Asma adalah jenis penyakit
jangka panjang atau kronis
pada saluran pernapasan yang
ditandai dengan peradangan
dan penyempitan saluran napas
yang menimbulkan sesak atau
sulit bernapas
Apa itu
penyakit
asma?
Pada suatu serangan asma, otot
polos dari bronki mengalami
kejang dan jaringan yang
melapisi saluran udara
mengalami pembengkakan
karena adanya peradangan
(inflamasi) dan pelepasan lendir
ke dalam saluran udara. Hal ini
akan memperkecil diameter
dari saluran udara (disebut
bronkokonstriksi) dan
penyempitan ini menyebabkan
penderita harus berusaha
sekuat tenaga supaya dapat
bernapas.
Penyebab asma
1. Alergi
2. Infeksi terutama pada saluran nafas bagian
atas
3. Iritasi
4. Cuaca
5. Kegiatan jasmani dan psikis
Obat asma
Zat-zat yang dapat mengendalikan gejala dan
mencegah timbulnya kembali serangan asma
Penggolongan Obat Asma
GOLONGAN XANTIN
GOLONGAN ADREGENIK
SELEKTIF BETA – 2
GOLONGAN
KORTIKOSTEROID
GOLONGAN
SIMPATOMIMETIK
• Aminophylline
• Theophylline
• Efedrin Hcl
Salbutamol
• Deksamethasone
• Metil prednisolon
Terbutalin
Aminophylline
Khasiat
Mengobati penyakit pernafasan seperti asma, bronkitis
dan penyakit paru kronis. Dan juga dapat meredakan
gejala-gejala penyakit seperti sesak nafas, mengi, dan
batuk-batuk.
Mekanisme kerja
Aminophyline bekerja sebagai antispasmodic,
bronchodilator. Aminophyline di dalam lambung akan
terhidrolisa menjadi teofilin, efek bronchodilator
diperlihatkan dengan merelisasi otot bronchial.
Dosis :
Dewasa 100 – 200 mg, sehari 3 kali
Anak-anak
12-16 tahun 18 mg/kg berat badan perhari, dalam
dosis bagi, sehari tidak melebihi 400 mg atau
menurut petunjuk dokter
Efek samping
Iritasi saluran gastrointestinal, sakit kepala, mual,
muntah, gugup, insomnia, palpitasi, tachycardia,
aritmia verticuler tachypnea.
Theophylline
Khasiat
Sebagai Derivat Xantin
Yaitu mengabsorbsi dengan kuat sinar UV dan sangat
mudah ditentukan dengan menggunakan pengukuran
spektrofotometri.
Mekanisme kerja
Theophylline merupakan turunan metilxantin yang
mempunyai efek anatara lain merangsang susunan syaraf
pusat dan melemaskan otot polos, terutama bronkus.
Dosis:
Dewasa 3 kali sehari 1 kapsul/15 ml
Anak-anak 3 kali sehari 7,5 ml
Efek samping
Sakit kepala, insomnia, palpitasi, takikardi,
aritmia ventrikuler, tachypnea, rash,
hiperglikime, mual, muntah, diare.
Efedrin HCL
Khasiat obat
Sebagai Decongestivum dan Midriatikum
Yaitu daya kerjanya atas SSP relative lebih kuat terhadap
jantung dan bertahan lebih lama. Selain bekerja langsung
terhadap reseptor di otot polos dan jantung, juga secara
tak langsung dapat membebaskan NA dari depotny
Mekanisme kerja
Efedrin Hcl bekerja mempengaruhi system syaraf
adregenik secara langsung maupun tidak langsung
Dosis :
Dewasa 3-4 kali sehari 1 tablet
Anak-anak 2 kali sehari ½-1 tablet
Efek samping
Pada dosis yang dianjurkan tidak ditemukan adanya efek
samping yang serius. Pada pemakaian dosis besar dapat
menyebabkan tremor halus pada otot skelet, palpitasi,
kejang otot, takikardia, ketegangan dan sakit kepala. Efek
ini terjadi pada semua perangsang adreno reseptor beta.
Vasodilatasi perifer, gugup, hiperaktif, epitaxis (mimisan),
cepat marah, susah tidur.
