AARRCCHHEEAABBAACCTTEERRIIAA DDAANN BBAAKKTTEERRII
KELOMPOK 3
Fahriah
Ferani Amira Salsabila
Lulu’ah Mufiidah.P.
Nabila Nasution
Nadia Salsabilla
Zelikha Ratu Mahendra
PENGERTIAN ARCHEABACTERIA
Istilah Archaebacteria berasal dri bahasa Yunani, archaio, yang artinya kuno.Para ahli
mengajukan hipotesis bahwa Archaebacteria merupakan sel-sel paling awal
(kuno).Archaebacteria hidup dilingkungan yang ekstrem yang mirip dengan dugaan
lingkungan kehidupan awal dibumi. Archaebacteria hanya bertahan hidup di lingkungan
bebas oksigen. Archaebacteria dikenal sebagai extremophiles, karena mereka mampu hidup
di berbagai lingkungan. Beberapa spesies Archaebacteria dapat hidup dalam suhu di atas
titik didih pada 100 derajat Celcius atau 212 derajat Fahrenheit. Archaebacteria juga bisa
bertahan di asam, alkali atau lingkungan air garam. Beberapa dapat menahan tekanan lebih
dari 200 atmosfer. Ukuran archaebacteria berkisar dari sepersepuluh mikrometer samapi
lebih dari 15
CIRI-CIRI ARCHEABACTERIA
1. Struktur tubuh sederhana dan di duga sebagai makhluk yang pertama ada di dunia
2. Dinding sel mengandung lipid tidak memiliki peptidoglikan (peptidoglikan= polimer
karbohidrat dan protein )
3. MemilikiRNA polimerase yang sederhana
4. Ukurantubuh 0,1-15mikrometerHidupsoliter (sendiri) atauberkelompok (koloni)
5. Bersifatuniselulerprokariotik(tidakmemilikiintidanmembranintisel)
6. Bentukbervariasi (bulat , batang , spiral ,ataupersegipanjang)
7. Hidup di lingkungan yang ekstreambebasoksigen
(air panas , dasarlaut , lautdengankadargaramtertinggi , lingkunganasam)
8. Hidupsoliter (sendiri) atauberkelompok (koloni)
9. Bersifatuniselulerprokariotik(tidakmemilikiintidanmembranintisel)
10. Bentukbervariasi (bulat , batang , spiral ,ataupersegipanjang)
11. Hidup di lingkungan yang ekstreambebasoksigen
(air panas , dasarlaut , lautdengankadargaramtertinggi , lingkunganasam)
CONTOH ARCHEABACTERIA
1. Metanogen
Metanogen merupakan kelompok prokariotik yang mereduksi karbondioksida (CO2)
menjadi metana (CH4) menggunakan hidrogen (H2). Metanogen merupakan mikroorganisme
anaerob, tidak membutuhkan oksigen karena baginya oksigen merupakan racun.
Metanogen memiliki tempat hidup di lumpur dan rawa, tempat mikroorganisme lain
menghabiskan semua oksigen. Contohnya adalah Methanococcus janascii. Metanogen
berperan penting dalam nutrisi. Contohnya adalah Succinomonas amylolytica yang hidup di
dalam pencernaan sapi dan merupakan pemecah amilum. Peran lain metanogen adalah
sebagai pengurai, sehingga bisa dimanfaatkan dalam pengolahan kotoran hewan untuk
memproduksi gas metana, yang merupakan bahan bakar alternatif.
