Dokumen tersebut membahas konsep mol, massa molar, volume molar gas pada keadaan standar, dan hubungan antara jumlah mol dengan koefisien reaksi kimia."
KONSEP MOL
Anda telah mempelajari atom, molekul, dan ion sebagai
partikel-partikel materi. Bagaimana caranya menghitung
jumlah yang sangat banyak dari partikel-partikel materi
yang berukuran sangat kecil tersebut ?
Untuk menyederhanakan jumlah partikel yang sangat
kecil ini digunakan istilah MOL. Mol menyatakan satuan
jumlah zat.
Hubungan antara jumlah mol dan jumlah partikel adalah
:
Jumlah mol = jumlah partikel / L
Jumlah Partikel (molekul) = jumlah mol x L
Dengan L = bilangan avogadro = 6,02 x 10 pangkat 23
partikel/mol
3.
KONSEP MOL
Contoh:
1. Berapakah jumlah mol amonia (NH3) yang
terdapat dalam 3,01 x 10 26
molekul NH3 ?
Jawab :Jumlah mol = 3,01 x 10 26 6,02 x 10 23
/
= 500 mol
2. Hitunglah jumlah molekul asam sulfida (H2S) jika
diketahui mol H2S = 0,4.
Jawab :
jumlah molekul = jumlah mol x L
23
= 0,4 x 6,02 x 10
4.
MASSA MOLAR
Massamolar adalah massa 1 mol zat, satuannya
gram/mol. Untuk senyawa, massa molarnya sama
dengan massa molekul relatif (Mr).
Contoh :
1. Tentukan massa molar Al jika diketahui Ar Al =
27.
Jawab : massa molar Al = Ar = 27 gr/mol
2. Hitunglah massa molar asam sulfat (H2SO4) jika
diketahui Ar H =1, S =32, O =16)
Jawab : massa molar H2SO4
=(2 x 1) + ( 1 x 32 ) + ( 4 x 16) = 2 + 32 + 64
= 98 gr/mol
5.
MASSA MOLAR
Untukmenghitung jumlah mol zat yang diketahui
jumlah massanya, dapat menggunakan rumus
berikut :
Jumlah mol = massa zat (gram) / massa molar
n = gram / Mr
massa (gram) = n x Mr
Contoh :
1. Bila terdapat 5 gr CaCO3, maka jumlah mol zat
tersebut adalah….(Ar Ca = 40, C =12, O =16)
Jawab :
Mr CaCO3 = ( 1 x 40) + ( 1 x 12) + ( 3 x 16)
= 40 + 12 + 48 = 100
n = 5 / 100 = 0,05 mol
6.
MASSA MOLAR
2.Berapa gramkah massa 1,204 x 10 24molekul
NaOH ?
Diketahui Ar Na = 23, H = 1, O =16
Jawab :
Mr NaOH = ( 1 x 23) + (1 x 16) + (1 x 1)
= 23 + 16 + 1 = 40
Jumlah mol = jumlah partikel / L
n = 1,204 x 10 24 / 6,02 x 10 23
n = 2 mol
Massa (gram) = n x Mr
= 2 mol x 40 = 80 gram NaOH
7.
VOLUME MOLAR GASPADA KEADAAN
STANDAR (STP)
Volume suatu gas bergantung pada
suhu, tekanan, dan jumlah zatnya. Hubungan ini
dirumuskan sebagai berikut :
PxV=nxRxT
Keterangan:
P = tekanan gas (atm)
V = volume gas ( Liter)
n = jumlah mol gas (mol)
T = temperatur/suhu (kelvin)
R = konstanta gas = 0,082 L.atm.mol-1K-1
8.
VOLUME MOLAR GASPADA KEADAAN
STANDAR (STP)
Volume molar didefinisikan sebagai volume 1 mol
zat dalam wujud gas. Keadaan standar didefinisikan
sebagai tekanan 1 atmosfer (atm) dan suhu 0oC (
273 K).
Satu mol gas ideal dalam keadaan STP (standar
temperatur dan tekanan) akan mengikuti suatu
persamaan :
1 atm x V = 1 mol x 0,082 L.atm.mol-1K-1 x 273 K
V = 22,389 liter = 22,4 liter
9.
