WWW.GRAPHICPANDA.NET
1
Etika dan Bisnis Sebagai Sebuah Profesi
— Tugas 1
Nama : Siti Mariyah
NPM : 1A213513
Kelas : 4EA01
Mata Kuliah : Etika Bisnis #
WWW.GRAPHICPANDA.NET
2
E B
P K.E.P
Bisnis
Bisnis adalah kegiatan manusia
dalam mengorganisasikan
sumberdaya untuk menghasilkan
dan mendistribusikan barang dan
jasa guna memenuhi kebutuhan
dan keinginan masyarakat. Bisnis
juga dapat diartikan sebagai suatu
kegiatan diantara manusia untuk
mendatangkan keuntungan.
Kode Etik Profesi
kode etik profesi merupakan suatu
tatanan etika yang telah disepakati
oleh suatu kelompok masyarakat
tertentu. Kode etik umumnya
termasuk dalam norma sosial,
namun bila ada kode etik yang
memiliki sanksi yang agak berat,
maka masuk dalam kategori norma
hukum yang didasari kesusilaan
(wikipedia)
Etika
Menurut Brooks (2007), etika adalah
cabang dari filsafat yang menyelidiki
penilaian normatif tentang apakah
perilaku ini benar atau apa yang
seharusnya dilakukan. Kebutuhan
akan etika muncul dari keinginan
untuk menghindari permasalahan –
permasalahan di dunia nyata.
Profesi
Profesi adalah pekerjaan
yang dilakukan sebagai
kegiatan pokok untuk
menghasilkan nafkah
hidup dan yang
mengandalkan suatu
keahlian khusus
Etika dan Bisnis Sebagai
Sebuah Profesi
WWW.GRAPHICPANDA.NET
3
Etika adalah suatu cabang dari filosofi yang
berkaitan dengan “kebaikan (rightness)” atau
moralitas (kesusilaan) dari perilaku manusia.
Dalam pengertian ini etika diartikan sebagai
aturan-aturan yang tidak dapat dilanggar dari
perilaku yang diterima masyarakat sebagai
baik atau buruk. Sedangkan penentuan baik
atau buruk adalah suatu masalah selalu
berubah.
Etika bisnis adalah standar-standar nilai yang
menjadi pedoman atau acuan manajer dan segenap karyawan
dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang etik.
Hakekat Etika Bisnis
WWW.GRAPHICPANDA.NET
4
Element
Two
Element
Three
Element Two
Entrepreneurial activities differ
substantially depending on the
Etika, Etiket, Moral, Hukum, dan Agama
persamaan
• keduanya menyangkut objek yang
sama yaitu tentang perilaku
manusia.
• keduanya mengatur perilaku
manusia secar normatif artinya
member norma bagi perilaku
manusia dan dengan demikian
menyatakan apa yang harus
dilakukan atau tidak boleh
dilakukan.
Persamaan dan Perbedaan
Etika dan Etiket
Perbedaan
• Etiket menyangkut cara suatu melakukan perbuatan
harus dilakukan manusia.
• Etika tidak terbatas pada cara dilakukannya suatu
perbuatan yang menyangkut pilihan apakah perbuatan
boleh dilakukan atau tidak.
• Etiket hanya berlaku dalam pergaulan pada suatu
kelompok tertentu. Bila tidak ada saksi mata, maka
etiket tidak berlaku.
• Etika selalu berlaku dimana saja dan kapan saja,
mesipun tidak ada saksi mata.
• Etiket bersifat relatif artinya yang dianggap tidak sopan
dalam suatu kebudayaan, bisa saja dianggap sopan
dalam kebudayaan lain.
• Etika bersifat absolute artinya prinsipnya tidak dapat
ditawar lagi dan harus dilakukan.
• Etiket hanya memandang manusia dari segi lahiriah
saja.
• Etika menyangkut manusia dari segi rohaniahnya.
Orang yang bersikap etis adalah orang yang sungguh-
sungguh baik, diman nilai moralnya sudah terinteralisasi
dalam hati nuraninya.
WWW.GRAPHICPANDA.NET
5
Element
Two
Element
Three
Hubungan etika dan hukum secara umum,
kebanyakan orang percaya bahwa sifat
mematuhi hukum adalah juga sifat yang beretika.
 Hukum pada dasarnya tidak hanya
mencakupketentuan yang dirumuskan
secara tertulis, tapi juga nilai-nilai konvensi
yang telah menjadi norma di masyarakat.
 Etika mencakup lebih banyak ketentuan
yang tidak tertulis.
 Pada umumnya kebanyakan orang percaya
bahwa dengan perilaku yang patuh
terhadap hukum adalah juga merupakan
perilaku yang etis.
 Banyak sekali standart perilaku yang sudah
disepakati oleh masyarakat yang tidak
tercakup dalam hukum, sehingga terdapat
bagian etika yang tercakup dalam hukum
dan sebagian juga tidak tercakup.
