SISTEM NAVIGASI
HIPERBOLA
GUNAWAN MANALU
NAVIGASI ELEKTRONIKA
Navigasi electronika ialah navigasi yg digunakan
secara electronic/modern untuk menentukan posisi
kapal ,maupun menentukan arah /haluan kapal,
SISTEM NAVIGASI ELEKTRONIK DIBAGI 2 YAITU:
1. NAVIGASI HYPERBOLA
 NAVIGASI LORAN
 NAVIGASI DECCA
 NAVIGASI OMEGA
2. NAVIGASI NON HYPERBOLA
 RADAR/ARPA
 RDF
 ECHOSOUNDER
 GPS
GELOMBANG ELEKTROMAGNET
• Gelombang elektromagnet
adalah gelombang yang
rambat energinya tidak
memerlukan medium
perantara. Misalnya Radio, tv,
radar.
SPEKTRUM GELOMBANG
ELEKTROMAGNETIK
• panjang gelombang
dan frekuensi dari
beberapa spektrum
gelombang
elektromagnetik
SISTEM NAVIGASI HIPERBOLA
• Sistem navigasi hiperbola
didasarkan pada
kecepatan rambat
gelombang
elektromagnet (c = 3 x
108 m/s.)
• serta pengukuran
perbedaan waktu
penerima signal dari
stasiun master dan slave
NAVIGASI HIPERBOLA
• Sistem Navigasi
Hiperbola adalah sistem yang
dipakai untuk memproduksi garis
posisi hiperbolik (LOPs).
• Prinsip cara kerja sistem tersebut
adalah penyamaan atau
sinkronisasi sinyal yang
dipancarkan oleh dua atau lebih
stasiun.
• Sistem Navigasi Hiperbolik ini
mengandalkan pengukuran waktu
dan frekuensi sinyal
NAVIGASI HIPERBOLA
• Cara kerjanya, jika sinyal dari 2 stasiun itu datang
bersamaan pada penerima di dalam pesawat
yang sedang mencari suatu posisi, maka pesawat
itu akan berada di garis pusat (center line) yang
memiliki jarak yang sama dari kedua stasiun.
• Ini merupakan garis bagi (pembagi) tegak lurus
(base line) yang menghubungkan kedua stasiun
itu
Kapal yang berada dititik A mempunyai jarak
yang sama dari stasiun Master dan Slave, akan
menerima signal dari keduanya pada saat yang
bersamaan
Kapal yang berada dititik A1 juga menerima
signal bersamaan dan mempunyai jarak yang
sama pula dari Master dan Slave.
PROSES PERAMBATAN GELOMBANG RADIO DARI PEMANCAR KE PENERIMA
CARA PENGUKURAN TIME DIFFERENCE
Signal dari Master dan Slave diterima oleh Receiver dengan perbedaan waktu
penerimaan. Secara fundamental digunakan dua cara pengukuran time difference
1. Pengukuran beda fase
dari frekuensi yang
dipancarkan
Dua buah signal dengan
frekuensi yang sama
disebut mempunyai fase
sama jika keduanya
mecapai nilai maksimum
pada saat bersamaan.
Beda Fase jika mempunyai
nilai maksimum yang
terjadi pada saat berbeda
CARA PENGUKURAN TIME DIFFERENCE
Signal dari Master dan Slave diterima oleh Receiver dengan perbedaan waktu penerimaan. Secara fundamental
digunakan dua cara pengukuran time difference
2. Pengukuran beda waktu
 Pengukuran beda waktu dilakukan
pada kurva pulsa A dan pulsa B
LORAN (LONG RANGE AID TO NAVIGATION SYSTEM)
LORAN adalah salah satu Sistem navigasi radio
hiperbolik.
Dioperasikan pada frekuensi yang rendah dalam
rangka untuk memberikan peningkatan
jangkauan hingga 1.500 mil (2.400 km) dengan
akurasi puluhan mil.
