Ebook Kelompok Studi Linux UNG - Jilid 2 (Ayo Berkenalan dengan Ubuntu Q.Q)

  • 2,762 views
Uploaded on

 

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,762
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
624
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. 1 Kelompok Studi Linux UNG
  • 2. Introduction Assalamualaikum Warahmatulllahi Wabarakatu Penulisan Ebook panduan ini bertepatan dengan rilisnya Distribusi Linux yang terkenal yang sudah tidak asing lagi ditelinga para pembaca yaitu Distribusi Linux Ubuntu 12.10, Ebook panduan ini berisi tentang Panduan Installasi Linux Ubuntu dan panduan Konfigurasi dan installasi aplikasi-aplikasi yang diperlukan - oleh pengguna. Berawal dari gagasan saya untuk menulis panduan ini dengan tujuan agar para pengguna linux baru seperti saya dapat terbantu untuk mempelajari Linux mulai dari tahapan Installasi sampai dengan setelah Installasi sehingga ebook ini bisa dipergunakan sebagai Buku maupun ebook pegangan jika ingin migrasi ke OpenSource. Semoga dengan adanya panduan ebook ini dapat bermanfaat bagi para pengguna linux khususnya teman-teman Kelompok Studi Linux, Kelompok Pengguna Linux maupun Komunitas-komunitas yang mempelajari linux dan opensource software. Apabila ada kekurangan dalam penulisan Ebook panduan ini mohon koreksi dan masukkannya agar ebook panduan ini dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya dan dapat bermanfaat untuk para pembaca, mari gemakan dan bumikan Open Source di Bumi Indonesia,... GO IGOS... Go Open Source... Merdeka...!!! Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu 2 Kelompok Studi Linux UNG
  • 3. DAFTAR ISI Cover........................ .....................................................................1 Introduction...................................................................................2 DAFTAR ISI............... ......................................................................3 Kenalan dengan QQ........................................................................4 Persiapan installasi........................................................................5 Yuk Install QQ................................................................................6 Apa yang baru di QQ 12.10 ............................................................28 Hal yang perlu dilakukan setelah installasi ....................................37 Desktop Coztumize........................................................................63 Galeri Desktop Linuxer …...............................................................85 Desktop Environment....................................................................92 Sepenggal cerita linuxer tentang opensource ….........................,...102 Tutorial & Artikel linux dari kawan-kawan Linuxer.........................108 Ending .........................................................................................109 Referensi .....................................................................................112 3 Kelompok Studi Linux UNG
  • 4. Kenalan dengan Quantal Quetzal Quantal Quetzal adalah sebuah nama yang diberikan oleh Canonical untuk Distribusi Linux Ubuntu versi 12.10 yang dirilis pada Tahun 2012 Bulan Oktober tepatnya pada tanggal 18 Oktober Canonical merilis versi Final Ubuntu 12.10 setelah sebelumnya beberapa kali merilis versi Beta dan Alpha. Ubuntu 12.04 dirilis oleh Canonical dengan slogan 'Avoid the pain of Windows 8!', Distribusi Ubuntu 12.10 adalah versi pertama yang telah dirilis setelah sebelumnya merilis versi LTS (Long Term Support). Ubuntu 12.10 hadir masih dengan Desktop Unity, dengan beberapa perbaikan fitur dan peningkatan kerja pada Desktop Dash Pembaharuan yang utama dilakukan adalah sebagai berikut : • Desktop Unity yang sekarang sudah sampai pada versi ke 6.6, kelebihan yang ditawarkan adalah fitur untuk menambahkan link URL pada menu dash sehingga mempermudah user untuk menuju ke website yang sering dikunjungi. • Peningkatan versi kernel yang digunakan yaitu menggunakan versi kernel Linux 3.5.4 • LibreOffice versi 3.6.2.2 • Mozilla Firefox & Thunderbird versi 16.0.1 • Grub Loader 2 sebagai Boot Loader • LLVMPie Sebagai Software Render untuk bisa mengatur efek-efek 3D dengan menggunakan Compiz. • Ubiquity sebagai Installer wizard 4 Kelompok Studi Linux UNG
  • 5. Persiapan Installasi Setelah berkenalan sedikit dengan si Quantal, selanjutnya pasti tertarik ingin install... ??? ok,ok...tenang... :) Hal pertama yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Download ISO Ubuntu 12.10 Quantal QuetZal Hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah melakukan download ISO Distribusi Linux Ubuntu 12.10 anda dapat mendownload melalui Website resmi Ubuntu yaitu www.ubuntu.com. Jika mengalami keterbatasan dalam mendownload anda bisa meminta ke teman terdekat atau bisa menghubungi kami di group Facebook www.facebook.com/groups/kslung untuk melakukan permintaan copy-burning ke media CD/DVD. Semoga hal ini tidak menjadi batasan bagi teman-teman yang serius ingin migrasi. 5 Kelompok Studi Linux UNG Gambar i. Mirror Download Ubuntu
  • 6. 2. Buat LiveCD Installasi melalui USB / CD Setelah anda memperoleh file ISO Distribusi Linux Ubuntu 12.10, selanjutnya untuk melakukan installasi, kita perlu untuk membuat Media Installasi untuk melakukan installasi. Media installasi yang akan kita gunakan adalah DVD, USF, Hardisk Eksternal, Hardisk Internal (SwitchPort SATA-USB). Apabila sudah memiliki media Installasi ayo kita lanjutkan. Jika teman-teman yang ingin menggunakan media DVD sebagai installasi anda bisa langsung melakukan burning ISO installasi ke DVD dengan menggunakan aplikasi Burning seperti UltraISO,PowerISO,Brasero,K3B, atau Nero. Apabila menggunakan Brasero hasilnya akan seperti pada gambar berikut, anda hanya perlu memasukkan DVD untuk melakukan burning. Apabila ingin menggunakan media installasi USF anda bisa menggunakan perangkat lunak Unetbootin yang berfungsi membuat bootable media install linux melalui media flashdrive, untuk mendapatkan Unetbootin anda bisa mendownload melalui link berikut www.unetbootin.org, pada saat masuk ke website unetbootin silahkan tentukkan platform sistem operasi yang anda gunakan. Setelah Unetbootin selesai di Download, sebelum menjalankan Unetbootin terlebih dahulu siapkan Media Installasi USF yang telah di format dan file ISO linux yang akan anda gunakan contohnya file ISO Ubuntu 12.10. selanjutnya apabila Unetbootin telah dijalankan akan tampak seperti pada gambar berikut : 6 Gambar 1. Burning ISO “Brasero” Kelompok Studi Linux UNG
  • 7. 3. Backup Data dan Penyiapan Partisi Kosong Setelah pembuatan media Installasi selesai, selanjutnya kita perlu melakukan backup data agar apabila terjadi kesalahan dalam installasi data-data penting milik kita dapat terselamatkan, langkah selanjutnya siapkan partisi Kosong, Minimal ukuran partisi yang diperlukan untuk installasi adalah sebagai berikut : Partisi Ukuran FileSystem “root” 40 GB (Minimal) Swap Memory 2 GB (Tergantung Memory RAM yang digunakan) 7 Gambar 2. pembuatan LiveUSB “Unetbootin” Catatan 1 : Penggunakan Swap memory bergantung dari kapasitas Memory apabila memory yang digunakan 1 GB berarti ukuran SWAP Yang perlu dialokasikan adalah 2 kali ukuran memory yaitu 2 GB Catatan 2: Untuk melakukan pembagian partisi anda bisa menggunakan Aplikasi partisi manager seperti Gparted / Easus Partition Magic. Kelompok Studi Linux UNG
  • 8. 4. Persiapan Akhir Persiapan akhir yang perlu dipersiapkan adalah membaca buku panduan installasi Linux, selain buku panduan hal lain yang perlu dipersiapkan adalah membaca doa :)) sebelum melakukan installasi. Silahkan hidupkan PC rubahlah 1st First Boot mengarah ke media installasi yang kita gunakan (CD/DVD atau USF). 8 Kelompok Studi Linux UNG Sekilas Tentang SWAP Memory Swap / Virtual Memory adalah memory virtual yang berfungsi Untuk membantu kinerja dari memory utama / fisik (RAM), kapasitas Memory Virtual / SWAP Dialokasi dari media penyimpanan (Hardisk Drive)
  • 9. Yuk Install Quantal QuetZal....!!! OK...!, beberapa hal yang perlu kita persiapkan seperti yang sudah dibahas dipembahasan sebelumnya, Media Installasi sudah siap [siap], alokasi ruang penyimpanan [siap], Hal pertama yang perlu dilakukan adalah masukkan CD/DVD kedalam CD/DVD ROM apabila menggunakan media install CD/DVD, jika anda menggunakan media installasi FlashDrive silahkan pasang FlashDrive ke port USB. Setelah media installasi terpasang lakukan Restart / Reboot, selanjutnya pada saat reboot silahkan tekan F12 untuk memilih Startup Booting Device, masing-masing komputer / Laptop memiliki pengaturan BIOS yang berbeda jadi anda hanya tinggal menyesuaikan untuk masuk ke menu BIOS anda bisa menggunakan beberapa tombol. Tombol Navigasi Hardware / BIOS F2 AMI BIOS / Acer,TOSHIBA, Axioo, HP, dll DEL PC / Komputer Setelah melakukan booting startup pada media installasi yang kita gunakan selanjutnya anda hanya tinggal menunggu sampai dengan tahap berikut : 9 Kelompok Studi Linux UNG
  • 10. Seperti pada gambar a_1 kita bisa melihat tampilan interface Desktop LiveCD Ubuntu 12.10, sampai disini kita bebas untuk menggunakan fitur-fitur standar yang telah disediakan, melalui menu Dash. 10 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_1. Desktop Ubuntu 12.10 LiveCD Gambar a_2. Menu Dash Ubuntu 12.10
  • 11. Seperti pada gambar a_2 kita bisa melihat di Desktop terdapat 2 buah Icon, Icon yang perlu kita perhatikan adalah seperti pada gambar berikut : Lakukan Double Klik pada Icon “Install Ubuntu 12.10” seperti pada gambar a_2, setelah melakukan double klik selanjutnya kita akan masuk di menu Installasi Wizard, seperti pada gambar a_3. 11 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_3 : Desktop Ubuntu 12.10 LiveCD Gambar a_4 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 1
  • 12. Seperti pada gambar a_4 kita bisa memilih bahasa yang akan digunakan pada saat installasi, apabila kita sudah selesai melakukan pemilihan bahasa installasi kita bisa melanjutkan dengan menekan tombol Forward atau Lanjutkan, seperti pada gambar a_5 berikut : Setelah menekan Tombol Lanjutkan / Forward seperti pada gambar a_5, kita akan masuk ke Tahapan ke 2 yaitu Tahapan persiapan Installasi, pada tahapan ini akan dilakukan pengecekkan hardware : 1. Pengecekkan Space Hardisk yang minimal memiliki ukuran sebesar 4.8 GB. 2. Pengecekkan Koneksi Internet, apabila kita terkoneksi di internet kita bisa langsung melakukan installasi paket tambahan plugin multimedia yang diperlukan, apabila tidak memiliki akses ke Internet kita bisa melakukan installasi paket plugin multimedia yang diperlukan setelah proses installasi selesai. 12 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_5 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 1.1
