NUSYUZ DALAM WACANA FIQIH DAN GENDER
Nusyuz, Syiqaq dan Hakamain
Kholid Ma’rufi
A. Definisi Nusyuz
Nusyuz secara lughawi berasal dari kata nasyaza—
yansyuzu yang berarti ‘tinggi’, bentuk jamaknya
ansyaz atau nasyaz. Kalimat nusyuz az-zaujani berarti
saling membenci dan berbuat jahat antara suamiistri
(A.W. Munawwir, Kamus al-Munawwir, 1997: 1418-
1419).
Nusyuz adalah pembangkangan seorang isteri
terhadap suaminya di dalam hal-hal yang diwajibkan
oleh Allah q kepada isteri atas suaminya, karena isteri
merasa tinggi dan sombong kepada suaminya. Dan
nusyuz hukumnya adalah haram.
Sebagai sebuah pegangan dapat dikatakan nusyuz
adalah perselisihan, pertengkaran atau permusuhan
yang timbul akibat adanya kebencian yang mungin
terjadi baik dari pihak istri maupun suami.Yang jelas
dapat disimpulkan bahwa nusyuz dapat dilakukan
suami terhadap istri dan istri terhadap suami (Syauqi
al-Qadri, 1998: 25).
Bentuk-bentuk nusyuz
Adapun perbuatan maupun sikap istri yang dapat
dikategorikan sebagai tindakan nusyuz :
1. Menurut ulama Hanafi adalah seperti keluar dari
rumah tanpa izin suami dan tidak mau melayani
suami tanpa alasan yang dibenarkan syar’i.
2. Sedang madzab Maliki menyatakan nusyuz istri
adalah tidak taat pada suami, menolak untuk
digauli, pergi ke suatu tempat tanpa izin suami dan
mengabaikan kewajibannya kepada Allah.
Ulama Syafi’i mengatakan, istri dianggap nusyuz jika
istri tidak mau mematuhi suaminya, tidak
menjalankan syari’at agama, serta tidak memenuhi
hak-hak suami.
Madzab Hanbali menyatakan istri dianggap nusyuz
jika istri tidak memenuhi hak-hak suami yang wajib
dipenuhi akibat adanya perkawinan itu.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan tindakan istri
yang dapat dianggap sebagai nusyuz adalah :
1. Istri tidak taat pada suami.
2. Istri menolak diajak bersetubuh oleh suami tanpa
alasan yang benar. Ada banyak riwayat yang
menyatakan betapa ‘besar’ dosa yang akan
diterima istri jika ia tidak mau melayani kehendak
suami.
Dari uraian singkat tersebut di atas, dapat
disimpulkan nusyuz suami dapat berupa :
1. Suami tinggi hati yang dapat mendorongnya
melecehkan hak-hak istri.
2. Perlakuan yang kasar dan berlebihan.
3. Tidak memberikan hak-hak istri seperti pemberian
nafkah.
4. Menelantarkan istri tanpa perhatian yang
semestinya.
Tips nusyuz bagi suami
1. Memberikan nasihat dan bimbingan dengan
bijaksana dan tutur kata yang baik.
2. Memisahi ranjang dan tidak mencampurinya
(mengaulinya).
3. Pukulan yang sekiranya tidak menyakitkan,
misalnya dengan siwak dan sebagainya, dengan
tujuan sebagai pembelajaran baginya.
4. Kalau ketiga cara diatas sudah tidak berguna
(masih belum bisa mengatasi isteri yang nusyūz),
maka dicari jalan dengan bertahkim (mengangkat
hakim) untuk menyelesaikannya.
Tips Nusyuz istri
Tips nusyuz suami bagi istri adalah :
1. Mengadakan sulh atau perdamaian.
2. Berbuat ihsan, dan
3. Bertaqwa
gugurnya hak istri kepada suami
Dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) dijelaskan bahwa
kewajibankewajiban suami yang berupa kewajiban
memberi nafkah, menyediakan tempat kediaman bagi
isteri, biaya rumah tangga, biaya perawatan dan
pengobatan bagi isteri berlaku semenjak adanya
tamkin sempurna dari isterinya. Dan kewajiban-
kewajiban tersebut menjadi gugur apabila isteri
nusyūz.
Dalam Pasal selanjutnya dijelaskan bahwa selama
isteri dalam keadaan nusyūz kewajiban suami
terhadap isterinya seperti yang telah disebutkan di
atas gugur kecuali yang berkaitan dengan hal-hal
untuk kepentingan anaknya. Dan untuk kewajiban
suami terhadap isteri nusyūz yang gugur tersebut
berlaku kem. bali jika isteri sudah tidak nusyūz lagi
B. DEFINSI SYIQAQ
bentuk-bentuk syiqaq
akibat hukum syiqaq
C. definsi hakamain
peranan hakamain dalam syiqaq atau
nusyuz

Nusyuz, syiqaq dan hakamain

  • 1.
