TUGAS SOFT SKILL KE 5
PERILAKU KONSUMEN
“MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU”

Nama : Mira Erpiana
NPM : 14211496
Kelas : 3EA27
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi ALLAH SWT yang senantiasa memberikan segala nikmat dan karunianya
kepada saya, yang dengan nikmat dan karunia itu saya senantiasa diberi kekuatan untuk
menyelesaikan tugas dan kewajiban saya. Salah satunya adalah saya bisa menyelesaikan
tugas membuat makalah dalam mata kuliah PERILAKU KONSUMEN dan selesai pada
waktunya. Salam sejahtera senantiasa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi besar
Muhammad SAW. Semoga kita kelak diberi syafaatnya dihari kiamat nanti. Tidak lupa saya
ucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan
tugas makalah ini. Khususnya saya ucapkan kepada guru saya Bpk Tommy selaku dosen
mata kuliah perilaku konsumen, yang telah memberikan tugas makalah ini sehingga memberi
pelajaran kepada saya akan ha-hal dalam penyusunan sebuah makalah. Juga saya ucapkan
kepada Orang tua dan teman-teman saya yang senantiasa mendukung dan memotivasi saya,
serta memberi masukan-masukan yang sangat berguna dalam penyelesaian tugas makalah ini.
Makalah ini menerangkan tentang mempengaruhi sikap dan perilaku.
Oleh karena itu saya berharap dari pembaca sekalian mampu mengambil pelajaran dari
tulisan saya ini, dan mau melakukan akan hal-hal positif yang mampu kita lakukan yang
disampaikan dalam tulisan saya ini. Adapun bila didalam tulisan saya ini ada kekurangan
dalam penulisan ataupun ada kata-kata yang tidak patut disampaikan, mohon diberi maaf
karena manusia tidak luput dari kesalahan karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
Melihat ini suatu suatu pembelajaran dari saya, dan harap pembaca memakluminya. Dan saya
sangat mengharapkan saran dan pendapat dari pembaca sekalian yang mungkin akan saya
perbaiki pada tugs-tugas saya kemudian.
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam dunia marketing konsumen adalah hal yang perlu diperhatikan, jika suatu
perusahaan atau pedagang tidak memiliki konsumen, maka akan sia-sia barang yang
diperdagangkan. Oleh karena itu agar dapat memahami konsumen maka harus
mengerti itu konsumen dan siapa konsumen itu. Pengertian Konsumen menurut Philip
Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua individu dan
rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi
pribadi
Sikap merupakan kecenderungan yang dipelajari, ini berarti bahwa sikap yang
berkaitan dengan perilaku membeli terbentuk sebagai hasil dari pengalaman langsung
mengenai produk, informasi secara lisan yang diperoleh dari orang lain atau terpapar
oleh iklan di media masa, internet dan berbagai bentuk pemasaran langsung. Sikap
mungkin dihasilkan dari perilaku tetapi sikap tidak sama dengan perilaku. Sikap dapat
mendorong konsumen kearah perilaku tertentu atau menarik konsumen dari perilaku
tertentu. Tingkat komitmen pada sebuah sikap berhubungan dengan keterlibatan
konsumen terhadap objek sikap. Konsumen lebih suka mempertimbangkan merek
yang menyebabkan sikap positif yang kuat.
Menurut Gordon Allpor dalam Hartono Sastro wijoyo(2005), Sikap adalah
Mempelajari kecenderungan memberikan tanggapan pada suatu obyek baik disenangi
maupun tidak disenangi secara konsisten.
Sikap merupakan suatu perasaan positif atau negatif atau keadaan mental yang selalu
disiapkan, dipelajari dan diatur melalui pengalaman yang memberikan pengaruh
khusus pada respon seseorang terhadap orang, obyek ataupun keadaan. Sikap lebih
merupakan determinan perilaku sebab, sikap berkaitan dengan persepsi, kepribadian
dan motivasi. Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh para ahli dapat
disimpulkan pengertian sikap sebagai organisasi keyakinan-keyakinan yang
mengandung aspek kognitif, konatif dan afektif yang merupakan kesiapan mental
psikologis untuk mereaksi dan bertindak secara positif atau negatif terhadap objek
tertentu. Sikap dapat berubah dan dapat dipengaruhi, dapat dibina dalam berbagai
bidang kehidupan.
