Dokumen ini menggambarkan kisah Tanjung yang merasa kesepian setelah kehilangan suaminya dan kemudian menemukan seorang bayi misterius yang ditinggalkan di rumahnya. Dia memutuskan untuk merawat bayi itu sebagai anaknya, meskipun ada kekhawatiran dari tetangga tentang asal-usul anak tersebut. Konflik muncul ketika kakak ipar Tanjung memberitahunya bahwa dia harus meninggalkan rumah yang merupakan peninggalan orang tua suaminya dan mempertanyakan hak bayi itu di masa depan.