  • 13. 3. Pengecekkan Sumber Power / Charger, apabila kita melakukan Installasi pada Laptop kita dianjurkan untuk menggunakan Charger untuk keamanan installasi. Tampilan Installasi Pada tahap kedua bisa anda lihat pada gambar a_6, Apabila semua persyaratan Installasi sudah dipenuhi selanjutnya untuk melanjutkan kita bisa menekan tombol Lanjutkan / Forward seperti pada gambar a_6. 13 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_6 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 2
  • 14. Setelah menekan tombol Forward / Lanjutkan seperti pada gambar a_6 selanjutnya kita akan masuk ke tahapan 3, pada Tahapan ke 3 kita akan ditawarkan untuk menyambungkan komputer yang akan kita install, ke jaringan Nirkabel / Wifi, agar kita bisa mengambil paket-paket tambahan melalui internet. Anda bisa melihat pada gambar a_7 berikut : Apabila kita ingin melakukan koneksi ke Wifi kita bisa memilih wifi yang ingin kita koneksikan, tapi jika kita tidak ingin melakukan koneksi kita bisa melanjutkan dengan menekan tombol Lanjutkan / Forward seperti yang ditunjukkan pada gambar diatas. 14 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_7 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 3
  • 15. Seperti pada gambar a_8, pada tahapan ini kita dipersilahkan untuk memilih jenis installasi yang kita inginkan, pada kondisi kali ini kita memiliki beberapa Opsi diantaranya adalah sebagai berikut : • Opsi 1 : Pasang Ubuntu bersama Sistem Operasi yang lain, opsi ini memungkinkan kita secara otomatis untuk bisa membuat Ubuntu untuk di install bersama dengan Sistem Operasi lain yang sebelumnya terinstall didalam PC/ Laptop kita, sehingga secara otomatis sistem akan membuatkan 2 partisi yaitu swap memory dan ext4 yang berfungsi untuk menampung direktori filesystem linux. Sehingga pengaturan partisi menjadi dual boot. • Opsi 2 : Ganti Sistem Operasi lain dengan Ubuntu, pada opsi ini memungkinkan kita untuk mengganti Sistem Operasi Lain dengan Ubuntu secara otomatis, artinya Sistem Operasi yang sebelumnya terinstall akan di timpa dengan Ubuntu yang akan kita install. 15 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_8 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 4
  • 16. • Opsi 3 : Sesuatu yang lain, menggelikan memang jika kita membaca opsi yang ketiga ini :D , pada tahapan ini memungkinkan kita untuk melakukan perubahan partisi untuk persiapan installasi secara manual, kita bisa melakukan Opsi 1 dan Opsi 2 pada tahapan ini akan tetapi kita membuat kedua Opsi tersebut secara manual. Silahkan melakukan perubahan partisi sesuai dengan kebutuhan anda, pada panduan kali ini kita akan melakukan konfigurasi partisi untuk melakukan installasi dengan menggunakan 2 metode yaitu metode pertama seperti yang digambarkan dalam opsi pertama dan metode pada Opsi ketiga. OPSI 1 : Pasang Ubuntu bersama Sistem Operasi yang lain Jika ingin menggunakan opsi pertama, anda bisa melakukan Check List / pada Opsi pertama dan tekan tombol Lanjutkan / Forward seperti pada gambar a_8. Selanjutnya akan masuk ke tahapan selanjutnya seperti pada gambar a_9 berikut : 16 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_9 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 5
  • 17. Seperti pada gambar diatas, secara otomatis System Ubuntu akan melakukan pembagian partisi untuk Installasi, yang akan dialokasikan secara merata, partisi tambahan yang akan dibuat adalah Partisi untuk Filesystem / root, dan partisi untuk Swap Area / Memory Virtual. Untuk melanjutkan kita hanya tinggal menekan tombol “Pasang Sekarang” seperti yang ada pada gambar a_9. Setelah menekan tombol Pasang Sekarang selanjutnya kita akan diminta untuk melakukan Konfirmasi penulisan perubahan untuk hardisk dan melanjutkan keproses selanjutnya, apabila sudah yakin dengan perubahan yang akan dilakukan dihardisk kita bisa menekan tombol “Lanjutkan” jika masih belum yakin silahkan tekan tombol “Kembali”, untuk melakukan perubahan sesuai dengan keinginan. 17 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_10 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 6
  • 18. OPSI 3 : Sesuatu yang lain Jika pada Opsi pertama kita memilih option “Pasang Ubuntu 12.10 bersama Sistem Operasi lain, pada Opsi yang ketiga ini kita akan melakukan hal yang berbeda, hal yang akan kita lakukan adalah dengan memilih Opsi yang ketiga yaitu “Sesuatu yang Lain” artinya kita akan melakukan konfigurasi partisi untuk installasi secara manual, anda bisa melihat pada gambar a_11 berikut : Setelah memilih Opsi “Sesuatu yang lain”, klik Forward / Lanjutkan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, untuk melakukan installasi Distribusi Linux Ubuntu kita memerlukan 2 partisi yang akan kita alokasikan untuk Filesystem root dan Swap memory, Filesystem root berfungsi untuk menampung data-data sistem Ubuntu, Swap memory berfungsi untuk membantu kinerja memory fisik dalam menangani proses. 18 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_11 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 7
  • 19. Setelah melakukan forward, pada tahap ini kita sudah masuk kedalam pengaturan partisi. Kita sudah menyediakan hardisk untuk installasi yaitu anda bisa melihat seperti yang ditandai pada gambar a_12 berikut Seperti yang dijelaskan pada gambar diatas kita sudah menyediakan 1 buah hardisk yang dikhususkan untuk installasi yang ditandai dengan /dev/sdc. Konsep pemartisian pada Distribusi Linux mengenal Hardisk dan partisi dengan penamaan seperti pada tabel berikutnya berikut : Hardisk Partisi 1 Partisi 2 Partisi 3 dst /dev/sda sda1 sda2 sda3 Dan seterusnya/dev/sdb sdb1 sdb2 sdb3 /dev/sdc sdc1 sdc2 sdc3 Dan seterusnya 19 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_12 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 8
  • 20. Kami harap teman-teman sudah bisa memahami dari penjelasan sederhana pada tabel diatas, selanjutnya yang perlu kita lakukan yaitu memilih salah satu partisi yang telah disediakan sesuai pada gambar a_11 kita akan memilih partisi sdc2 karena sdc2 berukuran 71.720 MB / 71 GB, selanjutnya silahkan anda klik pada partisi yang sdc2 selanjutnya tekan tombol “Change” untuk melakukan pengaturan pada partisi sdc2, setelah menekan tombol “Change” selanjutnya akan ditampilkan Window baru untuk melakukan penyuntingan partisi, lakukan perubahan pada baris Gunakan Sebagai : kita harus memilih filesystem Ext4 dan pada bagian Titik kait kita pilih mount pointnya sebagai Filesystem atau yang ditandai dengan “/”, anda bisa melihat seperti pada gambar a_13 berikut 20 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_13 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 9
  • 21. Setelah melakukan pembuatan partisi untuk system dengan sistem berkas Ext4 dan Titik kait sebagai root, selanjutnya lakukan pembuatan partisi swap area untuk partisi /dev/sdc1, lakukan hal yang sama seperti pada panduan pembuatan partisi filesystem sebelumnya, selanjutnya anda bisa melihat seperti pada gambar a_14 berikut : Jika sebelumnya kita menggunakan Ext4 sebagai filesystem pada pembuatan swap area kita menggunakan partisi dengan ukuran 8000MB / 8 GB untuk ruang swap Dalam pembuatan partisi merupakan tahapan yang penting dalam melakukan installasi maka dari itu kami akan menjelaskan kembali tentang konfigurasi partisi anda bisa melihat seperti pada gambar a_15 berikut : 21 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_14 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 10
  • 22. seperti pada gambar a_15 diatas kita melakukan pembuatan 2 partisi pada hardisk yaitu partisi untuk filesystem dan partisi swap area untuk virtual memory. Agar menjadi lebih jelas dalam pengaturan partisi, serta pembaca menjadi paham, anda bisa melihat pengaturan partisi hardisk untuk melakukan installasi seperti pada gambar a_15 berikut : Setelah melakukan pembuatan partisi pada tahapan sebelumnya, jika anda sudah berhasil dalam pembuatan partisi, akan ditandai seperti pada gambar a_17 berikut dengan dibuatnya 2 buah partisi yaitu filesystem ext4 dan swap area, 22 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_15 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 11 /dev/sdc /dev/sdc2 Ext4 FileSystem / root 71 GB /dev/sdc1 Swap Area 8 GB Gambar a_16 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 12
  • 23. Jika pengaturan partisi yang dibutuhkan sudah selesai dibuat selanjutnya anda bisa menekan tombol “Pasang Sekarang” untuk melanjutkan ketahapan installasi selanjutnya, Catatan : • Dalam pengaturan konfigurasi partisi, diharapkan untuk melakukan backup data-data penting yang terisi dihardisk. • Pengaturan partisi dimasing-masing Hardisk pada komputer anda akan berbeda dengan contoh pada panduan diatas, akan tetapi alur pengaturan pembuatan partisi relatif sama. • Dalam pembuatan Partisi Ext4 dan Swap area anda harus menjadikan 2 partisi menjadi Primary partisi / partisi utama. • Jika pada hardisk anda sudah terdapat 4 partisi primary diharapkan untuk menghapus partisi primary lain dan diganti menjadi partisi Logical, untuk melakukan hal tersebut anda bisa memanfaatkan tools aplikasi seperti Gparted / Partition magic. 23 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_16 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 12
  • 24. Setelah Tahapan pengaturan partisi selesai selanjutnya akan masuk ke tahapan pemilihan Lokasi / Zona Waktu yang akan kita gunakan, Seperti pada gambar a_17 diatas kita bisa memilih Zona Waktu, karena Zona Waktu penulis yang berada di Gorontalo :D, maka terpilihlah Makassar sebagai Zona Waktu, silahkan menyesuaikan Zona Waktu sesuai dengan tempat tinggal anda. Setelah selesai melakukan pemilihan Zona Waktu, silahkan dilanjutkan dengan menekan tombol Forward / Lanjutkan seperti pada gambar a_17 24 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_17 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 13
  • 25. Pada Tahapan selanjutnya kita akan masuk ke tahapan pemilihan Susunan Keyboard jika di Indonesiakan :D menjadi Susunan Papan Ketik, anda bisa melihat pada gambar a_18 berikut : Seperti pada gambar a_18 secara Default penulis memilih English [US] karena penulis menggunakan Susunan papan ketik standarisasi USA. 25 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_18 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 14
  • 26. Selanjutnya kita akan masuk ke tahapan penginputan username dan password, silahkan masukkan Nama Anda, Username dan password sesuai dengan keinginan anda, anda bisa melihat contoh seperti pada gambar a_19, berikut : Untuk melanjutkan ketahap selanjutnya anda bisa menekan tombol Forward / Lanjutkan. 26 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_18 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 14
