Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 1 
BAB I TEORI BILANGAN A. Bilangan Bulat Perhatikan peta bilangan berikut : 
Dari peta bilangan di atas, bilangan bulat merupakan bagian dari bilangan rasional. Berikut adalah beberapa bilangan yang merupakan bagian dari bilangan bulat : 
 Bilangan Asli = {1, 2, 3, 4, … } 
 Bilangan Cacah = {0, 1, 2, 3, … } 
 Bilangan ganjil yaitu bilangan yang tidak habis dibagi 2 = {…, -3, -1, 1, 3, 5, …} 
 Bilangan genap yaitu bilangan yang habis dibagi 2 atau kelipatan 2 = {…, -4, -2, 0, 2, 4, …} 
 Bilangan prima = {2, 3, 5, 7, … } 
 Bilangan Kuadrat = {0, 1, 4, 9, 16, …} 
 Bilangan komposit disebut juga bilangan tersusun yaitu semua bilangan asli kecuali 1 dan bilangan prima = {4, 6, 8, 9, …} 
 Bilangan Fibonacci yaitu barisan bilangan dengan aturan penjumlahan dua suku sebelumnya = {1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, …} 
 Bilangan Palindrom yaitu bilangan yang dibaca dari kiri dan kanan memiliki nilai yang sama : {0, 1, 2, 3, …, 9, 11, 22, 33, …, 99, 121, 131, …,232, …,9889,…} 
A.1 Bilangan ganjil dan genap Sifat-sifat penjumlahan dan pengurangan bilangan ganjil dan genap 
Real 
Rasional 
Irasional 
Bulat 
Pecahan
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 2 
Bilangan ganjil bilangan ganjil = bilangan genap 
Bilangan ganjil bilangan genap = bilangan ganjil 
Bilangan genap bilangan ganjil = bilangan ganjil 
Bilangan genap bilangan genap = bilangan genap 
Sifat-sifat perkalian bilangan ganjil dan genap 
Bilangan ganjil bilangan ganjil = bilangan ganjil 
Bilangan ganjil bilangan genap = bilangan genap 
Bilangan genap bilangan ganjil = bilangan genap 
Bilangan genap bilangan genap = bilangan genap 
Contoh 1 : 
(OSN Tingkat Kab/Kota 2003) Hasil kali suatu bilangan genap dengan suatu bilangan ganjil 
adalah 840. Bilangan ganjil terbesar yang memenuhi syarat tersebut adalah …. 
Solusi : 
840 = 23.3.5.7 
Dari tiga faktor dari 840 di atas, 3, 5 dan7 adalah tiga bilangan yang akan menghasilkan bilangan 
ganjil jika dikalikan. Jadi bilangan ganjil terbesar yang memenuhi adalah 3 5 7 = 105. 
Contoh 2 : 
Tentukanlah bilangan prima terkecil yang membagi 20112009 + 20092011. 
Solusi : 
2009 
sebanyak 2009 faktor 
2011 
sebanyak 2011 faktor 
2011 2011 2011 ... 2011 bilangan ganjil 
2009 2009 2009 ... 2009 bilangan ganjil 
 
 
Jadi 20112009 + 20092011 = bilangan ganjl + bilangan ganjil = bilangan genap 
Bilangan prima terkecil yang dapat membagi bilangan genap adalah 2. 
A.2 Bilangan Rasional 
Bilangan rasional merupakan gabungan dari bilangan bulat dan pecahan, oleh karena itu 
bilangan bulat dinyatakan dalam bentuk umum 
p 
q 
untuk sembarang p, q bulat dan q 0. 
Contoh 3 :
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 3 
Bilangan real 0,121212… adalah bilangan rasional, sehingga dapat ditulis 
p 
q 
, dimana p dan q 
adalah bilangan-bilangan bulat. Jika dipilih p dan q relatif prima, berapakah p + q? 
Solusi : 
Misal : x = 0,121212… maka 100x = 12,121212… 
100x – x = 12,121212 – 0,121212… = 12 
99 12 
12 4 
99 33 
x 
x 
Karena 4 dan 33 memiliki FPB = 1 atau relatif prima maka p = 4 dan q = 33 sehingga p + q = 4 + 
33 = 37. 
Merasionalkan bentuk akar 
Bentuk-bentuk akar merupakan bagian dari bilangan irasional. Merasionalkan bentuk akar 
artinya mengubah bilangan irasional menjadi rasional. Ada dua bentuk akar yang dibahas dalam 
bagian ini yaitu bentuk a b atau a b dan (a b) 2 ab . Pada bentuk pertama 
a b dikatakan sekawan dengan a b sebab 2 a b a b a b dan bentuk 
a bsekawan dengan a b sebab a b a b a b (ingat prinsip selisih dua 
kuadrat), sedangkan pada bentuk kedua perubahan tidak mengubah bentuk akar menjadi rasional 
tetapi menyederhanakannya menjadi bentuk pertama. Perhatikan bentuk umum berikut : 
2 
2 dengan 
a b ab a b 
a b ab a b a b 
Contoh 4 : 
Bilangan yang ditunjukkan oleh 
1 3 
2 3 
adalah … 
a. bilangan irasional positif d. bilangan bulat positif 
b. bilangan irasional negatif e. bilangan bulat negatif 
c. bilangan rasional tak bulat 
Solusi : B
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 4 
Yang dirasionalkan dari soal di atas adalah penyebutnya yaitu 2 3 sehingga harus dikalikan 
dengan kawannya yaitu 2 3. 
1 3 1 3 2 3 
2 3 2 3 2 3 
2 3 2 3 3 
4 3 
1 3 
1 3 
1 
Hasil di atas menunjukkan bilangan irasional negatif. 
Contoh 5 : 
Sederhanakanlah 10 4 6 . 
Solusi : 
10 4 6 10 2 24 (mengapa?) 
a b 2 ab 10 2 24 
Dari bentuk di atas diperoleh a + b = 10 dan ab = 24. Nilai yang memenuhi yaitu a = 6 dan b = 4. 
Jadi 10 2 24 6 4 6 2 
B. Barisan dan deret bilangan 
B.1 Barisan Aritmetika 
Barisan 1 2 3 , , ,..., n u u u u adalah barisan artimetika jika barisan tersebut memiliki beda yang 
tetap, yaitu 2 1 3 2 1 ... n n b u u u u u u . Contoh barisannya 2, 5, 8, 11, dengan beda = 3. 
Rumus yang berkaitan dengan barisan aritmetika 
1 n U a n b 
Un = suku ke-n 
a = suku pertama barisan 
b = beda antar dua suku yang berurutan 
n = banyaknya suku suatu barisan 
B.2 Barisan Geometri
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 5 
Barisan 1 2 3 , , ,..., n u u u u adalah barisan Geometri jika barisan tersebut memiliki rasio yang 
tetap, yaitu 2 3 
1 2 1 
... n 
n 
u u u 
r 
u u u 
. Contoh barisannya 1, 2, 4, 8, … dengan rasio = 2 
Rumus yang berkaitan dengan barisan geometri 
n 1 
n U ar 
Un = suku ke-n 
a = suku pertama barisan 
r = rasio antar dua suku yang berurutan 
n = banyaknya suku suatu barisan 
B.3 Deret Aritmetika 
Deret geometri merupakan jumlah suku-suku barisan aritmetika. 
