PPT VIRUS

5,777 views
5,381 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,777
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
533
Actions
Shares
0
Downloads
668
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Penyaringan: untuk memastikan bahwa penyebab penyakit bukan bakteri
  • International Comitee on Taxonomy of Viruses
  • International Comitee on Taxonomy of Viruses
  • http://highered.mcgraw-hill.com/sites/0072556781/student_view0/chapter17/animation_quiz_2.html
  • Menginfeksi CD4+Tcell dan Macrophage
    Menular dgn zoonosis
  • Jenis Hepatitis:
    Hepatitis A, B, C, D, E, F, G.
    Hepatitis A  akut-cukup istirahat, makanan bergizi
    Hepatitis B,C  kronis-sirosis  kanker hati-cukup istirahat, makanan bergizi, antivirus
  • genus Ebolavirus, familia Filoviridae
  • Oral Polio vaksin (OPV)
  • PPT VIRUS

    1. 1. VIRUS P Simbolon, S.Pd SMAK GS
    2. 2. T ujuan pembelajaran : 1. 2. 3. Menggambarkan struktur virus Mengidentifikasi ciri-ciri virus Menjelaskan replikasi virus
    3. 3. Virus Penyebab Penyakit
    4. 4. Struktur virus
    5. 5. Beranda REPLIKASI VIRUS SK-KD Virus-virus-virus-virus-virus-virus Indikator Materi Latihan Soal Uji Kompetensi Referensi Penyusun Virus-virus-virus-virus-virus-virus www. psb-psma.org Rela Berbagi Ikhlas Memberi
    6. 6. Introduction Disemprotkan Tanaman tembakau menjadi sakit Tembakau yang berpenyakit Tanaman tembakau sehat Daunnya dihaluskan Ekstrak daun Tembakau Yang berpenyakit Percobaan A.Mayer (1883)  bercak-bercak kuning pada daun yang menyebar, seperti mosaik, kesimpulan: penyakit disebabkan oleh bakteri yang sangat kecil (tidak dapat dilihat mikroskop)
    7. 7. Introduction Daun tembakau yang berpenyakit dihaluskan Penyaringan ekstrak daun tembakau yang berpenyakit Filtrat daun tembakau yang berpenyakit Tanaman tembakau menjadi sakit Disemprotkan Filtrat Tanaman tembakau yang sehat Percobaan Dmitri Ivanovsky (1892)  melakukan penyaringan ekstrak daun tembakau berpenyakit  bakteri tidak lolos, kesimpulan: penyakit disebabkan oleh organisme yang berukuran kecil dr bakteri
    8. 8. Introduction     Martinus W. Beijerinck, Belanda, 6 thn kemudian  penyaringan yang dilakukan Ivanovsky sudah tepat, kesimpulan: agen penginfeksi sebagai virus lolos saring (filterable virus)  VIRUS  tidak dapat diamati mikroskop cahaya Perkembangan ilmu tentang virus (virologi)  virus merupakan bentuk kehidupan aseluler/tidak dapat berkembang biak tanpa menginfeksi organisme lain yang masih hidup Ivanovsky dan Beijerinck = penemu virus Stanley virus dikristalkan
    9. 9. Introduction Tobacco Mosaic Virus (TMV)
    10. 10. Beranda MACAM – MACAM VIRUS Biology Grade X SK-KD Indikator Materi Latihan Soal Uji Kompetensi Referensi Penyusun Biology Grade X www. psb-psma.org Rela Berbagi Ikhlas Memberi
    11. 11. Ukuran virus  Ukuran: 20 – 300 nm -9 (1nm=10 m)  Virus paling kecil: Poliovirus (panjang 25 nm)  Virus paling besar: TMV (panjang 300 nm)  Dilihat: mikroskop elektron
    12. 12. CIRI-CIRI VIRUS 1. Aseluler (bukan sel, tdk memiliki bagianbagian yang ada pada sel) 2. Bentuk peralihan antara benda mati dan hidup 3. Dapat dikristalkan 4. Bersifat parasit/ endoparasit obligat: Hanya dapat berkembangbiak pada sel hidup 5. Ukuran 20-300 nanometer  disebut mahluk hidup sub renik 6. Materi genetik terdiri dari DNA atau RNA saja
    13. 13.  Bentuk      : virus Bulat: virus infuenza (influenza virus) & virus penyebab AIDS (Human Immunodeficiency Virus) Oval: virus rabies (Rabies virus) Batang: virus mosaik tembakau (Tobacco Mosaic Virus) Polihidris: Adenovirus (penyebab penyakit demam) Huruf T : virus yang menyerang bakteri (Bakteriofage/fage) Bulat Polihidris Batang Seperti huruf T
    14. 14. ciri-ciri: Bentuk dan Ukuran
