Teknik Ototronik


        BAB 21                                    Tipe mekanisme dengan regulator
                                                  dan tipe mekanisme dengan kabel.
SISTEM ALARM CENTRAL-
   LOCK DAN POWER                                 21.1.1.1 Power Window dengan
       WINDOW                                              Mekanisme Regulator

                                                       Suatu motor listrik memutar
21.1 Power Window                                 mekanisme         regulator   yang
                                                  dihubung-kan dengan mekanisme
     Sistem power window adalah                   pengangkat      kaca,    bila motor
sistem untuk membuka dan menutup                  berputar pinion akan menggerakkan
jendela secara elektrik dengan meng-              gigi regulator dan membuat jendela
gunakan saklar.                                   terangkat naik atau turun.
     Motor power window berputar
ketika saklar power window ditekan.
Perputaran motor power window akan
berubah naik dan turun melalui re-
gulator jendela untuk membuka atau
menutup jendela.




                                                        Gambar 21.2 Power window Dengan
                                                                    Regulator

                                                  21.1.1.2 Power Window dengan
                                                           Mekanisme Kabel

                                                      Motor listrik mentransfer energi-
                                                  nya dengan menggunakan kabel
                                                  yang pada ujungnya di sambung
                                                  dengan mekanisme pemegang kaca
                                                  jendela.    Sehingga    bila   motor
                                                  berputar kabel akan tertarik atau
     Gambar 21.1 Sistem Power Window              mengendor yang membuat jendela
                                                  naik atau turun.
21.1.1 Jenis Power Window

    Power window secara prinsip
kerjanya adalah membuat jendela
naik dan turun, dari model operasi-
nya dapat dibedakan menjadi 2 tipe.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                                475
Teknik Ototronik


                                        manual/konventional    dan    power
                                        window bekerja secara otomatis.

                                        21.1.2.1 Power Window
                                                 Konvensional

                                              Power window konvensional,
                                        adalah power window dengan sistem
                                        buka dan tutup jendela dengan motor
                                        listrik, motor listrik dikendalikan oleh
                                        saklar dengan cara ditekan atau
                                        ditarik sesuai kebutuhan (jendela
                                        tutup atau buka). Dimana bekerjanya
 Gambar 21.3 Power window dengan        power window, saklar power window
         mekanisme kabel                harus selalu pada kondisi di tekan
                                        atau di tarik.
21.1.2 Prinsip Kerja Power                    Secara prinsip komponen utama
      Window                            power window konvensional adalah
                                        sama yaitu : motor listrik, mekanisme
     Power window secara prinsip        pengangkat, dan saklar power
kerja dapat dibedakan menjadi:          window.
power window bekerja     secara




           Gambar 21.4 Wiring diagram Power Window Konvensional



476                                Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik


    Motor power window akan                       • Skema Power Window Jendela
berputar sesuai dengan kondisi                      Naik
saklar, ditarik atau ditekan. Saklar
                                                        Saat saklar di tekan maka saklar
mengatur mengalirnya arus positif (+)
                                                  power window memindah posisi untuk
dan negative (-) ke motor, dengan
                                                  memberi sumber positif (+) dari atas
membalik polaritas tegangan pada
                                                  motor (lihat gambar), sehingga arus
motor akan membuat motor putar ke
                                                  mengelir dari saklar – menuju – motor
kanan atau ke kiri, yang mana arah
                                                  listrik – kembali ke saklar – ke
putaran motor mempengaruhi per-
                                                  massa/ground, motor akan berputar
gerakan jendela pada kondisi naik
                                                  ke kiri. Dengan perputaran motor ke
(menutup) atau turun (membuka)
                                                  kiri membuat jendela naik.




                       Gambar 21.5 Wiring diagram Motor Putar Kiri

• Skema Power Window Jendela                      bawah motor (lihat gambar), sehingga
  Turun                                           arus mengelir dari saklar – menuju –
                                                  motor listrik – kembali ke saklar – ke
   Saat saklar di tarik maka saklar               massa/ground, motor akan berputar
power window memindah posisi untuk                ke kiri. Dengan perputaran motor ke
memberi sumber positif (+) dari                   kiri membuat jendela turun




Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                               477
Teknik Ototronik




             Gambar 21.6 Wiring diagram Motor Putar Kanan

21.1.2.2 Power Window Otomatis       Dengan menyentuh sekali Jendela
                                     akan naik atau turun secara terus
    Power window Otomatis, adalah    sampai mencapai titik maksimum.
power window dengan sistem mem-      Disamping memilki fasilitas otomatis
buka dan menutup jendela secara      dilengkapi pula cara manual (buka
otomatis (saklar sekali sentuh).     tutup sesuai keinginan).




                      Gambar 21.7 Fungsi otomatis
478                             Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik


1. Fungsi buka/tutup secara manual                Bila saklar dilepas, maka motor akan
                                                  berhenti bergerak (jendela diam).
     Fungsi ini sama halnya seperti
power window model konvensional,
dimana naik atau turunnya jendela
diaktifkan oleh saklar. Pada saat
saklar power window ditekan atau
ditarik setengahnya saja, jendela
akan membuka atau menutup sampai
saklar selesai ditekan/ditarik.