Barisan Aritmetika : 1 2 3 , , ,..., n u u u u 
Deret Aritmetika : 1 2 3 ... n u u u u 
Rumus yang berkaitan dengan barisan geometri 
1 
1 1 
2 1 atau 
2 2 n n n 
n n n 
S n a n b S n a U 
U S S 
Sn = Jumlah n suku pertama 
Un = suku ke-n 
a = suku pertama barisan 
b = beda antar dua suku yang berurutan 
n = banyaknya suku suatu barisan 
B.4 Deret Geometri 
Deret Geometri merupakan jumlah suku-suku pada barisan geometri 
Rumus yang berkaitan dengan deret geometri 
1 
untuk r 1 
1 
1 
untuk 0 1 
1 
n 
n 
n 
n 
a r 
S 
r 
a r 
S r 
r 
Sn = Jumlah n suku pertama 
Un = suku ke-n
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 6 
1 
2 
1 
.33 102 198 
2 
33.150 4950 
n n S n a U 
1 
1 2 3 ... 2 1 
2005 
1 
1 2005 
2 
1 4010 
4009 
n n n 
n n 
n 
n 
n 
a = suku pertama barisan 
r = rasio antar dua suku yang berurutan 
n = banyaknya suku suatu barisan 
Contoh 6 : 
Tentukanlah jumlah bilangan antara 100 dan 200 yang habis dibagi 3. 
Solusi : 
Bilangan yang dimaksud : 102, 105, 108, … , 198 
1 
198 102 1 3 
198 102 
1 
3 
1 32 33 
n U a n b 
n 
n 
n n 
Sehingga jumlah bilangannya adalah 
Contoh 7 : 
(OSN Tingkat Propinsi 2005). Bilangan asli n terbesar yang memenuhi 
1 2 3 ... 
2005 
n 
n 
adalah …. 
Solusi : 
1 
1 2 3 ... 1 
2 
n n n 
Jadi 
Bilangan asli terbesar yang kurangdari 4009 adalah 4008. 
Contoh 8 :
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 7 
(AMC 2005). Jumlah 18 bilangan positif berurutan adalah bilangan kuadrat sempurna. 
Berapakah kemungkinan jumlah terkecil? 
Solusi : 
Misalkan suku pertama barisan adalah a, maka barisan aritmetika dengan beda b = 1 memiliki 
jumlah 
1 2 ... 17 18 (1 2 3 ... 17) 
18 153 
9 2 17 
a a a a a 
a 
a 
Karena 9 bilangan kuadrat sempurna maka 2a + 17 harus bilangan kuadrat sempurna juga. 2a 
adalah genap sedangkan 17 ganjil, sehingga jumlahnya ganjil. Bilangan kuadrat lebih dari 17 
yang terkecil dan ganjil adalah 25. Dengan demikian maka jumlah terkecil dari 18 bilangan 
positif berurutan adalah 9.25 = 225. 
C. Keterbagian 
C.1 Uji habis dibagi 
Ciri-ciri bilangan yang habis dibagi n. 
Habis 
dibagi 
Ciri-ciri Contoh 
2 Digit terakhir genap 9736, 333334, dst 
3 Jumlah digit-digitnya habis dibagi 3 57 = 5 + 7 = 12 
4 Dua digit terakhir habis dibagi 4 67392 
5 Digit terakhir 0 atau 5 7235 
6 Habis dibagi 2 dan 3 41874 = 4 + 1 + 8 + 7 + 4 =24, 
41874 genap dan jumlahnya 24 
8 Tiga digit terakhir habis dibagi 8 61312 
9 Jumlah digit-digitnya habis dibagi 9 432 = 4 + 3 + 2 = 9 
11 Selisih digit pada tempat ganjil dan 
genap 0 atau 11 
9218 = (9 + 1) – (2 +8) = 0 
Contoh 9 : 
(HMC 1990) Bilangan berangka 6 membentuk bilangan a1989b habis dibagi 72. Tentukan nilai a 
dan b. 
Solusi :
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 8 
72 = 8 9, bilangan yang habis dibagi 72 berarti juga habis dibagi 8 dan 9. Ciri bilangan yang habis dibagi 8 adalah tiga digit terakhir habis dibagi 8 sehingga agar 89b harus habis dibagi 8 maka b = 6. Bilangannya menjadi a19896. Ciri bilangan yang habis dibagi 9 adalah jumlah digitnya habis dibagi 9 sehingga a19896 = a + 1 + 9 + 8 + 9 + 6 = a + 33. Agar (a + 33) habis dibagi 9 maka a = 3. Jadi a dan b yang memenuhi adalah 3 dan 6. Contoh 10 : Tunjukkanlah bahwa bilangan abcabc habis dibagi 1001. Solusi : abcabc = 100000a + 10000b + 1000c + 100a + 10b + c = 100100a + 10010b +1001c = 1001(100a + 10b + c) Karena 1001(100a + 10b + c) habis dibagi 1001 maka abcabc juga habis dibagi 1001. C.2 Pembagian bersisa(kekongruenan) Perhatikan pembagian bilangan berikut : 17 : 5 = 3 sisa 2 Bila prosedur pembagian di atas diubah ke dalam bentuk perkalian dan penjumlahan maka akan menjadi 5 3 + 2 = 17 atau 17 = 5 3 + 2. Bila bilangan yang dibagi (dalam contoh ini 17) dimisalkan dengan a, pembagi (yaitu 5) dimisalkan p, sisa (yaitu 2) dimisalkan s dan hasil bagi (yaitu 3) dimisalkan b, maka berlaku a = pb + s dengan 0 s p (sisa hasil bagi tidak mungkin melebihi pembaginya) Bentuk di atas dapat ditulis dalam bentuk lain yaitu : a s (mod p) dibaca a kongruen dengan s modulo p Perhatikan penggunaan berikut 34 6 (mod 7) sebab 34 : 7 memberikan sisa 6 2 -3 (mod 5) sebab agar 2 habis dibagi 5, masih kurang 3. Sifat-sifat : 
1) Jika a dan b kongruen modulo n atau a s (mod n) dan b s (mod n) maka selisih a dan b pasti habis dibagi n atau a – b = kn dengan k A. 
2) (an + b)m bm (mod n)
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 9 
Contoh 11 : 
Berapakah sisa hasil bagi jika 22011 dibagi 13? 
Solusi : 
Di antara 21, 22, 23, … yang memberikan sisa 1 atau -1 jika dibagi 13 adalah 26 = 64. Oleh 
karena itu 
22011 26 335 + 1 (mod 13) 
64335 21(mod 13) 
(5 13 – 1)335 2 (mod 13) 
(-1)335 2 (mod 13) 
-1 2 (mod 13) 
-2 (mod 13) 
11 (mod 13) 
Karena 22011 11 (mod 13) maka sisa pembagiannya adalah 11. 
Contoh 12 : 
(OSN tingkat Propinsi 2004). Untuk bilangan bulat a dan b, <a, b> artinya bilangan bulat tak 
negatif yang merupakan sisa a b jika dibagi 5. Bilangan yang ditunjukkan oleh <-3, 4> adalah 
…. 
Solusi : 
<-3, 4> = -3 4 = -12 
-12 (mod 5) -2 ( mod 5) 
3 (mod 5) 
Jadi sisa a b adalah 3 
D. Banyaknya faktor positif 
Misalkan bilangan asli X dapat difaktorkan menjadi X = 1 2 3 
1 2 3 a a a ... an 
n p p p p dengan p 
adalah bilangan prima maka banyaknya faktor positif dari X adalah 
1 2 3 1 1 1 ... 1 n a a a a . 