 Norma hukum cepat ketinggalan zaman,
hingga bisa menyebabkan celah hukum.
Etika lebih condong kearah ilmu
tentang baik atau buruk. Selain itu
etika lebih sering dikenal sebagai
kode etik. Sedangkan moralitas
adalah sifat moral atau
keseluruhan asas dan atau nilai
yang berkenaan dengan baik buruk
atau dengan kata lain moralitas
merupakan pedoman/ standart
yang dimiliki oleh individu atau
kelompok mengenai benar atau
salah dan baik atau buruk.
Etika mendukung keberadaan
agama, dimana etika sanggup
membantu manusia dalam
menggunakan akal pikiran
untuk memecahkan masalah.
Pada dasarnya agama
memberikan ajaran moral
untuk menjadi pegangan bagi
perilaku para penganutnya.
Etika
dan
Hukum
Perbedaan etika dan hukum
Etika
dan
Moral
Etika
dan
Agama
WWW.GRAPHICPANDA.NET
6
Element
Two
Element
Three
Perbedaan Moral dan Hukum
Kualitas penegakan hukum sebagian besar ditentukan oleh mutu moralitasnya. Berikut perbedaan
antara moral dan hukum:
 Hukum bersifat obyektif karena hukum dituliskan dan disusun dalam kitab undang-
undang.
 Moral bersifat subyektif dan akibatnya seringkali diganggu oleh pertanyaan atau diskusi
yang menginginkan kejelasan tentang etis dan tidaknya.
 Hukum hanya membatasi ruang lingkupnya pada tingkah laku lahiriah factual.
 Moralitas menyangkut perilaku batin seseorang.
 Pelanggaran terhadap hukum mengakibatkan si pelaku dikenakan sanksi yang jelas dan
tegas.
 Pelanggaran moral biasanya mengakibatkan hati nuraninya akan merasa tidak tenang.
 Sanksi hukum pada dasarnya didasarkan pada kehendak masyarakat.
 Sedangkan moralitas tidak akan dapat diubah oleh masayarakat.
WWW.GRAPHICPANDA.NET
7
Etika Deskriptif Etika Normatif Etika Deontologi Etika Teologi Etika Relatifisme
Yaitu etika dimana
objek yang dinilai
adalah sikap dan
perilaku manusia
dalam mengejar
tujuan hidupnya
sebagaimana
adanya. nilai dan
pola perilaku
manusia
sebagaimana
adanya ini tercermin
pada situasi dan
kondisi yang telah
membudaya di
masyarakat secara
turun menurun.
Yaitu sikap dan
perilaku manusia
atau masyarakat
sesuai dengan norma
dan moralitas yang
ideal. Etika ini secara
umum dinilai
memenuhi tuntutan
dan perkembangan
dinamika serta
kondisi masyarakatu.
Ada tuntutan yang
menjadi acuan bagi
umum atau semua
pihak dalam
menjalankan
perikehidupannya.
Yaitu Etika yang
dilaksanakan dengan
didorong oleh kewajiban
untuk berbuat baik
terhadap orang atau pihak
lain dari pelaku kehidupan.
Bukan dilihat dari akibat
dan tujuan yang
ditimbulkan oleh sesuatu
kegiatan atau aktivitas.
Sesuatu aktivitas
dilaksanakan karena ingin
berbuat kebaikan terhadap
masyarakat atau pihak lain
secara sepihak.
Yaitu yang diukur dari
apa yang dicapai oleh
pelaku kegiatan.
Aktivitas akan dinilai
baik jika bertujuan
baik. Artinya sesuatu
yang akan dicapai
adalah sesuatu yang
baik dan mempunyai
akibat yang baik. Baik
ditinjau dari
kepentingan pihak
yang terkait, maupun
dilihat dari
kepentingan semua
pihak
Yaitu etika yang
dipergunakan dimana
mengandung perbedaan
kepentingan antara
kelompok parsial dan
kelompok universal atau
global. Etika ini hanya
berlaku bagi kelompok
parsial, misalnya etika
yang sesuai dengan
adat istiadat lokal,
regional dan konvensi,
dan lain-lain. Dengan
demikian tidak berlaku
bagi semua pihak atau
masyarakat yang
bersifat global.
Klasifikasi Etika
Secara umum etika dapat diklasifikasikan menjadi :
WWW.GRAPHICPANDA.NET
8
KONSEP ETIKA PROFESI
Etika berkaitan dengan konsep yang di miliki
oleh individu ataupun kelompok untuk menilai
apakah tindakan yang telah di kerjakan itu
salah atau benar, buruk atau baik.
Etika tidak mempersoalkan keadaan
manusia, melainkan mempersoalkan
bagaimana manusia harus bertindak.