Salbutamol
Sebagai adregenik
Yaitu obat yang memudahkan atau meniru beberapa atau semua
tindakan dari system saraf simpatis.
Mekanisme Kerja
Salbutamol merupakan suatu senyawa yang selektif merangsang
reseptor β2 adregenik terutama pada otot bronkus. Golongan β2
agonis merangsang produksi AMP siklik dengan cara mengaktifkan
kerja enzim adenil siklase. Efek utama setelah pemberian per oral
adalah efek bronku-dilatasi yang disebabkan terjadinya relaksasi otot
bronkus. Dibandingkan dengan isoprenalin, salbutamol bekerja lebih
lama dan lebih aman, karena efek stimulasi pada jantung lebih kecil,
maka biasa digunakan pada pengobatan kejang bronkus pada pasien
dengan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Efek samping
Mual, muntah, diare, sakit kepala, insomnia,
palpitasi, takikardia, aritmia ventrikuler,
tachypnea, ruam kulit, hiperglikemi.
Deksamethasone
Khasiat
Sebagai Kortikosteroid
Yaitu golongan obat hormonal yang bekerja dengan mempengaruhi
ekspresi gen pada inti sel tubuh sehingga secara luas mempengaruhi
efek kerja tubuh meliputi metabolisme elemen penting tubuh seperti
karbohidrat, protein, lemak, dan keseimbangan cairan serta elektrolit
tubuh.
Mekanisme kerja
Sebagai imunosupresan deksametason bekerja dengan menurunkan
respon imun tubuh terhadap stimulasi rangsang. Aktivitas anti-
inflamasi deksamethasone dengan jalan menekan atau mencegah
respon jaringan terhadap proses inflamasi dan menghambat akumulasi
sel yang mengalami inflamsi, termasuk makrofag, dan leukosit pada
tempat inflamasi
Dosis :
Dewasa Dosis awal bervariasi : 0,75 – 9 mg sehari tergantung pada
berat ringanya penyakit.
-Pada penyakit ringan : dosis dibawah 0,75 mg sehari
-Pada penyakit berat : dosis diatas 9mg sehari
Anak-anak < 1 tahun : 0,1 – 0,25 mg
1j 1-5 tahun : 0,25 – 1 mg sehari
Cz 6-12 tahun : 0,25 – 2 mg sehari
Efek samping
Efek samping terapi jangka pendek tidak ada. Penggunaan
deksamethasone jangka panjang dapat mengakibatkan kelemahan
otot, mudah terkena infeksi, gangguan keseimbangan cairan tubuh dan
elektrolit, kelainan mata, gangguan system endokrin, gangguan saluran
pencernaan, sakit kepala atau atropi kulit.
Metil prednisolon
Mekanisme kerja
Obat ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan (antiinflamasi)
dan menekan respon kekebalan tubuh (imunosupresan), dan
mengurangi respon alergi (antialergi). Sehingga metilprednisolon dapat
digunakan untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, gatal dan
reaksi-reaksi alergi lainnya.
Indikasi
Peradangan (pembengkakan)
Alergi parah, misalnya karena makanan atau obat.
Gangguan hormon adrenal
Arthritis atau radang sendi
Asma
Dosis
• Obat Methylprednisolone tablet tersedia dalam kekuatan dosis 2
mg, 4 mg, 8 mg, 16 mg, 32 mg untuk setiap tabletnya.
• Suspensi injeksi: 20mg/mL, 40mg/mL, 80mg/mL
• Bubuk untuk injeksi: 40mg, 125mg, 500mg, 1g, 2g
Efek samping
• Agitasi
• kegelisahan
• penglihatan kabur
• penurunan jumlah urin
• pusing detak jantung cepat, lambat, berdebar, atau tidak teratur
• sakit kepala
• sifat lekas marah
Terbutalin
Khasiat
Sebagai simpatomimetik
Yaitu obat yang memudahkan atau meniru
beberapa atau semua tindakan dari system saraf
simpatis
Mekanisme kerja
Simpatomimetik
Dosis :
Dewasa Anak – Anak
Dewasa dan anak >15 tahun :
1-2 tablet, 2-3 kali sehari Anak 7-15 tahun :
1 tablet, 2 kali sehari
Efek Samping : berupa gelisah, sakit kepala,
ngantuk, tremor, palpitasi, berkeringat serta mual
dan muntah dapat pula timbul takikardia dan
kejang otot
Terimakasih
Untuk perhatiannya

Anti asma

  • 2.
