Puasa Sunnah
Puasa Sunnah
Puasa sunah yaitu puasa yang apabila dikerjakan oleh seseorang maka
dia akan mendapat pahala dari Allah SWT. sedangkan apabila tidak
dikerjakan, maka tidak apa-apa (tidak berdosa).
Niat puasa sunat boleh dilaksanakan pada pagi hari, dan tidak harus
sebelum fajar seperti pada puasa wajib (ramadhan). Boleh juga
dibatalkan (tidak dilanjutkan), jika ternyata kondisi atau kesehatan
badan tidak mendukung.
Macam-macam Puasa Sunnah
1. Puasa hari Senin dan Kamis
2. Puasa Arafah : 9 Zulhijjah
3. Puasa Syawal : 6 hari di bulan Syawal
4. Puasa Asyura : 10 Muharram
5. Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah
6. Puasa Sya’ban : pertengahan bulan Sya’ban
7. Puasa pada bulan harom (bulan yang dihormati)
8. Puasa tiga hari setiap bulan
9. Puasa Daud.
Puasa Senin-Kamis
Puasa Senin Kamis adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada setiap
hari Senin dan hari Kamis dalam satu minggu. Puasa Senin Kamis
mengandung kebaikan bagi tubuh. Hal demikian tidak ada lagi
keraguan.
Sebab Disunahkan Puasa Senin-Kamis
Sebab-sebab disunahkan puasa senin kamis karena amalan kita
ditunjukkan kepada Allah pada hari itu dan senin merupakan hari
kelahiran Rasulullah, pengangkatan menjadi rasul dan turunnya Al-
Qur’an.
Puasa Arafah
Puasa Arafah ialah puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Dinamakan hari
Arafah karena hari itu orang-orang yang melakukan ibadah haji sedang
wukuf di Arafah. Puasa Arafah ini disunatkan bagi orang yang tidak
melakukan ibadah haji, sedang mereka yang melakukan ibadah haji
hukumnya makruh.
Rasulullah saw bersabda :
Dan dari Abu Hurairah ra. Bersabda : Nabi saw. Melarang puasa
Arafah bagi orang –orang yang ada di Arafah. ( HR. Imam Ahmad )
Niat Puasa Arafah
Puasa Syawal
Puasa syawal ialah puasa enam hari pada bulan syawal (selain tanggal 1
syawal) setelah selesai melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Dari
Abu Ayyub al-Anshari, Rasulullah saw. Bersabda :
Niat Puasa Syawal
Puasa ‘Asyura
Puasa ‘Asyura ialah puasa pada tanggal 10 Muharram. Puasa ‘asyura
termasuk puasa sunah, yang cukup besar pahalanya.
Sebagaimana Sabda Rasulullah saw. :
Imam Abu Daud meriwayatkan di dalam Sunan-nya dari Abu Qatadah
ra.
َ‫ر‬ِِّ‫ف‬َ‫ك‬ُ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ِ ِّ
‫اّلل‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫ب‬ِ‫س‬َ‫ت‬ْ‫ح‬َ‫أ‬ ‫ي‬ِِّ‫ن‬‫إ‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫ر‬ ْ‫و‬ُ‫ش‬‫ا‬َ‫ع‬ َ‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬ ُ‫م‬ ْ‫و‬َ‫ص‬ َ‫و‬
َُُ‫ل‬ََْْ ْ‫ي‬ِ‫ت‬‫َاس‬ َ‫ن‬َ‫س‬‫اس‬
“Dan puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa
menggugurkan dosa setahun yang lalu”.
‘Asyura berasaldari kata ‘asyara,artinya bilangan
sepuluh.
Secara istilahi Puasa ‘Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada tanggal 10
Muharram pada Kalender Islam Hijriah.
Dalam hadis Nabi SAW bahkan disebutkan, sebaik-baik puasa setelah puasa wajib
di Bulan ramadan adalah pausa di bulan Muharram dalam hal ini puasa asyura. Dari
Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
‫اسمحرم‬ ‫هللا‬ ‫شهر‬ ‫رمضان‬ ‫ْعد‬ ‫اسصيام‬ ‫أفضل‬
“
Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan
Muharram.” (HR. Muslim).
Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An Nawawi menyebutkan bahwa, “Hadits ini
menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk
melaksanakan puasa sunnah.”
Niat Puasa ‘Asyura
Puasa 10 Hari Pertama
Bulan Dzulhijjah
Sepuluh hari pertama pada bulan Dzulhijjah merupakan hari
istimewa.
