SlideShare a Scribd company logo
1 of 30
Download to read offline
ARTHROPODA
FILUM ARTHROPODA


Sebutan bagi hewan invertebrata yang memiliki ciri
utama :
      a. Tubuhnya bersegmen-segmen/beruas-ruas
      b. Memiliki eksoskeleton keras
      c. Kaki-kakinya berbuku-buku
      d. Tubuh terdiri dari kepala (caput), thorax, dan
      abdomen (perut)
      e. Umumnya mengalami metamorfosis
Crustacea merupakan hewan akuatik yang
hidup di air tawar maupun air laut. Tubuh
crustacea terdiri dari dua bagian yaitu kepala
dan     dada      yang     menyatu     disebut
cephalothorax,     serta   bagian    belakang.
Cephalothorax dilindungi oleh kulit yang keras
yang disebut karapaks.
KLASIFIKASI CRUSTACEA
 Berdasarkan ukuran tubuhnya Crustacea dikelompokkan sebagai
  berikut:
  1) Entomostraca (udang tingkat rendah)
  Hewan ini dikelompokkan menjadi empat ordo, yaitu:
  a) Branchiopoda
  b) Ostracoda
  c) Copecoda
  d) Cirripedia
  2) Malakostraca (udang tingkat tinggi)
  Hewan ini dikelompokkan dalam tiga ordo, yaitu:
  a) Isopoda
  b) Stomatopoda
  c) Decapoda
 Entomostraca (udang tingkat rendah)
 Kelompok Entomostraca umumnya merupakan penyusun
 zooplankton, adalah melayang-layang di dalam air dan
 merupakan makanan ikan.
Adapun pembagian ordo yang termasuk Entomostraca antara lain
:
 a) Branchiopoda
  Contoh: Daphnia pulex
  dan Asellus aquaticus.
  Hewan ini sering disebut
  kutu air dan merupakan
  salah    satu    penyusun
  zooplankton. Pembiakan
  berlangsung         secara
  parthenogenesis.
 b) Ostracoda
 Contoh:          Cypris
 candida,        Codona
 suburdana.
 Hidup di air tawar dan
 laut            sebagai
 plankton, tubuh kecil
 dan    dapat   bergerak
 dengan antena.
 c) Copepoda
 Contoh:            Argulus
 indicus, Cyclops.
 Hidup di air laut dan air
 tawar, dan merupakan
 plankton              dan
 parasit,        segmentasi
 tubuhnya jelas.
 d) Cirripedia
 Contoh:         Lepas         atau
  Bernakel, Sacculina.
  Tubuh dengan kepala dan dada
  ditutupi    karapaks     berbentuk
  cakram dan hidup di laut melekat
  pada batu atau benda lain.
  Cirripedia ada yang bersifat
  parasit Cara hidup Cirripedia
  beraneka ragam. Salah satu
  diantaranya adalah Bernakel yang
  terdapat pada dasar kapal, perahu
  dan tiang-tiang yang terpancang di
  laut atau mengapung di laut.
 Malakostraca  (udang tingkat tinggi) Hewan ini
 kebanyakan hidup di laut, adapula yang hidup di air
 tawar. Tubuhnya terdiri atas sefalotoraks yaitu kepala dan
 dada yang bersatu serta perut (abdomen). Malakostraca
 dibagi menjadi 3 ordo, yaitu Isopoda, Stomatopoda dan
 Decapoda.
 a) Isopoda
 Tubuh
 pipih, dorsiventral, berkak
 i sama.
 Contoh: Onicus asellus
 (kutu perahu) Limnoria
 lignorum Keduanya adalah
 pengerek kayu.
 b) Stomatopoda
 Contoh: Squilla empusa (udang belalang).
 Hidup di laut, bentuk tubuh mirip belalang sembah dan
 mempunyai warna yang mencolok. Belakang kepala
 mempunyai karapaks. Kepala dilengkapi dengan dua
 segmen anterior yang dapat bergerak, mata dan antena.
 c) Decapoda (si kaki sepuluh)
 Yang termasuk ordo ini adalah udang dan ketam. Hewan
 ini mempunyai sepuluh kaki dan merupakan kelompok
 udang yang sangat penting peranannya bagi kehidupan
 manusia. Decapoda banyak digunakan sebagai sumber
 makanan yang kaya dengan protein. Contohnya adalah
 udang, kepiting, ketam dan rajungan. Kepala – dada
 menjadi satu (cephalothorax) yang ditutupi oleh karapaks.
 Tubuh mempunyai 5 pasang kaki atau sepuluh kaki
 sehingga disebut juga hewan si kaki sepuluh. Hidup di air
 tawar, dan beberapa yang hidup di laut.
Beberapa contoh Decapoda berikut
uraiannya, yaitu:
 Udang
 1. Penacus setiferus (udang windu), hidup di air
