Peran PSA dalampenatalaksanaan Kanker Prostat      Suluh Widyanarwan / Siswanto Darmadi          Lab / SMF Patologi Klinik...
Pendahuluan              Di A.S tahun              1970 an              angka              kematian ±              31 /100...
Pendahuluan          Sebelum 1980 PAP (Prostat                             Acid                         Phosphatase)      ...
PendahuluanSejarahPenelitiTahun            Penemuan        penemuan PSA1960   Rubin. H Flocks        Species-specific pros...
PendahuluanKadar PSA serum ( Stamey dkk) menggambarkan derajad stadium KaP proporsional untuk memperkirakan volume  tumo...
PendahuluanThe American Cancer Society , American Urological Association andThe 2007 National Comprehensive Cancer Network...
PendahuluanUpaya meningkatkan efisiensi PSA dalamdiagnosis kanker prostat           PSA Density ( PSA-D)           PSA Vel...
Biologi PSA               Nama lain :  human Kalikrein 3 (hK 3),         Diproduksi sel epitel                  seminin   ...
Gambar 1. Pada keadaan normal sel-sel kelenjar prostat tersusun dlam keadaan rapat dan teratur sehingga        hanya sebag...
1   Kanker ProstatPeningkatan       2   BPH PSA serum                  3   Prostatitis                  4   Iritasi       ...
PSA dalam semen dan serum                            11
• Gambar 2.  Bentuk aktif PSA dan hK2 bentuk aktif berwarna merah  dan inaktif warna biru. PSA dan hK2 dilepaskan kedalam ...
PSA serumPro-PSA   PSA bebas     PSA ACT      PSA API      PSA AMG                                               Kompleks ...
PSA semenPSA A     PSA B     PSA C     PSA D          PSA E                            Bentuk inaktif  Bentuk Aktif       ...
Imunoassay PSADeteksi dini KaP , evaluasi  perkembangan penyakit , menilai hasil  pengobatan.Setelah pembedahan  menila...
Produksi dan regulasi PSAPSA  kelompok human kalikrein terletak pada kromosom 19q13.4Terdapat dua kelompok human kalikr...
• PSA ditemukan dalam jumlah banyak pada  cairan seminalis dan jaringan prostat.• Dalam cairan amnion dan air susu ibu.• D...
Produksi dan regulasi PSAPeningkatan produksi PSA dapat disebabkan : Pemeriksaan colok dubur Sistoskopi Ultrasonografi ...
PEMERIKSAAN LABORATORIUM DANINTERPRETASINYATerdapat banyak metode pemeriksaan PSA yang  dilakukan saat ini , diantaranya y...
Setelah waktu inkubasi dan dilakukan pencucian , ditambahkan mAb kedua yang berlabel isotop.Setelah pemisahan bagian yan...
2. Uji Pros-Check PSA (Yang Laboratories,  Bellevue, Wash)Prinsip : radioimunoassaySampel serum yang mengandung PSA  dii...
3. Uji Elisa (Carnolisa / RSUD dr.Soetomo )  Prinsip : double antibody sandwich Elisa.Antibodi pertama terhadap PSA dari ...
Dilakukan pencucian ulang kemudian  ditambahkan substratSetelah waktu inkubasi ditambahkan stop  solutionaktivitas enzi...
4. Onco Detect Ultrasensitive PSA Elisa (  Arlington Road Bethesda )Prinsip : Indirect Sandwich Elisamenggunakan sitem d...
Aktivitas enzimatik diukur dengan  spektrofotometer pada panjang gelombang  450 nm.• Daya lacak : 4 pg/ml.• Nilai rujukan...
Upaya meningkatkan efisiensi pemeriksaan PSAPSA Density (PSAD)merupakan hasil bagi antar kadar PSA serum  totaldengan vol...
PSA Velocity (PSAV)untuk memantau perubahan PSA dari waktu  kewaktu[PSA2 - PSA1/ waktu 1 dlm thn] + [ PSA3 –  PSA2 / wak...
 diperlukan pengukuran PSA 2 tahun atau 12- 18 bulan untuk mendapatkan nilai maksimalnilai batas PSA-V>0,75 ng/ml/tahun...
dianjurkan dipergunakan pada penderita usia muda yang harapan hidupnya masih panjang.nilai rujukan 0 - 2,5 ng/ml untuk p...
