• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Zakat dan pajak
 

Zakat dan pajak

on

  • 4,079 views

Zakat bisa mengurangi perhitungan pajak

Zakat bisa mengurangi perhitungan pajak

Statistics

Views

Total Views
4,079
Views on SlideShare
4,079
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
155
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • Muharram 1431H Pengajian BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Studium General & Sarasehan MD: Motivasi dan Manajemen Muhammad Zen 20/12/06 TRAINING ORGANISASI MUHAMMAD ZEN SYIAR (STUDI ISLAM ALAM RAYA) BSI SE-JABOTABEK
  • 1/25/2010 Muhammad Zen, MA BDI PT. Kondur, Wisma Mulia
  • 1/25/2010 Muhammad Zen, MA BDI PT. Kondur, Wisma Mulia
  • 1/25/2010 Muhammad Zen, MA BDI PT. Kondur, Wisma Mulia
  • 1/25/2010 Muhammad Zen, MA BDI PT. Kondur, Wisma Mulia
  • Radix Training Center
  • Radix Training Center
  • BDI PT. Kondur, Wisma Mulia 1/25/2010 Muhammad Zen, MA
  • Muhammad Zen 12/29/11 Seminar Ekonomi Islam, LDK UIN JAKARTA - FOSSEI 1/25/2010 Muhammad Zen, MA BDI PT. Kondur, Wisma Mulia

Zakat dan pajak Zakat dan pajak Presentation Transcript

  • ZAKAT PENGURANG PAJAK Muhammad Zen, MA Pengasuh Rubrik Konsultasi Zakat di website http://eramuslim.com Disampaikan pada acara pengajian BDI PT. Kondur Wisma Mulia, Jl. Gatot Subroto 10 Shafar 1431H , 26 Januari 2010M BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • CURICULUM VITAE: Muhammad Zen, S.Ag, Lc, MA Bekasi, 12 Januari 1978 S-1 Manajemen IAIN Jakarta 2001 S-1 Hight Institute for Hadith Science “Darus-Sunnah” 2002 S-2 Pascasarjana UIN Jakarta Konsentrasi Ekonomi Islam 2006 S-3 Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Konsentrasi Ekonomi Islam 2007-kini Hp: 08129563750 Email: [email_address] . AKTIVITAS: NARASUMBER EKONOMI ISLAM RUMAH ZAKAT (2010) KONSULTAN SYARIAH IMZ DD REPUBLIKA (2009) PUKET III STAI BINAMADANI (2009) TRAINING MANAGER CIRTIE (2007-2008) DOSEN BISNIS DAN WIRAUSAHA STEI SEBI DOSEN FDK & FSH UIN JAKARTA SEJAK 2001 PENULIS BUKU : “ZAKAT & WIRAUSAHA” DIREKTUR SYAHID COMPUTER UIN JAKARTA (2001-2007) SEKRETARIS JENDRAL P3EI UIN JAKARTA SEKRETARIS LKS BMT CITA SEJAHTERA PENGISI SEMINAR NASIONAL, WORKSHOP, TRAINING DAN KHUTBAH BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Instrument Fiscal Policy: Zakat Vs Pajak
    • Fiskal:
    • “ Kebijakan yang terkait dengan pendapatan dan pengeluaran / belanja pemerintah”
    • (Income spending and income raising of the government)
    • Dalam teori konvensional, instrumen kebijakan fiskal adalah PAJAK
    • Dalam Islam, instrumen kebijakan fiskal adalah ZAKAT (termasuk infak dan shadaqah) dan PAJAK
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • ZAKAT Vs PAJAK
    • Persamaan keduanya:
    • 1. Memiliki unsur paksaan,
    • 2. Ada pengelolanya
    • 3. Memiliki tujuan yang sama dalam mensejahterahkan umat
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat Vs Pajak
    • Zakat dan pajak merupakan keuangan negara (public finance), yaitu masalah-masalah keuangan yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran untuk penyelenggaraan pemerintahan dan penyediaan program-program kesejahteraan masyarakat.
    • Pada zaman Rasulullah dan para sahabat penerimaan negara bersumber dari: zakat, jizyah, kharaj, pajak pampasan perang, pajak barang tambang dan harta karun, dan bea-cukai.