WWW.GRAPHICPANDA.NET
9
Brooks, Leonard J. 2007. Etika Bisnis & Profesi, Edisi 5. Salemba Empat
DR. Erni R. Ernawan: 2007. Bussines Ethics. Bandung: Alfabeta Bandung
Dr. H. Budi Untung, SH., MM. 2012. Hukum dan Etika Bisnis. Jogjakarta: Andi Yogyakarta.
http://ayurai.dosen.narotama.ac.id/files/2012/08/BAB-I-.EB@Ayu-Rai-2012.pdf. Diakses tanggal 29 September
2016
Ikhsanixanjax. 2013. Konsep Etika. http://ikhsanixanjax.blogspot.co.id. Diakses tanggal 29 September 2016
https://id.wikipedia.org/wiki/Kode_etik_profesi. Diakses tanggal 29 September 2016
Daftar Pustaka

Tugas 1 etika sebagai profesi

  • 1.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 1 Etika dan BisnisSebagai Sebuah Profesi — Tugas 1 Nama : Siti Mariyah NPM : 1A213513 Kelas : 4EA01 Mata Kuliah : Etika Bisnis #
  • 2.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 2 E B P K.E.P Bisnis Bisnisadalah kegiatan manusia dalam mengorganisasikan sumberdaya untuk menghasilkan dan mendistribusikan barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Bisnis juga dapat diartikan sebagai suatu kegiatan diantara manusia untuk mendatangkan keuntungan. Kode Etik Profesi kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum yang didasari kesusilaan (wikipedia) Etika Menurut Brooks (2007), etika adalah cabang dari filsafat yang menyelidiki penilaian normatif tentang apakah perilaku ini benar atau apa yang seharusnya dilakukan. Kebutuhan akan etika muncul dari keinginan untuk menghindari permasalahan – permasalahan di dunia nyata. Profesi Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian khusus Etika dan Bisnis Sebagai Sebuah Profesi
  • 3.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 3 Etika adalah suatucabang dari filosofi yang berkaitan dengan “kebaikan (rightness)” atau moralitas (kesusilaan) dari perilaku manusia. Dalam pengertian ini etika diartikan sebagai aturan-aturan yang tidak dapat dilanggar dari perilaku yang diterima masyarakat sebagai baik atau buruk. Sedangkan penentuan baik atau buruk adalah suatu masalah selalu berubah. Etika bisnis adalah standar-standar nilai yang menjadi pedoman atau acuan manajer dan segenap karyawan dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang etik. Hakekat Etika Bisnis
  • 4.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 4 Element Two Element Three Element Two Entrepreneurial activitiesdiffer substantially depending on the Etika, Etiket, Moral, Hukum, dan Agama persamaan • keduanya menyangkut objek yang sama yaitu tentang perilaku manusia. • keduanya mengatur perilaku manusia secar normatif artinya member norma bagi perilaku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan. Persamaan dan Perbedaan Etika dan Etiket Perbedaan • Etiket menyangkut cara suatu melakukan perbuatan harus dilakukan manusia. • Etika tidak terbatas pada cara dilakukannya suatu perbuatan yang menyangkut pilihan apakah perbuatan boleh dilakukan atau tidak. • Etiket hanya berlaku dalam pergaulan pada suatu kelompok tertentu. Bila tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. • Etika selalu berlaku dimana saja dan kapan saja, mesipun tidak ada saksi mata. • Etiket bersifat relatif artinya yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan, bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. • Etika bersifat absolute artinya prinsipnya tidak dapat ditawar lagi dan harus dilakukan. • Etiket hanya memandang manusia dari segi lahiriah saja. • Etika menyangkut manusia dari segi rohaniahnya. Orang yang bersikap etis adalah orang yang sungguh- sungguh baik, diman nilai moralnya sudah terinteralisasi dalam hati nuraninya.
