VITAMIN
Tiara Dini Harlita, S.S.T., M.Si.
SEJARAH PENEMUAN VITAMIN
*
• Funk, seorang sarjana biokimia bangsa
Polandia (1912) untuk pertama kali
memperkenalkan istilah vitamin (amine yang
vital)
*
• Bahasa Latin, vital yang berarti hidup, untuk
menandakan kelompok dari senyawa-
senyawa organik tersebut.
DEFINISI VITAMIN
•Merupakan komponen organik yang dibutuhkan oleh tubuh
dalam jumlah yang sedikit (mikronutrien).
•Berperan penting dalam fungsi-fungsi tubuh seperti
pertumbuhan, pertahanan tubuh, dan metabolisme.
*
•Kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim
*
•Tidak dapat disintesis oleh tubuh, sehingga harus didapatkan
dari suplemen dan asupan yang cukup dalam diet sehari-hari.
*
•Kekurangan vitamin : hipovitaminosis
•Kelebihan vitamin : hipervitaminosis
KLASIFIKASI VITAMIN
Berdasarkan Kelarutannya :
Vitamin yang larut
dalam lemak
A, D, E, K
Vitamin yang larut
dalam air
C, B1 – B12
SIFAT VITAMIN
• Tidak terdapat di semua jaringan
• Terdiri dari unsur-unsur karbon, hidrogen dan oksigen
• Memiliki bentuk prekursor atau provitamin
• Menyusun struktur jaringan tubuh
• Diserap bersama lemak
• Disimpan bersama lemak dalam tubuh
• Diekskresi melalui feses
• Kurang stabil jika dibandingkan vitamin B, dapat
dipengaruhi oleh cahaya, oksidasi
Vitamin larut dalam lemak :
SIFAT VITAMIN
• Tidak hanya tersusun atas unsur-unsur karbon, hidrogen
dan oksigen
• Tidak memiliki provitamin
• Terdapat di semua jaringan
• Sebagai prekusor enzim-enzim
• Diserap dengan proses difusi biasa
• Tidak disimpan secara khusus dalam tubuh
• Diekskresi melalui urin
• Relatif lebih stabil, namun pada temperatur berlebihan
menimbulkan kelabilan.
Vitamin larut dalam air :
FUNGSI VITAMIN
*
• Membantu proses metabolisme tubuh
*
• Menjaga kebugaran tubuh
*
• Menghambat proses penuaan
*
• Mempercepat proses penyembuhan penyakit
METABOLISME VITAMIN
Vitamin yang larut dalam lemak :
• Jika berlebihan tidak dikeluarkan oleh tubuh, melainkan akan
disimpan.
• Vitamin larut lemak akan diserap secara difusi pasif → di dalam
dinding usus digabungkan dengan kilomikron (lipoprotein) →
diserap sistem limfatik → bergabung dengan saluran darah untuk
ditransportasikan ke hati.
METABOLISME VITAMIN
Vitamin yang larut dalam air :
• Vitamin yang larut dalam air, yaitu vitamin B kompleks dan C,
tidak disimpan, melainkan akan dikeluarkan oleh sistem
pembuangan tubuh.
• Vitamin larut air langsung diserap melalui saluran darah dan
ditransportasikan ke hati.
VITAMIN A
SEJARAH VITAMIN A
*
• Pertama kalinya dikenal sebagai faktor
nutrisi esensial oleh Elmer MeCollum (1915)
*
• Dapat diisolasi dari minyak hati ikan
BENTUK VITAMIN A
Vitamin A :
Vitamin A pra-bentuk
Retinol, Retinal, Asam
Retinoat, Ester Retinil
Provitamin A
 ,  , - karoten
STRUKTUR VITAMIN A
SIFAT VITAMIN A
*
• Larut dalam lemak, tidak larut dalam air
*
• Tahan terhadap panas, cahaya dan alkali
*
• Tidak tahan terhadap asam dan oksidasi
METABOLISME VITAMIN A
Intake Absorpsi
Konversi
Provitamin A
 Vitamin A
Storage
Mobilisasi/
Transportasi
Ekskresi
MANFAAT VITAMIN A
*
• Menciptakan tubuh tahan terhadap infeksi
*
• Memelihara jaringan epitel agar dapat berfungsi dengan
baik
*
• Membantu sistem imun / kekebalan tubuh
*
• Antioksidan yang dapat melindungi sel dari radikal
bebas
*
• Mendorong produktivitas hormon steroid
*
• Membentuk tulang dan gigi
SUMBER VITAMIN A
• Wortel
• Ubi
• Labu Kuning
• Bayam
• Tomat
• Pepaya
• Peach (Persik)
• Cabe
Merah
• Pisang
• Susu
• Keju
• Mentega
• Telur
DOSIS VITAMIN A
Wanita
dewasa :
4000 IU
Ibu hamil :
5000 IU
Ibu
menyusui :
6000 IU
DAMPAK VITAMIN A
Kelebihan
• Hilangnya napsu makan
• Mual
• Berat badan menurun
• Pusing
• Luka di sudut mulut
• Bibir pecah-pecah
• Rambut rontok
• Nyeri tulang
Kekurangan
• Rabun Senja
• Katarak
• Infeksi Saluran
Pernapasan
• Menurunnya daya tahan
tubuh
• Kondisi kulit yang kurang
sehat
• Terhentinya
pertumbuhan sel
• pembentukan gigi
• Perubahan bentuk tulang
VITAMIN B1
(TIAMIN)
SEJARAH VITAMIN B1
Tiamin pertama kali diisolasi tahun
1926, dan struktur kimianya
ditentukan pada awal tahun 1930-
an oleh Robert R. Williams
di Amerika Serikat
BENTUK VITAMIN B1
– Bentuk aktif dari B1 : tiamin fosfat
• Dimana reaksi konversi tiamin menjadi
tiamin difosfat tergantung oleh enzim
tiamin difosfotransferase dan ATP yang
terdapat di dalam otak dan hati
• Berfungsi sebagai koenzim dalam
sejumlah reaksi enzimatik dengan
mengalihkan unit aldehid yang telah
diaktifkan pada reaksi dekarboksilasi
oksidatif asam α-keto dan reaksi
transketolase.
STRUKTUR VITAMIN B1
Tersusun dari pirimidin
tersubsitusi yang dihubungkan
oleh jembatan metilen dengan
tiazol tersubsitusi.
Rumus molekul : C12H17N4OS
STRUKTUR VITAMIN B1
SIFAT VITAMIN B1
* • Kristal putih kekuningan larut dalam air
* • Tidak stabil dalam keadaan bebas
* • Keadaan kering cukup stabil
*
• Keadaan asam: tahan panas
*
• Keadaan basa: tidak tahan panas & oksidasi
*
• Kehilangan pada pemanasan tergantung pada: lama
pemasakan, pH, suhu, jumlah air yang digunakan
* • Tahan suhu beku
METABOLISME VITAMIN B1
• Tiamin diabsorpsi dalam usus secara
aktif, dalam jumlah terbatas disimpan
di hati, ginjal, jantung, otak dan otot.
• Bila terlalu banyak kelebihannya
dibuang melalui air kemih.
MANFAAT VITAMIN B1
*
• Mencegah penyakit beri-beri
*
• Mengkonversi karbohidrat menjadi energi
*
• Mengoptimalkan fungsi otak
*
• Mengurangi resiko gigitan nyamuk
*
• Menjaga kesehatan otot
SUMBER VITAMIN B1
• Daging
• Ikan
• Telur
• Kacang
hijau
• Kacang
polong
• Nanas
• Jeruk
• Anggur
• Semangka
• Asparagus
• Bayam
• Terong
• Paprika
• Brokoli
• Wortel
• Gandum
• Sereal
DOSIS VITAMIN B1
0 – 6 bln
= 0,3 mg
6 – 12 bln
= 0,5 mg
1-18 thn =
1 – 1,5 mg
18+ thn =
1,5 mg
Hamil/
menyusui
= 0,5 mg
DAMPAK VITAMIN B1
Kelebihan
• Ruam kulit
• Hipertensi
• Palpitasi jantung (jantung
berdebar)
• Agitasi (kegelisahan)
Kekurangan
• Beri – beri
• Sindrom Wernicke –
Korsakoff
• Sembelit
• Kegagalan Jantung
• Kurang nafsu makan
• Hilangnya kontrol saraf
• Menyebabkan kematian
VITAMIN B2
(RIBOFLAVIN)
SEJARAH VITAMIN B2
Vitamin B2 (riboflavin) pertama kali diisolasi
dari susu, disintesis oleh semua tumbuhan
dan banyak mikroorganisme.
