NAMA : FAUZIAH HARSYAH
NIM : 8136142009
PRODI : DIK-KIM B
PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN
KIMIA
*LAJU REAKSI*
menerapkan, dan
menganalisis
pengetahuan
faktual, konseptual,
prosedural, dan
metakognitif
tentang ilmu
pengetahuan,
teknologi penyebab
fenomena dan
kejadian, serta
menerapkan
pengetahuan
prosedural pada
bidang kajian yang
spesifik sesuai
KD :
Menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi laju reaksi dan
menentukan orde reaksi
berdasarkan data hasil
percobaan.
INDIKATOR :
1. Menganalisis faktor- faktor
laju reaksi dari data
percobaan.
2. Menghitung orde reaksi pada
suatu reaksi hasil percobaan.
3. Menentukan rumus
kecepatan reaksi pada reaksi
hasil percobaan.
4. Menghitung harga tetapan
jenis reaksi (k) dari suatu
reaksi.
LAJU REAKSI
Laju reaksi menyatakan laju perubahan konsentrasi zat-zat
komponen reaksi setiap satuan waktu:
t
C
V
][

• Laju pengurangan konsentrasi pereaksi per
satuan waktu
• Laju penambahan konsentrasi hasil reaksi per
satuan waktu
• Perbadingan laju perubahan masing-masing
komponen sama dengan perbandingan koefisien
reaksinya
Pada reaksi :
N2(g) + 3 H2(g)  2 NH3(g),
Laju reaksi :
- laju penambahan konsentrasi NH3
- laju pengurangan konsentrasi N2 dan
H2.
LAJU REAKSI
)(.
)(.
)(.
twaktuperb
Cikonsentrasperb
vreaksilaju



Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 :
Gambar 2 :
)(.
)(.
)tan(
twaktuperb
sjarakperb
vkecepa



PERSAMAAN LAJU REAKSI:
REAKSI :
pA + qB → rC + sD
V = k [A]x [B]y
Ket :
v = laju reaksi (Ms-1)
[A] = konsentrasi zat A (M)
[B] = konsentrasi zat B (M)
k = konstanta laju reaksi
x = orde reaksi zat A
y = orde reaksi zat B
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU
REAKSI
KONSENTRASI
SUHU
LUAS PERMUKAAN
KATALIS
Dalam penetapan laju reaksi
ditetapkan yang menjadi
patokan adalah laju
perubahan konsentrasi
reaktan.
semakin besar [],
semakin cepat laju
reaksi.
semakin kecil [],
semakin lambat laju
reaksi.
Hubungan kuantitatif
perubahan konsentrasi
dengan laju reaksi tidak dapat
ditetapkan dari persamaan
reaksi, tetapi harus melalui
percobaan.
Reaksi: pA + qB → rC + sD
 Orde reaksi nol
ex: v = k [A]0
 Orde reaksi 1
ex: v = k [A]
 Orde reaksi 2
ex: v = k [A]2 ; v = k [A][B]
 Orde reaksi 3
ex: v = k [A]3 ; v = k [A]2 [B] ; v = k [A][B]2 ; v = k [B]3
Lanjutan KONSENTRASI
Orde reaksi
Lanjutan KONSENTRASI
Contoh soal 1:
[P]-awal (M) [Q]-awal (M) Laju reaksi
(M/s)
a
2a
3a
a
a
b
b
b
2b
3b
v
4v
9v
v
v
Tabel di bawah ini merupakan data dari reaksi
P + Q → R + S
Tentukan:
 Orde reaksi P
 Orde reaksi Q
 Persamaan
laju reaksi
CONTOH SOAL 2
Rumusan laju reaksi tersebut diperoleh dari
percobaan.
Misalkan diperoleh data percobaan untuk
reaksi :
NO(g) + Cl2(g)  NOCl2(g)
Diperoleh data sebagai berikut :
Perc [NO] M [Cl2] M V M/s
1
2
3
4
0,1
0,1
0,2
0,3
0,1
0,2
0,1
0,3
4
16
8
?
Rumusan laju reaksi untuk reaksi tersebut adalah :
V = k.[NO]x.[Cl2]y
Orde NO = x Orde Cl2 = y
Percobaan 1 dan 3 Percobaan 1 dan 2
1
22
4
8
1,0
2,0
][
][
][
1
3
1
3