    Asma adalah jenispenyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas Apa itu penyakit asma?
  • 3.
    Pada suatu seranganasma, otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan (inflamasi) dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernapas.
  • 4.
    Penyebab asma 1. Alergi 2.Infeksi terutama pada saluran nafas bagian atas 3. Iritasi 4. Cuaca 5. Kegiatan jasmani dan psikis
  • 5.
    Obat asma Zat-zat yangdapat mengendalikan gejala dan mencegah timbulnya kembali serangan asma
  • 6.
    Penggolongan Obat Asma GOLONGANXANTIN GOLONGAN ADREGENIK SELEKTIF BETA – 2 GOLONGAN KORTIKOSTEROID GOLONGAN SIMPATOMIMETIK • Aminophylline • Theophylline • Efedrin Hcl Salbutamol • Deksamethasone • Metil prednisolon Terbutalin
  • 7.
    Aminophylline Khasiat Mengobati penyakit pernafasanseperti asma, bronkitis dan penyakit paru kronis. Dan juga dapat meredakan gejala-gejala penyakit seperti sesak nafas, mengi, dan batuk-batuk. Mekanisme kerja Aminophyline bekerja sebagai antispasmodic, bronchodilator. Aminophyline di dalam lambung akan terhidrolisa menjadi teofilin, efek bronchodilator diperlihatkan dengan merelisasi otot bronchial.
  • 8.
    Dosis : Dewasa 100– 200 mg, sehari 3 kali Anak-anak 12-16 tahun 18 mg/kg berat badan perhari, dalam dosis bagi, sehari tidak melebihi 400 mg atau menurut petunjuk dokter Efek samping Iritasi saluran gastrointestinal, sakit kepala, mual, muntah, gugup, insomnia, palpitasi, tachycardia, aritmia verticuler tachypnea.
  • 9.
    Theophylline Khasiat Sebagai Derivat Xantin Yaitumengabsorbsi dengan kuat sinar UV dan sangat mudah ditentukan dengan menggunakan pengukuran spektrofotometri. Mekanisme kerja Theophylline merupakan turunan metilxantin yang mempunyai efek anatara lain merangsang susunan syaraf pusat dan melemaskan otot polos, terutama bronkus.
  • 10.
    Dosis: Dewasa 3 kalisehari 1 kapsul/15 ml Anak-anak 3 kali sehari 7,5 ml Efek samping Sakit kepala, insomnia, palpitasi, takikardi, aritmia ventrikuler, tachypnea, rash, hiperglikime, mual, muntah, diare.
  • 11.
    Efedrin HCL Khasiat obat SebagaiDecongestivum dan Midriatikum Yaitu daya kerjanya atas SSP relative lebih kuat terhadap jantung dan bertahan lebih lama. Selain bekerja langsung terhadap reseptor di otot polos dan jantung, juga secara tak langsung dapat membebaskan NA dari depotny Mekanisme kerja Efedrin Hcl bekerja mempengaruhi system syaraf adregenik secara langsung maupun tidak langsung
  • 12.
    Dosis : Dewasa 3-4kali sehari 1 tablet Anak-anak 2 kali sehari ½-1 tablet Efek samping Pada dosis yang dianjurkan tidak ditemukan adanya efek samping yang serius. Pada pemakaian dosis besar dapat menyebabkan tremor halus pada otot skelet, palpitasi, kejang otot, takikardia, ketegangan dan sakit kepala. Efek ini terjadi pada semua perangsang adreno reseptor beta. Vasodilatasi perifer, gugup, hiperaktif, epitaxis (mimisan), cepat marah, susah tidur.
  • 13.
