TAWURAN 
ANTAR 
PELAJAR 
By : 
1) DESTU AYU HAPSARI 
2) HUMAISI
PENGERTIAN 
Dalam kamus bahasa Indonesia 
“tawuran”dapat diartikan sebagai 
perkelahian yang meliputi banyak 
orang. Sedangkan “pelajar” 
adalah seorang manusia yang 
belajar. Sehingga pengertian 
tawuran pelajar adalah 
perkelahian yang dilakukan oleh 
sekelompok orang yang mana 
perkelahian tersebut dilakukan 
oleh orang yang sedang belajar.
FAKTOR PENYEBAB 
FAKTOR 
INTERNAL 
FAKTOR 
EKSTERNAL 
Diri 
Sendiri 
Lingkungan 
Sekolah Keluarga
DAMPAK TAWURAN ANTAR PELAJAR 
1. Kerugian fisik 
2. Masyarakat sekitar juga dirugikan 
3. Terganggunya proses belajar 
mengajar 
4. Menurunnya moralitas para 
pelajar 
5. Hilangnya perasaan toleransi, 
tenggang rasa, dan saling 
menghargai
PENCEGAHAN 
1. Memberikan pendidikan moral untuk para 
pelajar 
2. Menghadirkan seorang figur yang baik 
untuk dicontoh oleh para pelajar. 
3. Memberikan perhatian yang lebih untuk 
para remaja yang sejatinya sedang 
mencari jati diri 
4. Memfasilitasi para pelajar untuk baik 
dilingkungan rumah atau dilingkungan 
sekolah untuk melakukan kegiatan-kegiatan 
yang bermanfaat diwaktu 
luangnya

Tawuran pelajar

  • 1.
    TAWURAN ANTAR PELAJAR By : 1) DESTU AYU HAPSARI 2) HUMAISI
  • 2.
    PENGERTIAN Dalam kamusbahasa Indonesia “tawuran”dapat diartikan sebagai perkelahian yang meliputi banyak orang. Sedangkan “pelajar” adalah seorang manusia yang belajar. Sehingga pengertian tawuran pelajar adalah perkelahian yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mana perkelahian tersebut dilakukan oleh orang yang sedang belajar.
  • 3.
    FAKTOR PENYEBAB FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKSTERNAL Diri Sendiri Lingkungan Sekolah Keluarga
  • 4.
    DAMPAK TAWURAN ANTARPELAJAR 1. Kerugian fisik 2. Masyarakat sekitar juga dirugikan 3. Terganggunya proses belajar mengajar 4. Menurunnya moralitas para pelajar 5. Hilangnya perasaan toleransi, tenggang rasa, dan saling menghargai
  • 5.
    PENCEGAHAN 1. Memberikanpendidikan moral untuk para pelajar 2. Menghadirkan seorang figur yang baik untuk dicontoh oleh para pelajar. 3. Memberikan perhatian yang lebih untuk para remaja yang sejatinya sedang mencari jati diri 4. Memfasilitasi para pelajar untuk baik dilingkungan rumah atau dilingkungan sekolah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat diwaktu luangnya