A. Prinsip kerja buka secara Manual

    Ketika kunci kontak dalam posisi
ON, saklar power window di tekan
setengah, maka arus menuju ke
saklar down manual lalu menuju ke
rangkaian control. Rangkaian control
akan mengolah dan memerintahkan
Tr utama : On, Tr untuk relai down :
On, kontak akan tertarik membuat                        Gambar 21.8 Saklar Otomatis Power
motor berputar ke kiri (jendela turun).                             Window




                      Gambar 21.9 Prinsip kerja buka secara manual
B. Prinsip kerja Tutup secara Manual              Tr utama : On, Tr untuk relai up : On,
                                                  kontak akan tertarik membuat motor
    Ketika kunci kontak dalam posisi
                                                  berputar ke kanan (jendela naik). Bila
ON, saklar power window di tarik
                                                  saklar dilepas, maka motor akan
setengah, maka arus menuju ke
                                                  berhenti bergerak (jendela diam).
saklar Up manual lalu menuju ke
rangkaian control. Rangkaian control
akan mengolah dan memerintahkan
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                                  479
Teknik Ototronik




                Gambar 21.10 Prinsip kerja tutup secara manual

Catatan:
                                        A.    Prinsip Kerja          Buka      secara
Untuk pengamanan beberapa model               Otomatis
dilengkapi thermistor (PTC) atau
                                             Pada saat kunci kontak di posisi
penghenti rangkaian untuk mencegah
                                        ON dan saklar power window ditekan
mengalirnya arus yang melampui
                                        sepenuhnya, sinyal otomatis UP
batas ke motor penggerak.
                                        dimasukkan ke rangakain kontrol.
                                        Rangkaian kontrol akan menjaga Tr
2. Fungsi buka atau tutup dengan
                                        utama dan Tr untuk posisi down tetap
   satu kali sentuh.
                                        pada posisi ON dalam waktu sekitar
    Fungsi ini mempunyai keistime-      10 detik, relai down power window
waan dengan perintah atau operasi       akan aktif maka motor power window
sekali saja (Sekali sentuh), jendela    akan berputar secara otomatis. Motor
akan bergerak membuka atau              power window berhenti jika jendela
menutup secara otomatis sampai          betul-betul terbuka dan rangakian
maksimum. Pengoperasiannya ada-         kontrol mendeteksi penguncian motor
lah dengan menekan atau menarik         dari sinyal sensor kecepatan dan limit
saklar power window secara penuh.       switch dari motor power window atau
                                        matinya rangkaian waktu. Buka
                                        otomatis bisa berhenti dengan
                                        menarik saklar power window secara
                                        setengah.




480                                Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik




                       Gambar 21.11 Prinsip kerja buka secara otomatis


B. Prinsip Kerja Tutup secara                     berputar secara otomatis. Motor
   Otomatis                                       power window berhenti jika jendela
                                                  betul-betul tertutup dan rangakian
     Pada saat kunci kontak di posisi
                                                  kontrol mendeteksi penguncian motor
ON dan saklar power window di tarik
                                                  dari sinyal sensor kecepatan dan limit
secara penuh, sinyal otomatis UP
                                                  switch dari motor power window atau
dimasukkan ke rangakain kontrol.
                                                  matinya rangkaian waktu. Tutup
Rangkaian kontrol akan menjaga Tr
                                                  otomatis bisa berhenti dengan
utama dan Tr untuk posisi Up tetap
                                                  menekan saklar power window
pada posisi ON dalam waktu sekitar
                                                  secara setengah.
10 detik, relai up power window akan
aktif maka motor power window akan




Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                               481
Teknik Ototronik




                Gambar 21.12 Prinsip kerja tutup secara otomatis

3. Fungsi kunci power window.                    Bila saat jendela di tutup (berlaku
     Saklar pengunci power window           untuk tutup secara otomatis), bila ada
jika diaktifkan maka jendela tidak          benda yang terjepit di jendela, jendela
akan dapat dibuka maupun ditutup            akan berhenti menutup secara
kecuali jendela pengemudi (sopir).          otomatis dan turun kurang lebih 50
                                            mm.
4. Fungsi pengamanan dari jepitan.               Keberadaan       benda       terjepit
                                            didetek-si oleh 2 komponen: limit
                                            switch dan sensor kecepatan. Sensor
                                            kecepatan mengubah kecepatan
                                            motor lewat sinyal ketukan. Jepitan
                                            dideteksi dari adanya perubahan
                                            pada panjang gelombang ketukan.
                                                 Dengan berhentinya gigi roda,
                                            limit switch membedakan perubahan
                                            panjang gelombang sinyal pada saat
                                            adanya jepitan dan pada saat jendela
                                            betul-betul tertutup.

