1




1.   Mencari masalah yang dihadapi di sekolah
                 Berdasarkan tanya jawab sekilas dengan guru mata
     pelajaran matematika di SMPN 1 Grabagan diperoleh bahwa KKM
     Sekolah untuk mata pelajaran matematika kelas VII yaitu 70. Sedangkan
     pokok bahasan yang berada di bawah standar yaitu pokok bahasan
     tentang segitiga dan segiempat.
                 Pokok bahasan ini berada di bawah rata-rata dikarenakan
     oleh:
     a. Masih rendahnya hasil belajar matematika, mungkin karena kurang
        tepatnya penggunaan model pembelajaran. Dari dugaan ini muncul
        sebuah permasalahan yang menarik untuk dilakukan penelitian, yaitu
        apakah pemilihan dan penggunaan model pembelajaran yang tepat
        dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Dapat diteliti pula
        apakah pemilihan model pembelajaran yang tepat tersebut cocok
        untuk berbagai kategori kreativitas siswa.
     b. Terdapat kemungkinan penyebab lain rendahnya hasil belajar
        matematika adalah kurangnya keterlibatan kreativitas siswa dalam
        kegiatan pembelajaran. Dari hal ini juga menarik untuk dilakukan
        penelitian, yaitu untuk melihat apakah dengan pemilihan model
        pembelajaran yang tepat dan yang dapat meningkatkan keterlibatan
        dan   kreativitas   siswa   dalam     kegiatan   pembelajaran   dapat
        meningkatkan hasil belajar matematika.
     c. Salah satu kemungkinan lain yang menyebabkan rendahnya hasil
        belajar matematika adalah latar belakang pendidikan orang tua siswa.
        Dari kemungkinan ini dapat dilakukan penelitian untuk melihat
        apakah latar belakang pendidikan orang tua siswa menyebabkan
        rendahnya hasil belajar matematika.
     d. Faktor kreativitas siswa juga dapat menjadi salah satu penyebab
        rendahnya hasil belajar matematika. Kreativitas siswa yang rendah
        memungkinkan menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika.
2




        Penelitian untuk melihat pengaruh tinggi rendahnya kreativitas
        belajar siswa terhadap hasil belajar matematika ini juga menarik
        untuk dilakukan.
     e. Faktor motivasi siswa merupakan penyebab rendahnya hasil belajar
        matematika    siswa.     Motivasi   yang    rendah    mungkin   dapat
        menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu,
        penelitian tentang tinggi rendahnya motivasi siswa terhadap hasil
        belajar matematika ini cukup menarik untuk dilakukan
     f. Penggunaan model pembelajaran yang baru selalu memberikan hasil
        belajar matematika lebih baik daripada model pembelajaran
        konvensional yang monoton tanpa variasi. Oleh karena itu, cukup
        menarik    dilakukan   penelitian   untuk   melihat   manakah   yang
        memberikan hasil belajar matematika lebih baik dengan penggunaan
        model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dapat juga dilihat apakah
        penggunaan model tersebut cocok untuk berbagai kategori kreativitas
        siswa.


2.   Merumuskan masalah
                  Berdasarkan identifikasi masalah yang dikemukakan maka
     yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah “Apakah ada
     perbedaan antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD(Student
     Teams Achievement Division) dengan metode ceramah terhadap hasil
     belajar matematika pada pokok bahasan segitiga dan segiempat siwa
     kelas VII SMP Negeri 1 Grabagan Kabupaten Tuban?”


3.   Hipotesis penelitian
                  Adanya perbedaan antara model pembelajaran kooperatif
     tipe STAD (Student Teams Achievement Division) dengan metode ceramah
     terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan segitiga dan
     segiempat siswa kelas VII SMP Negeri 1 Grabagan kabupaten Tuban
3




4.   Hipotesis statistik




     Atau dapat ditulis :




5.   Jenis data
     -   jenis data rasio/interval
         a. Populasi
                  Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMPN 1
            Grabagan yang terdiri dari:
                  1) VII A sebanyak 40 siswa
                  2) VII B sebanyak 40 siswa
                  3) VII C sebanyak 39 siswa
                  4) VII D sebanyak 40 siswa
                  5) VII E sebanyak 38 siswa


         b. Sampel
                  Sampel dalam penelitian ini menggunakan Clusster Random
         Sampling dimana cara pengambilan sampel secara acak didasarkan
4




        pada kelompok-kelompok atau kelas-kelas, maka pengambilan sampel
        acak berkelompok telah sesuai dengan teknik pengambilan sampel.
                     Dengan mendapat peluang yang sama untuk menjadi sampel
        bukan siswa secara individual melainkan siswa yang terhimpun dalam
        kelas. Hal ini dilakukan karena di SMPN 1 Grabagan tidak mengenal
        kelas unggulan dan kelas favorit, maka setiap unit populasi
        berpeluang sama untuk dipilih.
                     Dalam penelitian ini diambil sampel yaitu kelas VII A
        sebanyak 40 siswa sebagai kelas eksperimen, kelas VII B sebanyak 40
        siswa sebagai kelas kontrol.




