‫ه‬‫للا‬
ُ
‫ة‬ َ‫م‬ ْ‫ح‬ َ‫ر‬َ‫و‬ ْ‫م‬
ُ
‫ك‬ْ‫ي‬
َ
‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫م‬
َ
‫َل‬ َّ‫لس‬
َ
‫ا‬ُُ
ُ
ُ‫ت‬
َ
ََََََ‫و‬
Kulit dan gangguannya
Nama :
1. Alyasa Nettaya N (03)
2. Lungidhing H (20)
3. Maqdisa Devi (21)
Kulit
Fungsi kulit :
• Sebagai ekskresi berupa kelenjar keringat.
• Sebagai indra peraba.
• Sebagai proteksi/pelindung organ dibawahnya.
• Sebagai tempat pembentukan Vitamin D.
• Pengatur suhu tubuh.
• Tempat menimbun lemak.
• Tempat pembentukan pigmen
Struktur Anatomi Kulit
Kulit
Epidermis (kulit ari)
Dermis (kulit jangat)
Hipodemis (jaringan ikat
di bawah kulit)
Epidermis (Kulit Ari)
Kulit ari adalah kulit yang paling luar dan sangat tipis
sekali.
Epidermis
Lapisan Tanduk
(Statum Korneum)
Lapisan Malpighi
(Stratum Spinosum)
Lapisan Jernih
( Stratum Lusidum)
Lapisan Berbutir-butir
(Stratum Granulosum)
Lapisan Basal
(Stratum Germinativum)
o Stratum Korneum
Terdiri atas sel-sel mati yang mudah mengelupas. Jika
terluka tidak terasa sakit karena tidak terdapat
pembuluh saraf.
o Stratum Germinativum
Terdiri atas sel-sel yang aktif membelah untuk
membentuk sel-sel kulit baru ke arah luar.
o Stratum Lusidum
Lapisan di bawah Stratum Korneum yang berwarna
bening.
o Stratum Granulosum
lapisan yang mengandung pigmen melamin yang
menentukan warna kulit seseorang dan melindungi
kulit dari sinar ultraviolet.
Dermis (Kulit Jangat)
Jaringan dermis lebih tebal daripada epidermis.
Dermis tersusun oleh jaringan ikat dan kolagen.
Dermis
Pembuluh
darah
Kelenjar
keringat
Kelenjar
minyak
Folikel
rambut
Ujung
saraf
Ujung-ujung saraf terdiri dari:
• Paccini, merupakan ujung saraf yang peka
terhadap rangsangan berupa tekanan,
letaknya di sekitar akar rambut.
• Ruffini, merupakan ujung saraf yang peka
terhadap rangsangan panas.
• Meisner, merupakan ujung saraf yang peka
terhadap sentuhan.
• Krause, merupakan ujung saraf yang peka
terhadap rangsangan dingin.
• Ujung saraf bebas, merupakan ujung saraf
perasa nyeri.
Hipodermis (Jaringan Ikat dibawah Kulit)
Lapisan ini berada di bawah dermis dan banyak
mengandund lemak. Lapisan lemak berfungsi untuk
melindungi tubuh terhadap benturan, menahan
panas tubuh, dan sebagai sumber energi cadangan.
Proses Pembentukan Keringat
o Keluarnya keringat dikontrol oleh Hipotalamus dengan
enzim bradikinin.
o Bila suhu tubuh atau suhu udara di lingkungan kita tinggi,
pembuluh darah di kulit akan melebar. Hal ini
mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah
tersebut dan memudahkan pembuangan air dan sisa
metabolisme. Karena pangkal kelenjar keringat
berhubungan dengan pembuluh darah maka terjadilah
penyerapan air, garam dan sedikit urea oleh kelenjar
keringat.
Kemudian air dan sisa metabolisme lain (keringat) keluar
melalui pori-pori dengan cara penguapan. Penguapan
mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita
tidak merasakan panas lagi.
o Sebaliknya, saat suhu tubuh atau lingkungan rendah,
kelenjar keringat tidak aktif dan pembuluh kapiler di kulit
menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa
metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat
berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak
mengalami kendinginan.