Aplikasi Klinik PSADiagnosis dini dan uji saring KaP Nilai PSA > 4,0 ng/ml : sensitivitas 71% (setelah 5  tahun) dan spes...
Gambar 3. Kadar PSA dan kemungkinan terjadinya KaP                                                     31
Memantau respon terapiProstatektomi Radikalkadar PSA serum akan menurun menjadi nol  atau tidak terdeteksiwaktu paruh 3,...
Terapi Radiasitidak terlalu memberikan informasi yang  berartiPenggunaan kadar PSA ( nilai batas PSA 10  ng/ml mempunyai...
34
35
Fig 3. Model of prostate-specific antigen (PSA) biosynthesi in normal prostate epithelium versus cancer.Normal secretory e...
The image cannot be display ed. Your computer may not hav e enough memory to open the image, or the image may hav e been c...
Faktor resiko KaP Ras : Afro-amerika > , Asia < Usia :meningkat >55 thn , puncak 74-75 thn      usia ditemukan < 55 tah...
Faktor resiko                39
40
Resiko Kanker Prostat dari berbagai kadar PSA                                                41
42
43
Algoritme            44
Monitoring             45
46
PSA Screening                47
48
49
Staging tumor• Two different systems of staging have been used for prostate  cancer. Today the older ABCD system has large...
Staging Tumor• Whitmore-Jewett Stages:  Stage A is clinically undetectable tumor confined to the gland  and is an incident...
Staging tumor• Stage C is a tumor clinically localized to the periprostatic area  but extending through the prostatic caps...
Staging tumor•   TNM stages:•   T Primary Tumor    TX: Primary tumor cannot be assessed    T0: No evidence of primary tumo...
Staging tumor•   N Regional Lymph Nodes    NX: Regional lymph nodes cannot be assessed    N0: No regional lymph nodes meta...
55
Gleason ScoreThe order of the numbers matters and can affect treatment  outcomes.      The 1st number is the predominant ...
Gleason score                57
58
59
60
Chemiluminescense•   TEST PRINCIPLE    The PSA EIA test is a solid phase two-site immunoassay. One antibody is    coated o...
PSA Assay• There are various ways of measuring PSA with antibody, such  as radioimmunoassay (RIA), enzyme-linked immunosor...
Ultrasensitive PSA assay• there is no standard in determining the performance  characteristics of any given PSA assay. How...
Time resoved fluorescense imaging( TRFI )                                            64
65
66
67
Cara pelapisan fase padat• Merupakan fase plg banyak masalah• Dua cara : langsung dan tak langsung• Cara langsung  cara pe...
Indirect Sandwich ELISA• Prinsip dasar :  Hampir sama dg double antibody sandwich  ELISA, pada Indirect Ab kedua tak berla...
Indirect ELISA• Prinsip dasar : Serum dg Ab yg akan  ditentukan direaksikan dg Ag yg terikat fase  padat. Selanjutnya dita...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Rim4

1,078 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,078
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
35
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rim4

  1. 1. Peran PSA dalampenatalaksanaan Kanker Prostat Suluh Widyanarwan / Siswanto Darmadi Lab / SMF Patologi Klinik FK Unair – RSUD Dr.Soetomo Surabaya 1
  2. 2. Pendahuluan Di A.S tahun 1970 an angka kematian ± 31 /100.000 pria ,ras Afro-Amerika lebih tinggi . Tahun 2004, mortalitas menurun 25/100.000 pria. Tahun 2007, 220.000 penderita KaP, angka mortalitas 28.000 2
  3. 3. Pendahuluan Sebelum 1980 PAP (Prostat Acid Phosphatase) Stadium Diagnosis DRE lanjut KaP (colok dubur) Stadium dini PSA Setelah 1980 Mortalitas menurun 3
