SlideShare a Scribd company logo

ANALISIS MATERI UNTUK PBL TENTANG FIQIH .pdf

L
latif42

ANALISIS MATERI UNTUK PBL TENTANG FIQIH .pdf

1 of 10
Download to read offline
ANALISIS MATERI UNTUK PROBLEM BASED LEARNING
Nama Mahasiswa : ABDUL LATIF
Kelompok Mapel : PAI
Judul Modul : FIQIH
Judul Masalah : 1. Apa beda bunga dan riba?
2. Bila seseorang menabung 10 juta rupiah tahun ini apakah sama nilainya
dengan 10 juta rupiah pada 10 tahun mendatang ?
3. Jika tidak sama, dimana peran Bank Syariah terhadap inflasi ?
No Komponen Deskripsi
1. Identifikasi Masalah (berbasis
masalah yang ditemukan di
lapangan)
1. Perbedaan bunga dan riba
2. Perubahan nilai mata Uang dalam jangka waktu yang lama
3. Peran bank syariah terhadap inflasi
2. Penyebab Masalah
(dianalisis apa yang menjadi
akar masalah yang menjadi
pilihan masalah)
1.Ada Perbedaan antara bunga dan riba sebagian banyak orang salah
memahami bunga dan riba
2.Adanya Perubahan nilai mata uang yang disimpan di Bank dalam
jangka waktu yang lama sehingga perubahan itu dianggap bunga
atau riba
3.Adanya Inflasi pada bank syariah sehingga Bank Syari’at dapat
segera mengatasi atau mengontrol bagaimana tidak terjadi inflasi
yang dapat merugikan bank maupun nasabah.
3. Solusi
a. Dikaitkan dengan
teori/dalil yang relevan
didalam Alqur’an Allah mengharamkan riba. Dasar hukum
pelarangan riba terdapat dalam Firman Allah QS. Al-Baqarah ayat
275.
َ
‫َل‬ ْ‫ا‬ ٰ
‫و‬َ‫ب‬ ِ
‫ٱلر‬ َ‫ون‬ُ‫ل‬ُ‫ك‬ۡ‫أ‬َ‫ي‬ َ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ل‬‫ٱ‬
ۡ‫م‬ُ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫أ‬ِ‫ب‬ َ‫ِك‬‫ل‬َٰ‫ذ‬ ِِّۚ
‫س‬َ‫م‬ۡ‫ٱل‬ َ‫ِن‬‫م‬ ُ‫ن‬َٰ‫ط‬ۡ‫ي‬َّ‫ش‬‫ٱل‬ ُ‫ه‬ُ‫ط‬َّ‫ب‬َ‫خ‬َ‫ت‬َ‫ي‬ ‫ِي‬‫ذ‬َّ‫ل‬‫ٱ‬ ُ‫م‬‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬ ‫ا‬َ‫م‬َ‫ك‬ َّ
‫َل‬ِ‫إ‬ َ‫ون‬ُ‫م‬‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬
‫ة‬َ‫ظ‬ِ‫ع‬ ۡ
‫و‬َ‫م‬ ‫ۥ‬
ُ‫ه‬َ‫ء‬ٓ‫ا‬َ‫ج‬ ‫ن‬َ‫م‬َ‫ف‬ ِّْۚ‫ا‬ ٰ
‫و‬َ‫ب‬ ِ
‫ٱلر‬ َ‫م‬ َّ‫ر‬َ‫ح‬َ‫و‬ َ‫ع‬ۡ‫ي‬َ‫ب‬ۡ‫ٱل‬ ُ َّ
‫ٱَّلل‬ َّ‫ل‬َ‫ح‬َ‫أ‬ َ‫و‬ ْْۗ‫ا‬ ٰ
‫و‬َ‫ب‬ ِ
‫ٱلر‬ ُ‫ل‬ۡ‫ِث‬‫م‬ ُ‫ع‬ۡ‫ي‬َ‫ب‬ۡ‫ٱل‬ ‫ا‬َ‫م‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ْ‫ا‬ ٓ‫و‬ُ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬
َ‫ف‬ ٰ
‫ى‬َ‫ه‬َ‫ت‬‫ٱن‬َ‫ف‬ ‫ۦ‬
ِ‫ه‬ِ‫ب‬ َّ‫ر‬ ‫ِن‬‫م‬
‫ۥ‬
ُ‫ه‬َ‫ل‬
َ‫ُون‬‫د‬ِ‫ل‬ َٰ‫خ‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ِي‬‫ف‬ ۡ‫م‬ُ‫ه‬ ِِۖ
‫ار‬َّ‫ن‬‫ٱل‬ ُ‫ب‬ َٰ‫ح‬ ۡ‫ص‬َ‫أ‬ َ‫ِك‬‫ئ‬
َٰٓ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫أ‬َ‫ف‬ َ‫د‬‫ا‬َ‫ع‬ ۡ
‫ن‬َ‫م‬ َ‫و‬ ِِۖ َّ
‫ٱَّلل‬ ‫ى‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ٓ‫ۥ‬
ُ‫ه‬ُ‫ر‬ ۡ‫م‬َ‫أ‬ َ‫و‬ َ
‫ف‬َ‫ل‬َ‫س‬ ‫ا‬َ‫م‬
٢٧٥
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri
melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan
lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian
itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya
jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan
jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai
kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari
mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu
(sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah.
Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah
penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya
Berdasarkan firman Allah di atas dapat difahami bahwa orang-orang
yang mengambil atau mengkonsumsi riba, maka mereka akan berdiri
seperti berdirinya orang yang kemasukan setan atau seperti orang
gila. Orang gila adalah orang yang akalnya tidak sehat sehingga tidak
bisa membedakan mana yang baik dan mana yang benar.
Riba termasuk salah satu dari tujuh dosa besar. Nabi SAW bersabda:
‫ْجا‬‫ت‬َ‫ن‬ِ‫ب‬ُ‫و‬‫ا‬ ‫َّسلا‬‫ب‬ْ‫ع‬َ ‫لا‬ْ‫م‬ُ‫و‬‫ب‬ِ‫ق‬َ‫ا‬‫ِت‬ ". ‫ق‬َ‫ا‬‫ل‬ُ‫و‬‫ا‬ ‫ي‬َ‫ا‬ ‫ر‬َ ‫س‬ُ‫و‬‫َل‬ ‫َّللا‬
َّ ِ، ‫و‬َ‫م‬َ‫ا‬ ‫ُه‬‫ن‬َّ ‫ق‬َ‫ا‬‫َل‬ " ‫شلا‬ِ‫ر‬ْ ‫ُك‬ ‫ب‬ِ‫ا‬‫َّلل‬
َّ ِ، ‫و‬َ ‫سلا‬ِ‫ح‬ْ‫ر‬ُ، ‫و‬َ ‫ق‬َ‫ت‬ْ‫ل‬ُ
‫نلا‬َّ‫ف‬ْ‫س‬
ِ ‫لا‬َّ‫ِت‬‫ي‬ ‫ح‬َ‫ر‬َّ ‫م‬َ ‫َّللا‬
َّ ُ ‫إ‬ِ‫َل‬َّ ‫ب‬ِ‫ا‬‫ل‬ْ‫ح‬َ‫ق‬ِ، ‫و‬َ ‫أ‬َ‫ك‬ْ‫ل‬ُ ‫رلا‬
ِ ‫ب‬َ‫ا‬، ‫و‬َ ‫أ‬َ‫ك‬ْ‫ل‬ُ ‫م‬َ‫ا‬‫ل‬ِ ‫لا‬ْ‫ي‬َ‫ت‬ِ‫ي‬‫م‬ِ، ‫و‬َ ‫تلا‬َّ‫و‬َ ‫ل‬ِ‫ي‬ ‫ي‬َ‫و‬ْ ‫م‬َ ‫زلا‬َّ ‫ْح‬‫ِف‬، ‫و‬َ ‫ق‬َ‫ذ‬ْ‫ف‬ُ
‫لا‬ْ‫م‬ُ‫ح‬ْ‫ص‬َ‫ن‬َ‫ا‬‫ِت‬ ‫لا‬ْ‫م‬ُ‫ؤ‬ْ‫ِم‬‫ن‬َ‫ا‬‫ِت‬ ‫لا‬ْ‫َغ‬‫ا‬‫ِف‬‫ال‬َ‫ت‬ِ "
"Jauhi tujuh hal yang membinasakan! Para sahabat berkata,
"Wahai, Rasulullah! apakah itu? Beliau bersabda, "Syirik kepada
Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah tanpa haq,
memakan harta riba, memakan harta anak yatim, lari dari medan
perang dan menuduh wanita beriman yang lalai berzina" (Muttafaq
'alaih).
Jadi jelas bahwa 2 dalil diatas adalah riba dan riba itu haram.
b. Sesuaikan dengan
langkah/prosedur yang
sesuai dengan masalah
yang akan dipecahkan
A. Permasalahannya adalah apakah sama bunga dan riba atau