B. Rumusan masalah
1. Apa pengertian perilaku konsumen ?
2. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku ?

C. Tujuan
1. Menjelaskan pengertian perilaku konsumen
2. Menjelaskan apa faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku
BAB II
LANDASAN TEORI
Sikap adalah cara menempatkan atau membawa diri, atau cara merasakan, jalan pikiran,
dan perilaku. Selain itu, sikap atau attitude adalah suatu konsep paling penting dalam
psikologi sosial. Pembahasan yang berkaitan dengan psikologi (sosial) hampir selalu
menyertakan unsur sikap baik sikap individu maupun sikap kelompok sebagai salah satu
bagian pembahasannya. Banyak kajian dilakukan untuk merumuskan pengertian sikap,
prose terbentuknya sikap, maupun proses perubahannya. Banyak pula penelitian telah
dilakukan terhadap sikap untuk mengetahui efek dan perannya baik sebagai variabel bebas
maupun sikap sebagai variabel tergantung Kepercayaan konsumen terhadap suatu produk
bahwa produk tersebut memiliki atribut adalah akibat dari pengetahuan konsumen.
Menurut Mowen dan Minor kepercayaan konsumen adalah pengetahuan konsmen
mengenai suatu objek, atributnya, manfaatnya. Pengetahuan tersebut berguna dalam
mengkomunikasikan suatu produk dan atributnya kepada konsumen. Sikap yang dianut
konsumen sekarang ini tentu saja merupakan hasil dari pengalaman mereka sebelumnya.
Konsumen yang hidup melewati era Depresi pada awal tahun 1930-an, misalnya, secara
khas memiliki sikap yang kurang mendukung terhadap pembelian berdasarkan kredit. Asal
mula dari banyak sikap dapat dirunut hingga pengalaman masa kanak-kanak, seperti
perjalanan belanja dengan ibu dan ayah. Jadi, keluarga memiliki pengaruh besar pada
perkembangan sikap selama tahuntahun awal kehidupan konsumen. Secara lebih umum,
faktor lingkungan yang dideskripsikan akan memiliki pangaruh yang kuat pada
pembentukan sikap dengan membentuk jenis, jumlah dan kualitas informasi dan
pengalaman yang tersedia bagi konsumen.
BAB III
PEMBAHASAN
Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap, minat,
dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap
keputusan pembelian.
Perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi,
dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan
menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell, 1994:3). Menurut kotlert dan Amstrong yang
di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku
pembelian akhir, baik individu maupun rumah tangga, yang membeli produk untuk konsumsi
personal. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan :
1. Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga
2. Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta
tindakan dalam memperoleh, memakai, mengkonsumsi dan menghabiskan produk
3. Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta
tindakan dalam memperoleh, memakai, mengkonsumsi dan menghabiskan produk
4. Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah
yang di belanjakan, kapan, dengan siapa, oleh siapa, dan bagaimana barang sudah
dibeli dan dikonsumsi
Segmentasi pasar, Menurut Kotler (1991) Segmentasi pasar dalam perilaku konsumen di
pengaruhi oleh empat faktor budaya, yaitu: budaya, sosial, pribadi, dan psikologis.
Selanjutnya dari keempat faktor tersebut dapat dirinci menjadi beberapa subfaktor. Untuk
faktor psikologis terdiri dari: motivasi, persepsi, belajar, kepercayaan dan sikap. Dalam
menganalisis peluang pasar, pemasar perlu melalukan analisis perilaku konsumen untuk
mengidentifikasi perilaku beli konsumen dan proses pembeliannya beserta faktor-faktor yang
mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian. Analisis perilaku konsumen ditujukan
untuk mempelajari bagaimana individu, kelompok, dan organisasi dalam memilih, membeli,
menggunakan barang, jasa dan ide untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.
Pemasar perlu mempelajari keinginan, persepsi, preferensi, dan perilaku beli konsumen.