  Gambar 21.13 Posisi Benda Terjepit




482                                    Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik




                           Gambar 21.14 Wiring terjadinya jepitan

     Pada saat switch utama power
window menangkap sinyal yang
menyatakan adanya jepitan di motor,
maka akan mematikan relai UP lalu
menyalakan relai DOWN kurang
lebih satu detik dan membuka
jendela kurang lebih 50 mm untuk
mencegah agar jendela menutup                           Gambar 21.16 Sinyal Sesor Jepitan
sempurna.
                                                       Dalam gambar 21.16 dapat kita
                                                   simpulkan:
                                                       • Area normal, jendela posisi
                                                          menutup tanpa rintangan.
                                                          - Sensor kec = on-off pendek
                                                          - Sensor limit switch = on
                                                       • Area Terjadi Jepitan, jendela
                                                          posisi naik ada halangan
                                                          pada jendela.
                                                          - Sensor kec. = on-off
                                                            panjang.
                                                          - Sensor limit switch = on
                                                       • Area tertuup penuh, jendela
   Gambar 21.15 Pendeteksian Terjadi
               jepitan                                    sudah pada posisi tertutup
                                                          penuh.
                                                          - Sensor kec. = off
                                                          - Sensor limit switch = off


Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                                   483
Teknik Ototronik


21.1.3 Komponen Power Window
   Sistem power window terdiri dari
beberapa komponen yaitu :
  • Saklar Utama Power Window
  • Saklar Power Window Lain
  • Motor Power Window
  • Regulator Power Window

21.1.3.1 Saklar Utama Power
                                          Gambar 21.18 Saklar Power window lain
         Window
     Saklar utama power window
terletak di pintu pengemudi, semua        21.1.3.3 Motor Power Window
pintu dapat diaktifkan oleh saklar            Motor power window merupakan
utama. Saklar utama power window          motor listrik dengan arus DC, fungsi-
terdiri dari saklar power untuk pintu     nya memutar roda gigi pinion.
pengemudi, pintu penumpang depan
dan belakang kiri, pintu penumpang
belakang kanan dan saklar pengunci
power window.




                                             Gambar 21.19 Motor Power Window

                                          21.1.3.4 Regulator Power
                                                   Window
  Gambar 21.17 Saklar Utama Power
              window                          Motor power window mempunyai
                                          gerakan berputar, untuk menaikkan
21.1.3.2 Saklar Power Window              dan menurunkan jendela diperlukan
         Lain                             mekanisme regulator yang merubah
                                          gerakan dari motor power window.
     Saklar power window lain             Regulator didukung oleh lengan X
terdapat pada masing-masing pintu         tempat      dimana    terhubungnya
yaitu : pintu depan kiri, pintu           penstabil regulator.
belakang kiri, dan pintu belakang             Gerakan menutup dan membuka
kanan (Untuk posisi setir sebelah         jendela adalah gerakan dari lengan
kanan). Fungsinya untuk menaikkan         X.
dan menurunkan jendela dimana
saklar itu berada.


484                                 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik


                                                   atau baterei terminal diputuskan
                                                   kemudian di-sambung lagi saat pintu
                                                   dalam keadaan terkunci.
                                                        Alarm akan membuat klakson
                                                   (spiker sirine) berbunyi terputus-
                                                   putus dan lampu depan, lampu
                                                   belakang     serta   lampu   interior
                                                   menyala. Saat kondisi kendaraan di
                                                   parkir bila sistem alarm diaktifkan,
                                                   lampu indikator akan menyala untuk
                                                   memberitahukan ke sekeliling bahwa
                                                   kendaraan ini dileng-kapi dengan
                                                   sistem anti pencurian.
Gambar 21.20 Regulator Power Window

21.2 Alarm, Central Door Lock
     dan Wireless Remote
     Alarm, sentral door lock dan
wereles remote merupakan satu
kesatuan sistem yang terdiri dari
beberapa bagian dengan fungsi
saling mendukung satu dengan yang
lainnya, diantaranya: Fungsi anti
maling (alarm), fungsi membuka dan                      Gambar 21.22 Anti Maling Aktif
mengunci pintu secara terpusat, dan
fungsi buka dan mengunci pintu                          Fungsi      alarm    bervariasi
secara jarak jauh (wereles).                       tergantung jenis dan merek suatu
                                                   kendaraan, biasanya fungsi alarm
                                                   dilengkapi dengan fungsi door lock.
                                                   Ada jika yang dikombinasi dengan
                                                   tidak bekerjanya relay stater saat
                                                   alarm bekerja, sehing-ga kendaraan
                                                   tidak bisa dihidupkan.

                                                   21.2.1.1 Prinsip Kerja Sistem Alarm
 Gambar 21.21 Alarm, sentral door lock                 Sistem Alarm akan bekerja bila
        dan wereless remote                        ECU mendeteksi terjadinya ketidak
                                                   beresan sistem, atau ada peng-
21.2.1 Fungsi Anti Maling (Alarm)                  operasian yang bukan/ tidak sesuatu
                                                   prosedur.
    Untuk   mencegah     pencurian                     Fungsi Alarm akan aktif jika pintu
kendaraan, sistem ini dirancang                    dikunci oleh operasi yang dijalankan
untuk    memberikan     peringatan                 dengan :
apabila ada pintu atau penutup/kap
mesin yang dibuka secara paksa

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                                    485
Teknik Ototronik


 • Mengunci pintu dengan meng-          2. Alarm
   gunakan pengunci di pintu pe-            • Klakson keamanan (Alarm)
   ngemudi depan.
 • Mengunci       pintu      dengan         • Klakson mobil
   menggunakan transmiter (ter-             • Lampu depan dan lampu
   masuk 30 detik auto lock)                  belakang
 • Mengunci     pintu    pengemudi            Cara    kerja    lampu    nyala
   tanpa menggunakan pengunci                 berkedip bila ada pencurian.
   (me-ngunci dari knob di dalam
   pintu dan saat menutup pintu)            • Lampu indikator keamanan
                                              Lampu ini memberitahukan
    Fungsi Alarm atau keamanan                apakah sistem dalam keadaan
akan tidak aktif (untuk membatalkan           aktif. Pada saat sistem dalam
kunci keamanan) bila operasi                  tahap aktif, lampu indikator
dibawah ini dilakukan :                       menyala                  untuk
 • Membuka semua pintu dengan                 memberitahukan sekelilingnya
   menggunakan pengunci di pintu              bahwa kendaraan ini dilengkapi
   pengemudi.                                 dengan anti pencurian.

