SlideShare a Scribd company logo
DINAS KESEHATAN
PROVINSI BALI
Pemberdayaan Pelaku Usaha dan Masyarakat
Di Bidang Obat Tradisional,
Suplemen Kesehatan dan Kosmetika
VISI & MISI PEMERINTAH PROVINSI BALI
TUGAS DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI
PROFIL SARANA KEFARMASIAN DI PROVINSI
BALI
UPAYA PEMBERDAYAAN OBAT TRADISIONAL
DI PROVINSI BALI
1
2
3
4
“NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”
Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana.
Yang mengandung makna;
“Menjaga Kesucian dan Keharmonisan Alam Bali Beserta Isinya,
Untuk Mewujudkan Kehidupan Krama Bali Yang Sejahtera dan
Bahagia, Sakala-Niskala Menuju Kehidupan Krama dan Gumi Bali
Sesuai Dengan Prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara
Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam
Kebudayaan Melalui Pembangunan Secara Terpola, Menyeluruh,
Terencana, Terarah, dan Terintegrasi Dalam Bingkai Negara
Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila 1
Juni 1945.”
Dalam Mewujudkan VISI tersebut ditempuh melalui
22 (dua puluh dua) MISI Pembangunan Bali yang menjadi arah
kebijakan Pembangunan Bali sebagai pelaksanaan Pola
Pembangunan Semesta Berencana
Misi terkait Bidang Kesehatan yaitu :
Mengembangkan pelayanan
kesehatan masyarakat yang
terjangkau, merata, adil dan
berkualitas serta didukung dengan
pengembangan sistem dan data base
riwayat kesehatan Krama Bali berbasis
kecamatan.
TUGAS DINAS KESEHATAN
Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 58 tahun
2019, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mempunyai tugas
membantu Gubernur melaksanakan
urusan pemerintahan bidang kesehatan
yang menjadi kewenangan daerah, serta
melaksanakan tugas dekonsentrasi
sampai dengan dibentuk Sekretariat
Gubernur sebagai Wakil Pemerintah
Pusat dan melaksanakan tugas
pembantuan sesuai bidang tugasnya.
DINKES BALI
PERKEMBANGAN JUMLAH
USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL (UKOT)
DI BALI
16
11 11
13
15
21
2015 2016 2017 2018 2019 2020
Sumber : Profil Data Sarana Kesehatan Provinsi Bali
28 28
31
38 38 37
2015 2016 2017 2018 2019 2020
PERKEMBANGAN JUMLAH
INDUSTRI KOSMETIK
DI BALI
UPAYA PEMBERDAYAAN OBAT TRADISIONAL
DI PROVINSI BALI
Pelaksanaan Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2019
Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali
Pembinaan Sarana untuk mendukung pemenuhan standar
usaha
Optimalisasi peran P4TO Provinsi Bali
Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2019 Tentang
Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali
TAMBA: bahan atau ramuan bahan yang berupa tirta (air suci), aksara suci (simbol
kekuatan Hyang Widhi), bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan
sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang tercatat dalam lontar usada
dan secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan
sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat Bali
Tamba dapat berupa Obat Tradisional:
a. Ramuan seperti Loloh (jamu) yang dibuat segar, ramuan simplisia kering dan
ramuan obat luar berupa boreh dan minyak apun
b. yang memiliki izin edar;
c. yang disaintifikasi; dan/ atau
d. Tamba lain yang ditetapkan oleh Gubernur.
