SlideShare a Scribd company logo

2.0. pedoman teknis bantuan alsintan 2012

1 of 12
Download to read offline
PEDOMAN TEKNIS
BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN

         TAHUN 2012
KATA PENGANTAR                                                                            DAFTAR ISI


       Sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi dibidang          KATA PENGANTAR ....................................................................              i
alsintan serta meningkatnya permintaan alsintan tersebut oleh
                                                                        DAFTAR ISI ..................................................................................   ii
masyarakat terutama petani, sedangkan disisi lain harga alsintan
yang umumnya masih belum terjangkau petani, maka pemerintah
terus berupaya memfasilitasi kebutuhan alsintan tersebut. Salah satu       I. PENDAHULUAN ................................................................              1
kebijakan pemerintah dalam penyediaan alsintan tersebut adalah                1.1. Latar Belakang ............................................................          1
melalui kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa
                                                                              1.2. Tujuan dan Sasaran ....................................................              2
traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa air. Untuk meningkatkan
efektifitas kegiatan tersebut maka disusunlah Pedoman Teknis
Bantuan Alat dan Mesin Pertanian.                                         II. MEKANISME PELAKSANAAN . ..........................................                        3
                                                                              2.1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alat dan
       Pada Tahun Anggaran 2012 ini, bantuan alsintan ditujukan
                                                                                   Mesin Pertanian ...........................................................          3
terutama untuk mendukung kegiatan pencapaian target produksi
tanaman pangan, khususnya beras, dalam rangka pencapaian                      2.2. Kriteria Lokasi ..............................................................       4
surplus beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014. Penyediaan                 2.3. Kriteria Penerima Alat dan Mesin Pertanian ............                              5
alsintan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam                 2.4. Pengelolaan Pemanfaatan Alat dan Mesin
peningkatan produksi dalam kuantitas maupun kualitas secara lebih
                                                                                   Pertanian....................................................................        6
efektif dan efisien.
                                                                              2.5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon
      Buku Pedoman ini diharapkan agar digunakan sebagai acuan                     Lokasi ........................................................................      6
pelaksanaan kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian oleh pihak-             2.6. Distribusi Bantuan Alat dan Mesin
pihak yang terkait di Pusat maupun di daerah. Disamping itu,
                                                                                   Pertanian....................................................................        7
diharapkan juga dapat dijadikan acuan bagi perencana kebijakan
Pemerintah, Dinas Pertanian Propinsi maupun Dinas Pertanian
Kabupaten/Kota pada masa-masa mendatang.                                 III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN .................                                      8
                                                                              3.1. Monitoring dan Evaluasi ...........................................                  8
     Kami berharap pedoman ini dapat             bermanfaat     dalam
                                                                              3.2. Pelaporan ....................................................................       8
pelaksanaan bantuan alsintan di daerah.

                                     Jakarta, Januari 2012               IV. INDIKATOR KINERJA ........................................................ 10
                                Direktur Alat dan Mesin Pertanian
                                                                          V. PENUTUP ............................................................................ 10

                                     Ir. Bambang Santosa, MSc                   LAMPIRAN
                                 i                                                                                        ii
iii
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                 Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
                                 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012                                  Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012


                                                                                     Kondisi sosial ekonomi masyarakat di pedesaan yang berbeda-
I.   PENDAHULUAN
                                                                                     beda serta mahalnya harga alsintan, menimbulkan beragamnya
1.1. Latar Belakang                                                                  proses kepemilikan alsintan oleh petani baik secara pribadi
     Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, wilayah                       maupun kelompok. Sehubungan dengan hal tersebut, maka
     yang besar dan tersebar di puluhan ribu pulau, ditambah lagi                    pemerintah kembali menggulirkan program bantuan alat dan
     dengan potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal,                          mesin pertanian berupa traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa
     Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari                            air melalui sumber dana APBN Tahun Anggaran 2012.
     produksi dalam negeri. Pengalaman dari berbagai negara,                         Untuk mendukung pelaksanaan penyediaan ketiga jenis alsintan
     membuktikan bahwa apabila pemenuhan kebutuhan pangan                            tersebut di daerah agar tidak terjadi permasalahan yang dapat
     sangat tergantung kepada pasokan dari luar negeri (impor) maka                  menghambat terealisasinya bantuan tersebut, diperlukan
     kondisi sosial dan politik menjadi sangat rawan bahkan mampu                    pedoman teknis bagi petugas di daerah maupun penerima
     menimbulkan disintegrasi bangsa.                                                bantuan.
     Alat dan mesin pertanian (alsintan) memiliki peranan penting
     dalam kegiatan usahatani untuk memberikan mutu hasil yang
                                                                                  1.2. Tujuan dan Sasaran
     lebihbaik dan dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Dalam
     kegiatan pengolahan tanah, alsin traktor roda 2 maupun roda 4                1.2.1. Tujuan
     dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan intensitas
                                                                                       a. Memberikan petunjuk dan acuan bagi petugas di Propinsi
     pertanaman di berbagai ekologi lahan. Selain itu melalui
                                                                                          dan Kabupaten/Kota serta Kelompok Tani/Gabungan
     pemanfaatan alsintan akan mendukung upaya pemecahan
                                                                                          Kelompok    Tani/Usaha    Pelayanan    Jasa    Alsintan
     masalah kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian yang
                                                                                          (Poktan/Gapoktan/UPJA) penerima bantuan alat dan mesin
     banyak terjadi di daerah.
                                                                                          pertanian.
     Dalam     rangka   mempertahankan      swasembada     beras
                                                                                       b. Memberikan penjelasan tentang kriteria/syarat penerima
     berkelanjutan, maka pemerintah juga berkomitmen dalam
                                                                                          bantuan, distribusi bantuan dan kewajiban-kewajiban yang
     pencapaian surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014. Salah
                                                                                          harus dipenuhi oleh penerima bantuan.
     satu strategi peningkatan produksi adalah penyempurnaan
     manajemen teknis yang diantaranya adalah percepatan                               c. Meningkatkan kepemilikan alat dan mesin pertanianuntuk
     pengolahan tanah dan penanaman secara serentak.                                      mendukung upaya pencapaian sasaran produksi pertanian
                                                                                          dan pendapatan petani.