    15. 15. Struktur Tubuh Virus 1. Virion: partikel virus yang terbungkus protein 2. Kepala virus berisi DNA/RNA yang diselubungi kapsid 3. Kapsid: selubung berupa molekul protein yang terdiri dari bagian-bagian disebut kapsomer, dan pemberi bentuk tubuh virus 4. Ekor virus: alat penancap ke tubuh organisme inang
    16. 16. ciri-ciri: Struktur dan Fungsi  Nukleokapsid: 1. 2. Nukleokapsid telanjang, contoh TMV, adenovirus Nukleokapsid berselubung/diselubungi membran (sampul virus/envelope  tersusun oleh lipoprotein (lemak dan protein)  membantu virus memasuki sel, contoh: virus influenza, virus herpes
    17. 17. Apa Perbedaan virus dengan sel hidup
    18. 18. Perbedaan virus dengan sel hidup Sel hidup memiliki 2 tipe asam nukleat sekaligus dapat mereproduksi semua bagian selnya memiliki system metabolisme Virus hanya memiliki 1 tipe asam nukleat tidak dapat mereproduksi semua bag. selnya, virus hanya mereproduksi materi genetik dan selubung proteinnya tidak memiliki sistem metabolisme , oleh karena itu virus tidak dapat tumbuh dan bereproduksi tanpa adanya sel inang
    19. 19. virus   Sistem ICTV ≠ Linnaeus 3 takson = Famili, Genus, Spesies     Famili  viridae Genus  virus Spesies  menggunakan bahasa inggris diakhiri dgn virus Contoh klasifikasi berdasarkan ICTV:    Famili: Genus: Spesies: Retroviridae Lentivirus Human immunodeficiency virus (HIV)
    20. 20. virus DNA Penyakit Papovirus Papiloma (kutil) Adenovirus Penyakit sluran pernapsan Herpesvirus Herpes simpleks, Varicella zoster (cacar air) Poxvirus Cacar (smallpox), Vaccinia (cacar sapi) Parvovirus Saluran pernapasan RNA Reovirus Saluran pernapasan, gastroenteritis Picomavirus Poliovirus, rhinovirus (pilek biasa), virus enteric (virus usus) Togavirus Virus rubelia, Rhabdovirus Rabies Paramyxovirus Campak, gondong Orthomyxovirus Virus influenza Retrovirus Virus leukimia, HIV
    21. 21. Berdasarkan jenis inang yang di infeksi 1) 2) 3) 4) 5) 6) Neutropic virus: polymetis dan rabies Dermatopic virus: virus cacar, herpes zoster, trachoma, penyakit mulut dan kuku Hepatotropic: hepatitis Respiratoric virus: influenza → Orthomyxovirus, SARS → Corona virus, flu burung Menyerang sel darah putih: HIV Organotropic: virus menyerang usus (viseratropic virus)
    22. 22. Viral Infections
    23. 23. 1. Virus tidak dapat hidup di alam secara bebas, melainkan harus berada di dalam sel makhluk hidup yang lain 2. Virus harus dibiakkan di dalam jaringan makhluk hidup. Di laboratorium, virus dapat dibiakkan di dalam embrio telur ayam
    24. 24. Replikasi virus terjadi hanya bila virus berada di dalam sel makhluk hidup.
    25. 25. Reproduksi Virus ADSORPSI PENETRASI Siklus litik merupakan Siklus litik merupakan siklus reproduksi yang siklus reproduksi yang berakhir pada kematian berakhir pada kematian sel inang. sel inang. 1. DAUR LITIK EKLIFASE/ SINTESIS PERAKITAN LISIS
    26. 26. ADSORPSI
    27. 27. PENETRA SI
    28. 28. SINTESIS
    29. 29. 2. DAUR LISOGENIK ADSORPSI PENETRASI PENGGABUNGAN MATERI GENETIK Pada sikllus lisogenik, Pada sikllus lisogenik, virus bereproduksi tanpa virus bereproduksi tanpa menghancurkan sel inang. menghancurkan sel inang. PEMBELAHAN SINTESIS PERAKITAN Reproduksi Virus→ Virus Lysogenic Lytic Cycle LISIS
    30. 30. Membelah LITIK
    31. 31. Siklus hidup virus → 1. Fase Adsorbsi (Infeksi), menempel pada inang 2. Fase Penetrasi, menyuntikkan DNA 3. Fase Penggabungan 4. Fase Pembelahan 5. Fase Eklifase 6. Fase Lisis (pecah)
