DATA DAN SKALA PENGUKURAN
RIKA YUANITA PRATAMA, M.K.M
• Penelitian adalah merupakan cara ilmiah
untuk mendapatkan data yang valid. Untuk
bisa mendapatkan data yang valid tersebut,
maka peneliti harus terlebih mengetahui
macam-macam data.
• Macam data ada dua yaitu data kualitatif dan
data kuantitatif.
Data
• Adalah bahan mentah yang perlu diolah sehingga
menghasilkan informasi atau keterangan, baik
kualitatif maupun kuantitatif yang menunjukkan
fakta.
• Jenis data :
– Data kualitatif : data yang berhubungan dengan
kategorisasi, karakteristik berwujud pertanyaan atau
berupa kata-kata. (wanita itu cantik, pria itu tampan)
– Data kuantitatif : data yang berwujud angka-angka. (IPK
3,59)
Persyaratan Data Penelitian yang
Valid
• Aktual (up to date)
• Representatif
• Objektif
• Unsur Kesalahan Sampling kecil (Sampling
Error)
• Relevan
• Tepat waktu
• Bernilai guna
Types of Data
Categorical
Discrete Continuous
Num erical
Data
Data Sources
Primary
Data Collection
Secondary
Data Compilation
Observation
Experimentation
Survey
Print or Electronic
• Data kualitatif adalah data yang dinyatakan
dalam bentuk kata, kalimat, dan gambar.
• Data kuantitatif adalah data yang berbentuk
angka, atau data kualitatif yang diangkakan
(skoring: baik sekali = 4, baik = 3, kurang baik =
2 dan tidak baik = 1).
Data kuantitatif dibagi menjadi dua, yaitu data
diskrit/nominal dan data kontinum.
Data nominal adalah data yang hanya dapat
digolong-golongkan secara terpisah, secara diskrit
atau kategori. Data ini diperoleh dari hasil
menghitung, misalnya dalam suatu klas setelah
dihitung terdapat 50 mahasiswa, terdiri atas 30
pria dan 20 wanita. Dalam suatu kelompok
terdapat 1000 orang suku Jawa dan 500 suku
sunda dll. Jadi data nominal adalah data diskrit.
• Data kontinum, adalah data yang bervariasi
menurut tingkatan dan ini diperoleh dari hasil
pengukuran. Data ini dibagi menjadi data
ordinal, data interval dan data ratio.
• Data ordinal adalah data yang berbentuk
rangking atau peringkat. Misalnya juara I, II, III
dan seterusnya. Data ini, bila dinyatakan
dalam skala, maka jarak satu data dengan
data yang lain tidak sama.
Data interval, adalah data yang jaraknya sama tetapi
tidak mempunyai nilai nol (0) absulut / mutlak). Contoh
skala thermometer, walaupun ada nilai 00 C, tetapi
tetap ada nilainya. Data-data yang diperoleh dari
pengukuran dengan instrument sikap dengan skala
Likert misalnya adalah berbentuk data interval.
Data ratio adalah data yang jaraknya sama, dan
mempunyai nilai nol mutlak. Misalnya data tentang
berat, panjang, dan volume. Berat 0 kg berarti tidak ada
bobotnya, panjang 0 m berarti tidak ada panjangnya.
Data ini dapat dirubah ke dalam interval dan ordinal.
Jenis Data Menurut Cara
Memperolehnya
Data Primer
Data primer adalah secara langsung diambil dari objek /
obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun
organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton
bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara
langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data
yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan
berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun
non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang
menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau
majalah.
Macam-Macam Data Berdasarkan
Sumber Data
Data Internal
Data internal adalah data yang menggambarkan situasi
dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal
: data keuangan, data pegawai, data produksi, dsb.
Data Eksternal
Data eksternal adalah data yang menggambarkan
situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi.
Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu
produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan,
persebaran penduduk, dan lain sebagainya.
Klasifikasi DaTa Berdasarkan Jenis
Datanya
Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan
dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah
jumlah pembeli saat hari raya idul adha, tinggi
badan siswa kelas 3 ips 2, dan lain-lain.
Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam
bentuk kata-kata yang mengandung makna.
Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap
botol air minum dalam kemasan, anggapan para
ahli terhadap psikopat dan lain-lain.
Pembagian Jenis Data Berdasarkan
Sifat Data
Data Diskrit
Data diskrit ialah data-data penelitian yang nilainya
merupakan bilangan-bilangan asli, bukan pecahan.
Contohnya adalah data jumlah kendaraan roda 4 di
Kota Yogyakarta.
Data Kontinyu
Data kontinyu ialah data-data penelitian yang nilainya
tidak selalu bilangan, namun bisa berupa pecahan. Nilai
pada data kontinyu ada pada suatu interval tertentu.
Selain itu, data kontinyu dideskripsikan dengan kata
kira-kira, sekitar, dan sebagainya. Contohnya adalah
data mengenai hasil panen semangka sekitar 1 ton.
Jenis-jenis Data Menurut Waktu
Pengumpulannya
Data Cross Section
Data cross-sectional ialah data-data penelitian yang
menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya adalah data
laporan penjualan perhari, minggu, bulan, dan sebagainya.
Data Time Series / Berkala
Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan
sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis.
Contoh data time series adalah data perkembangan nilai
tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004
sampai 2006, jumlah pengikut jamaah nurdin m. top dan
doktor azahari dari bulan ke bulan, dll.
Beberapa Istilah dalam Data Penelitian
• Data : adalah sesuatu yang diketahui atau sesuatu yang diasumsikan
(anggapan).
• Elemen : adalah unit / satuan terkecil yang merupakan obyek yang
akan diteliti/diselidiki. Elemen bisa berbentuk : orang, perusahaan,
rumah tangga.
• Karakteristik : ialah sifat-sifat atau ciri-ciri yang dimiliki oleh elemen
atau merupakan semua informasi tentang elemen. Misalnya :
elemen : orang  karakteristiknya : jenis kelamin, usia, pendidikan,
gaji, jabatan, agama, alamat, status keluarga.
• Data Kualitatif vs Data Kuantitatif:
– Data Kualitatif : adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata,
kalimat dan gambar serta tidak dapat diukur dalam skala numerik.
– Data Kuantitatif : adalah data yang berbentuk angka atau data yang
dapat diukur dalam suatu skala numerik (angka).
Jenis Data Kualitatif
• Data kualitatif umumnya dikuantitatifkan agar dapat
diproses lebih lanjut, yang terdiri dari dua golongan, yaitu :
• a. Data Nominal/Diskrit : ialah data yang hanya dapat
digolong-golongkan secara terpisah dalam bentuk kategori
atau diskrit, dimana posisi data masing-masing kategori
mempunyai derajat yang sama.
• b. Data Ordinal: ialah data yang dinyatakan dalam bentuk
kategori namun posisi data tidak sama derajatnya karena
dinyatakan skala peringkat (ranking)
Jenis Data Kuantitatif
• Data kuantitatif dapat dibedakan menjadi :
• a. Data Interval : yaitu data yang diukur dengan jarak diantara dua
titik pada skala yang sudah diketahui.
• Contoh :
1) Suhu udara dalam Celsius berkisar antara 0 derajat hingga 100
derajat.
2) Jumlah bulan dalam satu tahun.
3) Nilai TOEFL bagi mahasiswa yang mau belajar ke luar negeri.
• b. Data Rasio : yaitu data yang diukur dengan suatu proporsi dan
mempunyai jarak yang sama.
• Contoh : 1) persentase jumlah pengenggur di propinsi X .
2) nilai inflasi di Indonesia tahun 2005.
3) Data tentang berat, panjang dan volume.
Kuis!!
1. Jelaskan perbedaan antara data kuantitatif dan data
kualitatif, serta berikan masing-masing dua contoh
penggunaannya dalam penelitian.