    • Penggunaan zakat adl utk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan yang membutuhkan yang jenis penerimanya telah ditetapkan dlm al-Qur’an. Sednagkan pengeluaran-pengeluaran lain yg tdk termasuk ke dalam jenis penerimaan zakat dipenuhi dari pajak dan penerimaan lain.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA Segi Zakat Pajak Nama Zakat berarti bersih, bertambah, dan berkembang berarti Utang/Pajak/Upeti Dasar Hukum Zakat berdasar Al-quran dan Sunnah berdasar Undang-Undang Nishab dan Tarif Zakat ditentukan oleh Allah (bersifat mutlak). ditentukan negara (bersifat relatif Sifat Zakat adalah kewajiban bersifat tetap dan terus menerus. kewajiban sesuai dengan kebutuhan dan dapat dihapuskan. Subjek Zakat subjeknya muslim warga negara Objek Alokasi Penerima Zakat adalah tetap yaitu 8 golongan untuk dana pembangunan dan anggaran rutin Harta yang dikenakan Zakat adalah harta produktif semua jenis harta Syarat Ijab Kabul Zakat adalah disyaratkan Sedangkan Pajak tidak disyaratkan Imbalan pahala/surga dan keberkahan harta. tersedianya barang dan jasa publik. Sanksi Zakat adalah Allah dan pemerintah Islam. dari negara Motivasi Membayar keimanan dan ketakwaan kepada Allah kepatuhan dan ketakutan pada negara dan sanksinya.
  • Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan kena Pajak
    • Zakat yang telah dibayarkan kepada BAZ atau LAZ dikurangkan dari laba/pendapatan sisa kena pajak dari wajib pajak yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
      • (Pasal 14 ayat (3) UU No. 38 Tahun 1999).
    • Untuk menentukan besarnya penghasilan kena pajak, tidak boleh dikurangkan harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan kecuali zakat atas penghasilan yang nyata-nyata dibayarkan oleh wajib pajak, orang pribadi muslim dan atau badan milik muslim kepada BAZ atau LAZ yang disahkan oleh pemerintah
      • (Pasal 9 ayat 1 poin g UU PPH 17 / th 2000 )
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Bagaimana Caranya?
    • Pengurangan zakat atas penghasilan dilakukan dalam tahun pajak dilaporkannya penghasilan sesuai dengan tahun diterima/ diperolehnya penghasilan. Jika dalam tahun pajak dilaporkannya penghasilan dalam SPT Tahunan, zakat atas penghasilan tersebut belum dibayar, maka pengurangan zakat atas penghasilan dapat dilakukan dalam tahun pajak dilakukannya pembayaran sepanjang Wajib Pajak dapat menunjukkan bahwa penghasilan tersebut telah dilaporkan dalam SPT Tahunan tahun pajak sebelumnya.
    • Bagaimana Caranya? Beritahukan Nama, Alamat, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan keterangan lain kepada petugas penerima setoran Zakat di BAZ atau LAZ untuk keperluan pembuatan Surat Setoran Zakat. Kemudian lampirkan Surat Setoran Zakat tersebut (atau fotokopinya yang telah dilegalisir) pada Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan PPh sebagai pengurang perhitungan Pajak Penghasilan.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat sebagai pengurang pajak penghasilan
    • BAZ/LAZ wajib memberikan bukti setoran pembayaran zakat kepada setiap muzaki.
    • Bukti setoran tersebut digunakan sebagai pengurang pajak penghasilan.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • ZAKAT SEBAGAI PENGURANG PENDAPATAN KENA PAJAK
    •   Dalam aturan yang berlaku di Indonesia bahwa zakat yang dibayarkan kepada BAZ/LAZ yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dapat menjadi pengurang atas pendapatan kena pajak.
    • Maka pada praktiknya zakat yang dibayarkan kepada BAZ/LAZ yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah dapat menjadi pengurang terhadap pendapatan kena pajak. Dirjen Pajak telah menyediakan kolom khusus untuk zakat dalam isian SPT (Surat Pajak Tahunan) sebagai komponen pengurang atas pendapatan kena pajak.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • CONTOH ZAKAT PENGURANG PAJAK BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat dan Pajak
    • MENGHITUNG ZAKAT DAN PAJAK
    • A. Wajib Pajak Badan Pribadi ( Karyawan )
    • Saudara X adalah pekerja / karyawan yang menerima gaji sebesar Rp. 800.000 / bulan. Saudara X mempunyai seorang isteri dan 3 orang anak.
