1. RENING PUTRI W (132010300046) 
2. WULAN NDARY (132010300092) 
3. WAHYU RETNO W (132010300147) 
4. FERTI ANDITASARI(132010300148) 
5. ISA MASTURO (132010300150) 
EKONOMI / AKUNTANSI (A2)
REKONSILIASI BANK
Rekonsilisi bank adalah suatu prosedur 
pengendalian terhadap kas di bank, dengan 
membandingkan catatan akuntansi kas menurut 
perusahaan. Secara periodik bank mengirimkan 
laporan berupa bank statement yang berisi 
semua transaksi penyetoran dan pengambilan 
oleh deposan (depositor) selama periode 
tertentu. Rekonsiliasi bank dilakukan untuk 
menunjukkan dan menjelaskan adanya 
perbedaan antara catatan kas menurut bank 
dan menurut perusahaan.
Menentukan saldo kas (bank) yang 
seharusnya disajikan dalam laporan keuangan 
(neraca). 
Mengamankan kekayaan perusahaan dan 
mendeteksi kemungkinan adanya 
penyalahgunaan kas di bank.
Faktor-faktor yang Menyebabkan 
Pada umumnya, perbedaan antara saldo kas 
menurut catatan perusahaan dan catatan 
bank disebabkan oleh 2 (dua) faktor, yaitu : 
1. Perbedaan waktu pengakuan 
2. Kesalahan Pencatatan oleh Bank atau oleh 
Perusahaan
Adanya setoran dalam perjalanan (deposit intransit), yaitu 
setoran yang dilakukan oleh perusahaan, tetapi pihak bank 
belum menerima, atau belum mengkredit rekening perusahaan. 
Akibatnya, saldo kas menurut bank terlalu rendah dibanding 
saldo kas yang benar. 
Cek yang belum diuangkan (outstanding check), yaitu cek yang 
dikeluarkan oleh perusahaan sebagai tanda pembayaran kepada 
pihak lain, tetapi pihak penerima belum menguangkan cek 
tersebut ke bank. Akibatnya bank belum mengetahui adanya 
pengeluaran oleh perusahaan, sedang perusahaan sudah 
mencatat adanya pengeluaran. Akibatnya saldo kas menurut 
bank terlalu besar dibandingkan dengan saldo kas yang benar. 
Tagihan piutang perusahaan yang dilakukan oleh bank (bank 
collections) tetapi pihak perusahaan belum menerima memo 
kredit dari bank. Akibatnya saldo kas menurut perusahaan 
terlalu rendah dibanding saldo kas yang benar.
Biaya bank (bank charge)yang telah didebitkan ke 
rekening perusahaan di bank, tetapi perusahaan 
belum menerima surat pemberitahuan dari bank. 
Akibatnya, saldo kas menurut perusahaan terlalu 
besar dibanding saldo kas yang benar. 
Adanya cek kosong atau dana kurang, yaitu cek 
yang diterima oleh perusahaan dari 
langganannya sebagai penerimaan kas, tetapi 
setelah disetorkan ke bank ternyata cek tersebut 
tidak ada dananya atau kurang. Karena 
perusahaan telah mencatat cek tersebut sebagai 
penerimaan, saldo kas menurut perusahaan 
terlalu besar dibanding saldo kas yang benar.
Kesalahan pencatatan yang terjadi pada bank 
atau pada perusahaan. Akibat yang terjadi 
karena kesalahan ini berbeda-beda 
tergantung pada jenis kesalahan yang ada.
Bagi Perusahaan 
A. Menambah saldo perusahaan 
1. Penerimaan yang sudah dicatat oleh Bank tapi belum dicatat 
oleh perusahaan, misalnya: 
- Hasil inkaso Bank 
- Jasa giro 
- Transfer Bank 
2. Kesalahan perusahaan mencatat pengeluaran perusahaan 
terlalu besar 
3. Kesalahan perusahaan mencatat penerimaan terlalu kecil 
B. Mengurangi saldo perusahaan 
1. Pengeluaran yang sudah dicatat oleh Bank tapi belum di catat 
oleh perusahaan, misal: 
- Biaya administrasi Bank 
- Cek ditempat 
2. Kesalahan perusahaan mencatat pengeluaran terlalu kecil 
3. Kesalahan perusahaan mencatat penerimaan terlalu besar 
4. Setoran cek tidak cukup dana/cek kosong
Bagi Bank 
A. Menambah saldo Bank 
1. Setoran atau penerimaan perusahaan yang sudah dicatat oleh 
perusahaan tapi belum dicatat oleh Bank, 
misalnya: 
- setoran dalam proses 
- penerimaan tagihan belum disetor ke Bank 
2. Kesalahan Bank mencatat pengeluaran perusahaan terlalu 
besar 
3. Kesalahan Bank mencatat penerimaan perusahaan terlalu kecil 
B. Mengurangi saldo Bank 
1. Pengeluaran yang sudah dicatat oleh perusahaan tapi belum 
dicatat oleh Bank, misalnya: 
- cek dalam peredaran/cek beredar 
2. Kesalahan Bank mencatat pengeluaran perusahaan terlalu kecil 
3. Kesalahan Bank mencatat penerimaan perusahaan terlalu 
besar
Contoh Soal : 
Berikut ini informasi yang berhubungan dengan 
kas PT Sumber Rejeki pada tanggal 31 Agustus 
2011 : 
a. Saldo rekening kas menurut laporan bank 
adalah Rp. 18.642.280,00 
b. Rekening kas perusahaan pada tanggal yang 
sama menunjukkan saldo Rp. 19.483.250,00 
c. Sebuah setoran sebesar Rp. 4.294.390,00 
belum dicatat oleh bank sampai dengan tanggal 
2 september 2011 
d. Biaya administrasi bank sebesar Rp. 