BENTUK VITAMIN B2
• Bentuk aktif dari B2 :
– Flavin Mononukleatida (FMN) dan Flavin Adenin
Dinukleotida (FAD)
– FMN dibentuk oleh reaksi fosforilasi riboflavin
yang tergantung pada ATP, sedangkan FAD
disintesis oleh reaksi selanjutnya dengan ATP
dimana bagian AMP dalam ATP dialihkan
kepada FMN.
– FMN dan FAD berfungsi sebagai gugus
prostetik enzim oksidoreduktase, dimana gugus
prostetiknya terikat erat tetapi nonkovalen
dengan apoproteinnya (flavoprotein)
STRUKTUR VITAMIN B2
Terdiri dari cincin trisiklik bernama
isoalloxazine yang berikatan dengan derivat
alkohol yaitu ribitol
Rumus molekul : C17H20N4O6
STRUKTUR VITAMIN B2
SIFAT VITAMIN B2
*
• Kristal padat berwarna merah-oranye
*
• Cair : hijau kekuningan dan bersifat fluoresen
*
• Sedikit larut terhadap air
* •Agak stabil terhadap panas
* •Lebih stabil daripada tiamin
* •Peka terhadap sinar matahari
METABOLISME VITAMIN B2
• Diabsorpsi dalam usus, selama absorpsi
terjadi phosphorilasi yang akan terganggu
bila ada gangguan Gastrointestinal
• Disimpan dalam hati, ginjal, liem dan otot
dalam jumlah terbatas
MANFAAT VITAMIN B2
*
• Membantu metabolisme lemak, karbohidrat, dan
protein di dalam tubuh
*
• Mengatur aktivitas kelenjar tiroid
*
• Memperkuat antibodi dalam tubuh
*
• Mencegah jerawat
*
• Memastikan pertumbuhan dan perkembangan organ
reproduksi dan jaringan tubuh
*
• Menjamin kesehatan kulit, kuku dan pertumbuhan
rambut
SUMBER VITAMIN B2
• Olahan susu
• Ragi
• Hati
• Tiram
• Jamur
• Brokoli
• Alpukat
• Salmon
• Mackerel
• Belut
DOSIS VITAMIN B2
0 – 6 bln
= 0,4 mg
6 – 12 bln
= 0,6 mg
1-18 thn =
1 – 1,5 mg
18+ thn =
1,7 mg
Hamil/
menyusui
= 0,5 mg
DAMPAK VITAMIN B2
Kelebihan
• Tekanan darah menjadi
rendah
• Mengalami kelelahan
• Anemia atau kurang
darah
• Mengalami mual dan
muntah
Kekurangan
• Menghambat kerja
metabolisme karbohidrat,
lemak, protein
• Menyebabkan gangguan
fungsi adrenal
VITAMIN B3
(NIACIN)
STRUKTUR VITAMIN B3
Vitamin B3 (Niasin) adalah derivat piridin dengan
gugus karboksil (COOH) adapun nikotinamida
merupakan niasin yang gugus karboksilnya
tergantikan oleh gugus amida (NH2).
STRUKTUR VITAMIN B3
BENTUK VITAMIN B3
• Vitamin B3 mempunyai bentuk aktif yaitu :
• Nicotinamide adenine dinucleotide (NAD)
• Nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADP)
SIFAT VITAMIN B3
*
• Nicotinic acid dan Niacinamide merupakan kristal
putih
*
•Larut dalam air
*
• Stabil terhadap panas, cahaya, udara dan alkali
*
• Tidak rusak oleh pengolahan dan pemasakan
normal
METABOLISME VITAMIN B3
• Niacin diabsorpsi dengan mudah dalam usus.
• Dalam tubuh kemudian diubah menjadi Ko-enzim.
• Penyimpanan dalam tubuh sangat terbatas.
• Sebagian besar diekskresikan sebagai bentuk Methyi dalam
urine.
MANFAAT VITAMIN B3
*
• Membantu pencernaan dan meningkatkan sekresi
cairan lambung
*
• Menurunkan kolesterol
*
• Membantu mengobati penyakit Pellagra
*
• Menstabilkan gula darah
*
• Mendukung pemrosesan genetik di dalam sel
*
• Membantu tubuh memproses lemak
SUMBER VITAMIN B3
• Jamur
• Ikan tuna
• Ikan Salmon
• Dada ayam
• Asparagus
• Kentang manis
• Daging sapi
• Hati domba
• Telur
• Mangga
• Kacang-kacangan
• Susu
DOSIS VITAMIN B3
0 – 6 bln
= 6 mg
6 – 12 bln
= 8 mg
1-18 thn =
10–15 mg
18+ thn =
15-20 mg
Hamil/
menyusui
= 4 mg
DAMPAK VITAMIN B3
Kelebihan
• Tingginya kadar gula
darah
• Sakit kepala
• Tingginya kadar asam
urat
• Iritasi kulit
• Hati disfungsi
• Perut gangguan
• Jantung bermasalah
Kekurangan
• Terganggunya sistem
pencernaan
• Otot mudah keram dan
kejang
• Insomnia
• Badan lemas, mudah
muntah serta mual-mual
VITAMIN B5
(ASAM PANTOTENAT)
SEJARAH VITAMIN B5
Vitamin B5 pertama kalinya diisolasi tahun 1938
dari Khamir dan ekstrak hati
oleh Roger J. Williams
STRUKTUR VITAMIN B5
Rumus Molekul : C9H17NO5
BENTUK VITAMIN B5
Vitamin B5 mempunyai bentuk :
Panthetine dan Calcium panthotenate
SIFAT VITAMIN B5
*
• Kristal putih, rasa pahit dan larut air
*
• Merupakan minyak yang lengket, warna kuning muda
*
• Larut dalam air dan alkohol
• Tidak stabil terhadap asam, basa, dan panas
• Lebih stabil dalam keadaan larut daripada kering
• Stabil dalam larutan netral
METABOLISME VITAMIN B5
• Asam pantotenat diabsorpsi dalam usus.
• Mengalami fosforilasi oleh ATP hingga terbentuk
4’-fosfopantoneat
• Penambahan sistein dan pengeluaran gugus
karboksilnya mengakibatkan penambahan netto
tiotanolamina sehingga menghasilkan
4’fosfopantein.
• Dalam jaringan akan diubah menjadi KoA
MANFAAT VITAMIN B5
*
• Membantu perkembangan dan memperkuat
antibodi dalam tubuh
*
• Mencegah degenerasi sistem saraf
*
• Menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang
rusak
*
• Menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang
rusak
*
• Mencegah radang sendi
SUMBER VITAMIN B5
• Ikan unggas
• Kuning telur
• Hati
• Serealia alami
• Yogurt
• Keju
• Kacang-kacangan
• Kembang kol
• Pisang
• Jeruk
• Alpukat
DOSIS VITAMIN B5
0 – 6 bln
= 2,5 mg
6 – 12 bln
= 3 mg
1-18 thn =
4-7 mg
18+ thn =
10 mg
Hamil/
menyusui
= 3 mg
DAMPAK VITAMIN B5
Kelebihan
• Kelelahan
• Depresi
• Busung
• Nyeri sendi
• Gastroenteritis
• Kehilangan cairan tubuh
• Metabolisme yang tidak
benar
Kekurangan
• Lesu kronis/fatigue
• Jerawat
• Hambatan pertumbuhan
• Rambut cepat memutih
• Hipoglikemia
• Muntah-muntah, kejang
perut
• Insomnia
• Kesemutan pada telapak
tangan dan kaki
• Kejang otot
• Gangguan sal.pernafasan
VITAMIN B6
(PIRIDOKSIN)
STRUKTUR VITAMIN B6
Rumus Molekul : C8H11NO3.HCl
BENTUK VITAMIN B6
• Vitamin B6 mempunyai bentuk yaitu :
– Pyridoxine, Pyridoxal, Pyridoxamine, Pyridoxine phosphate,
Pyridoxal phosphate, Pyridoxamine phosphate
• Bentuk aktif vitamin B6 : Pyridoxal phosphate
– Dimana semua bentuk vitamin B6 diabsorbsi dari intestinum,
tetapi dihidrolisis tertentu senyawa-senyawa ester fosfat
terjadi selama proses pencernaan.