                                  1                                                                               2
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                  Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
                                   Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012                                   Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012


    d. Meningkatkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian untuk                      2.1.2. Sumber Pembiayaan
       mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi.
                                                                                         Sumber pembiayaan untuk penyediaan alat dan mesin
1.2.2. Sasaran                                                                           pertanian dari DIPA Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana
                                                                                         dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian TA. 2012 pada
      a. Terwujudnya buku pedoman teknis bagi petugas berkaitan
                                                                                         Belanja Bantuan Sosial untuk Pemberdayaan Sosial dalam
         dengan bantuan alat dan mesin pertanian yang diberikan
                                                                                         BentukBarang/Jasa (573112) sebesar Rp. 73.175.000.000,00
         kepada Poktan/Gapoktan/UPJA penerima bantuan.
                                                                                         (Tujuh Puluh Tiga Milyar Seratus Tujuh Puluh Lima Juta
      b. Terlaksananya       pemberian     penjelasan      tentang                       Rupiah).
         kriteria/syarat penerima bantuan, distribusi bantuan dan
                                                                                         Penyediaan alat dan mesin pertanian dilaksanakan di Pusat
         kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi baik oleh
                                                                                         melalui pelelangan umum berpedoman pada Perpres No.
         penerima bantuan.
                                                                                         54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
      c. Tercapainya peningkatan kepemilikan alat dan mesin
                                                                                         Dengan adanya bantuan traktor roda 2, traktor roda 4, dan
         pertanian oleh Poktan/Gapoktan/UPJA untuk mendukung
                                                                                         pompa air bagi setiap Poktan/Gapoktan/UPJA, diharapkan
         upaya pencapaian sasaran produksi pertanian dan
                                                                                         penerima bantuan akan memperoleh keuntungan yang
         pendapatan petani melalui pemanfaatan alsintan tersebut.
                                                                                         signifikan dari pemanfaatan alsintan tersebut sehingga ke
      d. Meningkatnya     alat      dan      mesin       pertanian        untuk          depan diharapkan dapat digunakan untuk menunjang
         mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi.                        kebutuhan kelompoknya maupun untuk membeli alsintan baru
                                                                                         lainnya. Bantuan alsintan ini terutama ditujukan untuk
                                                                                         mendukung kegiatan pencapaian target produksi tanaman
II. MEKANISME PELAKSANAAN
                                                                                         pangan, khususnya beras, dalam rangka pencapaian surplus
2.1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alat dan Mesin                                  beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014.
     Pertanian

2.1.1. Jenis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                       2.2. Kriteria Lokasi

     Jenis bantuan alat dan mesin pertanian meliputi traktor roda 2                      Kriteria lokasi mempertimbangkan beberapa hal, sebagai
     (1.567 unit), traktor roda 4 (50 unit) dan pompa air (600 unit).                    berikut:
     Spesifikasi teknis traktor roda 2, traktor roda 4, dan pompa air                    1) Mempertimbangkan kondisi lokal spesifikyang secara teknis
     sebagaimana disajikan pada lampiran 1, 2, dan 3.                                       memenuhi persyaratan untuk operasional alat dan mesin
                                                                                            pertanian.

                                    3                                                                                4
Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                                 Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
                               Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012                                  Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012


     2) Adanya kebutuhan alat dan mesin pertanian                     untuk        4) Penerima bantuan bersedia memanfaatkan dan mengelola
        mendukung program peningkatan produksi pertanian.                             alat dan mesin pertanian untuk mendukung peningkatan
                                                                                      produksi pertanian.
     3) Diprioritaskan pada daerah sentra produksi pertanian dan
        wilayah pengembangan kawasan pertanian.                                    5) Penerima bantuan mau dan bersedia membuat laporan
                                                                                      perkembangan pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang
     4) Mempertimbangkan        proposal    yang    dibuat    oleh
                                                                                      diterimanya, termasuk manfaatnya bagi perkembangan
        daerah/masyarakat, terkait dengan kebutuhan alat dan mesin
                                                                                      kelompoknya sendiri. Laporan tersebut mengikuti format
        pertaniandi wilayahnya.
                                                                                      sebagaimana lampiran 4.
     5) Mempertimbangkan kinerja Dinas Pertanian Kabupaten/Kota
        yang pernah menerima bantuan alat dan mesin pertanian.
                                                                                2.4. Pengelolaan Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian
   Luasan optimal bagi pemanfaatan alat dan mesin pertanian
   sekurang-kurangnya seluas 20 Ha pada setiap musimnya.                             Pengelolaan pemanfaatan alat dan mesin pertanian dilakukan
                                                                                     oleh Poktan/Gapoktan/UPJA sebagai penerima manfaat.
2.3. Kriteria Penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian                              Pembinaan pengelolaan pemanfaatan dilakukan oleh Dinas
                                                                                     Pertanian Kabupaten/Kota dan Propinsi.
   Bantuan alat dan mesin pertanian tersebut merupakan bantuan
   sosial yang diberikan kepada Poktan/Gapoktan/UPJA dengan                          Mekanisme pengelolaan diatur lebih lanjut dalam Petunjuk
   kriteria sebagai berikut :                                                        Pelaksanaan yang diterbitkan oleh Dinas Pertanian Propinsi
                                                                                     dan Petunjuk Teknis yang diterbitkan oleh Dinas Pertanian
   1) Penerima manfaat adalah kelompok masyarakat. Penerima
                                                                                     Kabupaten/Kota.
      bantuan diprioritaskan kepada Poktan/Gapoktan/UPJAyang
      belum menerima bantuan alsintan Ditjen Prasarana dan                      2.5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Lokasi
      Sarana Pertanian pada tahun sebelumnya.
                                                                                     1) Poktan/Gapoktan/UPJA mengusulkan bantuan alsintan
   2) Penerima bantuan merupakan Poktan/Gapoktan/UPJA yang                              kepada Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota.
      aktif dan bersedia mendukung program pencapaian sasaran                           Usulan   tersebut  setelah diverifikasi oleh Dinas
      produksi pertanian.                                                              Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dibuat usulannya
   3) Penerima bantuan bersedia mengikuti semua kewajiban yang                         kepada Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi.
      diberikan dan bertanggung jawab dalam operasional alsintan.                    2) Dinas    Pertanian/Perkebunan     Propinsi   selanjutnya
                                                                                        merekapitulasi usulan bantuan yang sudah diverifikasi oleh
                                                                                        Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dan membuat
                                5                                                                               6
Ad

Recommended

Proposal hand traktor ok
Proposal hand traktor okProposal hand traktor ok
Proposal hand traktor okRaffael Net
 
