RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
No. X/1/2013
Sekolah : SMA Yasiha Gubug
Nama Guru ; Sarinah, S.Pd
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas/Semester : X/ 1
Materi Pokok : Asal –usul nenek moyang bangsa Indonesia
Alokasi Waktu : 2 X 45 (90 Menit)
A. KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisispengetahuan faktual, konseptual,
proseduralberdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
1.1 Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran agama
2.2 Meneladani sikap dan tindakan cinta damai reponsif dan proaktif yang ditunjukkan oleh
tokoh sejarah dalam mengatasi masalah social dan lingkungannya.
3.3 Menganalisis asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto Melayu.Deutro Melayu dan
Melanesoid)
3.3.1. Peserta didik dapat menjelaskan teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia
(Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid)
3.3.2. Peserta didik dapat memberi contohsuku-suku bangsa di Indonesia
3.3.3. Peserta didik dapat mengklasifikasikan bangsa-bangsa Proto melayu, Deutero
Melayu dan Melanesoid
3.3.4. Peserta didik dapat menganalisis keterkaitan antara ras Deutrodan Proto-Melayu
dengan ras asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia
3.3.5. peserta didik dapat menganalisis migrasi dan penyebaran ras asal-usul nenek
moyang bangsa Indonesia
3.3.6. peserta didik dapat menganalisis keterkaitan antara migrasi ras asal usul nenek
moyang bangsa Indonesia dengan perkembangan budaya neolitikum.
4.3 Menyajikan kesimpulan-kesimpulan dari informasi mengenai asal-usul nenek moyang
bangsa Indonesia (proto, deutro melayu dan melanesoid) dalam bentuk tulisan
Indikator:
4.3.1 Membuat laporan tertulis hasil diskusi tentang asal usul nenek moyang Indonesia.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatan membaca dan eksplore internet tentang ras di Indonesia dandunia,
peserta didik memiliki keberanian menjelaskan teori asal usul bangsa Indonesia
2. Melalui tayangan gambar suku-suku di Indonesia, peserta didik dengan santun
menunjukkan contoh suku-suku bangsa di Indonesia.
3. Melalui diskusi tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia, peserta didik dengan
tegas dapat mengklasifikasikan ras Proto, Deutro Melayu dan Melanosoid.
4. Melalui diskusi tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia, peserta didik dengan
terampil dapat merumuskan keterkaitan antara ras Melanesoid, Deutro dan Proto Melayu
dengan ras asal usul nenek moyang bangsa Indonesia
5. Dengan membaca teks tentang asal-usul nenek moyang Indonesia peserta didik dapat
memiliki keberanian mengemukakan pendapat tentang latar belakang migrasi Proto
Melayu dan Deutero Melayu menuju kepulauan Indonesia
6. Dengan mengamati tayangan pada slidse LCD tentang peta persebaran Proto dan Deutero
Melayu peserta didik secara logis dapat mendeskripsikan tentang route persebaran ras
Vedda, Melanesoid, Proto dan Deutro Melayu
7. Melalui diskusi mengenai proses migrasi Proto dan Deutero Melayu Melanesoid peserta
didik dapat mendeskripsikan secara logis faktor terbentuknya bangsa di kepulauan
Indonesia
8. Melalui diskusi tentang migrasi ras asal usul bangsa Indonesia dan budayanya peserta didik
dengan terampil dapat merumuskan keterkaitan antara migrasi ras asal usul nenek moyang
bangsa Indonesia dengan perkembangan budaya mesolitikum dan neolitikum.
9. Melalui diskusi, peserta didik dengan jujur dan bertanggung jawab dapat membuat laporan
tertulis hasil diskusi tentang asal usul nenek moyang Indonesia.
D. MATERI AJAR
1. Fakta
a. Tempat asal nenek moyang di Yunan
b. Benda peninggalan hasil budaya zaman Neolitrhikum
c. Bangsa / ras pendudkung proses migrasi nenek moyang
d. Route persebaran Proto Melayu dan Deutro Melayu
2. Konsep
a. Indonesia zaman Pra aksara
b. Teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan
Melanesoid)
c. Bangsa-bangsa Proto melayu, Deutero Melayu dan Melanesoid
d. Keterkaitan antara ras Deutro dan Proto-Melayu dengan ras asal-usul nenek
moyang bangsa Indonesia
e. Migrasi dan penyebaran ras asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia
f. Route persebaran Proto Melayu dan Deutro Melayu
g. Migrasi ras asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dengan perkembangan
budaya neolitikum
3. Prinsip
Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dari Asia Tengah dari daerah Yunan / Yenan,
dengan ras Mongoloid.