berbeda?
B. Bila seseorang menabung 10 juta rupiah tahun ini apakah sama
nilainya dengan 10 juta rupiah pada 10 tahun mendatang ?
C. Jika tidak sama, dimana peran Bank Syariah terhadap inflasi ?
Jawaban :
A. Untuk mengetahui perbedaan bunga dan riba, bisa dilihat dari
pengertian bunga dan riba.
1) Pengertian bunga bank adalah sejumlah keuntungan atau
imbalan yang diambil oleh bank atau diberikan oleh bank kepada
nasabahnya.
 Bunga bank biasanya di tetapkan dalam bentuk persentase
seperti 5% atau 10% dalam jangka waktu bulanan atau
tahunan.
 Bunga bank dihitung berdasarkan jumlah simpanan yang
dimiliki nasabah atau jumlah pinjaman yang diambil
nasabah.
 Bunga bank digunakan oleh bank-bank konvensional
sedangkan bank syariah biasanya menggunakan istilah bagi
hasil, margin keuntungan dan ujrah. Bagi bank
konvensional, bunga bank menjadi tulang punggung untuk
menanggung biaya operasional dan menjadi sumber utama
pendapatan bagi bank.
 Selain itu bunga bank memiliki beberapa manfaat bagi bank
dan nasabah seperti berikut ini:
1. Bunga pinjaman merupakan imbalan yang diberikan
nasabah kepada bank atas produk atau jasa bank yang
digunakan oleh nasabah. Bunga pinjaman ini menjadi
sumber pendapatan utama bagi bank.
2. Bunga simpanan adalah biaya yang harus dibayar oleh
bank kepada nasabah yang memiliki simpanan seperti
tabungan, deposito dan giro. Bunga simpanan ini
merupakan keuntungan bagi nasabah yang memiliki
simpanan di bank.
2). Sedangkan Penertian Riba
 Riba secara bahasa bermakna tambahan, berkembang,
meningkat dan membesar.
 Riba secara istilah berarti pengambilan tambahan dari pokok
harta secara batil.
 Secara batil, maksudnya adalah pengambilan tambahan dari
modal pokok tanpa disertai imbalan pengganti atau kompensasi
yang dapat dibenarkan oleh hukum syariah.
 Secara lebih spesifik lagi riba adalah mensyaratkan adanya
tambahan jumlah uang dari jumlah pokok pinjaman atau utang
baik dalam transaksi pinjam meminjam maupun jual beli.
 Tambahan atau keuntungan ini lah yang bertentangan dengan
prinsip syariah Islam.
 Dengan kata lain kelebihan atau tambahan yang terdapat dalam
pinjam meminjam atau jual beli tersebut termasuk kategori
transaksi yang haram.
 Misalnya Budi memberikan pinjaman kepada Andi, dengan
syarat Rahmat harus mengembalikan uang pokok pinjaman
beserta dengan sekian persen tambahannya
(imbalan/keuntungan).
 Riba sistemnya menggandakan uang tetapi cenderung untuk
keperluan pribadi dan tidak sah menurut hukum, seperti rintenir.
Sedangkan bunga bank sistemnya untuk membantu masyarakat
kemudian keuntungan tersebut dibagi hasil oleh anggotanya dan
sah menurut hukum.
Dari penjelasan di atas kesimpulannya bahwa bunga berbeda
dengan riba adalah Bunga bank bukan riba. Karena bunga bank
bukan diambil secara bathil ada keuntungan kedua belah pihak.
sedangkan riba diambil secara bathil yang merugikan salah satu
pihak.
B. Bila seseorang menabung 10 juta rupiah tahun ini apakah sama
nilainya dengan 10 juta rupiah pada 10 tahun mendatang ?
 Tidak sama. Salah satu penyebab dari pengurangan nilai uang di
masa mendatang ialah inflasi (kenaikan biaya).
C. Peran Bank Syariah terhadap inflasi ?
 Bank syariah sangat berperan dalam mengendalikan inflasi,
karena basik utama bank syariah bukan nilai uang tetapi dari
hasil dari kerjasama dengan nasabah.
 Jadi ketika nilai mata uang turun, di bank syariah nilai mata uang
tetap dan stabil. Karena nilai mata uang menyesuaikan dengan
inflasi.
ANALISIS MATERI UNTUK PROBLEM BASED LEARNING
Nama Mahasiswa : ABDUL LATIF
Kelompok Mapel : PAI
Judul Modul : FIQIH
Judul Masalah : 1. Bagaimana konsep dasar Poligami ?
2. Bagaimana tanggapan anda dengan sikap beberapa gadis remaja
yang menawarkan diri untuk menjadi istri kedua atau ketiga dengan
alasan populasi wanita yang jauh lebih banyak dari laki-laki.
3. lalu kaitkan dengan fenomena tanggung jawab suami terhadap
seluruh anak kandungnya dari beberapa yang saat ini jauh panggang
dari api
No Komponen Deskripsi
1. Identifikasi Masalah (berbasis
masalah yang ditemukan di
lapangan)
1) Banyak yang memahami Poligami tidak berdasarkan
tuntunan Nabi
2) Kurangnya pemahaman tentang poligami sesuai
tuntunan Nabi
3) Peran dari tanggung jawab suami terhadap keluarga
jauh dari ajaran nabi.
2. Penyebab Masalah
(dianalisis apa yang menjadi
akar masalah yang menjadi
pilihan masalah)
1.Pemahaman konsep poligami yang tidak berdasarkan
tuntunan nabi
2.Sikap beberapa gadis remaja yang menawarkan diri
untuk menjadi istri kedua atau ketiga dengan alasan
populasi wanita yang jauh lebih banyak dari laki-laki
3.Fenomena tanggung jawab suami terhadap seluruh anak
kandungnya dari beberapa yang saat ini jauh panggang
dari api