Format Proposal Gapoktan (Alsintan)
Format Proposal Gapoktan (Alsintan)Format Proposal Gapoktan (Alsintan)
Format Proposal Gapoktan (Alsintan)irwandeni
 
Proposal padi organik srimukti desa atapang
Proposal padi organik srimukti desa atapangProposal padi organik srimukti desa atapang
Proposal padi organik srimukti desa atapangirwandeni
 

More Related Content

What's hot

Pengelolaan alsintan pandih batu (yuti)
Pengelolaan alsintan   pandih batu (yuti)Pengelolaan alsintan   pandih batu (yuti)
Pengelolaan alsintan pandih batu (yuti)Syahyuti Si-Buyuang
 
Permentan 25-08
Permentan 25-08Permentan 25-08
Permentan 25-08Ismed Nur
 
Proposol HandTracktor lang badate
Proposol HandTracktor lang badateProposol HandTracktor lang badate
Proposol HandTracktor lang badateNICO AKBAR
 
Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)
Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)
Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)Muhammad Mustafa
 
Pola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjang
Pola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjangPola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjang
Pola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjangKhairul Amri
 
Manajemen usaha pelayanan jasa alat mesin
Manajemen usaha pelayanan jasa alat mesinManajemen usaha pelayanan jasa alat mesin
Manajemen usaha pelayanan jasa alat mesinKhairul Amri
 
Proposal uppo
Proposal uppoProposal uppo
Proposal uppoassya1
 
Proposal Budidaya Penggemukan ternak Sapi
Proposal Budidaya Penggemukan ternak SapiProposal Budidaya Penggemukan ternak Sapi
Proposal Budidaya Penggemukan ternak SapiZul Rapi
 
Proposal bantuan ternak timbul mukti
Proposal bantuan ternak timbul muktiProposal bantuan ternak timbul mukti
Proposal bantuan ternak timbul muktiamat dewa
 
Proposal biogas
Proposal biogasProposal biogas
Proposal biogas-
 
Proposal bantuan pengerasan jalan kelompok tani
Proposal bantuan pengerasan jalan kelompok taniProposal bantuan pengerasan jalan kelompok tani
Proposal bantuan pengerasan jalan kelompok taniBandi Siswoyo
 

What's hot (19)

Pengelolaan alsintan pandih batu (yuti)
Pengelolaan alsintan   pandih batu (yuti)Pengelolaan alsintan   pandih batu (yuti)
Pengelolaan alsintan pandih batu (yuti)
 
Permentan 25-08
Permentan 25-08Permentan 25-08
Permentan 25-08
 
Proposol HandTracktor lang badate
Proposol HandTracktor lang badateProposol HandTracktor lang badate
Proposol HandTracktor lang badate
 
Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)
Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)
Proposal Alat Pertaniaan RIce Milling Uni (RMU)
 
Proposal budidaya-cabe
Proposal budidaya-cabeProposal budidaya-cabe
Proposal budidaya-cabe
 
Pola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjang
Pola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjangPola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjang
Pola pengembangan kelembagaan upja untuk menunjang
 
Manajemen usaha pelayanan jasa alat mesin
Manajemen usaha pelayanan jasa alat mesinManajemen usaha pelayanan jasa alat mesin
Manajemen usaha pelayanan jasa alat mesin
 
31157 65000-1-pb
31157 65000-1-pb31157 65000-1-pb
31157 65000-1-pb
 
Proposal uppo
Proposal uppoProposal uppo
Proposal uppo
 
Proposal sapi
Proposal sapiProposal sapi
Proposal sapi
 
Proposal tebu
Proposal tebu Proposal tebu
Proposal tebu
 
Proposal Budidaya Penggemukan ternak Sapi
Proposal Budidaya Penggemukan ternak SapiProposal Budidaya Penggemukan ternak Sapi
Proposal Budidaya Penggemukan ternak Sapi
 
Proposal bantuan ternak timbul mukti
Proposal bantuan ternak timbul muktiProposal bantuan ternak timbul mukti
Proposal bantuan ternak timbul mukti
 
Contoh Proposal Cabe
Contoh Proposal CabeContoh Proposal Cabe
Contoh Proposal Cabe
 
Proposal ternak kambing etawa
Proposal ternak kambing etawaProposal ternak kambing etawa
Proposal ternak kambing etawa
 
Proposal biogas
Proposal biogasProposal biogas
Proposal biogas
 
Proposal pembuatan jalan tani
Proposal pembuatan jalan taniProposal pembuatan jalan tani
Proposal pembuatan jalan tani
 
Proposal bantuan pengerasan jalan kelompok tani
Proposal bantuan pengerasan jalan kelompok taniProposal bantuan pengerasan jalan kelompok tani
Proposal bantuan pengerasan jalan kelompok tani
 
Proposal ternak sapi kabupaten muna
Proposal ternak sapi kabupaten munaProposal ternak sapi kabupaten muna
Proposal ternak sapi kabupaten muna
 

Viewers also liked

Pengelolaan traktor roda dua untuk usaha tani
Pengelolaan traktor roda dua untuk usaha taniPengelolaan traktor roda dua untuk usaha tani
Pengelolaan traktor roda dua untuk usaha tanidewi inne kumalasari
 
Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)
Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)
Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)Iqrimha Lairung
 
Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)
Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)
Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)Iqrimha Lairung
 
Alsintan laporan 4
Alsintan laporan 4Alsintan laporan 4
Alsintan laporan 4Yuwan Kilmi
 
UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012
UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012
UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012Sri Hartatik
 
Traktor pertanian
Traktor pertanianTraktor pertanian
Traktor pertanianYuwan Kilmi
 
Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011
Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011
Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011A Harisman
 
Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017
Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017
Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017PT Indo Analisis
 
Alat mesin pertanian
Alat mesin pertanianAlat mesin pertanian
Alat mesin pertanianlombkTBK
 
Laporan Mekanisasi Tebu
Laporan Mekanisasi TebuLaporan Mekanisasi Tebu
Laporan Mekanisasi TebuEriska Ahmad
 
Presentasi Laporan Mekanisasi Tebu
Presentasi Laporan Mekanisasi TebuPresentasi Laporan Mekanisasi Tebu
Presentasi Laporan Mekanisasi TebuEriska Ahmad
 
Penyusunan buku pedoman, juklak, juknis dan standar gizi
Penyusunan buku pedoman, juklak, juknis  dan standar giziPenyusunan buku pedoman, juklak, juknis  dan standar gizi
Penyusunan buku pedoman, juklak, juknis dan standar giziAgus ParLy
 