Bangsa Ras Melayu Austronesia masuk Indonesia melalui dua tahap yaitu tahap awal
“Proto Melayu (Melayu Muda) dan tahap lanjut Deutro Melayu (Melayu Tua)”.
Jalur yang dilalui Lewat jalur barat dan jalur timur. Mereka membawa pengaruh berupa
kebudayaan dari negeri asal.
4. Prosedur
a. Asal mula (negeri asal) nenek moyang
b. Migrasi ke nagara / tempat lain melalui route perjalanan
c. Menciptakan /membawa pengaruh kebudayaan dari negeri asal
E. METODE PEMBELAJARAN
1. Metode : Diskusi, ceramah, studi pustaka, dan penugasan
2. Pendekatan : Pendekatan scientific (Scientific Learning)
3. Strategi : PBL (Problem Based Learning)
4. Model : Pembelajaran Kooperatif
F. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN
1. Media
Buku siswa, buku guru , powerpoint dan internet, peta
2. Alat dan Bahan
Laptop, LCD,
3. Sumber Belajar
• Kemendikbud, 2013, Sejarah Indonesia, Jakarta, Politeknik Negeri Media Kreatif.
• Djoened Poesponegoro, Marwati, dan Nugrohonotosusanto.2009. Sejarah Nasional II.
Jakarta : Balai Pustaka
• Mulyana, Slamet.1979. Negara Kertagama dan Tafsir sejarahnya
• Soekmono,R.1985. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2.Yogyakarta, Kanisius.
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIA
TAN
DESKRIPSI KEGIATAN
ALO-
KASI
WAK-
TU
Penda-
huluan
1. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan
belajar (memberisalam, mengucapkan Salam ABITA dan mengabsen).
2. Guru menegaskan kepada siswa tentang model pembelajaran yang akan
dilakukan yaitu PBL
3. Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali tentang jiwa
nenek moyang bangsa Indonesia sebagai seorang pelaut dan meminta
peserta didik untuk bersama-sama menyanyikan lagu “Nenek Moyangku
Seorang pelaut”.
4. Guru memberi motivasi dengan cara berdialog dengan siswa tentang manfaat
sebagi bangsa pelaut
5. Guru menunjukkan tujuan pembelajaran tentang Kedatangan Proto dan
Deutro Melayu
6. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi
bahan ajar.
10
menit
Inti Oriantasi pesertadidik pada masalah
(menjelaskan tujuan pembelajaran dan memotivasi peserta didik agar terlibat
aktif)
Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
Peserta didik membaca dari berbagai sumber belajar yang berkaitan dengan asal-
usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid).
Peserta didik melihat tayangan LCD tentang persebaran bangsa Proto, Deutero
Melayu dan Melanesoid melalui tayangan powerpoint.
Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok
Peserta didik dikelompokkan (satu kelompok terdiri atas dua orang, pembagian
diatur guru dengan dasar persebaran jenis kelamin dan kemampuan akademik)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menyampaikan
pendapat dari hasil bacaan dan pengamatannya.
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Melalui lembarkerja yang diberikan guru, peserta didik mengumpulkan data
mengenai manusia purba dan hasil-hasil budaya pendukung kehidupannya, serta
lokasi tempat tinggal.
Peserta didik diminta mengerjakan satu kelompok dua orang, selanjutnya
dicocokkan dengan teman dari kelompok terdekatnya.
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Dari hasil pengamatan tayangan dan presentasi manusia purba, dan hasil bacaan,
peserta didik dapat menghubungkan antara keberadaan manusia purba dengan
lokasi tempat tinggalnya, serta menemukan hasil budayanya. Peserta didik
mendiskusikannya di dalam kelompok, selanjutnya mendiskusikannya dengan
10
menit
10
menit
15
menit
15
menit
kelompok terdekat, sehingga diperoleh pemahaman yang lebih utuh tentang
manusia purba dan kebudayaannya.
Kelompok yang ditunjuk guru, mempresentasikan hasil pekerjaannya, dengan
jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Dalam diskusi kelas
20
menit
Penu-
tup
1. Pesereta didik didampingi guru membuat kesimpulan tentang Kedatangan
Bangsa Deutro dan Proto Melayu
2. Guru memberi tugas kepada peserta didik untuk membuat makalah dengan
judul “asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan
Melanesoid)”. Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar,
buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet.
3. Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan.
4. Siswa melaksanakan evaluasi.
5. Siswa dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan
selanjutnya.
