Your SlideShare is downloading. ×
0
PEDOMAN TEKNISBANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN         TAHUN 2012
KATA PENGANTAR                                                                            DAFTAR ISI       Sejalan dengan ...
iii
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                 Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pert...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                  Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Per...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                 Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pert...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                   Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pe...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                   Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pe...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                        Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mes...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                                                           ...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                         Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Me...
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                        Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mes...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

2.0. pedoman teknis bantuan alsintan 2012

1,878

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,878
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
38
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "2.0. pedoman teknis bantuan alsintan 2012"

  1. 1. PEDOMAN TEKNISBANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN TAHUN 2012
  2. 2. KATA PENGANTAR DAFTAR ISI Sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi dibidang KATA PENGANTAR .................................................................... ialsintan serta meningkatnya permintaan alsintan tersebut oleh DAFTAR ISI .................................................................................. iimasyarakat terutama petani, sedangkan disisi lain harga alsintanyang umumnya masih belum terjangkau petani, maka pemerintahterus berupaya memfasilitasi kebutuhan alsintan tersebut. Salah satu I. PENDAHULUAN ................................................................ 1kebijakan pemerintah dalam penyediaan alsintan tersebut adalah 1.1. Latar Belakang ............................................................ 1melalui kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 1.2. Tujuan dan Sasaran .................................................... 2traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa air. Untuk meningkatkanefektifitas kegiatan tersebut maka disusunlah Pedoman TeknisBantuan Alat dan Mesin Pertanian. II. MEKANISME PELAKSANAAN . .......................................... 3 2.1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alat dan Pada Tahun Anggaran 2012 ini, bantuan alsintan ditujukan Mesin Pertanian ........................................................... 3terutama untuk mendukung kegiatan pencapaian target produksitanaman pangan, khususnya beras, dalam rangka pencapaian 2.2. Kriteria Lokasi .............................................................. 4surplus beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014. Penyediaan 2.3. Kriteria Penerima Alat dan Mesin Pertanian ............ 5alsintan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam 2.4. Pengelolaan Pemanfaatan Alat dan Mesinpeningkatan produksi dalam kuantitas maupun kualitas secara lebih Pertanian.................................................................... 6efektif dan efisien. 2.5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Buku Pedoman ini diharapkan agar digunakan sebagai acuan Lokasi ........................................................................ 