BILANGAN OKSIDASI
 Bilangan oksidasi adalah angka hipotesis yang ditetapkan untuk suatu
atom ataupun ion dalam suatu senyawa untuk menunjukkan jumlah
elektron yang dimilikinya. Bilangan oksidasi dapat berupa angka
positif, negatif ataupun nol
 Untuk menentukan bilangan oksidasi dalam suatu unsur atau senyawa,
terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang sudah di atur
sedemikian rupa. Perhatikan slide berikutnya!
Aturan penentuan Bilangan Oksidasi
suatu Unsur
 1. Bilangan Oksidasi pada unsur golongan tertentu telah diketahui, contohnya
untuk unsur pada golongan IA, IIA, IIIA bilangan oksidasi berturut turut
adalah +1, +2, dan +3. Pada unsur golongan VIIA, bilangan oksidasinya
adalah -1, serta pada atom Oksigen (O) bilangan oksidasinya adalah -2.
 2. Bilangan oksidasi unsur bebas ( 𝐻2, 𝐼2, 𝐶𝑙2, 𝑃4, 𝑂2 , dll ) adalah nol
maksud unsur bebas adalah unsur yang terdiri sendiri dari unsur tersebut
 3. Bilangan oksidasi monoatom sama dengan jumlah ion nya masing-masing,
contoh : 𝑁𝑎+ +1 , 𝑀𝑔2+ (+2) , 𝑠2− (-2), dll)
 4. Jumlah bilangan oksidasi pembentuk suatu senyawa biasanya adalah nol,
namun di beberapa senyawa poliatom, maka biloksnya dalah sesuai jumlah
ion masing-masing, contoh : 𝐻2𝑂 = 0 , 𝑆𝑂4
2−
maka biloksnya adalah = -2
Tabel Periodik
 Tentukan Bilangan Oksidasi dari senyawa
berikut :
 Tentukan biloks Cl dalam 𝑲𝑪𝒍𝑶𝟒
 Tentukan biloks Cr dalam 𝑪𝒓𝟐𝑶𝟕
𝟐−
Contoh soal :
 Tentukan Bilangan Oksidasi dari senyawa berikut :
 Tentukan biloks Cl dalam 𝑲𝑪𝒍𝑶𝟒
 Tentukan biloks Cr dalam 𝑪𝒓𝟐𝑶𝟕
𝟐−
Jawab :
1. Biloks Cl pada 𝑲𝑪𝒍𝑶𝟒, dari soal kita ketahui bahwa jumlah biloks pada senyawa tersebut
adalah = 0, maka
rumusny adalah : Biloks K x jmlah atom K + Biloks Cl x jumlah atom Cl +
Biloks O x jmlah atom O = 0,
+1 x 1 + Biloks Cl x 1 + -2 x 4 = 0
+1 + Biloks Cl + ( -8 ) = 0
Biloks Cl + ( - 7 ) = 0
maka Biloks Cl = + 7
Lanjutan
Jawab :
2. Biloks Cr pada 𝑪𝒓𝟐𝑶𝟕
𝟐−
, dari soal kita ketahui bahwa jumlah biloks pada senyawa
tersebut adalah = -2, maka
rumusny adalah : Biloks Cr x jmlah atom Cr Biloks O x jmlah atom O = -2,
Biloks Cr x 2 + -2 x 7 = -2
2 Biloks Cr + ( -14 ) = -2
2 Biloks Cr = -2 + 14
2 Biloks Cr = 12
Biloks Cr = 12/2
Biloks Cr = 6
Latihan
 Berapakah bilangan oksidasi aluminium (Al) dalam senyawa 𝐴𝐿2𝑂3?
 Berapa bilangan oksidasi fosfor atau P dalam senyawa 𝐻3𝑃𝑂4
 Tentukan biloks P dalam 𝑷𝑶𝟒
𝟑−
 Tentukan bilangan oksidasi Cl adalam ion ClO3
−
 Tentukan bilangan oksidasi N dalam ion NH4
+

PPT BILOKS.pptx

  • 2.