Recommended

Tugas PBL Perkembangan Islam di Amerika.docx
Tugas PBL Perkembangan Islam di Amerika.docxTugas PBL Perkembangan Islam di Amerika.docx
Tugas PBL Perkembangan Islam di Amerika.docxYanaeri1990
 
LK-RESUME KB 2 PENGEMBANGAN MATERI, MEDIA, SUMBER BELAJAR DAN INSTRUMEN PENIL...
LK-RESUME KB 2 PENGEMBANGAN MATERI, MEDIA, SUMBER BELAJAR DAN INSTRUMEN PENIL...LK-RESUME KB 2 PENGEMBANGAN MATERI, MEDIA, SUMBER BELAJAR DAN INSTRUMEN PENIL...
LK-RESUME KB 2 PENGEMBANGAN MATERI, MEDIA, SUMBER BELAJAR DAN INSTRUMEN PENIL...SaftuniSaf
 
MODUL AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS 2 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA.docx
MODUL AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI  KELAS 2 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA.docxMODUL AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI  KELAS 2 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA.docx
MODUL AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS 2 BAB 3 KURIKULUM MERDEKA.docxModul Guruku
 
RPP Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MA Kelas X
RPP Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MA Kelas XRPP Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MA Kelas X
RPP Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MA Kelas XDiva Pendidikan
 
Materi P5PPRA ok.pptx
Materi P5PPRA ok.pptxMateri P5PPRA ok.pptx
Materi P5PPRA ok.pptxKanwarahAA
 
LK- RESUME KB 1.docx
LK- RESUME KB 1.docxLK- RESUME KB 1.docx
LK- RESUME KB 1.docxSaftuniSaf
 

More Related Content

What's hot

RESUME KB 2.pdf
RESUME KB 2.pdfRESUME KB 2.pdf
RESUME KB 2.pdfkangifat
 
Modul PAI Kontemporer-KB 1 Islam Radikal
Modul PAI Kontemporer-KB 1 Islam RadikalModul PAI Kontemporer-KB 1 Islam Radikal
Modul PAI Kontemporer-KB 1 Islam RadikalIstna Zakia Iriana
 
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'anKB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'anIstna Zakia Iriana
 
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...Istna Zakia Iriana
 
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan Kurikulum
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan KurikulumModul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan Kurikulum
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan KurikulumIstna Zakia Iriana
 
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama Islam
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama IslamModul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama Islam
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama IslamIstna Zakia Iriana
 
Contoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad Hori
Contoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad HoriContoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad Hori
Contoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad Horiمحمد خيرى
 
RPP MA Akidah Akhlak Kelas X
RPP MA Akidah Akhlak Kelas XRPP MA Akidah Akhlak Kelas X
RPP MA Akidah Akhlak Kelas XDiva Pendidikan
 
Modul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur Rasyidin
Modul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur RasyidinModul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur Rasyidin
Modul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur RasyidinIstna Zakia Iriana
 
Modul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan Abasiyah
Modul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan AbasiyahModul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan Abasiyah
Modul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan AbasiyahIstna Zakia Iriana
 
KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...
KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...
KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...Akhina3
 
KB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam Pembelajaran
KB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam PembelajaranKB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam Pembelajaran
KB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam PembelajaranIstna Zakia Iriana
 
KB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil Belajar
KB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil BelajarKB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil Belajar
KB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil BelajarIstna Zakia Iriana
 
RPP MA Quran Hadits Kelas X
RPP MA Quran Hadits Kelas XRPP MA Quran Hadits Kelas X
RPP MA Quran Hadits Kelas XDiva Pendidikan
 
Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...
Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...
Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...Arif Winahyu
 
RESUME KB 1.pdf
RESUME KB 1.pdfRESUME KB 1.pdf
RESUME KB 1.pdfkangifat
 
RPP MTs Quran Hadits Kelas VII
RPP MTs Quran Hadits Kelas VIIRPP MTs Quran Hadits Kelas VII
RPP MTs Quran Hadits Kelas VIIDiva Pendidikan
 

What's hot (20)

RESUME KB 2.pdf
RESUME KB 2.pdfRESUME KB 2.pdf
RESUME KB 2.pdf
 
Modul PAI Kontemporer-KB 1 Islam Radikal
Modul PAI Kontemporer-KB 1 Islam RadikalModul PAI Kontemporer-KB 1 Islam Radikal
Modul PAI Kontemporer-KB 1 Islam Radikal
 
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'anKB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
KB 2 Pendekatan dan Metode Penafsiran Al-Qur'an
 
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
Modul Perkembangan Peserta Didik KB 1- Perkembangan Fisik & Psikomotorik Pese...
 
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan Kurikulum
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan KurikulumModul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan Kurikulum
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 4 Implementasi PAI Dan Kurikulum
 
Resume ppd kb 4
Resume ppd kb 4Resume ppd kb 4
Resume ppd kb 4
 
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama Islam
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama IslamModul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama Islam
Modul Struktur Keilmuan PAI KB 3 - Paradigma Pendidikan Agama Islam
 
Contoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad Hori
Contoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad HoriContoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad Hori
Contoh Penilaian PAI Kurtilas By Muhammad Hori
 
RPP MA Akidah Akhlak Kelas X
RPP MA Akidah Akhlak Kelas XRPP MA Akidah Akhlak Kelas X
RPP MA Akidah Akhlak Kelas X
 
Modul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur Rasyidin
Modul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur RasyidinModul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur Rasyidin
Modul SKI - KB 1 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Khulafaur Rasyidin
 
Modul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan Abasiyah
Modul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan AbasiyahModul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan Abasiyah
Modul SKI- KB 2 Perkembangan Kebudayaan Pada Masa Umayyah dan Abasiyah
 
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
 
KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...
KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...
KB 1 LK- RESUME PENDALAMAN MATERI MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN PPG 20...
 