6pelaksanaan kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian oleh pihak- 2.6. Distribusi Bantuan Alat dan Mesinpihak yang terkait di Pusat maupun di daerah. Disamping itu, Pertanian.................................................................... 7diharapkan juga dapat dijadikan acuan bagi perencana kebijakanPemerintah, Dinas Pertanian Propinsi maupun Dinas PertanianKabupaten/Kota pada masa-masa mendatang. III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN ................. 8 3.1. Monitoring dan Evaluasi ........................................... 8 Kami berharap pedoman ini dapat bermanfaat dalam 3.2. Pelaporan .................................................................... 8pelaksanaan bantuan alsintan di daerah. Jakarta, Januari 2012 IV. INDIKATOR KINERJA ........................................................ 10 Direktur Alat dan Mesin Pertanian V. PENUTUP ............................................................................ 10 Ir. Bambang Santosa, MSc LAMPIRAN i ii
  3. 3. iii
  4. 4. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Kondisi sosial ekonomi masyarakat di pedesaan yang berbeda-I. PENDAHULUAN beda serta mahalnya harga alsintan, menimbulkan beragamnya1.1. Latar Belakang proses kepemilikan alsintan oleh petani baik secara pribadi Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, wilayah maupun kelompok. Sehubungan dengan hal tersebut, maka yang besar dan tersebar di puluhan ribu pulau, ditambah lagi pemerintah kembali menggulirkan program bantuan alat dan dengan potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal, mesin pertanian berupa traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari air melalui sumber dana APBN Tahun Anggaran 2012. produksi dalam negeri. Pengalaman dari berbagai negara, Untuk mendukung pelaksanaan penyediaan ketiga jenis alsintan membuktikan bahwa apabila pemenuhan kebutuhan pangan tersebut di daerah agar tidak terjadi permasalahan yang dapat sangat tergantung kepada pasokan dari luar negeri (impor) maka menghambat terealisasinya bantuan tersebut, diperlukan kondisi sosial dan politik menjadi sangat rawan bahkan mampu pedoman teknis bagi petugas di daerah maupun penerima menimbulkan disintegrasi bangsa. bantuan. Alat dan mesin pertanian (alsintan) memiliki peranan penting dalam kegiatan usahatani untuk memberikan mutu hasil yang 1.2. Tujuan dan Sasaran lebihbaik dan dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Dalam kegiatan pengolahan tanah, alsin traktor roda 2 maupun roda 4 1.2.1. Tujuan dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan intensitas a. Memberikan petunjuk dan acuan bagi petugas di Propinsi pertanaman di berbagai ekologi lahan. Selain itu melalui dan Kabupaten/Kota serta Kelompok Tani/Gabungan pemanfaatan alsintan akan mendukung upaya pemecahan Kelompok Tani/Usaha Pelayanan Jasa Alsintan masalah kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian yang (Poktan/Gapoktan/UPJA) penerima bantuan alat dan mesin banyak terjadi di daerah. pertanian. Dalam rangka mempertahankan swasembada beras b. Memberikan penjelasan tentang kriteria/syarat penerima berkelanjutan, maka pemerintah juga berkomitmen dalam bantuan, distribusi bantuan dan kewajiban-kewajiban yang pencapaian surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014. Salah harus dipenuhi oleh penerima bantuan. satu strategi peningkatan produksi adalah penyempurnaan manajemen teknis yang diantaranya adalah percepatan c. Meningkatkan kepemilikan alat dan mesin pertanianuntuk pengolahan tanah dan penanaman secara serentak. mendukung upaya pencapaian sasaran produksi pertanian dan pendapatan petani. 1 2
