Merancang Projek
Penguatan
Profil Pelajar Pancasila
Siti Fety Fatimah
Guru BK SMKN PP Cianjur
In House Training (IHT)
SMKS GEMA PELITA
Cianjur, 7 Juli 2022
Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan 2 Kab. Cianjur
Fasilitator Angkatan 8 Guru Penggerak
Komite Pembelajaran SMK Pusat Keunggulan SMKN PP Cianjur
Tujuan Workshop
1 Peserta secara mandiri dapat memodifikasi modul ajar projek sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah
2 Guru perlu memahami kesinambungan antara pengembangan projek dan kondisi sekolah untuk dapat menyusun
modul atau rancangan projek yang kontekstual dan bermakna bagi murid.
3 Menyusun modul Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila
02
Mempelajari konsep umum projek
penguatan Profil Pelajar Pancasila
03
Mendiskusikan simulasi perancangan
ide projek secara kolaboratif
04
Memodifikasi modul projek sesuai
dengan kondisi dan kebutuhan
sekolah
05
Mengonfirmasi pemahaman dengan
membagikan dan mendiskusikan
hasil penugasan
06
Merumuskan rencana tindak
lanjut yang akan dilakukan di
lapangan
ALUR WORKSHOP
EKSPLORASI KONSEP RUANG KOLABORASI
DEMONSTRASI
KONTEKSTUAL
ELABORASI PEMAHAMAN AKSI NYATA
01
Mengaitkan pemahaman dan
pengalaman sebelumnya dengan materi
yang akan dipelajari
MULAI DARI DIRI
KESEPAKATAN WORKSHOP
1. Buka Link Jamboard yang sudah dibagikan
2. Tulis kalimat/frasa/kata yang membuat workshop ini dapat mencapai tujuan
khusus
3. Satu post it, satu kalimat/frasa/kata
4. Tuliskan dalam Jamboard dengan pada halaman 1
Contoh:
Hape dalam nada getar
Aktif dalam diskusi https://bit.ly/3Ikly5m
Mulai Dari Diri
1. Apa peran anda di sekolah?
2. Seberapa sering Anda membawakan/mengawasi kegiatan
pembelajaran berbasis proyek (Project based Learning) di
sekolah?
3. Sejauh mana Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan
projek penguatan Profil Pelajar Pancasila?
https://www.menti.com/je7o8y56n5
EKSPLORASI KONSEP
Pahami Siapkan Desain Kelola
Mendokumentasik
an dan
melaporkan
hasil projek
penguatan profil
Pelajar Pancasial
Langkah-langkah Project Profil
Memahami
projek
penguatan prol
pelajar
Pancasila
Mendesain
Project
Penguatan Profil
Pelajar Pancasila
Mengelola
projek
penguatan
profil
pelajar
Pancasila
Evaluasi
Pahami
Menyiapkan
Ekosistem
Sekolah
Evaluasi dan tindak
lanjut projek
penguatan profil
Pelajar Pancasila
Pelajar Sepanjang
Hayat
Pelajar Indonesia diharapkan dapat
berpartisipasi dalam pembangunan
global
yang berkelanjutan serta tangguh
dalam
menghadapi berbagai tantangan
Pelajar Indonesia diharapkan
memiliki
kompetensi untuk menjadi warga
negara yang
demokratis serta menjadi manusia
unggul dan
produktif di Abad ke-21
• Beriman, bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia,
• Mandiri.
• Bergotong-royong.
• Berkebinekaan global.
• Bernalar kritis.
• Kreatif.
Apa Itu Profil Pelajar Pancasila?
Kompeten Nilai-nilai Pancasial
Keenam dimensi nilai-nilai Pancasila tersebut perlu dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan agar
setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku
sesuai nilai-nilai Pancasila.
ELEMEN SUB ELEMEN ALUR PERKEMBANGAN
KOMPETENSI
CAPAIAN FASE
PEMBELAJARAN
DIMENSI
PROFIL PELAJAR PANCASILA
Tautan dokumen:
https://drive.google.com/file/d/1-
5UzkXJXQjZJ5UNMmeBIoJfD1RQF1
Sza/view?usp=sharing
—SOMEONE FAMOUS
“Contoh Alur Perkembangan .”
