TIPE DATA DAN PEMILIHAN ANALISIS STATISTIK Budi Murtiyasa Universitas Muhammadiyah Surakarta
Pendahuluan Disain penelitian menentukan teknik statistik ; bukan sebaliknya teknik statistik menentukan disain penelitian  Statistika dipakai untuk  melayani  dan sebagai  alat  dalam penelitian, bukan untuk menguasainya  12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Data dan Penyajian Data  tugas peneliti adalah mendapatkan data untuk ‘mengisi’ variabel penelitian  data akan sangat bergantung dari definisi operasional variabel penelitian 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Ditinjau dari cara memperoleh data  Data primer : data yang diperoleh langsung dari sumber data  data sekunder :  data yang diperoleh dari sumber tidak langsung  12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Ditinjau dari tingkat keterukuran variabel penelitian  Data kualitatif  : data yang tidak bisa diukur dengan angka atau data yang tidak bisa diangkakan  data kuantitatif  : data yang bisa diangkakan atau dikuantifikasikan  12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Berdasarkan tingkat pengukuran variabel penelitian yang dikuantifikasikan :  Data nominal   Data ordinal   Data interval (scale )   Data  rasio   12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Data nominal data yang ditetapkan berdasarkan proses penggolongan atau kategorisasi.  Data nominal ini bersifat diskrit dan saling terpisah ( mutually exlusive ) antara golongan (kategori) yang satu dengan yang lain.  Contoh : data tentang jenis kelamin; data tentang pendapat responden terhadap kenaikan SPP (setuju / tidak setuju). 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Data ordinal data yang mempunyai urutan atau bisa diurutkan berdasarkan jenjang atau atribut tertentu.  Contoh : data tentang rangking siswa, hasil lomba pidato bahasa Inggris bagi siswa SLTP, dan sebagainya.  Data ordinal juga bersifat diskrit. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Data interval (scale) data yang dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran (satuan/unit) yang sama; dapat diurutkan berdasarkan kelompok tersebut sebagaimana data ordinal.  data interval umumnya bersifat kontinyu.  Contohnya : data tentang skor test siswa, data tentang prestasi belajar, dan sebagainya. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Data rasio data yang dalam kuantifikasinya mempunyai nilai nol (0) mutlak; artinya ‘kuantitas’ nol (0) dapat masuk sebagai anggota data.  Dalam penelitian ilmu-ilmu sosial, jarang peneliti menggunakan data rasio.  Data rasio bersifat kontinyu. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
konversi data  Dalam praktek pengolahan data, dimungkinkan melakukan  konversi  dari data yang mempunyai tingkat lebih tinggi ke tingkat data yang lebih rendah.  Data rasio    data interval    data ordinal    data nominal Konversi data diperlukan biasanya untuk menyesuaikan dengan teknik analisis statistik yang akan dipakai. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Analisis data Analisis non-statistik Analisis statistik 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Analisis non-statistik data kualitatif , yaitu data-data yang tidak bisa di-angka-kan, analisis non-statistik lebih tepat digunakan  Data kualitatif   biasanya diolah atau dianalisis berdasarkan isinya (subtansinya).  analisis non statistik ini sering juga disebut dengan  analisis isi  ( content analysis ), yang mencakup analisis  deskriptif ,  kritis ,  komparatif , dan  sintesis .  Penelitian yang menggunakan data kualitatif  disebut  penelitian kualitatif . 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Analisis statistik untuk  data kuantitatif , yaitu data yang berupa angka atau bisa diangkakan, analisis statistik lebih tepat digunakan  statistik deskriptif  dan  statistik inferensial   Statistik deskriptif  digunakan untuk membantu memaparkan (menggambarkan) keadaan yang sebenarnya (fakta) dari satu sampel penelitian    penelitian deskriptif Penelitian deskriptif tidak untuk menguji suatu hipotesis. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Statistika inferensial  digunakan untuk mengolah data kuantitatif dengan tujuan untuk menguji kebenaran suatu teori baru yang diajukan peneliti yang dikenal dengan  hipotesis     penelitian inferensial Dalam penelitian inferensial, teknik analisis statistik yang digunakan mengacu kepada suatu  pengujian hipotesis   12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Jenis Hipotesis Hipotesis nol (Ho) : “Tidak ada…” Hipotesis alternatif (Ha): “Ada ….” 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Langkah-langkah pokok dalam pengujian hipotesis : membuat asumsi    kondisi apa yang dapat “diterima “ oleh peneliti menentukan statistik uji Memilih suatu tingkat Signifikansi  Menghitung harga statistik uji Membuat keputusan uji (diterima / ditolak) 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