Contoh 13 : 
(OSN tingkat Kab/Kota 2004). Joko mengalikan tiga bilangan prima berbeda sekaligus. Ada 
berapa faktor berbeda dari bilangan yang dihasilkan? 
Solusi :
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 10 
Misalkan ketiga bilangan prima tersebut a, b, dan c dan bilangan yang dimaksud adalah X, maka 
X = a b c = a1 b1 c1 sehingga banyak faktor positif adalah (1 + 1)(1 + 1)(1 + 1) = 
2.2.2 = 8. 
E. Materi-materi yang berkaitan dengan teori bilangan 
Materi-materi dalam teori bilangan tidak hanya berkaitan dengan uraian di atas tetapi 
kadang-kadang merupakan materi gabungan dengan lainnya baik berkaitan dengan aljabar, 
geometri, dan kombinatorika. Pada bagian ini dibahas beberapa variasi soal yang masih berkaitan 
dengan teori bilangan. 
Contoh 14 : 
Jika 
30 1 
17 1 
1 
1 
a 
b 
c 
d 
, berapakah a + b + c + d ? 
Solusi : 
30 13 
1 
17 17 
1 
1 
17 
13 
1 
1 
4 
1 
13 
1 
1 
1 
1 
13 
4 
1 
1 
1 
1 
3 
3 
4 
Dari hasil akhir di atas diperoleh nilai a = 1, b = 1, c = 3 dan d + 1 = 4 atau d = 3, sehingga 
a + b + c + d = 1 + 1 + 3 + 3 = 8. 
Contoh 15 :
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 11 
Untuk a, b, c dan d bilangan bulat positif, diketahui a – 1 = b + 2 = c – 3 = d + 4. Di antara a, b, c dan d, manakah yang paling besar? Solusi : Misal : d = x maka c – 3 = d + 4 c = x + 7 b + 2 = c – 3 b = c – 5 = x + 2 a – 1 = b + 2 a = b + 3 = x + 5 Jadi yang paling besar adalah c. Contoh 16 : (Final PASIAD 2009). Nilai dari 1 + 2 – 3 – 4 + 5 + 6 – 7 – 8 + … + 2005 + 2006 – 2007 – 2008 + 2009, adalah …. a. 0 b. 2009 c. 1 d. -4 
Solusi : C 1 + 2 – 3 – 4 + 5 + 6 – 7 – 8 + 9 +… + 2005 + 2006 – 2007 – 2008 + 2009. Perhatikan kelompok bilangan yang diberi kotak di atas. Setiap kelompok selalu bernilai 0 sehingga 1 + 2 – 3 – 4 + 5 + 6 – 7 – 8 + … + 2005 + 2006 – 2007 – 2008 + 2009 = 1 + 0 + 0 +…+ 0 = 1. Contoh 17 : (OSN Tingkat Propinsi 2011). Jika bilangan x dan y dibagi 4 maka bersisa 3. Jika bilangan x – 3y dibagi 4 maka bersisa … Solusi : x dibagi 4 bersisa 3, misalkan hasil baginya a, maka x = 4a + 3 y dibagi 4 bersisa 3, misalkan hasil baginya b, maka y = 4b + 3 Sehingga, x – 3y = 4a + 3 – 3(4b + 3) = 4a + 3 – 12b – 9 = 4a – 12b – 6 = 4(a – 3b) – 6 Hasil di atas menunjukkan x – 3y dibagi 4 memberikan sisa -6. Langkah berikutnya dengan kekongruenan sehingga diperoleh -6 (mod 4) -2 (mod 4) 
2 (mod 4)
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 12 
Memberikan sisa 2. 
SOAL-SOAL LATIHAN 
I. PILIHAN GANDA 
1. Tentukan hasil penjumlahan berikut 20 + 22 + 24 + … + 60. 
a. 820 b. 840 c. 860 d. 880 
2. Berapakah sisa pembagian dari 216241 + 43185 + 194327 jika dibagi oleh 5? 
a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 
3. Kakek memberi tahu saya pada tahun 1976, bahwa dia berumur N tahun pada tahun N 
kuadrat. Tahun berapakah Kakek lahir? 
a. 1892 b. 1902 c. 1908 d. 1912 
4. Bila suku tengah suatu barisan aritmetika dengan 9 suku adalah 3, berapakah hasil 
penjumlahan dari suku-suku barisan tersebut? 
a. 21 b. 23 c. 25 d. 25 
5. Seorang siswa ingin mencari hasil penjumlahan dari nomor halaman sebuah buku. Tetapi 
secara tidak sengaja dia menghitung satu halaman dua kali sehingga memperoleh hasil 
2000. Berapakah nomor halaman yang dia hitung dua kali? 
a. 67 b. 66 c. 55 d. 47 
6. Ada berapa bilangan bulat positifkah yang nilai satu pertiganya kurang dari 4? 
a. 11 b. 12 c. 13 d. 14 
7. Jika a.b a.bbbb... maka nilai dari 
1 
0.2 
1 
1.9 2 
2 
adalah …. 
a. 
3 
9 
b. 
4 
9 
c. 
5 
9 
d. 
6 
9 
8. K, L, dan M menunjukkan suatu angka yang membentuk bilangan 2 atau 3 digit. 
Berapakah nilai dari ? 
KML LMK 
KL LK 
a. 9 b. 10 c. 11 d. 99
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 13 
9. Seorang pendaki mendaki sebuah gunung. Pada satu jam pertama, dia mendaki sejauh 800 
m. Setiap satu jam berikutnya dia mendaki sejauh kurang dari 25 m nya. Berapa jam yang 
dibutuhkan oleh pendaki tersebut jika ketinggian yang harus dicapai 5700 m? 
a. 6 jam b. 8 jam c. 10 jam d. 12 jam 
10. Tentukanlah nilai x yang memenuhi persamaan 
1 
4 
1 
1 
1 
1 
x 1 
. 
a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 
11. Gabah hasil panen sawah mempunyai kadar air 25%. Setelah dijemur kadar airnya 
menyusut sebanyak 80%. Kadar air gabah tersebut adalah …. 
a. 2,5% b. 5% c. 10% d. 15% e. 2% 
12. Sebuah dadu digulingkan dan P adalah hasil kali kelima bilangan yang tampak. Berapakah 
bilangan terbesar yang pasti bisa membagi P? 
a. 6 b. 12 c. 24 d. 144 e. 720 
13. Berapakah hasil penjumlahan dari digit-digit yang terbentuk dari hasil kali 22011.52012? 
a. 2 b. 4 c. 5 d. 7 e. 10 
14. Seorang pedagang kaleng memajang kaleng-kaleng dengan posisi menumpuk ke atas 
dengan puncak hanya terdapat satu kaleng dan pada tumpukan di bawahnya terdapat dua 
kaleng lebih banyak dari tingkatan di atasnya. Jika pada pajangan tersebut terdapat 100 
kaleng, berapa jumlah tingkat pada pajangan tersebut? 
a. 5 b. 8 c. 9 d. 10 e. 11 
15. Setiap hari, saat pagi Rahmat makan 20% permen distoplesnya. Di sore hari pada hari 
kedua tersisa 32 permen. Berapa buah permen jeli mula-mula yang ada dalam toples itu ? 
a. 40 b. 50 . c. 55 d. 60 d. 75 
16. Berapakah nilai dari 
10 10 
4 11 
8 4 
? 