– Merupakan bentuk utama yang diangkut dalam plasma
SIFAT VITAMIN B6
*
• Kristal tak berwarna dan larut dalam air
*
• Tahan terhadap panas biasa, tetapi dengan
pemanasan yang terlalu lama bisa rusak
*
• Vitamin B6 juga dirusak oleh suasana alkali dan
sinar UV
*
• Piridoksal kurang stabil dibandingkan piridoksin
*
• Tidak tahan pada suhu beku
METABOLISME VITAMIN B6
• Vitamin B6 diabsopsi dengan baik di dalam usus
• Dalam jaringan diubah menjadi Ko-enzim
• Diekskresikan dalam urine sebagai 4-Pyridoxic acid
yaitu metabolit yang tak aktif
MANFAAT VITAMIN B6
*
• Pembentukan sel darah merah
*
• Mengoptimalkan fungsi otak
*
• Sintesis protein
*
• Pemecahan protein
*
• Sistem kekebalan tubuh
*
• Menjaga kadar gula darah
SUMBER VITAMIN B6
• Daging
• Ikan
• Bayam
• Kentang
• Sawi
• Lobak
• Kembang kol
• Brokoli
• Paprika
• Asparagus
• Pisang
• Alpukat
• Tomat
• Melon
• Semangka
• Madu
DOSIS VITAMIN B6
0 – 6 bln
= 0,3 mg
6 – 12 bln
= 0,6 mg
1-18 thn =
1-2 mg
18+ thn =
2,5 mg
Hamil/
menyusui
= 0,6 mg
DAMPAK VITAMIN B6
Kelebihan
• Menyebabkan kerusakan
saraf
• Mengganggu
pertumbuhan janin
• Kaki mati rasa dan
kesulitan berjalan
Kekurangan
• Kulit bersisik
• Anemia
• Gangguan ginjal
• Gatal-gatal
• Terganggunya
pertumbuhan gigi
VITAMIN B7
(BIOTIN)
SEJARAH VITAMIN B7
Biotin untuk pertama kalinya diisolasi
pada tahun 1935 oleh Dritz Kogl dan Benno Jonnis,
dari konsentrat hepar sebagai faktor pertumbuhan
dari ragi
STRUKTUR VITAMIN B7
Asam monokarboksilat yang terdiri dari cincin
imidasol dan cincin tetrahidrotiofen dengan
rantai samping asam valerat
STRUKTUR VITAMIN B7
Rumus Molekul : C16H28N4O4S
SIFAT VITAMIN B7
*
•Kristal putih
*
•Dalam keadaan kering, stabil terhadap
panas, udara dasn cahaya.
*
•Kelarutan dalam air terbatas, lebih larut
dalam alkohol.
*
•Dalam bentuk larutan, tidak tahan terhadap
oksigen, asam kuat, basa, serta UV
METABOLISME VITAMIN B7
• Biotin diabsorpsi dalam usus halus
• Biotin dapat dibuat oleh mikroorganisme dalam
usus manusia
MANFAAT VITAMIN B7
*
• Berperan dalam metabolisme karbohidrat,
protein, dan lemak
*
• Membantu pembentukan hormon
*
• Membantu mencegah ubah dan rambut
rontok
*
• Mencegah dermatitis
SUMBER VITAMIN B7
• Roti gandum
• Wortel
• Telur ayam
• Susu sapi
• Susu kambing
• Keju
• Ikan salmon
• Hati
• Kedelai
• Kacang almond
• Strawberry
• Pisang
• Sayuran berdaun hijau
DOSIS VITAMIN B7
0-6 bulan
= 35 mcg
6-12 bulan
= 50 mcg
1-18 tahun
= 100-200
mcg
18+ tahun
= 300 mcg
Hamil/
menyusui
= 50 mcg
KEKURANGAN VITAMIN B7
• Antibodi menurun
• Kerontokan rambut
• Anemia
• Depresi
VITAMIN B9
(ASAM FOLAT)
SEJARAH VITAMIN B9
Asam folat pertama kali diisolasi dari daun
bayam dan namanya berasal dari bahasa latin,
Bolium = daun
STRUKTUR VITAMIN B9
Struktur kimia dari asam folat mengandung suatu
derivat pteridin, asam p-amino benzoat, dan
asam glutamat
STRUKTUR VITAMIN B9
Rumus Molekul : C19H19N7O6
BENTUK VITAMIN B9
• Bentuk aktif asam folat adalah:
– Asam tetrahidrofolat (THF atau FH4)
– Merupakan pembawa unit-unit satu karbon yang aktif
dalam berbagai reaksi oksidasi yaitu metil, metilen,
metenil, formil, dan formimino.
SIFAT VITAMIN B9
*
• Serbuk kristal berwarna kuning jingga
*
• Larut dalam air hangat, tak larut dalam alkohol
*
• Stabil dalam larutan Asam
*
• Bila dipanaskan dalam susunan netral dan Alkali
bisa rusak
METABOLISME VITAMIN B9
• Asam folat di dalam hati akan diubah menjadi
Folic Acid (N5 Formil Tetra Hydro Folic Acid =
Citrovorum Factor Leucovorum Factor) yang
merupakan bentuk aktif daripada Folic Acid
• Perubahan ini dipercepat dengan adanya
Vitamin C.
MANFAAT VITAMIN B9
*
• Mensintesis DNA, RNA dan sekaligus dapat
memperbaikinya
*
• Membantu pertumbuhan serta perkembangan sel
*
• Membantu produksi sel darah merah
*
• Menghindrakan dari kecacatan pada bayi
*
• Meningkatkan kesehatan otak
SUMBER VITAMIN B9
• Biji bunga matahari
• Kacang-kacangan
• Daging
• Kuning telur
• Bayam
• Asparagus
• Brokoli
• Kembang kol
• Seledri
• Wortel
• Labu
• Alpukat
• Pepaya
• Jeruk
• Stroberi
• Rapsberi
DOSIS VITAMIN B9
0-6 bulan
= 30 mcg
6-12 bulan
= 50 mcg
1-18 tahun
= 100-400
mcg
18+ tahun
= 400 mcg
Hamil/
menyusui
= 1 mg
DAMPAK VITAMIN B9
Kelebihan
• Insomnia
• Kejang
• Ruam
• Mati rasa
• Kesemutan
Kekurangan
• Melahirkan prematur
• Anemia
• Keguguran
• Cacat otak dan sumsum
tulang
• Bayi dengan bibir
sumbing
• Emosi tinggi
• Tidak bisa berjalan tegak
• Gangguan jantung
VITAMIN B12
(KOBALAMIN)
SEJARAH VITAMIN B12
Vitamin B12 diketahui digunakan
pertama kali tahun 1926 untuk
mengobati sejenis penyakit anemia
yang merusak saraf-saraf otak
(Anemia pernisiosa)
BENTUK VITAMIN B12
Bentuk aktif dari Vitamin B12:
• Metilkobalamin
• Merupakan koenzim dalam konversi
Homosistein menjadi metionin dan
juga konversi Metiltetrahidrofolat
menjadi tetrafidrofolat.