x
V
V
NO
NO
VNO
x
x
x
x
2
42
4
16
1,0
2,0
][
][
][
1
2
12
22
2















y
V
V
Cl
Cl
VCl
y
y
y
y
123
2
2
2
10.4
1,0.1,0
4
]].[[




sMk
k
ClNO
V
k
Maka rumusan laju reaksinya adalah :
V=k.[NO]1.[Cl2]2
Harga k diperoleh dengan memasukan salah
satu data percobaan
Maka laju reaksi pada
percobaan 4 adalah :
V= k.[NO].[Cl2]2
V= 4.103.0,3. 0,32
V= 108 Ms-1
SUHU
semakin tinggi suhu,
semakin cepat laju
reaksi.
semakin rendah suhu,
semakin lambat laju
reaksi.
Hubungan Kuntitatif perubahan
suhu terhadap laju reaksi:
Hubungan ini ditetapkan dari
suatu percobaan, misal
diperoleh data sebagai
berikut:
Suhu (oC) Laju reaksi (M/detik)
10
20
30
40
t
0,3
0,6
1,2
2,4
Vt
Dari data diperoleh hubungan:
Setiap kenaikan suhu 10 oC, maka laju
mengalami kenaikan 2 kali semula, maka
secara matematis dapat dirumuskan
10
0
0
2.
tt
t VV


Dimana :
Vt = laju reaksi pada suhu t
Vo = laju reaksi pada suhu awal (to)
LUAS PERMUKAAN
Mana yang lebih luas
permukaannya?
Sepotong tahu utuh atau sepotong
tahu dipotong 4?
Luas Permukaan
LANJUTAN LUAS PERMUKAAN
Luas permukaan mempercepat laju reaksi karena
semakin luas permukaan zat, semakin banyak bagian
zat yang saling bertumbukan dan semakin besar
peluang adanya tumbukan efektif menghasilkan
perubahan
Semakin luas permukaan zat, semakin kecil ukuran
partikel zat. Jadi semakin kecil ukuran partikel zat,
reaksi pun akan semakin cepat.
KATALIS
Katalis adalah zat yang dapat
mempercepat laju reaksi.
Ada 2 jenis katalis :
1. Katalis aktif yaitu katalis yang ikut
terlibat reaksi dan pada akhir rekasi
terbentuk kembali.
2. Katalis pasif yaitu katalis yang tidak
ikut bereaksi, hanya sebagai media
reaksi saja.
TERIMA KASIH

PPT "LAJU REAKSI"