2. Termoasidofil
Berdasarkan sifatnya terhadap suhu, arkea terbagi menjadi psikrofilik, mesofilik,
termofilik, dan hipertermofilik. Arkea psikrofilik dapat hidup optimal pada suhu 15 °C dan
dapat bertahan pada suhu dibawah 0 °C, contoh arkea jenis ini adalah Polaromonas
vacuolata. Arkea mesofilik dapat hidup pada kisaran suhu 15-45 °C. Arkea termofilik hidup
pada kisaran suhu 40-70 °C, contoh arkea jenis ini adalah Thermus thermophilus,
Thermoanaerobacter ethanolicus, dan Bacillus thermoproteolyticus. Arkrea hipertemofilik
merupakan yang arkea yang paling tahan panas karena dapat hidup pada suhu lebih dari
65 °C, contohnya adalah Thermococcus celler, Pyrolobus fumarii, dan Sulfolobus sp
Halofilik
Kata halofil berasal dari bahasa Yunani, halo yang
berarti ‘garam’, dan phylos yang berarti ‘pencinta’. Beberapa
spesies sekadar memiliki toleransi terhadap kadar garam, tetapi
ada pula spesies lain yang memerlukan lingkungan yang sepuluh
kali lebih asin dari air laut untuk dapat tumbuh.
Beberapa koloni halofil ekstrim membentuk suatu buih bewarna
ungu. Warna tersebut adalah bakteriorhodopsin.
Bakteriorhodopsin merupakan suatu pigmen yang menangkap
energi cahaya. Arkea halofilik terbagi menjadi halotoleran,
halofilik, dan ekstrim halofilik. Contoh arkea jenis ini adalah
Halobacterium salinarum
PENGERTIAN BAKTERI
Bakteri merupakan uniseluler, pada
umumnya tidak berklorofil, dan memproduksi
dengan cara pembelahan dan bakteri
mempunyai ukuran sel kecil dimana setiap
selnya hanya dapat dilihat dengan bantuan
mikroskop.
A. CIRI-CIRI BAKTERI
1. Organisme uniseluler
2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
3. Umumnya tidak memiliki klorofil
4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya
memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
5. Hidup bebas atau parasit
6. Hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dan
hidup di sekitar kita, mulai dari daerah tropis hingga kutub, dataran rendah hingga
pegunungan dan juga pada tubuh kita
7. dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
8. Hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung
B. CONTOH BAKTERI
 Contoh Bakteri yang merugikan:
 Penyebab penyakit pada manusia :
1. Bakteri Vibrio cholerae penyebab penyakit Kolera
2. Bakteri Salmonella typhi penyebab penyakit Tifus
3. Bakteri Clostridium penyebab penyakit Tetanus
 Penyebab penyakit pada hewan :
1. Bakteri Brucella abortus penyebab penyakit broselosis pada sapi.
2. Bakteri Strepcoccus agalactiae dan Staphylococcus epidermis
 penyebab penyakit mastitis pada hewan menyusui
1. Bakteri Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks pada sapi,kerbau,dan
domba
2. Penyebab penyakit pada tumbuhan :
3. Bakteri Pseudomonas cattleyae penyebab busuk pada daun anggrek
4. Bakteri Erwinia tracheiphila penyebab penyakit busuk pada daun labu
5. Bakteri Agrobacterium penyakit bongkrek
6. Bakteri Enterobacter aerogenes penyebab air susu berlen tumefaciens penyebab
penyakit kanker pada batang kopi
 Penyebab kerusakan makanan
1. Bakteri Clostridium botulinum pada makanan kaleng yang rusak
2. Bakteri Pseudomonas cocovenenans pada tempe dir
Contoh Bakteri yang menguntungkan :
 Dalam bidang pengolahan makanan
1. Bakteri Acetobacter yang diolah menjadi cuka
2. Bakteri Lactobacillus sp. dicampurkan dengan ikan/udang menghasilkan terasi
3. Bakteri Acetobacter xylium diolah menjadi nata de coco
 Dalam bidang Kesehatan
1. Bakteri Streptomyces griceus menghasilkan antibiotik streptomycin
2. Bakteri Penicillium menghasilkan antibiotik penisilin
3. Bakteri Streptomyces aureofaciens mengahsilkan antibiotik tetracycline
 Dalam bidang pertanian
1. Bakteri Rhizobium leguminosorum pada akar tanaman kacang-kacangan
2. Bakteri Azotobacter chlorococcum mampu menyuburkan tanah dengan mengikat
nitrogen di udara
3. Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus menghasilkan nitrit yang menyuburkan
tanah
4. Bidang farmasi
5. Bakteri Lactobacillus delburecki sebagai penghasil asamlaktat
6. Bakteri Streptomyces olivaceus sebagai penghasil vitamin B12
7. Bakteri Xanthomonas campestris sebagai penghasil polisakarida
STRUKTUR BAKTERI
BENTUK BENTUK BAKTERI
a. Bakteri berbetuk bulat dan dapat dibedakan berdasarkansusunannya:
1. monokokus
2. Diplokokus
3. Sarchina
4. Streptokokus
5. Stofilokokus
b. Bakteri bentuk batang atau basil
1. Basil tunggal/ monobasilus
2. Diplobasilus
3. Streptobasilus
4. Kokobasilus
C.Bakteri bentuk spiral
1. Spiral
2. fibrio
3. sprioseta
PERKEMBANGBIAKAN BAKTERI
Perkembangbiakan banteri pada dasarnya terdapat dua cara: yaitu aseksual dan seksual.