• Deoksiadenosilkobalamin
• Untuk konversi metilmalonil Ko A
menjadi suksinil Ko A
STRUKTUR VITAMIN B12
Cincin mirip porfirin seperti hem,
mengandung kobalt, terkait pada
ribosa dan asam fosfat
STRUKTUR VITAMIN B12
SIFAT VITAMIN B12
*
• Kristal padat berwarna merah hitam
*
• Merupakan bentuk yang paling stabil
*
• Larut dalam air
*
• Tahan panas
*
• Mudah rusak karena sinar matahari, oksidasi dan
proses reduksi
METABOLISME VITAMIN B12
*
• Memerlukan faktor instrinsik yang terdapat dalam
getah lambung untuk proses absorpsi
*
• Absropsi terjadi di ileum
*
• Dalam darah terikat dengan protein serum
*
• Diekskresi melalui urine
*
• Disimpan dalam hati
MANFAAT VITAMIN B12
• Koenzim penting dalam
metabolisme asam amino
• Merangsang pembentukan sel darah
• Metabolisme sel dalam
pertumbuhan
SUMBER VITAMIN B12
• Hati
• Ikan
• Susu
• Telur
• Udang
• Kerang
• Keju
• Daging
DOSIS VITAMIN B12
0-6 bulan
= 0,5 mcg
6-12 bulan
= 1,5 mcg
1-18 tahun
= 2-4 mcg
18+ tahun
= 4-6 mcg
Hamil/
menyusui
= 1 mcg
KEKURANGAN VITAMIN B12
• Anemia pernisiosa
• Atrofik Gastritis
• Asma
• Kelelahan
• Serangan jantung
• Diare
• Kulit yang memucat
VITAMIN C
(ASAM ASKORBAT)
SEJARAH VITAMIN C
Vitamin C ini pertama kali ditemukan
pada tahun 1928 oleh Albert Szent
Gyorgyi
BENTUK VITAMIN C
Bentuk aktif dari Vitamin C adalah
asam askorbat :
• L-asamaskorbat (bentuk tereduksi)
• L-asam dehidro askorbat (bentuk
teroksidasi)
STRUKTUR VITAMIN C
Rumus Molekul : C6H8O6
SIFAT VITAMIN C
*
• Kristal putih
*
• Stabil jika kering dalam udara dan cahaya
atau dalam larutan asam
*
• Mudah larut dalam air
*
• Mudah dioksidasi terutama dalam suasana
basa dan terkena cahaya, panas dan metal
MANFAAT VITAMIN C
• Sebagai antioksidan
• Mencegah stroke
• Melawan kanker
• Meningkatkan mood
• Mengobati infeksi vagina
SUMBER VITAMIN C
• Jeruk
• Pepaya
• Strawberry
• Kiwi
• Cabai
• Jambu biji
• Blewah
DOSIS VITAMIN C
Laki-laki
Dewasa
14-18 tahun
Perempuan
Dewasa
14-18 tahun
• 90 mg/hari
• 65 mg/hari
• 75 mg/hari
• 65 mg/hari
DAMPAK VITAMIN C
Kelebihan
• Perubahan siklus
menstruasi
• Diare
• Batu Ginjal
• Gejala Alergi
• Penyakit jantung pada
wanita
• Darah encer
• Diabetes
Kekurangan
• Depresi
• Perdarahan gusi /
gingivitis
• Kulit memar
• Nyeri sendi
• Anemia
VITAMIN D
STRUKTUR VITAMIN D
BENTUK VITAMIN D
• Vitamin D2 = ergokalsiferol
• Vitamin D3 = kolekalsiferol, berasal dari
turunan senyawa 7-dehidrokolesterol
SIFAT VITAMIN D
• Kristal tak berwarna, larut dalam lemak
• Stabil terhadap panas, asam, alkali, dan
oksidasi
METABOLISME VITAMIN D
*
• Dari makanan diabsorpsi dalam usus bersama dengan
lemak
*
• Provitamin D2 disintesis dalam kulit → Cholecalciferol
dengan bantuan UV, lalu diabsorpsi ke dalam darah
*
• Setelah itu diangkut oleh Carrier Protein menuju hati →
ke ginjal
*
• Disekresi oleh ginjal ke pembuluh darah menuju target
organ
MANFAAT VITAMIN D
*
• Membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang
*
• Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
*
• Menghancurkan virus dan bakteri dalam tubuh
*
• Meremajakan kulit
*
• Mencegah gangguan infeksi pernafasan
SUMBER VITAMIN D
• Sayuran hijau
• Jeruk
• Strawberry
• Brokoli
• Minyak ikan cod
• Salmon
• Makarel
• Telur
• Sarden
• Tomat
Menurut WHO kebutuhan tubuh akan
vitamin D hanya 400 IU per hari, dan riset
terbaru menyarankan 1700 IU untuk
memelihara kesehatan
DOSIS VITAMIN D
KEKURANGAN VITAMIN D
• Nyeri saat berjalan
pada remaja
• Kejang otot (tetani)
• Osteoporosis
• Rheumatoid arthritis
• Multiple sclerosis
• Parkinson
• Diabetes
• Kanker
• Alzheimer
• Osteopenia
• Hipertensi
• Penyakit jantung
KELEBIHAN VITAMIN D
• Kalsiferasi berlebihan pada tulang, pembuluh
darah mengeras, batu ginjal, dan lain-lain.
• Hilangnya nafsu makan
• Mual dan muntah, yang diikuti rasa haus yang
luar biasa
• Meningkatnya frekuensi berkemih
• Lemah, gelisah dan tekanan darah tinggi.
VITAMIN E
(ALFA -TOKOFEROL)
SEJARAH VITAMIN E
• Vitamin E ditemukan oleh Dr. H.M Evans dari
California pada tahun 1922
• Vitamin E diisolasi pertama kalinya tahun
1936 dari minyak gandum
BENTUK VITAMIN E
• - ,-, -, -tokoferol
• - ,-, -, -tocotrienol
STRUKTUR VITAMIN E
SIFAT VITAMIN E
*
• Mempunyai viskositas yang tinggi
*
• Larut dalam lemak dan zat pelarut lemak
*
• Stabil terhadap pemanasan bila tak ada Oksigen
*
• Tak stabil terhadap sinar UV, alkali
METABOLISME VITAMIN E
*
• Absorpsinya dipengaruhi oleh pencernaan
Lemak
*
• Penimbunannya dalam jaringan Lemak, bukan
di hati
*
• Bila diet mengandung banyak unsaturated fatty
acid, maka keperluan Vitamin E meningkat.
MANFAAT VITAMIN E
• Mengurangi terjadinya pembekuan darah
• Meningkatkan jumlah sel darah merah
• Memperbaiki kinerja insulin yang
terhambat
• Mampu menghalau degenerasi saraf mata
• Meningkatkan daya tahan tubuh
• Menambah kesuburan
• Antioksidan
• Menjaga kesehatan kulit
SUMBER VITAMIN E
• Selada
• Kacang-kacangan
• Asparagus
• Pisang
• Strawberry
• Biji bunga matahari
• Buncis
• Ubi Jalar
• Ayam
• Kuning telur
• Ragi
• Kecambah
• Havermut
• Susu
• Gandum
• Minyak kedelai
• Kebutuhan minimum vitamin E pada usia 14
tahun ke atas adalah 15 mg atau 22.5 IU, baik
untuk pria maupun wanita.
• Namun untuk kebutuhan standard manusia
dewasa yang aktif, dianjurkan untuk
mengkonsumsi sekitar 100-200 IU sehari
DOSIS VITAMIN E
Kelebihan
• Gangguan kinerja sistem
imun terhadap infeksi
• Menimbulkan gejala
pusing, sakit kepala,
lemah dan terjadi
gangguan penglihatan
Kekurangan
• Perubahan degeneratif
dalam sistem saraf dan
otot
• Kelemahan dan
kesulitan berjalan
• Nyeri pada otot betis
• Gangguan penglihatan
• Anemia
• Retensi cairan
• Kelainan kulit
DAMPAK VITAMIN E
VITAMIN K
SEJARAH VITAMIN K
• Vitamin K diberi nama dari
bahasa Denmarik, koagulasi oleh
penemuannya, Henrik Dam
(Hadial Nobel, 1943)
• Sesuai dengan makna kata
tersebut, vitamin K diperlukan
untuk pembekuan darah
BENTUK VITAMIN K
• K1 = Filokuinon, merupakan
bentuk utama vitamin K yang ada
dalam tanaman
• K2 = Menakuinon, salah satu dari
rangkaian bentuk tak jenuh
polirenoid dari vitamin K yang
ditemukan dalam jaringan
binatang dan disintesis oleh
bakteri dalam intestinum
• K3 = Menadion, senyawa induk
seri vitamin K, tidak diteemukan
dalam bentuk alami
STRUKTUR VITAMIN K
K1
K2
K3
SIFAT VITAMIN K
*
• Vitamin K dari alam larut dalam Lemak
*
• Vitamin K analogue sintetis larut dalam air
*
• Stabil terhadap pemanasan dan reducing agents
*
• Labil terhadap Oxidizing agents, asam kuat, alkali,
cahaya
*
• Vitamin K1 dan K2 berwarna kuning, Vitamin K
sintetis tak berwarna
METABOLISME VITAMIN K
• Empedu diperlukan untuk
absorpsi Vitamin K yang
larut dalam Lemak.
• Sangat sedikit yang disimpan
dalam hati
• Vitamin K dapat dibuat oleh
Mikroorganisme dalam usus.
MANFAAT VITAMIN K
*
• Memelihara kadar normal faktor-faktor pembeku
darah yang disintesis di hati
*
• Mengontrol kadar gula darah
*
• Membantu proses pembekuan darah
*
• Mencegah osteoporosis
*
• Mengurangi siklus menstruasi berlebih
*
• Mencegah rasa mual dan muntah pada wanita hamil
SUMBER VITAMIN K
• Bayam
• Kacang hijau
• Asparagus
• Brokoli
• Sawi
• Kacang hijau
• Wortel
• Kembang kol
• Bawang prei
• Tomat
4 - 6 tahun = 20 mcg
7 - 14 tahun = 30 mcg
15-18 tahun = P (65 mcg), W (55 mcg)
19-24 tahun = P (70 mcg), W (60 mcg)
25-50 tahun = P (80 mcg), W (65 mcg)
50 + tahun = P (80 mcg), W (65 mcg)
DOSIS VITAMIN K
DAMPAK VITAMIN K
Kelebihan
• Hemolisis sel darah
merah
• Sakit kuning
• Kerusakan pada otak
Kekurangan
• Darah sukar membeku
• Terhambatnya
pertumbuhan tulang
janin
• Gusi berdarah
• Perdarahan

Vitamin

  • 1.
