Teori Ausubel
Bella Timorti Pertiwi
Ira Marion
Lara Mayangsari
Reno Sutriono
Pembahasan
1. Teori Belajar Ausubel
2. Cara Penerapan Teori Belajar Ausubel
3. Pendekatan dan Metode yang Dapat Digunakan
Teori Belajar Ausubel
1. Dimensi 1
 Cara Penyajian
2. Dimensi 2
 Cara siswa mengkaitkan materi yang diberikan
dengan struktur kognitif yang telah dimilikinya
Teori Belajar Ausubel
1. Belajar Bermakna (Meaningfull Learning)
2. Belajar Menghafal (Rote Learning)
Empat Tipe Belajar
1. Belajar dengan penemuan yang bermakna.
2. Belajar dengan penemuan tidak bermakna.
3. Belajar menerima yang bermakna.
4. Belajar menerima yang tidak bermakna.
Prasyarat Belajar Bermakna
1. Psikologi siswa sudah harus siap untuk
menerima materi
2. struktur kognitif peserta didik
3. tahap perkembangan intelektual peserta
didik.
Faktor- Faktor Yang Memengaruhi
Belajar Bermakna
 Struktur kognitif
 Stabilitas
 Kejelasan pengetahuan
Prinsip
1. Advance Organizer
2. Diferensiasi Progresif
3. Belajar Superordinat
4. Penyesuaian Integratif (Rekonsiliasi Integratif)
Cara Menerapkan Teori Belajar Ausubel
1. Fase Perencanaan
2. Fase Pelaksanaan
Fase Perencanaan
1. Menetapkan Tujuan Pembelajaran
2. Mendiagnosis latar belakang pengetahuan siswa
3. Membuat struktur materi
4. Memformulasikan Advance Organizer
Fase Pelaksanaan
1. Menggunakan advance organizer dari awal hingga akhir
pelajaran.
2. Menghubungkan atau membandingkan konsep-konsep itu
melalui rekonsiliasi integratif, atau
3. Melanjutkan dengan difernsiasi progresif sehingga konsep
tersebut menjadi lebih luas
Kelebihan
1. Lebih lama diingat
2. Lebih mudah untuk memahami materi
lanjutan.
Kelemahan
1. Tidak lama diingat
2. Tidak bermakna
Pendekatan Deduktif
 Umum-> khusus
 Diketahui-> tidak diketahui
Metode Ekspositori
 Metode informasi
 Metode demonstrasi
 Metode tanya jawab
 Metode latihan
 Tugas
Metode Ekspositori
• Metode informasi
• Metode demonstrasi
• Metode tanya jawab
• Metode latihan
• Tugas
Kelebihan
A. Tepat untuk pemahaman konsep.
B. Siswa aktif dan senang belakar matematika ketika latihan
berkelompok mengerjakan soal yang diberikan guru atau soal
dari buku paket.
C. Guru termotivasi untuk aktif membimbing dalam latihan
berkelompok.
Kekurangan
A. Kecendrungan guru yang berperan dalam proses
pembelajaran.
B. Siswa segan mengemukakan pendapat atau bertanya
ketika selesai penyajian.
C. Siswa malu maju kemuka ketika diminta guru untuk
menyelesaikan soal di papan tulis.
Terima Kasih
Hope you have a good day.

PPT Teori Ausubel

  • 1.
    Teori Ausubel Bella TimortiPertiwi Ira Marion Lara Mayangsari Reno Sutriono
  • 2.
    Pembahasan 1. Teori BelajarAusubel 2. Cara Penerapan Teori Belajar Ausubel 3. Pendekatan dan Metode yang Dapat Digunakan
  • 3.
    Teori Belajar Ausubel 1.Dimensi 1  Cara Penyajian 2. Dimensi 2  Cara siswa mengkaitkan materi yang diberikan dengan struktur kognitif yang telah dimilikinya
  • 4.
    Teori Belajar Ausubel 1.Belajar Bermakna (Meaningfull Learning) 2. Belajar Menghafal (Rote Learning)
  • 6.
    Empat Tipe Belajar 1.Belajar dengan penemuan yang bermakna. 2. Belajar dengan penemuan tidak bermakna. 3. Belajar menerima yang bermakna. 4. Belajar menerima yang tidak bermakna.
  • 7.
    Prasyarat Belajar Bermakna 1.Psikologi siswa sudah harus siap untuk menerima materi 2. struktur kognitif peserta didik 3. tahap perkembangan intelektual peserta didik.
  • 8.
    Faktor- Faktor YangMemengaruhi Belajar Bermakna  Struktur kognitif  Stabilitas  Kejelasan pengetahuan
  • 9.
    Prinsip 1. Advance Organizer 2.Diferensiasi Progresif 3. Belajar Superordinat 4. Penyesuaian Integratif (Rekonsiliasi Integratif)
  • 10.
    Cara Menerapkan TeoriBelajar Ausubel 1. Fase Perencanaan 2. Fase Pelaksanaan
  • 11.
    Fase Perencanaan 1. MenetapkanTujuan Pembelajaran 2. Mendiagnosis latar belakang pengetahuan siswa 3. Membuat struktur materi 4. Memformulasikan Advance Organizer
  • 12.
    Fase Pelaksanaan 1. Menggunakanadvance organizer dari awal hingga akhir pelajaran. 2. Menghubungkan atau membandingkan konsep-konsep itu melalui rekonsiliasi integratif, atau 3. Melanjutkan dengan difernsiasi progresif sehingga konsep tersebut menjadi lebih luas
  • 13.
    Kelebihan 1. Lebih lamadiingat 2. Lebih mudah untuk memahami materi lanjutan.
  • 14.
    Kelemahan 1. Tidak lamadiingat 2. Tidak bermakna
  • 15.
    Pendekatan Deduktif  Umum->khusus  Diketahui-> tidak diketahui
  • 16.
    Metode Ekspositori  Metodeinformasi  Metode demonstrasi  Metode tanya jawab  Metode latihan  Tugas
  • 17.
    Metode Ekspositori • Metodeinformasi • Metode demonstrasi • Metode tanya jawab • Metode latihan • Tugas
  • 18.
    Kelebihan A. Tepat untukpemahaman konsep. B. Siswa aktif dan senang belakar matematika ketika latihan berkelompok mengerjakan soal yang diberikan guru atau soal dari buku paket. C. Guru termotivasi untuk aktif membimbing dalam latihan berkelompok.
  • 19.
    Kekurangan A. Kecendrungan guruyang berperan dalam proses pembelajaran. B. Siswa segan mengemukakan pendapat atau bertanya ketika selesai penyajian. C. Siswa malu maju kemuka ketika diminta guru untuk menyelesaikan soal di papan tulis.
  • 20.
    Terima Kasih Hope youhave a good day.