8 4 
a. 2 b. 16 c. 32 d. 122/3 e. 512,5 
17. Kuadrat dari suatu bilangan positif 500% lebih besar dari bilangan yang dimaksud. Berapa 
bilangan yang dimaksud? 
a. 5 b. 6 c. 7 d. 8
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 14 
18. Salah satu angka pada bilangan tiga angka adalah 2. Jika kita memindahkan angka ini di 
bagian awal maka akan dihasilkan bilangan tiga angka yang lebih kecil dengan selisih 36 
dari bilangan pertama. Berapa hasil penjumlahan angka-angka pada bilangan tersebut? 
a. 1 b. 7 c. 9 d. 10 
19. Di dalam kompetisi matematika PASIAD, Elisa mendapatkan hasil terbaik ke-50, yang 
berarti juga hilangkan satu terburuk ke-50. Berapakah jumlah siswa yang ikut dalam 
kompetisi tersebut? 
a. 101 b. 100 c. 99 d. 98 
20. Berapa banyakkah bilangan bulat positif yang memenuhi pertidaksamaan 
2000 n n 1 2005? 
a. 5 b. 4 c. 3 d. 2 
21. Diberikan 2010 2000 a . Nilai 2010 2000 dalam bentuk a adalah …. 
a. 10 – a b. 
10 
a 
c. 
10 
a 
d. 10 + a 
22. Jika ppp, qr, dan kr adalah sebuah bilangan tiga angka dan dua digit, dan 
ppp 
kr 
qr 
, maka 
nilai dari p + q + r + k adalah …. 
a. 11 b. 20 c. 21 d. 22 
23. abac adalah sebuah bilangan 4 digit yang merupakan kuadrat dari sebuah angka 2 digit. 
Jika kita naikkan semua nilai digit dari abac dengan 1 maka bilangan hasil juga merupakan 
kuadrat dari angka 2 digit yang lain. Berapakah nilai dari a + b + c? 
a. 2 b. 5 c. 6 d. 7 
24. Bilangan-bilangan asli kurang dari 55 ditulis secara berurutan seperti berikut : 
a = 123456789101112…54, urutan ke-50 dari angka-angka tersebut dari kiri adalah …. 
a. 0 b. 3 c. 5 d. 9 
25. Berapakah banyaknya angka 3 digit abc (dengan a ≠ 0) sehingga nilai a2 + b2 + c2 bisa 
membagi 26? 
a. 27 b. 26 c. 17 d. 16 
26. 5 6 7 5 6 7 5 6 7 5 6 7 ? 
a. 100 b. 102 c. 104 d. 110
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 15 
27. Terdapat 7 bilangan asli berurutan. Jumlah dari 3 bilangan pertama adalah 33. Berapakah 
jumlah dari 3 bilangan terakhir? 
a. 45 b. 42 c. 39 d. 37 
28. Banyaknya bilangan bulat positif di antara 200 dan 2000 yang merupakan kelipatan 6 atau 
7 tetapi tidak keduanya adalah …. 
a. 469 b. 471 c. 513 d. 514 e. 557 
29. Diketahui persamaan 3 
a b 
a b 
. Jika a = b + 2, maka nilai a adalah …. 
a. 
2 
3 
b. 
5 
3 
c. 
8 
3 
d. 
4 
3 
e. 
8 
5 
30. Jumlahan dari 20062 – 20052 + 20042 – 20032 + ... + 42 – 32 + 22 – 12 = …. 
a. 2.011.015 b. 2.013.021 c. 3.013.021 d. 2.009.010 
31. Banyaknya bilangan antara 1 n 2006 yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk 8x + 
20y untuk suatu bilangan bulat non negatif x dan y adalah …. 
a. 0 b. 1 c. 1003 d. 1507 e. 2006 
32. Bentuk sederhana dari perkalian 1 3 5 997 
3 5 7 999 2 . 2 . 2 ... 2 adalah …. 
a. 
5 
995 
b. 
1001 
999 
c. 
1001 
3 
d. 
3 
1001 
II. ESSAY 
1. Hitunglah 54 14 5 12 2 35 32 10 7 . 
2. Hitunglah 
1 1 1 1 
... 
2 3 3 4 4 5 2011 2012 
. 
3. Manakah yang paling besar di antara dua bilangan a dan b jika a = 37150 dan b = 215100. 
4. Bagilah 192 atas 4 bagian; bagian pertama ditambah 7 = bagian ke-2 dikurangi 7 = bagian 
ke-3 dikalikan 7 = bagian ke-4 dibagi 7. Carilah keempat bilangan itu! 
5. Pecahan 
1997 
7000 
ditulis dalam bentuk desimal. Angka apakah yang ke-2012 dari tempat 
desimal itu? 
6. Buktikan bahwa jika P(n) = 6n + 2n.3n+1 + 2n.3n+2 habis dibagi 13 untuk setiap n bilangan 
asli!
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 16 
7. Carilah bilangan bulat positif terkecil sedemikian hingga hasil kali dari 840 dan bilangan 
itu merupakan bilangan kuadrat suatu bilangan bulat! 
8. Gunakanlah semua angka 1, 3, 5, 6, 8, dan 9 satu kali secara tepat untuk mendapatkan 
bilangan A dan B. Kedua-duanya A dan B terdiri dari tiga angka dan A – B adalah 
bilangan positif. Carilah nilai terkecil dari A – B . 
9. Bilangan 10200000 memiliki 5 nol berurutan. Berapakah banyaknya angka nol yang 
berurutan pada bilangan hasil dari perkalian 1 × 2 × 3 × … × 2011. 
10. Suatu bilangan n ≥ 2 merupakan bilangan prima jika faktornya hanya 1 dan n. Misalnya N 
menyatakan perkalian 2012 bilangan prima yang pertama. Berapa banyakkah angka 0 
diakhir bilangan N. 
11. Tentukan bilangan prima terbesar yang merupakan faktor dari bilangan berbentuk abcabc. 
12. Diketahui rumus umum dari suatu deret 1 0 100 3 4, 0, dan 2. Carilah . n n a a n a a 
13. Misalnya N adalah bilangan bulat terkecil yang bersisa 2 jika dibagi 5, bersisa 1 jika dibagi 
3, dan bersisa 5 jika dibagi 8. Carilah nilai N. 
14. Hitunglah nilai dari 
1 1 1 1 
... 
1 2 2 3 3 4 9800 9801 
. 
15. Tentukan semua bilangan tiga angka sehingga nilai bilangan itu adalah 30 kali jumlah 
ketiga angka itu! 
16. Carilah nilai dari 2 2 2 2 
1 1 1 1 
1 1 1 ... 1 
2 3 4 2012 
. 
17. Bilangan-bilangan 2005 dan 5002 dibagi dengan bilangan prima yang sama yang terdiri 
dari dua angka memberikan sisa yang sama. Carilah sisa pembagian itu! 
18. Tunjukkanlah bahwa bilangan 2,314141414… adalah bilangan rasional. 
19. Berapakah sisa pembagian jika 7100 dibagi 9? 
20. Suatu bilangan 6 digit a1796b habis dibagi 72. Carilah semua bilangan tersebut. 
21. Tentukanlah semua nilai n sehingga 
5 1 
7 
n 
n 
merupakan bilangan bulat. 
22. Tentukan bilangan 4 digit terkecil sehingga bila bilangan itu dibagi 10 bersisa 3, dibagi 12 
bersisa 5 dan dibagi 15 bersisa 8. 
23. tentukan angka satuan dari 32012. 
