SlideShare a Scribd company logo
MANAJEMEN
STRATEGI BISNIS
Menetapkan Sasaran dan
Merumuskan Strategi
 Langkah awal dalam manajemen yang efektif
adalah menetapkan sasaran (goal) tujuan yang di
harapkan (dan direncanakan) untuk di capai suatu
bisnis. Pada sebagian besar perusahaan, program
cakupan luas mendasari keputusan itu. Program
tersebut disebut strategi, yang merupakan
perangkat luas rencana organisasi untuk
mengimpletasikan keputusan yang diambil demi
mencapai suatu organisasi.
Jenis-jenis Strategi
 Strategi perusahaan (corporate strategy)
bertujuan untuk menetapkan keseluruhan
sikap perusahaan terhadap pertumbuhan dan
cara perusahaan mengelola bisnis atau lini
produknya.
 Strategi bisnis (atau strategi persaingan),
yang berlangsung pada tingkat unit bisnis atau
produk, berfokus pada peningkatan posisi
bersaing perusahaan.
 Pada level strategi fungsional, para manajer
pada bidang spesifik memutuskan cara terbaik
mencapai tujuan perusahaan dengan bekerja
seproduktif mungkin.
Tujuan Penetapan Sasaran
 manajer di semua tingkat.
 Penetapan sasaran Penetapan
sasaran memberikan arah dan
panduan bagi para membantu
perusahaan mengalokasikan sumber
dayanya.
 Penetapan sasaran membantu
membangun budaya perusahaan.
 Penetapan sasaran membantu
manajer menilai kerjanya
Macam-macam sasaran
 Sasaran akan berbeda-beda untuk
setiap perusahaan, tergantung maksud
dan misi perusahaan itu. Setiap
perusahaan juga memiliki suatu misi
dan pernyataan misi (mission
statement) pernyataan cara
perusahaan mencapai sasaran dalam
lingkungan tempatnya menjalankan
bisnisnya.
Terlepas dari maksud dan misi perusahaan
memiliki sasaran jangka panjang, jangka
menengah, jangka pendek:
 Sasaran jangka panjang berhubungan
dengan periode waktu yang panjang.
Umumnya lima tahun atau lebih
 Sasaran jangka mengah ditetapkan
untuk periode antara satu sampai lima
tahun
 Sasaran jangka pendek ditetapkan
untuk sekitar satu tahun dan
dikembangkan pada beberapa bidang
yang berbeda
Merumuskan Strategi
 Perumusan strategi adalah penciptaan
program yang luas untuk menetapkan dan
mecapai sasaran organisasi
 Menetapkan sasaran strategi adalah
sasaran jangka panjang yang langsung
berasal dari pernyataan misi perusahaan
 Analisis SWOT adalah identifikasi dan
analisis kekuatan dan kelemahan
organisasi serta peluang dan ancaman
lingkungan sebagai bagian dari perumusan
strategi
Proses Manajemen
 Manajemen merupakan proses
perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengawasan sumber
daya financial, manusia, serta informasi
suatu perusahaan untuk mencapai
sasaran
Perencanaan adalah proses manajemen yang
menetapkan apa yang harus dilakukan organisasi dan
bagaimana sebaiknya melakukanya.
Pengorganisasian adalah proses manajemen yang
menetapkan cara terbaik dan megatur sumber daya dan
aktivitas organisasi menjadi struktur yang logis.
Pengarahan adalah proses manajemen yang memandu
dan memotivasi karyawan untuk mencapai sasaran organisasi.
Pengawasan adalah proses manajemen yang memonitor
kinerja organisasi untuk memastikan bahwa sasarannya dapat
tercapai.
Tingkatan Manajemen
 Tiga tingkatan dasar manajemen adalah
manajemen puncak, menengah, dan lini pertama.
 Manajer Puncak adalah manajer yang bertanggung
jawab kepada dewan direksi dan pemegang saham
atas keseluruhan kinerja dan efektivitas perusahaan
 Manajer Menengah adalah manajer yang
bertanggung jawab mengimplementasikan strategi,
kebijakan, dan keputusan yang di buat oleh manajer
puncak
 Manajer Lini Pertama adalah manajer yang
bertanggung jawab dalam menyelia pekerjaan
karyawan
Bidang-bidang Manajemen
 Manajer Sumber Daya Manusia
 Manajer Operasi
 Manajer Pemasaran
 Manajer Pemasaran
 Manajer Keungan
 Manajer-manajer Lain
Dasar Keterampilan
Manajemen
 Keterampilan Teknis adalah keterampilan yang diperlukan
untuk melakukan tugas-tugas khusus
 Keterampilan Hubungan Manusia adalah keterampilan
untuk memahami dan bekerja sama dengan orang lain