 • Membuka pintu dengan meng-               • Saklar door lock utama (motor)
   gunakan transmiter.                        Pada saat sistem ada di tahap
                                              alarm dan pintu dibuka maka
 • Membuka        pintu   pengemudi           sistem akan secara otomatis
      deng-an knob.                           mengunci pintu.
 • Setelah      menyetel   fungsi       3. Saklar
      pengamanan,          fungsi           • Saklar pintu
      pencegah-an   tertinggalnya
      kunci akan membuka semua              • Saklar kap mesin
      pintu.                                • Saklar pintu bagasi
                                              Dia akan mendeteksi apakah
21.2.1.2 Posisi dan Nama bagian               pintu, kap mesin dan pintu
         Sistem Alarm                         bagasi terbuka/tertutup, dan
                                              mentransmisikan sinyalnya ke
                                              ECU anti pencurian.
                                            • Kunci kontak
                                              Switch ini mendeteksi keadaan
                                              kunci kontak dan
                                              mentransmisikan sinyal ke
                                              ECU anti pencurian.
                                            • Saklar pendeteksi kunci
                                              Switch ini mendeteksi apakah
                                              kunci dimasukkan ke silinder
                                              kunci kontak dan mentrans-
 Gambar 21.23 Posisi komponen Alarm           misikan sinyal ke ECU anti
                                              pencurian.


486                               Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik


   • Rangkaian door lock (posisi
     switch)
   • Switch membuka kunci pintu
     bagasi
     Switch-switch ini mendeteksi
     keadaan terkunci/terbuka dari
     masing-masing     pintu  dan
     mentransmisikan sinyal ke
     ECU anti pencurian.

21.2.2 Sentral door lock
                                                         Gambar 21.24 Saklar door lock
     Sentral door lock merupakan
sistem terpusat dalam control                      • Saklar pintu utama dgn motor
penguncian pintu. Sistem kontrol                        Motor pintu utama merupakan
mengunci pintu tidak hanya masalah                 motor listrik yang terdapat pada pintu
bekerjanya pintu terkunci atau tidak               pengemudi, dimana unit motor
namun juga berbicara masalah                       dilengkapi dengan sebuah saklar
kelistrikannya.   Sistem     control               yang merupakan sentral informasi
penguncian      ada    juga    yang                membuka atau mengunci pintu.
mempunyai fungsi untuk mendeteksi
kunci tertinggal dalam kendaraan.
Fungsi ini ditopang oleh pelbagai
sistem ter-gantung model, gan
golongan/kelas.

21.2.2.1 Komponen Sentral door
       lock

     Komponen sentral door lock                         Gambar 21.25 Motor Pintu Utama
terdiri  dari beberapa   bagian
diantaranya :                                      • Relai Sentral door lock
                                                        Relai sentral door lock terdiri dari
• Saklar door lock
                                                   rangkain elektronika serta relay untuk
     Saklar door lock merupakan                    buka dan relai untuk kunci.
saklar on dan off (tombol) utama                        Relai sentral door lock berfungsi
yang terdapat pada pintu pengemudi                 untuk membuka atau mengunci
(sopir). Satu sklar dengan dua posisi              semua pintu dengan mengendalikan
berfungsi untuk membuka dan                        motor pada masing-masing pintu.
mengunci semua pintu secara                        Bekerjanya relai berdasarkan sinyal
bersamaan,         dimana      saklar              dari pintu utama (pintu pengemudi).
diposisikan pada buka maka semua
pintu akan terbuka, saklar pada
posisi kunci maka semua pintu akan
terkunci.


Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                                    487
Teknik Ototronik


21.2.2.2 Prinsip Kerja                  CPU menyalakan Tr1 atau Tr2
                                        kurang lebih 0,2 detik dan juga
1. Fungsi Secara Manual                 menyalakan       relai   mengunci/
                                        membuka. Dalam keadaan ini relai
     Fungsi mengunci/ membuka           mengunci/membuka        membentuk
secara manual. Bila saklar kontrol      rangkaian massa dan arus akan
pintu berada pada posisi lock/unlock    mengalir dari baterai ke massa
maka semua pintu akan berada pada       melalui motor sehingga motor peng-
posisi yang sama.                       gerak kontrol penguncian berputar di
     Jika kontrol penguncian pintu      posisi mengunci/membuka dan mem-
dioperasikan di posisi mengunci         buka/menutup switch posisi pe-
/membuka,      maka sinyal akan         nguncian pintu.
ditransimisikan ke CPU di relai
gabungan. Setelah menerima sinyal,




