MATERI 8Sumber-Sumber Syariat Islam(2)(Dan) Tiadalah yang diucapkanya (Muhammad) itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (padanya) (QS An Najm: 3-4)
7/26/20102
7/26/20103Sunnah adalah perkataan, perbuatan dan taqrir (ketetapan/persetujuan/diamnya) Rasulullah SAW terhadap sesuatu hal/perbuatan seorang shahabat yang diketahuinyaSunnah merupakan sumber syariat Islam yang nilai kebenaranya sama dengan Al Quran, karena sunnah juga berasal dari wahyu
Sehingga dapat dipahami dan diyakini bahwa kehujjahan As Sunnah sebagai sumber hukum / syariat Islam bersifat pasti (qoth’i) kebenarannya, sebagaimana Al Quran itu sendiri7/26/20104
Fungsi Sunnah terhadap Al Quran1. Menguraikan keumuman (mujmal) Al QuranMujmal adalah lafadz yang belum jelas indikasinya (dalalah/penunjukannya), yaitu dalil yang belum jelas maksud dan perinciannya. Misal : perintah sholat, membayar zakat, ibadah hajiKemudian sunnah secara terperinci menerangkan cara-cara pelaksanaan sholat, jumlah rakaat, aturan waktunya, bersuci,dll7/26/20105
2. Pengkhususan keumuman Al QuranUmum (Aam) ialah lafazd yang mencakup segala makna yang pantas dengan satu ucapan saja. Misal : Al Muslimun (orang-orang Islam), ar rijaalu (orang-orang laki-laki), dll. Allah mewajibkan kamu tentang anak-anakmu, untuk seorang anak laki-laki adalah dua bagian dari anak perempuan (QS An Nisaa: 11)Menurutayattersebutsetiapanak (secaraumum) berhakmendapatkanwarisandariayahnya. Kemudiandatangsunnah yang menghususknnya :Kami, seluruhnabitidakmeninggalkanwarisan, apa yang kamitinggalkanadalahsedekah (HR Imam Bukhari)Seorangpembunuhtidakmendapatkanwarisan (HR TirmidzidanIbnuMajah)HadistdiatasmenghususkanbahwaNabitidakmeninggalkanwarisanbagianak-anaknyasertamelarangseoranganak yang membunuhayahnyamendapatkanwarisandariayahnya.7/26/20106
3. Taqyid (pen-syaratan) terhadap ayat Al Quran yang mutlakMutlak ialah lafadz yang menunjukkan sesuatu yang masih umum pada suatu jenis. Misal : lafadz mukmin, budak, kafir, dllLaki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri hendaknya kamu potong tangan (keduanya) (QS Al Maidah: 38)Ayat ini berlaku mutlak pada setiap pencurian (besar maupun kecil). Kemudian sunnah memberikan persyaratan nilai barang curian ituPotonglah dalam pencurian sehingga seperempat dinar dan janganlah dipotong yang kurang dari itu (HR Ahmad)7/26/20107
4. Pelengkapketerangansebagiandarihukum-hukumUntukmemperkuatdanmenetapkanapa yang telahtercantumdalam Al Quran, disampingmelengkapisebagiancabang-cabanghukum yang asalnyadari Al Quran.(Dan diharamkanbagimu) menghimpun (dalamperkawinan) duaperempuanbersaudara, kecuali yang telahterjadidimasalampau (QS An Nisaa: 23)Sunnahmelengkapkanhukummengenaihalini :Tidakbolehseseorangmemaduwanitadenganammah (saudarabapaknya) ataudengankhala (saudaraibu) atauanakperempuandarisaudaraperempuan (kemenakan) dantidakbolehmemadudengananakperempuansaudaralaki-lakinya, sebabbilaitu kalian lakukan, akanmemutustalipersaudaraan (HR An Nasa’IdanIbnuMajah)8