10
menit
H. PENILAIAN
- Teknik : Tes dan Nontes
- Bentuk :
a. Pengetahuan : Uraian
b. Sikap : Observasi/pengamatan
c. Keterampilan : Portofolio
Instrumen :
TES :
1. Tes Uraian :
1) Menurut pendapatmu bagaimana pendapat Sarasin tentang asal usul bangsa Indonesia.
2) Klasifikasikan suku-suku bangsa yang termasuk dalam Proto Melayu, Deutero Melayu dan
Melanesoid
3) Jelaskan keterkaitan antara ras vedda dan melanesoid dengan kebudayaan mesolitikum
4) Jelaskan factor yang mendorong migrasi Proto dan Deutro Melayu menuju kepulauan
Indonesia
5) Buatlahroute persebaran Proto dan Deutro Melayu berdasarkan peta sejarah
6) Uraikan keterkaitan antara ras proto melayu dan deutro melayu dengan kebudayaan
neolithikum
7) Jelaskan contoh kebudayaan Proto dan Deutero Melayu yang masih berkembang dimasyarakat
lingkunganmu
2. Kunci Jawaban :
1. Sarasin berpendapat yang perlu diakui kebenarannya bahwa jauh sebelum ras Proto dan Deutro
Melayu datang ke Indonesia sudah ada ras Vedda yang berasal dari Asia bagian tenggara dan
menyebar ke Indonesia karena saat itu daratan Indonesia masih bergabung dengan Asia Tenggara.
Setelah terjadi zaman es, es di kutub mencair terbentuk laut cina selatan dan laut jawa ras vedda
menetap di pedalaman. Di susul kedatangan ras melanesoid yang kedua ras tersebut bercampur
dan menurunkan suku kubu, lubu, talang mamak di Sumatra dan toala di Sulawesi. Ras vedda dan
ras melanesoid menghasilkan budaya mesolitikum.
2. Suku bangsa Proto Melayu (Dayak, Toraja, Batak, Papua (Irian Barat)), Deutro Melayu (Jawa,
Melayu, Bugis, Minang)
3. Ras vedda yang di susul oleh ras melanesoid akhirnya bercampur dan menghasilkan budaya
mesolithikum dimana masyarakatnya menetap semntara waktu dengan bukti kyokken modinger
dan abris sous roche dengan alat pebble atau kapak Sumatra.
4. Faktor pendorong persebaran ras Proto Melayu dan Deutro Melayu ke Indonesia adalah akibat
terbentuknya paparan sunda dan paparan sahul mereka akhirnya menyebar ke Indonesia
mendesak ras Vedda dan ras Melanesoid
5. Route persebaran ras proto dan deutro melayu adalah melalui jalur barat dan jalur timur , jalur
barat melalui teluk siam, semenanjung Malaya, paparan Sunda ke seluruh Indonesia.
Jalur timur melalui pulau Luzon, Palung sulu ke seluruh Indonesia dan melalui pulauLuzon,
Mindanau, Palung Sulawesi ke seluruh Indonesia.
6. Ras proto melayu dan deutro melayu akhirnya menyebar ke seluruh Indonesia dan membawa
budaya neolithikum yaitu kebudayaan beliung persegi dan kapak lonjong serta hidup menetap
dan bercocok tanam.
7. Kebudayaan Proto Melayu dan Deutro Melayu yang masih berkembang sampai sekarang adalah
bercocok tanam yang sekarang telah mengalami perkembangan pesat dengan menggunakan
tehnologi modern system pengairan yang di tampung dalam bendungan- bendungan
3. Pedoman Penilaian :
1. Setiap soal apabila dijawab benar sempurna diberi nilai 25
2. Setiap soal apabila dijawab mendekati benar diberi nilai 20
3. Setiap soal apabila dijawab setengah benar diberi nilai 15
4. Setiap soal apabila dijawab tapi salah diberi nilai 5
5. Setiap soal apabila yang tidak dijawab diberi nilai 0
6. Jumlah total nilai adalah jumlah skor x 10 : 15
----------------
NON TES : Diskusi kelompok kecil dengan tema asal usul nenek moyang bangsa Indonesia
( Ras vedda, melanesoid, proto dan deutro melayu )
Pedoman Penilaian
LEMBAR PENGAMATAN/ OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas / Semester : X / 1
Kompetensi Dasar : 3.3 Menganalisis asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto Melayu.Deutro
Melayu .dan Melanesoid)
4.3 Menyajikan kesimpulan-kesimpulan dari informasi mengenai asal-usul nenek
moyang bangsa Indonesia ( proto, deutro melayu dan melanesoid ) dalam
bentuk tulisan
Materi Pokok : Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia
Hari / tanggal pengamatan :
1. Penilaian dilakukan selama kegiatan diskusi
2. Hasil penilaian ini digunakan untuk mengetahui tingkat aktivitas peserta didik
3. Aspek yang dinilai:
1). Tanggung jawab
2). Kerja sama
3). Keberanian mengajukan pertanyaan
4). Kemampuan menyampaikan informasi/ menjawab pertanyaan
5). Menghargai pendapat orang lain
4. Keterangan Skor dan Katagori skor
Jumlah skor 1- 4 katagori : Tidak Aktif
Jumlah skor 5-8 katagori : Kurang Aktif
Jumlah skor 9-12 katagori : Cukup Aktif
Jumlah skor 13-16 katagori : Aktif
Jumlah skor 17 -20 katagori : Sangat Aktif
Skor maksimal keseluruhan 100
Skor 1-20 : Tidak Aktif
Skor 21-40 : Kurang Aktif
Skor 41-60 : Cukup Aktif
Skor 61-80 : Aktif
Skor 81-100 : Sangat Aktif
Berilah skor untuk setiap aspek!