Gangguan pada Kulit
1. Jerawat
Gangguan kronis pada kelenjar minyak yang dialami
umumnya anak remaja. Penyebab : produksi kelenjar
minyak yang berlebihan, siklus hormon, atau pola
makan, dan polusi.
2. Aksem
Penyakit kulit dimana kulit menjadi kering kemerahan
dan gatal-gatal bersisik.
3. Purivitus kutanea
Penyakit kulit dengan gejala rasa gatal yang dipacu
oleh iritasi saraf sensori porifer. Pruvitus kutanea juga
disebabkan oleh kencing manis, penyakit hati, dan
gangguan kelenjar tiroid.
5. kalvus (mata ikan)
Penyakit penebalan kulit yang akhirnya menimbulkan rasa nyeri
ini bahkan bisa membuat kaki berlubang meski tidak permanen.
6. Kadas atau Kurap
Kadas atau kurap penyebabnya adalah Trichophyton. Infeksi
biasanya menyebabkan bercak pink sampai merah yang kadang
berbentuk bundar dan jernih tengahnya.
7. Kutu Air
Kutu air merupakan suatu infeksi jamur. Biasanya disebabkan
jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat,
dan di sela-sela jari-jari kaki.
8. Vitilogo
Gangguan pigmentasi dengan gambaran berupa bercak-bercak
putih yang berbatas tegas. Penyebabnya bisa jadi genetik,
trauma fisik (burn/terbakar, zat kimia), penyakit interna (DM,
tiroid), serta penyakit otoimun.
Terima Kasih…
َََ‫و‬ ‫ه‬‫للا‬
ُ
‫ة‬ َ‫م‬ ْ‫ح‬ َ‫ر‬َ‫و‬ ْ‫م‬
ُ
‫ك‬ْ‫ي‬
َ
‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫م‬
َ
‫َل‬ َّ‫الس‬َ‫و‬ُُ
ُ
ُ‫ت‬
َ
َََ

Biologi kulit

  • 1.
    ‫ه‬‫للا‬ ُ ‫ة‬ َ‫م‬ ْ‫ح‬َ‫ر‬َ‫و‬ ْ‫م‬ ُ ‫ك‬ْ‫ي‬ َ ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫م‬ َ ‫َل‬ َّ‫لس‬ َ ‫ا‬ُُ ُ ُ‫ت‬ َ ََََََ‫و‬ Kulit dan gangguannya Nama : 1. Alyasa Nettaya N (03) 2. Lungidhing H (20) 3. Maqdisa Devi (21)
  • 2.
  • 3.
    Fungsi kulit : •Sebagai ekskresi berupa kelenjar keringat. • Sebagai indra peraba. • Sebagai proteksi/pelindung organ dibawahnya. • Sebagai tempat pembentukan Vitamin D. • Pengatur suhu tubuh. • Tempat menimbun lemak. • Tempat pembentukan pigmen
  • 4.
    Struktur Anatomi Kulit Kulit Epidermis(kulit ari) Dermis (kulit jangat) Hipodemis (jaringan ikat di bawah kulit)
  • 5.
    Epidermis (Kulit Ari) Kulitari adalah kulit yang paling luar dan sangat tipis sekali. Epidermis Lapisan Tanduk (Statum Korneum) Lapisan Malpighi (Stratum Spinosum) Lapisan Jernih ( Stratum Lusidum) Lapisan Berbutir-butir (Stratum Granulosum) Lapisan Basal (Stratum Germinativum)
  • 6.
    o Stratum Korneum Terdiriatas sel-sel mati yang mudah mengelupas. Jika terluka tidak terasa sakit karena tidak terdapat pembuluh saraf. o Stratum Germinativum Terdiri atas sel-sel yang aktif membelah untuk membentuk sel-sel kulit baru ke arah luar. o Stratum Lusidum Lapisan di bawah Stratum Korneum yang berwarna bening. o Stratum Granulosum lapisan yang mengandung pigmen melamin yang menentukan warna kulit seseorang dan melindungi kulit dari sinar ultraviolet.