  5. 5. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 d. Meningkatkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian untuk 2.1.2. Sumber Pembiayaan mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi. Sumber pembiayaan untuk penyediaan alat dan mesin1.2.2. Sasaran pertanian dari DIPA Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian TA. 2012 pada a. Terwujudnya buku pedoman teknis bagi petugas berkaitan Belanja Bantuan Sosial untuk Pemberdayaan Sosial dalam dengan bantuan alat dan mesin pertanian yang diberikan BentukBarang/Jasa (573112) sebesar Rp. 73.175.000.000,00 kepada Poktan/Gapoktan/UPJA penerima bantuan. (Tujuh Puluh Tiga Milyar Seratus Tujuh Puluh Lima Juta b. Terlaksananya pemberian penjelasan tentang Rupiah). kriteria/syarat penerima bantuan, distribusi bantuan dan Penyediaan alat dan mesin pertanian dilaksanakan di Pusat kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi baik oleh melalui pelelangan umum berpedoman pada Perpres No. penerima bantuan. 54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. c. Tercapainya peningkatan kepemilikan alat dan mesin Dengan adanya bantuan traktor roda 2, traktor roda 4, dan pertanian oleh Poktan/Gapoktan/UPJA untuk mendukung pompa air bagi setiap Poktan/Gapoktan/UPJA, diharapkan upaya pencapaian sasaran produksi pertanian dan penerima bantuan akan memperoleh keuntungan yang pendapatan petani melalui pemanfaatan alsintan tersebut. signifikan dari pemanfaatan alsintan tersebut sehingga ke d. Meningkatnya alat dan mesin pertanian untuk depan diharapkan dapat digunakan untuk menunjang mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi. kebutuhan kelompoknya maupun untuk membeli alsintan baru lainnya. Bantuan alsintan ini terutama ditujukan untuk mendukung kegiatan pencapaian target produksi tanamanII. MEKANISME PELAKSANAAN pangan, khususnya beras, dalam rangka pencapaian surplus2.1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alat dan Mesin beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014. Pertanian2.1.1. Jenis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian 2.2. Kriteria Lokasi Jenis bantuan alat dan mesin pertanian meliputi traktor roda 2 Kriteria lokasi mempertimbangkan beberapa hal, sebagai (1.567 unit), traktor roda 4 (50 unit) dan pompa air (600 unit). berikut: Spesifikasi teknis traktor roda 2, traktor roda 4, dan pompa air 1) Mempertimbangkan kondisi lokal spesifikyang secara teknis sebagaimana disajikan pada lampiran 1, 2, dan 3. memenuhi persyaratan untuk operasional alat dan mesin pertanian. 3 4
  6. 6. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 2) Adanya kebutuhan alat dan mesin pertanian untuk 4) Penerima bantuan bersedia memanfaatkan dan mengelola mendukung program peningkatan produksi pertanian. alat dan mesin pertanian untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. 3) Diprioritaskan pada daerah sentra produksi pertanian dan wilayah pengembangan kawasan pertanian. 5) Penerima bantuan mau dan bersedia membuat laporan perkembangan pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang 4) Mempertimbangkan proposal yang dibuat oleh diterimanya, termasuk manfaatnya bagi perkembangan daerah/masyarakat, terkait dengan kebutuhan alat dan mesin kelompoknya sendiri. Laporan tersebut mengikuti format pertaniandi wilayahnya. sebagaimana lampiran 4. 5) Mempertimbangkan kinerja Dinas Pertanian Kabupaten/Kota yang pernah menerima bantuan alat dan mesin pertanian. 2.4. Pengelolaan Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian Luasan optimal bagi pemanfaatan alat dan mesin pertanian sekurang-kurangnya seluas 20 Ha pada setiap musimnya. Pengelolaan pemanfaatan alat dan mesin pertanian dilakukan oleh Poktan/Gapoktan/UPJA sebagai penerima manfaat.2.3. Kriteria Penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pembinaan pengelolaan pemanfaatan dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dan Propinsi. Bantuan alat dan mesin pertanian tersebut merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada Poktan/Gapoktan/UPJA dengan Mekanisme pengelolaan diatur lebih lanjut dalam Petunjuk kriteria sebagai berikut : Pelaksanaan yang diterbitkan oleh Dinas Pertanian Propinsi dan Petunjuk Teknis yang diterbitkan oleh Dinas Pertanian 1) Penerima manfaat adalah kelompok masyarakat. Penerima Kabupaten/Kota. bantuan diprioritaskan kepada Poktan/Gapoktan/UPJAyang belum menerima bantuan alsintan Ditjen Prasarana dan 2.5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Lokasi Sarana Pertanian pada tahun sebelumnya. 