Tugas Askeb. Kehamilan 
TENGKORAK BAYI BESERTA UKURANNYA
Disusun oleh 
• Etika Sufiana 
(1302200002) 
• Siti Nur Janah 
( 1302200015)
PEMBAHASAN 
Tengkorak 
Bayi 
Definisi bayi 
Definisi kepala 
Splachno Cranium 
Neuro Cranium 
Hubungan tulang dan tengkorak 
Gambar sutura 
Ukuran tulang belakang 
Ukuran melintang
Definisi bayi 
• Dalam konteks kedokteran, bayi yang baru 
berusia di bawah 28 hari disebut neonata (dari 
bahasa latin neonatus, "yang baru 
dilahirkan"). 
• Bayi yang belum lahir disebut dengan janin 
(fetus). 
• Istilah bayi diberikan kepada anak manusia 
yang berusia di bawah 12 bulan, namun 
definisi di berbagai tempat bisa bervariasi
Kepala Bayi 
• kepala bayi terdapat kranium untuk 
melindungi otak yang terdapat di dalamnya 
dan apabila tulang kranium telah mengalami 
osifikasi sempurna maka tulang-tulang atap 
kranium akan menjadi jauh lebih padat 
dibanding tulang wajah 
• Apabila bayi prematur lahir maka tulang 
tersebut masih jauh dari osifikasi sempurna
Lanjutan 
• Pada bayi cukup umur (aterm) terdapat daerah sempit pada 
membran antara tulang-tulang yang osifikasinya masih belum 
sempurna 
• Osifikasi yang belum sempurna menguntungkan karena 
keadaaan tersebut memungkinkan tulang kranium saling 
tumpang tindih pada saat kepala tertekan (mengalami 
kompresi) dan terdorong melewati pelvis akibat kontraksi 
uterus .
Bagian muka 
• Muka (Splachno Cranium) terdiri 
dari 
a. Tulang hidung (os. Nasal) 
b. Tulang pipi (os. Zigomatikum) 
c. Tulang rahang atas (os. Maxillare) 
d. Tulang rahang bawah (os. 
Mandibulare)
Bagian tengkorak 
• Tulang dahi (os. Frontale) 2 buah 
• Diantereriol terletak os. Frontal 
kanan dan kiri, yang pusat 
penulangannya disebut eminentia 
frontalis 
• Tulang ubun-ubun (os. parietale) 
2 buah 
• Dilateral, yaitu diakanan dan kiri 
terdapat os.parietal dengan pusat 
osifikasinya, yaitu eminentia 
parietalis 
• Tulang pelipis (os. Temporal) 2 
buah 
• Tulang belakang kepala (os. 
Occipital)
sutura dan ubun-ubun pada bayi
Hubungan antara tulang tengkorak 
Sutura adalah suatu daerah membran yang terletak 
diantara tulang-tulang kranium dimana osifikasinya 
belum sempurna 
• Sutura sagitalis: membagi os. 
parietal. 
• Sutura koronaria (sela mahkota) 
antara tulang frontalis dan tulang 
parietalis. 
• 3. Sutura lambdoidea: antara tulang 
occipitalis dan tulang parietalis. 
• 4. Sutura frontalis: antara kedua 
frontalis. 
Fontanel adalah daerah dimana 2 atau lebih sutura 
bertemu. Secara keseluruhan terdapat 6 fontanel, 
• Ubun-ubun besar (fontanella anterior) 
– Bentuk segi empat laying merupakan 
pertemuan antara sutura sagitalis, dan 
sutura koronaria, dan sutura frontalis. 
– Sudut lancipnya seperti berlian terletak di 
sutura sagitalis. 
– Sebagai petunjuk letak puncak kepala. 
– lebih besar dibandingkan dengan 
fontanella posterior, panjangnya 2,5 cm 
dan lebar 1,3 cm . 
• Ubun-ubun kecil (fontanella posterior ) 
• Dibentuk oleh sutura sagitalis dan 
sutura lamboidea. 
• Sebagai petunjuk letak belakang kepala. 
• Sangat kecil dan berbentuk segitiga 
serta baru menutup setelah bayi 
berumur 6 minggu
Ukuran muka belakang 
1. Diameter suboksipito-bregmatika 
• antara foramen magnum ke ubun-ubun basar. 
• jaraknya 9,5 cm. 
• akan melalui jalan lahir pada letak belakang kepala, dengan 
lingkaran Sirkumferensia suboksipito-bregmatika dengan 
ukuran 32 cm. 
• Kedudukan fleksi sempurna 
2. Diameter suboksipito-frontalis 
– Antara foramen magnum ke pangkal hidung 
– Jaraknya 11 cm 
– Ukuran yang melalui jalan lahir sirkumferensia suboksipito-frontalis 
dengan kedudukan fleksi sedang, belakang kepala.
Lanjutan 
3. Diameter fronto-oksipitalis 
• Antara titik pangkal hidung ke jarak terjauh pada belakang kepala 
• Jaraknya 11,5 - 12 cm 
• Lingkaran fronto-oksipitalis dengan sirkumferensia 34 cm melalui 
jalan lahir pada letak puncak kepala. 
4. Diameter mento-oksipitalis 
– Antara dagu ke titik terjauh belakang kepala. 
– Jaraknya 13,5 cm 
– Dengan sirkumferensia 35 cm melalui jalan lahir pada letak dahi. 
5. Diameter submento-bregmatika 
• Antara os hyoid ke ubun-ubun besar. 
• Jaraknya 9 cm. 
• Dengan sirkumferensia 32 cm melalui jalan lahir pada letak muka.