    • Penghitungan :
    • Penghasilan Bruto 12 x Rp. 800.000,- Rp. 9.600.000,- Biaya jabatan : 5 % x Rp. 9.600.000,- Rp. 480.000,- Penghasilan netto sebelum zakat Rp. 9.120.000,- Zakat dibayar : 2,5 x Rp. 9.120.000,- Rp. 228.000,- Penghasilan netto setelah zakat Rp. 8.892.000,- PTKP ( K/3 ) Rp. 8.640.000,- Penghasilan kena pajak Rp. 252.000,- PPh terutang : 5 % x Rp. 252.000,- Rp. 12.600,-
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Lain…
    • Contoh perhitungan (a) wajib pajak orang pribadi pemeluk agama Islam, misal pegawai dengan penghasilan Rp 2 juta  mempunyai seorang istri dan 3 orang anak. Perhitungannya adalah sebagi berikut:
    • Penghasilan brutto 12 x Rp2 juta = Rp 24 juta,
    • beaya jabatan 5% x Rp24 juta = Rp1,2 juta,
    • penghasilan netto sebelum zakat = Rp22,8 juta,
    • zakat penghasilan 2,5% x Rp22,8 juta = Rp 570 ribu. 
    • Penghasilan  netto setelah zakat Rp22,230 juta,
    • penghasilan tidak kena pajak, PTKP (K/3) = Rp8,64juta,
    • penghasilan kena pajaknya adalah selisihnya (Rp 22,230 juta - Rp8,64 juta)= Rp13,590 juta, PPh terhutang 5% x Rp13,590 juta = Rp679.500.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat dan Pajak
    • B. Wajib pajak badan pribadi ( usaha )
    • Saudara Y adalah pengusaha toko, dengan penjualan tahun 2009 sebesar Rp. 50.000.000,-. Harga pokok penjualan Rp. 30.000.000,-, biaya umum dan administrasi Rp. 10.000.000,- Kompensasi kerugian tahun 2004 s.d. tahun 2008 sebesar Rp. 1.000.000,- Saudara Y mempunyai seorang isteri dan 3 orang anak.
    • Penghitungan :
    • Penghasilan bruto Rp. 50.000.000,- Harga pokok penjualan Rp. 30.000.000,- Laba bruto usaha Rp. 20.000.000,- Biaya umum dan administrasi Rp. 10.000.000,- Penghasilan netto sebelum zakat Rp. 10.000.000,- Zakat telah dibayar : 2,5 % x Rp.10.000.000,- Rp. 250.000,- Penghasilan netto setelah zakat Rp. 9.750.000,- Kompensasi kerugian Rp. 1.000.000,- Penghasilan netto setelah kompensasi kerugian Rp. 8.750.000,- PTKP ( K/3 ) Rp. 8.640.000,- Penghasilan kena pajak Rp. 110.000,- PPh harus dibayar : 5 % x Rp. 110.000,- = Rp. 5.500,-
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat dan Pajak
    • C. Wajib Pajak Badan
    • Kondisi PT. Z adalah perusahaan dagang, dengan penjualan tahun 2009 sebesar Rp. 70.000.000,- Harga pokok penjualan Rp. 50.000.000,-, biaya umum dan administrasi Rp. 15.000.000,-
    • Penghitungan :
    • Penghasilan bruto Rp. 70.000.000,- Harga pokok penjualan Rp. 50.000.000,- Laba bruto usaha Rp. 20.000.000,- Biaya umum dan administrasi Rp. 15.000.000,- Penghasilan netto sebelum zakat Rp. 5.000.000,- Zakat telah dibayar : 2,5 % x Rp. 5.000.000,- Rp. 125.000,- Penghasilan kena pajak Rp. 4.875.000,- PPh harus dibayar : 10 % x Rp. 4.875.000,- Rp. 487.500,-
    • Sumber : Dimodifikasi dari Pengelolaan zakat-pajak : Hadi Permono, Direktur Jenderal Pajak Departem Keuangan RI, disampaikan pada Diskusi Panel “Pengelolaan ZAKAT-PAJAK”, Pusat Studi Zakat, Pajak dan Keuangan Syariah, Jakarta, 1 September 2001.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Manfaat Zakat Dikelola Oleh Lembaga
    • Pertama, lebih sesuai dengan tuntunan syariah (al-Qur’an) dan sirah nabawiyyah maupun sirah para sahabat dan tabi’in
    • Kedua, Untuk menjamin kepastian dan disiplin pembayar zakat; Bahkan menjadi Pengurang Penghasilan kena Pajak .