5 Sunnahmenetapkanhukum-hukumbaru yang tidakterdapatdalam Al Qur’anYaitumenetapkanaturan-aturanbaru yang hanyaterdapatdalamsunnah. Misal : diharamkanyakeledaijinakuntukdimakan, setiapbinatang yang bertaringdansetiapburung yang bercakar. Begitu pula dengankeharamanmemungutpajak (beacukai), tidakbolehnyaindividumemilikibendakepentinganumum, seperti air, api, minyakbumi, tambangemas, dll7/26/20109
Kehujjahan As SunnahTidakberbedadengan Al Quran, As Sunnahjugaberasaldariwahyu Allah yang diturunkankepadamanusiamelaluiRosulullah SAW. Hanyasajaadaperbedaanantarakeduanyayaitudarisegilafadznya. Dalamhalinilafadz As SunnahberasaldariRosulullah SAW sedangkan Al Qur’an lafadznyalangsungdari Allah SWT7/26/201010
Dari segiriwayatdankedudukandalil, As Sunnahdibagidalamduabagian, yaitu:HadistMutawatirHadistmutawatiradalahhadist yang disampaikanolehparasahabat, tabi’indantabiittabi’indalamjumlahtertentudalamsetiapthabaqat/generasi, sehinggasifathadistmutawatiriniadalahqathi (pasti) yang tidakadakeraguandidalamnya. Hadistmutawatirterbagimenjadi 2  kelompok, yaitumutawatirlafdzidanmutawatirma’nawiHadistAhadHadistahadadalahhadist yang tidakmemenuhisyaratmutawatirpadatigathabaqat.. Nadistahadterbagimenjadi 2 kelompokberdasarkanjumlahperawaidankualitasperawai. Dari segijumlahperawihadistahaddibagimenjadigharib (satuorang), aziz (duaorang) danmasyur (tigaorangataulebih). Sedangkandarisegikualitasperawi, hadistahaddibagimenjadishahih, hasandandhaif7/26/201011
Siapasaja yang sengajaberdustaatasnamaku, makahendaklahiabersiap-siapuntukmengambiltempatduduknyadineraka (HR At Turmudzi, Ahmad, Bukhari, Muslim danNasa’i)12HadistMutawatirHadistMutawatirLafdziKononRosulullah SAW mengangkattangan, sejajardengankeduapundakbeliau (HR Imam Ahmad, Al Hakim, dan Abu Daud)HadistMutawatirMa’nawi
7/26/2010Haditsahadberdasarderajatnya“Barangsiapa yang Allah kehendakikebaikanmakaakandifahamkanilmu agama.”(HR. Bukhoridan Muslim)shahih“Sholatitudibukadenganbersuci, diawalidengantakbirdandiakhiridengansalam.” (HR Abu Daud)hasan”Jagalahdiri-diri kalian darigangguanorang lain denganburuksangka.” (HR Tirmidzi Al Hakim)dhaif
Haditsahadberdasarkanjalanperiwayatan“Muslim sejatiadalahmuslim yang saudaranyaterbebasdarigangguanlisandantangannya.”Masyhur“Tidaksempurnaiman kalian hinggaAkulebihdiacintaidariorangtua, anaknyabahkanmanusiaseluruhnya.”‘Aziz“Sesungguhnyasetiapamalperbuatanituhanyalahdinilaibiladisertaidenganniat, dansesungguhnyasetiaporanghanyamemperolehsesuaiapa yang diniatkannya…”Ghorib14
Penggunaannash As Sunnahuntukmasalahaqidahharuslahnash yang bersifatqathi, karenatidakbolehadanyakeraguansedikitpundalammasalahaqidah/I’tiqadiyah. Sedangkanuntukmasalahhukum/syariahmasihdapatdigunakannash As Sunnah yang mempunyaiderajatdzanny (prasangkakuatataskebenarannya). Hal inikarenadalammasalahsyariah, tidakdiharuskansuatukeyakinan yang pastiterhadaphasilijtihad yang akandijadikansumberamaliahtersebut (bukansumberuntukmasalahaqidah)7/26/201015
Sesungguhnyajawabanorang-orangmu'min, bilamerekadipanggilkepada Allah danrasul-Nya agar rasulmenghukum (mengadili) diantaramerekaialahucapan. "Kamimendengar, dankamipatuh". Dan merekaitulahorang-orang yang beruntung.(QS An Nur: 51)7/26/201016
7/26/201017Suwartono SIPhttp://MabdaIslam.comNEXT :Sumber-Sumber Syariat Islam (3)

Sumber sumber syariat islam(2)

  • 1.