  • 2.
    SEJARAH PENEMUAN VITAMIN * •Funk, seorang sarjana biokimia bangsa Polandia (1912) untuk pertama kali memperkenalkan istilah vitamin (amine yang vital) * • Bahasa Latin, vital yang berarti hidup, untuk menandakan kelompok dari senyawa- senyawa organik tersebut.
  • 3.
    DEFINISI VITAMIN •Merupakan komponenorganik yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit (mikronutrien). •Berperan penting dalam fungsi-fungsi tubuh seperti pertumbuhan, pertahanan tubuh, dan metabolisme. * •Kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim * •Tidak dapat disintesis oleh tubuh, sehingga harus didapatkan dari suplemen dan asupan yang cukup dalam diet sehari-hari. * •Kekurangan vitamin : hipovitaminosis •Kelebihan vitamin : hipervitaminosis
  • 4.
    KLASIFIKASI VITAMIN Berdasarkan Kelarutannya: Vitamin yang larut dalam lemak A, D, E, K Vitamin yang larut dalam air C, B1 – B12
  • 5.
    SIFAT VITAMIN • Tidakterdapat di semua jaringan • Terdiri dari unsur-unsur karbon, hidrogen dan oksigen • Memiliki bentuk prekursor atau provitamin • Menyusun struktur jaringan tubuh • Diserap bersama lemak • Disimpan bersama lemak dalam tubuh • Diekskresi melalui feses • Kurang stabil jika dibandingkan vitamin B, dapat dipengaruhi oleh cahaya, oksidasi Vitamin larut dalam lemak :
  • 6.
    SIFAT VITAMIN • Tidakhanya tersusun atas unsur-unsur karbon, hidrogen dan oksigen • Tidak memiliki provitamin • Terdapat di semua jaringan • Sebagai prekusor enzim-enzim • Diserap dengan proses difusi biasa • Tidak disimpan secara khusus dalam tubuh • Diekskresi melalui urin • Relatif lebih stabil, namun pada temperatur berlebihan menimbulkan kelabilan. Vitamin larut dalam air :
  • 7.
    FUNGSI VITAMIN * • Membantuproses metabolisme tubuh * • Menjaga kebugaran tubuh * • Menghambat proses penuaan * • Mempercepat proses penyembuhan penyakit
  • 8.
    METABOLISME VITAMIN Vitamin yanglarut dalam lemak : • Jika berlebihan tidak dikeluarkan oleh tubuh, melainkan akan disimpan. • Vitamin larut lemak akan diserap secara difusi pasif → di dalam dinding usus digabungkan dengan kilomikron (lipoprotein) → diserap sistem limfatik → bergabung dengan saluran darah untuk ditransportasikan ke hati.
  • 9.
    METABOLISME VITAMIN Vitamin yanglarut dalam air : • Vitamin yang larut dalam air, yaitu vitamin B kompleks dan C, tidak disimpan, melainkan akan dikeluarkan oleh sistem pembuangan tubuh. • Vitamin larut air langsung diserap melalui saluran darah dan ditransportasikan ke hati.
  • 10.
  • 11.
    SEJARAH VITAMIN A * •Pertama kalinya dikenal sebagai faktor nutrisi esensial oleh Elmer MeCollum (1915) * • Dapat diisolasi dari minyak hati ikan
  • 12.
    BENTUK VITAMIN A VitaminA : Vitamin A pra-bentuk Retinol, Retinal, Asam Retinoat, Ester Retinil Provitamin A  ,  , - karoten
  • 13.
  • 14.
    SIFAT VITAMIN A * •Larut dalam lemak, tidak larut dalam air * • Tahan terhadap panas, cahaya dan alkali * • Tidak tahan terhadap asam dan oksidasi
  • 15.
    METABOLISME VITAMIN A IntakeAbsorpsi Konversi Provitamin A  Vitamin A Storage Mobilisasi/ Transportasi Ekskresi
  • 16.
    MANFAAT VITAMIN A * •Menciptakan tubuh tahan terhadap infeksi * • Memelihara jaringan epitel agar dapat berfungsi dengan baik * • Membantu sistem imun / kekebalan tubuh * • Antioksidan yang dapat melindungi sel dari radikal bebas * • Mendorong produktivitas hormon steroid * • Membentuk tulang dan gigi
  • 17.
    SUMBER VITAMIN A •Wortel • Ubi • Labu Kuning • Bayam • Tomat • Pepaya • Peach (Persik) • Cabe Merah • Pisang • Susu • Keju • Mentega • Telur
  • 18.
    DOSIS VITAMIN A Wanita dewasa: 4000 IU Ibu hamil : 5000 IU Ibu menyusui : 6000 IU
  • 19.
    DAMPAK VITAMIN A Kelebihan •Hilangnya napsu makan • Mual • Berat badan menurun • Pusing • Luka di sudut mulut • Bibir pecah-pecah • Rambut rontok • Nyeri tulang Kekurangan • Rabun Senja • Katarak • Infeksi Saluran Pernapasan • Menurunnya daya tahan tubuh • Kondisi kulit yang kurang sehat • Terhentinya pertumbuhan sel • pembentukan gigi • Perubahan bentuk tulang
  • 20.
  • 21.
    SEJARAH VITAMIN B1 Tiaminpertama kali diisolasi tahun 1926, dan struktur kimianya ditentukan pada awal tahun 1930- an oleh Robert R. Williams di Amerika Serikat
  • 22.
    BENTUK VITAMIN B1 –Bentuk aktif dari B1 : tiamin fosfat • Dimana reaksi konversi tiamin menjadi tiamin difosfat tergantung oleh enzim tiamin difosfotransferase dan ATP yang terdapat di dalam otak dan hati • Berfungsi sebagai koenzim dalam sejumlah reaksi enzimatik dengan mengalihkan unit aldehid yang telah diaktifkan pada reaksi dekarboksilasi oksidatif asam α-keto dan reaksi transketolase.
  • 23.
    STRUKTUR VITAMIN B1 Tersusundari pirimidin tersubsitusi yang dihubungkan oleh jembatan metilen dengan tiazol tersubsitusi. Rumus molekul : C12H17N4OS
  • 24.
  • 25.
    SIFAT VITAMIN B1 *• Kristal putih kekuningan larut dalam air * • Tidak stabil dalam keadaan bebas * • Keadaan kering cukup stabil * • Keadaan asam: tahan panas * • Keadaan basa: tidak tahan panas & oksidasi * • Kehilangan pada pemanasan tergantung pada: lama pemasakan, pH, suhu, jumlah air yang digunakan * • Tahan suhu beku
  • 26.
    METABOLISME VITAMIN B1 •Tiamin diabsorpsi dalam usus secara aktif, dalam jumlah terbatas disimpan di hati, ginjal, jantung, otak dan otot. • Bila terlalu banyak kelebihannya dibuang melalui air kemih.
  • 27.
    MANFAAT VITAMIN B1 * •Mencegah penyakit beri-beri * • Mengkonversi karbohidrat menjadi energi * • Mengoptimalkan fungsi otak * • Mengurangi resiko gigitan nyamuk * • Menjaga kesehatan otot
  • 28.
    SUMBER VITAMIN B1 •Daging • Ikan • Telur • Kacang hijau • Kacang polong • Nanas • Jeruk • Anggur • Semangka • Asparagus • Bayam • Terong • Paprika • Brokoli • Wortel • Gandum • Sereal
  • 29.
    DOSIS VITAMIN B1 0– 6 bln = 0,3 mg 6 – 12 bln = 0,5 mg 1-18 thn = 1 – 1,5 mg 18+ thn = 1,5 mg Hamil/ menyusui = 0,5 mg
  • 30.
    DAMPAK VITAMIN B1 Kelebihan •Ruam kulit • Hipertensi • Palpitasi jantung (jantung berdebar) • Agitasi (kegelisahan) Kekurangan • Beri – beri • Sindrom Wernicke – Korsakoff • Sembelit • Kegagalan Jantung • Kurang nafsu makan • Hilangnya kontrol saraf • Menyebabkan kematian
  • 31.