24. Tentukanlah bilangan kuadrat berbentuk aabb.
Teori Bilangan 
Haryono, S.Pd Hal 17 
25. Tentukan bilangan asli terkecil yang mempunyai tepat 12 faktor positif. 26. Diberikan dua bilangan bulat berjumlah 37. Jika bilangan yang lebih besar dibagi dengan bilangan yang lebih kecil, maka hasil baginya adalah 3 dan sisanya 5. Selisih kedua bilangan tersebut adalah … 27. Kecepatan Tata mengerjakan tugas adalah 3 kali dari Noel. Setelah mengerjakan sebuah pekerjaan selama 4 jam, Tata berhenti bekerja dan dilanjutkan dengan Noel sendirian dan pekerjaan itu selesai dalam 2 jam. Berapa waktu yang diperlukan Noel jika dia harus mengerjakan seorang diri? 28. Jika Tara pergi ke suatu tempat dengan bersepeda dan pulang dengan motor, dia akan membutuhkan waktu 5 jam. Jika dia bersepeda motor dengan rute yang sama, dibutuhkan waktu 3 jam. Berapa waktu yang dibutuhkan jika dia bersepeda pergi dan pulang? 29. Carilah semua pembagi genap positif dari 10000.

Soal osn

  • 1.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 1 BAB I TEORI BILANGAN A. Bilangan Bulat Perhatikan peta bilangan berikut : Dari peta bilangan di atas, bilangan bulat merupakan bagian dari bilangan rasional. Berikut adalah beberapa bilangan yang merupakan bagian dari bilangan bulat :  Bilangan Asli = {1, 2, 3, 4, … }  Bilangan Cacah = {0, 1, 2, 3, … }  Bilangan ganjil yaitu bilangan yang tidak habis dibagi 2 = {…, -3, -1, 1, 3, 5, …}  Bilangan genap yaitu bilangan yang habis dibagi 2 atau kelipatan 2 = {…, -4, -2, 0, 2, 4, …}  Bilangan prima = {2, 3, 5, 7, … }  Bilangan Kuadrat = {0, 1, 4, 9, 16, …}  Bilangan komposit disebut juga bilangan tersusun yaitu semua bilangan asli kecuali 1 dan bilangan prima = {4, 6, 8, 9, …}  Bilangan Fibonacci yaitu barisan bilangan dengan aturan penjumlahan dua suku sebelumnya = {1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, …}  Bilangan Palindrom yaitu bilangan yang dibaca dari kiri dan kanan memiliki nilai yang sama : {0, 1, 2, 3, …, 9, 11, 22, 33, …, 99, 121, 131, …,232, …,9889,…} A.1 Bilangan ganjil dan genap Sifat-sifat penjumlahan dan pengurangan bilangan ganjil dan genap Real Rasional Irasional Bulat Pecahan
  • 2.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 2 Bilangan ganjil bilangan ganjil = bilangan genap Bilangan ganjil bilangan genap = bilangan ganjil Bilangan genap bilangan ganjil = bilangan ganjil Bilangan genap bilangan genap = bilangan genap Sifat-sifat perkalian bilangan ganjil dan genap Bilangan ganjil bilangan ganjil = bilangan ganjil Bilangan ganjil bilangan genap = bilangan genap Bilangan genap bilangan ganjil = bilangan genap Bilangan genap bilangan genap = bilangan genap Contoh 1 : (OSN Tingkat Kab/Kota 2003) Hasil kali suatu bilangan genap dengan suatu bilangan ganjil adalah 840. Bilangan ganjil terbesar yang memenuhi syarat tersebut adalah …. Solusi : 840 = 23.3.5.7 Dari tiga faktor dari 840 di atas, 3, 5 dan7 adalah tiga bilangan yang akan menghasilkan bilangan ganjil jika dikalikan. Jadi bilangan ganjil terbesar yang memenuhi adalah 3 5 7 = 105. Contoh 2 : Tentukanlah bilangan prima terkecil yang membagi 20112009 + 20092011. Solusi : 2009 sebanyak 2009 faktor 2011 sebanyak 2011 faktor 2011 2011 2011 ... 2011 bilangan ganjil 2009 2009 2009 ... 2009 bilangan ganjil   Jadi 20112009 + 20092011 = bilangan ganjl + bilangan ganjil = bilangan genap Bilangan prima terkecil yang dapat membagi bilangan genap adalah 2. A.2 Bilangan Rasional Bilangan rasional merupakan gabungan dari bilangan bulat dan pecahan, oleh karena itu bilangan bulat dinyatakan dalam bentuk umum p q untuk sembarang p, q bulat dan q 0. Contoh 3 :
  • 3.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 3 Bilangan real 0,121212… adalah bilangan rasional, sehingga dapat ditulis p q , dimana p dan q adalah bilangan-bilangan bulat. Jika dipilih p dan q relatif prima, berapakah p + q? Solusi : Misal : x = 0,121212… maka 100x = 12,121212… 100x – x = 12,121212 – 0,121212… = 12 99 12 12 4 99 33 x x Karena 4 dan 33 memiliki FPB = 1 atau relatif prima maka p = 4 dan q = 33 sehingga p + q = 4 + 33 = 37. Merasionalkan bentuk akar Bentuk-bentuk akar merupakan bagian dari bilangan irasional. Merasionalkan bentuk akar artinya mengubah bilangan irasional menjadi rasional. Ada dua bentuk akar yang dibahas dalam bagian ini yaitu bentuk a b atau a b dan (a b) 2 ab . Pada bentuk pertama a b dikatakan sekawan dengan a b sebab 2 a b a b a b dan bentuk a bsekawan dengan a b sebab a b a b a b (ingat prinsip selisih dua kuadrat), sedangkan pada bentuk kedua perubahan tidak mengubah bentuk akar menjadi rasional tetapi menyederhanakannya menjadi bentuk pertama. Perhatikan bentuk umum berikut : 2 2 dengan a b ab a b a b ab a b a b Contoh 4 : Bilangan yang ditunjukkan oleh 1 3 2 3 adalah … a. bilangan irasional positif d. bilangan bulat positif b. bilangan irasional negatif e. bilangan bulat negatif c. bilangan rasional tak bulat Solusi : B
  • 4.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 4 Yang dirasionalkan dari soal di atas adalah penyebutnya yaitu 2 3 sehingga harus dikalikan dengan kawannya yaitu 2 3. 1 3 1 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 3 4 3 1 3 1 3 1 Hasil di atas menunjukkan bilangan irasional negatif. Contoh 5 : Sederhanakanlah 10 4 6 . Solusi : 10 4 6 10 2 24 (mengapa?) a b 2 ab 10 2 24 Dari bentuk di atas diperoleh a + b = 10 dan ab = 24. Nilai yang memenuhi yaitu a = 6 dan b = 4. Jadi 10 2 24 6 4 6 2 B. Barisan dan deret bilangan B.1 Barisan Aritmetika Barisan 1 2 3 , , ,..., n u u u u adalah barisan artimetika jika barisan tersebut memiliki beda yang tetap, yaitu 2 1 3 2 1 ... n n b u u u u u u . Contoh barisannya 2, 5, 8, 11, dengan beda = 3. Rumus yang berkaitan dengan barisan aritmetika 1 n U a n b Un = suku ke-n a = suku pertama barisan b = beda antar dua suku yang berurutan n = banyaknya suku suatu barisan B.2 Barisan Geometri