Tiga faktor yang mempengaruhi pilihan konsumen :
1. Konsumen Individu Pilihan merek dipengaruhi oleh :
Kebutuhan konsumen, Persepsi atas karakteristik merek, dan Sikap kearah pilihan.
Sebagai tambahan, pilihan merek dipengaruhi oleh demografi konsumen, gaya hidup,
dan karakteristik personalia.
2. Pengaruh Lingkungan Lingkungan pembelian konsumen ditunjukkan oleh
Budaya (Norma kemasyarakatan, pengaruh kedaerahan atau kesukuan. Kelas sosial
(keluasan grup sosial ekonomi atas harta milik konsumen), Grup tata muka (teman,
anggota keluarga, dan grup referensi)
3. Faktor menentukan yang situasional ( situasi dimana produk dibeli seperti keluarga
yang menggunakan mobil dan kalangan usaha)
Jadi,dengan beberapa faKtor-faktor yang sangat mempengaruhi dari keputusan konsumen
untuk membeli notebook yaitu dengan merk yang memiliki kualitas yang baik dan juga
dengan harga yang terjangkau.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU
Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003 : 19)
terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :
a. Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai
dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang
membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi
mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku
keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas.
b. b. Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan,
pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu
merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi
perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam
proses keputusannya.
c. c. Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap
dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen
sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan
keputusan pembelian. Menurut Mowen dan Minor kepercayaan konsumen adalah
pengetahuan konsumen mengenai suatu objek, atributnya, manfaatnya. Pengetahuan
tersebut
BAB IV
KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas tersebut maka bisa ditarik kesimpulan bahwa perilaku konsumen yang
dilakukan individu maupun kelompok yang berhubungan dengan proses pengambilan
keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang dan jasa dipengaruhi oleh beberapa
faktor dan struktur itu sendiri.Adapun juga tingkat keterlibatan diferensiasi merek juga dapat
mempengaruhi seorang konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian suatu produk.
Variabel pemikiran konsumen adalah faktor kognitip yang mempengaruhi pengambilan
keputusan. Tiga tipe variable pemikiran berperan secara esensial dalam pengambilan
keputusan, antara lain persepsi karateristik merk, sikap lanjutan terhadap merk dan manfaat
keinginan konsumen. Ini merupakan juga hasil akhir proses konsumen keputusan konsumen

Tugas soft skill ke 5

  • 1.
    TUGAS SOFT SKILLKE 5 PERILAKU KONSUMEN “MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU” Nama : Mira Erpiana NPM : 14211496 Kelas : 3EA27
  • 2.
    KATA PENGANTAR Segala pujibagi ALLAH SWT yang senantiasa memberikan segala nikmat dan karunianya kepada saya, yang dengan nikmat dan karunia itu saya senantiasa diberi kekuatan untuk menyelesaikan tugas dan kewajiban saya. Salah satunya adalah saya bisa menyelesaikan tugas membuat makalah dalam mata kuliah PERILAKU KONSUMEN dan selesai pada waktunya. Salam sejahtera senantiasa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Semoga kita kelak diberi syafaatnya dihari kiamat nanti. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas makalah ini. Khususnya saya ucapkan kepada guru saya Bpk Tommy selaku dosen mata kuliah perilaku konsumen, yang telah memberikan tugas makalah ini sehingga memberi pelajaran kepada saya akan ha-hal dalam penyusunan sebuah makalah. Juga saya ucapkan kepada Orang tua dan teman-teman saya yang senantiasa mendukung dan memotivasi saya, serta memberi masukan-masukan yang sangat berguna dalam penyelesaian tugas makalah ini. Makalah ini menerangkan tentang mempengaruhi sikap dan perilaku. Oleh karena itu saya berharap dari pembaca sekalian mampu mengambil pelajaran dari tulisan saya ini, dan mau melakukan akan hal-hal positif yang mampu kita lakukan yang disampaikan dalam tulisan saya ini. Adapun bila didalam tulisan saya ini ada kekurangan dalam penulisan ataupun ada kata-kata yang tidak patut disampaikan, mohon diberi maaf karena manusia tidak luput dari kesalahan karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Melihat ini suatu suatu pembelajaran dari saya, dan harap pembaca memakluminya. Dan saya sangat mengharapkan saran dan pendapat dari pembaca sekalian yang mungkin akan saya perbaiki pada tugs-tugas saya kemudian.