Sepuluh hari pertama pada bulan Dzulhijjah merupakan hari istimewa. Di hari-hari
itu terkumpul berbagai macam ibadah yang bisa bergabung menjadi satu waktu di
mana tidak dimiliki oleh bulan-bulan lain. Di antaranya ada ibadah shalat, puasa,
sedekah (kurban) dan haji. Ibadah haji ini tidak bisa didapatkan di bulan lain.
Sepuluh hari awal Dzulhijjah merupakan momen hari penting yang digunakan Allah
untuk bersumpah dalam Surat Al-Fajr
ِ
‫ر‬ْ‫ج‬َ‫ف‬ْ‫اس‬ َ‫و‬
(
1
)
ٍ
‫ر‬ْ‫ش‬َ‫ع‬ ٍ‫ل‬‫ا‬َ‫ي‬َ‫س‬ َ‫و‬
(
2
Artinya, “Demi waktu subuh (1) Dan sepuluh malam (2).”
Demikian yang dikatakan oleh Ibnu Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan sejumlah
ulama salaf dan ulama kontemporer lain menaggapi bahwa sepuluh malam yang
dimaksud pada ayat ini adalah sepuluh malam pertama pada bulan Dzulhijjah.
Argumentasi inidiperkuat dengan hadisyang dikutipIbnu Katsir dari Shahih
Bukhari.
“Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadis marfu'. Tidak ada hari-hari di mana amal
sholih lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh
hari Dzul Hijjah. Kemudian para sahabat bertanya, ‘Dan bukan pula jihad, ya
Rasulallah?’ Rasul lalu menjawab, ‘Dan tidak pula jihad di jalan Allah kecuali
seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tak lagi
membawa apa-apa,’" (HR Bukhari 969).
Dengan hadits di atas, cukup jelas bahwa ibadah apapun bentuknya pada sepuluh
hari tersebut sangat dianjurkan, termasuk shalat, puasa dan lain sebagainya.
Hanya saja, karena puasa dilarang pada hari Idul Adha, maka puasa terhitung
sebanyak sembilan hari
Niat Puasa 10
Hari Pertama Dzulhijjah
Puasa NisfuSya’ban
Puasa Nisfu Syaban adalah puasa yang hukumnya sunnah dan dilakukan pada hari
ke-15 di bulan Syaban.
Dimana pada bulan syaban, amal ibadah yang kita kerjakan akan dinaikan dan
diangkat oleh Allah SWT. Atau bisa dikatakan bahwa amalan yang sudah kita
kerjakan dibulan belakang akan dihitung.
Kita dianjurkan untuk memperbanyak puasa di bulan sya’ban ini, hal ini sesuai
dengan hadits dari A’isyah radliallahu ‘anha:
“
.. saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan
penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang
lebih sering ketika di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari No. 1969 dan Muslim No. 782).
Niat Puasa Nisfu Sya’ban
Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu
puasa sunnah yang sangat dianjurkan
oleh Rasulullah SAW.
Puasa Ayyamul Bidh dilakukan pada
tanggal 13,14,15 di setiap bulannya
dalam kalender Hijriah.
Puasa Daud
Menurut Rasulullah, puasa Nabi Daud ibarat puasa sepanjang tahun. Sebab, Nabi
Daud menjalankan puasa ini, yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka, dengan
kualitas tinggi, yakni semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Puasa Daud menuntut setiap orang yang menjalankannya untuk istiqamah dan
komitmen yang kuat. Pasalnya, hari pelaksanaan puasa Daud sangat panjang. Puasa
Daud dilakukan dengan selang sehari yakni sehari puasa dan sehari tidak, begitu
seterusnya.
Abdullah bin Amr meriwayatkan,
“Rasulullah bersabda, “Puasa yang lebih di sukai oleh Allah ialah puasa Daud, dan
salat yang paling disukai Allah, ialah salat Daud. Beliau tidur seperdua malam,
bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya. Beliau berpuasa satu hari, lalu
berbuka satu hari.” (HR Bukhari Muslim).
Niat Puasa Daud
Waktu iperbolehkandan diharamkanberpuasa
Diharamkan berpuasa: Hari Tasyrik (11, 12,13 Zulhijjah), Hari raya idul
Fitri : 1 Syawal, Idul Adha : 10 Zulhijjah
Dimakruhkan: HARI Jum’at, kecuali yang terbiasa
melaksanakannya/puasa Daud.
Fungsi Puasa DalamKehidupan
1. Sebagai rasa Syukur (terima kasih) kepada Allah
2. Sebagai Latihan pengendalian diri
3. Sebagai Latihan kedisiplinan, kejujuran, dan percaya diri.
4. Memelihara kesehatan
5. Sebagai pendidikan (sikap menyantuni dan kasih sayang terhadap
sesama)
Terimakasih
Puasa Sunnah

Puasa Sunnah

  • 1.