     payau,     enak     dimakan      dan    banyak
     dibudidayakan.
 2. Macrobrachium rasenbengi (udang galah), enak
     dimakan, hidup di air tawar dan payau.
 3. Cambarus virilis (udang air tawar)
 4. Panulirus versicolor (udang karang), hidup di air
     laut dan tidak memiliki kaki catut.
 5. Palaemon carcinus (udang sotong)
Ketam
1. Portunus sexdentatus (kepiting)
2. Neptunus peligicus (rajungan) / Pagurus sp.
3. Parathelpusa maculata (yuyu)
4. Scylla serrata (kepiting)
5. Birgus latro (ketam kenari)
STRUKTUR TUBUH CRUSTACEA
 Tubuh Crustacea bersegmen (beruas) dan terdiri atas sefalotoraks (kepala
  dan dada menjadi        satu) serta abdomen (perut). Bagian anterior (ujung
  depan) tubuh besar dan lebih lebar,       sedangkan     posterior    (ujung
  belakang)nya sempit.
  Pada bagian kepala terdapat beberapa alat mulut, yaitu:
  1) 2 pasang antena
  2) 1 pasang mandibula, untuk menggigit mangsanya
  3) 1 pasang maksilla
  4) 1 pasang maksilliped
  Maksilla dan maksiliped berfungsi untuk menyaring makanan dan
  menghantarkan makanan ke mulut. Alat gerak berupa kaki (satu pasang
  setiap ruas pada abdomen) dan berfungsi untuk berenang, merangkak atau
  menempel di dasar perairan.
SISTEM ORGAN
 1) Sistem Pencernaan
 Makanan Crustacea berupa bangkai hewan-hewan kecil
 dan tumbuhan. Alat pencernaan berupa mulut terletak
 pada      bagian      anterior    tubuhnya,      sedangkan
 esophagus, lambung, usus dan anus terletak di bagian
 posterior. Hewan ini memiliki kelenjar pencernaan atau
 hati yang terletak di kepala – dada di kedua sisi abdomen.
 Sisa pencernaan selain dibuang melalui anus, juga
 dibuang melalui alat eksresi disebut kelenjar hijau yang
 terletak di dalam kepala.
2) Sistem Saraf
Susunan saraf Crustacea adalah tangga tali. Ganglion
otak berhubungan dengan alat indera yaitu antena (alat
peraba), statocyst (alat keseimbangan) dan mata majemuk
(facet) yang bertangkai.
3) Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah Crustacea disebut peredaran
darah terbuka. Artinya darah beredar tanpa melalui
pembuluh      darah.    Darah  tidak   mengandung
hemoglobin, melainkan hemosianin yang daya ikatnya
terhadap O2 (oksigen) rendah.
4) Sistem Pernafasan
Pada umumnya Crustacea bernafas dengan insang.
Kecuali Crustacea yang bertubuh sangat kecil bernafas
dengan seluruh permukaan tubuhnya.
5) Alat Reproduksi
Alat reproduksi pada umumnya terpisah, kecuali pada
beberapa Crustacea rendah. Alat kelamin betina terdapat
pada pasangan kaki ketiga. Sedangkan alat kelamin jantan
terdapat pada pasangan kaki kelima. Pembuahan terjadi
secara     eksternal    (di   luar    tubuh).    Dalam
pertumbuhannya, udang mengalami ekdisis atau
pergantian kulit. Udang dewasa melakukan ekdisis dua
kali setahun, sedangkan udang yang masih muda
mengalami ekdisis dua minggu sekali. Selain itu udang
mampu melakukan autotomi (pemutusan sebagian anggota
tubuhnya). Misalnya: udang akan memutuskan sebagian
pangkal kakinya, bila kita menangkap udang pada bagian
kakinya. Kemudian kaki tersebut akan tumbuh kembali
melalui proses regenerasi.
Peran Crustacea bagi Kehidupan
Manusia
 Jenis Crustacea yang menguntungkan manusia dalam beberapa hal, antara
  lain:
  1) Sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi, misal udang, lobster dan
  kepiting.
  2) Dalam bidang ekologi, hewan yang tergolong zooplankton menjadi
  sumber makanan ikan, misal anggota Branchiopoda, Ostracoda dan
  Copepoda.
 Sedangkan beberapa Crustacea yang merugikan antara lain:
  1) Merusak galangan kapal (perahu) oleh anggota Isopoda.
  2) Parasit pada ikan, kura-kura, misal oleh anggota Cirripedia dan
  Copepoda.
  3) Merusak pematang sawah atau saluran irigasi misalnya ketam.
2. Arachnida

