Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Presentasi Sejarah Perkembangan Manajemen

5,783 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Presentasi Sejarah Perkembangan Manajemen

  1. 1. Sejarah Perkembangan Manajemen Kelompok 1 : • Wiwik Wirda • Niken Utari W • Eka Ichtiarini • Pandu Kelas : MLM-E PROUDLY PRESENT~
  2. 2. Definisi Managemen • Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yg memiliki arti seni melaksanakan & mengatur. • Manajemen belum memiliki definisi yg mapan & diterima secara universal, namun secara logika kita dapat simpulkan bahwa manajemen adalah suatu kegiatan mengatur, dan sistem cara pengaturan aktifitas untuk mencapai tujuan dengan efisien dan efektif
  3. 3. Definisi Managemen Menurut para Ahli • Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sbg seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur & mengarahkan orang lain utk mencapai tujuan organisasi. • Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sbg sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasia n, & pengontrolan sumber daya utk mencapai sasaran (goals) secara efektif & efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dpt dicapai sesuai dgn perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yg ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, & sesuai dengan jadwal.
  4. 4. Proses Managemen
  5. 5. 1. Planning : Jika hendak mencapai tujuan dalam organisasi, mereka harus mampu mengatur tujuan tersebut lebih kepada perencanaan yang matang dan terarah 2. Organizing Mengubah dan menata pekerjaan utuk mencapai tujuan: siapa yg mengerjakan, bagaimana, dan untuk apa mengerjakan tugas tsb, 4 TAHAP TERCAPAINYA TUJUAN ORGANISASI 3. Leading Proses koordinasi, yaitu seorang manajer mampu membangun, menolong, dan memecahkan masalah ketika terjadi konflik antara anggota, lebih mengutamakan jaringan komunikasi dan kesepakatan bersama 4. Controlling Adalah fungsi tahap manajemen terakhir dg penuh dengan kegiatan pengawasan ketika semua kegiatan telah terlaksana
  6. 6. Sejarah Manajemen Ajaran manajemen dipelajari dan diajarkan sejak awal abad 20. Namun sebetulnya kegiatan dan pemikiran manajemen sudah ada bersama dengan sejarah manusia. Memang banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen, namun keberadaan ilmu manajemen dipastikan sudah ada di ribuan tahun yang lalu.
  7. 7. llmu manajemen sudah ada sejak dahulu • 1.Pada jaman Nabi Musa As telah ada pemikiran manajemen. Ini terlihat pada waktu perjalanan Nabi Musa meninggalkan Mesir menuju Shiftim, yang mana jaraknya kurang lebih 380 mil.Perjalanan sepanjang itu dilakukan bersama dengan ribuan pengikutnya. Semula persoalan yang timbul diputuskan oleh Nabi Musa sendiri, sehingga selama 39 tahun perjalanan tersebut hanya mencapai 240 mil saja. Kemudian Jethro ( Mertua Nabi Musa) memberikan nasihat agar perjalanan lebih cepat dan masalah Nabi Musa menjadi ringan, maka Nabi Musa disuruh mendelegasikan tugas dan wewenang kepada orang-orang kepercayaannya dengan kelompokkelompok: 10, 50, 100, 500, dan 1.000 orang tiap kelompok. Dengan tugas dan pendelegasian wewenang tersebut,sisa perjalanan dengan jarak 140 mil dapat diselesaikan denganwaktu cuma 9 bulan saja.
  8. 8. 2. Tembok besar di Cina, Candi Borobudur di Indonesia , Gereja di Vatikan dan masih banyak contoh yang lainnya. Dari beberapa contoh nyata diatas kita bisa menyimpulkan bahwa keberadaan ilmu manajemen sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Namun ilmu ini dikaji secara serius pada abad 20 an, hal ini dipengaruhi oleh dua peristiwa yang sangat besar dan sangat berpengaruh bagi perkembangan ilmu manajemen abad ke20. Peristiwa itu menjadikan pemikiran awal manajemen pada masa itu.
  9. 9. Pemikiran Awal Manajemen • Sebelum abad ke-20, terjadi 2 peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pd tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yg akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yg spesifik & berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sbg contoh, Smith mengatakan bahwa dgn sepuluh orang perusahaan peniti dpt menghasilkan kurang lbh 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari.
  10. 10. Evaluasi ttg Definisi dan Proses Manajemen • Manajemen bukan berarti mengatur dan merinci seluruh kegiatan yang kita lakukan, dimana, dan kapan pun, akan tetapi manajemen lebih mengutamakan mengatur tujuan dan set goal secara lengkap dengan efektif dan efisien bagi orang-orang yang merencanakan tujuannya tersebut. Sebagai calon manajer besar, saat ini kita masih menjadi manajer pelakassana untuk driri kita sendiri, yang di sebut NONMANAGERIAL
  11. 11. Manajer besar dan baik bukanlah manajer yang mampu menyeimbangkan tujuan-tujuan dan memadukannya sendiri, tetapi lebih melibatkan banyak pihak yang berperan aktif agar tercapai suatu kesepakatan yang disetujui dan diterima pihak organisasi tersebut dan lebih terjalin rasa kebersamaan yang erat antara manajer dan para pegawainya.
  12. 12. • Kita sebagai non-managerial di harapkan mampu mengatur kemampuan diri, dan lingkungan, serta mengetahui tahap-tahap dari proses manajemen itu sendiri agar semua rencana dan tujuan berjalan dengan baik. Dalam mengatur tujuan akhir bagi pencapaian, kita haruslah mampu memahami hal-hal dan point penting sesuai harapan dengan cara yang SMART .
  13. 13. Kesimpulan • Setelah tujuan dan rencana diatur dalam proses PLANNING, tugas dan perubahan struktur telah ditetapkan dalam ORGANIZING, membangun semangat dan dorongan anggota dalam LEADING, serta ada beberapa yang harus di evaluasi dan di perbaiki untuk memastikan tujuan tercapai dg sempurna, maka manajer harus mengawasi seluruh kegiatan tersebut dalam CONTROLLING.
  14. 14. Maka, sejak ajaran manajemen yang dipelajari dan diajarkan sejak awal abad 20, hingga generasi saat ini, mereka mulai menyadari betapa pentingnya memiliki dan mengatur perencanaan dengan manajemen agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik dan tanpa kendala apapun karna telah mempelajari ilmu ini. It’s so relevant for us!
  15. 15. • GOOD LUCK FOR US!

×