Dasar-dasar Pencabutan Gigi
EXODON
TIA
Indikasi dan Kontraindikasi
Ekstraksi Gigi
Oleh Kelompok 10
•Wahyuni majid
•Fitrawati
•Indriawati
•muliati
Materi Pembahasan
Defenisi
Ekstraksi gigi
Klasifikasi
Ekstraksi gigi
Hal-hal yang
harus
diperhatikan
Indikasi
ekstraksi gigi
Kontra
indikasi
ekstraksi gigi
Pengertian Ekstraksi Gigi
o Menurut Pedlar dkk (2001)
pencabutan gigi merupakan
suatu prosedur bedah yang
dapat dilakukan dengan tang,
elevator, atau pendekatan
transalveolar.
MP
Klasifikasi Ekstraksi
MP
Ekstraksi simple (dilakukan pada
gigi yang terihat di dalam rongga
mulut, menggunakan anasthesi
local dan alat-alat untuk elevasi
gigi yang terihat)
Ekstraksi bedah (dilakukan pada gii
yang tidak dapat dijangkau dengan
mudah karena berada di bawah garis
gingival atau karena belum erupsi
secara keseluruhan)
Hal-hal yang harus
diperhatikan
Dalam
Pencabutan
Gigi
Anatomi gigi
menentukan jenis
alat pencabutan,
gerakan pencabutan,
dan posisi
pencabutan.
Anestesi dilakukan
untuk menghilangkan
atau mengurangi
rasa sakit.
Jumlah gigi yang
dicabut dalam satu
kunjungan.
Tidak menggunakan
tenaga yang besar.
Pemeriksaan kembali
elemen gigi yang
baru dicabut.
MP
Next... Setelah Pencabutan
Usahakan beristirahat
Hindari merokok
Hindari berkumur
atau menggosok gigi
Dianjurkan makan
tambahan vitamin C
Minumlah obat
penahan sakit dan
antibiotik
Makan dan minumlah
seperti biasanya
Hindari minum
dengan sedotan &
minuman bersoda
setelah hari operasi
rahang dapat
dikompres dengan
kompres hangat, dan
air dingin/es.
MP
Indikasi dalam Ekstraksi gigi
Gigi Susu
• Gigi yang sudah goyah dan sudah waktunya
untuk tanggal
• Gigi yang masih kuat tertanam dalam tulang
tetapi gigi penggantinya sudah keluar
• Gigi yang sudah waktunya tanggal, tetapi masih
persistensi.Bila pada foto tampak penggantinya
sudah akan keluar
• Gigi susu yang akarnya meninggalkan ulcus
decubitus
• Gigi susu yang sering kali menimbulkan abses
• Gigi susu yangmerupakan fokal infeksi
• Gigi susu yang merupakan penyebab infeksi
jaringan sekitarnya.
Gigi Permanent
• Gigi yang tidak dapat lagi dirawat secara
konservasi.
• Gigi yang sangat goyang (mobility)
• Gigi yang merupakan penyebab infeksi jaringan
sekitarnya.
• Gigi yang dianggap merupakan fokus infeksi.
• Untuk keperluan orthodontik
• Gigi Kelebihan (Super numerary teeth)
• Gigi dengan fraktur akar
• Gigi yang impaksi
• Gigi yang menyebabkan trauma pada jaringan
lunak sekitarnya dan tidak dapat dirawat lagi
untuk mencegah trauma tsb.
• Gigi yang malposisi dan tidak dapat dirawat lagi
secara orthodontik.
MP
Kontra Indikasi Ekstraksi Gigi
Lokal
• Pada infeksi gingiva yang akut
• Perikoronitis
• Kelainan pada periapikal
seperti abses
• Sinusitis maxilaris
• Gigi yang berada pada
jaringan tumor
Sistemik
• Penyakit medis seperti penyakit
kronik yang tidak terkontrol
misalnya penyakit janutng,
Leukimia, Hemorhagie
Purpura, Haemophili, Anemia,
diabetes, nefritis, dan hepatitis
• Pasien yang terlalu muda dan
terlalu tua yang membutuhkan
perhatian lebih
• Neuroses dan psychoses
• KehamilanMP
DAFTAR PUSTAKA
(http://tyovillage.blogspot.co.id/2011/04/pencabutan-gigi.html?m=1)
diakses 04 01 2011
Supartini, Nendah T. 1995.Ilmu pencabutan gigi. Tasikmalaya:
Departemen Kesehatan RI Sekolah Pengatur Rawat Gigi
Thank’s
Semoga
bermanfaat 

indikasi & kontraindikasi pencabutan gigi

  • 1.