 Keterampilan Konseptual adalah kemampuan untuk
berpikir secara abstrak, mendiagnosa dan menganalisis
situasi yang berbeda, serta melihat jauh ke depan
 Keterampilan Pengambilan Keputusan adalah
keterampilan dalam menentukan masalah dan memilih
tindakan yang terbaik
 Keterampilan Pengolahan Waktu adalah keterampilan
yang berkaitan dengan pengunaan waktu secara produktif
Mengkomunikasikan Budaya
dan Mengelola Perubahan
 Mengkomunikasikan Budaya
 Dalam menggunakan budaya untuk
kepentingan suatu perusahaan, para
manajer harus menjalankan beberapa
tugas, seluruhnya bergantung pada
komunikasi yang efektif
 Mengelola Perubahan
 Organisasi kadang-kadang harus
mengubah budaya mereka. Dalam kasus
seperti itu, mereka juga harus
mengkomunikasikan sifat perubahan itu
kepada karyawan maupun konsumennya.
“Proses perencanaan starategis unit bisnis
dari langkah-langkah yang di tunjukkan
dalam gambar di bawah ini.”
ANALISIS SWOT
Setiap unit bisnis perlu mendefinisikan misi spesifiknya dalam
lingkup misi perusahaan yang lebihluas.
Jadi, perusahaan perlatan lampu televisi harus menetapkan
misinya sebagai, “perusahaan bertujuan untuk mebidik studio
televisi besar dan menjadi yang lebih maju dan handal.” Perhatikan
bahwa misi itu tidak berusaha untuk memenangkan bisnis dengan
studio televisi yang lebih kecil, memenangkan bisnis dengan harga
yang paling rendah, atau mengadu untung untuk memasuki produk
non-penerangan.
MISI BISNIS
ANALISIS SWOT
Evaluasi terhadap keseluruhan
kekuatan, kelemahan, peluang, dan
ancaman disebut analisis SWOT.
Tercakup di sini pemantauan
lingkungan pemasaran internal
daneksternal.
ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL(ANALISIS
PELUANG DAN ANCAMAN)
Suatu unit bisnis harus memantau kekuatan lijngkungan
makro (demografi-ekonomi, teknologi, politik-hukum,
dansosial-budaya) dan pelaku lingkungan mikrou tama
(pelanggan, pesaing, salurandistribusi,pemasok) yang
memengaruhi kemampuannya memeperoleh laba. Unit
bisnis harus memiliki sistem intelijen pemasaran untuk
mengikuti kecenderungan dan perkembangan pentig
yang terjadi.Untuk masing-masing kecenderungan atau
perkembangan, manajemen perlu mengidentifikasi
peluang dan anacaman yang ditimbulkannya.
> Tujuan utama pengamananan lingkungan
adalah melihat peluang pemasaran baru.
“Dalam banyak hal, pemasaran yang baik adalah seni
menemukan, mengembangkan, dan mendapatkan laba
dari peluang. Peluang pemasaran adalah wilayah
kebutuhan atau potensi permintaan dimana
perusahaan dapat menggarapnya secara
menguntungkan”.
Ada 3 sumber peluang pasar
1. Menyuplai sesuatu yang pasokannya kurang.
Ini menuntut sedikit bakat pemasaran, ketika
keutuhannya cukup jelas.
2. Memasok produk atau layanan yang sudah
ada dengan cara baru atau lebih unggul.
Ada beberapa cara untuk menyikapkan
kemungkinan perbaikan produk atau jasa:
- Meminta saran dari konsumen (metode deteksi masalah)
- Meminta konsumen menggambarkan satu versi ideal dari produk
atau layanan (metode ideal)
- Meminta konsumen membuat pola langkah mereka dalam
mendapatkan, menggunakan dan membuang produk (metode
rantai konsumsi).
*Sumber ketiga sering menimbulkan satu produk atau layanan yang
sama sekali baru.
Untuk mengevaluasi peluang, perusahaan dapat
menggunakan analisis peluang pasar (MOA-Market
Opportunity Analysis) untuk menentukan daya tarik
dan kemungkinan berhasilnya peluang.
>>> Beberapaperkembangan di lingkungan eksternal
merupakan ancaman.
>>>Ancaman lingkungan adalah tantangan akibat
kecenderungan atau perkembangan yang kurang
menguntungkan, yang akan mengurangi penjualan
dan laba jika tidak dilakukan tindakan pemasaran
defensive. >>>Ancaman seharusnya dibagi menurut
tingkatkeseriusandankemungkinanterjadinya.Begitum
anajementelahberhasilmengidentifikasiancamandanpe
luangutama yang dihadapioleh unit bisnistertentu,
kitadapatmenjabarkansifatdayatarik unit
bisnistersebutsecarakeseluruhan.
ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL(ANALISIS
KEKUATAN DAN KELEMAHAN)
Selain menhgetahui peluang yang menarik di
lingkungannya, unit bisnis perlu juga memiliki keeahlian
yang dibutuhkan untuk berhasil memanfaatkan peluang
tersebut. Setiap unit bisnis harus mengevaluasi
kekuatan dan kelemahannya sevara periodic. Hal itu
dapat dilakukan dengan menggunakan formulir yang
serupadengan yang ditunjukkan di ”memo pemasaran:
Daftar periksa untuk pelaksanaanan alisis
kekuatan/kelemahan.”
George Stalk
Konsultan manajemen terkemuka, menyatakan bahwa “perusahaan yang
memenangkan persaingan adalah perusahaan yang memiliki kemampuan
internal yang unggul, tidak hanya memiliki kompetensi inti. Setiap perusahaan
harus mengelola beberapa proses dasar, seperti pengembangan produk baru,
penciptaan penjualan ,dan pemenuhan pesanan. Masing-masing proses
menciptakan nilai dan setiap proses memerlukan kerjasama antar departemen.
Walaupun masing-masing departemen mungkin memiliki kompetensi inti
tertentu. Tantangannya adalah untuk mengembangkan kapabilitas / kecakapan
kompetetif yang unggul dalam pengelolaan proses kunci perusahaan. Stalk
menamakannya persaingan berdasarkan kapabilitas”.
PENDEKATAN
PORTER
“Porter five forces analysis
adalah sebuah tool yang
digelindingkan untuk
memetakan sejauh mana bisnis
yang anda mainkan cukup
kompetitif dan cukup atraktif”.
•Elemen pertama di bisnis ini adalah
Rivalries Within Industry. Elemen ini mencoba
mengulik lebih lanjut level kompetisi di industry itu.
Karena perlu anda memetakan dan berhitung
pemain-pemain yang bermain di bisnis yang anda
ingin masuki. Misalnya anda ingin mencoba di
bisnis makana lele. Tentu anda pasti tahu begitu
banyak warung pecel lele ada diman-mana, itu
menunjukan tingkat eksepbilitas pecel lele tinggi.
Tapi harus bisa memetakan, bahwa disamping
kelas lele jalanan pinggir jalan, kelas jualan lele
dengan menjaring kelas yang lebih atas pun sudah
ada, seperti lele lela misalnya, yang sukses
mendirikan banyak outlet lele yang dimasak dengan
banyak ragamnya.
• Elemen kedua.
Entro Barrier. Elemen ini mau melihat sejauh
manatingkat kesulitan untuk masuk dalam
industry tertentu. Strateginya semakin
susahbisnis yang anda bangun “dimasuki”
pesaing, itu semakin bagusJadi kalau anda
mempunyai sebuah bisnis, dimana barang
baku cumin anda yang punya, atau suatu
masakan resep khas yang anda milik warisan
orang tua Cuma anda yang punya.
Kemungkinan bisnis itu langgeng tahan lama
kedepan itu lebih baik.
•Elemen ketiga :
Buyer Power. Sejauh mana para pembeli atau
pelanggan memiliki kekuatan untuk menekan
produsen. Kalau bisnis yang anda jalankan banyak
yang menjalankan banyak yang menjalani,
keungkinan anda “ditekan” itu besar. Kalau anda
bermain ke daerah Senen, Jakarta Pusat di tempat
pengusaha-pengusaha mesin cetak beroperasi.
Karena jumlahnya sedemikian banyak, setiap saya
kesana selalu saya dapati tulisan di depan mesin –
mesin cetak rumahan tadi tawaran untuk mencetak
dengan harga bersaing yang lebih miring. Jadi
bisnis yang efek penekan dari pembelli itu relative
jarang.
• Elemen empat :
Supplier Power. Kalau bisnis nda memerlukan
supply bahan mentah (raw material). Pastikan anda
mempunyai rekanan supplier yang bisa diajak
bekerja sama dengan baik.misalnya anda memiliki
bisnis makanan bakso. Walaupun bakso lezat dan
dikerumuni banyak pembeli kalau supply daging
sapinya seret, bisnis anda akan terancam bukan,
jadi pastikan alur supply barang bisnis anda aman,
sehingga tidak membuat bisnis anda berhenti. Salah
satu solusinya adalah untuk tidak terpaku pada
sedikit atau satu supplier, itu berbahaya.
• Elemen kelima :
Threat Substitute. Atau sejauh mana
ancaman dating dari produk pengganti
(subtitusi). Di sini anda harus bisa
memetakan, terkadang competitor itu tidak
dating dari barang atau jasa yang sama,
tetapi malah dating dari barang atau jasa
yang berbeda tapi bisa berfungsi sebagai
pengganti.