    Salbutamol Sebagai adregenik Yaitu obatyang memudahkan atau meniru beberapa atau semua tindakan dari system saraf simpatis. Mekanisme Kerja Salbutamol merupakan suatu senyawa yang selektif merangsang reseptor β2 adregenik terutama pada otot bronkus. Golongan β2 agonis merangsang produksi AMP siklik dengan cara mengaktifkan kerja enzim adenil siklase. Efek utama setelah pemberian per oral adalah efek bronku-dilatasi yang disebabkan terjadinya relaksasi otot bronkus. Dibandingkan dengan isoprenalin, salbutamol bekerja lebih lama dan lebih aman, karena efek stimulasi pada jantung lebih kecil, maka biasa digunakan pada pengobatan kejang bronkus pada pasien dengan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
  • 14.
    Efek samping Mual, muntah,diare, sakit kepala, insomnia, palpitasi, takikardia, aritmia ventrikuler, tachypnea, ruam kulit, hiperglikemi.
  • 15.
    Deksamethasone Khasiat Sebagai Kortikosteroid Yaitu golonganobat hormonal yang bekerja dengan mempengaruhi ekspresi gen pada inti sel tubuh sehingga secara luas mempengaruhi efek kerja tubuh meliputi metabolisme elemen penting tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, dan keseimbangan cairan serta elektrolit tubuh. Mekanisme kerja Sebagai imunosupresan deksametason bekerja dengan menurunkan respon imun tubuh terhadap stimulasi rangsang. Aktivitas anti- inflamasi deksamethasone dengan jalan menekan atau mencegah respon jaringan terhadap proses inflamasi dan menghambat akumulasi sel yang mengalami inflamsi, termasuk makrofag, dan leukosit pada tempat inflamasi
  • 16.
    Dosis : Dewasa Dosisawal bervariasi : 0,75 – 9 mg sehari tergantung pada berat ringanya penyakit. -Pada penyakit ringan : dosis dibawah 0,75 mg sehari -Pada penyakit berat : dosis diatas 9mg sehari Anak-anak < 1 tahun : 0,1 – 0,25 mg 1j 1-5 tahun : 0,25 – 1 mg sehari Cz 6-12 tahun : 0,25 – 2 mg sehari Efek samping Efek samping terapi jangka pendek tidak ada. Penggunaan deksamethasone jangka panjang dapat mengakibatkan kelemahan otot, mudah terkena infeksi, gangguan keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit, kelainan mata, gangguan system endokrin, gangguan saluran pencernaan, sakit kepala atau atropi kulit.
  • 17.
    Metil prednisolon Mekanisme kerja Obatini bekerja dengan cara mengurangi peradangan (antiinflamasi) dan menekan respon kekebalan tubuh (imunosupresan), dan mengurangi respon alergi (antialergi). Sehingga metilprednisolon dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, gatal dan reaksi-reaksi alergi lainnya. Indikasi Peradangan (pembengkakan) Alergi parah, misalnya karena makanan atau obat. Gangguan hormon adrenal Arthritis atau radang sendi Asma
  • 18.
    Dosis • Obat Methylprednisolonetablet tersedia dalam kekuatan dosis 2 mg, 4 mg, 8 mg, 16 mg, 32 mg untuk setiap tabletnya. • Suspensi injeksi: 20mg/mL, 40mg/mL, 80mg/mL • Bubuk untuk injeksi: 40mg, 125mg, 500mg, 1g, 2g Efek samping • Agitasi • kegelisahan • penglihatan kabur • penurunan jumlah urin • pusing detak jantung cepat, lambat, berdebar, atau tidak teratur • sakit kepala • sifat lekas marah
  • 19.
    Terbutalin Khasiat Sebagai simpatomimetik Yaitu obatyang memudahkan atau meniru beberapa atau semua tindakan dari system saraf simpatis Mekanisme kerja Simpatomimetik
  • 20.
    Dosis : Dewasa Anak– Anak Dewasa dan anak >15 tahun : 1-2 tablet, 2-3 kali sehari Anak 7-15 tahun : 1 tablet, 2 kali sehari Efek Samping : berupa gelisah, sakit kepala, ngantuk, tremor, palpitasi, berkeringat serta mual dan muntah dapat pula timbul takikardia dan kejang otot
  • 21.