    MATERI 8Sumber-Sumber SyariatIslam(2)(Dan) Tiadalah yang diucapkanya (Muhammad) itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (padanya) (QS An Najm: 3-4)
  • 2.
  • 3.
    7/26/20103Sunnah adalah perkataan,perbuatan dan taqrir (ketetapan/persetujuan/diamnya) Rasulullah SAW terhadap sesuatu hal/perbuatan seorang shahabat yang diketahuinyaSunnah merupakan sumber syariat Islam yang nilai kebenaranya sama dengan Al Quran, karena sunnah juga berasal dari wahyu
  • 4.
    Sehingga dapat dipahamidan diyakini bahwa kehujjahan As Sunnah sebagai sumber hukum / syariat Islam bersifat pasti (qoth’i) kebenarannya, sebagaimana Al Quran itu sendiri7/26/20104
  • 5.
    Fungsi Sunnah terhadapAl Quran1. Menguraikan keumuman (mujmal) Al QuranMujmal adalah lafadz yang belum jelas indikasinya (dalalah/penunjukannya), yaitu dalil yang belum jelas maksud dan perinciannya. Misal : perintah sholat, membayar zakat, ibadah hajiKemudian sunnah secara terperinci menerangkan cara-cara pelaksanaan sholat, jumlah rakaat, aturan waktunya, bersuci,dll7/26/20105
  • 6.
    2. Pengkhususan keumumanAl QuranUmum (Aam) ialah lafazd yang mencakup segala makna yang pantas dengan satu ucapan saja. Misal : Al Muslimun (orang-orang Islam), ar rijaalu (orang-orang laki-laki), dll. Allah mewajibkan kamu tentang anak-anakmu, untuk seorang anak laki-laki adalah dua bagian dari anak perempuan (QS An Nisaa: 11)Menurutayattersebutsetiapanak (secaraumum) berhakmendapatkanwarisandariayahnya. Kemudiandatangsunnah yang menghususknnya :Kami, seluruhnabitidakmeninggalkanwarisan, apa yang kamitinggalkanadalahsedekah (HR Imam Bukhari)Seorangpembunuhtidakmendapatkanwarisan (HR TirmidzidanIbnuMajah)HadistdiatasmenghususkanbahwaNabitidakmeninggalkanwarisanbagianak-anaknyasertamelarangseoranganak yang membunuhayahnyamendapatkanwarisandariayahnya.7/26/20106
  • 7.
    3. Taqyid (pen-syaratan)terhadap ayat Al Quran yang mutlakMutlak ialah lafadz yang menunjukkan sesuatu yang masih umum pada suatu jenis. Misal : lafadz mukmin, budak, kafir, dllLaki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri hendaknya kamu potong tangan (keduanya) (QS Al Maidah: 38)Ayat ini berlaku mutlak pada setiap pencurian (besar maupun kecil). Kemudian sunnah memberikan persyaratan nilai barang curian ituPotonglah dalam pencurian sehingga seperempat dinar dan janganlah dipotong yang kurang dari itu (HR Ahmad)7/26/20107
  • 8.
    4. Pelengkapketerangansebagiandarihukum-hukumUntukmemperkuatdanmenetapkanapa yangtelahtercantumdalam Al Quran, disampingmelengkapisebagiancabang-cabanghukum yang asalnyadari Al Quran.(Dan diharamkanbagimu) menghimpun (dalamperkawinan) duaperempuanbersaudara, kecuali yang telahterjadidimasalampau (QS An Nisaa: 23)Sunnahmelengkapkanhukummengenaihalini :Tidakbolehseseorangmemaduwanitadenganammah (saudarabapaknya) ataudengankhala (saudaraibu) atauanakperempuandarisaudaraperempuan (kemenakan) dantidakbolehmemadudengananakperempuansaudaralaki-lakinya, sebabbilaitu kalian lakukan, akanmemutustalipersaudaraan (HR An Nasa’IdanIbnuMajah)8
  • 9.
    5 Sunnahmenetapkanhukum-hukumbaru yangtidakterdapatdalam Al Qur’anYaitumenetapkanaturan-aturanbaru yang hanyaterdapatdalamsunnah. Misal : diharamkanyakeledaijinakuntukdimakan, setiapbinatang yang bertaringdansetiapburung yang bercakar. Begitu pula dengankeharamanmemungutpajak (beacukai), tidakbolehnyaindividumemilikibendakepentinganumum, seperti air, api, minyakbumi, tambangemas, dll7/26/20109
  • 10.