              Gambar 21.26 Rangkaian Saat Fungsi secara manual

2. Pengoperasian dengan Remote            memeriksa      dan      menentukan.
   Control                                Apabila penerima mengenali kode
                                          pintu lock/unlock , maka akan me-
 • Pengoperasian semua pintu
                                          ngirimkan sinyal ke relay gabungan.
    lock/unlock
      Bila tombol lock/unlock di            • Beroperasi di bagian relay
 transmitter ditekan dan bila kunci            gabungan
 kontak     tidak   terpasang    di            Bila relay gabungan menerima
 lubangnya     dan   semua pintu          sinyal pintu lock/unlock, maka ia
 tertutup, maka kendaraan akan            akan menyalakan Tr 1/Tr 2, dan
 mengenali kode dan fungsi kode           membuat         relay   lock/unlock
 yang dialirkan. Bila penerima            menyala. Hasilnya motor di semua
 kontrol pintu menerima kode ini,         pintu kontrol meng-hidupkan sisi
 maka CPU di kontrol pintu akan           lock/unlock.
488                               Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
Teknik Ototronik




                              Gambar 21.27 Rangkaian sentral lock




                         Gambar 21.28 Rangkaian Saat Mengunci

Operasi mengunci                                   untuk mengaktifkan Tr1 supaya relai
   ECU Wereless menerima sinyal                    sentral lock mengaktifkan motor guna
dengan kode kunci, Relai kombinasi                 mengunci semua pintu.
menerima kode dari ECU wereless


Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)                              489
Teknik Ototronik




                  Gambar 21.29 Rangkaian Saat Membuka


Operasi Membuka                       untuk mengaktifkan Tr2 supaya relai
   ECU Wereless menerima sinyal       sentral lock untuk mengaktifkan
dengan kode buka, Relai kombinasi     motor guna membuka kunci semua
menerima kode dari ECU wereless       pintu..




490                             Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Bab 21-power-window-alarm