KB 1 Konsep Dasar Profesi
KB 1 Konsep Dasar ProfesiKB 1 Konsep Dasar Profesi
KB 1 Konsep Dasar Profesi
 
KB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam Pembelajaran
KB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam PembelajaranKB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam Pembelajaran
KB 1 Teori Belajar Behavioristik Penerapannya Dalam Pembelajaran
 
KB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil Belajar
KB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil BelajarKB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil Belajar
KB 3 Mengembangkan dan Mengolah Tes Hasil Belajar
 
RPP MA Quran Hadits Kelas X
RPP MA Quran Hadits Kelas XRPP MA Quran Hadits Kelas X
RPP MA Quran Hadits Kelas X
 
Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...
Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...
Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten ...
 
RESUME KB 1.pdf
RESUME KB 1.pdfRESUME KB 1.pdf
RESUME KB 1.pdf
 
RPP MTs Quran Hadits Kelas VII
RPP MTs Quran Hadits Kelas VIIRPP MTs Quran Hadits Kelas VII
RPP MTs Quran Hadits Kelas VII
 

Similar to ANALISIS MATERI UNTUK PBL TENTANG FIQIH .pdf

Analisis kritis terhadap bunga bank
Analisis kritis terhadap bunga bankAnalisis kritis terhadap bunga bank
Analisis kritis terhadap bunga bankdiktum2015
 
Makalah perbedaan riba dengan bunga bank
Makalah perbedaan riba dengan bunga bankMakalah perbedaan riba dengan bunga bank
Makalah perbedaan riba dengan bunga bankHeny Larasatii
 
Ekonomi syariah tentang riba
Ekonomi syariah tentang ribaEkonomi syariah tentang riba
Ekonomi syariah tentang ribanadhifarahma
 
Riba dan bunga (kelompok 3)
Riba dan bunga (kelompok 3)Riba dan bunga (kelompok 3)
Riba dan bunga (kelompok 3)nabilarasya
 
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAMRIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAMKamilafaradila1
 
14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx
14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx
14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docxSayyidah7
 
Riba dan Bunga Bank
Riba dan Bunga BankRiba dan Bunga Bank
Riba dan Bunga BankDwi Rizkita
 
Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)
Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)
Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)Herna Ferari
 
Solusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdf
Solusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdfSolusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdf
Solusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdfmarifah87
 
Riba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasi
Riba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasiRiba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasi
Riba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasiSetiono Winardi
 
21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar
21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar
21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsarnadya faradini
 
Legitimasi hukum bunga bank dalam perbankan
Legitimasi hukum bunga bank dalam perbankanLegitimasi hukum bunga bank dalam perbankan
Legitimasi hukum bunga bank dalam perbankanSarda Rafika
 

Similar to ANALISIS MATERI UNTUK PBL TENTANG FIQIH .pdf (20)

Analisis kritis terhadap bunga bank
Analisis kritis terhadap bunga bankAnalisis kritis terhadap bunga bank
Analisis kritis terhadap bunga bank
 
Makalah perbedaan riba dengan bunga bank
Makalah perbedaan riba dengan bunga bankMakalah perbedaan riba dengan bunga bank
Makalah perbedaan riba dengan bunga bank
 
Ekonomi syariah tentang riba
Ekonomi syariah tentang ribaEkonomi syariah tentang riba
Ekonomi syariah tentang riba
 
Riba dan bunga (kelompok 3)
Riba dan bunga (kelompok 3)Riba dan bunga (kelompok 3)
Riba dan bunga (kelompok 3)
 
Syariah
SyariahSyariah
Syariah
 
6. riba
6. riba6. riba
6. riba
 
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAMRIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
RIBA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
 
14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx
14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx
14 RIBA, Besar Dosanya Ngeri Siksanya - Nasihat Ustadz.docx
 
Riba dan Bunga Bank
Riba dan Bunga BankRiba dan Bunga Bank
Riba dan Bunga Bank
 
Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)
Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)
Akuntansi syariah produk haji bank syariah (muamalat)
 
Solusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdf
Solusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdfSolusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdf
Solusi Riba Melalui Peer to Peer Pinjaman Qardhul Hasan.pdf
 
Kontroversi bunga dan riba (1)
Kontroversi bunga dan riba (1)Kontroversi bunga dan riba (1)
Kontroversi bunga dan riba (1)
 
Kontroversi bunga dan riba (1)
Kontroversi bunga dan riba (1)Kontroversi bunga dan riba (1)
Kontroversi bunga dan riba (1)
 
Riba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasi
Riba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasiRiba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasi
Riba dan Kegiatan Ekonomi yang terintegrasi
 
Banking islamic prospect and problem
Banking islamic prospect and problemBanking islamic prospect and problem
Banking islamic prospect and problem
 
perbankan.pptx
perbankan.pptxperbankan.pptx
perbankan.pptx
 
21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar
21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar
21. Final blkl Muhammad Ziaul Kautsar
 
Legitimasi hukum bunga bank dalam perbankan
Legitimasi hukum bunga bank dalam perbankanLegitimasi hukum bunga bank dalam perbankan
Legitimasi hukum bunga bank dalam perbankan
 
Modul 7 kb 3
Modul 7 kb 3Modul 7 kb 3
Modul 7 kb 3
 
Riba
RibaRiba
Riba
 

Recently uploaded

Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7IsmiSalamah2
 
power point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptxpower point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptxNurindahSetyawati1
 
Modul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Guruku
 
Re_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdf
Re_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdfRe_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdf
Re_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdfLALU LK
 
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Guruku
 
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdfAKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdfpaktani4
 
01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...
01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...
01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...ainullabib3523
 
FORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docx
FORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docxFORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docx
FORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docxRamadhaniRamadhani23
 
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasarppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasarNofidaSaputri2
 
559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx
559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx
559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptxPutriSoniaAyu
 
Modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdf
Modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdfModul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdf
Modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdfricky987142
 
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Guruku
 
Bab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.ppt
Bab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.pptBab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.ppt
Bab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.pptMichael Bradley
 
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian TengahBahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian TengahPejuangKeadilan2
 
Kerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian Tengah
Kerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian TengahKerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian Tengah
Kerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian TengahPejuangKeadilan2
 
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...Kanaidi ken
 
Melakukan Asesmen Format Alternatif.pptx
Melakukan Asesmen Format Alternatif.pptxMelakukan Asesmen Format Alternatif.pptx
Melakukan Asesmen Format Alternatif.pptxMuhammadMiftahThaibi
 
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdfPPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdfAGUSWACHID4
 
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdfCalon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdfIwanSumantri7
 
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara IndonesiaBahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesiaposotojo01
 

Recently uploaded (20)

Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
 
power point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptxpower point materi negosiasii kelas X.pptx
power point materi negosiasii kelas X.pptx
 
Modul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Sejarah Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
Re_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdf
Re_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdfRe_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdf
Re_Post By LK_Pedoman Penerapan ASEAN MRA-TP.pdf
 
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Fisika Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdfAKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
AKSI NYATA REFLEKSI DIRI DALAM MENYIKAPI MURID.pdf
 
01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...
01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...
01. Manual Book - SIPD Republik Indonesia Modul Penatausahaan Pengeluaran - P...
 
FORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docx
FORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docxFORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docx
FORMULIR PERENCANAAN OBSERVASI KELAS.docx
 
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasarppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
ppt ekonomi kelas x materi pasar dan jenis-jnis pasar
 
559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx
559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx
559517533-PPT-krisis-Moneter-Politik-Hukum-Dan-Kepercayaan.pptx
 
Modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdf
Modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdfModul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdf
Modul 3.2. Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya - Final.pdf
 
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Informatika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
 
Bab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.ppt
Bab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.pptBab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.ppt
Bab 2_Etika Lingkungannnnnnnnnnnnnnn.ppt
 
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian TengahBahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
Bahasa Bare'e (Bare'e-Taal) di Sulawesi Bagian Tengah
 
Kerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian Tengah
Kerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian TengahKerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian Tengah
Kerajaan Tojo (Todjo) di Sulawesi Bagian Tengah
 
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training _"Teknik Perhitungan & Verifikasi TK...
 
Melakukan Asesmen Format Alternatif.pptx
Melakukan Asesmen Format Alternatif.pptxMelakukan Asesmen Format Alternatif.pptx
Melakukan Asesmen Format Alternatif.pptx
 
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdfPPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
 
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdfCalon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
Calon Penelaah Aksi Nyata Sejawat Batch 2.pdf
 
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara IndonesiaBahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
 