  4. 4. PendahuluanSejarahPenelitiTahun Penemuan penemuan PSA1960 Rubin. H Flocks Species-specific prostate antigens1964 Mitsuwo Hara Antigen khas dalam semen1970 Richard D Ablin Prostate Specific Antigen1971 Mitsuwo Hara Ɣ-seminoprotein1973 Tien Shun Li/ Beling Pemurnian E-1 antigen1978 George Sensabaugh p301979 Ming C Wang Prostate antigen dari jaringan prostat1980 Papsidiero Prostate-specific antigen dari darah 4
  5. 5. PendahuluanKadar PSA serum ( Stamey dkk) menggambarkan derajad stadium KaP proporsional untuk memperkirakan volume tumor prostatpenanda tumor yang lebih baik dibandingkan PAP (asam fosfatase prostat).tidak terdeteksi setelah prostatektomi radikal, waktu paruh PSA 2 hari. dapat digunakan memantau respon radioterapi sebagai penanda adanya sisa tumor atau kekambuhan. 5
  6. 6. PendahuluanThe American Cancer Society , American Urological Association andThe 2007 National Comprehensive Cancer Network (NCCN) guideline1. PSA dan Colok dubur awal 40 - 45 tahun (baseline) (baseline)2. PSA dan colok dubur tiap tahun usia > 50 tahun3. Colok dubur + atau kadar PSA ≥4,0 ng/ml  biopsi4. PSA 2,5 ng/ml PSA velocity ≥0,35 ng/ml/thn dg PSA<2,5 ng/ml  pertimbangkan biopsi 6
  7. 7. PendahuluanUpaya meningkatkan efisiensi PSA dalamdiagnosis kanker prostat PSA Density ( PSA-D) PSA Velocity ( PSA-V) Age Related Spesific Antigen 7
  8. 8. Biologi PSA Nama lain : human Kalikrein 3 (hK 3), Diproduksi sel epitel seminin Kelenjar prostat semenogelase γ-seminoprotein P-30 antigen. Dalam semen 0,5- 2,0 mg/ml Berfungsi PSA 93% asam amino 7% karbohidratmencairkan semen Dalam serum BM 34.000 kDa 0– 4,0 µg / ml (pria sehat normal ) 8
  9. 9. Gambar 1. Pada keadaan normal sel-sel kelenjar prostat tersusun dlam keadaan rapat dan teratur sehingga hanya sebagian kecill PSA keluar dari lumen prostat kedalam sirkulasi. Dengan terdapatnya sel-sel kanker , sel-sel tersusun tidak beraturan dan terdapat kerusakan sel basal kelenjar prostat dan membrana basalis yang mengakibatkan PSA masuk dalam sirkulasi. 9
  10. 10. 1 Kanker ProstatPeningkatan 2 BPH PSA serum 3 Prostatitis 4 Iritasi 5 Setelah ejakulasi 10
  11. 11. PSA dalam semen dan serum 11
  12. 12. • Gambar 2. Bentuk aktif PSA dan hK2 bentuk aktif berwarna merah dan inaktif warna biru. PSA dan hK2 dilepaskan kedalam semen dan sirkulasi. Dalam darah terdapat berbagai macam bentuk PSA yaitu PSA bebas, pro PSA dan PSA kompleks. Bentuk PSA terbanyak dalam sirkulasi adalah bentuk kompleks yang berikatan dengan α1- antikimotripsin(ACT) Bentuk kompleks denganα2- makroglobulin(A2M) atau α2-protease inhibitor(API) diperkirakan hanya 1-2%. A2M membungkus epitop PSA sehingga tidak terdeteksi dengan immunoassai . Kadar PSA dalam cairan seminalis 0,5-3.0 mg/ml ( 106 kali dari konsentrasi dalam sirkulasi) dan hK2 dalam cairan seminalis 2-12 mg/ml ( 104 kali lipat dibandingkan dalam sirkulasi) 12
  13. 13. PSA serumPro-PSA PSA bebas PSA ACT PSA API PSA AMG Kompleks PSA Kompleks PSA Tidak terdeteksi dg immunoassai Dapat terdeteksi imunoassai 13
  14. 14. PSA semenPSA A PSA B PSA C PSA D PSA E Bentuk inaktif Bentuk Aktif 30 – 40 % 60 – 70 % 14
  15. 15. Imunoassay PSADeteksi dini KaP , evaluasi perkembangan penyakit , menilai hasil pengobatan.Setelah pembedahan  menilai sisa tumor , menilai adanya kekambuhan.Rasio PSA bebas / total  membedakan KaP dengan BPH. 15
  16. 16. Produksi dan regulasi PSAPSA  kelompok human kalikrein terletak pada kromosom 19q13.4Terdapat dua kelompok human kalikrein :1. Kalikrein plasma2. Kalikrein jaringan : Human kalikrein-1 (hk-1)  kalikrein ginjal Human kalikrein-2 (hk-2)kalikrein kelenjar Human kalikrein-3 (hk-3) PSA 16