Pedoman administrasi-paud
Pedoman administrasi-paudPedoman administrasi-paud
Pedoman administrasi-paudRobi Zaman
 
Alat – alat mekanisasi pertanian
Alat – alat mekanisasi pertanianAlat – alat mekanisasi pertanian
Alat – alat mekanisasi pertaniandedidarmaandrians
 
Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)
Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)
Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)Iqrimha Lairung
 

Viewers also liked (17)

Pengelolaan traktor roda dua untuk usaha tani
Pengelolaan traktor roda dua untuk usaha taniPengelolaan traktor roda dua untuk usaha tani
Pengelolaan traktor roda dua untuk usaha tani
 
Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)
Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)
Alat dan mesin pengolah tanah pertanian(6)
 
Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)
Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)
Manajemen Alat dan Mesin Pertanian (pertemuan 2 dan 3)
 
Alsintan laporan 4
Alsintan laporan 4Alsintan laporan 4
Alsintan laporan 4
 
UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012
UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012
UBKPU BUDIDAYA TEBU 2012-Kuliah 2 2012
 
Traktor pertanian
Traktor pertanianTraktor pertanian
Traktor pertanian
 
Alat Pengolahan Tanah
Alat Pengolahan TanahAlat Pengolahan Tanah
Alat Pengolahan Tanah
 
Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011
Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011
Juklak juknis pelimpahan kewenangan 2011
 
Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017
Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017
Laporan Industri Alat Berat Indonesia 2017
 
Alat mesin pertanian
Alat mesin pertanianAlat mesin pertanian
Alat mesin pertanian
 
Laporan Mekanisasi Tebu
Laporan Mekanisasi TebuLaporan Mekanisasi Tebu
Laporan Mekanisasi Tebu
 
Presentasi Laporan Mekanisasi Tebu
Presentasi Laporan Mekanisasi TebuPresentasi Laporan Mekanisasi Tebu
Presentasi Laporan Mekanisasi Tebu
 
Modul siri 1
Modul siri 1Modul siri 1
Modul siri 1
 
Penyusunan buku pedoman, juklak, juknis dan standar gizi
Penyusunan buku pedoman, juklak, juknis  dan standar giziPenyusunan buku pedoman, juklak, juknis  dan standar gizi
Penyusunan buku pedoman, juklak, juknis dan standar gizi
 
Pedoman administrasi-paud
Pedoman administrasi-paudPedoman administrasi-paud
Pedoman administrasi-paud
 
Alat – alat mekanisasi pertanian
Alat – alat mekanisasi pertanianAlat – alat mekanisasi pertanian
Alat – alat mekanisasi pertanian
 
Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)
Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)
Pemilihan alat dan mesin pertanian (timeliness cost)
 

Similar to 2.0. pedoman teknis bantuan alsintan 2012

Laporan mekanisasi pertanian
Laporan mekanisasi pertanianLaporan mekanisasi pertanian
Laporan mekanisasi pertanianedhie noegroho
 
Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014
Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014
Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014Dpc Pkb Aceh Tamiang
 
Laporan praktikum tataniaga pertanian
Laporan praktikum tataniaga pertanianLaporan praktikum tataniaga pertanian
Laporan praktikum tataniaga pertanianAef Saepul Anwar
 
Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014
Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014
Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014Dpc Pkb Aceh Tamiang
 
1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal
1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal
1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokalVonny Soru
 
Laporan kinerja-kementan2011
Laporan kinerja-kementan2011Laporan kinerja-kementan2011
Laporan kinerja-kementan2011Fakhrurrazi Harun
 
Profil Penataan Ruang Banten
Profil Penataan Ruang BantenProfil Penataan Ruang Banten
Profil Penataan Ruang Bantenzoronoazoro
 
Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.
Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.
Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.Oswar Mungkasa
 
Materi Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptx
Materi Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptxMateri Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptx
Materi Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptxBPPSungaiPandan
 
5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti
5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti
5.2 pedoman teknis-agroindustri-hortiAndi Firman
 
Analisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan Pertanian
Analisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan PertanianAnalisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan Pertanian
Analisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan PertanianUjang Apriansyah
 
LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017
LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017
LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017ignasius dh purba
 
Permentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanian
Permentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanianPermentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanian
Permentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanianAchmad Wahid
 
Draft 240410 pedoman_umum_stbm
Draft 240410 pedoman_umum_stbmDraft 240410 pedoman_umum_stbm
Draft 240410 pedoman_umum_stbmnanang_wardhana
 
BAB I - III.pptx
BAB I - III.pptxBAB I - III.pptx
BAB I - III.pptxSafetyAwan
 
Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6
Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6
Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6HappyZulfi
 
Buku Pedoman Climate Budget Tagging CBT Daerah
Buku Pedoman Climate Budget Tagging CBT DaerahBuku Pedoman Climate Budget Tagging CBT Daerah
Buku Pedoman Climate Budget Tagging CBT DaerahWEST NUSA TENGGARA
 

Similar to 2.0. pedoman teknis bantuan alsintan 2012 (20)

Laporan mekanisasi pertanian
Laporan mekanisasi pertanianLaporan mekanisasi pertanian
Laporan mekanisasi pertanian
 
Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014
Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014
Pedoman teknis pengembangan system of rice intensification ta. 2014
 
Laporan praktikum tataniaga pertanian
Laporan praktikum tataniaga pertanianLaporan praktikum tataniaga pertanian
Laporan praktikum tataniaga pertanian
 
Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014
Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014
Pedoman teknis perluasan areal tanaman pangan tahun 2014
 
Agribisnis
AgribisnisAgribisnis
Agribisnis
 
1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal
1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal
1.4. pedoman budidaya pel peng kws agri unggas lokal
 
Sos dak 2012 pertanian
Sos dak 2012   pertanianSos dak 2012   pertanian
Sos dak 2012 pertanian
 
Laporan kinerja-kementan2011
Laporan kinerja-kementan2011Laporan kinerja-kementan2011
Laporan kinerja-kementan2011
 
Profil Penataan Ruang Banten
Profil Penataan Ruang BantenProfil Penataan Ruang Banten
Profil Penataan Ruang Banten
 
Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.
Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.
Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.
 