2. Apa yang membedakan data primer dan data sekunder?
Berikan contoh penelitian yang menggunakan kedua jenis
data tersebut secara bersamaan.
3. Jelaskan perbedaan antara data nominal, ordinal, interval,
dan rasio. Berikan contoh masing-masing dalam konteks
penelitian.
4. Seorang peneliti mengumpulkan data usia, jenis kelamin,
dan tingkat pendidikan responden. Identifikasi jenis data
masing-masing dan jelaskan alasanmu.
Pembagian Skala Pengukuran
• Jenis skala pengukuran :
– Skala nominal
– Skala ordinal
– Skala interval
– Skala rasio
• Skala sikap :
– Skala likert,
– Skala Guttman,
– Skala simantict defferensial
– Rating scale
– Skala Thurstone
Skala Nominal
• Skala yang paling sederhana disusun
menurut jenis/kategori hanya sebagai
simbol untuk membedakan sebuah
karakteristik dengan karakteristik lainnya.
• Contoh :
– Jenis kulit : Hitam, kuning, putih
– Suku : jawa, madura, sunda
– Partai : PPP, PKS, PBB, PAN
– Agama : Islam, Kristen, Hindu.
• Skala Pengukuran : merupakan kesepakatan yang digunakan
sebagai acuan untuk
– menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam
alat ukur, sehingga alat ukur tersebut bila digunakan
dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif.
• • Macam-macam Skala Pengukuran :
• 1. Skala Nominal : adalah skala pengukuran
yang menyatakan kategori atau kelompok
dari suatu subyek. Contoh jenis kelamin
responden. Laki-laki = 1 ; Wanita = 2
Skala Ordinal
• Skala yang didasarkan pada rangking
diurutkan dari jenjang yang lebih tinggi
sampai jenjang terendah.
• Contoh :
– Sangat setuju, setuju, tidak setuju
• 2. Skala Ordinal : adalah skala pengukuran yang menyatakan kategori
sekaligus melakukan rangking terhadap kategori.
• Contoh : kita ingin mengukur preferensi responden terhadap empat
merek produk air mineral.
• Merek Air Mineral Rangking
– Aquana 1
– Aquaria 2
– Aquasan 3
– Aquasi 4
Skala Interval
• Skala yang menunjukkan jarak antara satu
data dengan data yang lain dan mempunyai
bobot yang sama.
• Contoh :
– Tinggi Badan 167 cm, 150 cm.
• Skala Interval :merupakan skala pengukuran yang banyak digunakan untuk mengukur fenomena/gejala
sosial, dimana pihak responden diminta melakukan rangking terhadap preferensi tertentu sekaligus
memberikan nilai (rate) terhadap preferensi tersebut. Jenis skala yang dapat digunakan untuk penelitian
sosial,yaitu : a. Skala Linkert. b. Skala Guttman. c.Rating Scale. d. Semantic Defferential.
• a. Skala Linkert : digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok
orang tentang fenomena sosial. Contoh :
• . Preferensi Preferensi Preferensi
• 1.Sangat Setuju 1.Setuju 1. Sangat Positif
• 2.Setuju 2.Sering 2. Positif
• 3.Ragu-ragu 3.Kadang-kadang 3. Netral
• 4.Tidak Setuju 4.Hampir tdk pernah 4. Negatif
• 5.Sangat Tdk Setuju 5.Tidak Pernah 5.Sangat Negatif
• Untuk keperluan analisis kuantitatif, maka jawaban tersebut diberi nilai skor,
• Misalnya : sangat setuju/setuju/sangat positif diberi skor 5, selanjutnya setuju/sering/positif diberi skor 4
dan seterusnya
• b. Skala Gutmann :suatu pengukuran untuk memperoleh jawaban responden
yang tegas, yaitu : “ya-tidak” ; “pernah-tidak pernah” “positif-negatif”; “setuju-
tidak setuju” Contoh :
• Bagaimana pendapat anda, bila Tn X menjabat pimpinan di perusahaan ini ?