  • 2.
    Puasa Sunnah Puasa sunahyaitu puasa yang apabila dikerjakan oleh seseorang maka dia akan mendapat pahala dari Allah SWT. sedangkan apabila tidak dikerjakan, maka tidak apa-apa (tidak berdosa). Niat puasa sunat boleh dilaksanakan pada pagi hari, dan tidak harus sebelum fajar seperti pada puasa wajib (ramadhan). Boleh juga dibatalkan (tidak dilanjutkan), jika ternyata kondisi atau kesehatan badan tidak mendukung.
  • 3.
    Macam-macam Puasa Sunnah 1.Puasa hari Senin dan Kamis 2. Puasa Arafah : 9 Zulhijjah 3. Puasa Syawal : 6 hari di bulan Syawal 4. Puasa Asyura : 10 Muharram 5. Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah 6. Puasa Sya’ban : pertengahan bulan Sya’ban 7. Puasa pada bulan harom (bulan yang dihormati) 8. Puasa tiga hari setiap bulan 9. Puasa Daud.
  • 4.
    Puasa Senin-Kamis Puasa SeninKamis adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada setiap hari Senin dan hari Kamis dalam satu minggu. Puasa Senin Kamis mengandung kebaikan bagi tubuh. Hal demikian tidak ada lagi keraguan.
  • 5.
    Sebab Disunahkan PuasaSenin-Kamis Sebab-sebab disunahkan puasa senin kamis karena amalan kita ditunjukkan kepada Allah pada hari itu dan senin merupakan hari kelahiran Rasulullah, pengangkatan menjadi rasul dan turunnya Al- Qur’an.
  • 6.
    Puasa Arafah Puasa Arafahialah puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah. Dinamakan hari Arafah karena hari itu orang-orang yang melakukan ibadah haji sedang wukuf di Arafah. Puasa Arafah ini disunatkan bagi orang yang tidak melakukan ibadah haji, sedang mereka yang melakukan ibadah haji hukumnya makruh. Rasulullah saw bersabda : Dan dari Abu Hurairah ra. Bersabda : Nabi saw. Melarang puasa Arafah bagi orang –orang yang ada di Arafah. ( HR. Imam Ahmad )
  • 7.
  • 9.
    Puasa Syawal Puasa syawalialah puasa enam hari pada bulan syawal (selain tanggal 1 syawal) setelah selesai melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Dari Abu Ayyub al-Anshari, Rasulullah saw. Bersabda :
  • 10.
  • 11.
    Puasa ‘Asyura Puasa ‘Asyuraialah puasa pada tanggal 10 Muharram. Puasa ‘asyura termasuk puasa sunah, yang cukup besar pahalanya. Sebagaimana Sabda Rasulullah saw. : Imam Abu Daud meriwayatkan di dalam Sunan-nya dari Abu Qatadah ra. َ‫ر‬ِِّ‫ف‬َ‫ك‬ُ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ِ ِّ ‫اّلل‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫ب‬ِ‫س‬َ‫ت‬ْ‫ح‬َ‫أ‬ ‫ي‬ِِّ‫ن‬‫إ‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫ر‬ ْ‫و‬ُ‫ش‬‫ا‬َ‫ع‬ َ‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬ ُ‫م‬ ْ‫و‬َ‫ص‬ َ‫و‬ َُُ‫ل‬ََْْ ْ‫ي‬ِ‫ت‬‫َاس‬ َ‫ن‬َ‫س‬‫اس‬ “Dan puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”.
  • 12.
    ‘Asyura berasaldari kata‘asyara,artinya bilangan sepuluh. Secara istilahi Puasa ‘Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram pada Kalender Islam Hijriah. Dalam hadis Nabi SAW bahkan disebutkan, sebaik-baik puasa setelah puasa wajib di Bulan ramadan adalah pausa di bulan Muharram dalam hal ini puasa asyura. Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‫اسمحرم‬ ‫هللا‬ ‫شهر‬ ‫رمضان‬ ‫ْعد‬ ‫اسصيام‬ ‫أفضل‬ “ Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim). Dalam Syarah Shahih Muslim, Imam An Nawawi menyebutkan bahwa, “Hadits ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang paling mulia untuk melaksanakan puasa sunnah.”
  • 13.
  • 14.
    Puasa 10 HariPertama Bulan Dzulhijjah
  • 15.