  • 27. Setelah itu proses Installasi akan berjalan seperti pada gambar a_19 anda hanya perlu menunggu, sampai proses installasi selesai. Jika proses installasi selesai, akan ditampilkan window seperti pada gambar a_20, anda bisa melakukan Restart dengan menekan tombol “Restart Now” atau anda bisa melanjutkan pengetesan system melalui Live CD dengan menekan tombol “Continue Testing”, untuk tetap masuk ke mode liveCD seperti pada gambar a_20 berikut : 27 Kelompok Studi Linux UNG Gambar a_19 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 15 Gambar a_20 : Tahapan Installasi Ubuntu ke 16
  • 28. Apa Yang baru di Quantal Quetzal 12.10 ??? Setelah proses installasi berjalan dengan sukses, selanjutnya kami akan sedikit mereview hal-hal yang baru pada Distribusi Ubuntu 12.10 Quantal Quetzal. 1.LibreOffice Peningkatan versi LibreOffice Versi 3.6.2.2, menawarkan interface yang ringan dan mudah untuk digunakan oleh pengguna baru. 28 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 3 : Libre Office 3.6.2.2
  • 29. 2.Ubuntu One Ubuntu One, Menawarkan layanan CloudCOmputing yaitu memungkinkan kita untuk menyimpan dan berbagi file dengan pengguna Ubuntu dari seluruh dunia secara bebas. Untuk menggunakan UbuntuOne anda hanya perlu melakukan Sign In / Mendaftarkan selanjutnya kita sudah bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Ubuntu One. 29 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 4 : Ubuntu One
  • 30. 3.Mozilla Firefox Dukungan dari Mozilla.org dengan menyertakan Mozilla Firefox versi 16.0.1 sebagai browser default untuk Distribusi Linux Ubuntu 12.10, menawarkan kemampuan pencarian yang cepat dan mudah. 30 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 5 : Mozilla Firefox
  • 31. 4. System Setting / Control Panel Menawarkan kemudahan kepada pengguna untuk melakukan konfigurasi system secara keseluruhan melalui System Setting, System Setting dibuat dengan tujuan agar mempermudah user untuk melakukan konfigurasi dan pengaturan system secara keseluruhan mulai dari Personal, Hardware, dan System. 31 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 6 : System Settings
  • 32. 5. System Monitor System Monitoring berfungsi untuk menampilkan Informasi-informasi penting terkait system, kita bisa melihat versi kernel Linux yang digunakan, versi Desktop yang digunakan dan Informasi tentang Hardware, Processes, dan FileSystem, yang bisa anda akses melalui tab-tab yang telah disediakan pada System Monitor, anda bisa melihat seperti pada gambar 7 berikut : 32 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 7 : System Monitor
  • 33. 6. Pemutar Audio “RhytmBox” Pada Distribusi Ubuntu 12.10 menghadirkan Pemutar Audio RhytmBox yang mempermudah kita untuk mendengarkan musik dengan berbagai format, selain itu kita bisa mendengarkan Radio streaming melalui Rhytmbox, pada Distribusi Ubuntu 12.10 tim Developer menambahkan versi RhytmBox terbaru yaitu versi 2.97, anda bisa melihat seperti pada gambar 8 berikut : 33 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 8 : Pemutar Musik “RhytmBox”
  • 34. 7.Pemutar Video “Totem Movie Player” Pada Distribusi Ubuntu 12.10 menghadirkan Pemutar Video Totem Movie Player, Totem menawarkan Interface sederhana dan ringan yang mempermudah pengguna untuk menggunakan Totem, dengan Totem kita bisa memainkan Video dengan berbagai jenis format video yang beragam salah satunya adalah mkv,mpeg/mpg,flv,ogv,dat,mp4, dan masih banyak format file video yang didukung oleh Totem. Pada Distribusi Ubuntu 12.10, Tim Developer telah menambahkan Totem versi terbaru yaitu versi 3.4.3, anda bisa melihat tampilan Totem seperti pada gambar 9 berikut : 34 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 9 : Pemutar Video “Totem”
  • 35. 8.Mozilla ThunderBird Selain Firefox, Developer juga menyertakan Mozilla Thunderbird versi 16.0.1 untuk Ubuntu 12.10, dengan Thunderbird dapat mempermudah user untuk mengirim / menerima email dengan mudah dan nyaman, selain mengirim dan menerima email dengan Thunderbird kita bisa memanfaatkan fasilitas Chatting. Anda bisa melihat tampilan Interface Mozilla Thunderbird seperti pada gambar 10 berikut : 35 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 10 : Mozilla ThunderBird
  • 36. 9. Gwibber Internet Messenger Gwibber adalah aplikasi yang mempermudah user untuk melakukan koneksi akun-akun sosial media maupun akun email dengan sistem, sehingga mempermudah user untuk berkomunikasi dengan teman melalui Gwibber, Gwibbe mendukung banyak Social Media diantaranya Facebook, Twitter, FlickR dan masih banyak lagi, anda bisa mengkoneksikan Gwibber dengan akun email / sosial network anda dengan mudah, berikut adalah tampilan Interface Gwibber 36 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 11 : Gwibber Internet Messenger
  • 37. Hal yang perlu dilakukan setelah Installasi Sesuai dengan judulnya, hal pertama yang perlu dilakukan setelah installasi adalah : 1. Merubah Repository Ubuntu 12.10 ke Repository Lokal Distribusi Linux adalah sebuah Distribusi yang dikembangkan dengan memanfaatkan media Internet untuk bisa mengambil paket aplikasi yang diperlukan untuk itu kita membutuhkan akses internet yang stabil. Di Indonesia sudah menyediakan server-server repository yang sudah siap menyediakan repository secara bebas untuk bisa anda gunakan dan akses secara bebas dan mudah. Untuk melakukan penambahan Repository anda bisa membuka console terminal dengan mengetikkan tombol kombinasi CTRL + ALT + T, selanjutnya console terminal akan terbuka seperti pada gambar berikut : setelah console terminal selesai dibuka selanjutnya ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo nano /etc/apt/sources.list 37 Gambar 12. Console Terminal Kelompok Studi Linux UNG
  • 38. setelah mengetikkan perintah diatas selanjutnya silahkan masukkan password administrator / superuser, dan selanjutnya anda akan masuk ke file sources.list seperti pada gambar berikut : selanjutnya kita akan menambahkan Repository lokal yang akan kita gunakan, dan akan ditambahkan pada baris file sources.list. Berikut adalah daftar repository lokal yang dapat digunakan secara bebas. # Repo lokal untuk ubuntu 12.10 via ITB 38 Catatan 1 : perintah diatas berfungsi untuk melakukan Proses pengeditan pada file sources.list yang terletak di /etc/apt/sources.list, pada file sources.list kita akan menambahkan Repository yang akan kita gunakan. Catatan 2 : nano adalah editor file berbasis text yang bisa anda Gunakan Untuk melakukan pengeditan file Gambar 13. isi File Sources.list deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ quantal-proposed main restricted universe multiverse deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ quantal-security main restricted universe multiverse deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ quantal-updates main restricted universe multiverse deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu/ quantal main restricted universe multiverse Kelompok Studi Linux UNG
  • 39. # Repo lokal untuk ubuntu 12.10 via Kambing # Repo lokal untuk ubuntu 12.10 via UKDW # Repo lokal untuk ubuntu 12.10 via Komo Anda bisa memilih dengan bebas repository yang akan anda gunakan sesuai kebutuhan dan lokasi teritorial anda, apabila anda tinggal dibandung silahkan gunakan Repository ITB. Kali ini kita akan menggunakan repository ITB, copy 4 baris repository ITB selanjutnya, paste kedalam file sources.list (pemeilihan repository yang akan digunakan bebas, alur penambahan dan perubahan repository secara keseluruhan sama) seperti pada gambar berikut : 39 deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ quantal-proposed main restricted universe multiverse deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ quantal-security main restricted universe multiverse deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ quantal-updates main restricted universe multiverse deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ quantal main restricted universe multiverse deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu quantal main restricted universe multiverse deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu quantal-updates main restricted universe multiverse deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu quantal-security main restricted universe multiverse deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu quantal-backports main restricted universe multiverse deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu quantal-proposed main restricted universe multiverse deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ quantal-proposed main restricted universe multiverse deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ quantal-security main restricted universe multiverse deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ quantal-updates main restricted universe multiverse deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ quantal main restricted universe multiverse Kelompok Studi Linux UNG
  • 40. Seperti pada gambar 5, paste 4 baris repository ITB ke baris yang paling atas, pada file /etc/apt/sources.list. Selanjutnya simpan perubahan yang dilakukan dengan menekan tombol kombinasi “Ctrl + O”, seperti pada gambar 6 dan gambar 7 berikut : 40 Gambar 14. penambahan Repository Gambar 15. penyimpanan file Repository Kelompok Studi Linux UNG
  • 41. Selanjutnya untuk keluar dari editor nano anda bisa mengetikkan tombol kombinasi “Ctrl + X”. 41 Gambar 16. Proses penyimpanan Sukses Kelompok Studi Linux UNG
  • 42. Catatan : Pada tahapan diatas kita melakukan penambahan repository berikut adalah salah satu contoh link URL repository, kita akan sama-sama membahas tentang struktur dari link repository berikut : deb http://repo.ukdw.ac.id/ubuntu quantal main restricted universe multiverse Repository adalah tempat penyimpanan bagi arsip-arsip software, dimana sofware dalam arsip ini dapat diambil oleh user untuk digunakan, dengan menggunakan metode installasi melalui internet dengan menggunakan APT Tools. Penggunaannya adalah ketika user ingin menginstall satu software maka ubuntu akan mencari software tersebut pada Link Repository yang kita gunakan, jika ketemu maka system secara otomatis akan merespon dan melanjutkan ke proses konfirmasi installasi. Seperti pada contoh repository yang diambil diatas, Repository Ubuntu diatur kedalam empat area komponen diantaranya sebagai berikut : • Main, adalah Software yang didukung secara Resmi • Restricted, adalah Software yang didukung tapi tidak sepenuhnya dalam free license • Universe, adalah Software yang dikelola oleh komunitas (bukan software yang didukung dengan resmi) • Multiverse, adalah Software yang tidak Free 42 Kelompok Studi Linux UNG
