Teori motivasi

2,088 views
2,006 views

Published on

Published in: Education, Spiritual, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,088
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
130
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teori motivasi

  1. 1. <ul><li>SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU </li></ul><ul><li>STT YUPPENTEK </li></ul><ul><li>TAHUN AKADEMIK 2004/2005 </li></ul><ul><li>Babay J. Cahyana, ST, MT </li></ul><ul><li>Dosen Teknik Industri STT YUPPENTEK </li></ul>
  2. 2. Teori Motivasi dan Penerapannya dalam Proses Belajar-mengajar <ul><li>Prinsip-prinsip motivasi </li></ul><ul><li>Perhatian (Attention) </li></ul><ul><li>Relevansi (Relevantce) </li></ul><ul><li>Kepercayaan Diri (Confidence) </li></ul><ul><li>Kepuasan (Satisfication) </li></ul>
  3. 3. Sebab musabab performance yang rendah <ul><li>Belum menguasai pengetahuan /keterampilan </li></ul><ul><li>Jarang berlatih, menggunakan keterampilan tersebut </li></ul><ul><li>Konsekuensi negatif pelaksanaan suatu tugas </li></ul><ul><li>Sifat atau struktur tugas yang sulit atau tidak menyenangkan </li></ul><ul><li>Prestasi Belajar </li></ul><ul><li>Mahasiswa </li></ul>
  4. 4. Tabel 1. Sembilan Peristiwa Instruksional Mahasiswa jangan menebak-nebak apa yang diharapkan dari dirinya oleh dosen. Dosen menunjukkan indikasi seorang mahasiswa telah menguasai suatu pengetahuan atau keterampilan Menyampaikan tujuan perkuliahan 2 Mahasiswa tidak siap dan terfokus pikirannya. Dosen menggugah minat dengan menceritakan sesuatu yang baru, aneh, kontradiksi atau kompleks Menimbulkan minat dan memuaskan perhatian 1 Penjelasan Peristiwa Instruksional No
  5. 5. Lanjutan Tabel 1 Dalam menyampaikan materi perkuliahan gunakan contoh, penekanan untuk menunjukkan perbedaan atau bagian yang penting baik secara verbal maupun menggunakan features tertentu Menyampaikan materi perkuliahan 4. Pengetahuan baru, umumnya merupakan kombinasi dari konsep, prinsip atau informasi yang sebelumnya telah dipelajari. Mahasiswa perlu diingatkan kembali hal-hal tersebut untuk dapat mempelajari materi baru Mengingat kembali konsep/prinsip yang telah dipelajari yang merupakan prasyarat 3
  6. 6. Lanjutan Tabel 1 Umpan balik perlu agar mahasiswa tahu sejauh mana kebenaran atau unjuk kerja yang dihasilkannya Memberikan umpan balik tentang PR/ tugas 7. Mahasiswa diminta untuk menunjukkan apa yang telah dipelajari, baik untuk meyakinkan dosen maupun dirinya sendiri Memperoleh unjuk kerja 6. Bimbingan diberikan melalui pertanyaan-pertanyaan yang membimbing proses/alur berfikir. Bimbingan tidak dimaksudkan untuk memberikan jawaban. Bimbingan tidak boleh secara berlebihan Memberikan bimbingan belajar 5
  7. 7. Lanjutan Tabel 1 Unsur lupa, sangat mempengaruhi retensi. Retensi dapat ditingkatkan dengan berulang kali, menggunakan prinsip yang telah dipelajari dalam konteks yang berbeda. Memecahkan masalah dalam suasana kelas akan berbeda dalam suasana mandiri apalagi dalam suasana ril yang mengandung resiko Memperkuat retensi dan transfer belajar 9. Pengukuran dapat dilakukan melalui test atau tugas(misalnya soal latihan,kerja laboratorium). Dalam hal ini masalah realibilitas dan validitas test serta hasil observasi dosen merupakan data input Mengukur/mengevaluasi hasil belajar 8
  8. 8. Strategi untuk menunjukkan relevansi(relevance) <ul><li>Sampaikan kepada mahasiswa apa yang dapat mereka lakukan setelah mempelajari materi perkuliahan (tujuan instruksional) </li></ul><ul><li>Jelaskan manfaat pengetahuan ataupun keterampilan yang akan dipelajari dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam pekerjan nanti….. Kehidupan bermasyarakat </li></ul><ul><li>Berikan contoh, latihan atau test yang langsung berhubungan dengan kondisi mahasiswa atau profesi tertentu </li></ul>