Capaian fase dari dimensi
Berkebinekaan Global, elemen
Mengenal dan Menghargai Budaya,
sub elemen Mendalami Budaya dan
Identitas Budaya
Tekankan bahwa rumusan kompetensi
tersebutlah yang menjadi tujuan kegiatan
projek di setiap fase, jadi guru-
guru/pengembang projek perlu merujuk ke
bagian ini untuk memilih tujuan projek yang
akan disasar.
PROJECT PENGUATAN PROFIL
PELAJAR PANCASILA
Tautan:
https://drive.google.com/file/d/1-
5UzkXJXQjZJ5UNMmeBIoJfD1RQF1S
za/view?usp=sharing
Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah
pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan
memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan
sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek
(project based learning) yang berbeda dengan
pembelajaran berbasis projek dalam program
intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta
didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur
belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih
interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan
sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam
Profil Pelajar Pancasila.
Sumber: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2021
Project Penguatan Profil
Pelajar Pancasila
Beberapa hal mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, di antaranya:
1. Bersifat lintas disiplin (Tidak terikat pada satu mata pelajaran).
2. Merupakan model pembelajaran yang melibatkan murid dalam proses mengamati dan
memikirkan solusi terhadap pemasalahan di lingkungan sekitarnya.
3. Menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning).
4. Memiliki perbedaan dengan pembelajaran berbasis projek di program intrakulikuler dalam hal
fleksibilitas struktur pembelajaran.
5. Bertujuan menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila (bukan untuk
mencapai CP Bidang Studi).
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Hal-hal yang perlu diketahui mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila
1. Dilaksanakan setiap tahun di semua tingkatan kelas.
2. Total alokasi waktu projek di jenjang dasar, menengah, diksus, dan kejuruan
adalah 20-30% dari keseluruhan total JP dalam satu tahun, sementara di PAUD
alokasi kegiatan projek dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. (Projek di PAUD
dilakukan dalam konteks perayaan tradisi lokal, hari besar nasional, dan
internasional.)
3. Tema-tema projek sudah ditentukan oleh pemerintah. Berangkat dari tema
tersebut, sekolah dapat mengembangkan topik spesifik yang sesuai dengan
konteks kebutuhan.
4. Sekolah berwenang untuk merancang alokasi waktu kegiatan projek dan
menyusun tim kepanitiaan yang akan memfasilitasi kegiatan projek.
5. Pemerintah menyediakan beragam contoh modul projek. Pada tahap awal guru
diharapkan dapat mengadaptasi modul tersebut sesuai dengan kondisi dan
kebutuhan sekolah, sementara pada tahap lanjutan guru diharapkan dapat
merancangnya secara mandiri.
Dalam 1 tahun ajaran, projek penguatan profil pelajar Pancasila
dilakukan sekurang-kurangnya:
PAUD
- 2 projek dengan 2 tema berbeda di jenjang PAUD
Umum & Diksus
- 2 projek dengan 2 tema berbeda di SD/MI
- 3 projek dengan 3 tema berbeda di SMP/MTs dan SMA/MA kelas X
- 2 projek dengan 2 tema berbeda di kelas XI dan XII SMA/MA
SMK
- 3 projek dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas X
- 2 projek dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas XI
- 1 projek dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. (Kelas XIII pada SMK program 4
tahun tidak mengambil projek penguatan profil pelajar Pancasila.)
Tema-Tema Projek Dasmen, Diksus, & Kejuruan
KearifanLokal
(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)
Membangun rasaingintahudan
kemampuaninkuiri melalui
eksplorasitentangbudayadan
kearifanlokal masyarakatsekitar
ataudaerah tersebut,serta
perkembangannya.
Rekayasa dan Teknologi
(SD-SMA/SMK)
Berkolaborasi dalammelatihdaya
pikirkritis, kreatif, inovatif,
sekaliguskemampuan berempati
untukberekayasamembangun
produkberteknologi yang
memudahkankegiatan dirinya
dan juga sekitarnya.
Kewirausahaan
(SD-SMA/SMK)
Mengidentifikasi potensi ekonomi
di tingkatlokal danmasalah yang
ada dalampengembangan potensi
tersebut, serta kaitannyadengan
aspeklingkungan,sosial dan
kesejahteraan masyarakat.