    Kehujjahan As SunnahTidakberbedadenganAl Quran, As Sunnahjugaberasaldariwahyu Allah yang diturunkankepadamanusiamelaluiRosulullah SAW. Hanyasajaadaperbedaanantarakeduanyayaitudarisegilafadznya. Dalamhalinilafadz As SunnahberasaldariRosulullah SAW sedangkan Al Qur’an lafadznyalangsungdari Allah SWT7/26/201010
  • 11.
    Dari segiriwayatdankedudukandalil, AsSunnahdibagidalamduabagian, yaitu:HadistMutawatirHadistmutawatiradalahhadist yang disampaikanolehparasahabat, tabi’indantabiittabi’indalamjumlahtertentudalamsetiapthabaqat/generasi, sehinggasifathadistmutawatiriniadalahqathi (pasti) yang tidakadakeraguandidalamnya. Hadistmutawatirterbagimenjadi 2 kelompok, yaitumutawatirlafdzidanmutawatirma’nawiHadistAhadHadistahadadalahhadist yang tidakmemenuhisyaratmutawatirpadatigathabaqat.. Nadistahadterbagimenjadi 2 kelompokberdasarkanjumlahperawaidankualitasperawai. Dari segijumlahperawihadistahaddibagimenjadigharib (satuorang), aziz (duaorang) danmasyur (tigaorangataulebih). Sedangkandarisegikualitasperawi, hadistahaddibagimenjadishahih, hasandandhaif7/26/201011
  • 12.
    Siapasaja yang sengajaberdustaatasnamaku,makahendaklahiabersiap-siapuntukmengambiltempatduduknyadineraka (HR At Turmudzi, Ahmad, Bukhari, Muslim danNasa’i)12HadistMutawatirHadistMutawatirLafdziKononRosulullah SAW mengangkattangan, sejajardengankeduapundakbeliau (HR Imam Ahmad, Al Hakim, dan Abu Daud)HadistMutawatirMa’nawi
  • 13.
    7/26/2010Haditsahadberdasarderajatnya“Barangsiapa yang Allahkehendakikebaikanmakaakandifahamkanilmu agama.”(HR. Bukhoridan Muslim)shahih“Sholatitudibukadenganbersuci, diawalidengantakbirdandiakhiridengansalam.” (HR Abu Daud)hasan”Jagalahdiri-diri kalian darigangguanorang lain denganburuksangka.” (HR Tirmidzi Al Hakim)dhaif
  • 14.
    Haditsahadberdasarkanjalanperiwayatan“Muslim sejatiadalahmuslim yangsaudaranyaterbebasdarigangguanlisandantangannya.”Masyhur“Tidaksempurnaiman kalian hinggaAkulebihdiacintaidariorangtua, anaknyabahkanmanusiaseluruhnya.”‘Aziz“Sesungguhnyasetiapamalperbuatanituhanyalahdinilaibiladisertaidenganniat, dansesungguhnyasetiaporanghanyamemperolehsesuaiapa yang diniatkannya…”Ghorib14
  • 15.
    Penggunaannash As Sunnahuntukmasalahaqidahharuslahnashyang bersifatqathi, karenatidakbolehadanyakeraguansedikitpundalammasalahaqidah/I’tiqadiyah. Sedangkanuntukmasalahhukum/syariahmasihdapatdigunakannash As Sunnah yang mempunyaiderajatdzanny (prasangkakuatataskebenarannya). Hal inikarenadalammasalahsyariah, tidakdiharuskansuatukeyakinan yang pastiterhadaphasilijtihad yang akandijadikansumberamaliahtersebut (bukansumberuntukmasalahaqidah)7/26/201015
  • 16.
    Sesungguhnyajawabanorang-orangmu'min, bilamerekadipanggilkepada Allahdanrasul-Nya agar rasulmenghukum (mengadili) diantaramerekaialahucapan. "Kamimendengar, dankamipatuh". Dan merekaitulahorang-orang yang beruntung.(QS An Nur: 51)7/26/201016
  • 17.