a. Secara aseksual
Pembelahan binar yaitu pembelahan diri secara langsung tanpa melalui tahap pembelahan
seperti mitosis.
b. Konjunggasiyaitu terjadinya penggabungan gen antara dua sel.
c. Transformasiadalah pemindahan materi genetik dari sel bakteriyang lain.
d. Tranduksiadalah pemindahan materi genetik darisatu bakteri ke bakteri
yang lain dengan perantara virus atau dikenal sebagaibakteriofage
PERANAN ARCHEABACTERIA DAN BAKTERI DALAM
KEHIDUPAN MANUSIA
Peranan Archaebacteria
a. Peran menguntungkan
Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehingga menghasilkan
energi alternatif metana berupa biogas. Contohnya Methanobacterium.
b. Peran merugikan
Archaebacteria dapat merusak makanan yang diawetkan dengan garam dan dapat
menyebabkan cepatnya pembusukan pada ikan laut.
Peranan Eubacteria
a. Peranan menguntungkan
1) Pembusukpenguraian) sisa-sisamakhluk hidup. Contohnya adalah Escherichia coli.
2) Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Contohnya, Lactobacillus
bulgaricus pada pembuatan yoghurt,
3) Berperan dalamsiklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen, yaitu Rhizobium
leguminosorumyang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan
dan Azotobacter chlorococcum.
4) Penyubur tanah. Contohnya adalah Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan
dalam proses nitrifikasi, menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman
5) Penghasil antibiotik. Contohnya adalah Bacillus polymyxa penghasil antibiotik
polymxyn B untuk pengobatan infeksi
6) Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang. Sebagai contoh, dalam bidang
kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh
bakteri, misalnya enzim, vitamin dan hormon.
7) Pembuatan zat kimia, misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium aceto-butylicum.
8) Penghasil biopestisida, yaitu pestisida yang dihasilkan oleh an (makhluk hidup, seperti
yang dihasilkan oleh Bacillus thuringiensis.
b. Peran merugikan
Peranan Eubacteria yang merugikan antara lain:
1) Pembusukan makanan. Contohnya Clostridium botulinum.
2) Penyebab penyakit pada manusia. Contohnya Mycobacterium tuberculosis (penyebab
penyakit TBC),
3) Penyebab penyakit pada hewan. Contohnya Bacillus anthraxis (penyebab penyakit
antraks pada sapi).
4) Penyebab penyakit pada tanaman budidaya. Contohnya Pseudomonas
solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat, lombok, terung dan
tembakau),
5) Penyebab penyumbatan pipa air yang terbuat dari besi. Bakteri ini dikenal sebagai
bakteri besi karena dapat mengubah senyawa besi yang terlarut di dalam air menjadi
senyawa berbentuk endapan, sehingga dapat menyum-bat aliran air dalam pipa besi.