   Ciri yang menonjol
   1. Tubuh terdiri dari 2 bagian : a) sefalothoraks
    dan b) abdomen.
   2. Memiliki mata 8, dan mulutnya dilengkapi
    oleh kalisera (catut).
   3. Kaki berjumlah 4 pasang, keluar dari
    sefalothoraks.
Klasifikasi / Sistematika
          Arachnida terdiri atas 3 ordo, yaitu:
Scorpionida
   Mencakup segala macam              Arachnoida
     kala, seperti                       Mencakup segala macam labah-
     kalajengking, kala buku dan           labah
     kala labah-labah                    Setiap labah-labah paling tidak
   Pedipalpusnya berbentuk                 membuat tiga macam benang
     seperti capit besar, sedangkan        untuk fungsi yang berlainan.
     kelisera-keliseranya kecil.
Acarina
  Tubuhnya tidak berbuku-buku
  Mencakup caplak dan tungau
Abdomen                    Sefalothoraks




                                                                        Mata


                                                                               Kelenjar
                                                                               Bisa




Anus



Spineret

           Kelenjar Sutra        Paru-paru buku      Kalisera     Pedipalpus
System Organ Arachnida
 System Organ Arachnida
 System pernapasan berupa paru-paru yang terletak di
  daerah perut depan.
 Sistem pencernaan dimulai dari mulut, perut, usus
  halus, usus besar, kantung, feses dan anus. Alat pencernaan
  dilengkapi dengan lima pasang usus buntu yang terletak di
  bagian depan dan hati di bagian abdomen.
 System reproduksi, terjadi secara seksual, yaitu dengan
  persatuan ovum dan sperma yang terjadi di dalam tubuh
  betinanya (fertilasi internal). Hewan jantan dan hewan
  betina terpisah (diesis). Ada ovipar, ovovivipar, dan vivipar.

Peranan Arachnida Bagi Kehidupan Manusia
Arachnida bermanfaat untuk pengendalian populasi
serangga, terutama serangga hama. Namun, hewan-
hewan Arachnida lebih banyak merugikan
manusia, terutama hewan-hewan Acarina, yaitu:
Sarcoptes scabei, menyebabkan gatal atau kudis pada
manusia.
Prosoptes equi, menyebabkan kudis pada ternak
domba, kelinci, dan kuda.
Otodectes cynotis, (tungau kudis telinga) menyerang
anjing dan kucing.
Dermacentor variabilis sebagai vektor demam Rocky
Mountain.