More Related Content

What's hot

Implementasi Strategi
Implementasi StrategiImplementasi Strategi
Implementasi Strategi
Yodhia Antariksa
 
Perumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi Bisnis
Perumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi BisnisPerumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi Bisnis
Perumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi Bisnis
Kacung Abdullah
 
Pertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaran
Pertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaranPertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaran
Pertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaran
Center For Economic Policy Institute (CEPAT)
 
Konsep dasar manajemen SDM
Konsep dasar manajemen SDMKonsep dasar manajemen SDM
Konsep dasar manajemen SDM
Aun Falestien Faletehan
 
komunikasi-bisnis-bab1.ppt
komunikasi-bisnis-bab1.pptkomunikasi-bisnis-bab1.ppt
komunikasi-bisnis-bab1.ppt
RahmadNurdiansyah4
 
Presentasi Pemeliharaan SDM
Presentasi Pemeliharaan SDMPresentasi Pemeliharaan SDM
Presentasi Pemeliharaan SDM
Shin Soo Rin
 
Materi Kewirausahaan
Materi KewirausahaanMateri Kewirausahaan
Materi Kewirausahaan
Alir Retno
 
Analisis visi misi pt telkom tbk
Analisis visi misi pt telkom tbkAnalisis visi misi pt telkom tbk
Analisis visi misi pt telkom tbk
Desy Rahmawati
 
Sap manajemen strategik
Sap manajemen strategikSap manajemen strategik
Sap manajemen strategik
Ega Jalaludin
 
Presentation desain sistem kerja
Presentation desain sistem kerja Presentation desain sistem kerja
Presentation desain sistem kerja
iv4nnavi
 
ASPEK-PASAR-PEMASARAN.ppt
ASPEK-PASAR-PEMASARAN.pptASPEK-PASAR-PEMASARAN.ppt
ASPEK-PASAR-PEMASARAN.ppt
hilma3
 
File1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usaha
File1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usahaFile1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usaha
File1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usaha
Mushoddik Indisav
 
Fungsi Pengorganisasian Manajemen
Fungsi Pengorganisasian ManajemenFungsi Pengorganisasian Manajemen
Fungsi Pengorganisasian Manajemen
Baiq Erisa Miarahayu
 
Materi kuliah sisfo sdm
Materi kuliah  sisfo sdmMateri kuliah  sisfo sdm
Materi kuliah sisfo sdm
Simon Patabang
 
Budaya organisasi
Budaya organisasiBudaya organisasi
Budaya organisasi
Fernando GintingSuka
 
Learning organization
Learning organizationLearning organization
Learning organization
Deky Lioman
 
External Macro Environment Analysis
External Macro Environment AnalysisExternal Macro Environment Analysis
External Macro Environment Analysis
Alfrianty Sauran
 
Mid tes asas asas manajemen
Mid tes asas asas manajemenMid tes asas asas manajemen
Mid tes asas asas manajemen
Operator Warnet Vast Raha
 
PPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptx
PPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptxPPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptx
PPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptx
AthurDwiRama1
 
Pelatihan Kelapa Sawit Training
Pelatihan Kelapa Sawit TrainingPelatihan Kelapa Sawit Training
Pelatihan Kelapa Sawit Training
Deni Luckyman
 

What's hot (20)

Implementasi Strategi
Implementasi StrategiImplementasi Strategi
Implementasi Strategi
 
Perumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi Bisnis
Perumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi BisnisPerumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi Bisnis
Perumusan Strategi : Analisis Situasi dan Strategi Bisnis
 
Pertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaran
Pertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaranPertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaran
Pertemuan 5 menyusun tujuan dan strategi pemasaran
 
Konsep dasar manajemen SDM
Konsep dasar manajemen SDMKonsep dasar manajemen SDM
Konsep dasar manajemen SDM
 
komunikasi-bisnis-bab1.ppt
komunikasi-bisnis-bab1.pptkomunikasi-bisnis-bab1.ppt
komunikasi-bisnis-bab1.ppt
 
Presentasi Pemeliharaan SDM
Presentasi Pemeliharaan SDMPresentasi Pemeliharaan SDM
Presentasi Pemeliharaan SDM
 
Materi Kewirausahaan
Materi KewirausahaanMateri Kewirausahaan
Materi Kewirausahaan
 
Analisis visi misi pt telkom tbk
Analisis visi misi pt telkom tbkAnalisis visi misi pt telkom tbk
Analisis visi misi pt telkom tbk
 
Sap manajemen strategik
Sap manajemen strategikSap manajemen strategik
Sap manajemen strategik
 
Presentation desain sistem kerja
Presentation desain sistem kerja Presentation desain sistem kerja
Presentation desain sistem kerja
 
ASPEK-PASAR-PEMASARAN.ppt
ASPEK-PASAR-PEMASARAN.pptASPEK-PASAR-PEMASARAN.ppt
ASPEK-PASAR-PEMASARAN.ppt
 
File1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usaha
File1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usahaFile1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usaha
File1 pengembangan jejaring kerja dan kemitraan usaha
 