DINKES BALI
Pembinaan Sarana untuk mendukung
pemenuhan standar usaha
Advokasi, sosialisasi dan konsultasi terkait pemenuhan standar
usaha
Monitoring dan evaluasi pemenuhan standar usaha sarana
Peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kefarmasian di
sarana
OPTIMALISASI PERAN P4TO PROVINSI BALI
TUJUAN P4TO
P4TO dibangun di Provinsi Bali sebagai salah satu upaya untuk mendukung
kemandirian bahan baku natural yang dapat memanfaatkan bahan alam di
Bali dengan tujuan :
• Penyediaan bahan baku Obat Tradisional baik simplisia maupun ekstrak yang
berkualitas dan memenuhi standart
• Meningkatkan nilai ekonomi tanaman obat yang berpotensi dikembangkan di
daerah Bali
• Dapat menjadi pusat pembelajaran Pengolahan Pasca Panen
• Pengembangan dan Produksi Obat Tradisional yang memenuhi standart
sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya preventif dalam
kesehatan.
2020
2021
2022
2023
1. P4TO Provinsi Bali sudah
mempunyai ijin UKOTSertifikat CPOTB bertahap
2. Produksi 3 Ramuan Jamu ; Hipertensi,
Kebugaran, Kencing Manis di P4TOKarangasem.
1. Penambahan 2 produk ramuan jamu saintifik:
asam uratdan KolesteroltinggidiP4TO Tabanan.
2. Melakukan InovasiProdukObatTradisional.
3. RevitalisasiPeralatandi P4TO
4. Membangun market off-taker produk biofarmaka Bali
dengan Pihak Ketiga
5. Kerja sama dengan UMKM terkait produksi OT dan jasa
pengolahan simplisa
1. Penambahan 2 produk ramuan jamu saintifik:
Gangguan Lambung dan Gangguan Fungsi Hati di
P4TO Bangli.
2. Pengembangan P4TO karangasem menjadi
Pusat Ekstrak Daerah Bali (PED)
3. Pengembangan P4TO Tabanan menjadi Industri
Kosmetika Herbal
4. Persiapan pembangunan Laboratorium Pengujian
Obat Tradisional.
5. Penambahan rumah Hybrid di 2 P4TO
1. Pembangunan Laboratorium PengujianObat
Tradisional.
2. Melakukan Pengembangan Saintifikasiobat
tradisional.
ROADMAP PENGEMBANGAN P4TO
DAN LABORATORIUM PENGUJIAN
DINKES BALI
PERAN P4TO PROVINSI BALI UNTUK PENGEMBANGAN OBAT TRADISIONAL
• Memproduksi sediaan obat tradisional dan bahan baku
herbal yang memenuhi standar mutu dan khasiat.
• Membangun kemitraan dengan petani tanaman obat.
• Menyediakan jasa pengolahan simplisia, pembuatan
ekstrak bahan alam.
• Menyediakan kerja sama dengan usaha kecil obat
tradisional, terkait pengolahan bahan baku sampai
tercapai obat tradisional yang sudah memiliki izin edar.
• Membangun laboratorium pengujian mutu dan
Menyediakan jasa pengujian laboratorium mutu obat
tradisional.
• Bekerjasama dengan pusat riset dalam melakukan
saintifikasi dari bahan baku obat herbal sehingga dapat
dikembangkan oleh masyarakat menjadi obat
tradisional yang berkhasiat secara ilmiah.
FASILITAS DI P4TO BALI
1. MESIN PENGOLAHAN SIMPLISIA DAN SERBUK SIMPLISIA
No. Nama Mesin Fungsi Jumlah
(penambahan)
Kapasitas
1. Alat Pencuci Empon Mencuci Rimpang Secara Otomatis 2 10 kg/proses/unit
2. Air Bubble Vegetable
Washer
Mencuci Daun dan Herba Secara Otomatis 3 15 kg/proses/unit
3. Perajang (Slicer)
Rimpang
Memotong rimpang secara otomatis dengan
ketabalan potongan yang bisa diatur
5 5 kg/proses/unit
4. Mesin Cutter
Multifungsi Herbal -
Vegetable
Memotong daun & herba secara otomatis 2 10 kg / proses/unit
(tergantung bahan yang dirajang)