More Related Content

What's hot

Ppt mollusca
Ppt molluscaPpt mollusca
Ppt molluscaindmal
 
Ppt mamalia (welly&fitri)
Ppt mamalia (welly&fitri)Ppt mamalia (welly&fitri)
Ppt mamalia (welly&fitri)Welly Andrei
 
Biologi-Crustacea Dan Arachnida
Biologi-Crustacea Dan ArachnidaBiologi-Crustacea Dan Arachnida
Biologi-Crustacea Dan Arachnidanhecha
 
Klasifikasi Porifera kelas X
Klasifikasi Porifera kelas XKlasifikasi Porifera kelas X
Klasifikasi Porifera kelas XRiana Indah
 
Ppt avertebrata
Ppt avertebrataPpt avertebrata
Ppt avertebratalitaaldila
 
Filum platyhelminthes
Filum platyhelminthesFilum platyhelminthes
Filum platyhelminthesf1992
 
Power point echinodermata
Power point echinodermataPower point echinodermata
Power point echinodermataImawaty Yulia
 
Sistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi Hewan
Sistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi HewanSistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi Hewan
Sistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi HewanDewanto Dewanto
 
Bab 7. Osteichthyes
Bab 7. Osteichthyes Bab 7. Osteichthyes
Bab 7. Osteichthyes Nana Citra
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataSeptian Muna Barakati
 

What's hot (20)

Reptil
ReptilReptil
Reptil
 
Filum arthropoda
Filum arthropodaFilum arthropoda
Filum arthropoda
 
Filum Arthropoda Biologi
Filum Arthropoda BiologiFilum Arthropoda Biologi
Filum Arthropoda Biologi
 
Ppt mollusca
Ppt molluscaPpt mollusca
Ppt mollusca
 
Kelompok 1 (gastropoda)
Kelompok 1 (gastropoda)Kelompok 1 (gastropoda)
Kelompok 1 (gastropoda)
 
Ppt mamalia (welly&fitri)
Ppt mamalia (welly&fitri)Ppt mamalia (welly&fitri)
Ppt mamalia (welly&fitri)
 
Biologi-Crustacea Dan Arachnida
Biologi-Crustacea Dan ArachnidaBiologi-Crustacea Dan Arachnida
Biologi-Crustacea Dan Arachnida
 
Laporan Praktikum 1 Chondrichtyes
Laporan Praktikum 1 ChondrichtyesLaporan Praktikum 1 Chondrichtyes
Laporan Praktikum 1 Chondrichtyes
 
Klasifikasi Porifera kelas X
Klasifikasi Porifera kelas XKlasifikasi Porifera kelas X
Klasifikasi Porifera kelas X
 
PPT ANIMALIA
PPT ANIMALIAPPT ANIMALIA
PPT ANIMALIA
 
Avertebrata ppt
Avertebrata pptAvertebrata ppt
Avertebrata ppt
 
Ppt avertebrata
Ppt avertebrataPpt avertebrata
Ppt avertebrata
 
Filum platyhelminthes
Filum platyhelminthesFilum platyhelminthes
Filum platyhelminthes
 
PPT INVERTEBRATA
PPT INVERTEBRATAPPT INVERTEBRATA
PPT INVERTEBRATA
 
Power point echinodermata
Power point echinodermataPower point echinodermata
Power point echinodermata
 
Sistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi Hewan
Sistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi HewanSistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi Hewan
Sistem Pencernaan Makanan Pada Hewan Vertebrata - Fisiologi Hewan
 
Bab 7. Osteichthyes
Bab 7. Osteichthyes Bab 7. Osteichthyes
Bab 7. Osteichthyes
 
Praktikum amfibi
Praktikum amfibiPraktikum amfibi
Praktikum amfibi
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermata
 
Amphibia, reptilia & pisces
Amphibia, reptilia & piscesAmphibia, reptilia & pisces
Amphibia, reptilia & pisces
 

Viewers also liked

Viewers also liked (15)

Power point-crustacea
Power point-crustaceaPower point-crustacea
Power point-crustacea
 
Arthoropoda
ArthoropodaArthoropoda
Arthoropoda
 
Budidaya ikan nila di tambak
Budidaya ikan nila di tambakBudidaya ikan nila di tambak
Budidaya ikan nila di tambak
 
Portunus Pelagicus
Portunus PelagicusPortunus Pelagicus
Portunus Pelagicus
 
Myriapoda
 Myriapoda Myriapoda
Myriapoda
 
Usus halus
Usus halusUsus halus
Usus halus
 
Buku plh 7 gasal hitam putih
Buku plh 7 gasal hitam putihBuku plh 7 gasal hitam putih
Buku plh 7 gasal hitam putih
 