NO NAMA PESERTA DIDIK ASPEK PENILAIAN JUMLAH
SKOR
KATAGORI
1 2 3 4 5
1 Nisa Aulia P 20 20 20 20 20 100 Sangat aktif
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
27
29
30
31
32
33
34
35
36
JUMLAH SKOR
RERATA SKOR
TUGAS MANDIRI TERSTRUKTUR
Sekolah : SMA Yasiha Gubug
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kompetensi Keahlian : Semua Kompetensi Keahlian
Kelas /Semester : X / 1
Kompetensi Dasar Indikator Kegiatan Waktu Keterangan
4.3 Menyajikan
kesimpulan-
kesimpulan dari
informasi
mengenai asal
usul nenek
moyang bangsa
Indonesia
( proto, deutro
melayu dan
melanesoid )
dalam bentuk
tulisan
3.3.2 Menganalisis
keterkaitan
antara rumpun
bangsa
Proto.Deutro
Melayu dan
Melanesoid
dengan asal
usulnenek
moyang
Indonesia
Peserta didik
membuat diskripsi
tentang
keterkaitan antara
rumpun bangsa
Proto.Deutro
Melayu, Vedda dan
Melanesoid
dengan asal usul
nenek moyang
Indonesia berupa
makalah
Dikumpulkan
pada
pertemuan
yang akan
datang
Tugas
terstruktur
individu
INSTRUMEN TUGAS MANDIRI TERSTRUKTUR
A. Kompetensi Dasar : 3.3 Menganalisis asal usul nenek moyang bangsa
Indonesia (Proto Melayu.Deutro Melayu .dan
Melanesoid )
B. Indikator Pencapaian kompetensi : 3.3.2 Menganalisis keterkaitan antara rumpun bangsa
Proto.Deutro Melayu dan Melanesoid dengan
asal usulnenek moyang Indonesia
C. Jenis tugas : Individu
D. Tanggal Pemberian tugas : .....
E. Waktu Pelaksanan : satu minggu
F. Batas Waktu Pengumpulan : pertemuan minggu depan
G. Deskripsi tugas:
1. Bentuk tugas :
2. Tempat : Di lingkungan tempat tinggal
3. Waktu : di luar jam pelajaran
4. Target :
5. Bentuk laporan : uraian makalah
6. Rubrik Penilaian
INSTRUMEN PENILAIAN TUGAS TERSTRUKTUR
NO ASPEK PENILAIAN
Skor
1 2 3
1 Materi yang diungkap v
2 Cakupan materi v
3 Ketepatan identifikasi siswa v
4 Hasil analisis v
5 Ketepatan simpulan kelompok v
Jumlah
Jumlah total skor
Pedoman penilaian
Nilai 1 s/d 3 dengan ketentuan :
1. Jumlah 1, materi yang di ungkap,cakupan materi tidak lengkap, identifikasi tidak tepat,
hasil analisis tidak ada, simpulan tidak tepat
2. Jumlah 2 , materi yang di ungkap, cakupan materi kurang lengkap, identifikasi kurang
tepat, hasil amalisis kurang lengkap, simpulan kurang tepat
3. Jumlah 3, cakupan materi lengkap, idetifikasi tepat, hasil analisis lengkap, simpulan tepat
 Skor minimal : 5
 Skor maksimal : 15
 Nilai Akhir ( N A ) : Jumlah skor X 100 = 13/15 x 100 = 0,86x100 = 86
15
Godong, Juli 2013
Kepala Sekolah Guru Mapel Sejarah
Drs. H. Syafi’I Sarinah, S.Pd

Rpp 10 proto deutro melayu

  • 1.