114.000,00 belum dicatat oleh perusahaan
e. Sebuah cek yang diterima dari Tuan Aditya (seorang 
pelanggan) senilai Rp. 8.375.000,00 dan sudah disetor 
oleh perusahaan, dikembalikan oleh bank karena tidak 
ada dananya 
f. Cek yang ditarik, namun belum diuangkan ke bank 
sampai tanggal 31 agustus 2011 adalah : 
Cek nomor 111 Rp.502.220,00 
Cek nomor 112 Rp.890.200,00 
g. Bank telah menagihkan piutang wesel sebesar Rp. 
11.100.000,00 termasuk didalamnya biaya bunga sebesar 
Rp. 1.100.00,00 transaksi ini belum dicatat oleh 
perusahaan 
h. Bank keliru membebankan cek PT Sumber Makmur ke 
rekening PT Sumber Rejeki sebesar Rp. 550.000,00
PT SUMBER REJEKI 
Laporan Rekening Bank 
Per 31 Agustus 2011 
Per Bank 
a.Saldo 31 agustus 18.642.280 
Tambah : 
c. Setoran dalam perjalanan 4.294.390 
h. Koreksi kesalahan bank 
Cek PT sumber Makmur 
Ke PT Sumber 
Rejeki 550.000 + 
23.486.670 
Kurangi : 
f. Cek beredar 
No. 111 502.220 
No. 112 890.200 
1.392.420 – 
22.094.250 
Per Perusahaan 
b.Saldo 31 Agustus 19.483.250 
Tambah : 
4. g. Peneriman wesel 
melalui bank + bunga 
11.100.000 + 
30.583.250 
Kurangi : 
d. Biaya adm.bank 114.000 
6. e. Cek kosong 8.375.000 
8.489.000 – 
22.094.250
Ppt Rekonsiliasi

Ppt Rekonsiliasi

  • 1.
    1. RENING PUTRIW (132010300046) 2. WULAN NDARY (132010300092) 3. WAHYU RETNO W (132010300147) 4. FERTI ANDITASARI(132010300148) 5. ISA MASTURO (132010300150) EKONOMI / AKUNTANSI (A2)
  • 2.
  • 3.
    Rekonsilisi bank adalahsuatu prosedur pengendalian terhadap kas di bank, dengan membandingkan catatan akuntansi kas menurut perusahaan. Secara periodik bank mengirimkan laporan berupa bank statement yang berisi semua transaksi penyetoran dan pengambilan oleh deposan (depositor) selama periode tertentu. Rekonsiliasi bank dilakukan untuk menunjukkan dan menjelaskan adanya perbedaan antara catatan kas menurut bank dan menurut perusahaan.
  • 4.
    Menentukan saldo kas(bank) yang seharusnya disajikan dalam laporan keuangan (neraca). Mengamankan kekayaan perusahaan dan mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan kas di bank.
  • 5.
    Faktor-faktor yang Menyebabkan Pada umumnya, perbedaan antara saldo kas menurut catatan perusahaan dan catatan bank disebabkan oleh 2 (dua) faktor, yaitu : 1. Perbedaan waktu pengakuan 2. Kesalahan Pencatatan oleh Bank atau oleh Perusahaan
  • 6.
    Adanya setoran dalamperjalanan (deposit intransit), yaitu setoran yang dilakukan oleh perusahaan, tetapi pihak bank belum menerima, atau belum mengkredit rekening perusahaan. Akibatnya, saldo kas menurut bank terlalu rendah dibanding saldo kas yang benar. Cek yang belum diuangkan (outstanding check), yaitu cek yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai tanda pembayaran kepada pihak lain, tetapi pihak penerima belum menguangkan cek tersebut ke bank. Akibatnya bank belum mengetahui adanya pengeluaran oleh perusahaan, sedang perusahaan sudah mencatat adanya pengeluaran. Akibatnya saldo kas menurut bank terlalu besar dibandingkan dengan saldo kas yang benar. Tagihan piutang perusahaan yang dilakukan oleh bank (bank collections) tetapi pihak perusahaan belum menerima memo kredit dari bank. Akibatnya saldo kas menurut perusahaan terlalu rendah dibanding saldo kas yang benar.