  17. 17. • PSA ditemukan dalam jumlah banyak pada cairan seminalis dan jaringan prostat.• Dalam cairan amnion dan air susu ibu.• Dalam konsentrasi yang lebih rendah dapat ditemukan pada kelenjar uretra , endometrium , jaringan payudara normal dan jaringan kelenjar saliva.• pada wanita dengan kanker payudara , kanker paru dan kanker rahim dan pada beberapa penderita kanker ginjal. 17
  18. 18. Produksi dan regulasi PSAPeningkatan produksi PSA dapat disebabkan : Pemeriksaan colok dubur Sistoskopi Ultrasonografi transrektal Biopsi Reseksi BPH transuretral Keradangan prostat 18
  19. 19. PEMERIKSAAN LABORATORIUM DANINTERPRETASINYATerdapat banyak metode pemeriksaan PSA yang dilakukan saat ini , diantaranya yang telah disetujui FDA antara lain :1. Uji Tandem-R PSA (Hybritech Inc., San Diego , Calif) Prinsip : Imunoradiometrik (IRMA) Antibodi monoklonal pertama terhadap PSA dilapiskan pada fase padat, ditambahkan serum penderita yang mengandung PSA. 19
  20. 20. Setelah waktu inkubasi dan dilakukan pencucian , ditambahkan mAb kedua yang berlabel isotop.Setelah pemisahan bagian yang tidak terikat, derajad radioaktivitas dari bagian yang terikat diukur dengan gamma counter Rentang nilai rujukan normal pria sehat 0 -2 ,8 ng/ml 20
  21. 21. 2. Uji Pros-Check PSA (Yang Laboratories, Bellevue, Wash)Prinsip : radioimunoassaySampel serum yang mengandung PSA diinkubasi dengan poliklonal anti-PSA kelinci yang berlabel radioisotop.Inkubasi kedua dengan antibodi antikelinci dari domba yang akan mempresipitasikan kompleks antibodi primer-PSA.Sensitivitas 0,2 ng/ml dan kurva lineritas 0-50 ng/ml. 21
  22. 22. 3. Uji Elisa (Carnolisa / RSUD dr.Soetomo ) Prinsip : double antibody sandwich Elisa.Antibodi pertama terhadap PSA dari rabbit dilapiskan pada fase padat pada sumuran mikrotiter, ditambahkan serum penderitaSetelah waktu inkubasi sisa antigen yang tidak terikat dibuang dengan pencucian, kemudian ditambahkan monoklonal antibodi anti-PSA yang kedua yang berlabel enzim horseradish peroksidase 22
  23. 23. Dilakukan pencucian ulang kemudian ditambahkan substratSetelah waktu inkubasi ditambahkan stop solutionaktivitas enzim diukur dengan spektrofotometer dengan panjang gelombang 450 nm• Sensitivitas 0,1 ng / ml.• Nilai rujukan, kadar PSA pada pria sehat 0 – 4,0 ng/ml. 23
  24. 24. 4. Onco Detect Ultrasensitive PSA Elisa ( Arlington Road Bethesda )Prinsip : Indirect Sandwich Elisamenggunakan sitem deteksi Streptavidin- Biotin yang telah dilekatkan pada sumuranmAb pertama menggunakan biotinilasi mAb tikus yang spesifik PSAAb-anti PSA dari kuda yang dikonjugasi horseradish peroksidase sebagai Ab kedua 24
  25. 25. Aktivitas enzimatik diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 450 nm.• Daya lacak : 4 pg/ml.• Nilai rujukan, kadar PSA pada pria sehat 0 – 4,0 ng/ml. 25
  26. 26. Upaya meningkatkan efisiensi pemeriksaan PSAPSA Density (PSAD)merupakan hasil bagi antar kadar PSA serum totaldengan volume kelenjar prostat yang ditentukan dengan transrectal ultrasonography (TRUS). dasar :PSA diproduksi di zona transisional dari kelenjar prostat, dan sel kanker memproduksi lebih banyak PSA per unit volume daripada sel benigna.Keterbatasan : hasil tergantung pemeriksaan volume prostat yang subyektif.Nilai cutt off : 0,15 26
  27. 27. PSA Velocity (PSAV)untuk memantau perubahan PSA dari waktu kewaktu[PSA2 - PSA1/ waktu 1 dlm thn] + [ PSA3 – PSA2 / waktu 2 dlm thn])• PSA1 = Pengukuran PSA pertama• PSA2 = Pengukuran PSA kedua• PSA3 = Pengukuran PSA ketiga 27
  28. 28.  diperlukan pengukuran PSA 2 tahun atau 12- 18 bulan untuk mendapatkan nilai maksimalnilai batas PSA-V>0,75 ng/ml/tahun sensitivitas 72% dan spesifisitas 95%.Age- related reference rangemenghasilkan diagnosis lebih banyak KaP pada usia kurang dari 60 tahun. 28