• a. Setuju
• b. Tidak Setuju
• c. Sematic Defferential :suatu skala pengukuran yang disusun dalam suatu garis
• dimana jawaban sangat positif terletak dibagian kanan garis, sedangkan jawaban
sangat negatif terletak dibagian kiri garis atau sebaliknya.
• d. Rating Scale : suatu skala pengukuran dimana responden menjawab salah
satu jawaban kuantitatif yang disediakan.
Skala rasio
• Skala yang mempunyai nilai nol mutlak dan
mempunyai jarak yang sama.
• Skala Rasio : adalah skala interval yang memiliki
nilai dasar (based value) yang tidak dapat diubah.
Contoh : umur responden memiliki nilai dasar nol.
• Contoh :
– IPK 0,0; 4,0; 3,50.
– Hasil pengukuran panjang, berat.
Ciri-Ciri Tingkat Pengukuran
Informasi Nominal Ordinal Interval Rasio
Perbedaan V V V V
Urutan V V V
Jarak yang
sama
V V
Nol
mutlak
V
Hasil Lomba
No. Nama Kelas Nilai Juara Ke Hadiah
1 Andri 3 86 1 Rp. 100 juta
2 Yoga 5 83 2 Rp. 75 juta
3 Heni 4 78 3 Rp. 50 juta
Nominal
Ordinal
Rasio
Interval
Perhatikan Contoh berikut!!!!
Perhatikan Contoh berikut!!!!
• Apakah saudara setuju dengan kenaikan
harga BBM?
1. setuju 2. tidak setuju
Termasuk skala pengukuran apakah pertanyaan
diatas?……………
Bagaimana dengan yang ini?
Bagaimana dengan yang ini?
• Bagaimana pendapat anda tentang kebijakan
ekonomi pemerintah saat ini?
1) Sangat buruk, 2) Buruk, 3) Cukup, 4) Baik, 5)
Sangat Baik
Apakah ini skala nominal?……………
Lalu yang ini?
Lalu yang ini?
• Berapa kenaikan harga bahan pokok yang
Saudara setujui?
1). 2 % 2). 4% 3). 6% 4). 8% 5).10%
Apakah ini termasuk Skala Rasio?……………
Bagaimana yang terakhir ini?
Bagaimana yang terakhir ini?
• Berapa harga tiket kereta api Bandung – Jakarta yang Saudara
inginkan untuk kelas bisnis dan eksekutif?
• 1). Rp.60.000 - Rp.40.000
• 2). Rp.80.000 - Rp.40.000
• 3). Rp.120.000 - Rp.40.000
• Apakah ini skala interval atau ordinal?……………
Terima kasih

data penelitian.ppt pengembangan instrumen

  • 1.
    DATA DAN SKALAPENGUKURAN RIKA YUANITA PRATAMA, M.K.M
  • 2.
    • Penelitian adalahmerupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid. Untuk bisa mendapatkan data yang valid tersebut, maka peneliti harus terlebih mengetahui macam-macam data. • Macam data ada dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.
  • 3.
    Data • Adalah bahanmentah yang perlu diolah sehingga menghasilkan informasi atau keterangan, baik kualitatif maupun kuantitatif yang menunjukkan fakta. • Jenis data : – Data kualitatif : data yang berhubungan dengan kategorisasi, karakteristik berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata. (wanita itu cantik, pria itu tampan) – Data kuantitatif : data yang berwujud angka-angka. (IPK 3,59)
  • 4.
    Persyaratan Data Penelitianyang Valid • Aktual (up to date) • Representatif • Objektif • Unsur Kesalahan Sampling kecil (Sampling Error) • Relevan • Tepat waktu • Bernilai guna
  • 5.
    Types of Data Categorical DiscreteContinuous Num erical Data
  • 6.
    Data Sources Primary Data Collection Secondary DataCompilation Observation Experimentation Survey Print or Electronic
  • 7.
    • Data kualitatifadalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat, dan gambar. • Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, atau data kualitatif yang diangkakan (skoring: baik sekali = 4, baik = 3, kurang baik = 2 dan tidak baik = 1).