  9. 9. Strategi untuk menarik perhatian(Attention) <ul><li>Gunakan metoda penyampaian kuliah yang bervariasi(kuliah, diskusi, simulasi, curah pendapat, demonstrasi, studi kasus, dll) </li></ul><ul><li>Gunakan media (transparansi, film, slide, videotape, dll) </li></ul><ul><li>Gunakan peristiwa nyata, anekdot dan contoh-contoh untuk memperjelas konsep yang diutarakan </li></ul><ul><li>Gunakan teknik bertanya untuk melibatkan mahasiswa </li></ul><ul><li>Bila dirasakan tepat gunakan humor dalam perkuliahan, meskipun dalam kuliah yang serius </li></ul>
  10. 10. Strategi untuk meningkatkan percaya diri(confidence)-(1) <ul><li>Susun perkuliahan dari materi yang mudah ke yang sukar. Tanamkan perasaan mahasiswa akan berhasil sejak awal </li></ul><ul><li>Susun perkuliahan ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil. Mahasiswa tidak dituntut untuk mempelajari terlalu banyak konsep baru sekaligus </li></ul><ul><li>Tingkatkan harapan untuk berhasil dengan menyatakan persyaratan lulus, dengan cara menyampaikan tujuan perkuliahan, kriteria test atau ujian pada hari pertama kuliah </li></ul>
  11. 11. <ul><li>Tumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa dengan mengatakan ”Nampaknya anda telah memahami konsep ini dengan baik”. Sebutkan kelemahannya dengan ” Hal-hal lain yang perlu dikembangkan” </li></ul><ul><li>Tingkatkan harapan untuk berhasil dengan memungkinkan kontrol keberhasilan ditangan mahasiswa seperti membuat kontrak perkuliahan </li></ul><ul><li>Berikan umpan balik yang konstruktif selama perkuliahan agar mahasiswa mengetahui pemahaman dan prestasi belajarnya </li></ul>Strategi untuk meningkatkan percaya diri(confidence)-(2)
  12. 12. Strategi untuk meningkatkan kepuasan(satisfication) <ul><li>Gunakan pujian secara verbal dan umpan balik yang informatif, bukan ancaman atau sejenisnya </li></ul><ul><li>Berikan kesempatan kepada mahasiswa untuk segera memperaktekkan atau menggunakan pengetahuan yang baru dipelajari </li></ul><ul><li>Minta kepada mahasiswa yang telah menguasai keterampilan/pengetahuan untuk membantu teman-temannya </li></ul><ul><li>Bandingkan prestasinya dengan prestasi dia dimasa lalu atau dengan suatu standard tertentu, bukan dengan mahasiswa lain. </li></ul>
  13. 13. Empat Tahap Perubahan <ul><li>Pola pikir </li></ul><ul><li>Pola kerja </li></ul><ul><li>Pola Belajar </li></ul><ul><li>Pola Hidup </li></ul>Perbedaan antara orang sukses dan yang tidak bukan pada kekuatan atau pengetahuannya tetapi pada kemauannya
  14. 14. Give Yourself Kepekaan pada orang lain Meningkatkan empati.Memahami bahasa tubuh.Teknik bertanya dalam situasi emosional Keterampilan Sosial Membuka diri dan pujian(stroke). Memahami emosi lingkungan. mengambil sikap bertanggung jawab
  15. 15. Lima langkah empati Bahasa tubuh Mendengarkan Menemukan sumber rasa sakit Respons verbal Respons tindakan
  16. 16. Menunjukkan Perhatian <ul><li>Tersenyum </li></ul><ul><li>Memandang dengan hormat dan penuh perhatian </li></ul><ul><li>Mengangguk/ mengiyakan/tanda mengerti </li></ul><ul><li>Ikut bergembira/ bersedih / tertawa/menangis </li></ul><ul><li>Nyatakan perasaan anda dengan perkataan dan/atau tindakan </li></ul><ul><li>Memberi pertanyaan untuk menunjukkan perhatian sekaligus memperjelas permasalahan </li></ul>
  17. 17. Mendengarkan dengan empati Mendengarkan dengan simpati Mendengarkan sebagian Pura-pura mendengarkan Tidak mendengarkan Mendengarkan dengan perhatian Self and Other
  18. 18. Bahasa Tubuh <ul><li>Kepala </li></ul><ul><li>Mata, pandangan,alis mata </li></ul><ul><li>Mulut </li></ul><ul><li>Bahu </li></ul><ul><li>Postur </li></ul><ul><li>Tangan </li></ul><ul><li>Kaki </li></ul><ul><li>Jari tangan </li></ul>
  19. 19. Gerak Mata dan Artinya Visual constructed(V c ) Visual remembered(Vr) Auditory constructed (Ac) Auditory remembered (Ac) Kinesthetic(K) Internal Dialoque(Id)
  20. 20. Meningkatkan kemampuan bertanya <ul><li>Apa yang membuat kamu berfikir ? </li></ul><ul><li>Apa yg membuat kamu merasa ? </li></ul><ul><li>Apa yg mendorong kamu melakukan ? </li></ul><ul><li>Siapa yang.. ? </li></ul><ul><li>Dimana terjadinya ? </li></ul><ul><li>Kapan terjadinya </li></ul><ul><li>Bagaimana kejadiannya ? </li></ul>Hindari “ Mengapa…”