Fungsi Pengorganisasian Manajemen
Fungsi Pengorganisasian ManajemenFungsi Pengorganisasian Manajemen
Fungsi Pengorganisasian Manajemen
 
Materi kuliah sisfo sdm
Materi kuliah  sisfo sdmMateri kuliah  sisfo sdm
Materi kuliah sisfo sdm
 
Budaya organisasi
Budaya organisasiBudaya organisasi
Budaya organisasi
 
Learning organization
Learning organizationLearning organization
Learning organization
 
External Macro Environment Analysis
External Macro Environment AnalysisExternal Macro Environment Analysis
External Macro Environment Analysis
 
Mid tes asas asas manajemen
Mid tes asas asas manajemenMid tes asas asas manajemen
Mid tes asas asas manajemen
 
PPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptx
PPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptxPPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptx
PPT kelompok 7 produktivitsa kerja.pptx
 
Pelatihan Kelapa Sawit Training
Pelatihan Kelapa Sawit TrainingPelatihan Kelapa Sawit Training
Pelatihan Kelapa Sawit Training
 

Similar to Strategi manajemen bisnis

Power point mengelola perusahaan bisnis
Power point mengelola perusahaan bisnisPower point mengelola perusahaan bisnis
Power point mengelola perusahaan bisnis
Suprianto BM
 
Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016
Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016
Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016
stephaniejessey
 
Mendesain model bisnis yang kompetitif
Mendesain model bisnis yang kompetitifMendesain model bisnis yang kompetitif
Mendesain model bisnis yang kompetitif
Linbud
 
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdfFred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
ByunNelly
 
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdfFred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
hilman39
 
Makalah manajemen stratejik2
Makalah  manajemen stratejik2Makalah  manajemen stratejik2
Makalah manajemen stratejik2
Nur Holiiffah
 
FORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdf
FORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdfFORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdf
FORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdf
annaropitasari2
 
Manajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKT
Manajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKTManajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKT
Manajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKT
Emilia Wati
 
Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]
Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]
Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]
emaunayah
 
Presentasion 5
Presentasion 5Presentasion 5
Presentasion 5
suningrat suning
 
susilawati 11150205
susilawati 11150205susilawati 11150205
susilawati 11150205
susi susilawati
 
Analisis_Lingkungan_Internal dan ekstern
Analisis_Lingkungan_Internal dan eksternAnalisis_Lingkungan_Internal dan ekstern
Analisis_Lingkungan_Internal dan ekstern
lp2klkumnaw
 
Manajemen Strategi
Manajemen StrategiManajemen Strategi
Manajemen Strategi
Akadusyifa .
 
Analisis_Lingkungan_Perusahaan barus.ppt
Analisis_Lingkungan_Perusahaan barus.pptAnalisis_Lingkungan_Perusahaan barus.ppt
Analisis_Lingkungan_Perusahaan barus.ppt
lp2klkumnaw
 
Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967
Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967
Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967
Ulfah .
 

Similar to Strategi manajemen bisnis (20)

Power point mengelola perusahaan bisnis
Power point mengelola perusahaan bisnisPower point mengelola perusahaan bisnis
Power point mengelola perusahaan bisnis
 
Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016
Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016
Bab vi mengelola bisnis oleh stephanie tepp S1 akuntansi A UNJ 2016
 
Mendesain model bisnis yang kompetitif
Mendesain model bisnis yang kompetitifMendesain model bisnis yang kompetitif
Mendesain model bisnis yang kompetitif
 
MAKALAH UAS
MAKALAH UASMAKALAH UAS
MAKALAH UAS
 
Modul kewirausahaan
Modul kewirausahaanModul kewirausahaan
Modul kewirausahaan
 
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdfFred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
 
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdfFred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
Fred_R_David_Manajemen_Strategik_pdf.pdf
 
Makalah manajemen stratejik2
Makalah  manajemen stratejik2Makalah  manajemen stratejik2
Makalah manajemen stratejik2
 
Modul kewirausahaan
Modul kewirausahaanModul kewirausahaan
Modul kewirausahaan
 
FORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdf
FORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdfFORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdf
FORMULASI STRATEGI - MANAJEMEN STRATEJIK 4TH MEETING.pdf
 
Modul kewirausahaan
Modul kewirausahaanModul kewirausahaan
Modul kewirausahaan
 
Modul kewirausahaan
Modul kewirausahaanModul kewirausahaan
Modul kewirausahaan
 
Manajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKT
Manajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKTManajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKT
Manajemen Operasi Bab 2 Kelompok 2 3AKT
 
Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]
Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]
Makalah 2 m._stratejik_(ema_unayah_11150569)[1]
 