Ukuran Melintang 
• Diameter biparietalis, antara kedua parietalis 
dengan ukuran 9,5 cm. 
• Diameter bitemporalis, antara kedua tulang 
temporalis dengan ukuran 8,5 cm.
tengkorak bayi

tengkorak bayi

  • 1.
    Tugas Askeb. Kehamilan TENGKORAK BAYI BESERTA UKURANNYA
  • 2.
    Disusun oleh •Etika Sufiana (1302200002) • Siti Nur Janah ( 1302200015)
  • 3.
    PEMBAHASAN Tengkorak Bayi Definisi bayi Definisi kepala Splachno Cranium Neuro Cranium Hubungan tulang dan tengkorak Gambar sutura Ukuran tulang belakang Ukuran melintang
  • 4.
    Definisi bayi •Dalam konteks kedokteran, bayi yang baru berusia di bawah 28 hari disebut neonata (dari bahasa latin neonatus, "yang baru dilahirkan"). • Bayi yang belum lahir disebut dengan janin (fetus). • Istilah bayi diberikan kepada anak manusia yang berusia di bawah 12 bulan, namun definisi di berbagai tempat bisa bervariasi
  • 5.
    Kepala Bayi •kepala bayi terdapat kranium untuk melindungi otak yang terdapat di dalamnya dan apabila tulang kranium telah mengalami osifikasi sempurna maka tulang-tulang atap kranium akan menjadi jauh lebih padat dibanding tulang wajah • Apabila bayi prematur lahir maka tulang tersebut masih jauh dari osifikasi sempurna
  • 6.
    Lanjutan • Padabayi cukup umur (aterm) terdapat daerah sempit pada membran antara tulang-tulang yang osifikasinya masih belum sempurna • Osifikasi yang belum sempurna menguntungkan karena keadaaan tersebut memungkinkan tulang kranium saling tumpang tindih pada saat kepala tertekan (mengalami kompresi) dan terdorong melewati pelvis akibat kontraksi uterus .
  • 7.
    Bagian muka •Muka (Splachno Cranium) terdiri dari a. Tulang hidung (os. Nasal) b. Tulang pipi (os. Zigomatikum) c. Tulang rahang atas (os. Maxillare) d. Tulang rahang bawah (os. Mandibulare)
  • 8.
    Bagian tengkorak •Tulang dahi (os. Frontale) 2 buah • Diantereriol terletak os. Frontal kanan dan kiri, yang pusat penulangannya disebut eminentia frontalis • Tulang ubun-ubun (os. parietale) 2 buah • Dilateral, yaitu diakanan dan kiri terdapat os.parietal dengan pusat osifikasinya, yaitu eminentia parietalis • Tulang pelipis (os. Temporal) 2 buah • Tulang belakang kepala (os. Occipital)
  • 9.
  • 10.
    Hubungan antara tulangtengkorak Sutura adalah suatu daerah membran yang terletak diantara tulang-tulang kranium dimana osifikasinya belum sempurna • Sutura sagitalis: membagi os. parietal. • Sutura koronaria (sela mahkota) antara tulang frontalis dan tulang parietalis. • 3. Sutura lambdoidea: antara tulang occipitalis dan tulang parietalis. • 4. Sutura frontalis: antara kedua frontalis. Fontanel adalah daerah dimana 2 atau lebih sutura bertemu. Secara keseluruhan terdapat 6 fontanel, • Ubun-ubun besar (fontanella anterior) – Bentuk segi empat laying merupakan pertemuan antara sutura sagitalis, dan sutura koronaria, dan sutura frontalis. – Sudut lancipnya seperti berlian terletak di sutura sagitalis. – Sebagai petunjuk letak puncak kepala. – lebih besar dibandingkan dengan fontanella posterior, panjangnya 2,5 cm dan lebar 1,3 cm . • Ubun-ubun kecil (fontanella posterior ) • Dibentuk oleh sutura sagitalis dan sutura lamboidea. • Sebagai petunjuk letak belakang kepala. • Sangat kecil dan berbentuk segitiga serta baru menutup setelah bayi berumur 6 minggu
  • 12.
    Ukuran muka belakang 1. Diameter suboksipito-bregmatika • antara foramen magnum ke ubun-ubun basar. • jaraknya 9,5 cm. • akan melalui jalan lahir pada letak belakang kepala, dengan lingkaran Sirkumferensia suboksipito-bregmatika dengan ukuran 32 cm. • Kedudukan fleksi sempurna 2. Diameter suboksipito-frontalis – Antara foramen magnum ke pangkal hidung – Jaraknya 11 cm – Ukuran yang melalui jalan lahir sirkumferensia suboksipito-frontalis dengan kedudukan fleksi sedang, belakang kepala.
  • 13.
    Lanjutan 3. Diameterfronto-oksipitalis • Antara titik pangkal hidung ke jarak terjauh pada belakang kepala • Jaraknya 11,5 - 12 cm • Lingkaran fronto-oksipitalis dengan sirkumferensia 34 cm melalui jalan lahir pada letak puncak kepala. 4. Diameter mento-oksipitalis – Antara dagu ke titik terjauh belakang kepala. – Jaraknya 13,5 cm – Dengan sirkumferensia 35 cm melalui jalan lahir pada letak dahi. 5. Diameter submento-bregmatika • Antara os hyoid ke ubun-ubun besar. • Jaraknya 9 cm. • Dengan sirkumferensia 32 cm melalui jalan lahir pada letak muka.
  • 14.
    Ukuran Melintang •Diameter biparietalis, antara kedua parietalis dengan ukuran 9,5 cm. • Diameter bitemporalis, antara kedua tulang temporalis dengan ukuran 8,5 cm.