  • 7.
    Biaya bank (bankcharge)yang telah didebitkan ke rekening perusahaan di bank, tetapi perusahaan belum menerima surat pemberitahuan dari bank. Akibatnya, saldo kas menurut perusahaan terlalu besar dibanding saldo kas yang benar. Adanya cek kosong atau dana kurang, yaitu cek yang diterima oleh perusahaan dari langganannya sebagai penerimaan kas, tetapi setelah disetorkan ke bank ternyata cek tersebut tidak ada dananya atau kurang. Karena perusahaan telah mencatat cek tersebut sebagai penerimaan, saldo kas menurut perusahaan terlalu besar dibanding saldo kas yang benar.
  • 8.
    Kesalahan pencatatan yangterjadi pada bank atau pada perusahaan. Akibat yang terjadi karena kesalahan ini berbeda-beda tergantung pada jenis kesalahan yang ada.
  • 9.
    Bagi Perusahaan A.Menambah saldo perusahaan 1. Penerimaan yang sudah dicatat oleh Bank tapi belum dicatat oleh perusahaan, misalnya: - Hasil inkaso Bank - Jasa giro - Transfer Bank 2. Kesalahan perusahaan mencatat pengeluaran perusahaan terlalu besar 3. Kesalahan perusahaan mencatat penerimaan terlalu kecil B. Mengurangi saldo perusahaan 1. Pengeluaran yang sudah dicatat oleh Bank tapi belum di catat oleh perusahaan, misal: - Biaya administrasi Bank - Cek ditempat 2. Kesalahan perusahaan mencatat pengeluaran terlalu kecil 3. Kesalahan perusahaan mencatat penerimaan terlalu besar 4. Setoran cek tidak cukup dana/cek kosong
  • 10.
    Bagi Bank A.Menambah saldo Bank 1. Setoran atau penerimaan perusahaan yang sudah dicatat oleh perusahaan tapi belum dicatat oleh Bank, misalnya: - setoran dalam proses - penerimaan tagihan belum disetor ke Bank 2. Kesalahan Bank mencatat pengeluaran perusahaan terlalu besar 3. Kesalahan Bank mencatat penerimaan perusahaan terlalu kecil B. Mengurangi saldo Bank 1. Pengeluaran yang sudah dicatat oleh perusahaan tapi belum dicatat oleh Bank, misalnya: - cek dalam peredaran/cek beredar 2. Kesalahan Bank mencatat pengeluaran perusahaan terlalu kecil 3. Kesalahan Bank mencatat penerimaan perusahaan terlalu besar
  • 11.
    Contoh Soal : Berikut ini informasi yang berhubungan dengan kas PT Sumber Rejeki pada tanggal 31 Agustus 2011 : a. Saldo rekening kas menurut laporan bank adalah Rp. 18.642.280,00 b. Rekening kas perusahaan pada tanggal yang sama menunjukkan saldo Rp. 19.483.250,00 c. Sebuah setoran sebesar Rp. 4.294.390,00 belum dicatat oleh bank sampai dengan tanggal 2 september 2011 d. Biaya administrasi bank sebesar Rp. 114.000,00 belum dicatat oleh perusahaan
  • 12.
    e. Sebuah cekyang diterima dari Tuan Aditya (seorang pelanggan) senilai Rp. 8.375.000,00 dan sudah disetor oleh perusahaan, dikembalikan oleh bank karena tidak ada dananya f. Cek yang ditarik, namun belum diuangkan ke bank sampai tanggal 31 agustus 2011 adalah : Cek nomor 111 Rp.502.220,00 Cek nomor 112 Rp.890.200,00 g. Bank telah menagihkan piutang wesel sebesar Rp. 11.100.000,00 termasuk didalamnya biaya bunga sebesar Rp. 1.100.00,00 transaksi ini belum dicatat oleh perusahaan h. Bank keliru membebankan cek PT Sumber Makmur ke rekening PT Sumber Rejeki sebesar Rp. 550.000,00
  • 13.
    PT SUMBER REJEKI Laporan Rekening Bank Per 31 Agustus 2011 Per Bank a.Saldo 31 agustus 18.642.280 Tambah : c. Setoran dalam perjalanan 4.294.390 h. Koreksi kesalahan bank Cek PT sumber Makmur Ke PT Sumber Rejeki 550.000 + 23.486.670 Kurangi : f. Cek beredar No. 111 502.220 No. 112 890.200 1.392.420 – 22.094.250 Per Perusahaan b.Saldo 31 Agustus 19.483.250 Tambah : 4. g. Peneriman wesel melalui bank + bunga 11.100.000 + 30.583.250 Kurangi : d. Biaya adm.bank 114.000 6. e. Cek kosong 8.375.000 8.489.000 – 22.094.250