ANALISIS MATERI UNTUK PBL TENTANG FIQIH .pdf

  • 1. ANALISIS MATERI UNTUK PROBLEM BASED LEARNING Nama Mahasiswa : ABDUL LATIF Kelompok Mapel : PAI Judul Modul : FIQIH Judul Masalah : 1. Apa beda bunga dan riba? 2. Bila seseorang menabung 10 juta rupiah tahun ini apakah sama nilainya dengan 10 juta rupiah pada 10 tahun mendatang ? 3. Jika tidak sama, dimana peran Bank Syariah terhadap inflasi ? No Komponen Deskripsi 1. Identifikasi Masalah (berbasis masalah yang ditemukan di lapangan) 1. Perbedaan bunga dan riba 2. Perubahan nilai mata Uang dalam jangka waktu yang lama 3. Peran bank syariah terhadap inflasi 2. Penyebab Masalah (dianalisis apa yang menjadi akar masalah yang menjadi pilihan masalah) 1.Ada Perbedaan antara bunga dan riba sebagian banyak orang salah memahami bunga dan riba 2.Adanya Perubahan nilai mata uang yang disimpan di Bank dalam jangka waktu yang lama sehingga perubahan itu dianggap bunga atau riba 3.Adanya Inflasi pada bank syariah sehingga Bank Syari’at dapat segera mengatasi atau mengontrol bagaimana tidak terjadi inflasi yang dapat merugikan bank maupun nasabah.
  • 2. 3. Solusi a. Dikaitkan dengan teori/dalil yang relevan didalam Alqur’an Allah mengharamkan riba. Dasar hukum pelarangan riba terdapat dalam Firman Allah QS. Al-Baqarah ayat 275. َ ‫َل‬ ْ‫ا‬ ٰ ‫و‬َ‫ب‬ ِ ‫ٱلر‬ َ‫ون‬ُ‫ل‬ُ‫ك‬ۡ‫أ‬َ‫ي‬ َ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ل‬‫ٱ‬ ۡ‫م‬ُ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫أ‬ِ‫ب‬ َ‫ِك‬‫ل‬َٰ‫ذ‬ ِِّۚ ‫س‬َ‫م‬ۡ‫ٱل‬ َ‫ِن‬‫م‬ ُ‫ن‬َٰ‫ط‬ۡ‫ي‬َّ‫ش‬‫ٱل‬ ُ‫ه‬ُ‫ط‬َّ‫ب‬َ‫خ‬َ‫ت‬َ‫ي‬ ‫ِي‬‫ذ‬َّ‫ل‬‫ٱ‬ ُ‫م‬‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬ ‫ا‬َ‫م‬َ‫ك‬ َّ ‫َل‬ِ‫إ‬ َ‫ون‬ُ‫م‬‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬ ‫ة‬َ‫ظ‬ِ‫ع‬ ۡ ‫و‬َ‫م‬ ‫ۥ‬ ُ‫ه‬َ‫ء‬ٓ‫ا‬َ‫ج‬ ‫ن‬َ‫م‬َ‫ف‬ ِّْۚ‫ا‬ ٰ ‫و‬َ‫ب‬ ِ ‫ٱلر‬ َ‫م‬ َّ‫ر‬َ‫ح‬َ‫و‬ َ‫ع‬ۡ‫ي‬َ‫ب‬ۡ‫ٱل‬ ُ َّ ‫ٱَّلل‬ َّ‫ل‬َ‫ح‬َ‫أ‬ َ‫و‬ ْْۗ‫ا‬ ٰ ‫و‬َ‫ب‬ ِ ‫ٱلر‬ ُ‫ل‬ۡ‫ِث‬‫م‬ ُ‫ع‬ۡ‫ي‬َ‫ب‬ۡ‫ٱل‬ ‫ا‬َ‫م‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ْ‫ا‬ ٓ‫و‬ُ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ َ‫ف‬ ٰ ‫ى‬َ‫ه‬َ‫ت‬‫ٱن‬َ‫ف‬ ‫ۦ‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ َّ‫ر‬ ‫ِن‬‫م‬ ‫ۥ‬ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َ‫ُون‬‫د‬ِ‫ل‬ َٰ‫خ‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ِي‬‫ف‬ ۡ‫م‬ُ‫ه‬ ِِۖ ‫ار‬َّ‫ن‬‫ٱل‬ ُ‫ب‬ َٰ‫ح‬ ۡ‫ص‬َ‫أ‬ َ‫ِك‬‫ئ‬ َٰٓ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫أ‬َ‫ف‬ َ‫د‬‫ا‬َ‫ع‬ ۡ ‫ن‬َ‫م‬ َ‫و‬ ِِۖ َّ ‫ٱَّلل‬ ‫ى‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ٓ‫ۥ‬ ُ‫ه‬ُ‫ر‬ ۡ‫م‬َ‫أ‬ َ‫و‬ َ ‫ف‬َ‫ل‬َ‫س‬ ‫ا‬َ‫م‬ ٢٧٥ Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya Berdasarkan firman Allah di atas dapat difahami bahwa orang-orang yang mengambil atau mengkonsumsi riba, maka mereka akan berdiri seperti berdirinya orang yang kemasukan setan atau seperti orang gila. Orang gila adalah orang yang akalnya tidak sehat sehingga tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang benar. Riba termasuk salah satu dari tujuh dosa besar. Nabi SAW bersabda: ‫ْجا‬‫ت‬َ‫ن‬ِ‫ب‬ُ‫و‬‫ا‬ ‫َّسلا‬‫ب‬ْ‫ع‬َ ‫لا‬ْ‫م‬ُ‫و‬‫ب‬ِ‫ق‬َ‫ا‬‫ِت‬ ". ‫ق‬َ‫ا‬‫ل‬ُ‫و‬‫ا‬ ‫ي‬َ‫ا‬ ‫ر‬َ ‫س‬ُ‫و‬‫َل‬ ‫َّللا‬ َّ ِ، ‫و‬َ‫م‬َ‫ا‬ ‫ُه‬‫ن‬َّ ‫ق‬َ‫ا‬‫َل‬ " ‫شلا‬ِ‫ر‬ْ ‫ُك‬ ‫ب‬ِ‫ا‬‫َّلل‬ َّ ِ، ‫و‬َ ‫سلا‬ِ‫ح‬ْ‫ر‬ُ، ‫و‬َ ‫ق‬َ‫ت‬ْ‫ل‬ُ ‫نلا‬َّ‫ف‬ْ‫س‬ ِ ‫لا‬َّ‫ِت‬‫ي‬ ‫ح‬َ‫ر‬َّ ‫م‬َ ‫َّللا‬ َّ ُ ‫إ‬ِ‫َل‬َّ ‫ب‬ِ‫ا‬‫ل‬ْ‫ح‬َ‫ق‬ِ، ‫و‬َ ‫أ‬َ‫ك‬ْ‫ل‬ُ ‫رلا‬ ِ ‫ب‬َ‫ا‬، ‫و‬َ ‫أ‬َ‫ك‬ْ‫ل‬ُ ‫م‬َ‫ا‬‫ل‬ِ ‫لا‬ْ‫ي‬َ‫ت‬ِ‫ي‬‫م‬ِ، ‫و‬َ ‫تلا‬َّ‫و‬َ ‫ل‬ِ‫ي‬ ‫ي‬َ‫و‬ْ ‫م‬َ ‫زلا‬َّ ‫ْح‬‫ِف‬، ‫و‬َ ‫ق‬َ‫ذ‬ْ‫ف‬ُ ‫لا‬ْ‫م‬ُ‫ح‬ْ‫ص‬َ‫ن‬َ‫ا‬‫ِت‬ ‫لا‬ْ‫م‬ُ‫ؤ‬ْ‫ِم‬‫ن‬َ‫ا‬‫ِت‬ ‫لا‬ْ‫َغ‬‫ا‬‫ِف‬‫ال‬َ‫ت‬ِ " "Jauhi tujuh hal yang membinasakan! Para sahabat berkata, "Wahai, Rasulullah! apakah itu? Beliau bersabda, "Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah tanpa haq, memakan harta riba, memakan harta anak yatim, lari dari medan perang dan menuduh wanita beriman yang lalai berzina" (Muttafaq 'alaih).
  • 3. Jadi jelas bahwa 2 dalil diatas adalah riba dan riba itu haram. b. Sesuaikan dengan langkah/prosedur yang sesuai dengan masalah yang akan dipecahkan A. Permasalahannya adalah apakah sama bunga dan riba atau berbeda? B. Bila seseorang menabung 10 juta rupiah tahun ini apakah sama nilainya dengan 10 juta rupiah pada 10 tahun mendatang ? C. Jika tidak sama, dimana peran Bank Syariah terhadap inflasi ? Jawaban : A. Untuk mengetahui perbedaan bunga dan riba, bisa dilihat dari pengertian bunga dan riba. 1) Pengertian bunga bank adalah sejumlah keuntungan atau imbalan yang diambil oleh bank atau diberikan oleh bank kepada nasabahnya.  Bunga bank biasanya di tetapkan dalam bentuk persentase seperti 5% atau 10% dalam jangka waktu bulanan atau tahunan.  Bunga bank dihitung berdasarkan jumlah simpanan yang dimiliki nasabah atau jumlah pinjaman yang diambil nasabah.  Bunga bank digunakan oleh bank-bank konvensional sedangkan bank syariah biasanya menggunakan istilah bagi hasil, margin keuntungan dan ujrah. Bagi bank konvensional, bunga bank menjadi tulang punggung untuk menanggung biaya operasional dan menjadi sumber utama pendapatan bagi bank.  Selain itu bunga bank memiliki beberapa manfaat bagi bank dan nasabah seperti berikut ini: 1. Bunga pinjaman merupakan imbalan yang diberikan nasabah kepada bank atas produk atau jasa bank yang digunakan oleh nasabah. Bunga pinjaman ini menjadi sumber pendapatan utama bagi bank.