Pertama kali digunakan untuk konvoi kapal
menyeberangi Samudera Atlantik dan kemudian
oleh pesawat patroli jarak jauh, penggunaan
utama pada kapal dan pesawat yang beroperasi
di Pasifik.
JENIS LORAN
LORAN -A
 Sistem mahal untuk
diterapkan,
 membutuhkan Tampilan
tabung sinar katoda (CRT).
 penggunaan yang terbatas
untuk militer dan pengguna
komersial besar.
 penggunaannya tidak
pernah tersebar luas.
LORAN-B
 Menawarkan akurasi pada
urutan beberapa puluh kaki
LORAN-C
 Menawarkan jangkauan
yang lebih panjang dari
pada LORAN A dan Loran
B dan akurasi ratusan
kaki.
LORAN
• Versi saat ini dari LORAN umum digunakan adalah LORAN - C
yang beroperasi di bagian frekuensi rendah dari spektrum
EM 90-110 kHz
• Loran-C paling sedikit mempunyai tiga transmitter, satu
sebagai stasiun master dan yang lain sebagai secondary.
Dengan prinsip pengiriman pulsa dari beberapa stasiun
transmitter ke receiver maka akan diperoleh Time
Different(TD) antara kedatangan sinyal dari master dan
sekunder, sehingga dapat dikonversikan ke suatu jarak
tertentu.
• Dalam pengiriman pulsa tersebut, diperlukan sinkronisasi
waktu (timing) antar transmitter. Ketidaksesuaian timing
mengakibatkan kesalahan dalam penentuan posisi (range
error).
LORAN SYSTEM VIDEO
2. DECCA
Decca Navigator System adalah
sistem navigasi radio hiperbolik yang
memungkinkan kapal dan pesawat
terbang untuk menentukan posisi
mereka dengan menerima sinyal radio
dari suar navigasi tetap. Sistem ini
menggunakan perbandingan fase dari
dua sinyalfrekuensi rendah antara 70
dan 129 kHz
DECCA SIGNAL
GENERATOR

Sistem Navigasi hiperbola

  • 1.
  • 2.
    NAVIGASI ELEKTRONIKA Navigasi electronikaialah navigasi yg digunakan secara electronic/modern untuk menentukan posisi kapal ,maupun menentukan arah /haluan kapal,
  • 3.
    SISTEM NAVIGASI ELEKTRONIKDIBAGI 2 YAITU: 1. NAVIGASI HYPERBOLA  NAVIGASI LORAN  NAVIGASI DECCA  NAVIGASI OMEGA 2. NAVIGASI NON HYPERBOLA  RADAR/ARPA  RDF  ECHOSOUNDER  GPS
  • 4.
    GELOMBANG ELEKTROMAGNET • Gelombangelektromagnet adalah gelombang yang rambat energinya tidak memerlukan medium perantara. Misalnya Radio, tv, radar.
  • 5.
    SPEKTRUM GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK • panjanggelombang dan frekuensi dari beberapa spektrum gelombang elektromagnetik
  • 6.
    SISTEM NAVIGASI HIPERBOLA •Sistem navigasi hiperbola didasarkan pada kecepatan rambat gelombang elektromagnet (c = 3 x 108 m/s.) • serta pengukuran perbedaan waktu penerima signal dari stasiun master dan slave
  • 7.
    NAVIGASI HIPERBOLA • SistemNavigasi Hiperbola adalah sistem yang dipakai untuk memproduksi garis posisi hiperbolik (LOPs). • Prinsip cara kerja sistem tersebut adalah penyamaan atau sinkronisasi sinyal yang dipancarkan oleh dua atau lebih stasiun. • Sistem Navigasi Hiperbolik ini mengandalkan pengukuran waktu dan frekuensi sinyal
  • 8.