Materi Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptx
Materi Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptxMateri Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptx
Materi Kabadan Pelatihan Sejuta Petani - Wirausaha Pertanian 221122.pptx
 
5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti
5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti
5.2 pedoman teknis-agroindustri-horti
 
Analisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan Pertanian
Analisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan PertanianAnalisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan Pertanian
Analisis Masalah-Masalah dalam Pembangunan Pertanian
 
LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017
LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017
LAPORAN Lomba kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik tahun 2017
 
Permentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanian
Permentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanianPermentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanian
Permentan nomor 50 tahun 2012 pedoman pengembangan kawasan pertanian
 
Draft 240410 pedoman_umum_stbm
Draft 240410 pedoman_umum_stbmDraft 240410 pedoman_umum_stbm
Draft 240410 pedoman_umum_stbm
 
BAB I - III.pptx
BAB I - III.pptxBAB I - III.pptx
BAB I - III.pptx
 
Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6
Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6
Makalah perekonomian indonesia,, Kel_6
 
Buku Pedoman Climate Budget Tagging CBT Daerah
Buku Pedoman Climate Budget Tagging CBT DaerahBuku Pedoman Climate Budget Tagging CBT Daerah
Buku Pedoman Climate Budget Tagging CBT Daerah
 
Pengantar ilmu pertanian kel
Pengantar ilmu pertanian kelPengantar ilmu pertanian kel
Pengantar ilmu pertanian kel
 