  • 2.
    Indikasi dan Kontraindikasi EkstraksiGigi Oleh Kelompok 10 •Wahyuni majid •Fitrawati •Indriawati •muliati
  • 3.
    Materi Pembahasan Defenisi Ekstraksi gigi Klasifikasi Ekstraksigigi Hal-hal yang harus diperhatikan Indikasi ekstraksi gigi Kontra indikasi ekstraksi gigi
  • 4.
    Pengertian Ekstraksi Gigi oMenurut Pedlar dkk (2001) pencabutan gigi merupakan suatu prosedur bedah yang dapat dilakukan dengan tang, elevator, atau pendekatan transalveolar. MP
  • 5.
    Klasifikasi Ekstraksi MP Ekstraksi simple(dilakukan pada gigi yang terihat di dalam rongga mulut, menggunakan anasthesi local dan alat-alat untuk elevasi gigi yang terihat) Ekstraksi bedah (dilakukan pada gii yang tidak dapat dijangkau dengan mudah karena berada di bawah garis gingival atau karena belum erupsi secara keseluruhan)
  • 6.
    Hal-hal yang harus diperhatikan Dalam Pencabutan Gigi Anatomigigi menentukan jenis alat pencabutan, gerakan pencabutan, dan posisi pencabutan. Anestesi dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi rasa sakit. Jumlah gigi yang dicabut dalam satu kunjungan. Tidak menggunakan tenaga yang besar. Pemeriksaan kembali elemen gigi yang baru dicabut. MP
  • 7.
    Next... Setelah Pencabutan Usahakanberistirahat Hindari merokok Hindari berkumur atau menggosok gigi Dianjurkan makan tambahan vitamin C Minumlah obat penahan sakit dan antibiotik Makan dan minumlah seperti biasanya Hindari minum dengan sedotan & minuman bersoda setelah hari operasi rahang dapat dikompres dengan kompres hangat, dan air dingin/es. MP
  • 8.
    Indikasi dalam Ekstraksigigi Gigi Susu • Gigi yang sudah goyah dan sudah waktunya untuk tanggal • Gigi yang masih kuat tertanam dalam tulang tetapi gigi penggantinya sudah keluar • Gigi yang sudah waktunya tanggal, tetapi masih persistensi.Bila pada foto tampak penggantinya sudah akan keluar • Gigi susu yang akarnya meninggalkan ulcus decubitus • Gigi susu yang sering kali menimbulkan abses • Gigi susu yangmerupakan fokal infeksi • Gigi susu yang merupakan penyebab infeksi jaringan sekitarnya. Gigi Permanent • Gigi yang tidak dapat lagi dirawat secara konservasi. • Gigi yang sangat goyang (mobility) • Gigi yang merupakan penyebab infeksi jaringan sekitarnya. • Gigi yang dianggap merupakan fokus infeksi. • Untuk keperluan orthodontik • Gigi Kelebihan (Super numerary teeth) • Gigi dengan fraktur akar • Gigi yang impaksi • Gigi yang menyebabkan trauma pada jaringan lunak sekitarnya dan tidak dapat dirawat lagi untuk mencegah trauma tsb. • Gigi yang malposisi dan tidak dapat dirawat lagi secara orthodontik. MP
  • 9.
    Kontra Indikasi EkstraksiGigi Lokal • Pada infeksi gingiva yang akut • Perikoronitis • Kelainan pada periapikal seperti abses • Sinusitis maxilaris • Gigi yang berada pada jaringan tumor Sistemik • Penyakit medis seperti penyakit kronik yang tidak terkontrol misalnya penyakit janutng, Leukimia, Hemorhagie Purpura, Haemophili, Anemia, diabetes, nefritis, dan hepatitis • Pasien yang terlalu muda dan terlalu tua yang membutuhkan perhatian lebih • Neuroses dan psychoses • KehamilanMP
  • 10.
    DAFTAR PUSTAKA (http://tyovillage.blogspot.co.id/2011/04/pencabutan-gigi.html?m=1) diakses 0401 2011 Supartini, Nendah T. 1995.Ilmu pencabutan gigi. Tasikmalaya: Departemen Kesehatan RI Sekolah Pengatur Rawat Gigi
  • 11.