1) Poktan/Gapoktan/UPJA mengusulkan bantuan alsintan 2) Penerima bantuan merupakan Poktan/Gapoktan/UPJA yang kepada Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota. aktif dan bersedia mendukung program pencapaian sasaran Usulan tersebut setelah diverifikasi oleh Dinas produksi pertanian. Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dibuat usulannya 3) Penerima bantuan bersedia mengikuti semua kewajiban yang kepada Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi. diberikan dan bertanggung jawab dalam operasional alsintan. 2) Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi selanjutnya merekapitulasi usulan bantuan yang sudah diverifikasi oleh Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dan membuat 5 6
  7. 7. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 usulan ke Pusat dalam hal ini kepada Kementerian Pertanian dengan petunjuk operasional/manual penggunaan dan cq. Direktorat Alat dan Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal perawatan. Prasarana dan Sarana Pertanian. 3) Usulan calon penerima dan calon lokasi bantuan alat dan III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN mesin pertanian yang telah masuk di Pusat diverifikasi kembali oleh Pusat bersama-sama dengan Dinas 3.1. Monitoring dan Evaluasi Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dan Dinas Pembinaan pemanfaatan alat dan mesin pertanian dilaksanakan Pertanian/Perkebunan Propinsi. melalui monitoring dan evaluasi agar pemanfaatannya menjadi 4) Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan ditetapkan sebagai lebih optimal. Untuk itu diperlukan pengawalan di daerah calon penerima dan calon lokasi bantuan alat dan mesin penerima bantuan terhadap Poktan/Gapoktan/UPJA penerima pertanian oleh Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Alat bantuan di Kabupaten/Kota. dan Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (mengacu pada mengetahui perkembangan pemanfaatan dan permasalahan Pedoman Pengelolaan Dana Bantuan Sosial, Direktorat yang muncul di lapangan serta mendapatkan masukan langsung Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian). dari pengguna terhadap alsintan yang diterima. Masukan yang diperoleh digunakan untuk acuan dalam penentuan kebijakan2.6. Distribusi Bantuan Alat dan Mesin Pertanian selanjutnya. Pendistribusian bantuan alat dan mesin pertanian mengikuti beberapa ketentuan sebagai berikut : 3.2. Pelaporan 1) Bantuan alat dan mesin pertanian didistribusikan sampai Pelaporan wajib dilakukan oleh Poktan/Gapoktan/UPJA penerima titik bagi di kantor Dinas Pertanian/Perkebunan bantuan setiap musim setiap tahunnya dengan format laporan Kabupaten/Kota. sebagaimana pada lampiran 4. Laporan ditujukan pada Dinas 2) Penyerahan bantuan kepada Poktan/Gapoktan/UPJA Pertanian Kabupaten/Kota dan bila memungkinkan dilengkapi menjadi tanggung jawab Kepala Dinas dengan gambar/foto pemanfaatan alat dan mesin pertanian Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota. tersebut di lapangan. 3) Alat dan mesin pertanian yang didistribusikan harus dalam Laporan dari Poktan/Gapoktan/UPJA akan dibuat rekapitulasinya kondisi baik, terakit sempurna, sudah di-running test(diuji oleh Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota (lampiran 5) coba dengan menghidupkan mesinnya) dan dilengkapi untuk disampaikan ke Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi 7 8
  8. 8. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012(lampiran 6) yang selanjutnya disampaikan oleh Dinas IV. INDIKATOR KINERJAPertanian/Perkebunan Propinsi kepada Direktorat Alat dan Mesin Indikator keberhasilan bantuan alat dan mesin pertanian antaraPertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, lain :Kementerian Pertanian pada setiap akhir tahun dengan alamat : a. Tersedianya traktor roda 2 sebanyak 1.567 unit, traktor roda 4 sebanyak 50 unit, dan pompa air sebanyak 600 unit.Direktorat Alat dan Mesin Pertanian b. Tercapainya optimalisasi penggunaan alat dan mesinDirektorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian pertanian. c. Meningkatnya kapasitas petugas dan operator dalamJl. Taman Margasatwa No. 3 pemanfaatan alsintan.Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550 d. Bertambahnya wilayah kerja Poktan/Gapoktan/UPJA yangTelp/Fax : 021-78833240 menggunakan alsintan.Email : subdit_alsintan@yahoo.com V. PENUTUP dit_alsintan@yahoo.co.id Bantuan alat dan mesin pertanian merupakan salah satuPelaporan ini merupakan masukan penting bagi perencanaan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah sebagai upaya untukpengembangan alat dan mesin pertanian pada masa mendatang, membantu petani agar dapat meningkatkan produksi sesuai yangsehingga keterlambatan maupun kelalaian dalam pembuatan ditargetkan oleh Pemerintah untuk mendukung tercapainyalaporan tersebut akan menjadi evaluasi kinerja dan pertimbangan swasembada pangan.dalam kebijakan pemberian bantuan selanjutnya. Dengan adanya penyediaan traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa air diharapkan dapat mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi untuk mendukung tanam serentak. Pemanfaatan alsintan akan memberikan dampak terhadap peningkatan produksi tanaman pangan dan kesejahteraan masyarakat tani. 9 10
  9. 9. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012Lampiran 1. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 Lanjutan lampiran 2. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN 2.4. Transmisi a. Sistem transmisi Roda gigi dan 1 Motor a. Tipe 4 langkah (4 tak) rantai (chain-gear) Penggerak atau roda gigi (full b. Bahan bakar Solar gear) terdapat gigi c. Daya maksimum 8 HP - 9 HP mundur d. Bobot mesin maksimum 98 kg b. Sistem kopling utama Sabuk puli e. Sistem pendinginan Radiator penegang (V-belt dan tension 2 Unit Traktor: pulley) atau multi 2.1. Dimensi a.Tinggi traktor cakram tipe kering - dengan roda karet 840 - 1.450 mm (disk clutch) - dengan roda besi 840 - 1.450 mm c. Sistem kopling belok Dengan kopling b. Bobot operasi traktor kemudi (Dog - dengan rodabesi (maks) ≤ 350 kg clutch) c. Tinggi penggandeng d. Rumah (Box) transmisi Besi tuang - dengan roda karet 170 - 450 mm (cor)/casting atau - dengan roda besi 300 - 600 mm press plate 2.2. Unjuk a. Kapasitas lapang efektif minimum 0,059 Ha/Jam 3 PerlengkapanTraktor a. Roda besi dan roda karet Masing-masing 1 Kerja standar pasang b. Efisiensi lapang minimum 70% b. Bajak singkal/luku 1 unit c. Kecepatan kerja optimum 2,5 - 3 km/jam c. Garu 1 unit d. Kedalaman pembajakan 130 - 170 mm d. Gelebeg 1 set e. Slip roda maksimum 25% e. Tool Kit 1 set f. Konsumsi Bahan Bakar 2,0 liter/jam 4 Kelengkapan a. Brosur atau leaflet traktor roda 1 set maksimum Dokumen dua singkal g. Konsumsi Bahan Bakar Spesifik 200 - 325 b. Buku Petunjuk pengoperasian 1 set (maksimum) g/kW.jam dan Perawatan h. Efisiensi penerusan daya ≥ 80% 2.3. a. Kenyamanan kerja UjiPelayanan ‐ Kebisingan maksimum 90 dB b. Gaya pengoperasian kopling 180 N kemudi maksimum 11 12
  10. 10. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012Lampiran 2. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 4 Lanjutan lampiran 2. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 4 Persyaratan Persyaratan No. Parameter Teknis Satuan No. Parameter Teknis Satuan 45-65 HP 75-95 HP 45-65 HP 75-95 HP 1 MESIN PENGGERAK a. Jumlah Silinder : 4 4-6 8 UNJUK KERJA b. Kapasitas isi Silinder cc : maksimum 4.100 maksimum 6.000 a. Kapasitas lapang efektif minimum : ha/jam : 0,165 0,195 c. Tipe Saringan Udara : kering/basah, dengan/tanpa kering/basah, dengan/tanpa Bajak singkal / piringan precleaner precleaner d. Bahan Bakar : solar solar b. Efisiensi lapang minimum e. Kapasitas Tangki Bahan Bakar l : 40-75 100-445 - Lahan sawah % : 50 50 f. Sistem Pendingin : Radiator Radiator - Lahan kering % : 60 60 g. Rata-rata rpm motor rpm : 1.200 - 3.000 1.200 - 3.000 c. Kecepatan kerja optimal bajak singkal / piringan km/jam : 2,5 - 4,5 2,5 - 4,5 h. Maksimum Torsi Nm : 250 - 350 400 - 650 d. Kedalaman pengolahan minimum : mm : 130 - 170 130 - 170 bajak singkal / piringan 2 TRANSMISI e. Slip roda maksimum (penggunaan bajak/piringan) a. Kopling : single clutch, dual clutch/dry double disc b. Tipe Transmisi : manual shift, hydrostatic drive, manual shift, hydrostatic drive, - Lahan sawah % : 50 50 