    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN No.X/1/2013 Sekolah : SMA Yasiha Gubug Nama Guru ; Sarinah, S.Pd Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia Kelas/Semester : X/ 1 Materi Pokok : Asal –usul nenek moyang bangsa Indonesia Alokasi Waktu : 2 X 45 (90 Menit) A. KOMPETENSI INTI 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisispengetahuan faktual, konseptual, proseduralberdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR 1.1 Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran agama 2.2 Meneladani sikap dan tindakan cinta damai reponsif dan proaktif yang ditunjukkan oleh tokoh sejarah dalam mengatasi masalah social dan lingkungannya. 3.3 Menganalisis asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto Melayu.Deutro Melayu dan Melanesoid) 3.3.1. Peserta didik dapat menjelaskan teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid) 3.3.2. Peserta didik dapat memberi contohsuku-suku bangsa di Indonesia 3.3.3. Peserta didik dapat mengklasifikasikan bangsa-bangsa Proto melayu, Deutero Melayu dan Melanesoid 3.3.4. Peserta didik dapat menganalisis keterkaitan antara ras Deutrodan Proto-Melayu dengan ras asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia 3.3.5. peserta didik dapat menganalisis migrasi dan penyebaran ras asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia 3.3.6. peserta didik dapat menganalisis keterkaitan antara migrasi ras asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dengan perkembangan budaya neolitikum. 4.3 Menyajikan kesimpulan-kesimpulan dari informasi mengenai asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (proto, deutro melayu dan melanesoid) dalam bentuk tulisan Indikator:
  • 2.
    4.3.1 Membuat laporantertulis hasil diskusi tentang asal usul nenek moyang Indonesia. C. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui kegiatan membaca dan eksplore internet tentang ras di Indonesia dandunia, peserta didik memiliki keberanian menjelaskan teori asal usul bangsa Indonesia 2. Melalui tayangan gambar suku-suku di Indonesia, peserta didik dengan santun menunjukkan contoh suku-suku bangsa di Indonesia. 3. Melalui diskusi tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia, peserta didik dengan tegas dapat mengklasifikasikan ras Proto, Deutro Melayu dan Melanosoid. 4. Melalui diskusi tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia, peserta didik dengan terampil dapat merumuskan keterkaitan antara ras Melanesoid, Deutro dan Proto Melayu dengan ras asal usul nenek moyang bangsa Indonesia 5. Dengan membaca teks tentang asal-usul nenek moyang Indonesia peserta didik dapat memiliki keberanian mengemukakan pendapat tentang latar belakang migrasi Proto Melayu dan Deutero Melayu menuju kepulauan Indonesia 6. Dengan mengamati tayangan pada slidse LCD tentang peta persebaran Proto dan Deutero Melayu peserta didik secara logis dapat mendeskripsikan tentang route persebaran ras Vedda, Melanesoid, Proto dan Deutro Melayu 7. Melalui diskusi mengenai proses migrasi Proto dan Deutero Melayu Melanesoid peserta didik dapat mendeskripsikan secara logis faktor terbentuknya bangsa di kepulauan Indonesia 8. Melalui diskusi tentang migrasi ras asal usul bangsa Indonesia dan budayanya peserta didik dengan terampil dapat merumuskan keterkaitan antara migrasi ras asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dengan perkembangan budaya mesolitikum dan neolitikum. 9. Melalui diskusi, peserta didik dengan jujur dan bertanggung jawab dapat membuat laporan tertulis hasil diskusi tentang asal usul nenek moyang Indonesia. D. MATERI AJAR 1. Fakta a. Tempat asal nenek moyang di Yunan b. Benda peninggalan hasil budaya zaman Neolitrhikum c. Bangsa / ras pendudkung proses migrasi nenek moyang d. Route persebaran Proto Melayu dan Deutro Melayu 2. Konsep a. Indonesia zaman Pra aksara b. Teori asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid)
  • 3.