  • 4. 2. Bunga simpanan adalah biaya yang harus dibayar oleh bank kepada nasabah yang memiliki simpanan seperti tabungan, deposito dan giro. Bunga simpanan ini merupakan keuntungan bagi nasabah yang memiliki simpanan di bank. 2). Sedangkan Penertian Riba  Riba secara bahasa bermakna tambahan, berkembang, meningkat dan membesar.  Riba secara istilah berarti pengambilan tambahan dari pokok harta secara batil.  Secara batil, maksudnya adalah pengambilan tambahan dari modal pokok tanpa disertai imbalan pengganti atau kompensasi yang dapat dibenarkan oleh hukum syariah.  Secara lebih spesifik lagi riba adalah mensyaratkan adanya tambahan jumlah uang dari jumlah pokok pinjaman atau utang baik dalam transaksi pinjam meminjam maupun jual beli.  Tambahan atau keuntungan ini lah yang bertentangan dengan prinsip syariah Islam.  Dengan kata lain kelebihan atau tambahan yang terdapat dalam pinjam meminjam atau jual beli tersebut termasuk kategori transaksi yang haram.  Misalnya Budi memberikan pinjaman kepada Andi, dengan syarat Rahmat harus mengembalikan uang pokok pinjaman beserta dengan sekian persen tambahannya (imbalan/keuntungan).  Riba sistemnya menggandakan uang tetapi cenderung untuk keperluan pribadi dan tidak sah menurut hukum, seperti rintenir. Sedangkan bunga bank sistemnya untuk membantu masyarakat kemudian keuntungan tersebut dibagi hasil oleh anggotanya dan sah menurut hukum.
  • 5. Dari penjelasan di atas kesimpulannya bahwa bunga berbeda dengan riba adalah Bunga bank bukan riba. Karena bunga bank bukan diambil secara bathil ada keuntungan kedua belah pihak. sedangkan riba diambil secara bathil yang merugikan salah satu pihak. B. Bila seseorang menabung 10 juta rupiah tahun ini apakah sama nilainya dengan 10 juta rupiah pada 10 tahun mendatang ?  Tidak sama. Salah satu penyebab dari pengurangan nilai uang di masa mendatang ialah inflasi (kenaikan biaya). C. Peran Bank Syariah terhadap inflasi ?  Bank syariah sangat berperan dalam mengendalikan inflasi, karena basik utama bank syariah bukan nilai uang tetapi dari hasil dari kerjasama dengan nasabah.  Jadi ketika nilai mata uang turun, di bank syariah nilai mata uang tetap dan stabil. Karena nilai mata uang menyesuaikan dengan inflasi.
  • 6. ANALISIS MATERI UNTUK PROBLEM BASED LEARNING Nama Mahasiswa : ABDUL LATIF Kelompok Mapel : PAI Judul Modul : FIQIH Judul Masalah : 1. Bagaimana konsep dasar Poligami ? 2. Bagaimana tanggapan anda dengan sikap beberapa gadis remaja yang menawarkan diri untuk menjadi istri kedua atau ketiga dengan alasan populasi wanita yang jauh lebih banyak dari laki-laki. 3. lalu kaitkan dengan fenomena tanggung jawab suami terhadap seluruh anak kandungnya dari beberapa yang saat ini jauh panggang dari api No Komponen Deskripsi 1. Identifikasi Masalah (berbasis masalah yang ditemukan di lapangan) 1) Banyak yang memahami Poligami tidak berdasarkan tuntunan Nabi 2) Kurangnya pemahaman tentang poligami sesuai tuntunan Nabi 3) Peran dari tanggung jawab suami terhadap keluarga jauh dari ajaran nabi. 2. Penyebab Masalah (dianalisis apa yang menjadi akar masalah yang menjadi pilihan masalah) 1.Pemahaman konsep poligami yang tidak berdasarkan tuntunan nabi 2.Sikap beberapa gadis remaja yang menawarkan diri untuk menjadi istri kedua atau ketiga dengan alasan populasi wanita yang jauh lebih banyak dari laki-laki 3.Fenomena tanggung jawab suami terhadap seluruh anak kandungnya dari beberapa yang saat ini jauh panggang dari api
  • 7. 3. Solusi a. Dikaitkan dengan teori/dalil yang relevan 1. Pengertian Poligami  Poligami yang paling umum ditemui adalah lelaki yang beristri lebih dari satu dalam satu waktu.  Berulang kali dihubungkan dengan agama Islam, disebutkan di dalam kitab dan hadis bahwa beristri lebih dari satu.  Seperti pada surat An-nisa ayat 3 : ‫و‬َ ‫ِا‬‫ن‬ْ ‫ِخ‬ ‫ف‬ْ‫ت‬ُ‫م‬ْ ‫ا‬َ‫َل‬ َّ ‫ت‬ُ‫ق‬ْ‫س‬ِ‫ط‬ُ‫و‬ْ ‫ا‬ ‫ِف‬‫ى‬ ‫لا‬ْ‫ي‬َ‫ت‬ٰ‫م‬ٰ ‫ى‬ ‫ف‬َ‫ا‬‫ن‬ْ‫ك‬ِ‫ح‬ُ‫و‬ْ ‫ا‬ ‫م‬َ‫ا‬ ‫ط‬َ‫ا‬‫ب‬َ ‫ل‬َ‫ك‬ُ‫م‬ْ ‫م‬ِ‫ن‬َ ‫نلا‬ِ‫س‬َ‫ا‬ۤ‫ِء‬ ‫م‬َ‫ث‬ْ‫ن‬ٰ‫ى‬ ‫و‬َ ‫ث‬ُ‫ل‬ٰ‫َث‬ ‫و‬َ ‫ر‬ُ‫ب‬ٰ‫ع‬َ ۚ ِّۚ ‫ف‬َ‫ا‬ِ‫ن‬ْ ‫ِخ‬ ‫ف‬ْ‫ت‬ُ‫م‬ْ ‫ا‬َ‫َل‬ َّ ‫َت‬‫ع‬ْ‫د‬ِ‫ل‬ُ‫و‬ْ ‫ا‬ ‫ف‬َ‫و‬َ ‫ِحا‬ ‫د‬َ‫ة‬ً ‫ا‬َ‫و‬ْ ‫م‬َ‫ا‬ ‫م‬َ‫ل‬َ‫ك‬َ‫ت‬ْ ‫ا‬َ‫ي‬ْ‫م‬َ‫ا‬‫ن‬ُ‫ك‬ُ‫م‬ْ ۚ ْۗ ‫ذ‬ٰ‫ِل‬‫ك‬َ ‫ا‬َ‫د‬ْ‫ن‬ٰٓ‫ى‬ ‫ا‬َ‫َل‬ َّ ‫َت‬‫ع‬ُ‫و‬ْ ‫ل‬ُ‫و‬ْ ‫ا‬ْۗ Dan jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah perempuan (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Tetapi jika kamu khawatir tidak akan mampu berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau hamba sahaya perempuan yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat agar kamu tidak berbuat zalim. Memperbolehkan bagi lelaki yang memenuhi syarat tertentu. Salah satu syarat bagi seorang lelaki untuk menjalankan poligami adalah harus mampu berlaku adil pada istri mengenai pembagian waktu, harta, dan perhatian serta poligami bukan hanya untuk syahwat tetapi untuk tujuan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. Lantas, Bagaimana konsep dasar Poligami ? Bagaimana tanggapan anda dengan sikap beberapa gadis remaja yang menawarkan diri untuk menjadi istri kedua atau ketiga dengan alasan populasi wanita yang jauh lebih banyak dari laki-laki. lalu kaitkan dengan fenomena tanggung jawab suami terhadap seluruh anak kandungnya dari beberapa yang saat ini jauh panggang dari api
