGELOLAAN DMDM Meningkatkan kualitas hidup UMUM : JANGKA PENDEK : Keluhan hilang, Merasa nyaman dan sehat JANGKA PANJANG : Mencegah & menghambat komplikasi kronik  menurunkan morbiditas & mortalitas
  • 33.
    Yang harus dilakukanagar tetap nyaman dan sehat 1. Kendalikan Gula Darah 2. Hilangkan faktor risiko lain : Darah tinggi , Kolesterol , Rokok dll Gejala/keluhan diabetes hilang Mencegah komplikasi
  • 34.
    Cara Mencapai Tujuan Mengatur makan Gerak badan Obat-obatan Penyuluhan
  • 35.
    PEMERIKSAAN LABORATORIUM DMUntuk skrining & diagnosis Mengetahui pengendalian DM Deteksi adanya faktor risiko yang memicu terjadinya komplikasi Menilai hasil terapi Penting dalam Pengelolaan DM PERAN/FUNGSI :
  • 36.
    PANEL PENGELOLAAN DM& JADWAL PEMERIKSAAN PEMERIKSAAN AWAL TGT KBTHN 3 BLN 1 TH Glukosa puasa v v v v Glukosa 2 Jam PP v v v v Hematologi rutin v Urine Rutin v HbA1c v v v Mikroalbumin v v Kreatinin v v
  • 37.
    PANEL PENGELOLAAN DM& JADWAL PEMERIKSAAN PEMERIKSAAN AWAL TGT KEBUT 3 BLN 1 TH Albumin/Globulin v v GPT v v Cholesterol Total v v Cholesterol HDL v v Cholesterol LDL v v Trigliserida v v Fibrinogen v v
  • 38.
    KRITERIA PENGENDALIAN DMNAMA PEMERIKS Baik Sedang Buruk Glukosa puasa 80 – 109 110 – 125 > 126 Cholesterol Total < 200 200 – 239 > 240 Cholesterol LDL < 100 100 – 129 > 130 Cholesterol HDL > 45 Trigliserida < 150 150 – 199 > 200 Glukosa 2jampp 80 – 144 145 – 179 > 180 HbA1c (%) < 6.5 6.5 – 8 > 8 IMT (kg/m 2 ) 8.5 – 22.9 23 – 25 > 25 Tekanan Darah < 130/180 130-140/80-90 > 140/90
  • 39.
    Apakah Pemeriksaan GlukosaDarah saja tidak cukup …? Apa Arti Pemeriksaan HbA1c ?
  • 40.
    A1C Cerminan 2-3bulan Tidak dipengaruhi Makanan Indikasi Komplikasi
  • 41.
    PEMERIKSAAN HbA1c (A1C)DM Merupakan senyawa yang terbentuk dari ikatan antara GLUKOSA & HEMOGLOBIN Jumlah HbA1c yang terbentuk tergantung pada kadar glukosa darah Ikatan HbA1c stabil, dapat bertahan 2-3 bln Kadar HbA1c mencerminkan kadar glukosa darah rata-rata dalam jangka waktu 2-3 bln
  • 42.
    PEMERIKSAAN HbA1c (MemoriGlukosa) DM 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Normal Kontrol I Kontrol II (minggu) A1C
  • 43.
    MANFAAT PEMERIKSAAN HbA1c(A1C) DM Menilai kualitas pengendalian DM Menilai efek terapi atau perubahan terapi setelah 8-12 minggu
  • 44.
    TUJUAN PEMERIKSAAN HbA1c(A1C) DM Mencegah Komplikasi Kronik Memperkirakan Risiko Komplikasi Hiperglikemi kronik  Komplikasi HbA1c  Glukosa jangka panjang
  • 45.
    JADWAL/FREKUENSI PEMERIKSAAN HbA1c(A1C) DM Setelah diagnosis dipastikan (untuk evaluasi awal) Secara periodik (pengelolaan) - Setiap 3 bln (bila sasaran blm tercapai) - Minimal 2 kali dalam setahun
  • 46.
    KELEBIHAN PEMERIKSAAN HbA1c(A1C) DM Tidak perlu puasa sebelum pemeriksaan Menggambarkan kadar glukosa darah dalam jangka panjang Hemat biaya
  • 47.
    PEMERIKSAAN MIKROALBUMIN MendeteksiDini Kerusakan Ginjal DM Nefropati Diabetik dapat menyebabkan gagal ginjal terminal  hemodialisis Ditandai dengan kegagalan fungsi penyaringan di glomerulus ginjal Protein (albumin) lolos ke dalam urine (= Albuminuria)
  • 48.
    KLASIFIKASI ALBUMINURIA KATEGORINORMAL < 30 < 20 < 30 MIKROAL- BUMINURIA MAKROAL- BUMINURIA Urine 24 Jam (mg/24 jam) Urine dl wkt ttt (  g/mg kreatinin) Urine sewaktu (  g/mg kreat) 30 – 299 20 – 199 30 - 299  300 > 200 > 300
  • 49.