6) Penyebab keroposnya pipa-pipa besi. Disebabkan bakteri bakteri sulfur, karena
mampu mengubah pipa-pipa besi menjadi asam

Archeabacteria dan Bakteri

  • 1.
    AARRCCHHEEAABBAACCTTEERRIIAA DDAANN BBAAKKTTEERRII KELOMPOK3 Fahriah Ferani Amira Salsabila Lulu’ah Mufiidah.P. Nabila Nasution Nadia Salsabilla Zelikha Ratu Mahendra
  • 2.
    PENGERTIAN ARCHEABACTERIA Istilah Archaebacteriaberasal dri bahasa Yunani, archaio, yang artinya kuno.Para ahli mengajukan hipotesis bahwa Archaebacteria merupakan sel-sel paling awal (kuno).Archaebacteria hidup dilingkungan yang ekstrem yang mirip dengan dugaan lingkungan kehidupan awal dibumi. Archaebacteria hanya bertahan hidup di lingkungan bebas oksigen. Archaebacteria dikenal sebagai extremophiles, karena mereka mampu hidup di berbagai lingkungan. Beberapa spesies Archaebacteria dapat hidup dalam suhu di atas titik didih pada 100 derajat Celcius atau 212 derajat Fahrenheit. Archaebacteria juga bisa bertahan di asam, alkali atau lingkungan air garam. Beberapa dapat menahan tekanan lebih dari 200 atmosfer. Ukuran archaebacteria berkisar dari sepersepuluh mikrometer samapi lebih dari 15 CIRI-CIRI ARCHEABACTERIA 1. Struktur tubuh sederhana dan di duga sebagai makhluk yang pertama ada di dunia 2. Dinding sel mengandung lipid tidak memiliki peptidoglikan (peptidoglikan= polimer karbohidrat dan protein ) 3. MemilikiRNA polimerase yang sederhana 4. Ukurantubuh 0,1-15mikrometerHidupsoliter (sendiri) atauberkelompok (koloni) 5. Bersifatuniselulerprokariotik(tidakmemilikiintidanmembranintisel) 6. Bentukbervariasi (bulat , batang , spiral ,ataupersegipanjang) 7. Hidup di lingkungan yang ekstreambebasoksigen (air panas , dasarlaut , lautdengankadargaramtertinggi , lingkunganasam) 8. Hidupsoliter (sendiri) atauberkelompok (koloni) 9. Bersifatuniselulerprokariotik(tidakmemilikiintidanmembranintisel) 10. Bentukbervariasi (bulat , batang , spiral ,ataupersegipanjang) 11. Hidup di lingkungan yang ekstreambebasoksigen (air panas , dasarlaut , lautdengankadargaramtertinggi , lingkunganasam) CONTOH ARCHEABACTERIA 1. Metanogen Metanogen merupakan kelompok prokariotik yang mereduksi karbondioksida (CO2) menjadi metana (CH4) menggunakan hidrogen (H2). Metanogen merupakan mikroorganisme anaerob, tidak membutuhkan oksigen karena baginya oksigen merupakan racun. Metanogen memiliki tempat hidup di lumpur dan rawa, tempat mikroorganisme lain menghabiskan semua oksigen. Contohnya adalah Methanococcus janascii. Metanogen berperan penting dalam nutrisi. Contohnya adalah Succinomonas amylolytica yang hidup di dalam pencernaan sapi dan merupakan pemecah amilum. Peran lain metanogen adalah sebagai pengurai, sehingga bisa dimanfaatkan dalam pengolahan kotoran hewan untuk memproduksi gas metana, yang merupakan bahan bakar alternatif.
  • 3.