  29. 29. dianjurkan dipergunakan pada penderita usia muda yang harapan hidupnya masih panjang.nilai rujukan 0 - 2,5 ng/ml untuk pria usia 40 - 49 tahun, 0 - 3,5 ng/ml pada usia 50 - 59 tahun dan 0 - 4,5 ng/ml pada usia 60-69 tahun dan 0 - 6,5 ng/ml pada usia 70 -79 tahun spesifisitasnya : 95%. 29
  30. 30. Aplikasi Klinik PSADiagnosis dini dan uji saring KaP Nilai PSA > 4,0 ng/ml : sensitivitas 71% (setelah 5 tahun) dan spesifisitas 91% (setelah pengamatan 10 tahun)keterbatasan : spesifisitas pada kadar PSA serum yang meningkat antara 4,0 – 10,0 ng/mlnilai cut-off untuk PSA harus disesuaikan dengan usia sebagai upaya untuk meningkatkan sensitivitas dan spesifisitasnya 30
  31. 31. Gambar 3. Kadar PSA dan kemungkinan terjadinya KaP 31
  32. 32. Memantau respon terapiProstatektomi Radikalkadar PSA serum akan menurun menjadi nol atau tidak terdeteksiwaktu paruh 3,2 hari PSA serum masih terdeteksi beberapa minggu setelah operasiNilai batas yang banyak dipakai adalah rentang 0,2 – 0,6 ng/ml 32
  33. 33. Terapi Radiasitidak terlalu memberikan informasi yang berartiPenggunaan kadar PSA ( nilai batas PSA 10 ng/ml mempunyai ketepatan diagnostik 63%)Terapi Androgen pemeriksaan tunggal 6 bulan setelah terapi androgen , menggambarkan prognosis apakah ada respon terhadap terapi. 33
  34. 34. 34
  35. 35. 35
  36. 36. Fig 3. Model of prostate-specific antigen (PSA) biosynthesi in normal prostate epithelium versus cancer.Normal secretory epithelium, surrounded by basal cells and a basement membrane, secretes proPSA into thelumen where thepropeptide is removed by hK2 to generate active PSA. A fraction of this active PSA candiffuse into the circulation, where it is rapidlybound by protease inhibitors (primarily alpha1-antichymotrypsin,ACT). The active PSA also undergoes proteolysis in thelumen togenerate inactive PSA, which can enter the bloodstream and circulates in an unbound state (free PSA). In PCa, loss of basal cells,basement membrane, and normal lumen architecture results in a decrease in the luminal processing of proPSA to active PSA, anactive PSA to inactive PSA, with relative increases inbound PSA and proPSA in the serum. Further truncated forms of proPSA in cancer are shown in Fig 4. Note that the partial basal cellloss as shown is found in prostatic intraepithelial neoplasia (PIN), while there is complete 36
  37. 37. The image cannot be display ed. Your computer may not hav e enough memory to open the image, or the image may hav e been corrupted. Restart y our computer, and then open the file again. If the red x still appears, y ou may hav e to delete the image and then insert it again.Fig 2. Major regions regulating prostate-specific antigen(PSA) gene expression. Above, PSA proximal promoterimmediately upstream from the PSA coding region containingan androgen-responsive element (ARE) and an androgen-responsive region (ARR), with a weak nonconsensusARE. The major region mediating high level PSA expressionis the distal enhancer (detail below), which contains a centralstrong ARE closely related to the defined consensus ARE(shown), and multiple weak 37
  38. 38. Faktor resiko KaP Ras : Afro-amerika > , Asia < Usia :meningkat >55 thn , puncak 74-75 thn  usia ditemukan < 55 tahun resiko lebih tinggiRiwayat keluarga ; Px dg 1 orang keluarga riwayat Ca Prostat  resiko 2 kali lipat, dengan 2-3 orang keluarga  5 – 10 kali lipat.Diit ; Mineral selenium menurunkan resiko Lycophene pd tomat menurunkan faktor resiko ? Vit D <  resiko meningkat 38
  39. 39. Faktor resiko 39
  40. 40. 40
  41. 41. Resiko Kanker Prostat dari berbagai kadar PSA 41
  42. 42. 42
  43. 43. 43
  44. 44. Algoritme 44
  45. 45. Monitoring 45
  46. 46. 46