synchromesh synchromesh - Lahan kering % : 25 30 c. Tipe : cakram pendingin oli multicakram/pendingin oli f. Konsumsi bahan bakar maksimum l/jam : 8 20 d. Sistem Operasi : mekanikal terpisah mekanikal terpisah g. Konsumsi bahan bakar spesifik maksimum g/kW-jam : 400 40 e. Rem parkir : pakai tangan pakai kaki h. Gaya penarikan traktor minimum kN : 7 12 f. Differential lock : mekanikal mekanikal 3 Sumber Daya Putar (PTO) 9 IMPLEMENT a. Sistem Operasi : PTO jalan PTO terpisah a. Disk Plow b. Kecepatan Putar (rpm PTO/rpm motor) rpm : 540, 740 atau 1.000/2.000 540 atau 1.000/1.900 - Jumlah Disk Plow buah : 1 1 - Jumlah Piringan pada Disk Plow buah : 3 3 4 SISTEM HIDROLIS - Diameter Piringan pada Disk Plow inchi : minimum 24 minimum 24 a. Tekanan oli hidrolis bar : 150 - 210 150 - 210 b. Rotavator b. Maksimum aliran oli l/min : 20 - 65 minimum 40 - Jumlah Rotavator buah : 1 1 5 SISTEM KEMUDI DAN PENGGERAK RODA - Jumlah Pisau pada Rotavator buah : minimum 36 minimum 36 a. Sistem Kemudi : mekanik/hidrostatik mekanik/hidrostatik c. Disk Harrow b. Sistem Penggerak Roda : 4 penggerak roda 4 penggerak roda - Jumlah Disk Harrow buah : 1 1 - Jumlah Piringan pada Disk Harrow buah : 3 3 6 PENGGANDENG minimum 24 minimum 24 - Diameter Piringan pada Disk Harrow inchi : a. Kategori 3 titik gandeng : 2 2 dan 3 b. Kapasitas angkat kg : 1.000 - 3.000 minimum 2.700 c. Stabilizer : teleskopik teleskopik 10 PERLENGKAPAN TAMBAHAN - Pemberat (front weight) set : 1 (3 buah) 1 (3 buah) 7 DIMENSI a. Tinggi traktor dengan roda ban mm 1.500 - 2.600 minimum 1.600 11 LAIN-LAIN b. Bobot operasi traktor mm 1.400 - 4.000 2.500 - 6.000 - Buku Panduan set : 1 1 c. Tinggi penggandeng maksimum dengan roda ban mm 300 - 375 300 - 375 - Tool Kit set : 1 1 d. Panjang traktor mm 2.000 - 5.000 2.500 - 6.000 e. Jari-jari Putar mm 2.600 - 4.600 minimum 3500 f. Tinggi bagian terendah mm 300 - 465 minimum 339 g. Jarak poros roda depan belakang mm 1.625 - 2.300 2.100 - 3.000 13 14
  11. 11. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012Lampiran 3. Spesifikasi Teknis Pompa Air Lampiran 4. Form Laporan Bantuan Alsintan Poktan/Gapoktan/UPJA NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN Nama Poktan/Gapoktan/UPJA Penerima Bantuan : 1 Motor a. Tipe 4 langkah (4 tak) Penggerak Solar Alamat : b. Bahan bakar 8 HP - 9 HP Kondisi Peraw c. Daya maksimum 98 kg Total Area Terkini atan d. Bobot mesin maksimum Radiator Nama Diter- Mulai yang Alsintan yang Kete- e. Sistem pendinginan No Merk Diguna- Alsintan ima Dikerjakan (Operasional)/ Telah rangan kan 2 Konstruksi dan a. Model Self priming (Ha) Tidak Dilaku Unjuk Kerja b. Diameter Lubang hisap 4 inch (± 100 Operasional) kan mm) 3 c. Kapasitas/ > 1,6 m /menit Debit Pompa d. Efisiensi Pompa > 50 % e. Tinggi Total Pemompaan > 17 meter f. Bobot Pompa Tanpa Motor ≤ 66 kg 3 Material Pompa a. Rumah Pompa Besi Tuang (Cor) b. Poros Pompa Baja Karbon Tempat dan Tanggal Pelaporan c. Kipas/Impeller Besi Tuang (Cor) 4. Perlengkapan a. Selang hisap plastik spiral ≥ 6 mtr Pompa b. Selang buang plastik vinyl ≥10 mtr c. Saringan hisap bahan 1 unit (Nama Poktan/Gapoktan/UPJA Penerima) metal d. Discharge elbow 1 unit e. Suction house neeple (sock 1 unit hisap) f. Klem selang hisap dan 1 set buang g. Landasan/dudukan 1 unit penghubung motor penggerak dan pompa bahan dari besi kanal h. Tool kit 1 set i. Buku petunjuk 1 set pengoperasian dan perawatan 1 set j. Brosur atau leaflet 15 16
  12. 12. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012Lampiran 5. Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan Kabupaten/Kota Lampiran 6. Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan PropinsiNama Dinas : Nama Dinas :Kabupaten/Kota : Propinsi :Provinsi : Total Area Nama Kete- Total Area No. Kab/Kota Merk Diterima Yang Nama Kete- Penerima ranganNo. Kecamatan Merk Diterima Yang Dikerjakan Penerima rangan Dikerjakan 1. 1. 2. Tempat dan Tanggal Pelaporan Tempat dan Tanggal Pelaporan (Kepala Dinas Pertanian Propinsi) (Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota) 17 18
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×