2.0. pedoman teknis bantuan alsintan 2012

  • 1. PEDOMAN TEKNIS BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN TAHUN 2012
  • 2. KATA PENGANTAR DAFTAR ISI Sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi dibidang KATA PENGANTAR .................................................................... i alsintan serta meningkatnya permintaan alsintan tersebut oleh DAFTAR ISI .................................................................................. ii masyarakat terutama petani, sedangkan disisi lain harga alsintan yang umumnya masih belum terjangkau petani, maka pemerintah terus berupaya memfasilitasi kebutuhan alsintan tersebut. Salah satu I. PENDAHULUAN ................................................................ 1 kebijakan pemerintah dalam penyediaan alsintan tersebut adalah 1.1. Latar Belakang ............................................................ 1 melalui kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 1.2. Tujuan dan Sasaran .................................................... 2 traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa air. Untuk meningkatkan efektifitas kegiatan tersebut maka disusunlah Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian. II. MEKANISME PELAKSANAAN . .......................................... 3 2.1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alat dan Pada Tahun Anggaran 2012 ini, bantuan alsintan ditujukan Mesin Pertanian ........................................................... 3 terutama untuk mendukung kegiatan pencapaian target produksi tanaman pangan, khususnya beras, dalam rangka pencapaian 2.2. Kriteria Lokasi .............................................................. 4 surplus beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014. Penyediaan 2.3. Kriteria Penerima Alat dan Mesin Pertanian ............ 5 alsintan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam 2.4. Pengelolaan Pemanfaatan Alat dan Mesin peningkatan produksi dalam kuantitas maupun kualitas secara lebih Pertanian.................................................................... 6 efektif dan efisien. 2.5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Buku Pedoman ini diharapkan agar digunakan sebagai acuan Lokasi ........................................................................ 6 pelaksanaan kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian oleh pihak- 2.6. Distribusi Bantuan Alat dan Mesin pihak yang terkait di Pusat maupun di daerah. Disamping itu, Pertanian.................................................................... 7 diharapkan juga dapat dijadikan acuan bagi perencana kebijakan Pemerintah, Dinas Pertanian Propinsi maupun Dinas Pertanian Kabupaten/Kota pada masa-masa mendatang. III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN ................. 8 3.1. Monitoring dan Evaluasi ........................................... 8 Kami berharap pedoman ini dapat bermanfaat dalam 3.2. Pelaporan .................................................................... 8 pelaksanaan bantuan alsintan di daerah. Jakarta, Januari 2012 IV. INDIKATOR KINERJA ........................................................ 10 Direktur Alat dan Mesin Pertanian V. PENUTUP ............................................................................ 10 Ir. Bambang Santosa, MSc LAMPIRAN i ii
  • 3. iii
  • 4. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Kondisi sosial ekonomi masyarakat di pedesaan yang berbeda- I. PENDAHULUAN beda serta mahalnya harga alsintan, menimbulkan beragamnya 1.1. Latar Belakang proses kepemilikan alsintan oleh petani baik secara pribadi Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, wilayah maupun kelompok. Sehubungan dengan hal tersebut, maka yang besar dan tersebar di puluhan ribu pulau, ditambah lagi pemerintah kembali menggulirkan program bantuan alat dan dengan potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal, mesin pertanian berupa traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari air melalui sumber dana APBN Tahun Anggaran 2012. produksi dalam negeri. Pengalaman dari berbagai negara, Untuk mendukung pelaksanaan penyediaan ketiga jenis alsintan membuktikan bahwa apabila pemenuhan kebutuhan pangan tersebut di daerah agar tidak terjadi permasalahan yang dapat sangat tergantung kepada pasokan dari luar negeri (impor) maka menghambat terealisasinya bantuan tersebut, diperlukan kondisi sosial dan politik menjadi sangat rawan bahkan mampu pedoman teknis bagi petugas di daerah maupun penerima menimbulkan disintegrasi bangsa. bantuan. Alat dan mesin pertanian (alsintan) memiliki peranan penting dalam kegiatan usahatani untuk memberikan mutu hasil yang 1.2. Tujuan dan Sasaran lebihbaik dan dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Dalam kegiatan pengolahan tanah, alsin traktor roda 2 maupun roda 4 1.2.1. Tujuan dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan intensitas a. Memberikan petunjuk dan acuan bagi petugas di Propinsi pertanaman di berbagai ekologi lahan. Selain itu melalui dan Kabupaten/Kota serta Kelompok Tani/Gabungan pemanfaatan alsintan akan mendukung upaya pemecahan Kelompok Tani/Usaha Pelayanan Jasa Alsintan masalah kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian yang (Poktan/Gapoktan/UPJA) penerima bantuan alat dan mesin banyak terjadi di daerah. pertanian. Dalam rangka mempertahankan swasembada beras b. Memberikan penjelasan tentang kriteria/syarat penerima berkelanjutan, maka pemerintah juga berkomitmen dalam bantuan, distribusi bantuan dan kewajiban-kewajiban yang pencapaian surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014. Salah harus dipenuhi oleh penerima bantuan. satu strategi peningkatan produksi adalah penyempurnaan manajemen teknis yang diantaranya adalah percepatan c. Meningkatkan kepemilikan alat dan mesin pertanianuntuk pengolahan tanah dan penanaman secara serentak. mendukung upaya pencapaian sasaran produksi pertanian dan pendapatan petani. 1 2
  • 5. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 d. Meningkatkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian untuk 2.1.2. Sumber Pembiayaan mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi. Sumber pembiayaan untuk penyediaan alat dan mesin 1.2.2. Sasaran pertanian dari DIPA Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian TA. 2012 pada a. Terwujudnya buku pedoman teknis bagi petugas berkaitan Belanja Bantuan Sosial untuk Pemberdayaan Sosial dalam dengan bantuan alat dan mesin pertanian yang diberikan BentukBarang/Jasa (573112) sebesar Rp. 73.175.000.000,00 kepada Poktan/Gapoktan/UPJA penerima bantuan. (Tujuh Puluh Tiga Milyar Seratus Tujuh Puluh Lima Juta b. Terlaksananya pemberian penjelasan tentang Rupiah). kriteria/syarat penerima bantuan, distribusi bantuan dan Penyediaan alat dan mesin pertanian dilaksanakan di Pusat kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi baik oleh melalui pelelangan umum berpedoman pada Perpres No. penerima bantuan. 54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. c. Tercapainya peningkatan kepemilikan alat dan mesin Dengan adanya bantuan traktor roda 2, traktor roda 4, dan pertanian oleh Poktan/Gapoktan/UPJA untuk mendukung pompa air bagi setiap Poktan/Gapoktan/UPJA, diharapkan upaya pencapaian sasaran produksi pertanian dan penerima bantuan akan memperoleh keuntungan yang pendapatan petani melalui pemanfaatan alsintan tersebut. signifikan dari pemanfaatan alsintan tersebut sehingga ke d. Meningkatnya alat dan mesin pertanian untuk depan diharapkan dapat digunakan untuk menunjang mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi. kebutuhan kelompoknya maupun untuk membeli alsintan baru lainnya. Bantuan alsintan ini terutama ditujukan untuk mendukung kegiatan pencapaian target produksi tanaman II. MEKANISME PELAKSANAAN pangan, khususnya beras, dalam rangka pencapaian surplus 2.1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alat dan Mesin beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014. Pertanian 2.1.1. Jenis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian 2.2. Kriteria Lokasi Jenis bantuan alat dan mesin pertanian meliputi traktor roda 2 Kriteria lokasi mempertimbangkan beberapa hal, sebagai (1.567 unit), traktor roda 4 (50 unit) dan pompa air (600 unit). berikut: Spesifikasi teknis traktor roda 2, traktor roda 4, dan pompa air 1) Mempertimbangkan kondisi lokal spesifikyang secara teknis sebagaimana disajikan pada lampiran 1, 2, dan 3. memenuhi persyaratan untuk operasional alat dan mesin pertanian. 3 4