    NAVIGASI HIPERBOLA • Carakerjanya, jika sinyal dari 2 stasiun itu datang bersamaan pada penerima di dalam pesawat yang sedang mencari suatu posisi, maka pesawat itu akan berada di garis pusat (center line) yang memiliki jarak yang sama dari kedua stasiun. • Ini merupakan garis bagi (pembagi) tegak lurus (base line) yang menghubungkan kedua stasiun itu Kapal yang berada dititik A mempunyai jarak yang sama dari stasiun Master dan Slave, akan menerima signal dari keduanya pada saat yang bersamaan Kapal yang berada dititik A1 juga menerima signal bersamaan dan mempunyai jarak yang sama pula dari Master dan Slave.
  • 9.
    PROSES PERAMBATAN GELOMBANGRADIO DARI PEMANCAR KE PENERIMA
  • 10.
    CARA PENGUKURAN TIMEDIFFERENCE Signal dari Master dan Slave diterima oleh Receiver dengan perbedaan waktu penerimaan. Secara fundamental digunakan dua cara pengukuran time difference 1. Pengukuran beda fase dari frekuensi yang dipancarkan Dua buah signal dengan frekuensi yang sama disebut mempunyai fase sama jika keduanya mecapai nilai maksimum pada saat bersamaan. Beda Fase jika mempunyai nilai maksimum yang terjadi pada saat berbeda
  • 11.
    CARA PENGUKURAN TIMEDIFFERENCE Signal dari Master dan Slave diterima oleh Receiver dengan perbedaan waktu penerimaan. Secara fundamental digunakan dua cara pengukuran time difference 2. Pengukuran beda waktu  Pengukuran beda waktu dilakukan pada kurva pulsa A dan pulsa B
  • 12.
    LORAN (LONG RANGEAID TO NAVIGATION SYSTEM) LORAN adalah salah satu Sistem navigasi radio hiperbolik. Dioperasikan pada frekuensi yang rendah dalam rangka untuk memberikan peningkatan jangkauan hingga 1.500 mil (2.400 km) dengan akurasi puluhan mil. Pertama kali digunakan untuk konvoi kapal menyeberangi Samudera Atlantik dan kemudian oleh pesawat patroli jarak jauh, penggunaan utama pada kapal dan pesawat yang beroperasi di Pasifik.
  • 13.
    JENIS LORAN LORAN -A Sistem mahal untuk diterapkan,  membutuhkan Tampilan tabung sinar katoda (CRT).  penggunaan yang terbatas untuk militer dan pengguna komersial besar.  penggunaannya tidak pernah tersebar luas. LORAN-B  Menawarkan akurasi pada urutan beberapa puluh kaki LORAN-C  Menawarkan jangkauan yang lebih panjang dari pada LORAN A dan Loran B dan akurasi ratusan kaki.
  • 14.
    LORAN • Versi saatini dari LORAN umum digunakan adalah LORAN - C yang beroperasi di bagian frekuensi rendah dari spektrum EM 90-110 kHz • Loran-C paling sedikit mempunyai tiga transmitter, satu sebagai stasiun master dan yang lain sebagai secondary. Dengan prinsip pengiriman pulsa dari beberapa stasiun transmitter ke receiver maka akan diperoleh Time Different(TD) antara kedatangan sinyal dari master dan sekunder, sehingga dapat dikonversikan ke suatu jarak tertentu. • Dalam pengiriman pulsa tersebut, diperlukan sinkronisasi waktu (timing) antar transmitter. Ketidaksesuaian timing mengakibatkan kesalahan dalam penentuan posisi (range error).
  • 16.
  • 19.
    2. DECCA Decca NavigatorSystem adalah sistem navigasi radio hiperbolik yang memungkinkan kapal dan pesawat terbang untuk menentukan posisi mereka dengan menerima sinyal radio dari suar navigasi tetap. Sistem ini menggunakan perbandingan fase dari dua sinyalfrekuensi rendah antara 70 dan 129 kHz
  • 20.