    32. 32. Siklus hidup virus        Adsorbsi , yaitu virus menempel pada dinding sel bacteri Escherichia coli dengan ujung ekornya. Penetrasi , yaitu virus melobangi dinding sel bacteri kemudian memasukan DNA-nya (materi genetik) Eklipase , DNA virus dalam bacteri akan mempengaruhi metabolisme bacteri kemudian dibentuklah DNA virus dan protein yang baru. Perakitan, (Pembentukan virus baru ) komponen-komponen virus dalam sel bacteri dirakit kembali dan terbentuklah bacteriofage yang baru. Lisis (Pemecahan sel inang ), bacteriofage-bateriofage yang baru melepaskan diri dari bacteri sehingga sel bacteri pecah dan munculah virusvirus baru (antara 200 - 300 ekor) yang siap menginfeksi bacteri Escherichia coli yang lain. Penggabungan, virus menempel ke dalam DNA bakteri; DNA virus (profag) Pembelahan, sel bakteri membelah menjadi dua dan mengandung profag
    33. 33. Beda Litik dan Lisogenik Litik Lisogenik • Waktu relatif lama Waktu relatif singkat • Berproduksi dengan bebas Terikat pada kromosom bakteri tanpa terikat pada kromosom (prophage) bakteri Sel inang tetap hidup • Sel inang akan mati • Bersifat virulen = mematikan • Tidak dapat berubah ke siklus lisogenik Tidak mematikan = avirulen Dapat berubah ke siklus litik
    34. 34. VIRUS HEWAN Penetrasi Fusi membran Endositosis
    35. 35. Sebutkan dan jelaskan tahap-tahap replikasi virus sesuai nomor Replikasi virus
    36. 36. Beranda REPLIKASI VIRUS SK-KD Virus-virus-virus-virus-virus-virus Indikator Materi Latihan Soal Uji Kompetensi Referensi Penyusun Virus-virus-virus-virus-virus-virus www. psb-psma.org Rela Berbagi Ikhlas Memberi
    37. 37. peran: merugikan  Virus penyebab penyakit pada tumbuhan: 1. 2. 3. Tobacco mosaic virus (TMV)  penyakit mosaik, tembakau, pertumbuhan terhambat, daun bercak-bercak. Virus Tungro  kerdil, tanaman padi →wereng Citrus leprosis virus (CiLV)  jeruk, menyerang pembuluh tapis jeruk
    38. 38. peran: merugikan  Virus penyebab penyakit pada hewan: 1. 2. 3. 4. Newcastle Disease Virus (NCDV)  tetelo-ayam/unggasmencret, batuk-batuk, kematian Foot and Mouth Disease Virus (FMDV)  kuku dan mulut hewan ternak, sapi, kerbau, domba-melepuh dan berlendir Avian Influenza Virus  flu-unggas-gangguan pernapasan ringan sampai akut-virus influenza tipe A (H5N1)-menyebar ke babi, kucing, anjing, manusia Rabies virus  rabies-anjing, monyet, kucing, kelelawar,, manusia-sistem saraf pusat, otak-takut air, gelisah, hilang kontrol otot, agresif
    39. 39. peran: merugikan  Nama Virus: Influenza Virus  Penyakit: influenza/flu  Menyerang: saluran pernafasan atas, kulit, tulang  Gejala: demam, pilek, pusing, pegal & batuk  Penularan: lewat udara
    40. 40. peran: merugikan  Nama Virus: Human immunodeficiency virus (HIV)  Penyakit: Acquired Immuno Deficiency Syndrom (AIDS)  Menyerang: sel darah putih (limfosit T), sistem kekebalan tubuh  Gejala: gabungan beberapa jenis penyakit (menurunnya kekebalan tubuh)  Penularan melalui hubungan kelamin, transfusi darah, penggunaan bersama jarum terkontaminasi melalui injeksi obat dan dalam perawatan kesehatan, dan antara ibu dan bayinya selama masa hamil, kelahiran dan masa menyusui
    41. 41. peran: merugikan  Nama Virus: Hepatitis virus  Penyakit: hepatitis B  Menyerang: sel-sel hati  Gejala: perut membesar, tubuh menjadi kuning Penularan:    Makanan/minuman (terkontaminasi feses pasien), misalnya makan buah-buahan tidak dicuci, sayur yang tidak dimasak/setengah matang, es batu (terkontaminasi), pecandu narkotika, hubungan seks anal, jarum suntik atau pisau (terkontaminasi), transfusi darah & gigitan manusia, orang yang mempunyai banyak pasangan seksual, berdarah karena terpotong, mimisan, menstruasi, perlengkapan pribadi (kontak oleh penderita: sikat gigi, alat cukur atau alat manicure)
    42. 42. peran: merugikan  Nama Virus: Ebolavirus  Penyakit: Ebola  Menyerang: sel-sel pertahanan tubuh  Gejala: muntah, diare, tidak enak badan, sakit kepala, nyeri otot, sakit perut, pendarahan organ dalam, demam, bercak-bercak merah, peradangan hati, kerusakan ginjal, dan penurunan jumlah trombosit  Penularan: kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit  14 hr : 9 dari 10 penderitanya meninggal  Negara Zaire