  • 6. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 2) Adanya kebutuhan alat dan mesin pertanian untuk 4) Penerima bantuan bersedia memanfaatkan dan mengelola mendukung program peningkatan produksi pertanian. alat dan mesin pertanian untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. 3) Diprioritaskan pada daerah sentra produksi pertanian dan wilayah pengembangan kawasan pertanian. 5) Penerima bantuan mau dan bersedia membuat laporan perkembangan pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang 4) Mempertimbangkan proposal yang dibuat oleh diterimanya, termasuk manfaatnya bagi perkembangan daerah/masyarakat, terkait dengan kebutuhan alat dan mesin kelompoknya sendiri. Laporan tersebut mengikuti format pertaniandi wilayahnya. sebagaimana lampiran 4. 5) Mempertimbangkan kinerja Dinas Pertanian Kabupaten/Kota yang pernah menerima bantuan alat dan mesin pertanian. 2.4. Pengelolaan Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian Luasan optimal bagi pemanfaatan alat dan mesin pertanian sekurang-kurangnya seluas 20 Ha pada setiap musimnya. Pengelolaan pemanfaatan alat dan mesin pertanian dilakukan oleh Poktan/Gapoktan/UPJA sebagai penerima manfaat. 2.3. Kriteria Penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pembinaan pengelolaan pemanfaatan dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dan Propinsi. Bantuan alat dan mesin pertanian tersebut merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada Poktan/Gapoktan/UPJA dengan Mekanisme pengelolaan diatur lebih lanjut dalam Petunjuk kriteria sebagai berikut : Pelaksanaan yang diterbitkan oleh Dinas Pertanian Propinsi dan Petunjuk Teknis yang diterbitkan oleh Dinas Pertanian 1) Penerima manfaat adalah kelompok masyarakat. Penerima Kabupaten/Kota. bantuan diprioritaskan kepada Poktan/Gapoktan/UPJAyang belum menerima bantuan alsintan Ditjen Prasarana dan 2.5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Lokasi Sarana Pertanian pada tahun sebelumnya. 1) Poktan/Gapoktan/UPJA mengusulkan bantuan alsintan 2) Penerima bantuan merupakan Poktan/Gapoktan/UPJA yang kepada Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota. aktif dan bersedia mendukung program pencapaian sasaran Usulan tersebut setelah diverifikasi oleh Dinas produksi pertanian. Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dibuat usulannya 3) Penerima bantuan bersedia mengikuti semua kewajiban yang kepada Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi. diberikan dan bertanggung jawab dalam operasional alsintan. 2) Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi selanjutnya merekapitulasi usulan bantuan yang sudah diverifikasi oleh Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dan membuat 5 6
  • 7. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 usulan ke Pusat dalam hal ini kepada Kementerian Pertanian dengan petunjuk operasional/manual penggunaan dan cq. Direktorat Alat dan Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal perawatan. Prasarana dan Sarana Pertanian. 3) Usulan calon penerima dan calon lokasi bantuan alat dan III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN mesin pertanian yang telah masuk di Pusat diverifikasi kembali oleh Pusat bersama-sama dengan Dinas 3.1. Monitoring dan Evaluasi Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota dan Dinas Pembinaan pemanfaatan alat dan mesin pertanian dilaksanakan Pertanian/Perkebunan Propinsi. melalui monitoring dan evaluasi agar pemanfaatannya menjadi 4) Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan ditetapkan sebagai lebih optimal. Untuk itu diperlukan pengawalan di daerah calon penerima dan calon lokasi bantuan alat dan mesin penerima bantuan terhadap Poktan/Gapoktan/UPJA penerima pertanian oleh Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Alat bantuan di Kabupaten/Kota. dan Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (mengacu pada mengetahui perkembangan pemanfaatan dan permasalahan Pedoman Pengelolaan Dana Bantuan Sosial, Direktorat yang muncul di lapangan serta mendapatkan masukan langsung Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian). dari pengguna terhadap alsintan yang diterima. Masukan yang diperoleh digunakan untuk acuan dalam penentuan kebijakan 2.6. Distribusi Bantuan Alat dan Mesin Pertanian selanjutnya. Pendistribusian bantuan alat dan mesin pertanian mengikuti beberapa ketentuan sebagai berikut : 3.2. Pelaporan 1) Bantuan alat dan mesin pertanian didistribusikan sampai Pelaporan wajib dilakukan oleh Poktan/Gapoktan/UPJA penerima titik bagi di kantor Dinas Pertanian/Perkebunan bantuan setiap musim setiap tahunnya dengan format laporan Kabupaten/Kota. sebagaimana pada lampiran 4. Laporan ditujukan pada Dinas 2) Penyerahan bantuan kepada Poktan/Gapoktan/UPJA Pertanian Kabupaten/Kota dan bila memungkinkan dilengkapi menjadi tanggung jawab Kepala Dinas dengan gambar/foto pemanfaatan alat dan mesin pertanian Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota. tersebut di lapangan. 3) Alat dan mesin pertanian yang didistribusikan harus dalam Laporan dari Poktan/Gapoktan/UPJA akan dibuat rekapitulasinya kondisi baik, terakit sempurna, sudah di-running test(diuji oleh Dinas Pertanian/Perkebunan Kabupaten/Kota (lampiran 5) coba dengan menghidupkan mesinnya) dan dilengkapi untuk disampaikan ke Dinas Pertanian/Perkebunan Propinsi 7 8
  • 8. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 (lampiran 6) yang selanjutnya disampaikan oleh Dinas IV. INDIKATOR KINERJA Pertanian/Perkebunan Propinsi kepada Direktorat Alat dan Mesin Indikator keberhasilan bantuan alat dan mesin pertanian antara Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, lain : Kementerian Pertanian pada setiap akhir tahun dengan alamat : a. Tersedianya traktor roda 2 sebanyak 1.567 unit, traktor roda 4 sebanyak 50 unit, dan pompa air sebanyak 600 unit. Direktorat Alat dan Mesin Pertanian b. Tercapainya optimalisasi penggunaan alat dan mesin Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian pertanian. c. Meningkatnya kapasitas petugas dan operator dalam Jl. Taman Margasatwa No. 3 pemanfaatan alsintan. Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550 d. Bertambahnya wilayah kerja Poktan/Gapoktan/UPJA yang Telp/Fax : 021-78833240 menggunakan alsintan. Email : subdit_alsintan@yahoo.com V. PENUTUP dit_alsintan@yahoo.co.id Bantuan alat dan mesin pertanian merupakan salah satu Pelaporan ini merupakan masukan penting bagi perencanaan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah sebagai upaya untuk pengembangan alat dan mesin pertanian pada masa mendatang, membantu petani agar dapat meningkatkan produksi sesuai yang sehingga keterlambatan maupun kelalaian dalam pembuatan ditargetkan oleh Pemerintah untuk mendukung tercapainya laporan tersebut akan menjadi evaluasi kinerja dan pertimbangan swasembada pangan. dalam kebijakan pemberian bantuan selanjutnya. Dengan adanya penyediaan traktor roda 2, traktor roda 4 dan pompa air diharapkan dapat mempercepat pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi untuk mendukung tanam serentak. Pemanfaatan alsintan akan memberikan dampak terhadap peningkatan produksi tanaman pangan dan kesejahteraan masyarakat tani. 9 10