  • 32.
    SEJARAH VITAMIN B2 VitaminB2 (riboflavin) pertama kali diisolasi dari susu, disintesis oleh semua tumbuhan dan banyak mikroorganisme.
  • 33.
    BENTUK VITAMIN B2 •Bentuk aktif dari B2 : – Flavin Mononukleatida (FMN) dan Flavin Adenin Dinukleotida (FAD) – FMN dibentuk oleh reaksi fosforilasi riboflavin yang tergantung pada ATP, sedangkan FAD disintesis oleh reaksi selanjutnya dengan ATP dimana bagian AMP dalam ATP dialihkan kepada FMN. – FMN dan FAD berfungsi sebagai gugus prostetik enzim oksidoreduktase, dimana gugus prostetiknya terikat erat tetapi nonkovalen dengan apoproteinnya (flavoprotein)
  • 34.
    STRUKTUR VITAMIN B2 Terdiridari cincin trisiklik bernama isoalloxazine yang berikatan dengan derivat alkohol yaitu ribitol Rumus molekul : C17H20N4O6
  • 35.
  • 36.
    SIFAT VITAMIN B2 * •Kristal padat berwarna merah-oranye * • Cair : hijau kekuningan dan bersifat fluoresen * • Sedikit larut terhadap air * •Agak stabil terhadap panas * •Lebih stabil daripada tiamin * •Peka terhadap sinar matahari
  • 37.
    METABOLISME VITAMIN B2 •Diabsorpsi dalam usus, selama absorpsi terjadi phosphorilasi yang akan terganggu bila ada gangguan Gastrointestinal • Disimpan dalam hati, ginjal, liem dan otot dalam jumlah terbatas
  • 38.
    MANFAAT VITAMIN B2 * •Membantu metabolisme lemak, karbohidrat, dan protein di dalam tubuh * • Mengatur aktivitas kelenjar tiroid * • Memperkuat antibodi dalam tubuh * • Mencegah jerawat * • Memastikan pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi dan jaringan tubuh * • Menjamin kesehatan kulit, kuku dan pertumbuhan rambut
  • 39.
    SUMBER VITAMIN B2 •Olahan susu • Ragi • Hati • Tiram • Jamur • Brokoli • Alpukat • Salmon • Mackerel • Belut
  • 40.
    DOSIS VITAMIN B2 0– 6 bln = 0,4 mg 6 – 12 bln = 0,6 mg 1-18 thn = 1 – 1,5 mg 18+ thn = 1,7 mg Hamil/ menyusui = 0,5 mg
  • 41.
    DAMPAK VITAMIN B2 Kelebihan •Tekanan darah menjadi rendah • Mengalami kelelahan • Anemia atau kurang darah • Mengalami mual dan muntah Kekurangan • Menghambat kerja metabolisme karbohidrat, lemak, protein • Menyebabkan gangguan fungsi adrenal
  • 42.
  • 43.
    STRUKTUR VITAMIN B3 VitaminB3 (Niasin) adalah derivat piridin dengan gugus karboksil (COOH) adapun nikotinamida merupakan niasin yang gugus karboksilnya tergantikan oleh gugus amida (NH2).
  • 44.
  • 45.
    BENTUK VITAMIN B3 •Vitamin B3 mempunyai bentuk aktif yaitu : • Nicotinamide adenine dinucleotide (NAD) • Nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADP)
  • 46.
    SIFAT VITAMIN B3 * •Nicotinic acid dan Niacinamide merupakan kristal putih * •Larut dalam air * • Stabil terhadap panas, cahaya, udara dan alkali * • Tidak rusak oleh pengolahan dan pemasakan normal
  • 47.
    METABOLISME VITAMIN B3 •Niacin diabsorpsi dengan mudah dalam usus. • Dalam tubuh kemudian diubah menjadi Ko-enzim. • Penyimpanan dalam tubuh sangat terbatas. • Sebagian besar diekskresikan sebagai bentuk Methyi dalam urine.
  • 48.
    MANFAAT VITAMIN B3 * •Membantu pencernaan dan meningkatkan sekresi cairan lambung * • Menurunkan kolesterol * • Membantu mengobati penyakit Pellagra * • Menstabilkan gula darah * • Mendukung pemrosesan genetik di dalam sel * • Membantu tubuh memproses lemak
  • 49.
    SUMBER VITAMIN B3 •Jamur • Ikan tuna • Ikan Salmon • Dada ayam • Asparagus • Kentang manis • Daging sapi • Hati domba • Telur • Mangga • Kacang-kacangan • Susu
  • 50.
    DOSIS VITAMIN B3 0– 6 bln = 6 mg 6 – 12 bln = 8 mg 1-18 thn = 10–15 mg 18+ thn = 15-20 mg Hamil/ menyusui = 4 mg
  • 51.
    DAMPAK VITAMIN B3 Kelebihan •Tingginya kadar gula darah • Sakit kepala • Tingginya kadar asam urat • Iritasi kulit • Hati disfungsi • Perut gangguan • Jantung bermasalah Kekurangan • Terganggunya sistem pencernaan • Otot mudah keram dan kejang • Insomnia • Badan lemas, mudah muntah serta mual-mual
  • 52.
  • 53.
    SEJARAH VITAMIN B5 VitaminB5 pertama kalinya diisolasi tahun 1938 dari Khamir dan ekstrak hati oleh Roger J. Williams
  • 54.
    STRUKTUR VITAMIN B5 RumusMolekul : C9H17NO5
  • 55.
    BENTUK VITAMIN B5 VitaminB5 mempunyai bentuk : Panthetine dan Calcium panthotenate
  • 56.
    SIFAT VITAMIN B5 * •Kristal putih, rasa pahit dan larut air * • Merupakan minyak yang lengket, warna kuning muda * • Larut dalam air dan alkohol • Tidak stabil terhadap asam, basa, dan panas • Lebih stabil dalam keadaan larut daripada kering • Stabil dalam larutan netral
  • 57.
    METABOLISME VITAMIN B5 •Asam pantotenat diabsorpsi dalam usus. • Mengalami fosforilasi oleh ATP hingga terbentuk 4’-fosfopantoneat • Penambahan sistein dan pengeluaran gugus karboksilnya mengakibatkan penambahan netto tiotanolamina sehingga menghasilkan 4’fosfopantein. • Dalam jaringan akan diubah menjadi KoA
  • 58.
    MANFAAT VITAMIN B5 * •Membantu perkembangan dan memperkuat antibodi dalam tubuh * • Mencegah degenerasi sistem saraf * • Menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak * • Menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak * • Mencegah radang sendi
  • 59.
    SUMBER VITAMIN B5 •Ikan unggas • Kuning telur • Hati • Serealia alami • Yogurt • Keju • Kacang-kacangan • Kembang kol • Pisang • Jeruk • Alpukat
  • 60.
    DOSIS VITAMIN B5 0– 6 bln = 2,5 mg 6 – 12 bln = 3 mg 1-18 thn = 4-7 mg 18+ thn = 10 mg Hamil/ menyusui = 3 mg
  • 61.
    DAMPAK VITAMIN B5 Kelebihan •Kelelahan • Depresi • Busung • Nyeri sendi • Gastroenteritis • Kehilangan cairan tubuh • Metabolisme yang tidak benar Kekurangan • Lesu kronis/fatigue • Jerawat • Hambatan pertumbuhan • Rambut cepat memutih • Hipoglikemia • Muntah-muntah, kejang perut • Insomnia • Kesemutan pada telapak tangan dan kaki • Kejang otot • Gangguan sal.pernafasan
  • 62.
  • 63.
    STRUKTUR VITAMIN B6 RumusMolekul : C8H11NO3.HCl
  • 64.
    BENTUK VITAMIN B6 •Vitamin B6 mempunyai bentuk yaitu : – Pyridoxine, Pyridoxal, Pyridoxamine, Pyridoxine phosphate, Pyridoxal phosphate, Pyridoxamine phosphate • Bentuk aktif vitamin B6 : Pyridoxal phosphate – Dimana semua bentuk vitamin B6 diabsorbsi dari intestinum, tetapi dihidrolisis tertentu senyawa-senyawa ester fosfat terjadi selama proses pencernaan. – Merupakan bentuk utama yang diangkut dalam plasma
  • 65.
    SIFAT VITAMIN B6 * •Kristal tak berwarna dan larut dalam air * • Tahan terhadap panas biasa, tetapi dengan pemanasan yang terlalu lama bisa rusak * • Vitamin B6 juga dirusak oleh suasana alkali dan sinar UV * • Piridoksal kurang stabil dibandingkan piridoksin * • Tidak tahan pada suhu beku
  • 66.