  • 8. b. Sesuaikan dengan langkah/prosedur yang sesuai dengan masalah yang akan dipecahkan 1. Konsep dasar poligami Banyak orang berpendapat bahwa hukum poligami dalam Islam adalah sunah. Namun, jika dilihat dari sisi hukum, umumnya para ulama berpendapat bahwa hukum poligami sesungguhnya bukanlah sunah, melainkan mubah atau boleh.  Bahkan konsep poligami bukan menganjurkan beristri lebih dari satu.  Islam tidak melarang beristri lebih dari satu, tapi syariat Islam membatasi jumlah istri.  Ini lah sebenarnya konsep dasar poligami yaitu pembatasan istri.  Konsep poligami tetap dilandasi dengan tujuan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. Bukan hanya pemuasan syahwat semata.  Hal ini bisa dilihat dari riwayat yang secara jelas membatasi jumlah istri, yaitu saat keislaman Ghailan bin Salamah At-Tsaqafi Ra yang punya 10 istri dan Al-Harits bin Qais RA yang punya delapan istri, yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW agar menyisakan empat istri saja sebagaimana riwayat berikut: ،ٍ‫ة‬ َ‫ْو‬‫س‬ِ‫ن‬ ُ‫ر‬ْ‫ش‬َ‫ع‬ ُ‫ه‬َ‫ت‬ْ‫ح‬َ‫ت‬ َ‫م‬َ‫ل‬ْ‫س‬َ‫أ‬ َّ‫ي‬ِ‫ف‬َ‫ق‬َّ‫ث‬‫ال‬ َ‫ة‬َ‫م‬َ‫ل‬َ‫س‬ َ‫ْن‬‫ب‬ َ‫ن‬ َ ‫ْال‬‫ي‬َ‫غ‬ َّ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫ر‬َ‫م‬ُ‫ع‬ ِ‫ْن‬‫ب‬‫ا‬ ِ‫ن‬َ‫ع‬ ْ‫َر‬‫ت‬ْ‫خ‬ِ‫ا‬ :َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫هللا‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ُّ‫ي‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ال‬ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َ‫ال‬َ‫ق‬َ‫ف‬ ‫ا‬ً‫ع‬َ‫ب‬ ْ‫ر‬َ‫أ‬ َّ‫ن‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ … ‫(رواه‬ ‫رجال‬ ‫أحمد‬ ‫ورجال‬ .‫يعلى‬ ‫وأبو‬ ‫والبزار‬ ‫وأحمد‬ ‫ماجه‬ ‫وابن‬ ‫الترمذي‬ ‫(الصحيح‬ Artinya, “Diriwayatkan dari Ibn Umar Ra, sungguh Ghailan bin Salamah at-Tsaqafi masuk Islam di saat mempunyai 10 istri. Kemudian Nabi Saw bersabda kepadanya: ‘Pilihlah empat orang dari mereka’ …” (HR At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan selainnya. Para perawi riwayat Ahmad adalah para perawi hadits
  • 9. shahih. :ِ‫ى‬ِ‫د‬َ‫س‬َ‫أل‬‫ا‬ ٌ‫ب‬ْ‫ه‬ َ‫و‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ َ‫و‬ َ‫ة‬ َ‫ْر‬‫ي‬َ‫م‬ُ‫ع‬ ُ‫ن‬ْ‫ب‬‫ا‬ ٌ‫د‬َّ‫د‬َ‫س‬ُ‫م‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ ، ٍ ‫ْس‬‫ي‬َ‫ق‬ ِ‫ْن‬‫ب‬ ِ‫ث‬ ِ‫ار‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ِ‫ن‬َ‫ع‬ ُ‫ت‬ْ‫م‬َ‫ل‬ْ‫س‬َ‫أ‬ :َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ ُ‫هللا‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ِ‫ى‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ِل‬‫ل‬ َ‫ِك‬‫ل‬َ‫ذ‬ ُ‫ت‬ ْ‫َر‬‫ك‬َ‫ذ‬َ‫ف‬ ،ٍ‫ة‬ َ‫ْو‬‫س‬ِ‫ن‬ ُ‫ان‬َ‫م‬َ‫ث‬ ‫ِي‬‫د‬ْ‫ن‬ِ‫ع‬ َ‫و‬ َّ‫ن‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫َر‬‫ت‬ْ‫خ‬‫ا‬ :َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫هللا‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ ُّ‫ى‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ال‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬َ‫ف‬ ،َ‫م‬َّ‫ل‬َ‫س‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ )‫ماجه‬ ‫وابن‬ ‫داود‬ ‫أبو‬ ‫(رواه‬ ‫ا‬ً‫ع‬َ‫ب‬ ْ‫ر‬َ‫أ‬ Artinya, “Diriwayatkan dari al-Harits bin Qais Ra, Musaddad bin ‘Umairah dan Wahb al-Asdi berkata, ‘Al-Harits bin Qais Ra berkata, ‘Aku masuk Islam saat mempuyai delapan (8) istri, lalu Aku sampaikan kepada Nabi SAW dan ia bersabda, ‘Pilihlah empat orang dari mereka,’’’” (HR Abu Dawud dan Ibn Majah). Sementara dari sisi ijma’, ulama Islam telah mencapai ijma’ atas ketidakbolehan menikah lebih dari empat istri. Sebab tidak ada satu riwayatpun yang menunjukkan bahwa ada sahabat atau tabi’in yang mempunyai istri lebih dari empat orang dalam satu waktu. Di antara ijmak yang disebutkan oleh Imam Ibnu Hazm dalam kitab Maratibul Ijma': ‫هللا‬ ‫ول‬ُ‫س‬ َ‫ر‬ ‫بعد‬ ‫ألحد‬ ‫يحل‬ ‫َل‬ ‫جات‬ ْ‫و‬ َ‫ز‬ ‫أربع‬ ‫من‬ ‫أكثر‬ ‫ِكاح‬‫ن‬ ‫أن‬ ‫على‬ ‫وا‬ُ‫ق‬َ‫ف‬َّ‫ت‬‫وا‬ ‫ﷺ‬ "Para ulama sepakat bahwa menikah lebih banyak dari empat istri tidak halal bagi seorang pun setelah Rasulullah SAW." 2. Sikap beberapa gadis remaja yang menawarkan diri untuk menjadi istri kedua atau ketiga dengan alasan populasi wanita yang jauh lebih banyak dari laki-laki  Muhammad Abdul mengingatkan kepada semua orang bahwa siapapun yang menggunakan akalnya, maka pastilah mereka tidak akan beristri lebih dari satu. Berarti gadis remaja yang menawarkan diri
  • 10. untuk menjadi istri kedua atau ketika perlu dipertanyakan akalnya. Alasan bahwa populasi wanita jauh lebih banyak dari laki-laki, itu bukan suatu alasan yang urgen dan belum dikatakan darurat. Justru akan berdampak negatif terhadap anak-anaknya.  Tujuan rumah tangga adalah untuk mendekatkan diri dan keluarga kepada Allah dan menumbuhkan ketenangan dalam rumah tangga. ketika banyak anak, maka kemungkinan rumah tangga akan terurus sangat kecil sekali. 3. Banyak fenomena tanggung jawab suami terhadap keluarga seluruh anak kandungnya dari beberapa istrinya yang sangat jauh dari tujuan pernikahan.  Mengurus satu istri dan beberapa anak saja terkadang banyak menimbulkan berbagai macam masalah yang bahkan terkdang hampir membuat keluarga berantakan, apalagi ditambah dengan istri lebih dari satu dan anak-anaknya. Dan ini hal semacam ini sangat jauh dari tujuan dari pernikahan.