VOLUME MOLAR GASPADA KEADAAN
STANDAR (STP)
Maka : hubungan antara volume pada keadaan
STP dengan jumlah mol zat :
Contoh :
1. Tentukan jumlah mol 2,24 liter gas HCl pada
kondisi STP.
Jawab : jumlah mol HCl = 2,24 / 22,4 = 0,1 mol
2. Tentukan volume 2 mol gas CO2 .
Jawab : volume CO2 = 2 x 22,4 = 44,8 liter
10.
VOLUME MOLAR GASPADA KEADAAN
STANDAR (STP)
3. Berapakah volume 56 gr gas Nitrogen (N2) yang
diukur pada suhu 25oC dan tekanan 2 atm? (Ar N =14)
Jawab :
P = 2 atm
R = 0,082 ltr.atm mol-1 K-1
Ar N2 = 14
Massa = 56 gr
Suhu, T = 25 + 273 = 298 K
Mr N2 = 2 x 14 = 28
Mol N2 = gr / Mr = 56 / 28 = 2 mol
Rumus gas ideal :
P.V = n .R .T
V = (n .R .T) / P
V = ( 2 x 0,082 x 298) / 2
= 24,436 liter
11.
HUBUNGAN JUMLAH MOLDAN
KOEFISIEN REAKSI
Perbandingan jumlah mol sesuai dengan
perbandingan jumlah partikel, perbandingan
volume, dan perbandingan koefisien reaksi.
Dirumuskan sebagai berikut :
Contoh :
1. Terdapat 4,48 l gas Hidrogen (kondisi STP) yang
tepat bereaksi dengan gas Oksigen menghasilkan
air, hitunglah volume dan massa gas Oksigen yang
bereaksi pada kondisi STP.
Persamaan reaksinya : 2 H2 + O2 2 H2O (Ar H =
1, O = 16)
12.
HUBUNGAN JUMLAH MOLDAN
KOEFISIEN REAKSI
Jawab :
dari persamaan reaksi dapat dibuat perbandingan
angka koefisiennya = 2 : 1 :2
Jumlah mol = (koefisien zat yang dicari : koefisien
zat yang diketahui) x jumlah mol zat yang diketahui
Jumlah mol H2 = V / 22,4 = 4,48 / 22,4 = 0,2 mol
Jumlah mol O2 = ½ x 0,2= 0,1 mol
Volume O2 = mol O2 x 22,4 = 0,1 x 22,4 = 2,24 liter
Mr O2 = 2 x 16 = 32
Massa O2 = mol O2 x Mr = 0,1 x 32
= 3,2 gr
13.
HUBUNGAN HUKUM GUY-LUSSACDAN
JUMLAH MOL
Dari hukum Guy-Lussac dapat disimpulkan bahwa
perbandingan volume gas-gas sesuai dengan
perbandingan mol, sehingga pada suhu dan
tekanan yang sama (T,P sama) berlaku hubungan :
V1 : V2 = n1 : n2
Dimana :
V1 = volume gas 1
V2 = volume gas 2
n1 = mol gas 1
n2 = mol gas 2
14.
HUBUNGAN HUKUM GUY-LUSSACDAN
JUMLAH MOL
Contoh soal :
1. Berapakah volume 6,4 gr gas Metana (CH4) jika
pada keadaan yang sama 1 liter gas Nitrogen (N2)
memiliki massa 1,4 gr ? (Diketahui Ar C =12, H
=1, N = 14)
Jawab :
Diketahui : Massa CH4 = 6,4 gr
Volume N2 = 1 liter
Massa N2 = 1,4 gr
Ditanya : volume CH4 = ....?
15.
HUBUNGAN HUKUM GUY-LUSSACDAN
JUMLAH MOL
Mr CH4 = (1 x 12) + ( 4 x 1 ) = 12 + 4 = 16
Mr N2 = 2 x 14 = 28
Mol CH4 = gr : Mr = 6,4 : 16 = 0,4 mol
Mol N2 = gr : Mr = 1,4 : 28 = 0,05 mol
Maka :
vol CH4 : vol N2 = mol CH4 : mol N2
X : 1 = 0,4 : 0,05
X = 8 x 1 = 8 liter
Diperoleh : volume CH4 = 8 liter