    MIKROALBUMINURIA DM Berartiditemukan sejumlah kecil albumin di dalam urine Merupakan indikasi gangguan filtrasi glomerulus stadium dini (reversibel) Dapat dideteksi dengan pemeriksaan Mikroalbumin di dalam urine
  • 50.
    MANFAAT PEMERIKSAAN MAUDM Diagnosis dini Nefropati Diabetik Memperkirakan morbiditas penyakit kardiovaskular & mortalitas pada pasien DM Memperkirakan tingkat keparahan & perkembangan penyakit JADWAL PEMERIKSAAN MAU Saat evaluasi awal & periodik setahun sekali
  • 51.
    PENGELOLAAN DM DMPasien Menjalani Pola Hidup Sehat Perubahan Perilaku Sehat HASIL OPTIMAL
  • 52.
    PERILAKU SEHAT DMPola makan sehat Kegiatan fisik meningkat Menggunakan obat sesuai petunjuk dokter Melakukan pemantauan glukosa Perawatan kaki secara berkala Mengenali & trampil mengatasi masalah yang berkaitan dengan DM
  • 53.
    Mengatur Makanan (Dahulu) Mitos : Diet = penderitaan Tidak boleh makan enak Harus makan kentang Tidak boleh menyentuh gula Makan terpisah dari keluarga
  • 54.
    Mengatur Makanan (Sekarang) Tidak lagi suatu derita Anjuran makan seimbang = makanan semua orang Tidak ada makanan yang dilarang , hanya dibatasi sesuai kebutuhan kalori Menu = menu keluarga Gula dalam bumbu tak dilarang
  • 55.
    Gerak Badan Menurunkankadar gula darah Menurunkan berat badan Mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi Bukan sekedar bergerak, ada aturannya (hati-hati bila ada penyakit jantung)
  • 56.
    Cara Gerak Badanyang Baik Latihan harus berkesinambungan Berirama Dilakukan selang-seling gerak cepat-lambat Peningkatan bertahap sesuai kemampuan Perlu latihan daya tahan
  • 57.
    Gerak Badan 30menit : 3 - 4 kali/minggu (tiap hari lebih baik)
  • 58.
    KESIMPULAN DM Diabetesmerupakan penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi normal 2. Diabetes tidak dapat disembuhkan tetapi dapat DIKENDALIKAN 3. Diabetes yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi
  • 59.
    KESIMPULAN DM 4.Pemeriksaan penyaring penting untuk deteksi DM, terutama bagi individu berisiko tinggi 5. Pemantauan DM PENTING, dilakukan dengan pemeriksaan berkala 6. Pemeriksaan A1c & MAU penting dalam pengendalian Diabetes Melitus
  • 60.
  • 61.
    Diabetes dan PekerjaanDiabetisi tanpa komplikasi dapat kerjakan semua pekerjaan asal tidak membahayakan orang lain Yang penting kemampuannya dan bukan penyakitnya
  • 62.
    Rokok dan diabetesRisiko lebih tinggi untuk komplikasi pada jantung, otak, mata, dan ginjal
  • 63.
    Diabetes dan mengendaraikendaraan Siapkan sejumlah glukosa didalam kendaraan Hindari perjalanan jauh tanpa istirahat atau makan Bila hipoglikemi berhentilah, jangan mengendarai mobil Jangan mengendarai mobil bila penglihatan kabur
  • 64.
    Diabetes dan PerjalananSetiap diabetisi dapat berlibur sama seperti orang lain Siapkan diri anda dengan baik bila akan melakukan perjalanan jauh
  • 65.
    Diabetes dan liburanKegiatan jasmani setiap 2 jam Makanan cukup/sediakan glukosa Minuman kadangkala tidak tersedia Insulin dan alat suntik berbeda Persiapan diri pada perjalanan udara Siapkan Alas kaki / Sepatu
  • 66.
    Diabetes dan pestaJangan datang sebagai orang pertama Jauhi meja makan Makan sedikit dulu sebelum berangkat
  • 67.
    Diabetes dan keturunanRisiko seorang anak mendapat diabetes tipe 2 : 15% bila salah satu orang tua menderita diabetes dan 75% bila kedua-duanya menderita diabetes
  • 68.
    Dimana mencari pertolonganuntuk pengelolaan diabetes Dokter umum : DM tanpa komplikasi Dokter spesialis : Bila sudah komplikasi Penanganan multidisiplin Organisasi Diabetes: PERKENI PERSADIA P E D I
  • 69.
    “ Jangan maudikendalikan oleh diabetes, justru sebaliknya kita harus dapat mengendalikannya”
  • 70.
    DM TERIMA KASIHATAS PERHATIAN ANDA