    • Ke tig a, Untuk menjaga perasaan rendah diri para mustahik zakat apabila berhadapan langsung untuk menerima zakat dari para muzakki;
    • Ke emp a t , Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas, serta sasaran yang tepat dalam penggunaan harta zakat menurut skala prioritas yang ada pada suatu tempat;
    • Ke lima , Untuk memperlihatkan syi’ar Islam dalam semangat penyelenggaraan pemerintahan yang Islami.
    Lembaga /petugas : BAZ dan LAZ (UU 38/99) BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Ancaman bagi Penolak Membayar Zakat
    • Harta bendanya akan berubah menjadi azab di akhirat kelak (QS. 9 : 34-35).
    • Enggan berzakat dianggap mengambil harta para mustahik (QS. 9 : 60).
    • Keberkahan harta dan kemaslahatan hidup akan hilang/berkurang dengan sebab enggan berzakat.
    • Abu Bakar Shiddiq pernah memerangi orang yang enggan berzakat.
    • Rasulullah Saw. pernah akan melakukan isolasi sosial bagi orang yang enggan untuk berzakat.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Urgensi dan Hikmah ZIS
    • Sebagai perwujudan dari keimanan kepada Allah SWT dan keyakinan akan kebenaran ajaran-Nya. (QS. 9:5, QS. 9:11)
    • Perwujudan syukur nikmat, terutama nikmat benda. (QS. 93:11, QS. 14:7)
    • Meminimalisir sifat kikir, materialistik, egoistik dan hanya mementingkan diri sendiri. Sifat bakhil adalah sifat yang tercela yang akan menjauhkan manusia dari rahmat Allah SWT. (QS. 4:37).
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Harta Zakat maal Penghasilan Zakat Penghasilan Anti Riba Aliran Investasi Anti Judi Investasi Produktif  Investasi optimal Tambahan harta BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • AKTIVITAS EKONOMI Produksi – Perdagangan - Jasa Asset Profit Income ZAKAT Infaq, Waqf, Hibah, Shadaqah Pemberdayaan Pengentasan Kemiskinan Bank & Tabungan Masyarakat BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Perbandingan Seputar ZISWAF BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA Ket Hukum Waktu Kadar Penerima Zakat Wajib Setiap tahun(mencapai nisab dan haul) Ada ketentuan 8 ashnaf Infaq Wajib,sunnah Kapan saja Tak tentu Siapa saja yang memerlukan Sedekah Sunnah Kapan saja Tak tentu Siapa saja yang memerlukan Wakaf Sunnah Kapan saja Tak tentu Siapa saja yang memerlukan
  • Efisiensi Infaq BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
    • Mengelola zakat sebuah keharusan.
    • { خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ } سورة التوبة (103)
    • Zakat untuk pemberdayaan kaum lemah.
    • { إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاء وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ } سورة التوبة (60)
    DASAR PEMIKIRAN BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Macam & Tarif Zakat BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA Obyek Nama Penunaian Diri Zakat Fithri Ramadhan  Shalat Id
      • Harta
      • Zakat Mâl
    Saat Diperoleh Saat Setahun Tersimpan Nama Tarif Zakat Fithri 3,5 Liter Beras
      • Zakat Mâl
    Saat Diperoleh Setahun Tersimpan 2½ % 5 % 10 % 20 % 2½ %
  • Makna dan Hakikat Zakat
    • Secara bahasa (etimologi), zakat berarti:
    • Suci
    • Tumbuh
    • Berkembang
    • Berkah
    • Beres
    • QS. 30:39, QS. 9:103, QS. 18:81
    • HARTA
    • JIWA
    • PERILAKU
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Makna dan Hakikat Zakat
    • Secara terminologis
    • Zakat mempunyai arti mengeluarkan sebagian harta dengan persyaratan tertentu untuk diberikan kepada kelompok tertentu (mustahiq) dengan persyaratan tertentu pula
    • Infaq dan shadaqah mempunyai makna mengeluarkan harta untuk kepentingan-kepentingan yang diperintahkan Allah SWT di luar zakat. Shadaqah kadangkala dipergunakan untuk sesuatu yang bersifat non materi
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • HARTA OBYEK ZAKAT
    • Pendekatan tafsili (terurai)
      • Emas-Perak (Q.S. 9:34-35)
      • Hasil Pertanian (Q.S. 6 : 141)
      • Peternakan (Al-Hadits)
      • Perdagangan (Al-Hadits)
      • Hasil Temuan/Rikaz (Al-Hadits)
    • Pendekatan ijmali (global) : obyek zakat sektor ekonomi modern :
      • Harta (Q.S. 9:103)
      • Hasil Usaha yang baik / Halal (Q.S. 2:267)
      • Beberapa hadits nabi
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Fatwa Ulama' : Muktamar Internasional I tentang Zakat di Kuwait (30 April 1984 M)
    • Antara lain :
      • Profesi (pegawai, dokter, notaris dll) telah ada sejak zaman Umar bin Abdul Azis
        • Zakat Profesi  Nishab  Analogi zakat pertanian
        • Prosentase  Analogi zakat emas
        •  Nishab  5 Ausaq  520 kg beras  dikeluarkan setiap panen/ hasil  Q.S. 6 : 141.
        • Bisa juga dianalogikan dengan emas dan perak
        • Dikeluarkan setiap bulan/gajian
      • Perusahaan (UU No. 38/1999)
        • Analog zakat perdagangan
      • Dan kegiatan usaha lainnya
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat Profesi :
    • adalah zakat atas penghasilan yang diperoleh dari pengembangan potensi diri yang dimiliki seseorang. Atau zakat yang dikeluarkan dari penghasilan atau pendapatan yang didapatkan dari hasil kerja/usaha. Seperti: (gaji pegawai negeri/swasta, konsultan, dokter, notaries, dll)
    • Dianalogikan kepada zakat hasil pertanian yaitu dibayarkan ketika mendapatkan hasilnya (ketika menerima gaji/upah).
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat Profesi
    • Nishab  Analogi zakat pertanian
    • Prosentase  Analogi zakat emas
    • Nishab  5 ausaq  520 kg beras  dikeluarkan setiap panen/hasil  QS. 6:141
    • Contoh : Gaji setiap bulan  zakat 2 ½ %
    Qiyas Syabah BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Contoh: Hasil Profesi
    • Abu Ubaid meriwayatkan, “ Adalah Umar bin Abdul Aziz memberi upah kepada pekerjaannya dan mengambil zakatnya, dan apabila mengembalikan al-madholim (barang ghasab yang dikembalikan) diambil zakatnya, dan beliau juga mengambil zakat dari a’thoyat (gaji rutin) yang diberikan kepada yang menerimanya”.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Beberapa alasan Kewajiban Zakat Profesi, antara lain:
    • Ayat-ayat Qur’an yang bersifat umum yang mewajibkan semua jenis harta dikeluarkan zakatnya
    • Berbagai pendapat para ulama terdahulu maupun sekarang, meskipun dengan menggunakan istilah yang berbeda. Sebagian dengan menggunakan istilah yang bersifat umum yaitu al-amwaal, sementara sebagian lagi secara khusus memberikan istilah dengan istilah al-mustafad seperti teradapat dalam fiqh zakat dan al-fiqh al-Islamy wa ‘Adillatuhu .