Rambu-rambu Pemilihan Teknik Analisis Statistika Tipe penelitian (deskriptif, inferensial) Jenis variabel (terikat, bebas) Tingkat pengukuran variabel (nominal, ordinal, interval) Banyaknya variabel (satu, lebih dari satu ) Maksud statistik (kecenderungan memusat, variabilitas, hubungan (korelasi, asosiasi), pembandingan (komparasi), interaksi, kecocokan, dan sebagainya).  12/14/10 budi murtiyasa ums solo
12/14/10 A. Banyaknya variabel : 1 (satu) budi murtiyasa ums solo No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 1 Nominal Tendensi sentral Mode (modus) Dispersi Frekuensi relatif Frekuensi Frekuensi realtif, prosesntase Uji kecocokan Antara harapan dengan kenyataan Chi kuadrat
12/14/10 A. Banyaknya variabel : 1 (satu) budi murtiyasa ums solo No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 2 Ordinal Tendensi sentral Median Dispersi Deviasi antar kuartil Frekuensi Frekuensi relatif, prosentase Uji kecocokan Kolmogorov, Kolmogorov– Smirnov
12/14/10 A. Banyaknya variabel : 1 (satu) budi murtiyasa ums solo No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 3 Interval Tendensi sentral  Mean Dispersi Deviasi standard Kesimetrikan Kemiringan Keruncingan Kurtosis Frekuensi Frekuensi relatif, prosentase Uji kecocokan Lilliefors (normalitas)
12/14/10 B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 1 VT = 1;  interval VB = 1; interval VT(Variabel terikat) VB (variabel bebas) Hubungan antar variabel : kekuatan hubungan Korelasi sederhana bentuk hubungan Regresi sederhana Prediksi Regresi sederhana Sumbangan prediktor Analisis kebersamaan
12/14/10 B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 2 VT = 1; interval VB > 1; interval Hubungan antar variabel : kekuatan hubungan Korelasi ganda, parsial bentuk hubungan Regresi ganda Prediksi Regresi ganda Sumbangan prediktor Analisis kebersamaan
12/14/10 B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 3 VT = 1; interval VB = 1; nominal Perbedaan efek Var bebas Analisis varian satu jalan Perbedaan beberapa mean Uji beda dua mean
12/14/10 B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 4 VT = 1; interval VB  > 1; nominal Perbedaan efek Var bebas Analisis varian multi jalan Kombinasi (interkasi) VB Analisis varian multi jalan Perbedaan beberapa mean Komparasi ganda (Metode Newman-Keuls Duncan)
12/14/10 B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukurannya  Maksud statistik Teknik Analisis 5 VT   1 ; interval VB    1; ordinal Perbedaan efek variabel bebas (interaksi VB) Analisis varian multi jalan.  Prosedure  : ubah data ordinal menjadi nominal Perbedaan beberapa mean Komparasi Ganda.  Prosedure  : ubah data ordinal menjadi nominal Hubungan rank (jenjang) Korelasi rank Spearman; korelasi rank Kendall.  Prosedur  : ubah data interval menjadi ordinal
12/14/10 B. Banyaknya variabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukurannya  Maksud statistik Teknik Analisis 6 VT    1; ordinal VB    1; interval Perbedaan efek variabel bebas Analisis varian Friedmann Prosedure : ubah data interval menjadi nominal Hubungan rank (jenjang) Korelasi rank.  Prosedure : ubah data interval menjadi ordinal
Penutup Statistik hanyalah alat yang membantu peneliti untuk memudahkan memahami dan memberikan makna dari  data penelitian yang diperoleh  tugas peneliti untuk memberikan interpretasi terhadap data yang diperoleh dan membahasnya lebih lanjut secara lebih mendalam dan komprehensif berdasarkan teori-teori yang mendukung serta fakta yang terjadi di lapangan.  pada ruang ‘interpretasi hasil analisis data’ inilah karya monumental seorang peneliti diperoleh  12/14/10 budi murtiyasa ums solo

Bd01 dataanalstat

  • 1.
    TIPE DATA DANPEMILIHAN ANALISIS STATISTIK Budi Murtiyasa Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • 2.