  • 7.
    Dermis (Kulit Jangat) Jaringandermis lebih tebal daripada epidermis. Dermis tersusun oleh jaringan ikat dan kolagen. Dermis Pembuluh darah Kelenjar keringat Kelenjar minyak Folikel rambut Ujung saraf
  • 8.
    Ujung-ujung saraf terdiridari: • Paccini, merupakan ujung saraf yang peka terhadap rangsangan berupa tekanan, letaknya di sekitar akar rambut. • Ruffini, merupakan ujung saraf yang peka terhadap rangsangan panas. • Meisner, merupakan ujung saraf yang peka terhadap sentuhan. • Krause, merupakan ujung saraf yang peka terhadap rangsangan dingin. • Ujung saraf bebas, merupakan ujung saraf perasa nyeri.
  • 9.
    Hipodermis (Jaringan Ikatdibawah Kulit) Lapisan ini berada di bawah dermis dan banyak mengandund lemak. Lapisan lemak berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap benturan, menahan panas tubuh, dan sebagai sumber energi cadangan.
  • 10.
    Proses Pembentukan Keringat oKeluarnya keringat dikontrol oleh Hipotalamus dengan enzim bradikinin. o Bila suhu tubuh atau suhu udara di lingkungan kita tinggi, pembuluh darah di kulit akan melebar. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah tersebut dan memudahkan pembuangan air dan sisa metabolisme. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah maka terjadilah penyerapan air, garam dan sedikit urea oleh kelenjar keringat.
  • 11.
    Kemudian air dansisa metabolisme lain (keringat) keluar melalui pori-pori dengan cara penguapan. Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi. o Sebaliknya, saat suhu tubuh atau lingkungan rendah, kelenjar keringat tidak aktif dan pembuluh kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak mengalami kendinginan.
  • 12.
    Gangguan pada Kulit 1.Jerawat Gangguan kronis pada kelenjar minyak yang dialami umumnya anak remaja. Penyebab : produksi kelenjar minyak yang berlebihan, siklus hormon, atau pola makan, dan polusi. 2. Aksem Penyakit kulit dimana kulit menjadi kering kemerahan dan gatal-gatal bersisik. 3. Purivitus kutanea Penyakit kulit dengan gejala rasa gatal yang dipacu oleh iritasi saraf sensori porifer. Pruvitus kutanea juga disebabkan oleh kencing manis, penyakit hati, dan gangguan kelenjar tiroid.
  • 13.
    5. kalvus (mataikan) Penyakit penebalan kulit yang akhirnya menimbulkan rasa nyeri ini bahkan bisa membuat kaki berlubang meski tidak permanen. 6. Kadas atau Kurap Kadas atau kurap penyebabnya adalah Trichophyton. Infeksi biasanya menyebabkan bercak pink sampai merah yang kadang berbentuk bundar dan jernih tengahnya. 7. Kutu Air Kutu air merupakan suatu infeksi jamur. Biasanya disebabkan jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat, dan di sela-sela jari-jari kaki. 8. Vitilogo Gangguan pigmentasi dengan gambaran berupa bercak-bercak putih yang berbatas tegas. Penyebabnya bisa jadi genetik, trauma fisik (burn/terbakar, zat kimia), penyakit interna (DM, tiroid), serta penyakit otoimun.
  • 14.
    Terima Kasih… َََ‫و‬ ‫ه‬‫للا‬ ُ ‫ة‬َ‫م‬ ْ‫ح‬ َ‫ر‬َ‫و‬ ْ‫م‬ ُ ‫ك‬ْ‫ي‬ َ ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫م‬ َ ‫َل‬ َّ‫الس‬َ‫و‬ُُ ُ ُ‫ت‬ َ َََ