  • 1.
    Teknik Ototronik BAB 21 Tipe mekanisme dengan regulator dan tipe mekanisme dengan kabel. SISTEM ALARM CENTRAL- LOCK DAN POWER 21.1.1.1 Power Window dengan WINDOW Mekanisme Regulator Suatu motor listrik memutar 21.1 Power Window mekanisme regulator yang dihubung-kan dengan mekanisme Sistem power window adalah pengangkat kaca, bila motor sistem untuk membuka dan menutup berputar pinion akan menggerakkan jendela secara elektrik dengan meng- gigi regulator dan membuat jendela gunakan saklar. terangkat naik atau turun. Motor power window berputar ketika saklar power window ditekan. Perputaran motor power window akan berubah naik dan turun melalui re- gulator jendela untuk membuka atau menutup jendela. Gambar 21.2 Power window Dengan Regulator 21.1.1.2 Power Window dengan Mekanisme Kabel Motor listrik mentransfer energi- nya dengan menggunakan kabel yang pada ujungnya di sambung dengan mekanisme pemegang kaca jendela. Sehingga bila motor berputar kabel akan tertarik atau Gambar 21.1 Sistem Power Window mengendor yang membuat jendela naik atau turun. 21.1.1 Jenis Power Window Power window secara prinsip kerjanya adalah membuat jendela naik dan turun, dari model operasi- nya dapat dibedakan menjadi 2 tipe. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 475
  • 2.
    Teknik Ototronik manual/konventional dan power window bekerja secara otomatis. 21.1.2.1 Power Window Konvensional Power window konvensional, adalah power window dengan sistem buka dan tutup jendela dengan motor listrik, motor listrik dikendalikan oleh saklar dengan cara ditekan atau ditarik sesuai kebutuhan (jendela tutup atau buka). Dimana bekerjanya Gambar 21.3 Power window dengan power window, saklar power window mekanisme kabel harus selalu pada kondisi di tekan atau di tarik. 21.1.2 Prinsip Kerja Power Secara prinsip komponen utama Window power window konvensional adalah sama yaitu : motor listrik, mekanisme Power window secara prinsip pengangkat, dan saklar power kerja dapat dibedakan menjadi: window. power window bekerja secara Gambar 21.4 Wiring diagram Power Window Konvensional 476 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 3.
    Teknik Ototronik Motor power window akan • Skema Power Window Jendela berputar sesuai dengan kondisi Naik saklar, ditarik atau ditekan. Saklar Saat saklar di tekan maka saklar mengatur mengalirnya arus positif (+) power window memindah posisi untuk dan negative (-) ke motor, dengan memberi sumber positif (+) dari atas membalik polaritas tegangan pada motor (lihat gambar), sehingga arus motor akan membuat motor putar ke mengelir dari saklar – menuju – motor kanan atau ke kiri, yang mana arah listrik – kembali ke saklar – ke putaran motor mempengaruhi per- massa/ground, motor akan berputar gerakan jendela pada kondisi naik ke kiri. Dengan perputaran motor ke (menutup) atau turun (membuka) kiri membuat jendela naik. Gambar 21.5 Wiring diagram Motor Putar Kiri • Skema Power Window Jendela bawah motor (lihat gambar), sehingga Turun arus mengelir dari saklar – menuju – motor listrik – kembali ke saklar – ke Saat saklar di tarik maka saklar massa/ground, motor akan berputar power window memindah posisi untuk ke kiri. Dengan perputaran motor ke memberi sumber positif (+) dari kiri membuat jendela turun Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 477
  • 4.
    Teknik Ototronik Gambar 21.6 Wiring diagram Motor Putar Kanan 21.1.2.2 Power Window Otomatis Dengan menyentuh sekali Jendela akan naik atau turun secara terus Power window Otomatis, adalah sampai mencapai titik maksimum. power window dengan sistem mem- Disamping memilki fasilitas otomatis buka dan menutup jendela secara dilengkapi pula cara manual (buka otomatis (saklar sekali sentuh). tutup sesuai keinginan). Gambar 21.7 Fungsi otomatis 478 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 5.
    Teknik Ototronik 1. Fungsibuka/tutup secara manual Bila saklar dilepas, maka motor akan berhenti bergerak (jendela diam). Fungsi ini sama halnya seperti power window model konvensional, dimana naik atau turunnya jendela diaktifkan oleh saklar. Pada saat saklar power window ditekan atau ditarik setengahnya saja, jendela akan membuka atau menutup sampai saklar selesai ditekan/ditarik. A. Prinsip kerja buka secara Manual Ketika kunci kontak dalam posisi ON, saklar power window di tekan setengah, maka arus menuju ke saklar down manual lalu menuju ke rangkaian control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Tr utama : On, Tr untuk relai down : On, kontak akan tertarik membuat Gambar 21.8 Saklar Otomatis Power motor berputar ke kiri (jendela turun). Window Gambar 21.9 Prinsip kerja buka secara manual B. Prinsip kerja Tutup secara Manual Tr utama : On, Tr untuk relai up : On, kontak akan tertarik membuat motor Ketika kunci kontak dalam posisi berputar ke kanan (jendela naik). Bila ON, saklar power window di tarik saklar dilepas, maka motor akan setengah, maka arus menuju ke berhenti bergerak (jendela diam). saklar Up manual lalu menuju ke rangkaian control. Rangkaian control akan mengolah dan memerintahkan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 479
  • 6.
    Teknik Ototronik Gambar 21.10 Prinsip kerja tutup secara manual Catatan: A. Prinsip Kerja Buka secara Untuk pengamanan beberapa model Otomatis dilengkapi thermistor (PTC) atau Pada saat kunci kontak di posisi penghenti rangkaian untuk mencegah ON dan saklar power window ditekan mengalirnya arus yang melampui sepenuhnya, sinyal otomatis UP batas ke motor penggerak. dimasukkan ke rangakain kontrol. Rangkaian kontrol akan menjaga Tr 2. Fungsi buka atau tutup dengan utama dan Tr untuk posisi down tetap satu kali sentuh. pada posisi ON dalam waktu sekitar Fungsi ini mempunyai keistime- 10 detik, relai down power window waan dengan perintah atau operasi akan aktif maka motor power window sekali saja (Sekali sentuh), jendela akan berputar secara otomatis. Motor akan bergerak membuka atau power window berhenti jika jendela menutup secara otomatis sampai betul-betul terbuka dan rangakian maksimum. Pengoperasiannya ada- kontrol mendeteksi penguncian motor lah dengan menekan atau menarik dari sinyal sensor kecepatan dan limit saklar power window secara penuh. switch dari motor power window atau matinya rangkaian waktu. Buka otomatis bisa berhenti dengan menarik saklar power window secara setengah. 480 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 7.
