ASMA BRONGKHIAL

KELOMPOK : ii
Pengertian
• Asma bronkhial adalah penyakit jalan nafas
obstruktif intermitten, reversibledimana
trakeobronkial berespon secara hiperaktif
terhadap stimuli tertentu
Etiologi
Ada beberapa hal yang merupakan faktor
predisposisi dan presipitasi timbulnya
serangan asma bronkhial.
• Faktor predisposisi
• Genetik
*Faktor presipitasi
Klasifikasi
• Ekstrinsik (alergik)
• Intrinsik (non alergik)
• Asma gabungan
.Patofisiologi dan penyimpangan
KDM
• di udara. Reaksi yang timbul pada asma tipe
aleAsma ditandai dengan kontraksi spastic
dari otot polos bronkhiolus yang
menyebabkan sukar bernafas.Penyebab yang
umum adalah hipersensitivitas bronkhioulus
terhadap benda-benda asing rgi
Manifestasi Klinis
• Biasanya pada penderita yang sedang bebas
serangan tidak ditemukan gejala klinis, tapi
pada saat serangan penderita tampak
bernafas cepat dan dalam, gelisah, duduk
dengan menyangga ke depan, serta tanpa
otot-otot bantu pernafasan bekerja dengan
keras. Gejala klasik dari asma bronkial ini
adalah sesak nafas, mengi ( whezing ), batuk,
dan pada sebagian penderita ada yang
merasa nyeri di dada.
PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK ASMA
BRONKIAL
• Laboratorium
• Analisa gas darah
• Radiologi
*Faal paru:
Menurunnya FEV1
• Uji provokasi bronkus
•
Manajemen medik
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•

Prinsip umum pengobatan asma bronchial adalah :
Menghilangkan obstruksi jalan napas dengan segera
Mengenal dan menghindari factor yang dapat mencetuskan serangan asma
Memberikan penerangan kepada penderita ataupun keluarganya mengenai
penyakit asma, baik pengobatannya maupun tentang perjalanan penyakitnya,
sehingga penderita mengerti tujuan pengobatan yang diberikan.
Pengobatan pada asma bronchial terbagi atas 2 yaitu :
Pengobatan non farmakologik
Memberikan penyuluhan
Menghindari factor pencetus
Pemberian cairan
Fisiotherapy
Beri O2 bila perlu
Pengobatan farmakologik
Bronkodilator : obat yang melebarkan saluran napas, seperti simpatomimetik /
anrenergi (orsiprenalin, fenoterol, terbutalin), sentin (teofilin) seperti aminofilin,
aminofilin, teo
Komplikasi
• Berbagai komplikasi yang mungkin timbul
adalah :
• Status asmatikus
• Atelektasis
• Hipoksemia
• Pneumothoraks
• Emfisema
• Deformitas thoraks
• Gagal napas.

Asma bronchial Akper pemkab muna

  • 1.
  • 2.
    Pengertian • Asma bronkhialadalah penyakit jalan nafas obstruktif intermitten, reversibledimana trakeobronkial berespon secara hiperaktif terhadap stimuli tertentu
  • 3.
    Etiologi Ada beberapa halyang merupakan faktor predisposisi dan presipitasi timbulnya serangan asma bronkhial. • Faktor predisposisi • Genetik *Faktor presipitasi
  • 4.
    Klasifikasi • Ekstrinsik (alergik) •Intrinsik (non alergik) • Asma gabungan
  • 5.
    .Patofisiologi dan penyimpangan KDM •di udara. Reaksi yang timbul pada asma tipe aleAsma ditandai dengan kontraksi spastic dari otot polos bronkhiolus yang menyebabkan sukar bernafas.Penyebab yang umum adalah hipersensitivitas bronkhioulus terhadap benda-benda asing rgi
  • 6.
    Manifestasi Klinis • Biasanyapada penderita yang sedang bebas serangan tidak ditemukan gejala klinis, tapi pada saat serangan penderita tampak bernafas cepat dan dalam, gelisah, duduk dengan menyangga ke depan, serta tanpa otot-otot bantu pernafasan bekerja dengan keras. Gejala klasik dari asma bronkial ini adalah sesak nafas, mengi ( whezing ), batuk, dan pada sebagian penderita ada yang merasa nyeri di dada.
  • 7.
    PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK ASMA BRONKIAL •Laboratorium • Analisa gas darah • Radiologi *Faal paru: Menurunnya FEV1 • Uji provokasi bronkus •
  • 8.
    Manajemen medik • • • • • • • • • • • • • Prinsip umumpengobatan asma bronchial adalah : Menghilangkan obstruksi jalan napas dengan segera Mengenal dan menghindari factor yang dapat mencetuskan serangan asma Memberikan penerangan kepada penderita ataupun keluarganya mengenai penyakit asma, baik pengobatannya maupun tentang perjalanan penyakitnya, sehingga penderita mengerti tujuan pengobatan yang diberikan. Pengobatan pada asma bronchial terbagi atas 2 yaitu : Pengobatan non farmakologik Memberikan penyuluhan Menghindari factor pencetus Pemberian cairan Fisiotherapy Beri O2 bila perlu Pengobatan farmakologik Bronkodilator : obat yang melebarkan saluran napas, seperti simpatomimetik / anrenergi (orsiprenalin, fenoterol, terbutalin), sentin (teofilin) seperti aminofilin, aminofilin, teo
  • 9.
    Komplikasi • Berbagai komplikasiyang mungkin timbul adalah : • Status asmatikus • Atelektasis • Hipoksemia • Pneumothoraks • Emfisema • Deformitas thoraks • Gagal napas.