6.   Uji statistik
     a. Uji normalitas data
         Dilakukan pada masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok
         kontrol apakah data berdistribusi normal atau tidak
         Teknik pengujian normalitas data dengan rumus




        -   Membandingkan kurva normal yang terbentuk dari data yang
            telah terkumpul (B) dengan kurva normal baku / standar (A)
        -   Jadi jika B:A ternyata B < A maka distribusi data dinyatakan
            normal, dan bila lebih besar dinyatakan tidak normal
        -   Tabel chi kuadrat (Tabel VI)
5




  Langkah – langkah perhitungan :
   1) Menentukan Rentang
      Data terbesar – data terkecil
   2) Menentukan banyak kelas
      Banyak kelas ditetapkan = 6
      Dengan luas bidang kurva normal baku adalah : 2,7 %; 13,53% ;
      34,13% ; 34,13% ; 13,53% ; 2,7 %
   3) Menentukan panjang kelas



   4) Tabel Chi kuadrat

   Interval    F0       Fh   F0 - Fh   (F0 - Fh)2




b. Uji homogenitas
   Uji homogenitas dilakukan untuk memperoleh asumsi bahwa sampel
   penelitian berawal dari kondisi yang sama atau homogeny, yang
   selanjutnya untuk menentukan statistik t yang akan digunakan dalam
   pengujian hipotesis.
   Uji homogenitas dilakukan dengan menyelidiki apakah kedua sampel
   homogen atau tidak.
   Rumus




  F tabel (tabel XII)
6




c. Uji kesamaan Dua rata-rata




    -




    -
7




7.   Teknik dan alat pengumpul data
     a. Teknik pengumpul data
       1) Tes adalah cara pengumpulan data yang menghadapkan sejumlah
            pertanyaan kepada subyek
       2) Dokumentasi merupakan metode untuk memperoleh atau
            mengetahui sesuatu dengan buku-buku, arsip yang berhubungan
            dengan yang diteliti. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh
            data sekolah dan nama siswa serta foto rekaman proses penelitian
     b. Alat pengumpul data
       1)    Tes
             Tes yang dilakukan adalah tes berbentuk uraian. Jumlah soal 20
             butir dengan nilai 100 jika benar semua, jika salah bernilai 2, per
             butir soal bernilai 5
       2)    Dokumentasi
             Dokumentasi      dilakukan   dengan     mengambil      data   nilai
             matematika dari rapot masing-masing siswa.