    BILANGAN OKSIDASI  Bilanganoksidasi adalah angka hipotesis yang ditetapkan untuk suatu atom ataupun ion dalam suatu senyawa untuk menunjukkan jumlah elektron yang dimilikinya. Bilangan oksidasi dapat berupa angka positif, negatif ataupun nol  Untuk menentukan bilangan oksidasi dalam suatu unsur atau senyawa, terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang sudah di atur sedemikian rupa. Perhatikan slide berikutnya!
  • 3.
    Aturan penentuan BilanganOksidasi suatu Unsur  1. Bilangan Oksidasi pada unsur golongan tertentu telah diketahui, contohnya untuk unsur pada golongan IA, IIA, IIIA bilangan oksidasi berturut turut adalah +1, +2, dan +3. Pada unsur golongan VIIA, bilangan oksidasinya adalah -1, serta pada atom Oksigen (O) bilangan oksidasinya adalah -2.  2. Bilangan oksidasi unsur bebas ( 𝐻2, 𝐼2, 𝐶𝑙2, 𝑃4, 𝑂2 , dll ) adalah nol maksud unsur bebas adalah unsur yang terdiri sendiri dari unsur tersebut  3. Bilangan oksidasi monoatom sama dengan jumlah ion nya masing-masing, contoh : 𝑁𝑎+ +1 , 𝑀𝑔2+ (+2) , 𝑠2− (-2), dll)  4. Jumlah bilangan oksidasi pembentuk suatu senyawa biasanya adalah nol, namun di beberapa senyawa poliatom, maka biloksnya dalah sesuai jumlah ion masing-masing, contoh : 𝐻2𝑂 = 0 , 𝑆𝑂4 2− maka biloksnya adalah = -2
  • 4.
  • 6.
     Tentukan BilanganOksidasi dari senyawa berikut :  Tentukan biloks Cl dalam 𝑲𝑪𝒍𝑶𝟒  Tentukan biloks Cr dalam 𝑪𝒓𝟐𝑶𝟕 𝟐−
  • 7.
    Contoh soal : Tentukan Bilangan Oksidasi dari senyawa berikut :  Tentukan biloks Cl dalam 𝑲𝑪𝒍𝑶𝟒  Tentukan biloks Cr dalam 𝑪𝒓𝟐𝑶𝟕 𝟐− Jawab : 1. Biloks Cl pada 𝑲𝑪𝒍𝑶𝟒, dari soal kita ketahui bahwa jumlah biloks pada senyawa tersebut adalah = 0, maka rumusny adalah : Biloks K x jmlah atom K + Biloks Cl x jumlah atom Cl + Biloks O x jmlah atom O = 0, +1 x 1 + Biloks Cl x 1 + -2 x 4 = 0 +1 + Biloks Cl + ( -8 ) = 0 Biloks Cl + ( - 7 ) = 0 maka Biloks Cl = + 7
  • 8.
    Lanjutan Jawab : 2. BiloksCr pada 𝑪𝒓𝟐𝑶𝟕 𝟐− , dari soal kita ketahui bahwa jumlah biloks pada senyawa tersebut adalah = -2, maka rumusny adalah : Biloks Cr x jmlah atom Cr Biloks O x jmlah atom O = -2, Biloks Cr x 2 + -2 x 7 = -2 2 Biloks Cr + ( -14 ) = -2 2 Biloks Cr = -2 + 14 2 Biloks Cr = 12 Biloks Cr = 12/2 Biloks Cr = 6
  • 9.
    Latihan  Berapakah bilanganoksidasi aluminium (Al) dalam senyawa 𝐴𝐿2𝑂3?  Berapa bilangan oksidasi fosfor atau P dalam senyawa 𝐻3𝑃𝑂4  Tentukan biloks P dalam 𝑷𝑶𝟒 𝟑−  Tentukan bilangan oksidasi Cl adalam ion ClO3 −  Tentukan bilangan oksidasi N dalam ion NH4 +