    METABOLISME VITAMIN B6 •Vitamin B6 diabsopsi dengan baik di dalam usus • Dalam jaringan diubah menjadi Ko-enzim • Diekskresikan dalam urine sebagai 4-Pyridoxic acid yaitu metabolit yang tak aktif
  • 67.
    MANFAAT VITAMIN B6 * •Pembentukan sel darah merah * • Mengoptimalkan fungsi otak * • Sintesis protein * • Pemecahan protein * • Sistem kekebalan tubuh * • Menjaga kadar gula darah
  • 68.
    SUMBER VITAMIN B6 •Daging • Ikan • Bayam • Kentang • Sawi • Lobak • Kembang kol • Brokoli • Paprika • Asparagus • Pisang • Alpukat • Tomat • Melon • Semangka • Madu
  • 69.
    DOSIS VITAMIN B6 0– 6 bln = 0,3 mg 6 – 12 bln = 0,6 mg 1-18 thn = 1-2 mg 18+ thn = 2,5 mg Hamil/ menyusui = 0,6 mg
  • 70.
    DAMPAK VITAMIN B6 Kelebihan •Menyebabkan kerusakan saraf • Mengganggu pertumbuhan janin • Kaki mati rasa dan kesulitan berjalan Kekurangan • Kulit bersisik • Anemia • Gangguan ginjal • Gatal-gatal • Terganggunya pertumbuhan gigi
  • 71.
  • 72.
    SEJARAH VITAMIN B7 Biotinuntuk pertama kalinya diisolasi pada tahun 1935 oleh Dritz Kogl dan Benno Jonnis, dari konsentrat hepar sebagai faktor pertumbuhan dari ragi
  • 73.
    STRUKTUR VITAMIN B7 Asammonokarboksilat yang terdiri dari cincin imidasol dan cincin tetrahidrotiofen dengan rantai samping asam valerat
  • 74.
    STRUKTUR VITAMIN B7 RumusMolekul : C16H28N4O4S
  • 75.
    SIFAT VITAMIN B7 * •Kristalputih * •Dalam keadaan kering, stabil terhadap panas, udara dasn cahaya. * •Kelarutan dalam air terbatas, lebih larut dalam alkohol. * •Dalam bentuk larutan, tidak tahan terhadap oksigen, asam kuat, basa, serta UV
  • 76.
    METABOLISME VITAMIN B7 •Biotin diabsorpsi dalam usus halus • Biotin dapat dibuat oleh mikroorganisme dalam usus manusia
  • 77.
    MANFAAT VITAMIN B7 * •Berperan dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak * • Membantu pembentukan hormon * • Membantu mencegah ubah dan rambut rontok * • Mencegah dermatitis
  • 78.
    SUMBER VITAMIN B7 •Roti gandum • Wortel • Telur ayam • Susu sapi • Susu kambing • Keju • Ikan salmon • Hati • Kedelai • Kacang almond • Strawberry • Pisang • Sayuran berdaun hijau
  • 79.
    DOSIS VITAMIN B7 0-6bulan = 35 mcg 6-12 bulan = 50 mcg 1-18 tahun = 100-200 mcg 18+ tahun = 300 mcg Hamil/ menyusui = 50 mcg
  • 80.
    KEKURANGAN VITAMIN B7 •Antibodi menurun • Kerontokan rambut • Anemia • Depresi
  • 81.
  • 82.
    SEJARAH VITAMIN B9 Asamfolat pertama kali diisolasi dari daun bayam dan namanya berasal dari bahasa latin, Bolium = daun
  • 83.
    STRUKTUR VITAMIN B9 Strukturkimia dari asam folat mengandung suatu derivat pteridin, asam p-amino benzoat, dan asam glutamat
  • 84.
    STRUKTUR VITAMIN B9 RumusMolekul : C19H19N7O6
  • 85.
    BENTUK VITAMIN B9 •Bentuk aktif asam folat adalah: – Asam tetrahidrofolat (THF atau FH4) – Merupakan pembawa unit-unit satu karbon yang aktif dalam berbagai reaksi oksidasi yaitu metil, metilen, metenil, formil, dan formimino.
  • 86.
    SIFAT VITAMIN B9 * •Serbuk kristal berwarna kuning jingga * • Larut dalam air hangat, tak larut dalam alkohol * • Stabil dalam larutan Asam * • Bila dipanaskan dalam susunan netral dan Alkali bisa rusak
  • 87.
    METABOLISME VITAMIN B9 •Asam folat di dalam hati akan diubah menjadi Folic Acid (N5 Formil Tetra Hydro Folic Acid = Citrovorum Factor Leucovorum Factor) yang merupakan bentuk aktif daripada Folic Acid • Perubahan ini dipercepat dengan adanya Vitamin C.
  • 88.
    MANFAAT VITAMIN B9 * •Mensintesis DNA, RNA dan sekaligus dapat memperbaikinya * • Membantu pertumbuhan serta perkembangan sel * • Membantu produksi sel darah merah * • Menghindrakan dari kecacatan pada bayi * • Meningkatkan kesehatan otak
  • 89.
    SUMBER VITAMIN B9 •Biji bunga matahari • Kacang-kacangan • Daging • Kuning telur • Bayam • Asparagus • Brokoli • Kembang kol • Seledri • Wortel • Labu • Alpukat • Pepaya • Jeruk • Stroberi • Rapsberi
  • 90.
    DOSIS VITAMIN B9 0-6bulan = 30 mcg 6-12 bulan = 50 mcg 1-18 tahun = 100-400 mcg 18+ tahun = 400 mcg Hamil/ menyusui = 1 mg
  • 91.
    DAMPAK VITAMIN B9 Kelebihan •Insomnia • Kejang • Ruam • Mati rasa • Kesemutan Kekurangan • Melahirkan prematur • Anemia • Keguguran • Cacat otak dan sumsum tulang • Bayi dengan bibir sumbing • Emosi tinggi • Tidak bisa berjalan tegak • Gangguan jantung
  • 92.
  • 93.
    SEJARAH VITAMIN B12 VitaminB12 diketahui digunakan pertama kali tahun 1926 untuk mengobati sejenis penyakit anemia yang merusak saraf-saraf otak (Anemia pernisiosa)
  • 94.
    BENTUK VITAMIN B12 Bentukaktif dari Vitamin B12: • Metilkobalamin • Merupakan koenzim dalam konversi Homosistein menjadi metionin dan juga konversi Metiltetrahidrofolat menjadi tetrafidrofolat. • Deoksiadenosilkobalamin • Untuk konversi metilmalonil Ko A menjadi suksinil Ko A
  • 95.
    STRUKTUR VITAMIN B12 Cincinmirip porfirin seperti hem, mengandung kobalt, terkait pada ribosa dan asam fosfat
  • 96.
  • 97.
    SIFAT VITAMIN B12 * •Kristal padat berwarna merah hitam * • Merupakan bentuk yang paling stabil * • Larut dalam air * • Tahan panas * • Mudah rusak karena sinar matahari, oksidasi dan proses reduksi
  • 98.
    METABOLISME VITAMIN B12 * •Memerlukan faktor instrinsik yang terdapat dalam getah lambung untuk proses absorpsi * • Absropsi terjadi di ileum * • Dalam darah terikat dengan protein serum * • Diekskresi melalui urine * • Disimpan dalam hati
  • 99.
    MANFAAT VITAMIN B12 •Koenzim penting dalam metabolisme asam amino • Merangsang pembentukan sel darah • Metabolisme sel dalam pertumbuhan
  • 100.
    SUMBER VITAMIN B12 •Hati • Ikan • Susu • Telur • Udang • Kerang • Keju • Daging
  • 101.
    DOSIS VITAMIN B12 0-6bulan = 0,5 mcg 6-12 bulan = 1,5 mcg 1-18 tahun = 2-4 mcg 18+ tahun = 4-6 mcg Hamil/ menyusui = 1 mcg
  • 102.
    KEKURANGAN VITAMIN B12 •Anemia pernisiosa • Atrofik Gastritis • Asma • Kelelahan • Serangan jantung • Diare • Kulit yang memucat
  • 103.
  • 104.
    SEJARAH VITAMIN C VitaminC ini pertama kali ditemukan pada tahun 1928 oleh Albert Szent Gyorgyi
  • 105.