  • 43. Tipe arsip debian terdiri dari dua macam, yakni: • deb : tipe ini biasanya untuk repository file file binary, dokumentasi yang umumnya kita gunakan. • deb-src : tipe ini biasanya untuk repository file-file source code, umumnya digunakan oleh para developer atau user yang sering ingin melakukan compile sendiri paket-paket yang diinginkan. Setelah Repository sudah selesai dan berhasil diubah ke repository lokal, selanjutnya anda bisa melakukan proses pembaharuan index aplikasi pada server repository yang anda gunakan, dengan mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo apt-get update Setelah mengetikkan perintah diatas, anda perlu menginputkan password untuk melakukan autentifikasi, untuk melanjutkan proses update. Setelah menginputkan password selanjutnya proses update akan berjalan, proses yang dilakukan adalah dengan menambahkan index daftar-daftar aplikasi yang ada pada server ke sistem Ubuntu kita. Catatan : APT (Advanced Packaging Tool) merupakan sistem manajemen paket (paket manager) yang bertugas mengatur penginstallan, pengkonfigurasian dan penghapusan suatu paket software pada Distribusi Linux Debian base. APT mempermudah proses manajemen paket di GNU/Linux dengan mengotomatisasi penerimaan, pengkonfigurasian, penginstallan dan pembuangan paket software baik yang bertipe binary maupun source code. 43 Kelompok Studi Linux UNG
  • 44. Berikut adalah beberapa perintah APT yang sering digunakan untuk melakukan proses upgrade, install, uninstall. Anda dapat mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : Installasi user@groups:~$ sudo apt-get install namaaplikasi Uninstall user@groups:~$ sudo apt-get remove namaaplikasi Upgrade user@groups:~$ sudo apt-get upgrade Terdapat beberapa jenis parameter APT yang dapat anda gunakan yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. 2. Install Multimedia Packages Setelah proses update Repository yang dilakukan pada bagian sebelumnya selanjutnya kita perlu melakukan installasi plugin-plugin extras ke sistem kita agar kita dapat menggunakan dan memainkan file audio seperti (MP3, AVI, DVD, etc.). seluruh paket plugin-plugin extras telah dipaketkan menjadi 1 buah package yaitu “ubuntu-restricted-extras” untuk melakukan installasi paket tersebut anda bisa mengetikkan perintah APT untuk melakukan installasi seperti pada contoh berikut : user@groups:~$ sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras 44 Kelompok Studi Linux UNG
  • 45. 3. Install Aplikasi pengolah Gambar (GIMP dan InkScape) Bagi para desainer hal ini dirasakan penting karena untuk menunjang hobi dan pekerjaannya, anda tidak harus bingung, berikut adalah aplikasi-aplikasi pengolah gambar yang dapat anda gunakan dengan mudah secara bebas tanpa adanya batasan. a. GIMP Gimp adalah aplikasi pengolah gambar opensource yang menggunakan lisensi GNU/GPL sehingga anda dapat menggunakannya dengan bebas. Untuk melakukan installasi GIMP bersama dengan plugin-plugin, anda bisa mengetikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:otto-kesselgulasch/gimp user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install gimp gimp-plugin-registry user@groups:~$ gimp-resynthesizer 45 Kelompok Studi Linux UNG
  • 46. setelah proses installasi selesai anda dapat mengakses GIMP melalui dash atau panel : Bagi anda yang masih merasa kesulitan untuk menggunakan GIMP anda dapat belajar untuk bisa menggunakan GIMP melalui URL berikut : http://www.sangguru.com 46 Gambar 17. Tampilan Interface GIMP Kelompok Studi Linux UNG
  • 47. b. InkScape InkScape adalah perangkat lunak pengolah gambar vektor yang memiliki lisensi OpenSource GNU/GPL, sehingga anda bisa menggambar berbagai hal dan pembuatan logo instansi, atau komunitas anda. Untuk melakukan installasi InkScape anda bisa mengetikkan perintah berikut untuk melakukan installasi InkScape. user@groups:~$ sudo apt-get install inkscape 47 Kelompok Studi Linux UNG
  • 48. Setelah proses installasi selesai anda bisa menggunakan inkscape, untuk membukanya bisa membuka melalui Menu Dash / Panel, berikut adalah tampilan interface inkscape setelah proses installasi yang anda lakukan. Bagi anda yang baru migrasi ke linux dan membutuhkan software pengolah gambar vektor, anda bisa menggunakan Inkscape secara bebas dan dapat mendownload tutorial pembelajaran inkscape melalui link URL berikut : http://www.sangguru.com 48 Gambar 17. Tampilan Interface InkScape Kelompok Studi Linux UNG
  • 49. c. Wine Kepada pengguna Microsoft Windows yang sudah biasa menggunakan perangkat lunak yang berekstensi exe / executable anda tidak perlu khawatir, karena dengan adanya software Wine Executable Emulator yang dibuat dengan lisensi opensource sehingga bisa kita gunakan untuk menjalankan file berekstensi *.exe, anda bisa mencoba untuk melakukan installasi Wine, meskipun tidak semua software berekstensi executable yang disupport akan tetapi setiap rilisnya, Wine memberikan dukungan yang lebih banyak ke perangkat lunak yang menggunakan ekstensi executable sehingga bisa digunakan dan dijalankan oleh Wine, pada saat ini wine sudah rilis sampai dengan versi 1.5. Ayo kita sama-sama install Wine, kali ini kita akan mempraktekkan Installasi Wine pada Distribusi Linux Ubuntu 12.10 atau Distribusi Linux berbasis Debian. Jalankan console terminal selanjutnya ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install wine1.5 49 Kelompok Studi Linux UNG
  • 50. Catatan : • Perintah pertama berfungsi untuk melakukan penambahan Repository wine melalui WINE • Perintah kedua berfungsi untuk melakukan update Repository, yang sudah kita tambahkan pada perintah pertama • Perintah ketiga berfungsi untuk melakukan installasi wine versi 1.5 yang sudah kita tambahkan pada perintah pertama. Berikut adalah tampilan Wine Configuration setelah proses installasi wine selesai, anda bisa melakukan beberapa settingan wine melalui wine configuration 50 Gambar 18. Tampilan Interface Wine Configuration Kelompok Studi Linux UNG
  • 51. d. VirtualBox VirtualBox adalah sebuah perangkat lunak yang mendukung teknologi Virtual komputer, Virtual Komputer disini merupakan teknologi yang memungkinkan kita untuk menjalankan Sistem Operasi diatas Sistem Operasi yang kita gunakan, misalnya kita menggunakan Distribusi Linux Ubuntu 12.10, selanjutnya diatas Distribusi Ubuntu 12.10 kita menginstall Distribusi Linux Fedora, untuk bisa memanfaatkan teknologi Virtualisasi kita bisa menggunakan perangkat Lunak yang mendukung teknologi Virtualisasi, salah satu perangkat lunak opensource yang bisa kita gunakan adalah VirtualBox. Untuk melakukan installasi VirtualBox kita bisa langsung mendownload file *.deb package melalui website resmi VirtualBox www.virtualbox.org, seperti pada gambar berikut : 51 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 19. Website VirtualBox
  • 52. setelah paket Virtualbox dengan ekstensi deb selesai didownload selanjutnya anda dapat mengeksekusi dengan perintah berikut : user@groups:~$ sudo dpkg -i virtualbox.deb atau apabila anda terkoneksi langsung dengan internet anda bisa mengikuti panduan installasi berikut : user@groups:~$ echo "deb http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian $(lsb_release -sc) contrib" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/virtualbox.list user@groups:~$ wget -q http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian/oracle_vbox.asc -O- | sudo apt-key add - user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install virtualbox-4.2 Catatan : • Perintah pertama berfungsi untuk menambahkan repository VirtualBox kedalam Sources.list • Perintah Kedua berfungsi untuk mendownload Source VirtualBox versi terbaru • Perintah ketiga berfungsi untuk melakukan update Repository dan Source Virtualbox yang kita gunakan. • Perintah keempat berfungsi untuk melakukan installasi VirtualBox versi yang ke 4.2 52 Kelompok Studi Linux UNG
  • 53. e. VLC dan Mplayer VLC adalah sebuah perangkat Lunak pemutar Audio dan Video yang dibuat dengan lisensi OpenSource GNU/GPL sehingga bisa kita gunakan dengan bebas, VLC menghadirkan kemudahan interface yang sederhana, sehingga mempermudah user dalam penggunannya. Mplayer adalah sebuah perangkat lunak yang kurang lebih sama dengan VLC akan tetapi Mplayer melahirkan interface yang berbeda dengan VLC, yang dikhususkan untuk pemutaran Video. untuk melakukan installasi VLC dan Mplayer kita bisa mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:videolan/stable-daily user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install mplayer vlc Catatan : • Perintah pertama, menambahkan Repository VLC kedalam repository sistem • Perintah kedua berfungsi untuk melakukan update repository PPA yang sudah kita tambahkan sebelumnya. • Perintah ketiga berfungsi untuk melakukan installasi Mplayer dan VLC. 53 Kelompok Studi Linux UNG
  • 54. Berikut adalah tampilan interface VLC : f. Pidgin Chat Client Pidgin Chat Client adalah sebuah perangkat Lunak Internet messenger yang berfungsi sama halnya dengan internet messenger lainnya yaitu berfungsi untuk melakukan chatting bersama teman maupun kerabat melalui beberapa provider seperti Yahoo!Chat, G-Talk, IRC, dan lain lain. untuk menginstall Pidgin anda bisa mengetikkan beberapa perintah berikut di console terminal : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:pidgin- developers/ppa 54 Gambar 20. Tampilan Interface VLC Kelompok Studi Linux UNG
  • 55. perintah diatas berfungsi untuk menambah repository pidgin kedalam distribusi Linux Ubuntu. user@groups:~$ sudo apt-get update perintah diatas berfungsi untuk memperbaharui sources.list yang sudah kita tambahkan sebelumnya. Perintah berikut berfungsi untuk melakukan installasi pidgin, dan beberapa hal lain yang dibutuhkan seperti plugin theme, dan package-package pendukung pidgin. user@groups:~$ sudo apt-get install pidgin pidgin-data pidgin- plugin-pack pidgin-themes Perintah berikut berfungsi untuk melakukan installasi beberapa beberapa plugin dan pidgin sehingga fitur yang dimiliki oleh pidgin menjadi lebih banyak dan luas. user@groups:~$ sudo apt-get install pidgin-lastfm pidgin- guifications msn-pecan pidgin-musictracker Berikut adalah tampilan interface Pidgin Internet messenger, dengan Pidgin kita juga bisa menggunakan beberapa provider chatting seperti Facebook, Twitter, Gtalk, dan masih banyak lagi, sehingga kita bebas untuk menggunakan provider yang kita inginkan. 55 Kelompok Studi Linux UNG
  • 56. g. Skype Skype adalah sebuah perangkat lunak messenger yang berfungsi untuk melakukan diskusi / chatting melalui media chatting messenger, kelebihan Skype adalah memungkinkan kita bisa melakukan chatting melalui video-webcam streaming sehingga kita bisa diskusi dengan saling bertatapan dengan lawan chatting kita. 56 Gambar 21. Tampilan Interface Pidgin Kelompok Studi Linux UNG
  • 57. Untuk melakukan installasi skype anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo add-apt-repository "deb http://archive.canonical.com/ $ (lsb_release -sc) partner" user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install skype h. Install FlashPlayer FlashPlayer adalah sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan efek-efek 3D seperti Video dan animasi melalui browser maupun aplikasi-aplikasi lain, sehingga memungkinkan kita untuk bisa mengakses konten- konten yang berbasis multimedia melalui media web. Untuk melakukan installasi FlashPlugin anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install flashplugin-installer gsfonts-x11 57 Kelompok Studi Linux UNG