    c. Bangsa-bangsa Protomelayu, Deutero Melayu dan Melanesoid d. Keterkaitan antara ras Deutro dan Proto-Melayu dengan ras asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia e. Migrasi dan penyebaran ras asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia f. Route persebaran Proto Melayu dan Deutro Melayu g. Migrasi ras asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dengan perkembangan budaya neolitikum 3. Prinsip Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dari Asia Tengah dari daerah Yunan / Yenan, dengan ras Mongoloid. Bangsa Ras Melayu Austronesia masuk Indonesia melalui dua tahap yaitu tahap awal “Proto Melayu (Melayu Muda) dan tahap lanjut Deutro Melayu (Melayu Tua)”. Jalur yang dilalui Lewat jalur barat dan jalur timur. Mereka membawa pengaruh berupa kebudayaan dari negeri asal. 4. Prosedur a. Asal mula (negeri asal) nenek moyang b. Migrasi ke nagara / tempat lain melalui route perjalanan c. Menciptakan /membawa pengaruh kebudayaan dari negeri asal E. METODE PEMBELAJARAN 1. Metode : Diskusi, ceramah, studi pustaka, dan penugasan 2. Pendekatan : Pendekatan scientific (Scientific Learning) 3. Strategi : PBL (Problem Based Learning) 4. Model : Pembelajaran Kooperatif F. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN 1. Media Buku siswa, buku guru , powerpoint dan internet, peta 2. Alat dan Bahan Laptop, LCD, 3. Sumber Belajar • Kemendikbud, 2013, Sejarah Indonesia, Jakarta, Politeknik Negeri Media Kreatif.
  • 4.
    • Djoened Poesponegoro,Marwati, dan Nugrohonotosusanto.2009. Sejarah Nasional II. Jakarta : Balai Pustaka • Mulyana, Slamet.1979. Negara Kertagama dan Tafsir sejarahnya • Soekmono,R.1985. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2.Yogyakarta, Kanisius. G. KEGIATAN PEMBELAJARAN KEGIA TAN DESKRIPSI KEGIATAN ALO- KASI WAK- TU Penda- huluan 1. Guru memasuki kelas dan menyiapkan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar (memberisalam, mengucapkan Salam ABITA dan mengabsen). 2. Guru menegaskan kepada siswa tentang model pembelajaran yang akan dilakukan yaitu PBL 3. Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan kembali tentang jiwa nenek moyang bangsa Indonesia sebagai seorang pelaut dan meminta peserta didik untuk bersama-sama menyanyikan lagu “Nenek Moyangku Seorang pelaut”. 4. Guru memberi motivasi dengan cara berdialog dengan siswa tentang manfaat sebagi bangsa pelaut 5. Guru menunjukkan tujuan pembelajaran tentang Kedatangan Proto dan Deutro Melayu 6. Guru menginformasikan materi esensial kompetensi dasar dan relevansi bahan ajar. 10 menit Inti Oriantasi pesertadidik pada masalah (menjelaskan tujuan pembelajaran dan memotivasi peserta didik agar terlibat aktif) Mengorganisasi peserta didik untuk belajar Peserta didik membaca dari berbagai sumber belajar yang berkaitan dengan asal- usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid). Peserta didik melihat tayangan LCD tentang persebaran bangsa Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid melalui tayangan powerpoint. Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok Peserta didik dikelompokkan (satu kelompok terdiri atas dua orang, pembagian diatur guru dengan dasar persebaran jenis kelamin dan kemampuan akademik) Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menyampaikan pendapat dari hasil bacaan dan pengamatannya. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Melalui lembarkerja yang diberikan guru, peserta didik mengumpulkan data mengenai manusia purba dan hasil-hasil budaya pendukung kehidupannya, serta lokasi tempat tinggal. Peserta didik diminta mengerjakan satu kelompok dua orang, selanjutnya dicocokkan dengan teman dari kelompok terdekatnya. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah Dari hasil pengamatan tayangan dan presentasi manusia purba, dan hasil bacaan, peserta didik dapat menghubungkan antara keberadaan manusia purba dengan lokasi tempat tinggalnya, serta menemukan hasil budayanya. Peserta didik mendiskusikannya di dalam kelompok, selanjutnya mendiskusikannya dengan 10 menit 10 menit 15 menit 15 menit
  • 5.