    Teknik Ototronik Gambar 21.11 Prinsip kerja buka secara otomatis B. Prinsip Kerja Tutup secara berputar secara otomatis. Motor Otomatis power window berhenti jika jendela betul-betul tertutup dan rangakian Pada saat kunci kontak di posisi kontrol mendeteksi penguncian motor ON dan saklar power window di tarik dari sinyal sensor kecepatan dan limit secara penuh, sinyal otomatis UP switch dari motor power window atau dimasukkan ke rangakain kontrol. matinya rangkaian waktu. Tutup Rangkaian kontrol akan menjaga Tr otomatis bisa berhenti dengan utama dan Tr untuk posisi Up tetap menekan saklar power window pada posisi ON dalam waktu sekitar secara setengah. 10 detik, relai up power window akan aktif maka motor power window akan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 481
  • 8.
    Teknik Ototronik Gambar 21.12 Prinsip kerja tutup secara otomatis 3. Fungsi kunci power window. Bila saat jendela di tutup (berlaku Saklar pengunci power window untuk tutup secara otomatis), bila ada jika diaktifkan maka jendela tidak benda yang terjepit di jendela, jendela akan dapat dibuka maupun ditutup akan berhenti menutup secara kecuali jendela pengemudi (sopir). otomatis dan turun kurang lebih 50 mm. 4. Fungsi pengamanan dari jepitan. Keberadaan benda terjepit didetek-si oleh 2 komponen: limit switch dan sensor kecepatan. Sensor kecepatan mengubah kecepatan motor lewat sinyal ketukan. Jepitan dideteksi dari adanya perubahan pada panjang gelombang ketukan. Dengan berhentinya gigi roda, limit switch membedakan perubahan panjang gelombang sinyal pada saat adanya jepitan dan pada saat jendela betul-betul tertutup. Gambar 21.13 Posisi Benda Terjepit 482 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 9.
    Teknik Ototronik Gambar 21.14 Wiring terjadinya jepitan Pada saat switch utama power window menangkap sinyal yang menyatakan adanya jepitan di motor, maka akan mematikan relai UP lalu menyalakan relai DOWN kurang lebih satu detik dan membuka jendela kurang lebih 50 mm untuk mencegah agar jendela menutup Gambar 21.16 Sinyal Sesor Jepitan sempurna. Dalam gambar 21.16 dapat kita simpulkan: • Area normal, jendela posisi menutup tanpa rintangan. - Sensor kec = on-off pendek - Sensor limit switch = on • Area Terjadi Jepitan, jendela posisi naik ada halangan pada jendela. - Sensor kec. = on-off panjang. - Sensor limit switch = on • Area tertuup penuh, jendela Gambar 21.15 Pendeteksian Terjadi jepitan sudah pada posisi tertutup penuh. - Sensor kec. = off - Sensor limit switch = off Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 483
  • 10.
    Teknik Ototronik 21.1.3 KomponenPower Window Sistem power window terdiri dari beberapa komponen yaitu : • Saklar Utama Power Window • Saklar Power Window Lain • Motor Power Window • Regulator Power Window 21.1.3.1 Saklar Utama Power Gambar 21.18 Saklar Power window lain Window Saklar utama power window terletak di pintu pengemudi, semua 21.1.3.3 Motor Power Window pintu dapat diaktifkan oleh saklar Motor power window merupakan utama. Saklar utama power window motor listrik dengan arus DC, fungsi- terdiri dari saklar power untuk pintu nya memutar roda gigi pinion. pengemudi, pintu penumpang depan dan belakang kiri, pintu penumpang belakang kanan dan saklar pengunci power window. Gambar 21.19 Motor Power Window 21.1.3.4 Regulator Power Window Gambar 21.17 Saklar Utama Power window Motor power window mempunyai gerakan berputar, untuk menaikkan 21.1.3.2 Saklar Power Window dan menurunkan jendela diperlukan Lain mekanisme regulator yang merubah gerakan dari motor power window. Saklar power window lain Regulator didukung oleh lengan X terdapat pada masing-masing pintu tempat dimana terhubungnya yaitu : pintu depan kiri, pintu penstabil regulator. belakang kiri, dan pintu belakang Gerakan menutup dan membuka kanan (Untuk posisi setir sebelah jendela adalah gerakan dari lengan kanan). Fungsinya untuk menaikkan X. dan menurunkan jendela dimana saklar itu berada. 484 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 11.
    Teknik Ototronik atau baterei terminal diputuskan kemudian di-sambung lagi saat pintu dalam keadaan terkunci. Alarm akan membuat klakson (spiker sirine) berbunyi terputus- putus dan lampu depan, lampu belakang serta lampu interior menyala. Saat kondisi kendaraan di parkir bila sistem alarm diaktifkan, lampu indikator akan menyala untuk memberitahukan ke sekeliling bahwa kendaraan ini dileng-kapi dengan sistem anti pencurian. Gambar 21.20 Regulator Power Window 21.2 Alarm, Central Door Lock dan Wireless Remote Alarm, sentral door lock dan wereles remote merupakan satu kesatuan sistem yang terdiri dari beberapa bagian dengan fungsi saling mendukung satu dengan yang lainnya, diantaranya: Fungsi anti maling (alarm), fungsi membuka dan Gambar 21.22 Anti Maling Aktif mengunci pintu secara terpusat, dan fungsi buka dan mengunci pintu Fungsi alarm bervariasi secara jarak jauh (wereles). tergantung jenis dan merek suatu kendaraan, biasanya fungsi alarm dilengkapi dengan fungsi door lock. Ada jika yang dikombinasi dengan tidak bekerjanya relay stater saat alarm bekerja, sehing-ga kendaraan tidak bisa dihidupkan. 21.2.1.1 Prinsip Kerja Sistem Alarm Gambar 21.21 Alarm, sentral door lock Sistem Alarm akan bekerja bila dan wereless remote ECU mendeteksi terjadinya ketidak beresan sistem, atau ada peng- 21.2.1 Fungsi Anti Maling (Alarm) operasian yang bukan/ tidak sesuatu prosedur. Untuk mencegah pencurian Fungsi Alarm akan aktif jika pintu kendaraan, sistem ini dirancang dikunci oleh operasi yang dijalankan untuk memberikan peringatan dengan : apabila ada pintu atau penutup/kap mesin yang dibuka secara paksa Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 485