  • 58. i. Install Chromium Browser – Google Chrome Chromium / Google-Chrome adalah sebuah browser OpenSource yang dibuat oleh perusahaan Google Inc. Browser Chrome didesain dengan menawarkan kemudahan dan kecepatan akses halaman web dengan ringan dan cepat, menghadirkan interface yang bersahabat dan mudah dimengerti oleh pengguna. untuk melakukan installasi Chromium dan Google Chrome ketikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ wget -q -O – https://dl- ssl.google.com/linux/linux_signing_key.pub | sudo apt-key add - user@groups:~$ sudo sh -c 'echo "deb http://dl.google.com/linux/chrome/deb/ stable main" >> /etc/apt/sources.list.d/google.list' user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install google-chrome-stable user@groups:~$ sudo apt-get install chromium-browser 58 Kelompok Studi Linux UNG
  • 59. berikut adalah tampilan interface Google Chrome dan Chromium-browser, 59 Gambar 22. Tampilan Interface Google Chrome Gambar 23. Tampilan Interface Chromium Kelompok Studi Linux UNG
  • 60. j. Install Cheese Webcam Tools Cheese adalah sebuah aplikasi Open Source yang berfungsi sebagai webcam tools sehingga memfasilitasi user untuk melakukan pemotretan dan perekaman video dengan memanfaatkan webcam, selain itu Cheese menawarkan Interface yang mudah dan nyaman untuk melakukan pemotretan dan perekaman video, selain itu Cheese menyediakan banyak effect pemotretan yang dapat kita pilih sesuai keinginan dan kebutuhan kita, untuk melakukan installasi Cheese anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install cheese Berikut adalah tampilan interface Cheese, yang disediakan dengan mudah dan nyaman untuk anda gunakan. 60 Gambar 24. Tampilan Interface Cheese Kelompok Studi Linux UNG
  • 61. k. Install Shutter Shutter adalah aplikasi yang berfungsi untuk melakukan pengambilan gambar snapshot pada tampilan Desktop Ubuntu, dengan kita bisa memberikan select windows shoot untuk memilih layar yang akan kita ambil, selain itu Shutter bisa menambahkan berbagai hal diantaranya adalah Panah Petunjuk,Teks dan berbagai hal lain. 61 Gambar 25. Tampilan Efek Cheese Kelompok Studi Linux UNG
  • 62. Apabila anda ingin melakukan installasi Shutter anda bisa mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo apt-get install shutter 62 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 26. Tampilan Interface Shutter
  • 63. Desktop Coztumize Jika pada bagian sebelumnya sudah digambarkan tentang kelebihan dan fitur-fitur aplikasi yang dimiliki oleh Distribusi Linux Ubuntu 12.10, semua orang / yang merasa manusia pasti menyukai keindahan, ayo ada yang mau ngaku tidak suka dengan liat yang indah ???..... menurut saya Ubuntu adalah salah satu Distribusi Linux yang mudah (easy), aman (safe), dan cantik (beauty),... :) Cantik itu relatif,... :) ini perkataan sebagian orang, artinya pengertian cantik dari masing-masing orang pasti berbeda-beda, ada yang suka yang simple dan unik atau ada pula yang suka kelihatan rame dan menor :D sehingga Desktopnya menjadi keliatan kayak pasar malam :p...., atau ada yang suka dengan tampilan standar yang apa adanya bukan ada apanya... :D... #cukup main-main (mode serius ON), segala sesuatu tentu akan terlihat cantik jika kita dandani... :) sesuai selera masing-masing orang. :)... ok silahkan ikuti langkah-langkah / tips-tips untuk melakukan Coztumize Desktop pada Distribusi Linux Ubuntu 12.10,... • Conky sudah pernah mendengar istilah conky ??? Conky adalah aplikasi yang disusun dengan tujuan agar bisa menampilkan informasi seperti CPU, Memory, Temperatur, Kecepatan Download maupun Upload maupun informasi-informasi yang ada didalam Sistem, bingung ??? conky seperti apa ???, silahkan dilihat gambar berikut : 63 Kelompok Studi Linux UNG
  • 64. Berbagai tampilan conky yang beragam dan menarik yang bisa kita Download secara bebas melalui alamat-alamat berikut : • www.gnome-look.org • http://browse.deviantart.com/?qh=&section=&q=conky • http://www.tahutek.net Kita bukan hanya bisa mendownload, menginstall dan menerapkan kesistem, akan tetapi selain itu kita dapat mendownload dan memodifikasi Conky yang kita download agar bisa kita modifikasi sesuai selera dan keinginan masing- masing. Selanjutnya kita ketahapan How-To Install, untuk melakukan installasi hal- hal yang kita butuhkan adalah buka console terminal dengan menekan tombol CTRL + ALT + T atau melalui menu atau panel, selanjutnya ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:conkyhardcore/ppa user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install conky-all selanjutnya buat script autostart, selanjutnya buatlah file baru pada home direktori dengan nama .conky-startup.sh, selanjutnya ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo nano .conky-startup.sh setelah mengetikkan perintah diatas, selanjutnya ketikkan baris perintah berikut kedalam file editor. sleep 30 && conky; 64 Kelompok Studi Linux UNG
  • 65. 1 baris script diatas berfungsi untuk membuat conky yang sudah kita install untuk berjalan / dieksekusi setelah 30 detik, hal ini dilakukan agar tidak terjadi tabrakan / bentrok dengan aplikasi lain yang akan dijalankan pada saat startup seperti dock, compiz, atau aplikasi lainnya. File yang sudah dibuat diatas selanjutnya disimpan dengan menekan tombol kombinasi Ctrl + O (untuk simpan) dan Ctrl + X (untuk keluar). #jika menggunakan editor “nano”. Selanjutnya rubahlah permission pada file yang telah kita buat sebelumnya agar dapat di eksekusi dengan mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo chmod 777 .conky-startup.sh setelah pengaturan permission telah dilakukan pada perintah diatas, selanjutnya lakukan restart dengan mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo reboot 65 Kelompok Studi Linux UNG
  • 66. • Burg Loader BURG (Brand-new Universal loadeR from GRUB), apa itu Burg ??? bagi orang awam seperti saya pasti akan sangat bingung ketika mendengar tentang BURG ??? bahkan masih banyak pengguna Linux yang belum mengenal apa itu BURG ??? kebanyakan Pengguna Linux hanya mengenal GRUB, Grub merupakan sebuah Boot Loader yang berfungsi untuk meload sistem operasi yang terinstall pada media penyimpanan (hardisk), sehingga memungkinkan kita untuk menggunakan 2 atau lebih Sistem Operasi dalam 1 Sistem Komputer. BURG adalah versi Boot Loader terbaru yang didesain berbasiskan GRUB, apa yang baru di BURG dibandingkan pendahulunya BURG ???, BURG didesain lebih Informatif seperti disediakannya tema yang menarik yang bisa digunakan dan dimodifikasi secara bebas, hal ini dapat membuat sistem / perangkat komputer kita menjadi lebih menarik. Mau lihat tampilan GRUB ??? berikut adalah tampilan GRUB pada saat melakukan restart, hal ini terasa kurang menarik karena dari segi tampilan hanya menampilkan informasi berupa teks dan warna Hitam sebagai background dan putih sebagai warna tulisannya, berdasarkan pada hal ini maka BURG didesain untuk menutupi kekurangan dari segi keindahan tampilan yang terdapat pada GRUB. 66 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 27. Tampilan GRUB
  • 67. Selanjutnya kita masuk ketahapan penting yaitu How-to-Install, siapkan senjata,... itu kalau mau perang, kalau mau install silahkan siapkan akses internet dan buka console terminal dengan perintah Ctrl + Alt + T, apabila console terminal telah terbuka selanjutnya ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:bean123ch/burg user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install burg burg-themes Selanjutnya proses installasi akan berjalan, anda hanya perlu melewati beberapa Wizard installasi, anda cukup menekan tombol [Enter], setelah masuk ke tahapan berikut, kita akan dimintakan untuk menentukkan lokasi penyimpanan MBR (Master Boot Record) dimana lokas penyimpanan ini akan disimpan konfigurasi dan informasi tentang sistem operasi yang terinstalll, pada tahapan ini kita pilih sda, kenapa memilih sda ??? karena sda adalah hardisk yang kita gunakan untuk menampung sistem, penjelasan lebih lengkap tentang sda silahkan baca pada tahapan installasi. Pilih sda selanjutnya tekan tombol [OK] untuk melanjutkan ke tahapan selanjutnya. 67 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 28. proses Installasi Burg
  • 68. Setelah proses installasi selesai, selanjutnya kita bisa melihat theme grub yang telah disediakan, dengan mengetikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ burg-emu setelah mengetikkan perintah diatas, selanjutnya tekan tombol “t” untuk melihat tema burg yang telah disediakan, selanjutnya akan ditampilan menu pemilihan pada jendela terminal seperti pada gambar berikut : Silahkan memilih tema sesuai dengan selera, dan keinginan anda, selanjutnya apabila tema sudah dipilih akan ditampilkan seperti pada gambar berikut, lakukan restart untuk melihat perubahan. 68 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 28. proses pemilihan theme Burg Gambar 28. contoh tema Grub yang dipilih
  • 69. • Tweaking (Theme,Icon) Sama halnya dengan Sistem Operasi lainnya pada Distribusi Linux kita bisa melakukan pengaturan tema sesuai dengan keinginan dan selera masing-masing, sebelum melakukan installasi theme kita perlu untuk melakukan install aplikasi tweaking yang bertujuan untuk mempermudah kita untuk melakukan pengaturan tema maupun icon, terdapat beberapa aplikasi tweak yang bisa kita gunakan diantaranya adalah Ubuntu-Tweak, myUnity, dan Gnome-Tweak-Tool salah satunya. Pada panduan ini kita akan sama-sama untuk melakukan installasi ketiga aplikasi tweak diatas, buka console terminal dan ketikkan perintah berikut : • MyUnity adalah perangkat Lunak Tweak yang berfungsi untuk mempermudah pengguna untuk melakukan konfigurasi sistem secara keseluruhan meliputi Desktop, Tema, Icon, maupun shell. MyUnity adalah Tweak yang lebih dikhususkan untuk Distribusi Linux Ubuntu yang menggunakan Desktop Shell Unity, untuk melakukan installasi myunity anda bisa mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo apt-get install myunity • Ubuntu-Tweak sama halnya dengan Unity, Ubuntu Tweak adalah aplikasi tweak yang berfungsi untuk mempermudah user untuk melakukan konfigurasi sistem, seperti desktop dan pengaturan sistem, untuk melakukan installasi Ubuntu-Tweak ketikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install ubuntu-tweak 69 Kelompok Studi Linux UNG