    kelompok terdekat, sehinggadiperoleh pemahaman yang lebih utuh tentang manusia purba dan kebudayaannya. Kelompok yang ditunjuk guru, mempresentasikan hasil pekerjaannya, dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Dalam diskusi kelas 20 menit Penu- tup 1. Pesereta didik didampingi guru membuat kesimpulan tentang Kedatangan Bangsa Deutro dan Proto Melayu 2. Guru memberi tugas kepada peserta didik untuk membuat makalah dengan judul “asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto, Deutero Melayu dan Melanesoid)”. Materi-materi dan gambar-gambar diambil dari bahan ajar, buku sejarah yang relevan, ensiklopedia dan dari internet. 3. Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan. 4. Siswa melaksanakan evaluasi. 5. Siswa dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya. 10 menit H. PENILAIAN - Teknik : Tes dan Nontes - Bentuk : a. Pengetahuan : Uraian b. Sikap : Observasi/pengamatan c. Keterampilan : Portofolio Instrumen : TES : 1. Tes Uraian : 1) Menurut pendapatmu bagaimana pendapat Sarasin tentang asal usul bangsa Indonesia. 2) Klasifikasikan suku-suku bangsa yang termasuk dalam Proto Melayu, Deutero Melayu dan Melanesoid 3) Jelaskan keterkaitan antara ras vedda dan melanesoid dengan kebudayaan mesolitikum 4) Jelaskan factor yang mendorong migrasi Proto dan Deutro Melayu menuju kepulauan Indonesia 5) Buatlahroute persebaran Proto dan Deutro Melayu berdasarkan peta sejarah 6) Uraikan keterkaitan antara ras proto melayu dan deutro melayu dengan kebudayaan neolithikum 7) Jelaskan contoh kebudayaan Proto dan Deutero Melayu yang masih berkembang dimasyarakat lingkunganmu 2. Kunci Jawaban : 1. Sarasin berpendapat yang perlu diakui kebenarannya bahwa jauh sebelum ras Proto dan Deutro Melayu datang ke Indonesia sudah ada ras Vedda yang berasal dari Asia bagian tenggara dan menyebar ke Indonesia karena saat itu daratan Indonesia masih bergabung dengan Asia Tenggara. Setelah terjadi zaman es, es di kutub mencair terbentuk laut cina selatan dan laut jawa ras vedda
  • 6.
    menetap di pedalaman.Di susul kedatangan ras melanesoid yang kedua ras tersebut bercampur dan menurunkan suku kubu, lubu, talang mamak di Sumatra dan toala di Sulawesi. Ras vedda dan ras melanesoid menghasilkan budaya mesolitikum. 2. Suku bangsa Proto Melayu (Dayak, Toraja, Batak, Papua (Irian Barat)), Deutro Melayu (Jawa, Melayu, Bugis, Minang) 3. Ras vedda yang di susul oleh ras melanesoid akhirnya bercampur dan menghasilkan budaya mesolithikum dimana masyarakatnya menetap semntara waktu dengan bukti kyokken modinger dan abris sous roche dengan alat pebble atau kapak Sumatra. 4. Faktor pendorong persebaran ras Proto Melayu dan Deutro Melayu ke Indonesia adalah akibat terbentuknya paparan sunda dan paparan sahul mereka akhirnya menyebar ke Indonesia mendesak ras Vedda dan ras Melanesoid 5. Route persebaran ras proto dan deutro melayu adalah melalui jalur barat dan jalur timur , jalur barat melalui teluk siam, semenanjung Malaya, paparan Sunda ke seluruh Indonesia. Jalur timur melalui pulau Luzon, Palung sulu ke seluruh Indonesia dan melalui pulauLuzon, Mindanau, Palung Sulawesi ke seluruh Indonesia. 6. Ras proto melayu dan deutro melayu akhirnya menyebar ke seluruh Indonesia dan membawa budaya neolithikum yaitu kebudayaan beliung persegi dan kapak lonjong serta hidup menetap dan bercocok tanam. 7. Kebudayaan Proto Melayu dan Deutro Melayu yang masih berkembang sampai sekarang adalah bercocok tanam yang sekarang telah mengalami perkembangan pesat dengan menggunakan tehnologi modern system pengairan yang di tampung dalam bendungan- bendungan 3. Pedoman Penilaian : 1. Setiap soal apabila dijawab benar sempurna diberi nilai 25 2. Setiap soal apabila dijawab mendekati benar diberi nilai 20 3. Setiap soal apabila dijawab setengah benar diberi nilai 15 4. Setiap soal apabila dijawab tapi salah diberi nilai 5 5. Setiap soal apabila yang tidak dijawab diberi nilai 0 6. Jumlah total nilai adalah jumlah skor x 10 : 15 ---------------- NON TES : Diskusi kelompok kecil dengan tema asal usul nenek moyang bangsa Indonesia ( Ras vedda, melanesoid, proto dan deutro melayu ) Pedoman Penilaian LEMBAR PENGAMATAN/ OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia Kelas / Semester : X / 1
  • 7.
