RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                       STOIKIOMETRI-2
                               (Hukum-Hukum Dasar Kimia)


A. Identitas
Nama Sekolah           : SMA NEGERI I PONTIANAK

Mata Pelajaran         : Kimia
Kelas / Semester       : X/1
Standar Kompetensi : 2.         Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya
                                dalam perhitungan kimia (Stoikiometri)
Kompetensi Dasar       : 2.2    Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-
                                hukum dasar kimiamelalui percobaan serta menerapkan konsep
                                mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia
Indikator:
  (1) Membuktikan hukum lavoisier melalui percobaan
  (2) Membuktikan hukum Proust melalui percobaan
  (3) Menganalsis senyawa untuk membuktikan berlakunya hukum kelipatan perbandingan (Hukum
      Dalton)
  (4) Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum perbandingan volum (Hukum gay
      Lussac)
  (5) Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum Avogadro.


Alokasi Waktu : 6 x 45 menit ( 3 x pertemuan )


B. Tujuan:
  Siswa dapat,
 (1) Membuktikan berlakunya hukum Lavoisier.
 (2) Membuktikan berlakunya hukum Proust.
 (3) Menganalisis data untuk membuktikan berlakunya hukum Dalton.
 (4) Menggunakan data untuk membuktikan berlakuknya hukum Gay Lussac.
 (5) Menggunakan data untuk membuktikan berlakunya hukum Avogadro.


C. Materi Pembelajaran             :
   Hukum-hukum dasar kimia
   o Hukum Lavoisier
   o Hukum Proust
o Hukum Dalton
   o Hukum Gay Lussac
   o Hukum Avogadro


D. Metode pembelajaran :
   o Penyampaian informasi.
   o Praktik
   o Diskusi
   o Penugasan


E. Rencana Pembelajaran


Pertemuan Pertama: (2 jam pelajaran).
Materi: Hukum Lavoisier, hukum Proust dan hukum Dalton.
Kegiatan awal (5 menit)
o Salam pembuka
o Memeriksa kehadiran siswa.
o Memeriksa PR, mencatat siswa yang tidak mengerjakan.
o Appersepsi/motivasi (ada pada buku paket kimia)


Kegiatan Inti (80 menit)
o Melakukan percobaan dan diskusi kelas untuk membahas hukum Lavoisier
o Diskusi kelas untuk membahas hukum Proust


Kegiatan Akhir (5 menit)
o Menyimpulkan hukum Lavoisier dan hukum Proust.
o Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya yaitu melanjutkan hokum proust (hukum
  Dalton, Gay Lussac dan Avogadro).


Pertemuan Kedua: (2 jam pelajaran)
Materi: Hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro.
Kegiatan awal (5 menit)
 o Salam pembuka
 o Memeriksa kehadiran siswa.
o Memeriksa sepintas PR, mencatat siswa yang tidak mengerjakan.
Kegiatan Inti (80 menit)
 o Diskusi kelas untuk membahas hukum Dalton
 o Diskusi kelas untuk membahas hukum Gaya Lussac
 o Diskusi kelas untuk membahas hukum Avogadro


Kegiatan Akhir (5 menit)
 o Menyimpulkan hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro.
 o Memberi tugas, yaitu mengerjakan Latihan dari buku paket.
 o Mengingatkan siswa untuk ulangan pada pertemuan berikutnya.


Pertemuan Ketiga: (2 jam pelajaran)
Materi:
   o Latihan soal tentang hukum dasar.
   o Ulangan harian
Kegiatan awal (5 menit)
 o Salam pembuka
 o Memeriksa kehadiran siswa.
 o Memeriksa sepintas PR, mencatat siswa yang tidak mengerjakan.
 Kegiatan Inti.
 o Membahas tugas latihan (30 menit).
 o Ulangan harian (50 menit)


F. Alat / Bahan / Sumber Belajar         :
     Buku Kimia; LKS, multimedia.


G. Penilaian:
      1. Teknik penilaian : tugas individu
      2. Bentuk instrumen : tes tertulis uraian
      3. Instrumen / soal :

    1. Sebanyak 64 gr belerang (S) tepat habis dibakar dengan sejumlah oksigen dan
       membentuk 128 gr oksida belerang. Sesuai hukum Lavoisier, hitung massa oksigen
       yang dibutuhkan pada reaksi tersebut.
    2. Dalam senyawa nitrogen oksida, perbandingan massa nitrogen dengan oksigen adalah
       7 : 16. Untuk membentuk senyawa nitrogen dioksida, hitunglah massa nitrogen yang
       bereaksi jika massa oksigen yang dibutuhkan adalah 64 gr!
3. Fosforus dengan oksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu senyawa A dan
      senyawa B. Pada senyawa A, massa fosforus adalah 62 gr dan massa oksogen adalah
      48 gr. Pada senyawa B massa fosforus adalah 62 gr dan massa oksigen adalah 80 gr.
      Tenetukanlah perbandingan massa oksigen pada senyawa a dan senyawa B untuk
      massa fosforus yang sama!
   4. Pada penguraian sempurna 10 ml (T,P) gas suatu oksida (NxOy) yang berupa gas
      dihasilkan 20 ml (T,P) nitrogen oksida dan 5 ml (T,P) oksigen. Tentukan rumus
      molekul oksida nitrogen tersebut!