  • 70. Berikut adalah tampilan interface aplikasi Ubuntu-tweak, setelah proses installasi telah dilakukan. • Gnome-Tweak-Tool Gnome Tweak Tool adalah sebuah perangkat lunak tweak yang berfungsi untuk mempermudah pengguna untuk melakukan coztumize GNOME 3, dengan Gnome-tweak-tool dapat mempermudah kita untuk melakukan konfigurasi system secara keseluruhan seperti theme Gnome Shell, Gtk Theme, Cursor / Pointer, & Icons, selain itu kita bisa melakukan pengaktifan dan penonaktifan extensi gnome shell, kita bisa melakukan pengaturan Font, dan pengaturan Desktop, untuk melakukan installasi Gnome-tweak-tool ketikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get autoclean && sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install gnome-tweak-tool 70 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 29. Interface Ubuntu-Tweak
  • 71. Berikut adalah tampilan Interface Gnome-tweak-tool setelah proses installasi telah berhasil. 71 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 30. Interface Gnome-tweak-tool
  • 72. Icons Proses Installasi Tweak telah selesai, silahkan memilih aplikasi tweak sesuai keinginan anda, pada panduan coztumize icon kali ini kami memilihkan beberapa icon menarik untuk bisa anda install, langkah pertama silahkan buka terminal dan ketikkan beberapa perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:upubuntu-com/icons user@groups:~$ sudo apt-get update perintah pertama diatas berfungsi untuk menambahkan repository PPA dimana didalam repository PPA yang kita tambahkan diatas terdapat paket icons yang akan kita install selanjutnya, perintah kedua berfungsi untuk melakukan update repository setelah repository PPA ditambahkan. Setelah repository sukses selesai ditambahkan tanpa ada pesan error silahkan lanjutkan dengan melakukan installasi masing-masing Icons, 72 Kelompok Studi Linux UNG
  • 73. 1.Icons SPHERE 1.2 Tidak perlu untuk dijelaskan lagi, berikut adalah contoh gambar review Icons Sphere versi 1.2, untuk melakukan installasi kita hanya perlu mengetikkan perintah berikut melalui terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install sphere-icons Setelah proses installasi selesai, selanjutnya anda bisa menerapkan icons yang telah anda install diatas menggunakan aplikasi tweak yang sudah kita install ditahapan sebelumnya. 73 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 31. Icons Sphere 1.2
  • 74. 2.Icons Faenk Berikut adalah contoh tampilan Interface FaenK icons yang bisa anda install dengan mengetikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install faenk-icons Setelah proses installasi selesai, selanjutnya anda bisa menerapkan icons yang telah anda install diatas menggunakan aplikasi tweak yang sudah kita install ditahapan sebelumnya. 74 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 32. FaenK Icons
  • 75. 3.Icons Hydroxgen Berikut adalah preview theme HydroxGen yang akan kita install, jika anda ingin menggunakan Icons berikut anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo hydroxygen-icons Setelah proses installasi selesai, selanjutnya anda bisa menerapkan icons yang telah anda install diatas menggunakan aplikasi tweak yang sudah kita install ditahapan sebelumnya. 75 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 33. HydroxGen-Icons
  • 76. 4.Icons Candy (Beta) Berikut adalah preview theme Icons Candy yang akan kita install, jika anda ingin menggunakan Icons berikut anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install candy-icons Setelah proses installasi selesai, selanjutnya anda bisa menerapkan icons yang telah anda install diatas menggunakan aplikasi tweak yang sudah kita install ditahapan sebelumnya. 76 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 34. Candy-Icons (Beta)
  • 77. 5.Icons Betelgeuse Berikut adalah preview theme Icons Betelgeuse yang akan kita install, jika anda ingin menggunakan Icons berikut anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install betelgeuse-icons Setelah proses installasi selesai, selanjutnya anda bisa menerapkan icons yang telah anda install diatas menggunakan aplikasi tweak yang sudah kita install ditahapan sebelumnya. 77 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 35. Betelgeuse-Icons
  • 78. Themes Setelah coztumize Icons selesai, selanjutnya bagaimana dengan tema... ??? banyak orang yang mengutamakan keindahan dari tampilan Interface, tujuannya agar bisa lebih betah seperti saya contohnya dan semua orang pasti memiliki selera keindahan yang berbeda-beda, berikut saya merangkum 5 Tema pilihan yang akan dibahas dan direview disini, seperti pada bagian Icons sebelumnya, pada bagian tema juga sama halnya hal pertam yang penting kita lakukan adalah menambahkan repository dan memperbaharui, untuk melakukan hal tersebut anda hanya perlu membuka console terminal dan mengetikkan dua baris perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:upubuntu-com/gtk3 user@groups:~$ sudo apt-get update setelah menambahkan repository melalui PPA dan memperbaharui repository, selanjutnya silahkan memilih tema yang sesuai dengan selera anda, berikut adalah review 5 tema pilihan yang akan kami bahas, ayo memilih. 78 Kelompok Studi Linux UNG
  • 79. 1.ClearNix Berikut adalah tema hasil review kami pertama, Clearnix menawarkan sensasi Desktop Theme sederhana dengan balutan warna biru langit yang menawan, penasaran ??? silahkan lihat screenshoot berikut setelah dilihat, lanjutkan dengan installasi... Tertarik ingin mencoba, buka console terminal dan ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo apt-get install clearnix jika proses installasi selesai, dan ingin menerapkan theme Clearnix, anda bisa menerapkan, dengan memanfaatkan Aplikasi Tweak untuk mempermudah anda untuk memilih dan mengganti theme sesuai dengan selera anda, yang sudah kita bahas pada bagian sebelumnya. 79 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 36. Clearnix Theme
  • 80. 2.Delorean Dark Theme Delorean Dark Theme merupakan tema terpilih kedua untuk direview dan dibahas pada Ebook Panduan kali ini, Delorean Dark Theme menawarkan Desktop dengan theme background Dasar berwarna Hitam, Font berwarna putih dan Highlight Text berwarna biru langit, menawarkan sensasi Hitam yang buat Desktop Ubuntu kita menjadi lebih menarik. untuk melakukan installasi Delorean Dark Theme silahkan ketikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install delorean-dark-theme setelah proses installasi selesai, dan silahkan terapkan theme Delorean yang baru kita install menggunakan AAplikasi Tweak untuk mempermudah anda untuk memilih dan mengganti theme sesuai dengan selera anda. 80 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 37. Delorean Dark Theme
  • 81. 3.Win2-7 Remix Theme Win2-7 Remix Theme merupakan tema terpilih ketiga yan akan kita review, Win2-7 Remix adalah tema yang menawarkan sensasi Gtk Desktop & Window yang mirip dengan Desktop M*cr*s*ft W*nd*ws 7, bisa kita lihat pada penggunaan Warna Window, TaskBar, Button Menu. Tertarik ingin mencoba ?, ayo ketikkan perintah berikut untuk melakukan installasi ke sistem, selanjutnya terapkan dengan memanfaatkan Aplikasi Tweak yang sudah kita Installasi sebelumnya, dan Enjoy :) user@groups:~$ sudo apt-get install win2-7-remix-theme 81 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 38. Delorean Dark Theme
  • 82. 4.DarkMint Theme DarkMint Theme adalah sebuah Tema yang menawarkan sensasi Hitam yang dibalut dengan Warna Hijau, sehingga kelihatan elegant, silahkan lihat preview pada screenshoot berikut, :) jika tertarik lanjutkan dengan melakukan installasi. seperti biasa,... untuk melakukan installasi, buka console terminal selanjutnya ketikkan perintah berikut untuk melakukan installasi user@groups:~$ sudo apt-get install darkmint-theme 82 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 39. Darkmint-Theme
  • 83. setelah installasi theme selesai, selanjutnya anda bisa memanfaatkan aplikasi tweak yang sudah kita bahas pada pembahasan sebelumnya untuk melakukan penerapan tema darkmint-theme 5.GnomishGray Theme GnomishGray theme adalah salah satu tema terakhir yang menjadi pilihan untuk dibahas pada panduan kali ini, GnomishGray adalah tema yang menerapkan konsep warna Millenium atau abu abu # :D , sehingga tampilan Desktop kita menjadi lebih Elegant, biar tidak jadinya menghayal lagi, silahkan liat screenshoot pada gambar berikut : Seperti biasa untuk melakukan installasi GnomishGray anda bisa mengetikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install gnomishgray-theme 83 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 40. GnoMishGray
  • 84. Setelah proses installasi selesai, selanjutnya anda bisa menerapkan tema GnomishGray pada Desktop anda dengan memanfaatkan aplikasi Tweak yang sudah dibahas pada bagian sebelumnya. 84 Kelompok Studi Linux UNG
  • 85. Pada bagian ini merupakan bagian yang menurut saya menarik, karena ide untuk menambahkan bagian ini baru saja terlintas dan saya coba menyuarakan ekpada teman-teman Linuxer untuk bisa menyumbangkan hasil karya dari desktop menariknya melalui kami,.sehingga bisa kami tambahkan pada panduan ini :) Cuci mata,... :D 85 Kelompok Studi Linux UNG Galeri Desktop Linuxer Desktop 1 : sumbangan dari tukangsapu “Simple tapi agak sedikit berantakan denga Icon desktop yang tidak jelas :D + Sedikit curhat :'(“
  • 86. 86 Kelompok Studi Linux UNG Desktop 2 : sumbangan dari @banimal Silahkan di deskripsikan sendiri-sendiri :) tapi menurut saya simple + sederhana Desktop 3 : sumbangan dari @fadlymamonto :) 'semua perhatian tertuju di sudut kanan bawah' (maksud saya pinguinnya bukan yang lain :P )
  • 87. 87 Kelompok Studi Linux UNG Desktop 4 : sumbangan dari @angga_kuplek Desktop 5 : sumbangan dari @muhammad_rano
  • 88. 88 Kelompok Studi Linux UNG Desktop 6 : sumbangan dari @MBD Desktop 7 : sumbangan dari @alimudin_nento Desktop IGOS Nusantara
  • 89. 89 Kelompok Studi Linux UNG Desktop 8 : Risnandar H. Sahido Desktop Blankon Rote Desktop 9 : sumbangan dari Rhosy TuxAdmirer
  • 90. 90 Kelompok Studi Linux UNG Desktop 9 : sumbangan dari Zulhaidir Hamid Desktop 10 : sumbangan dari Ardiansyah @a12dhy
  • 91. 91 Kelompok Studi Linux UNG Desktop 11 : sumbangan dari Nazar Desktop 12 : sumbangan dari Rizki Kurosaki
  • 92. Desktop Environment Versi Platform Sistem Operasi dibagi dan dibangun kedalam 2 interface yaitu Interface GUI dan CLI, GUI atau istilah kerennya Graphical User Interface, merupakan sebuah Interface yang dibuat untuk sebuah sistem operasi dimana dengan adanya GUI memudahkan user menggunakan suatu Sistem Operasi, sedangkan CLI atau Character User Interface adalah sebuah interface yang digunakan oleh suatu sistem operasi, yang berinteraksi dengan menggunakan karakter-karakter perintah yang di inputkan oleh user. Kali ini kita akan lebih fokus kearah GUI, adapaun pada Distribusi Linux terdapat berbagai Desktop Environment yang beragam. Desktop Environment ??? :) Desktop Environment merupakan sebuah aplikasi yang disediakan yang bertujuan untuk mempermudah pengguna untuk menggunakan sistem dengan mode GUI. Berikut adalah beberapa Interface Desktop Environment yang bisa kita gunakan secara bebas, 92 Kelompok Studi Linux UNG