  • 9. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Lampiran 1. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 Lanjutan lampiran 2. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN 2.4. Transmisi a. Sistem transmisi Roda gigi dan 1 Motor a. Tipe 4 langkah (4 tak) rantai (chain-gear) Penggerak atau roda gigi (full b. Bahan bakar Solar gear) terdapat gigi c. Daya maksimum 8 HP - 9 HP mundur d. Bobot mesin maksimum 98 kg b. Sistem kopling utama Sabuk puli e. Sistem pendinginan Radiator penegang (V-belt dan tension 2 Unit Traktor: pulley) atau multi 2.1. Dimensi a.Tinggi traktor cakram tipe kering - dengan roda karet 840 - 1.450 mm (disk clutch) - dengan roda besi 840 - 1.450 mm c. Sistem kopling belok Dengan kopling b. Bobot operasi traktor kemudi (Dog - dengan rodabesi (maks) ≤ 350 kg clutch) c. Tinggi penggandeng d. Rumah (Box) transmisi Besi tuang - dengan roda karet 170 - 450 mm (cor)/casting atau - dengan roda besi 300 - 600 mm press plate 2.2. Unjuk a. Kapasitas lapang efektif minimum 0,059 Ha/Jam 3 PerlengkapanTraktor a. Roda besi dan roda karet Masing-masing 1 Kerja standar pasang b. Efisiensi lapang minimum 70% b. Bajak singkal/luku 1 unit c. Kecepatan kerja optimum 2,5 - 3 km/jam c. Garu 1 unit d. Kedalaman pembajakan 130 - 170 mm d. Gelebeg 1 set e. Slip roda maksimum 25% e. Tool Kit 1 set f. Konsumsi Bahan Bakar 2,0 liter/jam 4 Kelengkapan a. Brosur atau leaflet traktor roda 1 set maksimum Dokumen dua singkal g. Konsumsi Bahan Bakar Spesifik 200 - 325 b. Buku Petunjuk pengoperasian 1 set (maksimum) g/kW.jam dan Perawatan h. Efisiensi penerusan daya ≥ 80% 2.3. a. Kenyamanan kerja UjiPelayanan ‐ Kebisingan maksimum 90 dB b. Gaya pengoperasian kopling 180 N kemudi maksimum 11 12
  • 10. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Lampiran 2. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 4 Lanjutan lampiran 2. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 4 Persyaratan Persyaratan No. Parameter Teknis Satuan No. Parameter Teknis Satuan 45-65 HP 75-95 HP 45-65 HP 75-95 HP 1 MESIN PENGGERAK a. Jumlah Silinder : 4 4-6 8 UNJUK KERJA b. Kapasitas isi Silinder cc : maksimum 4.100 maksimum 6.000 a. Kapasitas lapang efektif minimum : ha/jam : 0,165 0,195 c. Tipe Saringan Udara : kering/basah, dengan/tanpa kering/basah, dengan/tanpa Bajak singkal / piringan precleaner precleaner d. Bahan Bakar : solar solar b. Efisiensi lapang minimum e. Kapasitas Tangki Bahan Bakar l : 40-75 100-445 - Lahan sawah % : 50 50 f. Sistem Pendingin : Radiator Radiator - Lahan kering % : 60 60 g. Rata-rata rpm motor rpm : 1.200 - 3.000 1.200 - 3.000 c. Kecepatan kerja optimal bajak singkal / piringan km/jam : 2,5 - 4,5 2,5 - 4,5 h. Maksimum Torsi Nm : 250 - 350 400 - 650 d. Kedalaman pengolahan minimum : mm : 130 - 170 130 - 170 bajak singkal / piringan 2 TRANSMISI e. Slip roda maksimum (penggunaan bajak/piringan) a. Kopling : single clutch, dual clutch/dry double disc b. Tipe Transmisi : manual shift, hydrostatic drive, manual shift, hydrostatic drive, - Lahan sawah % : 50 50 synchromesh synchromesh - Lahan kering % : 25 30 c. Tipe : cakram pendingin oli multicakram/pendingin oli f. Konsumsi bahan bakar maksimum l/jam : 8 20 d. Sistem Operasi : mekanikal terpisah mekanikal terpisah g. Konsumsi bahan bakar spesifik maksimum g/kW-jam : 400 40 e. Rem parkir : pakai tangan pakai kaki h. Gaya penarikan traktor minimum kN : 7 12 f. Differential lock : mekanikal mekanikal 3 Sumber Daya Putar (PTO) 9 IMPLEMENT a. Sistem Operasi : PTO jalan PTO terpisah a. Disk Plow b. Kecepatan Putar (rpm PTO/rpm motor) rpm : 540, 740 atau 1.000/2.000 540 atau 1.000/1.900 - Jumlah Disk Plow buah : 1 1 - Jumlah Piringan pada Disk Plow buah : 3 3 4 SISTEM HIDROLIS - Diameter Piringan pada Disk Plow inchi : minimum 24 minimum 24 a. Tekanan oli hidrolis bar : 150 - 210 150 - 210 b. Rotavator b. Maksimum aliran oli l/min : 20 - 65 minimum 40 - Jumlah Rotavator buah : 1 1 5 SISTEM KEMUDI DAN PENGGERAK RODA - Jumlah Pisau pada Rotavator buah : minimum 36 minimum 36 a. Sistem Kemudi : mekanik/hidrostatik mekanik/hidrostatik c. Disk Harrow b. Sistem Penggerak Roda : 4 penggerak roda 4 penggerak roda - Jumlah Disk Harrow buah : 1 1 - Jumlah Piringan pada Disk Harrow buah : 3 3 6 PENGGANDENG minimum 24 minimum 24 - Diameter Piringan pada Disk Harrow inchi : a. Kategori 3 titik gandeng : 2 2 dan 3 b. Kapasitas angkat kg : 1.000 - 3.000 minimum 2.700 c. Stabilizer : teleskopik teleskopik 10 PERLENGKAPAN TAMBAHAN - Pemberat (front weight) set : 1 (3 buah) 1 (3 buah) 7 DIMENSI a. Tinggi traktor dengan roda ban mm 1.500 - 2.600 minimum 1.600 11 LAIN-LAIN b. Bobot operasi traktor mm 1.400 - 4.000 2.500 - 6.000 - Buku Panduan set : 1 1 c. Tinggi penggandeng maksimum dengan roda ban mm 300 - 375 300 - 375 - Tool Kit set : 1 1 d. Panjang traktor mm 2.000 - 5.000 2.500 - 6.000 e. Jari-jari Putar mm 2.600 - 4.600 minimum 3500 f. Tinggi bagian terendah mm 300 - 465 minimum 339 g. Jarak poros roda depan belakang mm 1.625 - 2.300 2.100 - 3.000 13 14
  • 11. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Lampiran 3. Spesifikasi Teknis Pompa Air Lampiran 4. Form Laporan Bantuan Alsintan Poktan/Gapoktan/UPJA NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN Nama Poktan/Gapoktan/UPJA Penerima Bantuan : 1 Motor a. Tipe 4 langkah (4 tak) Penggerak Solar Alamat : b. Bahan bakar 8 HP - 9 HP Kondisi Peraw c. Daya maksimum 98 kg Total Area Terkini atan d. Bobot mesin maksimum Radiator Nama Diter- Mulai yang Alsintan yang Kete- e. Sistem pendinginan No Merk Diguna- Alsintan ima Dikerjakan (Operasional)/ Telah rangan kan 2 Konstruksi dan a. Model Self priming (Ha) Tidak Dilaku Unjuk Kerja b. Diameter Lubang hisap 4 inch (± 100 Operasional) kan mm) 3 c. Kapasitas/ > 1,6 m /menit Debit Pompa d. Efisiensi Pompa > 50 % e. Tinggi Total Pemompaan > 17 meter f. Bobot Pompa Tanpa Motor ≤ 66 kg 3 Material Pompa a. Rumah Pompa Besi Tuang (Cor) b. Poros Pompa Baja Karbon Tempat dan Tanggal Pelaporan c. Kipas/Impeller Besi Tuang (Cor) 4. Perlengkapan a. Selang hisap plastik spiral ≥ 6 mtr Pompa b. Selang buang plastik vinyl ≥10 mtr c. Saringan hisap bahan 1 unit (Nama Poktan/Gapoktan/UPJA Penerima) metal d. Discharge elbow 1 unit e. Suction house neeple (sock 1 unit hisap) f. Klem selang hisap dan 1 set buang g. Landasan/dudukan 1 unit penghubung motor penggerak dan pompa bahan dari besi kanal h. Tool kit 1 set i. Buku petunjuk 1 set pengoperasian dan perawatan 1 set j. Brosur atau leaflet 15 16
  • 12. Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pedoman Teknis Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian TA. 2012 Lampiran 5. Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan Kabupaten/Kota Lampiran 6. Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan Propinsi Nama Dinas : Nama Dinas : Kabupaten/Kota : Propinsi : Provinsi : Total Area Nama Kete- Total Area No. Kab/Kota Merk Diterima Yang Nama Kete- Penerima rangan No. Kecamatan Merk Diterima Yang Dikerjakan Penerima rangan Dikerjakan 1. 1. 2. Tempat dan Tanggal Pelaporan Tempat dan Tanggal Pelaporan (Kepala Dinas Pertanian Propinsi) (Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota) 17 18