    NUSYUZ DALAM WACANAFIQIH DAN GENDER
  • 2.
    Nusyuz, Syiqaq danHakamain Kholid Ma’rufi
  • 3.
    A. Definisi Nusyuz Nusyuzsecara lughawi berasal dari kata nasyaza— yansyuzu yang berarti ‘tinggi’, bentuk jamaknya ansyaz atau nasyaz. Kalimat nusyuz az-zaujani berarti saling membenci dan berbuat jahat antara suamiistri (A.W. Munawwir, Kamus al-Munawwir, 1997: 1418- 1419). Nusyuz adalah pembangkangan seorang isteri terhadap suaminya di dalam hal-hal yang diwajibkan oleh Allah q kepada isteri atas suaminya, karena isteri merasa tinggi dan sombong kepada suaminya. Dan nusyuz hukumnya adalah haram.
  • 4.
    Sebagai sebuah pegangandapat dikatakan nusyuz adalah perselisihan, pertengkaran atau permusuhan yang timbul akibat adanya kebencian yang mungin terjadi baik dari pihak istri maupun suami.Yang jelas dapat disimpulkan bahwa nusyuz dapat dilakukan suami terhadap istri dan istri terhadap suami (Syauqi al-Qadri, 1998: 25).
  • 5.
    Bentuk-bentuk nusyuz Adapun perbuatanmaupun sikap istri yang dapat dikategorikan sebagai tindakan nusyuz : 1. Menurut ulama Hanafi adalah seperti keluar dari rumah tanpa izin suami dan tidak mau melayani suami tanpa alasan yang dibenarkan syar’i. 2. Sedang madzab Maliki menyatakan nusyuz istri adalah tidak taat pada suami, menolak untuk digauli, pergi ke suatu tempat tanpa izin suami dan mengabaikan kewajibannya kepada Allah.
  • 6.
    Ulama Syafi’i mengatakan,istri dianggap nusyuz jika istri tidak mau mematuhi suaminya, tidak menjalankan syari’at agama, serta tidak memenuhi hak-hak suami. Madzab Hanbali menyatakan istri dianggap nusyuz jika istri tidak memenuhi hak-hak suami yang wajib dipenuhi akibat adanya perkawinan itu.
  • 7.
    Dari uraian diatas dapat disimpulkan tindakan istri yang dapat dianggap sebagai nusyuz adalah : 1. Istri tidak taat pada suami. 2. Istri menolak diajak bersetubuh oleh suami tanpa alasan yang benar. Ada banyak riwayat yang menyatakan betapa ‘besar’ dosa yang akan diterima istri jika ia tidak mau melayani kehendak suami.
  • 8.
    Dari uraian singkattersebut di atas, dapat disimpulkan nusyuz suami dapat berupa : 1. Suami tinggi hati yang dapat mendorongnya melecehkan hak-hak istri. 2. Perlakuan yang kasar dan berlebihan. 3. Tidak memberikan hak-hak istri seperti pemberian nafkah. 4. Menelantarkan istri tanpa perhatian yang semestinya.
  • 9.
    Tips nusyuz bagisuami 1. Memberikan nasihat dan bimbingan dengan bijaksana dan tutur kata yang baik. 2. Memisahi ranjang dan tidak mencampurinya (mengaulinya). 3. Pukulan yang sekiranya tidak menyakitkan, misalnya dengan siwak dan sebagainya, dengan tujuan sebagai pembelajaran baginya. 4. Kalau ketiga cara diatas sudah tidak berguna (masih belum bisa mengatasi isteri yang nusyūz), maka dicari jalan dengan bertahkim (mengangkat hakim) untuk menyelesaikannya.
  • 10.
    Tips Nusyuz istri Tipsnusyuz suami bagi istri adalah : 1. Mengadakan sulh atau perdamaian. 2. Berbuat ihsan, dan 3. Bertaqwa
  • 11.
    gugurnya hak istrikepada suami Dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) dijelaskan bahwa kewajibankewajiban suami yang berupa kewajiban memberi nafkah, menyediakan tempat kediaman bagi isteri, biaya rumah tangga, biaya perawatan dan pengobatan bagi isteri berlaku semenjak adanya tamkin sempurna dari isterinya. Dan kewajiban- kewajiban tersebut menjadi gugur apabila isteri nusyūz.
  • 12.
    Dalam Pasal selanjutnyadijelaskan bahwa selama isteri dalam keadaan nusyūz kewajiban suami terhadap isterinya seperti yang telah disebutkan di atas gugur kecuali yang berkaitan dengan hal-hal untuk kepentingan anaknya. Dan untuk kewajiban suami terhadap isteri nusyūz yang gugur tersebut berlaku kem. bali jika isteri sudah tidak nusyūz lagi
  • 13.
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
    peranan hakamain dalamsyiqaq atau nusyuz