5. Rumah Pengering
Hybrid
Mengeringkan bahan baku tanaman obat
dengan sinar matahari dan gas (KA <30%)
3
(+ 1 unit)
200 - 250 kg/proses/unit
800 - 1000 kg/bulan/unit
6. Oven Blower Mengeringkan simplisa shg mencapai kadar
air < 10%
5 40 kg/proses/unit
7. Penggiling (Grinder) Menyerbuk Simplisia 3
(+2 unit)
10 kg/proses/unit
8. Mesin Pengemas Sealing Bahan Pengemas 2 -
9. Mesin Pengemas Vakum Sealing Vakum Bahan Pengemas 2
(+2 unit)
-
ALAT PENCUCI
EMPON
AIR BUBBLE VEGETABLE
WASHER
PERAJANG (SLICER)
RIMPANG
MESIN CUTTER
MULTIFUNGSI HERBAL
- VEGETABLE
GAMBAR PERALATAN PRODUKSI
Rumah Pengering Hybrid Oven Blower Penggiling (Grinder)
Mesin Pengemas
Mesin Pengemas
Vakum
GAMBAR PERALATAN PRODUKSI
PERALATAN LABORATORIUM UNTUK UJI MUTU BAHAN BAKU
TANAMAN OBAT
Laboratorium Kimia/Fisika dan Laboratrium
Mikrobiologi dengan fasilitas alat seperti :
1. Laminar Air Flow (LAF)
2. Autoclav
3. Inkubator
4. Lemari asam
5. Tanur
6. Alat Destilasi
7. Water Bath
8. Sonikator
9. Kromatografi Lapis Tipis (KLT)
10. alat-alat glas lainnya.
.
No
.
Jenis Pengujian
1. Pengujian Kadar
Air
Dengan Alat Moisture Balance
2. Pengujian
Mikrobiologi
- Pengujian Angka Lempeng Total
(ALT)
- Pengujian Angka Kapang Khamir
(AKK)
3 Pengujian Kadar
Abu
Dengan Metoda Thermogravimetri
menggunakan Alat Tanur
4 Kadar Sari Dengan Metoda Thermogravimetri
menggunakan Alat Oven
Parameter Uji Mutu Bahan Baku Tanaman Obat
POTENSI LABORATORIUM DI P4TO
Laboratorium Pusat Pengembangan Sidik Jari Tanaman Obat
yang akan bekerjasama dengan Universitas dalam penelitian dan
pengembangan tanamam obat menjadi obat tradisional yang aman, berkhasiat
dan bermutu.
Alat TLC Scanner Alat Rotary Evaporator
TARIF JASA PENGOLAHAN SIMPLISIA
NO. JASA PENGERINGAN TARIF (Rp.) SATUAN
1. Pengeringan Usada Rimpang 2.500 Per kg bahan basah
2. Pengeringan Usada Herba 2.500 Per kg bahan basah
3. Pengeringan Usada Daun 2.500 Per kg bahan basah
4. Pengeringan Usada Kulit Kayu 2.500 Per kg bahan basah
5. Pengeringan Usada Biji 2.500 Per kg bahan basah
6. Pengeringan Usada Buah 2.500 Per kg bahan basah
7. Pengeringan Usada Bunga 2.500 Per kg bahan basah
8. Pengeringan Usada Lainnya 2.500 Per kg bahan basah
TARIF JASA PEMBUATAN SERBUK SIMPLISIA
NO. JASA PENYERBUKAN TARIF (Rp.) SATUAN
1. Penyerbukan Usada Rimpang 10.000 Per kg bahan kering
2. Penyerbukan Usada Herba 10.000 Per kg bahan kering
3. Penyerbukan Usada Daun 10.000 Per kg bahan kering
4. Penyerbukan Usada Kulit Kayu 10.000 Per kg bahan kering
5. Penyerbukan Usada Biji 10.000 Per kg bahan kering
6. Penyerbukan Usada Buah 10.000 Per kg bahan kering
7. Penyerbukan Usada Bunga 10.000 Per kg bahan kering
8. Penyerbukan Usada Lainnya 10.000 Per kg bahan kering
Penutup
Dukungan BPOM khususnya BBPOM di Denpasar sangat diharapkan
untuk pengembangan iklim usaha yang positif bagi pelaku usaha Obat
Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik di Provinsi Bali dalam
meningkatkan pelayanan kesehatan tradisional sebagai pelaksanaan
Pergub No. 55 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional di
Provinsi Bali.
DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI
Jalan Melati No.20  222412 Fax (0361) 234922
https://www.diskes.baliprov.go.id