    43. 43. peran: merugikan  Nama Virus: Poxvirus  Penyakit: cacar  Menyerang: sel kulit  Gejala: demam, batuk, pilek, luka cacar seluruh tubuh  Penularan: udara, bersentuhan
    44. 44. peran: merugikan  Nama Virus: Polio virus  Penyakit: polio  Menyerang: sistem saraf pusat  Gejala: kelumpuhan  Penularan: virus yang telah masuk melalui mulut akan melewati jalur pencernaan hingga sampai di usus, berkembang biak yang dikeluarkan kembali melalui tinja.Tinja tersebut yang sangat berpotensi menjadi sumber penularan virus kepada orang lain
    45. 45. peran: merugikan  Nama Virus: Mumps virus  Penyakit: gondong  Menyerang: sel kelenjar ludah  Gejala: bengkak di belakang telinga  Penularan: melalui udara, melalui percikan ludah, atau karena kontak langsung dengan ludah orang yang terinfeksi
    46. 46. peran: merugikan  Nama Virus: Herpes simplex virus  Penyakit: Herpes  Menyerang: membran mukus (lendir) di mulut, alat kelamin, dan kulit  Gejala: kulit memerah dan muncul bintil seperti luka melepuh  Penularan: melalui udara, sentuhan langsung dengan daerah yang terinfeksi
    47. 47. peran: merugikan  Nama Virus: Human papillomavirus  Penyakit: kutil (kulit & alat kelamin)  Menyerang: sel-sel kulit dan dapat berkembang jadi kanker  Gejala: adanya benjolan di kulit  Penularan: sentuhan, penggunaan barang bersama, hubungan seksual
    48. 48. peran: menguntungkan 4) Membuat vaksin: bibit penyakit yg dilemahkan Membentuk interferon: sejenis protein kecil yang mampu mengenali serangan virus Agen pembawa/vektor:kemampuan menginfeksi gen Melemahkan bakteri patogen 5) Sebagai bahan penelitian rekayasa genetik 6) Mengendalikan populasi bakteri Eschericia coli 1) 2) 3)
    49. 49. pencegahan    Vaksin: virus patogen yang dilemahkan Vaksin memberikan kekebalan secara aktif Pemberian vaksin  Vaksinasi      Vaksin polio atau OPV (Oral Polio Vaccine) Vaksin rabies Vaksin hepatitis B Vaksin influenza Vaksin cacar
    50. 50. peran: merugikan  Virus penyebab penyakit pada manusia: No Nama Virus Penyakit Menyerang Gejala 1 Influenza virus Flu/influenza Saluran pernafasan atas, kulit, tulang Demam, pilek, pusing, pegal & batuk 2 Human immunodeficiency virus (HIV) AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrom) Sel darah putih : limfosit T, sistem kekebalan tubuh Gabungan beberapa jenis penyakit (menurunnya kekebalan tubuh) 3 Hepatitis virus Hepatitis Sel-sel hati Perut membesar, tubuh menjadi kuning 4 Ebola virus Ebola Sel-sel pertahanan tubuh Demam disertai pendarahan 5 Measles virus Cacar Sel kulit Demam, batuk, pilek, luka cacar seluruh tubuh
    51. 51. peran: merugikan  Virus penyebab penyakit pada manusia: No Nama Virus Penyakit Menyerang Gejala 6 Polio virus Polio Sel-sel sistem saraf pusat kelumpuhan 7 Mumps virus Gondong Sel-sel kelenjar ludah Bengkak di belakang telinga 8 Herpes simplex virus Herpes Membran mukus (lendir) di mulut, alat kelamin, dan kulit Kulit memerah dan muncul bintil seperti luka melepuh 9 Human papillomavirus Kutil Sel-sel kulit dan dapat berkembang jadi kanker Adanya benjolan di kulit
    52. 52. EVALUASI Sebutkan bagian-bagian tubuh virus berikut yang diberi nomor ! Be ri
    53. 53. B. Essai Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jawaban singkat dan benar! 1.Jelaskan struktur tubuh virus melalui gambar! 2.Virus bukanlah sel, mengapa? 3.Virus digolongkan ke dalam benda hidup, akan tetapi virus juga digolongkan ke dalam benda tak hidup. Jelaskan pertanyataan tersebut! 4.Bagaimana cara hidup bereproduksi? 5.Daur hidup virus ada 2 macam, yaitu daur litik dan daur lisogenik. Jelaskan perbedaannya! 56 Saturday, February 1, 2014

    ×