    BENTUK VITAMIN C Bentukaktif dari Vitamin C adalah asam askorbat : • L-asamaskorbat (bentuk tereduksi) • L-asam dehidro askorbat (bentuk teroksidasi)
  • 106.
    STRUKTUR VITAMIN C RumusMolekul : C6H8O6
  • 107.
    SIFAT VITAMIN C * •Kristal putih * • Stabil jika kering dalam udara dan cahaya atau dalam larutan asam * • Mudah larut dalam air * • Mudah dioksidasi terutama dalam suasana basa dan terkena cahaya, panas dan metal
  • 108.
    MANFAAT VITAMIN C •Sebagai antioksidan • Mencegah stroke • Melawan kanker • Meningkatkan mood • Mengobati infeksi vagina
  • 109.
    SUMBER VITAMIN C •Jeruk • Pepaya • Strawberry • Kiwi • Cabai • Jambu biji • Blewah
  • 110.
    DOSIS VITAMIN C Laki-laki Dewasa 14-18tahun Perempuan Dewasa 14-18 tahun • 90 mg/hari • 65 mg/hari • 75 mg/hari • 65 mg/hari
  • 111.
    DAMPAK VITAMIN C Kelebihan •Perubahan siklus menstruasi • Diare • Batu Ginjal • Gejala Alergi • Penyakit jantung pada wanita • Darah encer • Diabetes Kekurangan • Depresi • Perdarahan gusi / gingivitis • Kulit memar • Nyeri sendi • Anemia
  • 112.
  • 113.
  • 114.
    BENTUK VITAMIN D •Vitamin D2 = ergokalsiferol • Vitamin D3 = kolekalsiferol, berasal dari turunan senyawa 7-dehidrokolesterol
  • 115.
    SIFAT VITAMIN D •Kristal tak berwarna, larut dalam lemak • Stabil terhadap panas, asam, alkali, dan oksidasi
  • 116.
    METABOLISME VITAMIN D * •Dari makanan diabsorpsi dalam usus bersama dengan lemak * • Provitamin D2 disintesis dalam kulit → Cholecalciferol dengan bantuan UV, lalu diabsorpsi ke dalam darah * • Setelah itu diangkut oleh Carrier Protein menuju hati → ke ginjal * • Disekresi oleh ginjal ke pembuluh darah menuju target organ
  • 117.
    MANFAAT VITAMIN D * •Membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang * • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh * • Menghancurkan virus dan bakteri dalam tubuh * • Meremajakan kulit * • Mencegah gangguan infeksi pernafasan
  • 118.
    SUMBER VITAMIN D •Sayuran hijau • Jeruk • Strawberry • Brokoli • Minyak ikan cod • Salmon • Makarel • Telur • Sarden • Tomat
  • 119.
    Menurut WHO kebutuhantubuh akan vitamin D hanya 400 IU per hari, dan riset terbaru menyarankan 1700 IU untuk memelihara kesehatan DOSIS VITAMIN D
  • 120.
    KEKURANGAN VITAMIN D •Nyeri saat berjalan pada remaja • Kejang otot (tetani) • Osteoporosis • Rheumatoid arthritis • Multiple sclerosis • Parkinson • Diabetes • Kanker • Alzheimer • Osteopenia • Hipertensi • Penyakit jantung
  • 121.
    KELEBIHAN VITAMIN D •Kalsiferasi berlebihan pada tulang, pembuluh darah mengeras, batu ginjal, dan lain-lain. • Hilangnya nafsu makan • Mual dan muntah, yang diikuti rasa haus yang luar biasa • Meningkatnya frekuensi berkemih • Lemah, gelisah dan tekanan darah tinggi.
  • 122.
  • 123.
    SEJARAH VITAMIN E •Vitamin E ditemukan oleh Dr. H.M Evans dari California pada tahun 1922 • Vitamin E diisolasi pertama kalinya tahun 1936 dari minyak gandum
  • 124.
    BENTUK VITAMIN E •- ,-, -, -tokoferol • - ,-, -, -tocotrienol
  • 125.
  • 126.
    SIFAT VITAMIN E * •Mempunyai viskositas yang tinggi * • Larut dalam lemak dan zat pelarut lemak * • Stabil terhadap pemanasan bila tak ada Oksigen * • Tak stabil terhadap sinar UV, alkali
  • 127.
    METABOLISME VITAMIN E * •Absorpsinya dipengaruhi oleh pencernaan Lemak * • Penimbunannya dalam jaringan Lemak, bukan di hati * • Bila diet mengandung banyak unsaturated fatty acid, maka keperluan Vitamin E meningkat.
  • 128.
    MANFAAT VITAMIN E •Mengurangi terjadinya pembekuan darah • Meningkatkan jumlah sel darah merah • Memperbaiki kinerja insulin yang terhambat • Mampu menghalau degenerasi saraf mata • Meningkatkan daya tahan tubuh • Menambah kesuburan • Antioksidan • Menjaga kesehatan kulit
  • 129.
    SUMBER VITAMIN E •Selada • Kacang-kacangan • Asparagus • Pisang • Strawberry • Biji bunga matahari • Buncis • Ubi Jalar • Ayam • Kuning telur • Ragi • Kecambah • Havermut • Susu • Gandum • Minyak kedelai
  • 130.
    • Kebutuhan minimumvitamin E pada usia 14 tahun ke atas adalah 15 mg atau 22.5 IU, baik untuk pria maupun wanita. • Namun untuk kebutuhan standard manusia dewasa yang aktif, dianjurkan untuk mengkonsumsi sekitar 100-200 IU sehari DOSIS VITAMIN E
  • 131.
    Kelebihan • Gangguan kinerjasistem imun terhadap infeksi • Menimbulkan gejala pusing, sakit kepala, lemah dan terjadi gangguan penglihatan Kekurangan • Perubahan degeneratif dalam sistem saraf dan otot • Kelemahan dan kesulitan berjalan • Nyeri pada otot betis • Gangguan penglihatan • Anemia • Retensi cairan • Kelainan kulit DAMPAK VITAMIN E
  • 132.
  • 133.
    SEJARAH VITAMIN K •Vitamin K diberi nama dari bahasa Denmarik, koagulasi oleh penemuannya, Henrik Dam (Hadial Nobel, 1943) • Sesuai dengan makna kata tersebut, vitamin K diperlukan untuk pembekuan darah
  • 134.
    BENTUK VITAMIN K •K1 = Filokuinon, merupakan bentuk utama vitamin K yang ada dalam tanaman • K2 = Menakuinon, salah satu dari rangkaian bentuk tak jenuh polirenoid dari vitamin K yang ditemukan dalam jaringan binatang dan disintesis oleh bakteri dalam intestinum • K3 = Menadion, senyawa induk seri vitamin K, tidak diteemukan dalam bentuk alami
  • 135.
  • 136.
    SIFAT VITAMIN K * •Vitamin K dari alam larut dalam Lemak * • Vitamin K analogue sintetis larut dalam air * • Stabil terhadap pemanasan dan reducing agents * • Labil terhadap Oxidizing agents, asam kuat, alkali, cahaya * • Vitamin K1 dan K2 berwarna kuning, Vitamin K sintetis tak berwarna
  • 137.
    METABOLISME VITAMIN K •Empedu diperlukan untuk absorpsi Vitamin K yang larut dalam Lemak. • Sangat sedikit yang disimpan dalam hati • Vitamin K dapat dibuat oleh Mikroorganisme dalam usus.
  • 138.
    MANFAAT VITAMIN K * •Memelihara kadar normal faktor-faktor pembeku darah yang disintesis di hati * • Mengontrol kadar gula darah * • Membantu proses pembekuan darah * • Mencegah osteoporosis * • Mengurangi siklus menstruasi berlebih * • Mencegah rasa mual dan muntah pada wanita hamil
  • 139.
    SUMBER VITAMIN K •Bayam • Kacang hijau • Asparagus • Brokoli • Sawi • Kacang hijau • Wortel • Kembang kol • Bawang prei • Tomat
  • 140.
    4 - 6tahun = 20 mcg 7 - 14 tahun = 30 mcg 15-18 tahun = P (65 mcg), W (55 mcg) 19-24 tahun = P (70 mcg), W (60 mcg) 25-50 tahun = P (80 mcg), W (65 mcg) 50 + tahun = P (80 mcg), W (65 mcg) DOSIS VITAMIN K
  • 141.
    DAMPAK VITAMIN K Kelebihan •Hemolisis sel darah merah • Sakit kuning • Kerusakan pada otak Kekurangan • Darah sukar membeku • Terhambatnya pertumbuhan tulang janin • Gusi berdarah • Perdarahan