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Beberapa alasan Kewajiban Zakat Profesi, antara lain:
    • Dari sudut keadilan – yang merupakan ciri utama ajaran Islam – penetapan kewajiban zakat pada setiapa harta yang dimiliki akan terasa sangat jelas, dibandingkan dengan hanya menetapkan kewajiban zakat pada komoditas-komoditas tertentu saja yang konvensional. Petani yang saat ini kondisinya secara umum kurang beruntung, tetapi harus berzakat, apabila hasil pertaniannya telah mencapaia nishab . Karena itu sangat adil pula, apabila zakat inipun bersifat wajib pada penghasilan yang didapatkan para dokter, para ahli hukum, konsultan dalam berbagai bidang, para dosen, para pegawai dan karyawan yang memiliki gaji tinggi, dan profesi lainnya.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Beberapa alasan Kewajiban Zakat Profesi, antara lain:
    • Sejalan dengan perkembangan kehidupan ummat manusia, khususnya dalam bidang ekonomi, kegiatan penghasilan melalui keahlian dan profesi ini akan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Bahkan akan menjadi kegiatan ekonomi yang utama, seperti terjadi di negara-negara industri sekarang ini. Penetapan kewajiban zakat kepadanya, menunjukkan betapa hukum Islam sangat aspiratif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Afif Abdul Fatah Thabari menyatakan bahwa aturan dalam Islam itu bukan saja sekedar berdasarkan pada keadilan bagi seluruh ummat manusia, akan tetapi sejalan dengan kemaslahatan dan kebutuhan hidup manusia, sepanjang zaman dan keadaan, walaupun zaman itu bebeda dan berkembang dari waktu ke waktu.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • PERHITUNGAN ZAKAT PROFESI
    • Nishab 520 Kg Beras Rp 2.080.000 (asumsi @Rp. 4000/kg)
    • Nishab penghasilan Rp 3.000.000
    • Zakatnya 2,5% Rp 3.000.000 x 2,5% = Rp 75.000,-
    • Dalam simulasi ini tidak ada pemotongan yaitu brutto .
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • PERHITUNGAN ZAKAT PROFESI
    • Nishab emas perbulan Rp 2.125.000 (asumsi Rp 300.000 per gram dengan 85 gram)
    • Nishab penghasilan Rp 3.000.000
    • Zakatnya 2,5% Rp 3.000.000 x 2,5% = Rp 75.000,-
    • Dalam simulasi ini tidak ada pemotongan yaitu brutto .
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Standar Kebutuhan PTKP
    • Batas konsumsi yang dipergunakan oleh Dirjen Pajak dalam menentukan kebutuhan hidup yang kemudian menjadi pengurang penghasilan kena pajak atau yang lebih dikenal dengan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak). Perhitungannya adalah Rp 13,2 juta rupiah untuk pribadi yang lajang. Jika menikah, ditambahkan Rp 1,2 juta. Jika memiliki tanggungan anak ditambahkan Rp 1,2 juta per anak (asumsi 2 anak). Maksimal jumlah anak adalah 3 anak. Jika istri punya usaha ditambahkan Rp 13,2 juta. Jadi total 16,8 juta: 12 bln = Rp. 1.400.000,- (Batas minimun)
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • PERHITUNGAN ZAKAT PROFESI
    • Batas minimum kebutuhan Standar PTKP Rp 1.400.000
    • Nishab emas perbulan Rp 2.125.000 (asumsi Rp 300.000 per gram dengan 85 gram)
    • Nishab penghasilan Rp 4.000.000
    • Batas Kebutuhan Rp 1.400.000
    • Rp 2.600.000
    • Zakatnya 2,5% Rp 2.600.000 x 2,5% = Rp 65.000,-
    • Dalam simulasi ini adalah berdasarkan netto .
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat Perusahaan
    • Landasan hukum : Qs 2:267, Qs 9:103, Hadits dalam Shahih Bukhari no 1448, 1450 dan 1451
    • UU No 38 tahun 1999, tentang pengelolaan zakat, bab IV pasal 11 ayat (2) bagian (b) dikemukakan bahwa diantara obyek zakat yang wajib dikeluarkan zakatnya adalah perdagangan dan perusahaan.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Hadits Rasulullah Saw.
    • لاَ يُجْمَعُ بَيْنَ مُفْتَرِقٍ وَلاَ يُفَرَّقُ بَيْنَ مُجْتَمَعٍ خَشْيَةَ الصَّدَقَةِ .
    • “ ..... Dan janganlah disatukan (dikumpulkan) harta yang mula-mula terpisah. Sebaliknya jangan pula dipisahkan harta yang pada mulanya bersatu, karena takut mengeluarkan zakat". (HR. Bukhori)
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Hadits Rasulullah Saw.
    • وَمَا كَانَ مِنْ خَلِيْطَيْنِ فَإِنَّهُمَا يَتَرَاجَعَانِ بَيْنَهُمَا بِالسَّوِيَّةِ .
    • "..... Dan harta yang disatukan dari dua orang yang berkongsi, maka dikembalikan kepada keduanya secara sama".