    Kompetensi Dasar :3.3 Menganalisis asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto Melayu.Deutro Melayu .dan Melanesoid) 4.3 Menyajikan kesimpulan-kesimpulan dari informasi mengenai asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia ( proto, deutro melayu dan melanesoid ) dalam bentuk tulisan Materi Pokok : Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia Hari / tanggal pengamatan : 1. Penilaian dilakukan selama kegiatan diskusi 2. Hasil penilaian ini digunakan untuk mengetahui tingkat aktivitas peserta didik 3. Aspek yang dinilai: 1). Tanggung jawab 2). Kerja sama 3). Keberanian mengajukan pertanyaan 4). Kemampuan menyampaikan informasi/ menjawab pertanyaan 5). Menghargai pendapat orang lain 4. Keterangan Skor dan Katagori skor Jumlah skor 1- 4 katagori : Tidak Aktif Jumlah skor 5-8 katagori : Kurang Aktif Jumlah skor 9-12 katagori : Cukup Aktif Jumlah skor 13-16 katagori : Aktif Jumlah skor 17 -20 katagori : Sangat Aktif Skor maksimal keseluruhan 100 Skor 1-20 : Tidak Aktif Skor 21-40 : Kurang Aktif Skor 41-60 : Cukup Aktif Skor 61-80 : Aktif Skor 81-100 : Sangat Aktif Berilah skor untuk setiap aspek! NO NAMA PESERTA DIDIK ASPEK PENILAIAN JUMLAH SKOR KATAGORI 1 2 3 4 5 1 Nisa Aulia P 20 20 20 20 20 100 Sangat aktif 2 3 4 5 6 7 8
  • 8.
    9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 27 29 30 31 32 33 34 35 36 JUMLAH SKOR RERATA SKOR TUGASMANDIRI TERSTRUKTUR Sekolah : SMA Yasiha Gubug Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia Kompetensi Keahlian : Semua Kompetensi Keahlian Kelas /Semester : X / 1 Kompetensi Dasar Indikator Kegiatan Waktu Keterangan 4.3 Menyajikan kesimpulan- kesimpulan dari informasi mengenai asal usul nenek moyang bangsa Indonesia ( proto, deutro melayu dan melanesoid ) dalam bentuk tulisan 3.3.2 Menganalisis keterkaitan antara rumpun bangsa Proto.Deutro Melayu dan Melanesoid dengan asal usulnenek moyang Indonesia Peserta didik membuat diskripsi tentang keterkaitan antara rumpun bangsa Proto.Deutro Melayu, Vedda dan Melanesoid dengan asal usul nenek moyang Indonesia berupa makalah Dikumpulkan pada pertemuan yang akan datang Tugas terstruktur individu
  • 9.
    INSTRUMEN TUGAS MANDIRITERSTRUKTUR A. Kompetensi Dasar : 3.3 Menganalisis asal usul nenek moyang bangsa Indonesia (Proto Melayu.Deutro Melayu .dan Melanesoid ) B. Indikator Pencapaian kompetensi : 3.3.2 Menganalisis keterkaitan antara rumpun bangsa Proto.Deutro Melayu dan Melanesoid dengan asal usulnenek moyang Indonesia C. Jenis tugas : Individu D. Tanggal Pemberian tugas : ..... E. Waktu Pelaksanan : satu minggu F. Batas Waktu Pengumpulan : pertemuan minggu depan G. Deskripsi tugas: 1. Bentuk tugas : 2. Tempat : Di lingkungan tempat tinggal 3. Waktu : di luar jam pelajaran 4. Target : 5. Bentuk laporan : uraian makalah 6. Rubrik Penilaian INSTRUMEN PENILAIAN TUGAS TERSTRUKTUR NO ASPEK PENILAIAN Skor 1 2 3 1 Materi yang diungkap v 2 Cakupan materi v 3 Ketepatan identifikasi siswa v 4 Hasil analisis v 5 Ketepatan simpulan kelompok v Jumlah Jumlah total skor Pedoman penilaian Nilai 1 s/d 3 dengan ketentuan :
  • 10.
    1. Jumlah 1,materi yang di ungkap,cakupan materi tidak lengkap, identifikasi tidak tepat, hasil analisis tidak ada, simpulan tidak tepat 2. Jumlah 2 , materi yang di ungkap, cakupan materi kurang lengkap, identifikasi kurang tepat, hasil amalisis kurang lengkap, simpulan kurang tepat 3. Jumlah 3, cakupan materi lengkap, idetifikasi tepat, hasil analisis lengkap, simpulan tepat  Skor minimal : 5  Skor maksimal : 15  Nilai Akhir ( N A ) : Jumlah skor X 100 = 13/15 x 100 = 0,86x100 = 86 15 Godong, Juli 2013 Kepala Sekolah Guru Mapel Sejarah Drs. H. Syafi’I Sarinah, S.Pd