  21. 21. Beberapa saran Orientasi pelayanan dan pengembangan Memahami orang lain Mengatasi keragaman Kesadaran politis Memahami perasaan, pandangan dan menunjukkan perhatian Antisipasi, kenali, berusaha memenuhi Bergaul dengan bermacam-macam orang Membaca arus emosi kelompok dan kekuasaan
  22. 22. Keterampilan Sosial Memberi Strokes. Minta Strokes. Menerima Strokes Memberi Strokes kepada diri sendiri Menyatakan perasaan akibat tindakan Menerima pernyataan perasaan akibat tindakan Minta maaf. Minta ampun.Memberi pengampunan Menggali intuisi
  23. 23. Membuka Diri Memberi Strokes Pernyataan jujur & tulus tentang sesuatu yang memang diinginkan oleh orang tersebut. Bila perlu minta ijin dulu Meminta Strokes Minta pendapat yang jujur & tulus tentang diri kita. Cari orang yg bisa dipercaya
  24. 24. Membuka Diri Menerima dan menolak strokes Minimal ucapkan terima kasih. Beri penjelasan kalau ada yg kurang cocok.Balas pujiaannya Memberi Strokes pada diri sendiri Bisa macam-macam bgt budget
  25. 25. Latihan <ul><li>Lakukan apresiasi dan ucapan syukur setiap hari, secara teratur kepada anak,istri,rekan kerja, teman-teman </li></ul><ul><li>Mulai memuji dan ucapkan penghargaan bagi orang asing seperti;pelayan, penjaga toko, satpam dan orang-orang yang berhubungan dengan kita setiap hari </li></ul><ul><li>Daripada menunjuk kesalahan mereka, mulailah untuk melihat kekuatan mereka </li></ul>
  26. 26. Memahami Emosi Lingkungan (1) A.Menyatakan perasaan akibat suatu tindakan Utarakan perasaan kita akibat tindakan orang lain dengan tegas dan bijaksana(complaint dengan alsaan yg jelas) B.Menyatakan perasaan akibat suatu tindakan Dengarkan dengan baik.Jangan bela diri atau memotong.Pahami perasaannya(bayangkan kalau and ajadi dia).Bila perlu minta maaf dan kalau memungkinkan jelaskan alasan anda
  27. 27. Memahami Emosi Lingkungan (2) C.Menggali Intuisi Intuisi karunia Tuhan yang diberikan kepada manusia berupa perasaan atau bimbingan yang berada diluar kemampuan logika berfikir Contoh: Seorang turis sudah memesan hotel yang berada didepan sebuah Café di Bali. Pk 19:00 mau chek-in. Karena saran teman, dia pindah ke hotel lain. Malamnya mau makan di Café tersebut, tapi hilang selera dan kembali ke hotelnya yg berjarak 100 meter, untuk makan. Baru saja menginjakkan kaki di hotel. Bom meledak di depan Café tadi
  28. 28. D. Mengali Intuisi Memahami Emosi Lingkungan (3) Periksa dengan kemampuan logika berfikir anda Tanyakan informasi kepada pihak yang bisa dipercaya(resmi) Tanyakan pada pihak ke tiga(saksi mata) Berdoa minta perlindungannya Berdoa minta bimbingannya dan berjalan sesuai bimbingannya
  29. 29. Mengambil Sikap Bertanggung Jawab <ul><li>Minta maaf </li></ul><ul><li>Memberi maaf </li></ul><ul><li>Minta pengampunan </li></ul><ul><li>Memberi pengampunan </li></ul>
  30. 30. Satisfaction Tiga tingkat kepuasaan pelanggan <ul><li>Basic: Kebutuhan dasar terpenuhi </li></ul><ul><li>Expected: harapan terpenuhi </li></ul><ul><li>Delighted: harapan terlamppaui </li></ul>
  31. 31. Sebelas Perilaku Customer Services (1)Senyum tulus.(2) Wajah hangat.(3) Bersemangat. (4)Berbicara yang halus (5)Customer adalah orang penting.(6) Dengarkan kebutuhannya (7)Sebut namanya. (8)Perhatikan bahasa tubuh (9)Bicarakan yang diminati Customer (10)Product knowledge (11)Tampil dengan rapi
  32. 32. Kehendak dan Hakekat Manusia <ul><li>Kehendak </li></ul><ul><li>Eksklusif </li></ul><ul><li>Egois </li></ul><ul><li>Mengambil </li></ul><ul><li>Menimbun </li></ul><ul><li>Menyendiri </li></ul><ul><li>Membatasi </li></ul><ul><li>Mandiri </li></ul><ul><li>Hakekat </li></ul><ul><li>Inklusif </li></ul><ul><li>Peduli </li></ul><ul><li>Memberi </li></ul><ul><li>Berbagi </li></ul><ul><li>Bermasyarakat </li></ul><ul><li>Kebersamaan </li></ul><ul><li>Saling bergantung </li></ul>

×