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Hadits tersebut pada awalnya, berdasarkan asbab al-wurud- nya, adalah hanya berkaitan dengan perkongsian dalam hewan ternak, sebagaimana dikemukakan dalam berbagai kitab fiqhAkan tetapi dengan dasar qiyas (analogi) dipergunakan pula untuk berbagai syirkah dan perkongsian serta kerjasama usaha dalam berbagai bidang. Apalagi syirkah dan perkongsian itu merupakan kegiatan usaha yang sangat dianjurkan oleh ajaran Islam, sebagaimana dikemukakan dalam sebuah hadits riwayat Imam Abu Dawud, dari Abu Hurairah r.a. yang di- marfu’ -kannya (dinisbahkan kepada Rasulullah Saw.), beliau bersabda, BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • إِنَّ اللهَ تَعاَلَى يَقُوْلُ : أَنَا ثَالِثُ الشَّرِيْكَيْنِ مَالَمْ يَخُنْ أَحَدُهُمَا صَاحِبُهُ فَإِذَا خَانَهُ خَرَجَتْ مِنْ بَيْنِهِمْ . “ Sesungguhnya Allah SWT berfirman : “Aku adalah pihak ketiga dari dua orang yang berkongsi (berserikat) selam salah satunya tidak berkhianat kepada yang lainnya. Jika terjadi pengkhianatan, maka Aku akan keluar dari mereka". BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Berdasarkan hadits-hadits tersebut, keberadaan perusahaan sebagai wadah usaha menjadi badan hukum ( recht person ). Karena itu Muktamar Internasional Pertama tentang Zakat di Kuwait (29 Rajab 1404 H) menyatakan bahwa kewajiban zakat sangat terkait dengan perusahaan, dengan catatan antara lain adanya kesepakatan sebelumnya antara para pemegang saham, agar terjadi keridhaan dan keikhlasan ketika mengeluarkannya. Kesepakatan tersebut seyogyanya dituangkan dalam aturan perusahaan, sehingga sifatnya menjadi mengikat. Perusahaan, menurut hasil muktamar tersebut termasuk ke dalam syakhsan i'tibaran (badan hukum yang dianggap orang) atau syakhsiyyah hukmiyyah menurut Mustafa Ahmad Zarqa. BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • PERHITUNGAN ZAKAT PERUSAHAAN ABC BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA Zakat: 2,5% X Rp. 67.680.000 Rp. 1.692.000.000
  • Zakat Perdagangan
    • Al-Qur’an : “Wahai orang-orang yang beriman, keluarkanlah sebagian harta halal yang kamu peroleh dari usahamu dan harta yang kami keluarkan untukmu dari perut bumi.” (QS Al-Baqoroh ayat 267 )
    • Hadist : Samurah bin Jundub mengatakan, “RosululLoh Saw memerintahkan kami agar mengeluarkan zakat dari semua yang kami persiapkan untuk diperdagangkan.”
    • Dikenakan atas modal yang diputar, keuntungan dan piutang lancar dikurangi hutang dan kerugian. Asset tetap yang tidak diperdagangkan tidak termasuk.
    • syarat : telah berlalu satu tahun, nishob 85 gram emas, zakatnya 2,5 %, dapat dibayar dengan uang atau barang. Dikenakan pada perdagangan sendiri maupun perseroan.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Zakat Investasi
    • Dalam Fiqh disebut zakat Al-Mustaghilat.
    • Adalah zakat terhadap harta yang diinvestasikan
    • Bentuk usaha investasi : bangunan atau kantor yang disewakan, saham, rental mobil, rumah kontrakan, dll.
    • Dianalogikan kedalam zakat perdagangan: zakatnya 2,5% , nishob 85 gram emas, harus sampai haul.
    • Imam Malik dan ulama salaf seperti ibnu Mas’ud menggolongkannya kedalam zakat uang. Diambil dari hasilnya saja tanpa mensyaratkan haul.
    • Ulama Kontemporer seperti Abu Zahrah, Abdul Wahab dan Yusuf Qordhowi menganalogikan kedalam zakat pertanian: dikeluarkan saat menghasilkan (pembagian deviden), modal tidak dimasukkan, zakatnya 5% untuk penghasilan kotor dan 10% untuk penghasilan bersih.
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA
  • Krisis Global Muhammad Zen Thank you!
    • For further discussion, please contact
    • Muhammad Zen, MA
    • +6221 88954080 (Home)
    • 08129563750
    •  [email_address]
    BDI PT. Kondur Muhammad Zen, MA