  • 93. KDE menurut Wikipedia KDE (K Desktop Environment) adalah sebuah interface Desktop Environment, yang dibangun dengan memanfaatkan tool Qt, kita bisa menemukan KDE secara default terinstall pada banyak Distribusi Redhat base, seperti Fedora, dan masih banyak lagi yang lain. Keunggulan utama KDE adalah kemudahan dalam penggunaan, Fleksibel, portabilitas, dan kekayaan Fitur. Berbagai macam aplikasi yang dipaketkan bersama dengan KDE yang terpopuler adalah Dolphin File Browser, Konquer Browser, Plasma Desktop, Kmail, Kate (Text Editor), K3B (CD/DVD Burning tools), untuk melakukan installasi KDE kita bisa mengetikkan perintah berikut, terdapat 2 pilihan mode tipe installasi diantaranya adalah Kde-Standard dan KDE Full dimana KDE standard hanya memuat interface Desktop Standard yang diperlukan oleh sistem dan KDE-FULL berisi paket-paket DE KDE secara keseluruhan dan lengkap : user@groups:~$ sudo apt-get install kde-standard user@groups:~$ sudo apt-get install kde-full 93 Kelompok Studi Linux UNG
  • 94. berikut adalah preview tampilan interface Desktop Environment KDE : Gnome 3 Gnome adalah sebuah Desktop Environment yang didesain dengan Desktop dan tampilan interface dan menu yang ringan, nyaman dan mudah untuk digunakan dan dipahami oleh user. Desktop Environment Gnome telah menjadi Desktop Default pada Distribusi Ubuntu sejak pertama kali rilis sampai dengan Ubuntu 10.10. sampai pada saat ini Ubuntu sudah mengeluarkan sampai dengan versi yang ke 3. 94 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 41. Desktop Environment KDE
  • 95. untuk melakukan installasi Gnome 3 anda bisa membuka terminal,.. :) seperti biasa, dan silahkan ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo apt-get install ubuntu-gnome-desktop user@groups:~$ sudo apt-get install ubuntu-gnome-default-settings Dengan mengetikkan perintah diatas, semua paket Desktop Environment akan di install secara otomatis mulai dari Desktop, GDM Login, sampai dengan extension dasar yang diperlukan untuk menjalankan sistem DE Gnome, jika anda ingin reuni dengan sensasi Desktop Klasik GDM, anda bisa mengetikkan perintah berikut melalui console terminal : user@groups:~$ sudo apt-get install gdm gdm-themes berikut adalah hasil review tampilan Desktop Environment Gnome3 95 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 42. Gnome3 Desktop
  • 96. XfCe Xfce dibangun dengan menggunakan GTK+2 dengan memanfaatkan Window Manager XFWM, Xfce merupakan Desktop yang menawarkan stabilitas tinggi dalam penggunaan, dan ringan untuk digunakan oleh seluruh Distribusi Linux, dan dirancang dengan kemudahan untuk melakukan konfigurasi. Berikut adalah beberapa komponen yang dibangun dan di bundle bersama dengan desktop XFCE : • Xfmedia, media player • Xfprint, Manajemen Print • Xfburn, Record CD/DVD-RW/RW Untuk melakukan installasi XFCE pada distribusi Ubuntu, anda bisa membuka console terminal ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo apt-get install xubuntu-desktop untuk melakukan installasi pada Distribusi Lain anda bisa mengetikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:xubuntu-ppa/backports user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install xfce 96 Kelompok Studi Linux UNG
  • 97. berikut adalah hasil review Desktop Environment XFCE. LXDE LXDE atau LightWeight Desktop Environment adalah Desktop yang dirancang dengan ringan dan cepat, LXDE dirancang dengan ringan, agar dapat digunakan oleh perangkat keras yang memiliki spesifikasi yang terbilah rendah, sehingga dengan adanya LXDE dapat menjadi solusi untuk pengguna yang menginginkan dan mengutamakan Interface yang cepat dan mudah. LXDE menggunakan RAM dan CPU dengan kemampuan rendah namun tetap memiliki fitur yang tidak kalah jika dibandingkan dengan Desktop Environment lainnya. 97 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 43. Desktop Environment XFCE
  • 98. Berikut beberapa fitur-fitur aplikasi standar yang dimiliki oleh LXDE • PCManFM, sebuah pengelola berkas yang cepat dan ringan • LXLauncher, Launcher Aplikasi • LXPanel, panel desktop, Panel dapat membuat menu untuk aplikasi yang terinstal secara otomatis dari berkas *.desktop. • LXSession, pengelola sesi, Pengelola LXSession digunakan untuk menjalankan sekumpulan perangkat lunak • LXSession Edit, pengelola jendela yang digunakan LXDE dapat diganti, kemampuan untuk menghidupkan aplikasi yang dinon-aktifkan • LXAppearance, pengganti tema. Anda dapat mengganti tema, ikon, dan huruf yang digunakan aplikasi dengan mudah. • Leafpad, editor teks • Xarchiver, pengarsipan file • GPicView, penampil gambar, GPicView memiliki fitur startup yang cepat dan antarmuka yang intuitif. • LXTerminal, emulator terminal • LXTask, pengelola tugas / pemantau sistem • LXNM, daemon pembantu koneksi jaringan yang ringan untuk LXDE, mendukung koneksi nirkabel (hanya Linux) • LXRandr, pengelola tampilan, mengelola resolusi tampilan dan monitor eksternal • LXShortCut, cara yang mudah untuk mengubah jalan pintas aplikasi • LXMusic, pemutar musik minimalis berbasis xmms2 98 Kelompok Studi Linux UNG
  • 99. berikut adalah tampilan Desktop Environment LXDE, silahkan dilihat sejenak tampilan LXDE, selanjutnya jika anda tertarik melakukan installasi Desktop LXDE silahkan buka terminal dan ketikkan perintah berikut pada console terminal : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:lubuntu-ppa/backports user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install lxde 99 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 44. Desktop Environment LXDE
  • 100. Cinnamon Cinnamon adalah sebuah Destkop fork dari GNOME Shell yang awalnya dikembangkan oleh tim Pengembang Linux Mint, yang tujuan menyediakan kemudahan dan lingkungan kerja Desktop sederhana layaknya Gnome2, Cinnamon awalnya diperkenalkan oleh Distribusi LinuxMInt, berikut adalah tampilan interface Cinnamon. Tertarik ingin mencoba Cinnamon silahkan buka console terminal dan ketikkan perintah berikut : user@groups:~$ sudo add-apt-repository ppa:gwendal-lebihan-dev/cinnamon-stable user@groups:~$ sudo apt-get update user@groups:~$ sudo apt-get install cinnamon 100 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 45. Cinnamon Desktop
  • 101. RazorQt Razor_Qt adalah Desktop yang dibangun berdasarkan pada Teknologi Qt, Razor-Qt dibangun dengan mengutamakan aspek kesederhanaan, kecepatan dan interface yang intuitif, Razor-Qt dapat berjalan dengan stabil dan baik pada spesifikasi komputer yang rendah, berikut adalah beberapa komponen yang tergabung kedalam paket DE Razor-Qt • Panel • Desktop • Application Launcher • Setting center • Sessions berikut adalah tampilan Interface Desktop Razor-Qt 101 Kelompok Studi Linux UNG Gambar 46. Razor-Qt Desktop
  • 102. Sepenggal Cerita Linuxer tentang OpenSource Bagian ini adalah bagian yang paling spesial :) karena pada bagian ini kita bisa saling berbagi pengalaman dan cerita tentang Linux dari teman-teman linuxer dari seluruh Indonesia yang secara suka rela berbagi pengalamannya kepada kami melalui ebook ini :) sehingga para pembaca / linuxer bisa membaca semua pengalaman yang lucu, unik, menarik dan bahkan gila..., ok tidak usah lama-lama lagi kita langsung saja membaca pengalaman dari teman-teman Linuxer, “tulisan yang disumbangkan oleh teman-teman linuxer kepada kami, tidak mengalami proses perubahan / editing,... sehingga keASLIan tulisan dari teman-teman tetap terJAGA”, sudah tidak sabar lagi ??? matoduwolo. 102 Kelompok Studi Linux UNG Twitter : @a12dhy Email : ardiansyaha24@gmail.com hanya mau cerita soal pengalaman pakai linux nih awalnya ketemu linux itu ikut seminar karna buat cari nilai dari dosen. tapi lama kelamaan jadi penasaran. saya beberapa kali menginstal linux di pc tepatnya ubuntu. pada awalnya sih hanya mau coba-coba gimana sih pakai linux itu. yah pada dasarnya orang yang hanya mencoba, terutama sesuatu hal yang baru dan terlihat asing pasti tidak akan lama bertahan. dan kembali lagi menggunakan w******. tapi sekarang udah full migrasi nih :D yah walaupun ngk semua game bisa di jalanin di linux sih tapi berkat gabung di ksl jadi betah di linux. yah bicara soal linux pertama pertama kali instal linux ada sedikit trouble. yaitu pada saat pembagian partisi. karna saat itu masih menggunakan dual boot jadi pembagian partisinya jadi kacau. yah karna bingung mau benerinnya gimana, coba bikin partisinya lewat cd w******. dan akhirnya yang terjadi adalah. pilihan boot ke linux ilang -.- yah jadi pake w******* lagi. nah keduakali instal linux alhamdulillah salah lagi -.-. jadi boot hanya linux. tapi karena kendala tugas yang bingung cara bikinnya di linux dan lagi2 terpaksa beralih ke w*n*d*** lagi. nah yang terakhir kali instal linux dan alhamdulillah salah lagi. :D jadinya kali ini full migrasi. tugas udah bisa di tangani di linux. ada game yang bisa di mainin. udah full update distronya jadinya nyaman makenya :D tapi entah kenapa kalau instal laptop teman ngak pernah salah (entah pengaruh tangan atau gimana bingung juga)
  • 103. 103 Kelompok Studi Linux UNG nama : asni pagu email: asnipagu537@yahoo.com pertama kali saya mengenal linux yaitu di SMK tapi belum memahami apa itu linux karena saat itu saya belajr linux hanya untuk ujian praktek saja, karena menurut saya linux itu tidak mudah untuk di pelajari. dan dengan masuk di KSL ini saya bukan hanya belajar, apa itu linux dan memahami semua tentang linux, dan untuk saat ini belum ada yang saya ketahui tentang linux, karena saya nanti setelah gabung dI KSL INI. TERIMA KASIH Nama : Fitriyanti Jusuf Awalnya saya mengenal linux saat masih sekolah di SMK kelas 3 . Saat itu kami diperintahkan untuk menginstal linux . Di fikiran saya menginstal linux itu tidak mudah. Tapi setelah mencoba untuk pertama kali ternyata cara menginstalnya itu sangat mudah ., bahkan sudah menjadi makanan setiap kita praktek di lab :D Saat masuk diperguruan tinggi UNG ., saya mengambil jurusan Teknik Informatika . Disitu ada juga pembelajaran tentang linux ., saya merasa senang karena pembelajaran tentang linux tidak hanya di SMK saja namun berlanjut sampai keperguruan tinggi :D Dan saya ingin memperdalam lagi pembelajaran tentang linux . Twitter : @indraLq Pertama kali saya kenal Linux sejak tahun 2009 saat ikut semiar KPLI di GSG UNG.Kesan pertama melihat demo dari anggota KPLI sangat takjub dengan linux karena linux desktopnya bisa 3D dan bisa dimodifikasi, bila di klik klose (X) ada animasi apinya. Linux yang pertama kali saya install yaitu Ubuntu Server untuk membuat Server menggunakan ubuntu untuk ubuntu Desktop saya menggunakannya tahun 2011 pada saat prakering di PUSTIKOM dan beberapa kali di Lab. Sekolah, awalnya agak kesulitan karena sangat berbeda dengan Windows...