  • 3.
    BAB I PENDAHULUAN A. LATARBELAKANG Dalam dunia marketing konsumen adalah hal yang perlu diperhatikan, jika suatu perusahaan atau pedagang tidak memiliki konsumen, maka akan sia-sia barang yang diperdagangkan. Oleh karena itu agar dapat memahami konsumen maka harus mengerti itu konsumen dan siapa konsumen itu. Pengertian Konsumen menurut Philip Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi pribadi Sikap merupakan kecenderungan yang dipelajari, ini berarti bahwa sikap yang berkaitan dengan perilaku membeli terbentuk sebagai hasil dari pengalaman langsung mengenai produk, informasi secara lisan yang diperoleh dari orang lain atau terpapar oleh iklan di media masa, internet dan berbagai bentuk pemasaran langsung. Sikap mungkin dihasilkan dari perilaku tetapi sikap tidak sama dengan perilaku. Sikap dapat mendorong konsumen kearah perilaku tertentu atau menarik konsumen dari perilaku tertentu. Tingkat komitmen pada sebuah sikap berhubungan dengan keterlibatan konsumen terhadap objek sikap. Konsumen lebih suka mempertimbangkan merek yang menyebabkan sikap positif yang kuat. Menurut Gordon Allpor dalam Hartono Sastro wijoyo(2005), Sikap adalah Mempelajari kecenderungan memberikan tanggapan pada suatu obyek baik disenangi maupun tidak disenangi secara konsisten. Sikap merupakan suatu perasaan positif atau negatif atau keadaan mental yang selalu disiapkan, dipelajari dan diatur melalui pengalaman yang memberikan pengaruh khusus pada respon seseorang terhadap orang, obyek ataupun keadaan. Sikap lebih merupakan determinan perilaku sebab, sikap berkaitan dengan persepsi, kepribadian dan motivasi. Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh para ahli dapat disimpulkan pengertian sikap sebagai organisasi keyakinan-keyakinan yang mengandung aspek kognitif, konatif dan afektif yang merupakan kesiapan mental psikologis untuk mereaksi dan bertindak secara positif atau negatif terhadap objek tertentu. Sikap dapat berubah dan dapat dipengaruhi, dapat dibina dalam berbagai bidang kehidupan.
  • 4.
    B. Rumusan masalah 1.Apa pengertian perilaku konsumen ? 2. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku ? C. Tujuan 1. Menjelaskan pengertian perilaku konsumen 2. Menjelaskan apa faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku
  • 5.
    BAB II LANDASAN TEORI Sikapadalah cara menempatkan atau membawa diri, atau cara merasakan, jalan pikiran, dan perilaku. Selain itu, sikap atau attitude adalah suatu konsep paling penting dalam psikologi sosial. Pembahasan yang berkaitan dengan psikologi (sosial) hampir selalu menyertakan unsur sikap baik sikap individu maupun sikap kelompok sebagai salah satu bagian pembahasannya. Banyak kajian dilakukan untuk merumuskan pengertian sikap, prose terbentuknya sikap, maupun proses perubahannya. Banyak pula penelitian telah dilakukan terhadap sikap untuk mengetahui efek dan perannya baik sebagai variabel bebas maupun sikap sebagai variabel tergantung Kepercayaan konsumen terhadap suatu produk bahwa produk tersebut memiliki atribut adalah akibat dari pengetahuan konsumen. Menurut Mowen dan Minor kepercayaan konsumen adalah pengetahuan konsmen mengenai suatu objek, atributnya, manfaatnya. Pengetahuan tersebut berguna dalam mengkomunikasikan suatu produk dan atributnya kepada konsumen. Sikap yang dianut konsumen sekarang ini tentu saja merupakan hasil dari pengalaman mereka sebelumnya. Konsumen yang hidup melewati era Depresi pada awal tahun 1930-an, misalnya, secara khas memiliki sikap yang kurang mendukung terhadap pembelian berdasarkan kredit. Asal mula dari banyak sikap dapat dirunut hingga pengalaman masa kanak-kanak, seperti perjalanan belanja dengan ibu dan ayah. Jadi, keluarga memiliki pengaruh besar pada perkembangan sikap selama tahuntahun awal kehidupan konsumen. Secara lebih umum, faktor lingkungan yang dideskripsikan akan memiliki pangaruh yang kuat pada pembentukan sikap dengan membentuk jenis, jumlah dan kualitas informasi dan pengalaman yang tersedia bagi konsumen.