Crustaceans
CrustaceansCrustaceans
Crustaceans
 
Pph drill
Pph drillPph drill
Pph drill
 
Lobster training 2015
Lobster training 2015Lobster training 2015
Lobster training 2015
 
Ppt apendisitis ppt
Ppt apendisitis pptPpt apendisitis ppt
Ppt apendisitis ppt
 
Hemorrhage in late pregnancy
Hemorrhage in late pregnancyHemorrhage in late pregnancy
Hemorrhage in late pregnancy
 
Postpartum hemorrhage and Its Management
Postpartum hemorrhage and Its ManagementPostpartum hemorrhage and Its Management
Postpartum hemorrhage and Its Management
 
Management of Post-partum hemorrhage (PPH)
Management of Post-partum hemorrhage (PPH)Management of Post-partum hemorrhage (PPH)
Management of Post-partum hemorrhage (PPH)
 
PPT SISTEM PENCERNAAN
PPT SISTEM PENCERNAANPPT SISTEM PENCERNAAN
PPT SISTEM PENCERNAAN
 

Similar to Power point-crustacea

klasifikasi arthropoda
klasifikasi arthropodaklasifikasi arthropoda
klasifikasi arthropodaAlex Susanto
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataWarnet Raha
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataSeptian Muna Barakati
 
PPT tentang Arthropoda Biologi SMA
PPT tentang Arthropoda Biologi SMAPPT tentang Arthropoda Biologi SMA
PPT tentang Arthropoda Biologi SMAAmalina Berliana
 
BIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA Arthropoda
BIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA ArthropodaBIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA Arthropoda
BIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA ArthropodaFauzan Ardana
 
Presentasi for arthropode
Presentasi for arthropodePresentasi for arthropode
Presentasi for arthropodeR Januari
 
Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)
Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)
Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)Raden Iqrafia Ashna
 
Biologi Presentation
Biologi PresentationBiologi Presentation
Biologi PresentationADHP
 
filum chordata
filum chordatafilum chordata
filum chordataTri Licia
 
Artopoda ( smk duta pratama indonesia )
Artopoda ( smk duta pratama indonesia )Artopoda ( smk duta pratama indonesia )
Artopoda ( smk duta pratama indonesia )aryana_imam
 

Similar to Power point-crustacea (20)

klasifikasi arthropoda
klasifikasi arthropodaklasifikasi arthropoda
klasifikasi arthropoda
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermata
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermata
 
Makalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermataMakalah arthropoda dan echinodermata
Makalah arthropoda dan echinodermata
 
PPT tentang Arthropoda Biologi SMA
PPT tentang Arthropoda Biologi SMAPPT tentang Arthropoda Biologi SMA
PPT tentang Arthropoda Biologi SMA
 
Arthropoda
ArthropodaArthropoda
Arthropoda
 
BIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA Arthropoda
BIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA ArthropodaBIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA Arthropoda
BIOLOGI SMA KELAS 10 ANIMALIA Arthropoda
 
Presentasi for arthropode
Presentasi for arthropodePresentasi for arthropode
Presentasi for arthropode
 
Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)
Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)
Filum mollusca kelas Amphineura-Gastropoda (bahan ajar4)
 
Artikel kel. 8
Artikel kel. 8Artikel kel. 8
Artikel kel. 8
 
Mollusca
MolluscaMollusca
Mollusca
 
Biologi Presentation
Biologi PresentationBiologi Presentation
Biologi Presentation
 
Slide artrhopoda
Slide artrhopodaSlide artrhopoda
Slide artrhopoda
 
2. power point
2. power point2. power point
2. power point
 
1.bahan ajar
1.bahan ajar1.bahan ajar
1.bahan ajar
 
biomedik 2.pptx
biomedik 2.pptxbiomedik 2.pptx
biomedik 2.pptx
 
Xmia9 arthropoda
Xmia9 arthropodaXmia9 arthropoda
Xmia9 arthropoda
 
Phylum mollusca
Phylum molluscaPhylum mollusca
Phylum mollusca
 
filum chordata
filum chordatafilum chordata
filum chordata
 
Artopoda ( smk duta pratama indonesia )
Artopoda ( smk duta pratama indonesia )Artopoda ( smk duta pratama indonesia )
Artopoda ( smk duta pratama indonesia )
 