                                                                Pontianak,    Juli 2010

     Mengetahui                                       Guru Mata Pelajaran
Kepala SMAN 1 PONTIANAK




DRS.H.NURALI, M.M.Pd                                LUSI EKA PURNAMASARI, SP
NIP. 19560606 198703 1 011                              NIP.19770110 200501 2

6 stoikiometri-2 (6 jp)

  • 1.
    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN STOIKIOMETRI-2 (Hukum-Hukum Dasar Kimia) A. Identitas Nama Sekolah : SMA NEGERI I PONTIANAK Mata Pelajaran : Kimia Kelas / Semester : X/1 Standar Kompetensi : 2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (Stoikiometri) Kompetensi Dasar : 2.2 Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum- hukum dasar kimiamelalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia Indikator: (1) Membuktikan hukum lavoisier melalui percobaan (2) Membuktikan hukum Proust melalui percobaan (3) Menganalsis senyawa untuk membuktikan berlakunya hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton) (4) Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum perbandingan volum (Hukum gay Lussac) (5) Menggunakan data percobaan untuk membuktikan hukum Avogadro. Alokasi Waktu : 6 x 45 menit ( 3 x pertemuan ) B. Tujuan: Siswa dapat, (1) Membuktikan berlakunya hukum Lavoisier. (2) Membuktikan berlakunya hukum Proust. (3) Menganalisis data untuk membuktikan berlakunya hukum Dalton. (4) Menggunakan data untuk membuktikan berlakuknya hukum Gay Lussac. (5) Menggunakan data untuk membuktikan berlakunya hukum Avogadro. C. Materi Pembelajaran : Hukum-hukum dasar kimia o Hukum Lavoisier o Hukum Proust
  • 2.
    o Hukum Dalton o Hukum Gay Lussac o Hukum Avogadro D. Metode pembelajaran : o Penyampaian informasi. o Praktik o Diskusi o Penugasan E. Rencana Pembelajaran Pertemuan Pertama: (2 jam pelajaran). Materi: Hukum Lavoisier, hukum Proust dan hukum Dalton. Kegiatan awal (5 menit) o Salam pembuka o Memeriksa kehadiran siswa. o Memeriksa PR, mencatat siswa yang tidak mengerjakan. o Appersepsi/motivasi (ada pada buku paket kimia) Kegiatan Inti (80 menit) o Melakukan percobaan dan diskusi kelas untuk membahas hukum Lavoisier o Diskusi kelas untuk membahas hukum Proust Kegiatan Akhir (5 menit) o Menyimpulkan hukum Lavoisier dan hukum Proust. o Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya yaitu melanjutkan hokum proust (hukum Dalton, Gay Lussac dan Avogadro). Pertemuan Kedua: (2 jam pelajaran) Materi: Hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro. Kegiatan awal (5 menit) o Salam pembuka o Memeriksa kehadiran siswa.
  • 3.
    o Memeriksa sepintasPR, mencatat siswa yang tidak mengerjakan. Kegiatan Inti (80 menit) o Diskusi kelas untuk membahas hukum Dalton o Diskusi kelas untuk membahas hukum Gaya Lussac o Diskusi kelas untuk membahas hukum Avogadro Kegiatan Akhir (5 menit) o Menyimpulkan hukum Dalton, hukum Gay Lussac dan hukum Avogadro. o Memberi tugas, yaitu mengerjakan Latihan dari buku paket. o Mengingatkan siswa untuk ulangan pada pertemuan berikutnya. Pertemuan Ketiga: (2 jam pelajaran) Materi: o Latihan soal tentang hukum dasar. o Ulangan harian Kegiatan awal (5 menit) o Salam pembuka o Memeriksa kehadiran siswa. o Memeriksa sepintas PR, mencatat siswa yang tidak mengerjakan. Kegiatan Inti. o Membahas tugas latihan (30 menit). o Ulangan harian (50 menit) F. Alat / Bahan / Sumber Belajar : Buku Kimia; LKS, multimedia. G. Penilaian: 1. Teknik penilaian : tugas individu 2. Bentuk instrumen : tes tertulis uraian 3. Instrumen / soal : 1. Sebanyak 64 gr belerang (S) tepat habis dibakar dengan sejumlah oksigen dan membentuk 128 gr oksida belerang. Sesuai hukum Lavoisier, hitung massa oksigen yang dibutuhkan pada reaksi tersebut. 2. Dalam senyawa nitrogen oksida, perbandingan massa nitrogen dengan oksigen adalah 7 : 16. Untuk membentuk senyawa nitrogen dioksida, hitunglah massa nitrogen yang bereaksi jika massa oksigen yang dibutuhkan adalah 64 gr!
  • 4.
    3. Fosforus denganoksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu senyawa A dan senyawa B. Pada senyawa A, massa fosforus adalah 62 gr dan massa oksogen adalah 48 gr. Pada senyawa B massa fosforus adalah 62 gr dan massa oksigen adalah 80 gr. Tenetukanlah perbandingan massa oksigen pada senyawa a dan senyawa B untuk massa fosforus yang sama! 4. Pada penguraian sempurna 10 ml (T,P) gas suatu oksida (NxOy) yang berupa gas dihasilkan 20 ml (T,P) nitrogen oksida dan 5 ml (T,P) oksigen. Tentukan rumus molekul oksida nitrogen tersebut! Pontianak, Juli 2010 Mengetahui Guru Mata Pelajaran Kepala SMAN 1 PONTIANAK DRS.H.NURALI, M.M.Pd LUSI EKA PURNAMASARI, SP NIP. 19560606 198703 1 011 NIP.19770110 200501 2