  • 5.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 5 Barisan 1 2 3 , , ,..., n u u u u adalah barisan Geometri jika barisan tersebut memiliki rasio yang tetap, yaitu 2 3 1 2 1 ... n n u u u r u u u . Contoh barisannya 1, 2, 4, 8, … dengan rasio = 2 Rumus yang berkaitan dengan barisan geometri n 1 n U ar Un = suku ke-n a = suku pertama barisan r = rasio antar dua suku yang berurutan n = banyaknya suku suatu barisan B.3 Deret Aritmetika Deret geometri merupakan jumlah suku-suku barisan aritmetika. Barisan Aritmetika : 1 2 3 , , ,..., n u u u u Deret Aritmetika : 1 2 3 ... n u u u u Rumus yang berkaitan dengan barisan geometri 1 1 1 2 1 atau 2 2 n n n n n n S n a n b S n a U U S S Sn = Jumlah n suku pertama Un = suku ke-n a = suku pertama barisan b = beda antar dua suku yang berurutan n = banyaknya suku suatu barisan B.4 Deret Geometri Deret Geometri merupakan jumlah suku-suku pada barisan geometri Rumus yang berkaitan dengan deret geometri 1 untuk r 1 1 1 untuk 0 1 1 n n n n a r S r a r S r r Sn = Jumlah n suku pertama Un = suku ke-n
  • 6.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 6 1 2 1 .33 102 198 2 33.150 4950 n n S n a U 1 1 2 3 ... 2 1 2005 1 1 2005 2 1 4010 4009 n n n n n n n n a = suku pertama barisan r = rasio antar dua suku yang berurutan n = banyaknya suku suatu barisan Contoh 6 : Tentukanlah jumlah bilangan antara 100 dan 200 yang habis dibagi 3. Solusi : Bilangan yang dimaksud : 102, 105, 108, … , 198 1 198 102 1 3 198 102 1 3 1 32 33 n U a n b n n n n Sehingga jumlah bilangannya adalah Contoh 7 : (OSN Tingkat Propinsi 2005). Bilangan asli n terbesar yang memenuhi 1 2 3 ... 2005 n n adalah …. Solusi : 1 1 2 3 ... 1 2 n n n Jadi Bilangan asli terbesar yang kurangdari 4009 adalah 4008. Contoh 8 :
  • 7.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 7 (AMC 2005). Jumlah 18 bilangan positif berurutan adalah bilangan kuadrat sempurna. Berapakah kemungkinan jumlah terkecil? Solusi : Misalkan suku pertama barisan adalah a, maka barisan aritmetika dengan beda b = 1 memiliki jumlah 1 2 ... 17 18 (1 2 3 ... 17) 18 153 9 2 17 a a a a a a a Karena 9 bilangan kuadrat sempurna maka 2a + 17 harus bilangan kuadrat sempurna juga. 2a adalah genap sedangkan 17 ganjil, sehingga jumlahnya ganjil. Bilangan kuadrat lebih dari 17 yang terkecil dan ganjil adalah 25. Dengan demikian maka jumlah terkecil dari 18 bilangan positif berurutan adalah 9.25 = 225. C. Keterbagian C.1 Uji habis dibagi Ciri-ciri bilangan yang habis dibagi n. Habis dibagi Ciri-ciri Contoh 2 Digit terakhir genap 9736, 333334, dst 3 Jumlah digit-digitnya habis dibagi 3 57 = 5 + 7 = 12 4 Dua digit terakhir habis dibagi 4 67392 5 Digit terakhir 0 atau 5 7235 6 Habis dibagi 2 dan 3 41874 = 4 + 1 + 8 + 7 + 4 =24, 41874 genap dan jumlahnya 24 8 Tiga digit terakhir habis dibagi 8 61312 9 Jumlah digit-digitnya habis dibagi 9 432 = 4 + 3 + 2 = 9 11 Selisih digit pada tempat ganjil dan genap 0 atau 11 9218 = (9 + 1) – (2 +8) = 0 Contoh 9 : (HMC 1990) Bilangan berangka 6 membentuk bilangan a1989b habis dibagi 72. Tentukan nilai a dan b. Solusi :
  • 8.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 8 72 = 8 9, bilangan yang habis dibagi 72 berarti juga habis dibagi 8 dan 9. Ciri bilangan yang habis dibagi 8 adalah tiga digit terakhir habis dibagi 8 sehingga agar 89b harus habis dibagi 8 maka b = 6. Bilangannya menjadi a19896. Ciri bilangan yang habis dibagi 9 adalah jumlah digitnya habis dibagi 9 sehingga a19896 = a + 1 + 9 + 8 + 9 + 6 = a + 33. Agar (a + 33) habis dibagi 9 maka a = 3. Jadi a dan b yang memenuhi adalah 3 dan 6. Contoh 10 : Tunjukkanlah bahwa bilangan abcabc habis dibagi 1001. Solusi : abcabc = 100000a + 10000b + 1000c + 100a + 10b + c = 100100a + 10010b +1001c = 1001(100a + 10b + c) Karena 1001(100a + 10b + c) habis dibagi 1001 maka abcabc juga habis dibagi 1001. C.2 Pembagian bersisa(kekongruenan) Perhatikan pembagian bilangan berikut : 17 : 5 = 3 sisa 2 Bila prosedur pembagian di atas diubah ke dalam bentuk perkalian dan penjumlahan maka akan menjadi 5 3 + 2 = 17 atau 17 = 5 3 + 2. Bila bilangan yang dibagi (dalam contoh ini 17) dimisalkan dengan a, pembagi (yaitu 5) dimisalkan p, sisa (yaitu 2) dimisalkan s dan hasil bagi (yaitu 3) dimisalkan b, maka berlaku a = pb + s dengan 0 s p (sisa hasil bagi tidak mungkin melebihi pembaginya) Bentuk di atas dapat ditulis dalam bentuk lain yaitu : a s (mod p) dibaca a kongruen dengan s modulo p Perhatikan penggunaan berikut 34 6 (mod 7) sebab 34 : 7 memberikan sisa 6 2 -3 (mod 5) sebab agar 2 habis dibagi 5, masih kurang 3. Sifat-sifat : 1) Jika a dan b kongruen modulo n atau a s (mod n) dan b s (mod n) maka selisih a dan b pasti habis dibagi n atau a – b = kn dengan k A. 2) (an + b)m bm (mod n)
  • 9.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 9 Contoh 11 : Berapakah sisa hasil bagi jika 22011 dibagi 13? Solusi : Di antara 21, 22, 23, … yang memberikan sisa 1 atau -1 jika dibagi 13 adalah 26 = 64. Oleh karena itu 22011 26 335 + 1 (mod 13) 64335 21(mod 13) (5 13 – 1)335 2 (mod 13) (-1)335 2 (mod 13) -1 2 (mod 13) -2 (mod 13) 11 (mod 13) Karena 22011 11 (mod 13) maka sisa pembagiannya adalah 11. Contoh 12 : (OSN tingkat Propinsi 2004). Untuk bilangan bulat a dan b, <a, b> artinya bilangan bulat tak negatif yang merupakan sisa a b jika dibagi 5. Bilangan yang ditunjukkan oleh <-3, 4> adalah …. Solusi : <-3, 4> = -3 4 = -12 -12 (mod 5) -2 ( mod 5) 3 (mod 5) Jadi sisa a b adalah 3 D. Banyaknya faktor positif Misalkan bilangan asli X dapat difaktorkan menjadi X = 1 2 3 1 2 3 a a a ... an n p p p p dengan p adalah bilangan prima maka banyaknya faktor positif dari X adalah 1 2 3 1 1 1 ... 1 n a a a a . Contoh 13 : (OSN tingkat Kab/Kota 2004). Joko mengalikan tiga bilangan prima berbeda sekaligus. Ada berapa faktor berbeda dari bilangan yang dihasilkan? Solusi :