Recently uploaded

“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal FaizinKanaidi ken
 
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3SatriaPamungkas18
 
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfHeriyantoHeriyanto44
 
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfPerbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfAgungNugroho932694
 
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Kanaidi ken
 
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Kanaidi ken
 
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamuAdab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamuKarticha
 
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...OH TEIK BIN
 
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docxKISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docxjohan effendi
 
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxElemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxGyaCahyaPratiwi
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxFranxisca Kurniawati
 
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxGandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxHansTobing
 
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxMateri B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxafkarzidan98
 
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++BayuYudhaSaputra
 
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxMateri Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxc9fhbm7gzj
 
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxMATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxwulandaritirsa
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaruSilvanaAyu
 
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxbahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxvincentptk17
 
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdfAminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdfAminullah Assagaf
 
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfJaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfHendroGunawan8
 

Recently uploaded (20)

“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal Faizin
 
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
 
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
 
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfPerbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
 
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
 
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
 
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamuAdab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
 
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
 
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docxKISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
 
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxElemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
 
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxGandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
 
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxMateri B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
 
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
 
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxMateri Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
 
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxMATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
 
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxbahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
 
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdfAminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
Aminullah Assagaf_Regresi Lengkap 21_11 April 2024.pdf
 
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfJaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
 