    2. Termoasidofil Berdasarkan sifatnyaterhadap suhu, arkea terbagi menjadi psikrofilik, mesofilik, termofilik, dan hipertermofilik. Arkea psikrofilik dapat hidup optimal pada suhu 15 °C dan dapat bertahan pada suhu dibawah 0 °C, contoh arkea jenis ini adalah Polaromonas vacuolata. Arkea mesofilik dapat hidup pada kisaran suhu 15-45 °C. Arkea termofilik hidup pada kisaran suhu 40-70 °C, contoh arkea jenis ini adalah Thermus thermophilus, Thermoanaerobacter ethanolicus, dan Bacillus thermoproteolyticus. Arkrea hipertemofilik merupakan yang arkea yang paling tahan panas karena dapat hidup pada suhu lebih dari 65 °C, contohnya adalah Thermococcus celler, Pyrolobus fumarii, dan Sulfolobus sp Halofilik Kata halofil berasal dari bahasa Yunani, halo yang berarti ‘garam’, dan phylos yang berarti ‘pencinta’. Beberapa spesies sekadar memiliki toleransi terhadap kadar garam, tetapi ada pula spesies lain yang memerlukan lingkungan yang sepuluh kali lebih asin dari air laut untuk dapat tumbuh. Beberapa koloni halofil ekstrim membentuk suatu buih bewarna ungu. Warna tersebut adalah bakteriorhodopsin. Bakteriorhodopsin merupakan suatu pigmen yang menangkap energi cahaya. Arkea halofilik terbagi menjadi halotoleran, halofilik, dan ekstrim halofilik. Contoh arkea jenis ini adalah Halobacterium salinarum
  • 4.
    PENGERTIAN BAKTERI Bakteri merupakanuniseluler, pada umumnya tidak berklorofil, dan memproduksi dengan cara pembelahan dan bakteri mempunyai ukuran sel kecil dimana setiap selnya hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop. A. CIRI-CIRI BAKTERI 1. Organisme uniseluler 2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel ) 3. Umumnya tidak memiliki klorofil 4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron. 5. Hidup bebas atau parasit 6. Hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dan hidup di sekitar kita, mulai dari daerah tropis hingga kutub, dataran rendah hingga pegunungan dan juga pada tubuh kita 7. dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan 8. Hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung B. CONTOH BAKTERI  Contoh Bakteri yang merugikan:  Penyebab penyakit pada manusia : 1. Bakteri Vibrio cholerae penyebab penyakit Kolera 2. Bakteri Salmonella typhi penyebab penyakit Tifus 3. Bakteri Clostridium penyebab penyakit Tetanus  Penyebab penyakit pada hewan : 1. Bakteri Brucella abortus penyebab penyakit broselosis pada sapi. 2. Bakteri Strepcoccus agalactiae dan Staphylococcus epidermis  penyebab penyakit mastitis pada hewan menyusui 1. Bakteri Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks pada sapi,kerbau,dan domba 2. Penyebab penyakit pada tumbuhan : 3. Bakteri Pseudomonas cattleyae penyebab busuk pada daun anggrek 4. Bakteri Erwinia tracheiphila penyebab penyakit busuk pada daun labu 5. Bakteri Agrobacterium penyakit bongkrek 6. Bakteri Enterobacter aerogenes penyebab air susu berlen tumefaciens penyebab penyakit kanker pada batang kopi  Penyebab kerusakan makanan 1. Bakteri Clostridium botulinum pada makanan kaleng yang rusak 2. Bakteri Pseudomonas cocovenenans pada tempe dir Contoh Bakteri yang menguntungkan :  Dalam bidang pengolahan makanan 1. Bakteri Acetobacter yang diolah menjadi cuka 2. Bakteri Lactobacillus sp. dicampurkan dengan ikan/udang menghasilkan terasi 3. Bakteri Acetobacter xylium diolah menjadi nata de coco
  • 5.