    Pendahuluan Disain penelitianmenentukan teknik statistik ; bukan sebaliknya teknik statistik menentukan disain penelitian Statistika dipakai untuk melayani dan sebagai alat dalam penelitian, bukan untuk menguasainya 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 3.
    Data dan PenyajianData tugas peneliti adalah mendapatkan data untuk ‘mengisi’ variabel penelitian data akan sangat bergantung dari definisi operasional variabel penelitian 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 4.
    Ditinjau dari caramemperoleh data Data primer : data yang diperoleh langsung dari sumber data data sekunder : data yang diperoleh dari sumber tidak langsung 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 5.
    Ditinjau dari tingkatketerukuran variabel penelitian Data kualitatif : data yang tidak bisa diukur dengan angka atau data yang tidak bisa diangkakan data kuantitatif : data yang bisa diangkakan atau dikuantifikasikan 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 6.
    Berdasarkan tingkat pengukuranvariabel penelitian yang dikuantifikasikan : Data nominal Data ordinal Data interval (scale ) Data rasio 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 7.
    Data nominal datayang ditetapkan berdasarkan proses penggolongan atau kategorisasi. Data nominal ini bersifat diskrit dan saling terpisah ( mutually exlusive ) antara golongan (kategori) yang satu dengan yang lain. Contoh : data tentang jenis kelamin; data tentang pendapat responden terhadap kenaikan SPP (setuju / tidak setuju). 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 8.
    Data ordinal datayang mempunyai urutan atau bisa diurutkan berdasarkan jenjang atau atribut tertentu. Contoh : data tentang rangking siswa, hasil lomba pidato bahasa Inggris bagi siswa SLTP, dan sebagainya. Data ordinal juga bersifat diskrit. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 9.
    Data interval (scale)data yang dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran (satuan/unit) yang sama; dapat diurutkan berdasarkan kelompok tersebut sebagaimana data ordinal. data interval umumnya bersifat kontinyu. Contohnya : data tentang skor test siswa, data tentang prestasi belajar, dan sebagainya. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 10.
    Data rasio datayang dalam kuantifikasinya mempunyai nilai nol (0) mutlak; artinya ‘kuantitas’ nol (0) dapat masuk sebagai anggota data. Dalam penelitian ilmu-ilmu sosial, jarang peneliti menggunakan data rasio. Data rasio bersifat kontinyu. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 11.
    konversi data Dalam praktek pengolahan data, dimungkinkan melakukan konversi dari data yang mempunyai tingkat lebih tinggi ke tingkat data yang lebih rendah. Data rasio  data interval  data ordinal  data nominal Konversi data diperlukan biasanya untuk menyesuaikan dengan teknik analisis statistik yang akan dipakai. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 12.
    Analisis data Analisisnon-statistik Analisis statistik 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 13.
    Analisis non-statistik datakualitatif , yaitu data-data yang tidak bisa di-angka-kan, analisis non-statistik lebih tepat digunakan Data kualitatif biasanya diolah atau dianalisis berdasarkan isinya (subtansinya). analisis non statistik ini sering juga disebut dengan analisis isi ( content analysis ), yang mencakup analisis deskriptif , kritis , komparatif , dan sintesis . Penelitian yang menggunakan data kualitatif disebut penelitian kualitatif . 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 14.
    Analisis statistik untuk data kuantitatif , yaitu data yang berupa angka atau bisa diangkakan, analisis statistik lebih tepat digunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial Statistik deskriptif digunakan untuk membantu memaparkan (menggambarkan) keadaan yang sebenarnya (fakta) dari satu sampel penelitian  penelitian deskriptif Penelitian deskriptif tidak untuk menguji suatu hipotesis. 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 15.
    Statistika inferensial digunakan untuk mengolah data kuantitatif dengan tujuan untuk menguji kebenaran suatu teori baru yang diajukan peneliti yang dikenal dengan hipotesis  penelitian inferensial Dalam penelitian inferensial, teknik analisis statistik yang digunakan mengacu kepada suatu pengujian hipotesis 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 16.
    Jenis Hipotesis Hipotesisnol (Ho) : “Tidak ada…” Hipotesis alternatif (Ha): “Ada ….” 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 17.
    Langkah-langkah pokok dalampengujian hipotesis : membuat asumsi  kondisi apa yang dapat “diterima “ oleh peneliti menentukan statistik uji Memilih suatu tingkat Signifikansi Menghitung harga statistik uji Membuat keputusan uji (diterima / ditolak) 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 18.