    Sepuluh hari pertamapada bulan Dzulhijjah merupakan hari istimewa. Sepuluh hari pertama pada bulan Dzulhijjah merupakan hari istimewa. Di hari-hari itu terkumpul berbagai macam ibadah yang bisa bergabung menjadi satu waktu di mana tidak dimiliki oleh bulan-bulan lain. Di antaranya ada ibadah shalat, puasa, sedekah (kurban) dan haji. Ibadah haji ini tidak bisa didapatkan di bulan lain. Sepuluh hari awal Dzulhijjah merupakan momen hari penting yang digunakan Allah untuk bersumpah dalam Surat Al-Fajr ِ ‫ر‬ْ‫ج‬َ‫ف‬ْ‫اس‬ َ‫و‬ ( 1 ) ٍ ‫ر‬ْ‫ش‬َ‫ع‬ ٍ‫ل‬‫ا‬َ‫ي‬َ‫س‬ َ‫و‬ ( 2 Artinya, “Demi waktu subuh (1) Dan sepuluh malam (2).” Demikian yang dikatakan oleh Ibnu Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan sejumlah ulama salaf dan ulama kontemporer lain menaggapi bahwa sepuluh malam yang dimaksud pada ayat ini adalah sepuluh malam pertama pada bulan Dzulhijjah.
  • 16.
    Argumentasi inidiperkuat denganhadisyang dikutipIbnu Katsir dari Shahih Bukhari. “Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadis marfu'. Tidak ada hari-hari di mana amal sholih lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzul Hijjah. Kemudian para sahabat bertanya, ‘Dan bukan pula jihad, ya Rasulallah?’ Rasul lalu menjawab, ‘Dan tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tak lagi membawa apa-apa,’" (HR Bukhari 969). Dengan hadits di atas, cukup jelas bahwa ibadah apapun bentuknya pada sepuluh hari tersebut sangat dianjurkan, termasuk shalat, puasa dan lain sebagainya. Hanya saja, karena puasa dilarang pada hari Idul Adha, maka puasa terhitung sebanyak sembilan hari
  • 17.
    Niat Puasa 10 HariPertama Dzulhijjah
  • 18.
    Puasa NisfuSya’ban Puasa NisfuSyaban adalah puasa yang hukumnya sunnah dan dilakukan pada hari ke-15 di bulan Syaban. Dimana pada bulan syaban, amal ibadah yang kita kerjakan akan dinaikan dan diangkat oleh Allah SWT. Atau bisa dikatakan bahwa amalan yang sudah kita kerjakan dibulan belakang akan dihitung. Kita dianjurkan untuk memperbanyak puasa di bulan sya’ban ini, hal ini sesuai dengan hadits dari A’isyah radliallahu ‘anha: “ .. saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari No. 1969 dan Muslim No. 782).
  • 19.
  • 20.
    Puasa Ayyamul Bidh PuasaAyyamul Bidh menjadi salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Puasa Ayyamul Bidh dilakukan pada tanggal 13,14,15 di setiap bulannya dalam kalender Hijriah.
  • 21.
    Puasa Daud Menurut Rasulullah,puasa Nabi Daud ibarat puasa sepanjang tahun. Sebab, Nabi Daud menjalankan puasa ini, yakni sehari berpuasa dan sehari berbuka, dengan kualitas tinggi, yakni semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Puasa Daud menuntut setiap orang yang menjalankannya untuk istiqamah dan komitmen yang kuat. Pasalnya, hari pelaksanaan puasa Daud sangat panjang. Puasa Daud dilakukan dengan selang sehari yakni sehari puasa dan sehari tidak, begitu seterusnya. Abdullah bin Amr meriwayatkan, “Rasulullah bersabda, “Puasa yang lebih di sukai oleh Allah ialah puasa Daud, dan salat yang paling disukai Allah, ialah salat Daud. Beliau tidur seperdua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur seperenamnya. Beliau berpuasa satu hari, lalu berbuka satu hari.” (HR Bukhari Muslim).
  • 22.
  • 23.
    Waktu iperbolehkandan diharamkanberpuasa Diharamkanberpuasa: Hari Tasyrik (11, 12,13 Zulhijjah), Hari raya idul Fitri : 1 Syawal, Idul Adha : 10 Zulhijjah Dimakruhkan: HARI Jum’at, kecuali yang terbiasa melaksanakannya/puasa Daud.
  • 24.
    Fungsi Puasa DalamKehidupan 1.Sebagai rasa Syukur (terima kasih) kepada Allah 2. Sebagai Latihan pengendalian diri 3. Sebagai Latihan kedisiplinan, kejujuran, dan percaya diri. 4. Memelihara kesehatan 5. Sebagai pendidikan (sikap menyantuni dan kasih sayang terhadap sesama)
  • 25.