TUGAS METODE STATISTIKA PENDIDIKAN MATEMATIKA TINGKAT 3

  • 1.
    1 1. Mencari masalah yang dihadapi di sekolah Berdasarkan tanya jawab sekilas dengan guru mata pelajaran matematika di SMPN 1 Grabagan diperoleh bahwa KKM Sekolah untuk mata pelajaran matematika kelas VII yaitu 70. Sedangkan pokok bahasan yang berada di bawah standar yaitu pokok bahasan tentang segitiga dan segiempat. Pokok bahasan ini berada di bawah rata-rata dikarenakan oleh: a. Masih rendahnya hasil belajar matematika, mungkin karena kurang tepatnya penggunaan model pembelajaran. Dari dugaan ini muncul sebuah permasalahan yang menarik untuk dilakukan penelitian, yaitu apakah pemilihan dan penggunaan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Dapat diteliti pula apakah pemilihan model pembelajaran yang tepat tersebut cocok untuk berbagai kategori kreativitas siswa. b. Terdapat kemungkinan penyebab lain rendahnya hasil belajar matematika adalah kurangnya keterlibatan kreativitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dari hal ini juga menarik untuk dilakukan penelitian, yaitu untuk melihat apakah dengan pemilihan model pembelajaran yang tepat dan yang dapat meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar matematika. c. Salah satu kemungkinan lain yang menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika adalah latar belakang pendidikan orang tua siswa. Dari kemungkinan ini dapat dilakukan penelitian untuk melihat apakah latar belakang pendidikan orang tua siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika. d. Faktor kreativitas siswa juga dapat menjadi salah satu penyebab rendahnya hasil belajar matematika. Kreativitas siswa yang rendah memungkinkan menyebabkan rendahnya hasil belajar matematika.
  • 2.
    2 Penelitian untuk melihat pengaruh tinggi rendahnya kreativitas belajar siswa terhadap hasil belajar matematika ini juga menarik untuk dilakukan. e. Faktor motivasi siswa merupakan penyebab rendahnya hasil belajar matematika siswa. Motivasi yang rendah mungkin dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian tentang tinggi rendahnya motivasi siswa terhadap hasil belajar matematika ini cukup menarik untuk dilakukan f. Penggunaan model pembelajaran yang baru selalu memberikan hasil belajar matematika lebih baik daripada model pembelajaran konvensional yang monoton tanpa variasi. Oleh karena itu, cukup menarik dilakukan penelitian untuk melihat manakah yang memberikan hasil belajar matematika lebih baik dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dapat juga dilihat apakah penggunaan model tersebut cocok untuk berbagai kategori kreativitas siswa. 2. Merumuskan masalah Berdasarkan identifikasi masalah yang dikemukakan maka yang menjadi perhatian dalam penelitian ini adalah “Apakah ada perbedaan antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD(Student Teams Achievement Division) dengan metode ceramah terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan segitiga dan segiempat siwa kelas VII SMP Negeri 1 Grabagan Kabupaten Tuban?” 3. Hipotesis penelitian Adanya perbedaan antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) dengan metode ceramah terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan segitiga dan segiempat siswa kelas VII SMP Negeri 1 Grabagan kabupaten Tuban
  • 3.
    3 4. Hipotesis statistik Atau dapat ditulis : 5. Jenis data - jenis data rasio/interval a. Populasi Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMPN 1 Grabagan yang terdiri dari: 1) VII A sebanyak 40 siswa 2) VII B sebanyak 40 siswa 3) VII C sebanyak 39 siswa 4) VII D sebanyak 40 siswa 5) VII E sebanyak 38 siswa b. Sampel Sampel dalam penelitian ini menggunakan Clusster Random Sampling dimana cara pengambilan sampel secara acak didasarkan
  • 4.
    4 pada kelompok-kelompok atau kelas-kelas, maka pengambilan sampel acak berkelompok telah sesuai dengan teknik pengambilan sampel. Dengan mendapat peluang yang sama untuk menjadi sampel bukan siswa secara individual melainkan siswa yang terhimpun dalam kelas. Hal ini dilakukan karena di SMPN 1 Grabagan tidak mengenal kelas unggulan dan kelas favorit, maka setiap unit populasi berpeluang sama untuk dipilih. Dalam penelitian ini diambil sampel yaitu kelas VII A sebanyak 40 siswa sebagai kelas eksperimen, kelas VII B sebanyak 40 siswa sebagai kelas kontrol. 6. Uji statistik a. Uji normalitas data Dilakukan pada masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok kontrol apakah data berdistribusi normal atau tidak Teknik pengujian normalitas data dengan rumus - Membandingkan kurva normal yang terbentuk dari data yang telah terkumpul (B) dengan kurva normal baku / standar (A) - Jadi jika B:A ternyata B < A maka distribusi data dinyatakan normal, dan bila lebih besar dinyatakan tidak normal - Tabel chi kuadrat (Tabel VI)
  • 5.
    5 Langkah– langkah perhitungan : 1) Menentukan Rentang Data terbesar – data terkecil 2) Menentukan banyak kelas Banyak kelas ditetapkan = 6 Dengan luas bidang kurva normal baku adalah : 2,7 %; 13,53% ; 34,13% ; 34,13% ; 13,53% ; 2,7 % 3) Menentukan panjang kelas 4) Tabel Chi kuadrat Interval F0 Fh F0 - Fh (F0 - Fh)2 b. Uji homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk memperoleh asumsi bahwa sampel penelitian berawal dari kondisi yang sama atau homogeny, yang selanjutnya untuk menentukan statistik t yang akan digunakan dalam pengujian hipotesis. Uji homogenitas dilakukan dengan menyelidiki apakah kedua sampel homogen atau tidak. Rumus F tabel (tabel XII)
  • 6.
    6 c. Uji kesamaanDua rata-rata - -
  • 7.
    7 7. Teknik dan alat pengumpul data a. Teknik pengumpul data 1) Tes adalah cara pengumpulan data yang menghadapkan sejumlah pertanyaan kepada subyek 2) Dokumentasi merupakan metode untuk memperoleh atau mengetahui sesuatu dengan buku-buku, arsip yang berhubungan dengan yang diteliti. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data sekolah dan nama siswa serta foto rekaman proses penelitian b. Alat pengumpul data 1) Tes Tes yang dilakukan adalah tes berbentuk uraian. Jumlah soal 20 butir dengan nilai 100 jika benar semua, jika salah bernilai 2, per butir soal bernilai 5 2) Dokumentasi Dokumentasi dilakukan dengan mengambil data nilai matematika dari rapot masing-masing siswa.