More Related Content

What's hot

Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1
Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1
Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1
ssuser1017eb
 
Kartu Pemantauan Rumah Tangga Sehat
Kartu Pemantauan Rumah Tangga SehatKartu Pemantauan Rumah Tangga Sehat
Kartu Pemantauan Rumah Tangga Sehat
Emzet Juwitour
 
Ka lansia umi kasih
Ka lansia umi kasihKa lansia umi kasih
Ka lansia umi kasih
iim bastari
 
Kak pemantauan resti neonatus
Kak pemantauan resti neonatusKak pemantauan resti neonatus
Kak pemantauan resti neonatus
AnipahMadrid
 
Identifikasi copy
Identifikasi   copyIdentifikasi   copy
Identifikasi copy
Novia Tunggadewi
 
2. standar dan instrumen akreditasi ns
2. standar dan instrumen akreditasi ns2. standar dan instrumen akreditasi ns
2. standar dan instrumen akreditasi ns
BidangTFBBPKCiloto
 
8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx
8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx
8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx
SitiNurwahyuni3
 
441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx
441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx
441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx
SPMetlit
 
UU no 36 thn 2009 ttg Kesehatan
UU no 36 thn 2009 ttg KesehatanUU no 36 thn 2009 ttg Kesehatan
UU no 36 thn 2009 ttg Kesehatan
Suprijanto Rijadi
 
SK PELAYANAN KEFARMASIAN.docx
SK PELAYANAN KEFARMASIAN.docxSK PELAYANAN KEFARMASIAN.docx
SK PELAYANAN KEFARMASIAN.docx
puskesmasweoe1
 
Instrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdf
Instrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdfInstrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdf
Instrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdf
Muamar Ghiffary
 
1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf
1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf
1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf
StasisEnchant
 
ALUR PANDU.pdf
ALUR PANDU.pdfALUR PANDU.pdf
ALUR PANDU.pdf
RizkaDana
 
Program kesling di puskesmas
Program kesling di puskesmasProgram kesling di puskesmas
Program kesling di puskesmas
Joni Iswanto
 
Paparan Sosialisasi OSS RBA Sektor Kesehatan
Paparan Sosialisasi OSS RBA Sektor KesehatanPaparan Sosialisasi OSS RBA Sektor Kesehatan
Paparan Sosialisasi OSS RBA Sektor Kesehatan
DPMPTSP Kota Madiun
 
Strategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PK
Strategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PKStrategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PK
Strategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PK
Dokter Tekno
 
Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011
Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011
Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011
RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
 
Kebijakan Pelayanan Perkesmas.pptx
Kebijakan Pelayanan Perkesmas.pptxKebijakan Pelayanan Perkesmas.pptx
Kebijakan Pelayanan Perkesmas.pptx
NRDewi
 
Презентація
ПрезентаціяПрезентація
Презентація
Vitaly Timchenko
 
Uraian jabatan gizi
Uraian jabatan giziUraian jabatan gizi
Uraian jabatan gizi
dodyarisandi1
 

What's hot (20)

Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1
Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1
Evaluasi pispk buaran 2021 smt 1
 
Kartu Pemantauan Rumah Tangga Sehat
Kartu Pemantauan Rumah Tangga SehatKartu Pemantauan Rumah Tangga Sehat
Kartu Pemantauan Rumah Tangga Sehat
 
Ka lansia umi kasih
Ka lansia umi kasihKa lansia umi kasih
Ka lansia umi kasih
 
Kak pemantauan resti neonatus
Kak pemantauan resti neonatusKak pemantauan resti neonatus
Kak pemantauan resti neonatus
 
Identifikasi copy
Identifikasi   copyIdentifikasi   copy
Identifikasi copy
 
2. standar dan instrumen akreditasi ns
2. standar dan instrumen akreditasi ns2. standar dan instrumen akreditasi ns
2. standar dan instrumen akreditasi ns
 
8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx
8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx
8.5.1.1 SOP pemeliharaan & pemantauan lingkungan fisik.docx
 
441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx
441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx
441799647-PERMENKES-43-TAHUN-2019-pptx (1).pptx
 
UU no 36 thn 2009 ttg Kesehatan
UU no 36 thn 2009 ttg KesehatanUU no 36 thn 2009 ttg Kesehatan
UU no 36 thn 2009 ttg Kesehatan
 
SK PELAYANAN KEFARMASIAN.docx
SK PELAYANAN KEFARMASIAN.docxSK PELAYANAN KEFARMASIAN.docx
SK PELAYANAN KEFARMASIAN.docx
 
Instrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdf
Instrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdfInstrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdf
Instrumen-Akreditasi-5-Bab-Terbaru-xls-Ref-1.pdf
 
1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf
1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf
1. KEBIJAKAN MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES_maret_DIR MPK.pdf
 
ALUR PANDU.pdf
ALUR PANDU.pdfALUR PANDU.pdf
ALUR PANDU.pdf
 
Program kesling di puskesmas
Program kesling di puskesmasProgram kesling di puskesmas
Program kesling di puskesmas
 
