Dokumen ini membahas metode perhitungan posisi sejati kapal melalui pengamatan benda-benda angkasa seperti matahari, bulan, dan bintang dengan alat seperti sextant, chronometer, dan compass. Penentuan posisi sejati kapal membutuhkan pengamatan berulang agar dapat menemukan perpotongan antara dua garis tinggi. Proses ini melibatkan berbagai perhitungan matematis dan penggunaan tabel almanak nautika untuk memastikan akurasi posisi kapal.