D. RASA INGIN TAHU
      DAN MITOS
• Pada awal masa Prasejarah, manusia
  memp. :
  – Keterbatasan pd Peralatan
  – Keterbatasan Pemikiran
• Akibatnya :
  – Pengamatan krg seksama
  – Cara pemikiran yg sederhana, so
  – Pemecahan masalah memb. Kesimpulan
    krg tepat
Pengetahuan yg
     terkump.:
• Belum dapat memberikan
  kepuasan thd rasa ingin tahu
  manusia
• Masih jauh dari kebenaran
Perkemb. selanjutnya adalah
memenuhi kebutuhan non fisik
          (pikiran)
Rasa ingin tahu man. tdk dpt terpuaskan atas
  dsr Pengamatan dan Pengalaman saja.
Contoh :
   – Mengapa gunung meletus ?
   – Mengapa terjadi gerhana matahari ?
   – Mengapa gempa bumi terjadi ?
   – Mengapa ada bunyi guntur ?
Pengetahuan2 baru yg muncul
   dan merupakan gab. dr
pengalaman dan kepercayaan
      disebut MITOS

 • Mitos merupakan cerita yg dibuat2
   (dongeng) yg pd umumnya menyangkut
   tokoh kuno (mis. Dewa, man. perkasa)
   yg ada kaitannya dengan apa yg terjd
   di alam u/ menjwb keterbatasan
   pengetahuan man. ttg alam.
MITOS timbul karena
keterbatasan alat indera
  manusia, misalnya :
 •   Alat   pengelihatan
 •   Alat   pendengaran
 •   Alat   pencium dan pencecap
 •   Alat   perasa
Dlm zaman Mitologi, mitos
   diterima oleh masy. &
  dipercayai kebenarannya
      krn bbrp faktor :
1. Keterbatasan Pengetahuan Man.
2. Keterbatasan Penalaran Man.
3. Keingintahuan Man. u/ sementara
   terpenuhi.
Auguste Comte (1798-1857 M)
     mengatakan bhw Perkembangan Jiwa
     Man, sec. Individu atau Keseluruhan
          berlangsung dlm 3 tahap :
1.    Tahap Teologi atau Fiktif
      Mencari sebab pertama dan tujuan akhir dari
      segala sesuatu dan selalu dihubungkan dng
      kekuatan gaib
3.    Tahap Filsafat atau Metafisik (Abstak)
      Manusia sdh mempergunakan akal, yg mampu
      berabstaksi guna menemukan ahkikat segala
      sesuatu
4.    Tahap Positif atau Ilmiah Riil
      Man. tlh mampu berpikir sec. riil (positif) ats
      dsr pengetahuan melalui pengamatan,
      percobaan dan perbandingan (metode ilmiah)
Diketahui bhw kebenaran memang hrs
diterima oleh akal tetapi sebagian lagi
 dpt diterima secara INTUISI, yaitu
  penerimaan atas dsr kata hati ttg
    sesuatu itu benar. Kata hati yg
 irasional dlm kehidupan masy. Awam
sdh dpt diterima sbg suatu kebenaran
   (Pseudo Science atau Pura-pura
                Ilmiah)

Bab I. Rasa Ingin Tahu&Mitos (C)

  • 1.
    D. RASA INGINTAHU DAN MITOS • Pada awal masa Prasejarah, manusia memp. : – Keterbatasan pd Peralatan – Keterbatasan Pemikiran • Akibatnya : – Pengamatan krg seksama – Cara pemikiran yg sederhana, so – Pemecahan masalah memb. Kesimpulan krg tepat
  • 2.
    Pengetahuan yg terkump.: • Belum dapat memberikan kepuasan thd rasa ingin tahu manusia • Masih jauh dari kebenaran
  • 3.
    Perkemb. selanjutnya adalah memenuhikebutuhan non fisik (pikiran) Rasa ingin tahu man. tdk dpt terpuaskan atas dsr Pengamatan dan Pengalaman saja. Contoh : – Mengapa gunung meletus ? – Mengapa terjadi gerhana matahari ? – Mengapa gempa bumi terjadi ? – Mengapa ada bunyi guntur ?
  • 4.
    Pengetahuan2 baru ygmuncul dan merupakan gab. dr pengalaman dan kepercayaan disebut MITOS • Mitos merupakan cerita yg dibuat2 (dongeng) yg pd umumnya menyangkut tokoh kuno (mis. Dewa, man. perkasa) yg ada kaitannya dengan apa yg terjd di alam u/ menjwb keterbatasan pengetahuan man. ttg alam.
  • 5.
    MITOS timbul karena keterbatasanalat indera manusia, misalnya : • Alat pengelihatan • Alat pendengaran • Alat pencium dan pencecap • Alat perasa
  • 6.
    Dlm zaman Mitologi,mitos diterima oleh masy. & dipercayai kebenarannya krn bbrp faktor : 1. Keterbatasan Pengetahuan Man. 2. Keterbatasan Penalaran Man. 3. Keingintahuan Man. u/ sementara terpenuhi.
  • 7.
    Auguste Comte (1798-1857M) mengatakan bhw Perkembangan Jiwa Man, sec. Individu atau Keseluruhan berlangsung dlm 3 tahap : 1. Tahap Teologi atau Fiktif Mencari sebab pertama dan tujuan akhir dari segala sesuatu dan selalu dihubungkan dng kekuatan gaib 3. Tahap Filsafat atau Metafisik (Abstak) Manusia sdh mempergunakan akal, yg mampu berabstaksi guna menemukan ahkikat segala sesuatu 4. Tahap Positif atau Ilmiah Riil Man. tlh mampu berpikir sec. riil (positif) ats dsr pengetahuan melalui pengamatan, percobaan dan perbandingan (metode ilmiah)
  • 8.
    Diketahui bhw kebenaranmemang hrs diterima oleh akal tetapi sebagian lagi dpt diterima secara INTUISI, yaitu penerimaan atas dsr kata hati ttg sesuatu itu benar. Kata hati yg irasional dlm kehidupan masy. Awam sdh dpt diterima sbg suatu kebenaran (Pseudo Science atau Pura-pura Ilmiah)