Paparan Sosialisasi OSS RBA Sektor Kesehatan
Paparan Sosialisasi OSS RBA Sektor KesehatanPaparan Sosialisasi OSS RBA Sektor Kesehatan
Paparan Sosialisasi OSS RBA Sektor Kesehatan
 
Strategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PK
Strategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PKStrategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PK
Strategi Peningkatan IKS Program Indonesia Sehat Dengan PIS PK
 
Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011
Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011
Materi remunerasi-jasa-rs unhas 2011
 
Kebijakan Pelayanan Perkesmas.pptx
Kebijakan Pelayanan Perkesmas.pptxKebijakan Pelayanan Perkesmas.pptx
Kebijakan Pelayanan Perkesmas.pptx
 
Презентація
ПрезентаціяПрезентація
Презентація
 
Uraian jabatan gizi
Uraian jabatan giziUraian jabatan gizi
Uraian jabatan gizi
 

Similar to PPT Presentasi KA UPTD Di Padma resort LEGIAN 171121.pptx

Day1_-_Regulasi_JPH.pdf
Day1_-_Regulasi_JPH.pdfDay1_-_Regulasi_JPH.pdf
Day1_-_Regulasi_JPH.pdf
MahrusIsmail2
 
Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...
Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...
Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...
Bambang Suharno
 
materi advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptxmateri advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptx
yustina11
 
materi advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptxmateri advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptx
yustina11
 
materi advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptxmateri advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptx
yustina11
 
BAHAN TAMBAHAN MAKAN
BAHAN TAMBAHAN MAKANBAHAN TAMBAHAN MAKAN
BAHAN TAMBAHAN MAKAN
Heru Priyanto
 
P2KP Kabupaten Tangerang
P2KP Kabupaten TangerangP2KP Kabupaten Tangerang
P2KP Kabupaten Tangerang
Eka Febriana
 
Univ Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdf
Univ Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdfUniv Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdf
Univ Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdf
Anitamanusama1
 
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdfPermentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
bp3kSebulu
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013
Misbahul-Munir
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013
Andrew Hutabarat
 
Pembuatan donat dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk penyakit diabetes
Pembuatan donat  dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk  penyakit diabetesPembuatan donat  dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk  penyakit diabetes
Pembuatan donat dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk penyakit diabetes
LisdaDamayanti1
 
406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt
406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt
406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt
AdniInginNaikHaji
 
PROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONG
PROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONGPROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONG
PROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONG
M. Panji Wicaksana
 
CPOTB.ppt
CPOTB.pptCPOTB.ppt
Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.ppt
Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.pptCara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.ppt
Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.ppt
andiulfahmagefirahra1
 
Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8
Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8
Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8
Handi AB Halim
 
Tugas uts sdm
Tugas uts sdmTugas uts sdm
Tugas uts sdm
Tasmien Amien
 
Tugas uts sdm
Tugas uts sdmTugas uts sdm
Tugas uts sdm
Tasmien Amien
 
Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...
Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...
Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...
septiliawahyuhadiati
 

Similar to PPT Presentasi KA UPTD Di Padma resort LEGIAN 171121.pptx (20)

Day1_-_Regulasi_JPH.pdf
Day1_-_Regulasi_JPH.pdfDay1_-_Regulasi_JPH.pdf
Day1_-_Regulasi_JPH.pdf
 
Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...
Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...
Terobosan Kementerian Pertanian dalam Melindungi Peternak (Dr. ir. nasrullah,...
 
materi advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptxmateri advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptx
 
materi advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptxmateri advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptx
 
materi advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptxmateri advokasi di Denpasar.pptx
materi advokasi di Denpasar.pptx
 
BAHAN TAMBAHAN MAKAN
BAHAN TAMBAHAN MAKANBAHAN TAMBAHAN MAKAN
BAHAN TAMBAHAN MAKAN
 
P2KP Kabupaten Tangerang
P2KP Kabupaten TangerangP2KP Kabupaten Tangerang
P2KP Kabupaten Tangerang
 
Univ Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdf
Univ Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdfUniv Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdf
Univ Negeri Malang- Sosialisasi Edukasi JPH-2.pdf
 
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdfPermentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
Permentan No.82 Tahun 2013 ttg kel tani.pdf
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013
 
Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013Permentan no.82 tahun 2013
Permentan no.82 tahun 2013
 
Pembuatan donat dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk penyakit diabetes
Pembuatan donat  dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk  penyakit diabetesPembuatan donat  dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk  penyakit diabetes
Pembuatan donat dari akar marasi (curculigo latifolia) untuk penyakit diabetes
 
406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt
406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt
406445319-Materi-Keamanan-Pangan-ppt.ppt
 
PROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONG
PROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONGPROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONG
PROKER KKM kelompok 2 DESA CILOWONG
 
CPOTB.ppt
CPOTB.pptCPOTB.ppt
CPOTB.ppt
 
Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.ppt
Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.pptCara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.ppt
Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik_New.ppt
 
Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8
Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8
Tugas adm &amp; tata usaha proposal kelompok madin 8
 
Tugas uts sdm
Tugas uts sdmTugas uts sdm
Tugas uts sdm
 
Tugas uts sdm
Tugas uts sdmTugas uts sdm
Tugas uts sdm
 
Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...
Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...
Kebijakan dan Peran Badan POM dalam rangka Pengawasan Obat Bahan Alam_Seminar...
 

PPT Presentasi KA UPTD Di Padma resort LEGIAN 171121.pptx

  • 1. DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI Pemberdayaan Pelaku Usaha dan Masyarakat Di Bidang Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetika
  • 2. VISI & MISI PEMERINTAH PROVINSI BALI TUGAS DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI PROFIL SARANA KEFARMASIAN DI PROVINSI BALI UPAYA PEMBERDAYAAN OBAT TRADISIONAL DI PROVINSI BALI 1 2 3 4
  • 3. “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. Yang mengandung makna; “Menjaga Kesucian dan Keharmonisan Alam Bali Beserta Isinya, Untuk Mewujudkan Kehidupan Krama Bali Yang Sejahtera dan Bahagia, Sakala-Niskala Menuju Kehidupan Krama dan Gumi Bali Sesuai Dengan Prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan Melalui Pembangunan Secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila 1 Juni 1945.”
  • 4. Dalam Mewujudkan VISI tersebut ditempuh melalui 22 (dua puluh dua) MISI Pembangunan Bali yang menjadi arah kebijakan Pembangunan Bali sebagai pelaksanaan Pola Pembangunan Semesta Berencana Misi terkait Bidang Kesehatan yaitu : Mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas serta didukung dengan pengembangan sistem dan data base riwayat kesehatan Krama Bali berbasis kecamatan.
  • 5.
  • 6. TUGAS DINAS KESEHATAN Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 58 tahun 2019, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mempunyai tugas membantu Gubernur melaksanakan urusan pemerintahan bidang kesehatan yang menjadi kewenangan daerah, serta melaksanakan tugas dekonsentrasi sampai dengan dibentuk Sekretariat Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dan melaksanakan tugas pembantuan sesuai bidang tugasnya.
  • 7. DINKES BALI PERKEMBANGAN JUMLAH USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL (UKOT) DI BALI 16 11 11 13 15 21 2015 2016 2017 2018 2019 2020 Sumber : Profil Data Sarana Kesehatan Provinsi Bali 28 28 31 38 38 37 2015 2016 2017 2018 2019 2020 PERKEMBANGAN JUMLAH INDUSTRI KOSMETIK DI BALI