  • 8.
    Data kuantitatif dibagimenjadi dua, yaitu data diskrit/nominal dan data kontinum. Data nominal adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara terpisah, secara diskrit atau kategori. Data ini diperoleh dari hasil menghitung, misalnya dalam suatu klas setelah dihitung terdapat 50 mahasiswa, terdiri atas 30 pria dan 20 wanita. Dalam suatu kelompok terdapat 1000 orang suku Jawa dan 500 suku sunda dll. Jadi data nominal adalah data diskrit.
  • 9.
    • Data kontinum,adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan ini diperoleh dari hasil pengukuran. Data ini dibagi menjadi data ordinal, data interval dan data ratio. • Data ordinal adalah data yang berbentuk rangking atau peringkat. Misalnya juara I, II, III dan seterusnya. Data ini, bila dinyatakan dalam skala, maka jarak satu data dengan data yang lain tidak sama.
  • 10.
    Data interval, adalahdata yang jaraknya sama tetapi tidak mempunyai nilai nol (0) absulut / mutlak). Contoh skala thermometer, walaupun ada nilai 00 C, tetapi tetap ada nilainya. Data-data yang diperoleh dari pengukuran dengan instrument sikap dengan skala Likert misalnya adalah berbentuk data interval. Data ratio adalah data yang jaraknya sama, dan mempunyai nilai nol mutlak. Misalnya data tentang berat, panjang, dan volume. Berat 0 kg berarti tidak ada bobotnya, panjang 0 m berarti tidak ada panjangnya. Data ini dapat dirubah ke dalam interval dan ordinal.
  • 11.
    Jenis Data MenurutCara Memperolehnya Data Primer Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.
  • 12.
    Macam-Macam Data Berdasarkan SumberData Data Internal Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data produksi, dsb. Data Eksternal Data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain sebagainya.
  • 13.
    Klasifikasi DaTa BerdasarkanJenis Datanya Data Kuantitatif Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah jumlah pembeli saat hari raya idul adha, tinggi badan siswa kelas 3 ips 2, dan lain-lain. Data Kualitatif Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat dan lain-lain.
  • 14.
    Pembagian Jenis DataBerdasarkan Sifat Data Data Diskrit Data diskrit ialah data-data penelitian yang nilainya merupakan bilangan-bilangan asli, bukan pecahan. Contohnya adalah data jumlah kendaraan roda 4 di Kota Yogyakarta. Data Kontinyu Data kontinyu ialah data-data penelitian yang nilainya tidak selalu bilangan, namun bisa berupa pecahan. Nilai pada data kontinyu ada pada suatu interval tertentu. Selain itu, data kontinyu dideskripsikan dengan kata kira-kira, sekitar, dan sebagainya. Contohnya adalah data mengenai hasil panen semangka sekitar 1 ton.
  • 15.
    Jenis-jenis Data MenurutWaktu Pengumpulannya Data Cross Section Data cross-sectional ialah data-data penelitian yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya adalah data laporan penjualan perhari, minggu, bulan, dan sebagainya. Data Time Series / Berkala Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah pengikut jamaah nurdin m. top dan doktor azahari dari bulan ke bulan, dll.
  • 16.
    Beberapa Istilah dalamData Penelitian • Data : adalah sesuatu yang diketahui atau sesuatu yang diasumsikan (anggapan). • Elemen : adalah unit / satuan terkecil yang merupakan obyek yang akan diteliti/diselidiki. Elemen bisa berbentuk : orang, perusahaan, rumah tangga. • Karakteristik : ialah sifat-sifat atau ciri-ciri yang dimiliki oleh elemen atau merupakan semua informasi tentang elemen. Misalnya : elemen : orang  karakteristiknya : jenis kelamin, usia, pendidikan, gaji, jabatan, agama, alamat, status keluarga. • Data Kualitatif vs Data Kuantitatif: – Data Kualitatif : adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat dan gambar serta tidak dapat diukur dalam skala numerik. – Data Kuantitatif : adalah data yang berbentuk angka atau data yang dapat diukur dalam suatu skala numerik (angka).