  47. 47. PSA Screening 47
  48. 48. 48
  49. 49. 49
  50. 50. Staging tumor• Two different systems of staging have been used for prostate cancer. Today the older ABCD system has largely been replaced by the TNM (Tumor, Nodes, Metastases) system.• In addition, two levels of staging are used, clinical and pathologic.• Clinical staging is based on digital exam and any further non- invasive tests necessary to find the extent of the cancer. It affects primary treatment decisions.• Pathologic stage refers to examination of the prostate and any other tissue removed during surgery. Only patients who undergo surgery receive the second level of staging. 50
  51. 51. Staging Tumor• Whitmore-Jewett Stages: Stage A is clinically undetectable tumor confined to the gland and is an incidental finding at prostate surgery. A1: well-differentiated with focal involvement A2: moderately or poorly differentiated or involves multiple foci in the gland Stage B is tumor confined to the prostate gland. BO: non-palpable, PSA-detected B1: single nodule in one lobe of the prostate B2: more extensive involvement of one lobe or involvement of both lobes 51
  52. 52. Staging tumor• Stage C is a tumor clinically localized to the periprostatic area but extending through the prostatic capsule; seminal vesicles may be involved. C1: clinical extracapsular extension C2: extracapsular tumor producing bladder outlet or ureteral obstruction Stage D is metastatic disease. DO: clinically localized disease (prostate only) but persistently elevated enzymatic serum acid phosphatase Dl: regional lymph nodes only D2: distant lymph nodes, metastases to bone or visceral organs D3: D2 prostate cancer patients who relapse after adequate endocrine therapy 52
  53. 53. Staging tumor• TNM stages:• T Primary Tumor TX: Primary tumor cannot be assessed T0: No evidence of primary tumor T1: Clinically inapparent tumor not palpable or visible by imaging T1a: Tumor incidental histologic finding in > 5% of tissue resected via TURP T1b: Tumor incidental histologic finding > 5% of tissue resected via TURP T1c: Tumor identified by needle biopsy (e.g., because of elevated PSA) T2: Tumor palpable but confined within the prostate T2a: Tumor involves half of a lobe or less T2b: Tumor involves more than half a lobe, but not both lobes T2c: Tumor involves both lobes T3: Tumor extends through the prostatic capsule T3a: Unilateral extracapsular extension T3b: Bilateral extracapsular extension T3c: Tumor invades the seminal vesicle(s) T4: Tumor is fixed or invades adjacent structures other than the seminal vesicles T4a: Tumor invades any of bladder neck, external sphincter or rectum T4b: Tumor invades levator muscles and/or is fixed to the pelvic wall 53
  54. 54. Staging tumor• N Regional Lymph Nodes NX: Regional lymph nodes cannot be assessed N0: No regional lymph nodes metastasis N1: Metastasis in a single lymph node, 2 cm or less in greatest dimension N2: Metastasis in a single lymph node, more than 2 cm but not more than 5cm in greatest dimension; or multiple lymph node metastases, none more than 5 cm in greatest dimension N3: Metastasis in a lymph node more than 5 cm in greatest dimension M Distant Metastases MX: Presence of distant metastasis cannot be assessed M0: No distant metastasis M1: Distant metastasis M1a: Nonregional lymph node(s) M1b: Bone(s) M1c: Other site(s) 54
  55. 55. 55