Power point-crustacea

  • 2. FILUM ARTHROPODA Sebutan bagi hewan invertebrata yang memiliki ciri utama : a. Tubuhnya bersegmen-segmen/beruas-ruas b. Memiliki eksoskeleton keras c. Kaki-kakinya berbuku-buku d. Tubuh terdiri dari kepala (caput), thorax, dan abdomen (perut) e. Umumnya mengalami metamorfosis
  • 3. Crustacea merupakan hewan akuatik yang hidup di air tawar maupun air laut. Tubuh crustacea terdiri dari dua bagian yaitu kepala dan dada yang menyatu disebut cephalothorax, serta bagian belakang. Cephalothorax dilindungi oleh kulit yang keras yang disebut karapaks.
  • 4. KLASIFIKASI CRUSTACEA  Berdasarkan ukuran tubuhnya Crustacea dikelompokkan sebagai berikut: 1) Entomostraca (udang tingkat rendah) Hewan ini dikelompokkan menjadi empat ordo, yaitu: a) Branchiopoda b) Ostracoda c) Copecoda d) Cirripedia 2) Malakostraca (udang tingkat tinggi) Hewan ini dikelompokkan dalam tiga ordo, yaitu: a) Isopoda b) Stomatopoda c) Decapoda
  • 5.  Entomostraca (udang tingkat rendah) Kelompok Entomostraca umumnya merupakan penyusun zooplankton, adalah melayang-layang di dalam air dan merupakan makanan ikan.
  • 6. Adapun pembagian ordo yang termasuk Entomostraca antara lain :  a) Branchiopoda Contoh: Daphnia pulex dan Asellus aquaticus. Hewan ini sering disebut kutu air dan merupakan salah satu penyusun zooplankton. Pembiakan berlangsung secara parthenogenesis.
  • 7.  b) Ostracoda Contoh: Cypris candida, Codona suburdana. Hidup di air tawar dan laut sebagai plankton, tubuh kecil dan dapat bergerak dengan antena.
  • 8.  c) Copepoda Contoh: Argulus indicus, Cyclops. Hidup di air laut dan air tawar, dan merupakan plankton dan parasit, segmentasi tubuhnya jelas.
  • 9.  d) Cirripedia  Contoh: Lepas atau Bernakel, Sacculina. Tubuh dengan kepala dan dada ditutupi karapaks berbentuk cakram dan hidup di laut melekat pada batu atau benda lain. Cirripedia ada yang bersifat parasit Cara hidup Cirripedia beraneka ragam. Salah satu diantaranya adalah Bernakel yang terdapat pada dasar kapal, perahu dan tiang-tiang yang terpancang di laut atau mengapung di laut.
  • 10.  Malakostraca (udang tingkat tinggi) Hewan ini kebanyakan hidup di laut, adapula yang hidup di air tawar. Tubuhnya terdiri atas sefalotoraks yaitu kepala dan dada yang bersatu serta perut (abdomen). Malakostraca dibagi menjadi 3 ordo, yaitu Isopoda, Stomatopoda dan Decapoda.
  • 11.  a) Isopoda Tubuh pipih, dorsiventral, berkak i sama. Contoh: Onicus asellus (kutu perahu) Limnoria lignorum Keduanya adalah pengerek kayu.
  • 12.  b) Stomatopoda Contoh: Squilla empusa (udang belalang). Hidup di laut, bentuk tubuh mirip belalang sembah dan mempunyai warna yang mencolok. Belakang kepala mempunyai karapaks. Kepala dilengkapi dengan dua segmen anterior yang dapat bergerak, mata dan antena.
  • 13.  c) Decapoda (si kaki sepuluh) Yang termasuk ordo ini adalah udang dan ketam. Hewan ini mempunyai sepuluh kaki dan merupakan kelompok udang yang sangat penting peranannya bagi kehidupan manusia. Decapoda banyak digunakan sebagai sumber makanan yang kaya dengan protein. Contohnya adalah udang, kepiting, ketam dan rajungan. Kepala – dada menjadi satu (cephalothorax) yang ditutupi oleh karapaks. Tubuh mempunyai 5 pasang kaki atau sepuluh kaki sehingga disebut juga hewan si kaki sepuluh. Hidup di air tawar, dan beberapa yang hidup di laut.
  • 14. Beberapa contoh Decapoda berikut uraiannya, yaitu: Udang 1. Penacus setiferus (udang windu), hidup di air payau, enak dimakan dan banyak dibudidayakan. 2. Macrobrachium rasenbengi (udang galah), enak dimakan, hidup di air tawar dan payau. 3. Cambarus virilis (udang air tawar) 4. Panulirus versicolor (udang karang), hidup di air laut dan tidak memiliki kaki catut. 5. Palaemon carcinus (udang sotong)
  • 15. Ketam 1. Portunus sexdentatus (kepiting) 2. Neptunus peligicus (rajungan) / Pagurus sp. 3. Parathelpusa maculata (yuyu) 4. Scylla serrata (kepiting) 5. Birgus latro (ketam kenari)
  • 16.
  • 17. STRUKTUR TUBUH CRUSTACEA  Tubuh Crustacea bersegmen (beruas) dan terdiri atas sefalotoraks (kepala dan dada menjadi satu) serta abdomen (perut). Bagian anterior (ujung depan) tubuh besar dan lebih lebar, sedangkan posterior (ujung belakang)nya sempit. Pada bagian kepala terdapat beberapa alat mulut, yaitu: 1) 2 pasang antena 2) 1 pasang mandibula, untuk menggigit mangsanya 3) 1 pasang maksilla 4) 1 pasang maksilliped Maksilla dan maksiliped berfungsi untuk menyaring makanan dan menghantarkan makanan ke mulut. Alat gerak berupa kaki (satu pasang setiap ruas pada abdomen) dan berfungsi untuk berenang, merangkak atau menempel di dasar perairan.