Bhinneka TunggalIka (SD-
SMA/SMK)
Mengenal belajar membangun
dialogpenuh hormattentang
keberagamankelompok agama
dan kepercayaan yangdianutoleh
masyarakatsekitar dan di
Indonesia serta nilai-nilaiajaran
yangdianutnya.
Gaya HidupBerkelanjutan
(SD-SMA/SMK)
Memahami dampak dari aktivitas
manusia,baikjangkapendek
maupunpanjang,terhadap
kelangsungankehidupan di dunia
maupunlingkungan sekitarnya.
BangunlahJiwadan Raganya
(SD- SMA/SMK)
Membangun kesadarandan
keterampilan untuk memelihara
kesehatanfisikdan mental,baik
untukdirinya maupun orang
sekitarnya.
SuaraDemokrasi
(SMP-SMA/SMK)
Merefleksikanmaknademokrasi
dan memahamiimplementasi
demokrasi serta tantangannya
dalamkonteksyang
berbeda,termasukdalam
organisasisekolah dan/ataudalam
dunia kerja.
Kebekerjaan
(Tema wajib di SMK)
Membangun pemahaman terhadap
ketenagakerjaan,peluangkerja,
sertakesiapankerjauntuk
meningkatkan
kapabilitasyangsesuaidengan
keahliannya, mengacu pada
kebutuhandunia kerja terkini.
Prinsip Pengembangan Projek
KONTEKSTUAL
EKSPLORATIF BERPUSAT PADA MURID
HOLISTIK
MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
MENGEMBANGKAN
MODUL PROJEK
MEMBUAT MODUL SECARA
MANDIRI
Setelah terampil mengadaptasi
modul projek, harapannya sekolah
dapat membuat rancangan
modulnya secara mandiri sebagai
hasil kolaborasi tim pengembang
projek di sekolah.
MENGADAPTASI PROJEK YANG
SUDAH ADA
Mengadaptasi modul yang sudah tersedia
dapat dilakukan untuk mengawali persiapan
projek penguatan Profil Pelajar Pancasila
pada kesempatan pertama pelaksanaannya
di sekolah.
Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Jenjang Informasi umum Komponen inti Lampiran
Dasar,
Menengah,
Diksus, &
Kejuruan
● Identitas penulis modul
● Sarana dan prasarana
● Target peserta didik
● Relevansi tema dan topik
projek untuk sekolah
● Deskripsi singkat projek
● Dimensi dan sub elemen
dari Profil Pelajar
Pancasila yang berkaitan
● Tujuan spesifik untuk
fase tersebut
● Alur kegiatan projek
secara umum
● Asesmen
● Pertanyaan pemantik
● Pengayaan dan remedial
● Refleksi peserta didik
dan pendidik
● Lembar kerja peserta
didik
● Bahan bacaan
pendidik dan peserta
didik
● Glossarium
● Daftar pustaka
Komponen Modul/Rencana Projek
CONTOH ALUR AKTIVITAS MODUL
Asesmen Projek
Hal-hal yang perlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan Profil Pelajar Pancasila
1. Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar
ceklis, rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya).
2. Penekanan pada asesmen performa/kinerja.
3. Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang,
Berkembang sesuai Harapan, Sangat Berkembang
4. Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan ditempatkan dalam kriteria “Berkembang
Sesuai Harapan”.
5. Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek.
6. Pada jenjang PAUD, pelaporan hasil belajar tidak terpisah dengan rapor kelas.
Sementara pada jenjang lainnya pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor
intrakurikuler.
Contoh Rubrik
Perlu disampaikan bahwa pengolahan antara pemetaan tujuan di awal dan
penyusunan rapor projek di akhir adalah ruang eksplorasi bebas bagi setiap
guru. Di dalamnya guru dapat mengembangkan berbagai variasi bentuk
(diagnostik, formatif, dan sumatif) dan instrumen asesmen (tes, lembar ceklis,
rubrik, dsb). Sehingga dari rangkaian aktivitas yang dilakukan, guru dapat
membuat kesimpulan akhir mengenai pencapaian peserta didik seperti yang
tergambar di dalam gambaran rapor di slide ini.