  • 12.
    Teknik Ototronik •Mengunci pintu dengan meng- 2. Alarm gunakan pengunci di pintu pe- • Klakson keamanan (Alarm) ngemudi depan. • Mengunci pintu dengan • Klakson mobil menggunakan transmiter (ter- • Lampu depan dan lampu masuk 30 detik auto lock) belakang • Mengunci pintu pengemudi Cara kerja lampu nyala tanpa menggunakan pengunci berkedip bila ada pencurian. (me-ngunci dari knob di dalam pintu dan saat menutup pintu) • Lampu indikator keamanan Lampu ini memberitahukan Fungsi Alarm atau keamanan apakah sistem dalam keadaan akan tidak aktif (untuk membatalkan aktif. Pada saat sistem dalam kunci keamanan) bila operasi tahap aktif, lampu indikator dibawah ini dilakukan : menyala untuk • Membuka semua pintu dengan memberitahukan sekelilingnya menggunakan pengunci di pintu bahwa kendaraan ini dilengkapi pengemudi. dengan anti pencurian. • Membuka pintu dengan meng- • Saklar door lock utama (motor) gunakan transmiter. Pada saat sistem ada di tahap alarm dan pintu dibuka maka • Membuka pintu pengemudi sistem akan secara otomatis deng-an knob. mengunci pintu. • Setelah menyetel fungsi 3. Saklar pengamanan, fungsi • Saklar pintu pencegah-an tertinggalnya kunci akan membuka semua • Saklar kap mesin pintu. • Saklar pintu bagasi Dia akan mendeteksi apakah 21.2.1.2 Posisi dan Nama bagian pintu, kap mesin dan pintu Sistem Alarm bagasi terbuka/tertutup, dan mentransmisikan sinyalnya ke ECU anti pencurian. • Kunci kontak Switch ini mendeteksi keadaan kunci kontak dan mentransmisikan sinyal ke ECU anti pencurian. • Saklar pendeteksi kunci Switch ini mendeteksi apakah kunci dimasukkan ke silinder kunci kontak dan mentrans- Gambar 21.23 Posisi komponen Alarm misikan sinyal ke ECU anti pencurian. 486 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 13.
    Teknik Ototronik • Rangkaian door lock (posisi switch) • Switch membuka kunci pintu bagasi Switch-switch ini mendeteksi keadaan terkunci/terbuka dari masing-masing pintu dan mentransmisikan sinyal ke ECU anti pencurian. 21.2.2 Sentral door lock Gambar 21.24 Saklar door lock Sentral door lock merupakan sistem terpusat dalam control • Saklar pintu utama dgn motor penguncian pintu. Sistem kontrol Motor pintu utama merupakan mengunci pintu tidak hanya masalah motor listrik yang terdapat pada pintu bekerjanya pintu terkunci atau tidak pengemudi, dimana unit motor namun juga berbicara masalah dilengkapi dengan sebuah saklar kelistrikannya. Sistem control yang merupakan sentral informasi penguncian ada juga yang membuka atau mengunci pintu. mempunyai fungsi untuk mendeteksi kunci tertinggal dalam kendaraan. Fungsi ini ditopang oleh pelbagai sistem ter-gantung model, gan golongan/kelas. 21.2.2.1 Komponen Sentral door lock Komponen sentral door lock Gambar 21.25 Motor Pintu Utama terdiri dari beberapa bagian diantaranya : • Relai Sentral door lock Relai sentral door lock terdiri dari • Saklar door lock rangkain elektronika serta relay untuk Saklar door lock merupakan buka dan relai untuk kunci. saklar on dan off (tombol) utama Relai sentral door lock berfungsi yang terdapat pada pintu pengemudi untuk membuka atau mengunci (sopir). Satu sklar dengan dua posisi semua pintu dengan mengendalikan berfungsi untuk membuka dan motor pada masing-masing pintu. mengunci semua pintu secara Bekerjanya relai berdasarkan sinyal bersamaan, dimana saklar dari pintu utama (pintu pengemudi). diposisikan pada buka maka semua pintu akan terbuka, saklar pada posisi kunci maka semua pintu akan terkunci. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 487
  • 14.
    Teknik Ototronik 21.2.2.2 PrinsipKerja CPU menyalakan Tr1 atau Tr2 kurang lebih 0,2 detik dan juga 1. Fungsi Secara Manual menyalakan relai mengunci/ membuka. Dalam keadaan ini relai Fungsi mengunci/ membuka mengunci/membuka membentuk secara manual. Bila saklar kontrol rangkaian massa dan arus akan pintu berada pada posisi lock/unlock mengalir dari baterai ke massa maka semua pintu akan berada pada melalui motor sehingga motor peng- posisi yang sama. gerak kontrol penguncian berputar di Jika kontrol penguncian pintu posisi mengunci/membuka dan mem- dioperasikan di posisi mengunci buka/menutup switch posisi pe- /membuka, maka sinyal akan nguncian pintu. ditransimisikan ke CPU di relai gabungan. Setelah menerima sinyal, Gambar 21.26 Rangkaian Saat Fungsi secara manual 2. Pengoperasian dengan Remote memeriksa dan menentukan. Control Apabila penerima mengenali kode pintu lock/unlock , maka akan me- • Pengoperasian semua pintu ngirimkan sinyal ke relay gabungan. lock/unlock Bila tombol lock/unlock di • Beroperasi di bagian relay transmitter ditekan dan bila kunci gabungan kontak tidak terpasang di Bila relay gabungan menerima lubangnya dan semua pintu sinyal pintu lock/unlock, maka ia tertutup, maka kendaraan akan akan menyalakan Tr 1/Tr 2, dan mengenali kode dan fungsi kode membuat relay lock/unlock yang dialirkan. Bila penerima menyala. Hasilnya motor di semua kontrol pintu menerima kode ini, pintu kontrol meng-hidupkan sisi maka CPU di kontrol pintu akan lock/unlock. 488 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)
  • 15.
    Teknik Ototronik Gambar 21.27 Rangkaian sentral lock Gambar 21.28 Rangkaian Saat Mengunci Operasi mengunci untuk mengaktifkan Tr1 supaya relai ECU Wereless menerima sinyal sentral lock mengaktifkan motor guna dengan kode kunci, Relai kombinasi mengunci semua pintu. menerima kode dari ECU wereless Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 489
  • 16.
    Teknik Ototronik Gambar 21.29 Rangkaian Saat Membuka Operasi Membuka untuk mengaktifkan Tr2 supaya relai ECU Wereless menerima sinyal sentral lock untuk mengaktifkan dengan kode buka, Relai kombinasi motor guna membuka kunci semua menerima kode dari ECU wereless pintu.. 490 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)