Presentasion 5
Presentasion 5Presentasion 5
Presentasion 5
 
susilawati 11150205
susilawati 11150205susilawati 11150205
susilawati 11150205
 
Analisis_Lingkungan_Internal dan ekstern
Analisis_Lingkungan_Internal dan eksternAnalisis_Lingkungan_Internal dan ekstern
Analisis_Lingkungan_Internal dan ekstern
 
Manajemen Strategi
Manajemen StrategiManajemen Strategi
Manajemen Strategi
 
Analisis_Lingkungan_Perusahaan barus.ppt
Analisis_Lingkungan_Perusahaan barus.pptAnalisis_Lingkungan_Perusahaan barus.ppt
Analisis_Lingkungan_Perusahaan barus.ppt
 
Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967
Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967
Makalah ke 2 manajeman stratejik ulfah 11150967
 

Strategi manajemen bisnis

  • 2. Menetapkan Sasaran dan Merumuskan Strategi  Langkah awal dalam manajemen yang efektif adalah menetapkan sasaran (goal) tujuan yang di harapkan (dan direncanakan) untuk di capai suatu bisnis. Pada sebagian besar perusahaan, program cakupan luas mendasari keputusan itu. Program tersebut disebut strategi, yang merupakan perangkat luas rencana organisasi untuk mengimpletasikan keputusan yang diambil demi mencapai suatu organisasi.
  • 3. Jenis-jenis Strategi  Strategi perusahaan (corporate strategy) bertujuan untuk menetapkan keseluruhan sikap perusahaan terhadap pertumbuhan dan cara perusahaan mengelola bisnis atau lini produknya.  Strategi bisnis (atau strategi persaingan), yang berlangsung pada tingkat unit bisnis atau produk, berfokus pada peningkatan posisi bersaing perusahaan.  Pada level strategi fungsional, para manajer pada bidang spesifik memutuskan cara terbaik mencapai tujuan perusahaan dengan bekerja seproduktif mungkin.
  • 4. Tujuan Penetapan Sasaran  manajer di semua tingkat.  Penetapan sasaran Penetapan sasaran memberikan arah dan panduan bagi para membantu perusahaan mengalokasikan sumber dayanya.  Penetapan sasaran membantu membangun budaya perusahaan.  Penetapan sasaran membantu manajer menilai kerjanya
  • 5. Macam-macam sasaran  Sasaran akan berbeda-beda untuk setiap perusahaan, tergantung maksud dan misi perusahaan itu. Setiap perusahaan juga memiliki suatu misi dan pernyataan misi (mission statement) pernyataan cara perusahaan mencapai sasaran dalam lingkungan tempatnya menjalankan bisnisnya.
  • 6. Terlepas dari maksud dan misi perusahaan memiliki sasaran jangka panjang, jangka menengah, jangka pendek:  Sasaran jangka panjang berhubungan dengan periode waktu yang panjang. Umumnya lima tahun atau lebih  Sasaran jangka mengah ditetapkan untuk periode antara satu sampai lima tahun  Sasaran jangka pendek ditetapkan untuk sekitar satu tahun dan dikembangkan pada beberapa bidang yang berbeda
  • 7. Merumuskan Strategi  Perumusan strategi adalah penciptaan program yang luas untuk menetapkan dan mecapai sasaran organisasi  Menetapkan sasaran strategi adalah sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari pernyataan misi perusahaan  Analisis SWOT adalah identifikasi dan analisis kekuatan dan kelemahan organisasi serta peluang dan ancaman lingkungan sebagai bagian dari perumusan strategi
  • 8. Proses Manajemen  Manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sumber daya financial, manusia, serta informasi suatu perusahaan untuk mencapai sasaran
  • 9. Perencanaan adalah proses manajemen yang menetapkan apa yang harus dilakukan organisasi dan bagaimana sebaiknya melakukanya. Pengorganisasian adalah proses manajemen yang menetapkan cara terbaik dan megatur sumber daya dan aktivitas organisasi menjadi struktur yang logis. Pengarahan adalah proses manajemen yang memandu dan memotivasi karyawan untuk mencapai sasaran organisasi. Pengawasan adalah proses manajemen yang memonitor kinerja organisasi untuk memastikan bahwa sasarannya dapat tercapai.
  • 10. Tingkatan Manajemen  Tiga tingkatan dasar manajemen adalah manajemen puncak, menengah, dan lini pertama.  Manajer Puncak adalah manajer yang bertanggung jawab kepada dewan direksi dan pemegang saham atas keseluruhan kinerja dan efektivitas perusahaan  Manajer Menengah adalah manajer yang bertanggung jawab mengimplementasikan strategi, kebijakan, dan keputusan yang di buat oleh manajer puncak  Manajer Lini Pertama adalah manajer yang bertanggung jawab dalam menyelia pekerjaan karyawan
