Data Penelitian
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa, penelitian dilakukan untuk mendapatkan data. Terdapat
bermacam-macam data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti (Gambar 1).
DATA
PENELITIAN
DATA
KUALITATIF
DATA
KUANTITATIF
KUALITATIF
EMPIRIS
KUALITATIF
BERMAKNA
DATA
DISKRIT
DATA
KONTINUM
DATA
ORDINAL
DATA
RATIO
DATA
INTERVAL
Gambar 1.1 Skema Data Penelitian
Berdasarkan Gambar 1.1, terdapat dua macam data dalam penelitian, yaitu data kualitatif dan data
kuantitatif.
Data Kualitatif : Data yang berbentuk kata, kalimat, gerak tubuh, ekspresi wajah, bagan, gambar dan
photo.
Data Kuantitatif : Data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan/scoring.
Data Kualitatif dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu data data kualitatif empiris dan data kualitatif
bermakna.
Kualitatif Empiris : Data sebagaimana adanya (tidak diberi makna) Contoh : Peneliti melihat
pegawai memakai baju merah lalu dilaporkan sebagaimana adanya.
Kuantitatif Bermakna : Data dibalik fakta yang tampak. Contoh : Seseorang memakai baju hitam
dapat diberi makna bermacam-macam, misalnya akan pergi ke rumah duka
atau mungkin dimaknai sebagai warna baju yang disenanginya.
Selanjutnya data kuantitatif dibedakan mejadi dua, yaitu :
Data
Diskrit
: Data kuantitatif yang satu dengan yang lain terpisah, tidak dalam satu garis kontinum. Data
diperoleh dari hasil menghitung atau membilang. Data diskrit sering juga disebut Data
Nominal. Contoh : Dalam satu ruang kelas terdapat 30 orang murid, yang terdiri dari 16
orang pria dan 14 orang wanita. Angka 30, 16 dan 14 adalah bentuk angka diskrit.
Data
Kontinum
: Data kuantitatif yang satu dengan yang lainnya berkesinambungan dalam satu garis. Data
ini diperoleh dari hasil menghitung, seperti mengukur derajat kesehatan, berat badan,
kemampuan, motivasi, IQ dan lain-lain. Jenis data kontinum dapat dibedakan menjadi tiga,
yaitu : data ordinal, interval dan ratio.
Pendefinisian data nominal, ordinal, interval dan ratio akan dibahas pada bab berikutnya.

Data penelitian

  • 1.
    Data Penelitian Seperti yangtelah diuraikan sebelumnya bahwa, penelitian dilakukan untuk mendapatkan data. Terdapat bermacam-macam data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti (Gambar 1). DATA PENELITIAN DATA KUALITATIF DATA KUANTITATIF KUALITATIF EMPIRIS KUALITATIF BERMAKNA DATA DISKRIT DATA KONTINUM DATA ORDINAL DATA RATIO DATA INTERVAL Gambar 1.1 Skema Data Penelitian Berdasarkan Gambar 1.1, terdapat dua macam data dalam penelitian, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data Kualitatif : Data yang berbentuk kata, kalimat, gerak tubuh, ekspresi wajah, bagan, gambar dan photo. Data Kuantitatif : Data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan/scoring. Data Kualitatif dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu data data kualitatif empiris dan data kualitatif bermakna. Kualitatif Empiris : Data sebagaimana adanya (tidak diberi makna) Contoh : Peneliti melihat pegawai memakai baju merah lalu dilaporkan sebagaimana adanya. Kuantitatif Bermakna : Data dibalik fakta yang tampak. Contoh : Seseorang memakai baju hitam dapat diberi makna bermacam-macam, misalnya akan pergi ke rumah duka atau mungkin dimaknai sebagai warna baju yang disenanginya.
  • 2.
    Selanjutnya data kuantitatifdibedakan mejadi dua, yaitu : Data Diskrit : Data kuantitatif yang satu dengan yang lain terpisah, tidak dalam satu garis kontinum. Data diperoleh dari hasil menghitung atau membilang. Data diskrit sering juga disebut Data Nominal. Contoh : Dalam satu ruang kelas terdapat 30 orang murid, yang terdiri dari 16 orang pria dan 14 orang wanita. Angka 30, 16 dan 14 adalah bentuk angka diskrit. Data Kontinum : Data kuantitatif yang satu dengan yang lainnya berkesinambungan dalam satu garis. Data ini diperoleh dari hasil menghitung, seperti mengukur derajat kesehatan, berat badan, kemampuan, motivasi, IQ dan lain-lain. Jenis data kontinum dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : data ordinal, interval dan ratio. Pendefinisian data nominal, ordinal, interval dan ratio akan dibahas pada bab berikutnya.