  • 8. UPAYA PEMBERDAYAAN OBAT TRADISIONAL DI PROVINSI BALI Pelaksanaan Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali Pembinaan Sarana untuk mendukung pemenuhan standar usaha Optimalisasi peran P4TO Provinsi Bali
  • 9. Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali TAMBA: bahan atau ramuan bahan yang berupa tirta (air suci), aksara suci (simbol kekuatan Hyang Widhi), bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang tercatat dalam lontar usada dan secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat Bali Tamba dapat berupa Obat Tradisional: a. Ramuan seperti Loloh (jamu) yang dibuat segar, ramuan simplisia kering dan ramuan obat luar berupa boreh dan minyak apun b. yang memiliki izin edar; c. yang disaintifikasi; dan/ atau d. Tamba lain yang ditetapkan oleh Gubernur.
  • 10. DINKES BALI Pembinaan Sarana untuk mendukung pemenuhan standar usaha Advokasi, sosialisasi dan konsultasi terkait pemenuhan standar usaha Monitoring dan evaluasi pemenuhan standar usaha sarana Peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kefarmasian di sarana
  • 11. OPTIMALISASI PERAN P4TO PROVINSI BALI
  • 12. TUJUAN P4TO P4TO dibangun di Provinsi Bali sebagai salah satu upaya untuk mendukung kemandirian bahan baku natural yang dapat memanfaatkan bahan alam di Bali dengan tujuan : • Penyediaan bahan baku Obat Tradisional baik simplisia maupun ekstrak yang berkualitas dan memenuhi standart • Meningkatkan nilai ekonomi tanaman obat yang berpotensi dikembangkan di daerah Bali • Dapat menjadi pusat pembelajaran Pengolahan Pasca Panen • Pengembangan dan Produksi Obat Tradisional yang memenuhi standart sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai upaya preventif dalam kesehatan.
  • 13. 2020 2021 2022 2023 1. P4TO Provinsi Bali sudah mempunyai ijin UKOTSertifikat CPOTB bertahap 2. Produksi 3 Ramuan Jamu ; Hipertensi, Kebugaran, Kencing Manis di P4TOKarangasem. 1. Penambahan 2 produk ramuan jamu saintifik: asam uratdan KolesteroltinggidiP4TO Tabanan. 2. Melakukan InovasiProdukObatTradisional. 3. RevitalisasiPeralatandi P4TO 4. Membangun market off-taker produk biofarmaka Bali dengan Pihak Ketiga 5. Kerja sama dengan UMKM terkait produksi OT dan jasa pengolahan simplisa 1. Penambahan 2 produk ramuan jamu saintifik: Gangguan Lambung dan Gangguan Fungsi Hati di P4TO Bangli. 2. Pengembangan P4TO karangasem menjadi Pusat Ekstrak Daerah Bali (PED) 3. Pengembangan P4TO Tabanan menjadi Industri Kosmetika Herbal 4. Persiapan pembangunan Laboratorium Pengujian Obat Tradisional. 5. Penambahan rumah Hybrid di 2 P4TO 1. Pembangunan Laboratorium PengujianObat Tradisional. 2. Melakukan Pengembangan Saintifikasiobat tradisional. ROADMAP PENGEMBANGAN P4TO DAN LABORATORIUM PENGUJIAN
  • 14. DINKES BALI PERAN P4TO PROVINSI BALI UNTUK PENGEMBANGAN OBAT TRADISIONAL • Memproduksi sediaan obat tradisional dan bahan baku herbal yang memenuhi standar mutu dan khasiat. • Membangun kemitraan dengan petani tanaman obat. • Menyediakan jasa pengolahan simplisia, pembuatan ekstrak bahan alam. • Menyediakan kerja sama dengan usaha kecil obat tradisional, terkait pengolahan bahan baku sampai tercapai obat tradisional yang sudah memiliki izin edar. • Membangun laboratorium pengujian mutu dan Menyediakan jasa pengujian laboratorium mutu obat tradisional. • Bekerjasama dengan pusat riset dalam melakukan saintifikasi dari bahan baku obat herbal sehingga dapat dikembangkan oleh masyarakat menjadi obat tradisional yang berkhasiat secara ilmiah.