  • 11. Bidang-bidang Manajemen  Manajer Sumber Daya Manusia  Manajer Operasi  Manajer Pemasaran  Manajer Pemasaran  Manajer Keungan  Manajer-manajer Lain
  • 12. Dasar Keterampilan Manajemen  Keterampilan Teknis adalah keterampilan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas khusus  Keterampilan Hubungan Manusia adalah keterampilan untuk memahami dan bekerja sama dengan orang lain  Keterampilan Konseptual adalah kemampuan untuk berpikir secara abstrak, mendiagnosa dan menganalisis situasi yang berbeda, serta melihat jauh ke depan  Keterampilan Pengambilan Keputusan adalah keterampilan dalam menentukan masalah dan memilih tindakan yang terbaik  Keterampilan Pengolahan Waktu adalah keterampilan yang berkaitan dengan pengunaan waktu secara produktif
  • 13. Mengkomunikasikan Budaya dan Mengelola Perubahan  Mengkomunikasikan Budaya  Dalam menggunakan budaya untuk kepentingan suatu perusahaan, para manajer harus menjalankan beberapa tugas, seluruhnya bergantung pada komunikasi yang efektif  Mengelola Perubahan  Organisasi kadang-kadang harus mengubah budaya mereka. Dalam kasus seperti itu, mereka juga harus mengkomunikasikan sifat perubahan itu kepada karyawan maupun konsumennya.
  • 14. “Proses perencanaan starategis unit bisnis dari langkah-langkah yang di tunjukkan dalam gambar di bawah ini.” ANALISIS SWOT
  • 15. Setiap unit bisnis perlu mendefinisikan misi spesifiknya dalam lingkup misi perusahaan yang lebihluas. Jadi, perusahaan perlatan lampu televisi harus menetapkan misinya sebagai, “perusahaan bertujuan untuk mebidik studio televisi besar dan menjadi yang lebih maju dan handal.” Perhatikan bahwa misi itu tidak berusaha untuk memenangkan bisnis dengan studio televisi yang lebih kecil, memenangkan bisnis dengan harga yang paling rendah, atau mengadu untung untuk memasuki produk non-penerangan. MISI BISNIS
  • 16. ANALISIS SWOT Evaluasi terhadap keseluruhan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman disebut analisis SWOT. Tercakup di sini pemantauan lingkungan pemasaran internal daneksternal.
  • 17. ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL(ANALISIS PELUANG DAN ANCAMAN) Suatu unit bisnis harus memantau kekuatan lijngkungan makro (demografi-ekonomi, teknologi, politik-hukum, dansosial-budaya) dan pelaku lingkungan mikrou tama (pelanggan, pesaing, salurandistribusi,pemasok) yang memengaruhi kemampuannya memeperoleh laba. Unit bisnis harus memiliki sistem intelijen pemasaran untuk mengikuti kecenderungan dan perkembangan pentig yang terjadi.Untuk masing-masing kecenderungan atau perkembangan, manajemen perlu mengidentifikasi peluang dan anacaman yang ditimbulkannya.
  • 18. > Tujuan utama pengamananan lingkungan adalah melihat peluang pemasaran baru. “Dalam banyak hal, pemasaran yang baik adalah seni menemukan, mengembangkan, dan mendapatkan laba dari peluang. Peluang pemasaran adalah wilayah kebutuhan atau potensi permintaan dimana perusahaan dapat menggarapnya secara menguntungkan”.
  • 19. Ada 3 sumber peluang pasar 1. Menyuplai sesuatu yang pasokannya kurang. Ini menuntut sedikit bakat pemasaran, ketika keutuhannya cukup jelas. 2. Memasok produk atau layanan yang sudah ada dengan cara baru atau lebih unggul.
  • 20. Ada beberapa cara untuk menyikapkan kemungkinan perbaikan produk atau jasa: - Meminta saran dari konsumen (metode deteksi masalah) - Meminta konsumen menggambarkan satu versi ideal dari produk atau layanan (metode ideal) - Meminta konsumen membuat pola langkah mereka dalam mendapatkan, menggunakan dan membuang produk (metode rantai konsumsi). *Sumber ketiga sering menimbulkan satu produk atau layanan yang sama sekali baru.
  • 21. Untuk mengevaluasi peluang, perusahaan dapat menggunakan analisis peluang pasar (MOA-Market Opportunity Analysis) untuk menentukan daya tarik dan kemungkinan berhasilnya peluang. >>> Beberapaperkembangan di lingkungan eksternal merupakan ancaman. >>>Ancaman lingkungan adalah tantangan akibat kecenderungan atau perkembangan yang kurang menguntungkan, yang akan mengurangi penjualan dan laba jika tidak dilakukan tindakan pemasaran defensive. >>>Ancaman seharusnya dibagi menurut tingkatkeseriusandankemungkinanterjadinya.Begitum anajementelahberhasilmengidentifikasiancamandanpe luangutama yang dihadapioleh unit bisnistertentu, kitadapatmenjabarkansifatdayatarik unit bisnistersebutsecarakeseluruhan.