  • 17.
    Jenis Data Kualitatif •Data kualitatif umumnya dikuantitatifkan agar dapat diproses lebih lanjut, yang terdiri dari dua golongan, yaitu : • a. Data Nominal/Diskrit : ialah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara terpisah dalam bentuk kategori atau diskrit, dimana posisi data masing-masing kategori mempunyai derajat yang sama. • b. Data Ordinal: ialah data yang dinyatakan dalam bentuk kategori namun posisi data tidak sama derajatnya karena dinyatakan skala peringkat (ranking)
  • 18.
    Jenis Data Kuantitatif •Data kuantitatif dapat dibedakan menjadi : • a. Data Interval : yaitu data yang diukur dengan jarak diantara dua titik pada skala yang sudah diketahui. • Contoh : 1) Suhu udara dalam Celsius berkisar antara 0 derajat hingga 100 derajat. 2) Jumlah bulan dalam satu tahun. 3) Nilai TOEFL bagi mahasiswa yang mau belajar ke luar negeri. • b. Data Rasio : yaitu data yang diukur dengan suatu proporsi dan mempunyai jarak yang sama. • Contoh : 1) persentase jumlah pengenggur di propinsi X . 2) nilai inflasi di Indonesia tahun 2005. 3) Data tentang berat, panjang dan volume.
  • 19.
    Kuis!! 1. Jelaskan perbedaanantara data kuantitatif dan data kualitatif, serta berikan masing-masing dua contoh penggunaannya dalam penelitian. 2. Apa yang membedakan data primer dan data sekunder? Berikan contoh penelitian yang menggunakan kedua jenis data tersebut secara bersamaan. 3. Jelaskan perbedaan antara data nominal, ordinal, interval, dan rasio. Berikan contoh masing-masing dalam konteks penelitian. 4. Seorang peneliti mengumpulkan data usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan responden. Identifikasi jenis data masing-masing dan jelaskan alasanmu.
  • 20.
    Pembagian Skala Pengukuran •Jenis skala pengukuran : – Skala nominal – Skala ordinal – Skala interval – Skala rasio • Skala sikap : – Skala likert, – Skala Guttman, – Skala simantict defferensial – Rating scale – Skala Thurstone
  • 21.
    Skala Nominal • Skalayang paling sederhana disusun menurut jenis/kategori hanya sebagai simbol untuk membedakan sebuah karakteristik dengan karakteristik lainnya. • Contoh : – Jenis kulit : Hitam, kuning, putih – Suku : jawa, madura, sunda – Partai : PPP, PKS, PBB, PAN – Agama : Islam, Kristen, Hindu.
  • 22.
    • Skala Pengukuran: merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk – menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif.
  • 23.
    • • Macam-macamSkala Pengukuran : • 1. Skala Nominal : adalah skala pengukuran yang menyatakan kategori atau kelompok dari suatu subyek. Contoh jenis kelamin responden. Laki-laki = 1 ; Wanita = 2
  • 24.
    Skala Ordinal • Skalayang didasarkan pada rangking diurutkan dari jenjang yang lebih tinggi sampai jenjang terendah. • Contoh : – Sangat setuju, setuju, tidak setuju
  • 25.
    • 2. SkalaOrdinal : adalah skala pengukuran yang menyatakan kategori sekaligus melakukan rangking terhadap kategori. • Contoh : kita ingin mengukur preferensi responden terhadap empat merek produk air mineral. • Merek Air Mineral Rangking – Aquana 1 – Aquaria 2 – Aquasan 3 – Aquasi 4
  • 26.
    Skala Interval • Skalayang menunjukkan jarak antara satu data dengan data yang lain dan mempunyai bobot yang sama. • Contoh : – Tinggi Badan 167 cm, 150 cm.
  • 27.