Ruang Klaborasi
Simulasi merancang ide projek
1. Pemilihan Tema dan Topik Spesifik.
2. Pemilihan Tujuan Projek.
3. Perancangan Rubrik Akhir Projek.
4. Perancangan Beberapa Aktivitas Belajar yang Akan Dilakukan
Anda akan dibagi ke dalam kelompok secara acak.
Setiap kelompok berjumlah 3-4 orang.
Setiap kelompok bertugas mendiskusikan rancangan ide projek yang berangkat
dari sebuah skenario.
Demotrasi KOntekstual
Anda akan bekerja secara mandiri dan berkelompok Tugas Anda adalah:
Dasmen, Diksus, & Kejuruan: Merancang ide untuk memodifikasi modul projek
yang sudah tersedia agar sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah.
Terima Kasih

Bahan Tayang P5.pptx

  • 1.
    Merancang Projek Penguatan Profil PelajarPancasila Siti Fety Fatimah Guru BK SMKN PP Cianjur In House Training (IHT) SMKS GEMA PELITA Cianjur, 7 Juli 2022 Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan 2 Kab. Cianjur Fasilitator Angkatan 8 Guru Penggerak Komite Pembelajaran SMK Pusat Keunggulan SMKN PP Cianjur
  • 2.
    Tujuan Workshop 1 Pesertasecara mandiri dapat memodifikasi modul ajar projek sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah 2 Guru perlu memahami kesinambungan antara pengembangan projek dan kondisi sekolah untuk dapat menyusun modul atau rancangan projek yang kontekstual dan bermakna bagi murid. 3 Menyusun modul Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila
  • 3.
    02 Mempelajari konsep umumprojek penguatan Profil Pelajar Pancasila 03 Mendiskusikan simulasi perancangan ide projek secara kolaboratif 04 Memodifikasi modul projek sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah 05 Mengonfirmasi pemahaman dengan membagikan dan mendiskusikan hasil penugasan 06 Merumuskan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan di lapangan ALUR WORKSHOP EKSPLORASI KONSEP RUANG KOLABORASI DEMONSTRASI KONTEKSTUAL ELABORASI PEMAHAMAN AKSI NYATA 01 Mengaitkan pemahaman dan pengalaman sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari MULAI DARI DIRI
  • 4.
    KESEPAKATAN WORKSHOP 1. BukaLink Jamboard yang sudah dibagikan 2. Tulis kalimat/frasa/kata yang membuat workshop ini dapat mencapai tujuan khusus 3. Satu post it, satu kalimat/frasa/kata 4. Tuliskan dalam Jamboard dengan pada halaman 1 Contoh: Hape dalam nada getar Aktif dalam diskusi https://bit.ly/3Ikly5m
  • 5.
  • 6.
    1. Apa perananda di sekolah? 2. Seberapa sering Anda membawakan/mengawasi kegiatan pembelajaran berbasis proyek (Project based Learning) di sekolah? 3. Sejauh mana Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila? https://www.menti.com/je7o8y56n5
  • 7.
  • 8.
    Pahami Siapkan DesainKelola Mendokumentasik an dan melaporkan hasil projek penguatan profil Pelajar Pancasial Langkah-langkah Project Profil Memahami projek penguatan prol pelajar Pancasila Mendesain Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Mengelola projek penguatan profil pelajar Pancasila Evaluasi Pahami Menyiapkan Ekosistem Sekolah Evaluasi dan tindak lanjut projek penguatan profil Pelajar Pancasila
  • 9.
    Pelajar Sepanjang Hayat Pelajar Indonesiadiharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkelanjutan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan Pelajar Indonesia diharapkan memiliki kompetensi untuk menjadi warga negara yang demokratis serta menjadi manusia unggul dan produktif di Abad ke-21 • Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, • Mandiri. • Bergotong-royong. • Berkebinekaan global. • Bernalar kritis. • Kreatif. Apa Itu Profil Pelajar Pancasila? Kompeten Nilai-nilai Pancasial Keenam dimensi nilai-nilai Pancasila tersebut perlu dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan agar setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
  • 10.
    ELEMEN SUB ELEMENALUR PERKEMBANGAN KOMPETENSI CAPAIAN FASE PEMBELAJARAN DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA Tautan dokumen: https://drive.google.com/file/d/1- 5UzkXJXQjZJ5UNMmeBIoJfD1RQF1 Sza/view?usp=sharing
  • 11.