  • 104. 104 Kelompok Studi Linux UNG nama : Sindriyanti S. Djaini fb : sindriyantidjaini_11@ymail.com Pertama kali saya mengenal linux saat mata kuliah Sistem Operasi. pertama kali mendengar linux (ubuntu), saya berpikir cara menggunakannya cukup sulit, perintah - perintah terminalnya mungkin ribet.. tapi setelah tahu dan mempelajarinyaternyata susah - susah gampang.. :D karena harus benar-benar hafal semua Perintah-perintahnya.. dan bagi saya cukup ribet (karena belum bermigrasi kelinux).. tapi untuk mata kuliah sama KSL-nya diambil Enjoy saja.. :D masih mau bermigrasi ke linux dulu supaya gk ribet.. #Tak Kenal Maka Tak Tahu.. :D Nama : Selvi Febrilya Bila Twitter : @shelvifebrilyabi Facebook : Shelvi febrilya pengalaman saya setelah mengenal linux yaitu pertama kali ketika mengikuti mata kuliah dari SO dari pak Thohir. Awalnya saya tidak begitu tertarik, karena saya pikir sangat sulit, apalagi mengenal smua tentang linux. tentang komputer saja saya belum begitu tw, apalagi sudah belajar linux. harap maklum, saya hanya dari SMA dan di sekolah itu hanya belajar dasar komputer saja jadi di kuliah ini harus belajar dari nol lagi. tapi setelah mengikuti lomba tentang dekstop linux, saya mulai tertarik dan ingin lebih belajar tentang linux. tapi kendalanya, saya belum memiliki laptop jadi tersa sulit untuk lebh memprdalam bljar tentg linux, aplgi kata kak walid bljr linux jgan hanya di mata kuliah tapi bljar sndri juga di rmah. Hmmm........tapi walaupn bgtu saya ingin tetp trs blajar tentg Linux aplgi ada kaka senior yg saya fans ( maksud kagum ). ckckckckckcckckckckckckc Unknown : linux itu sistem operasi berbasis open source, pertama kali mengenal linux kelas 3 smk, tapi waktu itu belum banyak tau tentang linux, entah itu cara menginstalnya, apa saja kelebihan dari linux, perbadaan antara SO lain dengan linux.. keinginan untuk menggunakan linux ada, dan secepatnya ingin mencoba.
  • 105. 105 Kelompok Studi Linux UNG Narty Kadir linux bisa di katakan sangat familiar bagi orang yang sudah biasa menggunakannya , tapi bagaiman dengan orang/user/pengguna yang masih newbie atau masih baru dalam dunia open source ?? . saya termasuk sebagai pengguna yang masih baru dalam dunia opensource merasa sangat asing dengan linux ini . :( tapisejak saya bergabung di kelompok study linux ............... lanjut nanti . :P Nama : Nifantri Agunta pengalaman pertama saya mengenal linux waktu di SMK,tetapi nanti pada saat kelas 3, jadi belum begitu paham tentang linux.setelah masuk di UNG ambil jurusan Informatika dan disini saya belajar linux, ternyata menginstal linux itu tidak begitu sulit dari pada menginstal windows .linux pun mudah digunakan daripada kita menggunakan windows. @irfan_i8 pertama mengenal linux waktu sering membaca majalah tentang majalah "pc media",sejak 2 tahun lalu.pada saat itu saya membaca sedikit info tentang linux di majalah tersebut.ada sebuah arikel tahun lalu tentang "kekurangan windows dibanding linux" yang membuat saya masih menggunakan windows karna pada sesi " mengapa linux tidak akan melebihi windows" membuat saya masih merasa perlu menggunakan windows pertama install linux tidak cukup user friendly buat saya, karna mungkin saya lebih dulu mengenal windows, cara menginstallnya , troubleshooting windows dan paling sering menggunakan windows dalam aktifitas keseharian saya dan komunitas atau lingkungan saya. saya belum pernah menggunakan linux dalam jangka waktu yang cukup lama, itulah mengapa saya sampai tulisan ini di buat belum mengunakan linux. mulai tahun 2013 membuat saya tertantang untuk mulai menggunakan linux. saya masih mencari disto linux yang pas buat saya
  • 106. k 106 Kelompok Studi Linux UNG @virgianovTalib Pertama kali saya mengetahui Linux pada saat masuk fakultas teknik, pada saat itu Linux mengadakan acara tentang pengenalan linux untuk mahasiswa baru. saat itu saya bertanya tanya apa itu Linux dan mulai mengikuti seminar tersebut, setelah saya mengikuti acara linux,akhirnya saya mendapatkan CD Linux dan pengetahuan yang di bilang lumayan, tapi saat saya mau memakai/menginstal linux di Laptop saya, ternyata di dalam CD itu hanya ada folder-folder sistemnya saja, dari saat itu saya ingin menginstal dan ingin memperdalam pengetahuan saya tentang Linux. dan saat ini saya mengikuti Ksl tentang Linux. Rizki Walangadi <rwalangadi@gmail.com> Terima Kasih saya akn menceritakan sedikit pengalaman saya waktu menggunakan linux. sebenarnya sudah sangat lama saya mendengar tentang linux, tapi tidak pernh tau bagaimana linux itu, pada awal ssaya menggunakan linux saya mengalami banyak kesulitan, itu mungkin karena masih merasa asing dengan sistem operasi ini, khususnya pada saat penginstalan pertama, saya kehilangan data karena kecerobohan dan ketidaktahuan, tapi skrng saya sudah bisa menginstal linux sendiri tanpa merusak data data di dalamnya. saya juga pernah mengalami masalah pada saat instalasi linux di bagian partisi problemnya yaitu proses installnya berhenti, walaupun sudah di coba dengan distro - distro linux lainnya. tapi akhirnya saya bisa mengatasinya dengan cara mencari partisi bermasalah tersebut dan memformatnya, biasanya di dalam partisi bermasalah itu terdapat file-file yang tersembunyi dan tidak bisa di hapus dengan cara yang biasa, dan cara menghapusnya yaitu dengan memformat dan menghapus partisi tersebut. . . ok pengalaman dan cerita singkat saya tentang linux Goooo Open Source. . .
  • 107. 107 Kelompok Studi Linux UNG Nama : moch. nazar eko putra ma'mun FaceBook : nazar chelsea shb twitter : @mochnazar1 E-mail : moch.nazarchelsea@yahoo.co.id pendapat saya tetang linux ini, sangat bagus banyak menambah pengetahuan tentang perkembangan program OpenSource. pengalaman pertama saya mengenal linux ini waktu saya di bangku Sekolah SMK N 1 di luwuk jurusan TKJ, saya pertama memang masih bingung - bingung tentang linux ini karna baru pertama kali liat waktu kelas 1 SMK, tapi lama kelamaan dengan mencoba coba terus dan naik kelas sampai kelas 3 saya merasa tertarik.. pengen menjadi penggemar linux, dan membantu mengembangkan linux menjadi lebih baik lagi, dan menjadi linux itu pilihan utama bagi semua masyarakat. Nama : Fandy saputra & amang pengalaman saya mengenal linux nanti pada saat saya masuk pada perguruan tinggi ini.. saya belum mengetahui sama sekali apa itu linux, pada awal di ajarkan tentang pengenalan-pengenalan linux, langsung diberikan CD untuk menginstal linux.. pada saat dirumah saya coba menginstal sendiri namun sangat susah buat saya karena belum ada pengalaman sekali, sehingga laptop saya terhenti dan tidak bisa Dilanjutkan... saya panik mau buat bagaimana lagi karena mau di cancelpun tidak bisa.. pendapat / opini dari saya yaitu linux itu sangat mudah digunakan dan bisa dimodifikasi sesuai kinginan dengan gratis berbeda dengan windows. sehingga saya penasaran dengan linux, dan ingin mempelajari linux dengan baik pada perguruan tinggi ini.
  • 108. Tutorial & Artikel Linux dari kawan-kawan Linuxer Imlementasi Cloud Computing ( Platform as a Service) dengan Google App Engine Rizky Ibrahim ~ www.rizkyibrahim.web.id System operasi : Ubuntu 12.04 Eclipse Juno (4.2) JDK 7 sebelum kita membuat project, terlebih dahulu kita memastika jdk dan google plugin untuk eclipse sudah tersedia. Apabila eclipse yang kita gunakan belum terinstall pluginnya, dapat kita lakukan dengan cara klik help > Install New Software Untuk panduan tutorial lengkapnya dapat anda download melalui link URL berikut : http://www.mediafire.com/view/?e115hf44x6dj4sy 108 Kelompok Studi Linux UNG
  • 109. Tutorial Installasi Aimp3 Di Ubuntu by Mahyudin Angio Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Pada materi kali ini penulis akan berbagi pengetahuan tentang cara menginstall dan cara menggunakan aimp3 di ubuntu 12.04. aimp3 sendiri merupakan salah satu aplikasi multimedia (audio) open source untuk sistem operasi Windows terutama windows 7. aimp3 sendiri memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan beberapa aplikasi audio baik windows maupun di ubuntu. Kelebihan aimp3 jika dibandingkan dengan aplikasi audio lainnya seperti dapat menyimpan lagu lebih dari 1 list, mudah melakukan pencarian lagu, dapat membuat list untuk lirik, dan lain sebagainya. Untuk yang tertarik menggunakannya silahkan mengikuti langkah berikut. Untuk Tutorial dan panduan lengkap tentang Artikel diatas dapat anda download melalui link berikut : http://www.mediafire.com/view/?dy8wcmwogkoc8y7 109 Kelompok Studi Linux UNG
  • 110. Ending Sekian, Semoga dengan disusunnya Ebook Panduan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pembaca, sehingga bisa dipelajari oleh siapa saja yang ingin belajar dan migrasi ke OpenSouce, Tulisan pada Ebook ini berasal dari tulisan teman-teman Kelompok Studi Linux UNG, yang tersusun mulai dari Tim Editor, Tim Pemateri, Tim Desainer dan seluruh pihak yang turut bekerja sama membantu untuk membuat tulisan ini menjadi lebih baik sehingga bisa bermanfaat untuk para pembaca. Tulisan ini dibuat dengan lisensi bebas untuk dibaca, diakses, dipelajari, dan didistribusikan oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja, secara bebas tanpa ada batasan. Seluruh tulisan yang dimuat di Ebook Panduan ini dibuat dengan menggunakan Perangkat Lunak Open Source. Sekali lagi kami berharap tulisan ini dapat bermanfaat untuk para pembaca, khususnya teman-teman yang bergabung bersama kami di Group Facebook Kelompok Studi Linux UNG (www.facebook.gom/groups/kslung), terselesaikannya Ebook ini berkat dukungan, dorongan dan masukkan dari kawan- kawan, Alhamdulillah kami bisa menyusun Ebook ini sehingga bisa memberikan manfaat bagi para pembaca Kami menyadari masih banyak kesalahan maupun kekeliruan pada Ebook 110 Kelompok Studi Linux UNG
  • 111. panduan ini, maka dari itu Kami Tim Penulis sangat mengharapkan kritikkan dan masukkan yang membangun agar Ebook Panduan ini dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya....., Akhir kata, semoga bermanfaat, Maju terus KSL-UNG, maju terus IGOS,... maju terus Open Source.... MERDEKA...!!!... sumbangkan karya kreatif dengan menuangkan kedalam tulisan.......mari berkarya untuk open source mari berkarya untuk Negeri... Quote: “Mari belajar...dari hal-hal yang kecil maupun sedikit dan kecil... semoga jadi bukit” 111 Kelompok Studi Linux UNG
  • 112. Referensi Berikut adalah sumber-sumber yang menjadi rujukan dalam penulisan Ebook panduan ini : • http://www.bebasbelajar.com • http://www.walidumar.wordpress.com • http://portal-kslung.blogspot.com • http://kelompokstudilinuxung.blogspot.com • http://www.pusatgratis.com • http://www.webupd8team.com • http://www.upubuntu.com • http://www.tukangubuntu.com • http://www.facebook.com/groups/kslung • http://www.noobslab.com • http://www.gnome-look.org • http://www.tahutek.net 112 Kelompok Studi Linux UNG