  • 10.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 10 Misalkan ketiga bilangan prima tersebut a, b, dan c dan bilangan yang dimaksud adalah X, maka X = a b c = a1 b1 c1 sehingga banyak faktor positif adalah (1 + 1)(1 + 1)(1 + 1) = 2.2.2 = 8. E. Materi-materi yang berkaitan dengan teori bilangan Materi-materi dalam teori bilangan tidak hanya berkaitan dengan uraian di atas tetapi kadang-kadang merupakan materi gabungan dengan lainnya baik berkaitan dengan aljabar, geometri, dan kombinatorika. Pada bagian ini dibahas beberapa variasi soal yang masih berkaitan dengan teori bilangan. Contoh 14 : Jika 30 1 17 1 1 1 a b c d , berapakah a + b + c + d ? Solusi : 30 13 1 17 17 1 1 17 13 1 1 4 1 13 1 1 1 1 13 4 1 1 1 1 3 3 4 Dari hasil akhir di atas diperoleh nilai a = 1, b = 1, c = 3 dan d + 1 = 4 atau d = 3, sehingga a + b + c + d = 1 + 1 + 3 + 3 = 8. Contoh 15 :
  • 11.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 11 Untuk a, b, c dan d bilangan bulat positif, diketahui a – 1 = b + 2 = c – 3 = d + 4. Di antara a, b, c dan d, manakah yang paling besar? Solusi : Misal : d = x maka c – 3 = d + 4 c = x + 7 b + 2 = c – 3 b = c – 5 = x + 2 a – 1 = b + 2 a = b + 3 = x + 5 Jadi yang paling besar adalah c. Contoh 16 : (Final PASIAD 2009). Nilai dari 1 + 2 – 3 – 4 + 5 + 6 – 7 – 8 + … + 2005 + 2006 – 2007 – 2008 + 2009, adalah …. a. 0 b. 2009 c. 1 d. -4 Solusi : C 1 + 2 – 3 – 4 + 5 + 6 – 7 – 8 + 9 +… + 2005 + 2006 – 2007 – 2008 + 2009. Perhatikan kelompok bilangan yang diberi kotak di atas. Setiap kelompok selalu bernilai 0 sehingga 1 + 2 – 3 – 4 + 5 + 6 – 7 – 8 + … + 2005 + 2006 – 2007 – 2008 + 2009 = 1 + 0 + 0 +…+ 0 = 1. Contoh 17 : (OSN Tingkat Propinsi 2011). Jika bilangan x dan y dibagi 4 maka bersisa 3. Jika bilangan x – 3y dibagi 4 maka bersisa … Solusi : x dibagi 4 bersisa 3, misalkan hasil baginya a, maka x = 4a + 3 y dibagi 4 bersisa 3, misalkan hasil baginya b, maka y = 4b + 3 Sehingga, x – 3y = 4a + 3 – 3(4b + 3) = 4a + 3 – 12b – 9 = 4a – 12b – 6 = 4(a – 3b) – 6 Hasil di atas menunjukkan x – 3y dibagi 4 memberikan sisa -6. Langkah berikutnya dengan kekongruenan sehingga diperoleh -6 (mod 4) -2 (mod 4) 2 (mod 4)
  • 12.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 12 Memberikan sisa 2. SOAL-SOAL LATIHAN I. PILIHAN GANDA 1. Tentukan hasil penjumlahan berikut 20 + 22 + 24 + … + 60. a. 820 b. 840 c. 860 d. 880 2. Berapakah sisa pembagian dari 216241 + 43185 + 194327 jika dibagi oleh 5? a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 3. Kakek memberi tahu saya pada tahun 1976, bahwa dia berumur N tahun pada tahun N kuadrat. Tahun berapakah Kakek lahir? a. 1892 b. 1902 c. 1908 d. 1912 4. Bila suku tengah suatu barisan aritmetika dengan 9 suku adalah 3, berapakah hasil penjumlahan dari suku-suku barisan tersebut? a. 21 b. 23 c. 25 d. 25 5. Seorang siswa ingin mencari hasil penjumlahan dari nomor halaman sebuah buku. Tetapi secara tidak sengaja dia menghitung satu halaman dua kali sehingga memperoleh hasil 2000. Berapakah nomor halaman yang dia hitung dua kali? a. 67 b. 66 c. 55 d. 47 6. Ada berapa bilangan bulat positifkah yang nilai satu pertiganya kurang dari 4? a. 11 b. 12 c. 13 d. 14 7. Jika a.b a.bbbb... maka nilai dari 1 0.2 1 1.9 2 2 adalah …. a. 3 9 b. 4 9 c. 5 9 d. 6 9 8. K, L, dan M menunjukkan suatu angka yang membentuk bilangan 2 atau 3 digit. Berapakah nilai dari ? KML LMK KL LK a. 9 b. 10 c. 11 d. 99
  • 13.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 13 9. Seorang pendaki mendaki sebuah gunung. Pada satu jam pertama, dia mendaki sejauh 800 m. Setiap satu jam berikutnya dia mendaki sejauh kurang dari 25 m nya. Berapa jam yang dibutuhkan oleh pendaki tersebut jika ketinggian yang harus dicapai 5700 m? a. 6 jam b. 8 jam c. 10 jam d. 12 jam 10. Tentukanlah nilai x yang memenuhi persamaan 1 4 1 1 1 1 x 1 . a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 11. Gabah hasil panen sawah mempunyai kadar air 25%. Setelah dijemur kadar airnya menyusut sebanyak 80%. Kadar air gabah tersebut adalah …. a. 2,5% b. 5% c. 10% d. 15% e. 2% 12. Sebuah dadu digulingkan dan P adalah hasil kali kelima bilangan yang tampak. Berapakah bilangan terbesar yang pasti bisa membagi P? a. 6 b. 12 c. 24 d. 144 e. 720 13. Berapakah hasil penjumlahan dari digit-digit yang terbentuk dari hasil kali 22011.52012? a. 2 b. 4 c. 5 d. 7 e. 10 14. Seorang pedagang kaleng memajang kaleng-kaleng dengan posisi menumpuk ke atas dengan puncak hanya terdapat satu kaleng dan pada tumpukan di bawahnya terdapat dua kaleng lebih banyak dari tingkatan di atasnya. Jika pada pajangan tersebut terdapat 100 kaleng, berapa jumlah tingkat pada pajangan tersebut? a. 5 b. 8 c. 9 d. 10 e. 11 15. Setiap hari, saat pagi Rahmat makan 20% permen distoplesnya. Di sore hari pada hari kedua tersisa 32 permen. Berapa buah permen jeli mula-mula yang ada dalam toples itu ? a. 40 b. 50 . c. 55 d. 60 d. 75 16. Berapakah nilai dari 10 10 4 11 8 4 ? 8 4 a. 2 b. 16 c. 32 d. 122/3 e. 512,5 17. Kuadrat dari suatu bilangan positif 500% lebih besar dari bilangan yang dimaksud. Berapa bilangan yang dimaksud? a. 5 b. 6 c. 7 d. 8