    Rambu-rambu Pemilihan TeknikAnalisis Statistika Tipe penelitian (deskriptif, inferensial) Jenis variabel (terikat, bebas) Tingkat pengukuran variabel (nominal, ordinal, interval) Banyaknya variabel (satu, lebih dari satu ) Maksud statistik (kecenderungan memusat, variabilitas, hubungan (korelasi, asosiasi), pembandingan (komparasi), interaksi, kecocokan, dan sebagainya). 12/14/10 budi murtiyasa ums solo
  • 19.
    12/14/10 A. Banyaknyavariabel : 1 (satu) budi murtiyasa ums solo No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 1 Nominal Tendensi sentral Mode (modus) Dispersi Frekuensi relatif Frekuensi Frekuensi realtif, prosesntase Uji kecocokan Antara harapan dengan kenyataan Chi kuadrat
  • 20.
    12/14/10 A. Banyaknyavariabel : 1 (satu) budi murtiyasa ums solo No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 2 Ordinal Tendensi sentral Median Dispersi Deviasi antar kuartil Frekuensi Frekuensi relatif, prosentase Uji kecocokan Kolmogorov, Kolmogorov– Smirnov
  • 21.
    12/14/10 A. Banyaknyavariabel : 1 (satu) budi murtiyasa ums solo No pengukuran Variabel Maksud Statistik Teknik Analis 3 Interval Tendensi sentral Mean Dispersi Deviasi standard Kesimetrikan Kemiringan Keruncingan Kurtosis Frekuensi Frekuensi relatif, prosentase Uji kecocokan Lilliefors (normalitas)
  • 22.
    12/14/10 B. Banyaknyavariabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 1 VT = 1; interval VB = 1; interval VT(Variabel terikat) VB (variabel bebas) Hubungan antar variabel : kekuatan hubungan Korelasi sederhana bentuk hubungan Regresi sederhana Prediksi Regresi sederhana Sumbangan prediktor Analisis kebersamaan
  • 23.
    12/14/10 B. Banyaknyavariabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 2 VT = 1; interval VB > 1; interval Hubungan antar variabel : kekuatan hubungan Korelasi ganda, parsial bentuk hubungan Regresi ganda Prediksi Regresi ganda Sumbangan prediktor Analisis kebersamaan
  • 24.
    12/14/10 B. Banyaknyavariabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 3 VT = 1; interval VB = 1; nominal Perbedaan efek Var bebas Analisis varian satu jalan Perbedaan beberapa mean Uji beda dua mean
  • 25.
    12/14/10 B. Banyaknyavariabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukuran variabel Maksud statistik Teknik Analisis 4 VT = 1; interval VB > 1; nominal Perbedaan efek Var bebas Analisis varian multi jalan Kombinasi (interkasi) VB Analisis varian multi jalan Perbedaan beberapa mean Komparasi ganda (Metode Newman-Keuls Duncan)
  • 26.
    12/14/10 B. Banyaknyavariabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukurannya Maksud statistik Teknik Analisis 5 VT  1 ; interval VB  1; ordinal Perbedaan efek variabel bebas (interaksi VB) Analisis varian multi jalan. Prosedure : ubah data ordinal menjadi nominal Perbedaan beberapa mean Komparasi Ganda. Prosedure : ubah data ordinal menjadi nominal Hubungan rank (jenjang) Korelasi rank Spearman; korelasi rank Kendall. Prosedur : ubah data interval menjadi ordinal
  • 27.
    12/14/10 B. Banyaknyavariabel 2 (dua) atau lebih. budi murtiyasa ums solo No Variabel & tingkat pengukurannya Maksud statistik Teknik Analisis 6 VT  1; ordinal VB  1; interval Perbedaan efek variabel bebas Analisis varian Friedmann Prosedure : ubah data interval menjadi nominal Hubungan rank (jenjang) Korelasi rank. Prosedure : ubah data interval menjadi ordinal
  • 28.
    Penutup Statistik hanyalahalat yang membantu peneliti untuk memudahkan memahami dan memberikan makna dari data penelitian yang diperoleh tugas peneliti untuk memberikan interpretasi terhadap data yang diperoleh dan membahasnya lebih lanjut secara lebih mendalam dan komprehensif berdasarkan teori-teori yang mendukung serta fakta yang terjadi di lapangan. pada ruang ‘interpretasi hasil analisis data’ inilah karya monumental seorang peneliti diperoleh 12/14/10 budi murtiyasa ums solo