  • 6.
    BAB III PEMBAHASAN Pendekatan-pendekatan yangselama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap, minat, dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. Perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell, 1994:3). Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir, baik individu maupun rumah tangga, yang membeli produk untuk konsumsi personal. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 1. Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga 2. Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh, memakai, mengkonsumsi dan menghabiskan produk 3. Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh, memakai, mengkonsumsi dan menghabiskan produk 4. Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan, kapan, dengan siapa, oleh siapa, dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi Segmentasi pasar, Menurut Kotler (1991) Segmentasi pasar dalam perilaku konsumen di pengaruhi oleh empat faktor budaya, yaitu: budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Selanjutnya dari keempat faktor tersebut dapat dirinci menjadi beberapa subfaktor. Untuk faktor psikologis terdiri dari: motivasi, persepsi, belajar, kepercayaan dan sikap. Dalam menganalisis peluang pasar, pemasar perlu melalukan analisis perilaku konsumen untuk mengidentifikasi perilaku beli konsumen dan proses pembeliannya beserta faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan pembelian. Analisis perilaku konsumen ditujukan untuk mempelajari bagaimana individu, kelompok, dan organisasi dalam memilih, membeli, menggunakan barang, jasa dan ide untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Pemasar perlu mempelajari keinginan, persepsi, preferensi, dan perilaku beli konsumen. Tiga faktor yang mempengaruhi pilihan konsumen : 1. Konsumen Individu Pilihan merek dipengaruhi oleh :
  • 7.
    Kebutuhan konsumen, Persepsiatas karakteristik merek, dan Sikap kearah pilihan. Sebagai tambahan, pilihan merek dipengaruhi oleh demografi konsumen, gaya hidup, dan karakteristik personalia. 2. Pengaruh Lingkungan Lingkungan pembelian konsumen ditunjukkan oleh Budaya (Norma kemasyarakatan, pengaruh kedaerahan atau kesukuan. Kelas sosial (keluasan grup sosial ekonomi atas harta milik konsumen), Grup tata muka (teman, anggota keluarga, dan grup referensi) 3. Faktor menentukan yang situasional ( situasi dimana produk dibeli seperti keluarga yang menggunakan mobil dan kalangan usaha) Jadi,dengan beberapa faKtor-faktor yang sangat mempengaruhi dari keputusan konsumen untuk membeli notebook yaitu dengan merk yang memiliki kualitas yang baik dan juga dengan harga yang terjangkau. FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP DAN PERILAKU Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003 : 19) terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu : a. Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas. b. b. Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya. c. c. Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan keputusan pembelian. Menurut Mowen dan Minor kepercayaan konsumen adalah pengetahuan konsumen mengenai suatu objek, atributnya, manfaatnya. Pengetahuan tersebut
  • 8.
    BAB IV KESIMPULAN Dari penjelasandiatas tersebut maka bisa ditarik kesimpulan bahwa perilaku konsumen yang dilakukan individu maupun kelompok yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang dan jasa dipengaruhi oleh beberapa faktor dan struktur itu sendiri.Adapun juga tingkat keterlibatan diferensiasi merek juga dapat mempengaruhi seorang konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian suatu produk. Variabel pemikiran konsumen adalah faktor kognitip yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Tiga tipe variable pemikiran berperan secara esensial dalam pengambilan keputusan, antara lain persepsi karateristik merk, sikap lanjutan terhadap merk dan manfaat keinginan konsumen. Ini merupakan juga hasil akhir proses konsumen keputusan konsumen