  • 14.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 14 18. Salah satu angka pada bilangan tiga angka adalah 2. Jika kita memindahkan angka ini di bagian awal maka akan dihasilkan bilangan tiga angka yang lebih kecil dengan selisih 36 dari bilangan pertama. Berapa hasil penjumlahan angka-angka pada bilangan tersebut? a. 1 b. 7 c. 9 d. 10 19. Di dalam kompetisi matematika PASIAD, Elisa mendapatkan hasil terbaik ke-50, yang berarti juga hilangkan satu terburuk ke-50. Berapakah jumlah siswa yang ikut dalam kompetisi tersebut? a. 101 b. 100 c. 99 d. 98 20. Berapa banyakkah bilangan bulat positif yang memenuhi pertidaksamaan 2000 n n 1 2005? a. 5 b. 4 c. 3 d. 2 21. Diberikan 2010 2000 a . Nilai 2010 2000 dalam bentuk a adalah …. a. 10 – a b. 10 a c. 10 a d. 10 + a 22. Jika ppp, qr, dan kr adalah sebuah bilangan tiga angka dan dua digit, dan ppp kr qr , maka nilai dari p + q + r + k adalah …. a. 11 b. 20 c. 21 d. 22 23. abac adalah sebuah bilangan 4 digit yang merupakan kuadrat dari sebuah angka 2 digit. Jika kita naikkan semua nilai digit dari abac dengan 1 maka bilangan hasil juga merupakan kuadrat dari angka 2 digit yang lain. Berapakah nilai dari a + b + c? a. 2 b. 5 c. 6 d. 7 24. Bilangan-bilangan asli kurang dari 55 ditulis secara berurutan seperti berikut : a = 123456789101112…54, urutan ke-50 dari angka-angka tersebut dari kiri adalah …. a. 0 b. 3 c. 5 d. 9 25. Berapakah banyaknya angka 3 digit abc (dengan a ≠ 0) sehingga nilai a2 + b2 + c2 bisa membagi 26? a. 27 b. 26 c. 17 d. 16 26. 5 6 7 5 6 7 5 6 7 5 6 7 ? a. 100 b. 102 c. 104 d. 110
  • 15.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 15 27. Terdapat 7 bilangan asli berurutan. Jumlah dari 3 bilangan pertama adalah 33. Berapakah jumlah dari 3 bilangan terakhir? a. 45 b. 42 c. 39 d. 37 28. Banyaknya bilangan bulat positif di antara 200 dan 2000 yang merupakan kelipatan 6 atau 7 tetapi tidak keduanya adalah …. a. 469 b. 471 c. 513 d. 514 e. 557 29. Diketahui persamaan 3 a b a b . Jika a = b + 2, maka nilai a adalah …. a. 2 3 b. 5 3 c. 8 3 d. 4 3 e. 8 5 30. Jumlahan dari 20062 – 20052 + 20042 – 20032 + ... + 42 – 32 + 22 – 12 = …. a. 2.011.015 b. 2.013.021 c. 3.013.021 d. 2.009.010 31. Banyaknya bilangan antara 1 n 2006 yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk 8x + 20y untuk suatu bilangan bulat non negatif x dan y adalah …. a. 0 b. 1 c. 1003 d. 1507 e. 2006 32. Bentuk sederhana dari perkalian 1 3 5 997 3 5 7 999 2 . 2 . 2 ... 2 adalah …. a. 5 995 b. 1001 999 c. 1001 3 d. 3 1001 II. ESSAY 1. Hitunglah 54 14 5 12 2 35 32 10 7 . 2. Hitunglah 1 1 1 1 ... 2 3 3 4 4 5 2011 2012 . 3. Manakah yang paling besar di antara dua bilangan a dan b jika a = 37150 dan b = 215100. 4. Bagilah 192 atas 4 bagian; bagian pertama ditambah 7 = bagian ke-2 dikurangi 7 = bagian ke-3 dikalikan 7 = bagian ke-4 dibagi 7. Carilah keempat bilangan itu! 5. Pecahan 1997 7000 ditulis dalam bentuk desimal. Angka apakah yang ke-2012 dari tempat desimal itu? 6. Buktikan bahwa jika P(n) = 6n + 2n.3n+1 + 2n.3n+2 habis dibagi 13 untuk setiap n bilangan asli!
  • 16.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 16 7. Carilah bilangan bulat positif terkecil sedemikian hingga hasil kali dari 840 dan bilangan itu merupakan bilangan kuadrat suatu bilangan bulat! 8. Gunakanlah semua angka 1, 3, 5, 6, 8, dan 9 satu kali secara tepat untuk mendapatkan bilangan A dan B. Kedua-duanya A dan B terdiri dari tiga angka dan A – B adalah bilangan positif. Carilah nilai terkecil dari A – B . 9. Bilangan 10200000 memiliki 5 nol berurutan. Berapakah banyaknya angka nol yang berurutan pada bilangan hasil dari perkalian 1 × 2 × 3 × … × 2011. 10. Suatu bilangan n ≥ 2 merupakan bilangan prima jika faktornya hanya 1 dan n. Misalnya N menyatakan perkalian 2012 bilangan prima yang pertama. Berapa banyakkah angka 0 diakhir bilangan N. 11. Tentukan bilangan prima terbesar yang merupakan faktor dari bilangan berbentuk abcabc. 12. Diketahui rumus umum dari suatu deret 1 0 100 3 4, 0, dan 2. Carilah . n n a a n a a 13. Misalnya N adalah bilangan bulat terkecil yang bersisa 2 jika dibagi 5, bersisa 1 jika dibagi 3, dan bersisa 5 jika dibagi 8. Carilah nilai N. 14. Hitunglah nilai dari 1 1 1 1 ... 1 2 2 3 3 4 9800 9801 . 15. Tentukan semua bilangan tiga angka sehingga nilai bilangan itu adalah 30 kali jumlah ketiga angka itu! 16. Carilah nilai dari 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 ... 1 2 3 4 2012 . 17. Bilangan-bilangan 2005 dan 5002 dibagi dengan bilangan prima yang sama yang terdiri dari dua angka memberikan sisa yang sama. Carilah sisa pembagian itu! 18. Tunjukkanlah bahwa bilangan 2,314141414… adalah bilangan rasional. 19. Berapakah sisa pembagian jika 7100 dibagi 9? 20. Suatu bilangan 6 digit a1796b habis dibagi 72. Carilah semua bilangan tersebut. 21. Tentukanlah semua nilai n sehingga 5 1 7 n n merupakan bilangan bulat. 22. Tentukan bilangan 4 digit terkecil sehingga bila bilangan itu dibagi 10 bersisa 3, dibagi 12 bersisa 5 dan dibagi 15 bersisa 8. 23. tentukan angka satuan dari 32012. 24. Tentukanlah bilangan kuadrat berbentuk aabb.
  • 17.
    Teori Bilangan Haryono,S.Pd Hal 17 25. Tentukan bilangan asli terkecil yang mempunyai tepat 12 faktor positif. 26. Diberikan dua bilangan bulat berjumlah 37. Jika bilangan yang lebih besar dibagi dengan bilangan yang lebih kecil, maka hasil baginya adalah 3 dan sisanya 5. Selisih kedua bilangan tersebut adalah … 27. Kecepatan Tata mengerjakan tugas adalah 3 kali dari Noel. Setelah mengerjakan sebuah pekerjaan selama 4 jam, Tata berhenti bekerja dan dilanjutkan dengan Noel sendirian dan pekerjaan itu selesai dalam 2 jam. Berapa waktu yang diperlukan Noel jika dia harus mengerjakan seorang diri? 28. Jika Tara pergi ke suatu tempat dengan bersepeda dan pulang dengan motor, dia akan membutuhkan waktu 5 jam. Jika dia bersepeda motor dengan rute yang sama, dibutuhkan waktu 3 jam. Berapa waktu yang dibutuhkan jika dia bersepeda pergi dan pulang? 29. Carilah semua pembagi genap positif dari 10000.