  • 16. 1. MESIN PENGOLAHAN SIMPLISIA DAN SERBUK SIMPLISIA No. Nama Mesin Fungsi Jumlah (penambahan) Kapasitas 1. Alat Pencuci Empon Mencuci Rimpang Secara Otomatis 2 10 kg/proses/unit 2. Air Bubble Vegetable Washer Mencuci Daun dan Herba Secara Otomatis 3 15 kg/proses/unit 3. Perajang (Slicer) Rimpang Memotong rimpang secara otomatis dengan ketabalan potongan yang bisa diatur 5 5 kg/proses/unit 4. Mesin Cutter Multifungsi Herbal - Vegetable Memotong daun & herba secara otomatis 2 10 kg / proses/unit (tergantung bahan yang dirajang) 5. Rumah Pengering Hybrid Mengeringkan bahan baku tanaman obat dengan sinar matahari dan gas (KA <30%) 3 (+ 1 unit) 200 - 250 kg/proses/unit 800 - 1000 kg/bulan/unit 6. Oven Blower Mengeringkan simplisa shg mencapai kadar air < 10% 5 40 kg/proses/unit 7. Penggiling (Grinder) Menyerbuk Simplisia 3 (+2 unit) 10 kg/proses/unit 8. Mesin Pengemas Sealing Bahan Pengemas 2 - 9. Mesin Pengemas Vakum Sealing Vakum Bahan Pengemas 2 (+2 unit) -
  • 17. ALAT PENCUCI EMPON AIR BUBBLE VEGETABLE WASHER PERAJANG (SLICER) RIMPANG MESIN CUTTER MULTIFUNGSI HERBAL - VEGETABLE GAMBAR PERALATAN PRODUKSI
  • 18. Rumah Pengering Hybrid Oven Blower Penggiling (Grinder) Mesin Pengemas Mesin Pengemas Vakum GAMBAR PERALATAN PRODUKSI
  • 19. PERALATAN LABORATORIUM UNTUK UJI MUTU BAHAN BAKU TANAMAN OBAT Laboratorium Kimia/Fisika dan Laboratrium Mikrobiologi dengan fasilitas alat seperti : 1. Laminar Air Flow (LAF) 2. Autoclav 3. Inkubator 4. Lemari asam 5. Tanur 6. Alat Destilasi 7. Water Bath 8. Sonikator 9. Kromatografi Lapis Tipis (KLT) 10. alat-alat glas lainnya. .
  • 20. No . Jenis Pengujian 1. Pengujian Kadar Air Dengan Alat Moisture Balance 2. Pengujian Mikrobiologi - Pengujian Angka Lempeng Total (ALT) - Pengujian Angka Kapang Khamir (AKK) 3 Pengujian Kadar Abu Dengan Metoda Thermogravimetri menggunakan Alat Tanur 4 Kadar Sari Dengan Metoda Thermogravimetri menggunakan Alat Oven Parameter Uji Mutu Bahan Baku Tanaman Obat
  • 21. POTENSI LABORATORIUM DI P4TO Laboratorium Pusat Pengembangan Sidik Jari Tanaman Obat yang akan bekerjasama dengan Universitas dalam penelitian dan pengembangan tanamam obat menjadi obat tradisional yang aman, berkhasiat dan bermutu. Alat TLC Scanner Alat Rotary Evaporator
  • 22. TARIF JASA PENGOLAHAN SIMPLISIA NO. JASA PENGERINGAN TARIF (Rp.) SATUAN 1. Pengeringan Usada Rimpang 2.500 Per kg bahan basah 2. Pengeringan Usada Herba 2.500 Per kg bahan basah 3. Pengeringan Usada Daun 2.500 Per kg bahan basah 4. Pengeringan Usada Kulit Kayu 2.500 Per kg bahan basah 5. Pengeringan Usada Biji 2.500 Per kg bahan basah 6. Pengeringan Usada Buah 2.500 Per kg bahan basah 7. Pengeringan Usada Bunga 2.500 Per kg bahan basah 8. Pengeringan Usada Lainnya 2.500 Per kg bahan basah
  • 23. TARIF JASA PEMBUATAN SERBUK SIMPLISIA NO. JASA PENYERBUKAN TARIF (Rp.) SATUAN 1. Penyerbukan Usada Rimpang 10.000 Per kg bahan kering 2. Penyerbukan Usada Herba 10.000 Per kg bahan kering 3. Penyerbukan Usada Daun 10.000 Per kg bahan kering 4. Penyerbukan Usada Kulit Kayu 10.000 Per kg bahan kering 5. Penyerbukan Usada Biji 10.000 Per kg bahan kering 6. Penyerbukan Usada Buah 10.000 Per kg bahan kering 7. Penyerbukan Usada Bunga 10.000 Per kg bahan kering 8. Penyerbukan Usada Lainnya 10.000 Per kg bahan kering
  • 24.
  • 25. Penutup Dukungan BPOM khususnya BBPOM di Denpasar sangat diharapkan untuk pengembangan iklim usaha yang positif bagi pelaku usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik di Provinsi Bali dalam meningkatkan pelayanan kesehatan tradisional sebagai pelaksanaan Pergub No. 55 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional di Provinsi Bali.
  • 26. DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI Jalan Melati No.20  222412 Fax (0361) 234922 https://www.diskes.baliprov.go.id