  56. 56. Gleason ScoreThe order of the numbers matters and can affect treatment outcomes. The 1st number is the predominant grade and must be more than 51% of the sample. The second number is the sceondary grade and must make up more than 5% but less than 50% of the sample Gleason score (or sum) of 3 + 4 = 7 is a different grade of cancer than 4 + 3 = 7. In a grade 7 made up of 3 + 4, most of the cancer found is moderately aggressive (3), with less that is more aggressive (4). In a grade 7 made up of 4 + 3, the balance has tilted. The patient may need more aggressive treatment. 56
  57. 57. Gleason score 57
  58. 58. 58
  59. 59. 59
  60. 60. 60
  61. 61. Chemiluminescense• TEST PRINCIPLE The PSA EIA test is a solid phase two-site immunoassay. One antibody is coated on the surface of the microtiter wells and another antibody labeled with horseradish peroxidase is used as the tracer. The PSA molecules present in the standard solution or serum are "sandwiched" between the two antibodies. Following the formation of the coated antibody-antigen- antibody-enzyme complex, the unbound antibody-enzyme labels are removed by washing. The horseradish peroxidase activity bound in the wells is then assayed by adding the substrate reagents and undergoing the chemiluminescent reactions. The intensity of the emitting light from the associated well is proportional to the amount of enzyme present and is directly related to the amount of PSA antigen in the sample. By reference to a series of PSA standards assayed in the same way, the concentration of PSA in the unknown sample is quantified. 61
  62. 62. PSA Assay• There are various ways of measuring PSA with antibody, such as radioimmunoassay (RIA), enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), sandwich immunoassays, and fluorescent immunoassays. As a result, there are currently many types of immunoassays for PSA.• There are 4 assays that have been approved by the Food and Drug Administration (FDA, USA): the Tandem- R/Tandem-E PSA immunoassays (Hybritech, San Diego, Calif.), IMx PSA assay (Abbott Laboratories, Abbott Park, Ill), the Tosoh (San Francisco, Calif.) PSA assay (monoclonal antibody fluorescent assay with magnetic beads). The Tandem-R/Tandem-E assays are based on a double monoclonal sandwich immunoassay, whereas the IMx assay is based on a monoclonal and polyclonal sand-wich immunoassay. 62
  63. 63. Ultrasensitive PSA assay• there is no standard in determining the performance characteristics of any given PSA assay. However, there are several important ways to describe assay sensitivity [1]. The lower limit of detection (LLD) is the lowest PSA value that can be distinguished from zero with 95% confidence interval under ideal analytical conditions. 63
  64. 64. Time resoved fluorescense imaging( TRFI ) 64
  65. 65. 65
  66. 66. 66
  67. 67. 67
  68. 68. Cara pelapisan fase padat• Merupakan fase plg banyak masalah• Dua cara : langsung dan tak langsung• Cara langsung cara pelapisan langsung melalui adsobsi pasif pada plastik. sebagian aktivitas hilang selama pelapisan , afinitasnya menurunCara tak langsungMengikatkan antigen/antibodi pada lempengan polystirene melalui perantara terbaik antibodi anti tikus. 68
  69. 69. Indirect Sandwich ELISA• Prinsip dasar : Hampir sama dg double antibody sandwich ELISA, pada Indirect Ab kedua tak berlabel dan ada tambahan satu tahap yaitu pemberian antihuman globulin yg berlabel.Dipergunakan bila antibodi kedua tdk dapat dilabel atau daya lacak tes/sensitivitas lebih diutamakan daripada kecepatan (waktu pemeriksaan)Sensitivitas 2-5 kali dr direct sandwich ELISA 69
  70. 70. Indirect ELISA• Prinsip dasar : Serum dg Ab yg akan ditentukan direaksikan dg Ag yg terikat fase padat. Selanjutnya ditambahkan Antihuman globulin berlabel enzim, kemudian ditambahkan substrat.• Aktivitas enzim yg terikat sebanding dg kadar Ab yg terdapat dlm bahan yg diperiksa. 70

×