    —SOMEONE FAMOUS “Contoh AlurPerkembangan .” Capaian fase dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya Tekankan bahwa rumusan kompetensi tersebutlah yang menjadi tujuan kegiatan projek di setiap fase, jadi guru- guru/pengembang projek perlu merujuk ke bagian ini untuk memilih tujuan projek yang akan disasar.
  • 12.
    PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJARPANCASILA Tautan: https://drive.google.com/file/d/1- 5UzkXJXQjZJ5UNMmeBIoJfD1RQF1S za/view?usp=sharing
  • 13.
    Projek Penguatan Profil PelajarPancasila Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning) yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Sumber: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2021
  • 14.
    Project Penguatan Profil PelajarPancasila Beberapa hal mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, di antaranya: 1. Bersifat lintas disiplin (Tidak terikat pada satu mata pelajaran). 2. Merupakan model pembelajaran yang melibatkan murid dalam proses mengamati dan memikirkan solusi terhadap pemasalahan di lingkungan sekitarnya. 3. Menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning). 4. Memiliki perbedaan dengan pembelajaran berbasis projek di program intrakulikuler dalam hal fleksibilitas struktur pembelajaran. 5. Bertujuan menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila (bukan untuk mencapai CP Bidang Studi).
  • 15.
    Projek Penguatan ProfilPelajar Pancasila Hal-hal yang perlu diketahui mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila 1. Dilaksanakan setiap tahun di semua tingkatan kelas. 2. Total alokasi waktu projek di jenjang dasar, menengah, diksus, dan kejuruan adalah 20-30% dari keseluruhan total JP dalam satu tahun, sementara di PAUD alokasi kegiatan projek dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. (Projek di PAUD dilakukan dalam konteks perayaan tradisi lokal, hari besar nasional, dan internasional.) 3. Tema-tema projek sudah ditentukan oleh pemerintah. Berangkat dari tema tersebut, sekolah dapat mengembangkan topik spesifik yang sesuai dengan konteks kebutuhan. 4. Sekolah berwenang untuk merancang alokasi waktu kegiatan projek dan menyusun tim kepanitiaan yang akan memfasilitasi kegiatan projek. 5. Pemerintah menyediakan beragam contoh modul projek. Pada tahap awal guru diharapkan dapat mengadaptasi modul tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah, sementara pada tahap lanjutan guru diharapkan dapat merancangnya secara mandiri.
  • 16.
    Dalam 1 tahunajaran, projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan sekurang-kurangnya: PAUD - 2 projek dengan 2 tema berbeda di jenjang PAUD Umum & Diksus - 2 projek dengan 2 tema berbeda di SD/MI - 3 projek dengan 3 tema berbeda di SMP/MTs dan SMA/MA kelas X - 2 projek dengan 2 tema berbeda di kelas XI dan XII SMA/MA SMK - 3 projek dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas X - 2 projek dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas XI - 1 projek dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. (Kelas XIII pada SMK program 4 tahun tidak mengambil projek penguatan profil pelajar Pancasila.)
  • 17.
    Tema-Tema Projek Dasmen,Diksus, & Kejuruan KearifanLokal (SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK) Membangun rasaingintahudan kemampuaninkuiri melalui eksplorasitentangbudayadan kearifanlokal masyarakatsekitar ataudaerah tersebut,serta perkembangannya. Rekayasa dan Teknologi (SD-SMA/SMK) Berkolaborasi dalammelatihdaya pikirkritis, kreatif, inovatif, sekaliguskemampuan berempati untukberekayasamembangun produkberteknologi yang memudahkankegiatan dirinya dan juga sekitarnya. Kewirausahaan (SD-SMA/SMK) Mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkatlokal danmasalah yang ada dalampengembangan potensi tersebut, serta kaitannyadengan aspeklingkungan,sosial dan kesejahteraan masyarakat. Bhinneka TunggalIka (SD- SMA/SMK) Mengenal belajar membangun dialogpenuh hormattentang keberagamankelompok agama dan kepercayaan yangdianutoleh masyarakatsekitar dan di Indonesia serta nilai-nilaiajaran yangdianutnya. Gaya HidupBerkelanjutan (SD-SMA/SMK) Memahami dampak dari aktivitas manusia,baikjangkapendek maupunpanjang,terhadap kelangsungankehidupan di dunia maupunlingkungan sekitarnya. BangunlahJiwadan Raganya (SD- SMA/SMK) Membangun kesadarandan keterampilan untuk memelihara kesehatanfisikdan mental,baik untukdirinya maupun orang sekitarnya. SuaraDemokrasi (SMP-SMA/SMK) Merefleksikanmaknademokrasi dan memahamiimplementasi demokrasi serta tantangannya dalamkonteksyang berbeda,termasukdalam organisasisekolah dan/ataudalam dunia kerja. Kebekerjaan (Tema wajib di SMK) Membangun pemahaman terhadap ketenagakerjaan,peluangkerja, sertakesiapankerjauntuk meningkatkan kapabilitasyangsesuaidengan keahliannya, mengacu pada kebutuhandunia kerja terkini.