  • 5.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 5 Element Two Element Three Hubungan etika danhukum secara umum, kebanyakan orang percaya bahwa sifat mematuhi hukum adalah juga sifat yang beretika.  Hukum pada dasarnya tidak hanya mencakupketentuan yang dirumuskan secara tertulis, tapi juga nilai-nilai konvensi yang telah menjadi norma di masyarakat.  Etika mencakup lebih banyak ketentuan yang tidak tertulis.  Pada umumnya kebanyakan orang percaya bahwa dengan perilaku yang patuh terhadap hukum adalah juga merupakan perilaku yang etis.  Banyak sekali standart perilaku yang sudah disepakati oleh masyarakat yang tidak tercakup dalam hukum, sehingga terdapat bagian etika yang tercakup dalam hukum dan sebagian juga tidak tercakup.  Norma hukum cepat ketinggalan zaman, hingga bisa menyebabkan celah hukum. Etika lebih condong kearah ilmu tentang baik atau buruk. Selain itu etika lebih sering dikenal sebagai kode etik. Sedangkan moralitas adalah sifat moral atau keseluruhan asas dan atau nilai yang berkenaan dengan baik buruk atau dengan kata lain moralitas merupakan pedoman/ standart yang dimiliki oleh individu atau kelompok mengenai benar atau salah dan baik atau buruk. Etika mendukung keberadaan agama, dimana etika sanggup membantu manusia dalam menggunakan akal pikiran untuk memecahkan masalah. Pada dasarnya agama memberikan ajaran moral untuk menjadi pegangan bagi perilaku para penganutnya. Etika dan Hukum Perbedaan etika dan hukum Etika dan Moral Etika dan Agama
  • 6.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 6 Element Two Element Three Perbedaan Moral danHukum Kualitas penegakan hukum sebagian besar ditentukan oleh mutu moralitasnya. Berikut perbedaan antara moral dan hukum:  Hukum bersifat obyektif karena hukum dituliskan dan disusun dalam kitab undang- undang.  Moral bersifat subyektif dan akibatnya seringkali diganggu oleh pertanyaan atau diskusi yang menginginkan kejelasan tentang etis dan tidaknya.  Hukum hanya membatasi ruang lingkupnya pada tingkah laku lahiriah factual.  Moralitas menyangkut perilaku batin seseorang.  Pelanggaran terhadap hukum mengakibatkan si pelaku dikenakan sanksi yang jelas dan tegas.  Pelanggaran moral biasanya mengakibatkan hati nuraninya akan merasa tidak tenang.  Sanksi hukum pada dasarnya didasarkan pada kehendak masyarakat.  Sedangkan moralitas tidak akan dapat diubah oleh masayarakat.
  • 7.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 7 Etika Deskriptif EtikaNormatif Etika Deontologi Etika Teologi Etika Relatifisme Yaitu etika dimana objek yang dinilai adalah sikap dan perilaku manusia dalam mengejar tujuan hidupnya sebagaimana adanya. nilai dan pola perilaku manusia sebagaimana adanya ini tercermin pada situasi dan kondisi yang telah membudaya di masyarakat secara turun menurun. Yaitu sikap dan perilaku manusia atau masyarakat sesuai dengan norma dan moralitas yang ideal. Etika ini secara umum dinilai memenuhi tuntutan dan perkembangan dinamika serta kondisi masyarakatu. Ada tuntutan yang menjadi acuan bagi umum atau semua pihak dalam menjalankan perikehidupannya. Yaitu Etika yang dilaksanakan dengan didorong oleh kewajiban untuk berbuat baik terhadap orang atau pihak lain dari pelaku kehidupan. Bukan dilihat dari akibat dan tujuan yang ditimbulkan oleh sesuatu kegiatan atau aktivitas. Sesuatu aktivitas dilaksanakan karena ingin berbuat kebaikan terhadap masyarakat atau pihak lain secara sepihak. Yaitu yang diukur dari apa yang dicapai oleh pelaku kegiatan. Aktivitas akan dinilai baik jika bertujuan baik. Artinya sesuatu yang akan dicapai adalah sesuatu yang baik dan mempunyai akibat yang baik. Baik ditinjau dari kepentingan pihak yang terkait, maupun dilihat dari kepentingan semua pihak Yaitu etika yang dipergunakan dimana mengandung perbedaan kepentingan antara kelompok parsial dan kelompok universal atau global. Etika ini hanya berlaku bagi kelompok parsial, misalnya etika yang sesuai dengan adat istiadat lokal, regional dan konvensi, dan lain-lain. Dengan demikian tidak berlaku bagi semua pihak atau masyarakat yang bersifat global. Klasifikasi Etika Secara umum etika dapat diklasifikasikan menjadi :
  • 8.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 8 KONSEP ETIKA PROFESI Etikaberkaitan dengan konsep yang di miliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan yang telah di kerjakan itu salah atau benar, buruk atau baik. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.
  • 9.
    WWW.GRAPHICPANDA.NET 9 Brooks, Leonard J.2007. Etika Bisnis & Profesi, Edisi 5. Salemba Empat DR. Erni R. Ernawan: 2007. Bussines Ethics. Bandung: Alfabeta Bandung Dr. H. Budi Untung, SH., MM. 2012. Hukum dan Etika Bisnis. Jogjakarta: Andi Yogyakarta. http://ayurai.dosen.narotama.ac.id/files/2012/08/BAB-I-.EB@Ayu-Rai-2012.pdf. Diakses tanggal 29 September 2016 Ikhsanixanjax. 2013. Konsep Etika. http://ikhsanixanjax.blogspot.co.id. Diakses tanggal 29 September 2016 https://id.wikipedia.org/wiki/Kode_etik_profesi. Diakses tanggal 29 September 2016 Daftar Pustaka