     Dalam bidangKesehatan 1. Bakteri Streptomyces griceus menghasilkan antibiotik streptomycin 2. Bakteri Penicillium menghasilkan antibiotik penisilin 3. Bakteri Streptomyces aureofaciens mengahsilkan antibiotik tetracycline  Dalam bidang pertanian 1. Bakteri Rhizobium leguminosorum pada akar tanaman kacang-kacangan 2. Bakteri Azotobacter chlorococcum mampu menyuburkan tanah dengan mengikat nitrogen di udara 3. Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus menghasilkan nitrit yang menyuburkan tanah 4. Bidang farmasi 5. Bakteri Lactobacillus delburecki sebagai penghasil asamlaktat 6. Bakteri Streptomyces olivaceus sebagai penghasil vitamin B12 7. Bakteri Xanthomonas campestris sebagai penghasil polisakarida STRUKTUR BAKTERI
  • 6.
    BENTUK BENTUK BAKTERI a.Bakteri berbetuk bulat dan dapat dibedakan berdasarkansusunannya: 1. monokokus 2. Diplokokus 3. Sarchina 4. Streptokokus 5. Stofilokokus b. Bakteri bentuk batang atau basil 1. Basil tunggal/ monobasilus 2. Diplobasilus 3. Streptobasilus 4. Kokobasilus C.Bakteri bentuk spiral 1. Spiral 2. fibrio 3. sprioseta PERKEMBANGBIAKAN BAKTERI Perkembangbiakan banteri pada dasarnya terdapat dua cara: yaitu aseksual dan seksual. a. Secara aseksual
  • 7.
    Pembelahan binar yaitupembelahan diri secara langsung tanpa melalui tahap pembelahan seperti mitosis. b. Konjunggasiyaitu terjadinya penggabungan gen antara dua sel. c. Transformasiadalah pemindahan materi genetik dari sel bakteriyang lain. d. Tranduksiadalah pemindahan materi genetik darisatu bakteri ke bakteri yang lain dengan perantara virus atau dikenal sebagaibakteriofage PERANAN ARCHEABACTERIA DAN BAKTERI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Peranan Archaebacteria a. Peran menguntungkan Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehingga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Contohnya Methanobacterium. b. Peran merugikan Archaebacteria dapat merusak makanan yang diawetkan dengan garam dan dapat menyebabkan cepatnya pembusukan pada ikan laut.
  • 8.
    Peranan Eubacteria a. Perananmenguntungkan 1) Pembusukpenguraian) sisa-sisamakhluk hidup. Contohnya adalah Escherichia coli. 2) Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Contohnya, Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt, 3) Berperan dalamsiklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen, yaitu Rhizobium leguminosorumyang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum. 4) Penyubur tanah. Contohnya adalah Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan dalam proses nitrifikasi, menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman 5) Penghasil antibiotik. Contohnya adalah Bacillus polymyxa penghasil antibiotik polymxyn B untuk pengobatan infeksi 6) Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang. Sebagai contoh, dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri, misalnya enzim, vitamin dan hormon. 7) Pembuatan zat kimia, misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium aceto-butylicum. 8) Penghasil biopestisida, yaitu pestisida yang dihasilkan oleh an (makhluk hidup, seperti yang dihasilkan oleh Bacillus thuringiensis. b. Peran merugikan Peranan Eubacteria yang merugikan antara lain: 1) Pembusukan makanan. Contohnya Clostridium botulinum. 2) Penyebab penyakit pada manusia. Contohnya Mycobacterium tuberculosis (penyebab penyakit TBC), 3) Penyebab penyakit pada hewan. Contohnya Bacillus anthraxis (penyebab penyakit antraks pada sapi). 4) Penyebab penyakit pada tanaman budidaya. Contohnya Pseudomonas solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat, lombok, terung dan tembakau), 5) Penyebab penyumbatan pipa air yang terbuat dari besi. Bakteri ini dikenal sebagai bakteri besi karena dapat mengubah senyawa besi yang terlarut di dalam air menjadi senyawa berbentuk endapan, sehingga dapat menyum-bat aliran air dalam pipa besi. 6) Penyebab keroposnya pipa-pipa besi. Disebabkan bakteri bakteri sulfur, karena mampu mengubah pipa-pipa besi menjadi asam