    • Skala Interval:merupakan skala pengukuran yang banyak digunakan untuk mengukur fenomena/gejala sosial, dimana pihak responden diminta melakukan rangking terhadap preferensi tertentu sekaligus memberikan nilai (rate) terhadap preferensi tersebut. Jenis skala yang dapat digunakan untuk penelitian sosial,yaitu : a. Skala Linkert. b. Skala Guttman. c.Rating Scale. d. Semantic Defferential. • a. Skala Linkert : digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Contoh : • . Preferensi Preferensi Preferensi • 1.Sangat Setuju 1.Setuju 1. Sangat Positif • 2.Setuju 2.Sering 2. Positif • 3.Ragu-ragu 3.Kadang-kadang 3. Netral • 4.Tidak Setuju 4.Hampir tdk pernah 4. Negatif • 5.Sangat Tdk Setuju 5.Tidak Pernah 5.Sangat Negatif • Untuk keperluan analisis kuantitatif, maka jawaban tersebut diberi nilai skor, • Misalnya : sangat setuju/setuju/sangat positif diberi skor 5, selanjutnya setuju/sering/positif diberi skor 4 dan seterusnya
  • 28.
    • b. SkalaGutmann :suatu pengukuran untuk memperoleh jawaban responden yang tegas, yaitu : “ya-tidak” ; “pernah-tidak pernah” “positif-negatif”; “setuju- tidak setuju” Contoh : • Bagaimana pendapat anda, bila Tn X menjabat pimpinan di perusahaan ini ? • a. Setuju • b. Tidak Setuju • c. Sematic Defferential :suatu skala pengukuran yang disusun dalam suatu garis • dimana jawaban sangat positif terletak dibagian kanan garis, sedangkan jawaban sangat negatif terletak dibagian kiri garis atau sebaliknya. • d. Rating Scale : suatu skala pengukuran dimana responden menjawab salah satu jawaban kuantitatif yang disediakan.
  • 29.
    Skala rasio • Skalayang mempunyai nilai nol mutlak dan mempunyai jarak yang sama. • Skala Rasio : adalah skala interval yang memiliki nilai dasar (based value) yang tidak dapat diubah. Contoh : umur responden memiliki nilai dasar nol. • Contoh : – IPK 0,0; 4,0; 3,50. – Hasil pengukuran panjang, berat.
  • 30.
    Ciri-Ciri Tingkat Pengukuran InformasiNominal Ordinal Interval Rasio Perbedaan V V V V Urutan V V V Jarak yang sama V V Nol mutlak V
  • 31.
    Hasil Lomba No. NamaKelas Nilai Juara Ke Hadiah 1 Andri 3 86 1 Rp. 100 juta 2 Yoga 5 83 2 Rp. 75 juta 3 Heni 4 78 3 Rp. 50 juta Nominal Ordinal Rasio Interval
  • 32.
    Perhatikan Contoh berikut!!!! PerhatikanContoh berikut!!!! • Apakah saudara setuju dengan kenaikan harga BBM? 1. setuju 2. tidak setuju Termasuk skala pengukuran apakah pertanyaan diatas?……………
  • 33.
    Bagaimana dengan yangini? Bagaimana dengan yang ini? • Bagaimana pendapat anda tentang kebijakan ekonomi pemerintah saat ini? 1) Sangat buruk, 2) Buruk, 3) Cukup, 4) Baik, 5) Sangat Baik Apakah ini skala nominal?……………
  • 34.
    Lalu yang ini? Laluyang ini? • Berapa kenaikan harga bahan pokok yang Saudara setujui? 1). 2 % 2). 4% 3). 6% 4). 8% 5).10% Apakah ini termasuk Skala Rasio?……………
  • 35.
    Bagaimana yang terakhirini? Bagaimana yang terakhir ini? • Berapa harga tiket kereta api Bandung – Jakarta yang Saudara inginkan untuk kelas bisnis dan eksekutif? • 1). Rp.60.000 - Rp.40.000 • 2). Rp.80.000 - Rp.40.000 • 3). Rp.120.000 - Rp.40.000 • Apakah ini skala interval atau ordinal?……………
  • 36.