  • 22. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL(ANALISIS KEKUATAN DAN KELEMAHAN) Selain menhgetahui peluang yang menarik di lingkungannya, unit bisnis perlu juga memiliki keeahlian yang dibutuhkan untuk berhasil memanfaatkan peluang tersebut. Setiap unit bisnis harus mengevaluasi kekuatan dan kelemahannya sevara periodic. Hal itu dapat dilakukan dengan menggunakan formulir yang serupadengan yang ditunjukkan di ”memo pemasaran: Daftar periksa untuk pelaksanaanan alisis kekuatan/kelemahan.”
  • 23. George Stalk Konsultan manajemen terkemuka, menyatakan bahwa “perusahaan yang memenangkan persaingan adalah perusahaan yang memiliki kemampuan internal yang unggul, tidak hanya memiliki kompetensi inti. Setiap perusahaan harus mengelola beberapa proses dasar, seperti pengembangan produk baru, penciptaan penjualan ,dan pemenuhan pesanan. Masing-masing proses menciptakan nilai dan setiap proses memerlukan kerjasama antar departemen. Walaupun masing-masing departemen mungkin memiliki kompetensi inti tertentu. Tantangannya adalah untuk mengembangkan kapabilitas / kecakapan kompetetif yang unggul dalam pengelolaan proses kunci perusahaan. Stalk menamakannya persaingan berdasarkan kapabilitas”.
  • 25. “Porter five forces analysis adalah sebuah tool yang digelindingkan untuk memetakan sejauh mana bisnis yang anda mainkan cukup kompetitif dan cukup atraktif”.
  • 26. •Elemen pertama di bisnis ini adalah Rivalries Within Industry. Elemen ini mencoba mengulik lebih lanjut level kompetisi di industry itu. Karena perlu anda memetakan dan berhitung pemain-pemain yang bermain di bisnis yang anda ingin masuki. Misalnya anda ingin mencoba di bisnis makana lele. Tentu anda pasti tahu begitu banyak warung pecel lele ada diman-mana, itu menunjukan tingkat eksepbilitas pecel lele tinggi. Tapi harus bisa memetakan, bahwa disamping kelas lele jalanan pinggir jalan, kelas jualan lele dengan menjaring kelas yang lebih atas pun sudah ada, seperti lele lela misalnya, yang sukses mendirikan banyak outlet lele yang dimasak dengan banyak ragamnya.
  • 27. • Elemen kedua. Entro Barrier. Elemen ini mau melihat sejauh manatingkat kesulitan untuk masuk dalam industry tertentu. Strateginya semakin susahbisnis yang anda bangun “dimasuki” pesaing, itu semakin bagusJadi kalau anda mempunyai sebuah bisnis, dimana barang baku cumin anda yang punya, atau suatu masakan resep khas yang anda milik warisan orang tua Cuma anda yang punya. Kemungkinan bisnis itu langgeng tahan lama kedepan itu lebih baik.
  • 28. •Elemen ketiga : Buyer Power. Sejauh mana para pembeli atau pelanggan memiliki kekuatan untuk menekan produsen. Kalau bisnis yang anda jalankan banyak yang menjalankan banyak yang menjalani, keungkinan anda “ditekan” itu besar. Kalau anda bermain ke daerah Senen, Jakarta Pusat di tempat pengusaha-pengusaha mesin cetak beroperasi. Karena jumlahnya sedemikian banyak, setiap saya kesana selalu saya dapati tulisan di depan mesin – mesin cetak rumahan tadi tawaran untuk mencetak dengan harga bersaing yang lebih miring. Jadi bisnis yang efek penekan dari pembelli itu relative jarang.
  • 29. • Elemen empat : Supplier Power. Kalau bisnis nda memerlukan supply bahan mentah (raw material). Pastikan anda mempunyai rekanan supplier yang bisa diajak bekerja sama dengan baik.misalnya anda memiliki bisnis makanan bakso. Walaupun bakso lezat dan dikerumuni banyak pembeli kalau supply daging sapinya seret, bisnis anda akan terancam bukan, jadi pastikan alur supply barang bisnis anda aman, sehingga tidak membuat bisnis anda berhenti. Salah satu solusinya adalah untuk tidak terpaku pada sedikit atau satu supplier, itu berbahaya.
  • 30. • Elemen kelima : Threat Substitute. Atau sejauh mana ancaman dating dari produk pengganti (subtitusi). Di sini anda harus bisa memetakan, terkadang competitor itu tidak dating dari barang atau jasa yang sama, tetapi malah dating dari barang atau jasa yang berbeda tapi bisa berfungsi sebagai pengganti.