  • 18.
  • 19.
    MODUL PROJEK PENGUATANPROFIL PELAJAR PANCASILA MENGEMBANGKAN MODUL PROJEK MEMBUAT MODUL SECARA MANDIRI Setelah terampil mengadaptasi modul projek, harapannya sekolah dapat membuat rancangan modulnya secara mandiri sebagai hasil kolaborasi tim pengembang projek di sekolah. MENGADAPTASI PROJEK YANG SUDAH ADA Mengadaptasi modul yang sudah tersedia dapat dilakukan untuk mengawali persiapan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila pada kesempatan pertama pelaksanaannya di sekolah.
  • 20.
    Modul Projek PenguatanProfil Pelajar Pancasila Jenjang Informasi umum Komponen inti Lampiran Dasar, Menengah, Diksus, & Kejuruan ● Identitas penulis modul ● Sarana dan prasarana ● Target peserta didik ● Relevansi tema dan topik projek untuk sekolah ● Deskripsi singkat projek ● Dimensi dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila yang berkaitan ● Tujuan spesifik untuk fase tersebut ● Alur kegiatan projek secara umum ● Asesmen ● Pertanyaan pemantik ● Pengayaan dan remedial ● Refleksi peserta didik dan pendidik ● Lembar kerja peserta didik ● Bahan bacaan pendidik dan peserta didik ● Glossarium ● Daftar pustaka Komponen Modul/Rencana Projek
  • 21.
  • 22.
    Asesmen Projek Hal-hal yangperlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan Profil Pelajar Pancasila 1. Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar ceklis, rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya). 2. Penekanan pada asesmen performa/kinerja. 3. Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang sesuai Harapan, Sangat Berkembang 4. Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan ditempatkan dalam kriteria “Berkembang Sesuai Harapan”. 5. Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek. 6. Pada jenjang PAUD, pelaporan hasil belajar tidak terpisah dengan rapor kelas. Sementara pada jenjang lainnya pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor intrakurikuler.
  • 24.
  • 26.
    Perlu disampaikan bahwapengolahan antara pemetaan tujuan di awal dan penyusunan rapor projek di akhir adalah ruang eksplorasi bebas bagi setiap guru. Di dalamnya guru dapat mengembangkan berbagai variasi bentuk (diagnostik, formatif, dan sumatif) dan instrumen asesmen (tes, lembar ceklis, rubrik, dsb). Sehingga dari rangkaian aktivitas yang dilakukan, guru dapat membuat kesimpulan akhir mengenai pencapaian peserta didik seperti yang tergambar di dalam gambaran rapor di slide ini.
  • 27.
    Ruang Klaborasi Simulasi merancangide projek 1. Pemilihan Tema dan Topik Spesifik. 2. Pemilihan Tujuan Projek. 3. Perancangan Rubrik Akhir Projek. 4. Perancangan Beberapa Aktivitas Belajar yang Akan Dilakukan Anda akan dibagi ke dalam kelompok secara acak. Setiap kelompok berjumlah 3-4 orang. Setiap kelompok bertugas mendiskusikan rancangan ide projek yang berangkat dari sebuah skenario.
  • 28.
    Demotrasi KOntekstual Anda akanbekerja secara mandiri dan berkelompok Tugas Anda adalah: Dasmen, Diksus, & Kejuruan: Merancang ide untuk memodifikasi modul projek yang sudah tersedia agar sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah.
  • 29.