  • 18.
  • 19. SISTEM ORGAN 1) Sistem Pencernaan Makanan Crustacea berupa bangkai hewan-hewan kecil dan tumbuhan. Alat pencernaan berupa mulut terletak pada bagian anterior tubuhnya, sedangkan esophagus, lambung, usus dan anus terletak di bagian posterior. Hewan ini memiliki kelenjar pencernaan atau hati yang terletak di kepala – dada di kedua sisi abdomen. Sisa pencernaan selain dibuang melalui anus, juga dibuang melalui alat eksresi disebut kelenjar hijau yang terletak di dalam kepala.
  • 20. 2) Sistem Saraf Susunan saraf Crustacea adalah tangga tali. Ganglion otak berhubungan dengan alat indera yaitu antena (alat peraba), statocyst (alat keseimbangan) dan mata majemuk (facet) yang bertangkai.
  • 21. 3) Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah Crustacea disebut peredaran darah terbuka. Artinya darah beredar tanpa melalui pembuluh darah. Darah tidak mengandung hemoglobin, melainkan hemosianin yang daya ikatnya terhadap O2 (oksigen) rendah.
  • 22. 4) Sistem Pernafasan Pada umumnya Crustacea bernafas dengan insang. Kecuali Crustacea yang bertubuh sangat kecil bernafas dengan seluruh permukaan tubuhnya.
  • 23. 5) Alat Reproduksi Alat reproduksi pada umumnya terpisah, kecuali pada beberapa Crustacea rendah. Alat kelamin betina terdapat pada pasangan kaki ketiga. Sedangkan alat kelamin jantan terdapat pada pasangan kaki kelima. Pembuahan terjadi secara eksternal (di luar tubuh). Dalam pertumbuhannya, udang mengalami ekdisis atau pergantian kulit. Udang dewasa melakukan ekdisis dua kali setahun, sedangkan udang yang masih muda mengalami ekdisis dua minggu sekali. Selain itu udang mampu melakukan autotomi (pemutusan sebagian anggota tubuhnya). Misalnya: udang akan memutuskan sebagian pangkal kakinya, bila kita menangkap udang pada bagian kakinya. Kemudian kaki tersebut akan tumbuh kembali melalui proses regenerasi.
  • 24. Peran Crustacea bagi Kehidupan Manusia  Jenis Crustacea yang menguntungkan manusia dalam beberapa hal, antara lain: 1) Sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi, misal udang, lobster dan kepiting. 2) Dalam bidang ekologi, hewan yang tergolong zooplankton menjadi sumber makanan ikan, misal anggota Branchiopoda, Ostracoda dan Copepoda.  Sedangkan beberapa Crustacea yang merugikan antara lain: 1) Merusak galangan kapal (perahu) oleh anggota Isopoda. 2) Parasit pada ikan, kura-kura, misal oleh anggota Cirripedia dan Copepoda. 3) Merusak pematang sawah atau saluran irigasi misalnya ketam.
  • 25. 2. Arachnida  Ciri yang menonjol  1. Tubuh terdiri dari 2 bagian : a) sefalothoraks dan b) abdomen.  2. Memiliki mata 8, dan mulutnya dilengkapi oleh kalisera (catut).  3. Kaki berjumlah 4 pasang, keluar dari sefalothoraks.
  • 26. Klasifikasi / Sistematika Arachnida terdiri atas 3 ordo, yaitu: Scorpionida Mencakup segala macam Arachnoida kala, seperti Mencakup segala macam labah- kalajengking, kala buku dan labah kala labah-labah Setiap labah-labah paling tidak Pedipalpusnya berbentuk membuat tiga macam benang seperti capit besar, sedangkan untuk fungsi yang berlainan. kelisera-keliseranya kecil.
  • 27. Acarina  Tubuhnya tidak berbuku-buku  Mencakup caplak dan tungau
  • 28. Abdomen Sefalothoraks Mata Kelenjar Bisa Anus Spineret Kelenjar Sutra Paru-paru buku Kalisera Pedipalpus
  • 29. System Organ Arachnida  System Organ Arachnida  System pernapasan berupa paru-paru yang terletak di daerah perut depan.  Sistem pencernaan dimulai dari mulut, perut, usus halus, usus besar, kantung, feses dan anus. Alat pencernaan dilengkapi dengan lima pasang usus buntu yang terletak di bagian depan dan hati di bagian abdomen.  System reproduksi, terjadi secara seksual, yaitu dengan persatuan ovum dan sperma yang terjadi di dalam tubuh betinanya (fertilasi internal). Hewan jantan dan hewan betina terpisah (diesis). Ada ovipar, ovovivipar, dan vivipar. 
  • 30. Peranan Arachnida Bagi Kehidupan Manusia Arachnida bermanfaat untuk pengendalian populasi serangga, terutama serangga hama. Namun, hewan- hewan Arachnida lebih banyak merugikan manusia, terutama hewan-hewan Acarina, yaitu: Sarcoptes scabei, menyebabkan gatal atau kudis pada manusia. Prosoptes equi, menyebabkan kudis pada ternak domba, kelinci, dan kuda. Otodectes cynotis, (tungau kudis telinga) menyerang anjing dan kucing. Dermacentor variabilis sebagai vektor demam Rocky Mountain.