  • 1.
    NAMA : FAUZIAHHARSYAH NIM : 8136142009 PRODI : DIK-KIM B PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA *LAJU REAKSI*
  • 2.
    menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,dan metakognitif tentang ilmu pengetahuan, teknologi penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai KD : Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan menentukan orde reaksi berdasarkan data hasil percobaan. INDIKATOR : 1. Menganalisis faktor- faktor laju reaksi dari data percobaan. 2. Menghitung orde reaksi pada suatu reaksi hasil percobaan. 3. Menentukan rumus kecepatan reaksi pada reaksi hasil percobaan. 4. Menghitung harga tetapan jenis reaksi (k) dari suatu reaksi.
  • 3.
    LAJU REAKSI Laju reaksimenyatakan laju perubahan konsentrasi zat-zat komponen reaksi setiap satuan waktu: t C V ][  • Laju pengurangan konsentrasi pereaksi per satuan waktu • Laju penambahan konsentrasi hasil reaksi per satuan waktu • Perbadingan laju perubahan masing-masing komponen sama dengan perbandingan koefisien reaksinya
  • 4.
    Pada reaksi : N2(g)+ 3 H2(g)  2 NH3(g), Laju reaksi : - laju penambahan konsentrasi NH3 - laju pengurangan konsentrasi N2 dan H2.
  • 5.
    LAJU REAKSI )(. )(. )(. twaktuperb Cikonsentrasperb vreaksilaju    Gambar 1Gambar 2 Gambar 1 : Gambar 2 : )(. )(. )tan( twaktuperb sjarakperb vkecepa   
  • 6.
    PERSAMAAN LAJU REAKSI: REAKSI: pA + qB → rC + sD V = k [A]x [B]y Ket : v = laju reaksi (Ms-1) [A] = konsentrasi zat A (M) [B] = konsentrasi zat B (M) k = konstanta laju reaksi x = orde reaksi zat A y = orde reaksi zat B
  • 7.
    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHILAJU REAKSI KONSENTRASI SUHU LUAS PERMUKAAN KATALIS
  • 8.
    Dalam penetapan lajureaksi ditetapkan yang menjadi patokan adalah laju perubahan konsentrasi reaktan. semakin besar [], semakin cepat laju reaksi. semakin kecil [], semakin lambat laju reaksi. Hubungan kuantitatif perubahan konsentrasi dengan laju reaksi tidak dapat ditetapkan dari persamaan reaksi, tetapi harus melalui percobaan.
  • 9.
    Reaksi: pA +qB → rC + sD  Orde reaksi nol ex: v = k [A]0  Orde reaksi 1 ex: v = k [A]  Orde reaksi 2 ex: v = k [A]2 ; v = k [A][B]  Orde reaksi 3 ex: v = k [A]3 ; v = k [A]2 [B] ; v = k [A][B]2 ; v = k [B]3 Lanjutan KONSENTRASI Orde reaksi
  • 10.
    Lanjutan KONSENTRASI Contoh soal1: [P]-awal (M) [Q]-awal (M) Laju reaksi (M/s) a 2a 3a a a b b b 2b 3b v 4v 9v v v Tabel di bawah ini merupakan data dari reaksi P + Q → R + S Tentukan:  Orde reaksi P  Orde reaksi Q  Persamaan laju reaksi
  • 11.
    CONTOH SOAL 2 Rumusanlaju reaksi tersebut diperoleh dari percobaan. Misalkan diperoleh data percobaan untuk reaksi : NO(g) + Cl2(g)  NOCl2(g) Diperoleh data sebagai berikut : Perc [NO] M [Cl2] M V M/s 1 2 3 4 0,1 0,1 0,2 0,3 0,1 0,2 0,1 0,3 4 16 8 ?
  • 12.
    Rumusan laju reaksiuntuk reaksi tersebut adalah : V = k.[NO]x.[Cl2]y Orde NO = x Orde Cl2 = y Percobaan 1 dan 3 Percobaan 1 dan 2 1 22 4 8 1,0 2,0 ][ ][ ][ 1 3 1 3                x V V NO NO VNO x x x x 2 42 4 16 1,0 2,0 ][ ][ ][ 1 2 12 22 2                y V V Cl Cl VCl y y y y
  • 13.
    123 2 2 2 10.4 1,0.1,0 4 ]].[[     sMk k ClNO V k Maka rumusan lajureaksinya adalah : V=k.[NO]1.[Cl2]2 Harga k diperoleh dengan memasukan salah satu data percobaan Maka laju reaksi pada percobaan 4 adalah : V= k.[NO].[Cl2]2 V= 4.103.0,3. 0,32 V= 108 Ms-1
  • 14.
    SUHU semakin tinggi suhu, semakincepat laju reaksi. semakin rendah suhu, semakin lambat laju reaksi. Hubungan Kuntitatif perubahan suhu terhadap laju reaksi: Hubungan ini ditetapkan dari suatu percobaan, misal diperoleh data sebagai berikut: Suhu (oC) Laju reaksi (M/detik) 10 20 30 40 t 0,3 0,6 1,2 2,4 Vt
  • 15.
    Dari data diperolehhubungan: Setiap kenaikan suhu 10 oC, maka laju mengalami kenaikan 2 kali semula, maka secara matematis dapat dirumuskan 10 0 0 2. tt t VV   Dimana : Vt = laju reaksi pada suhu t Vo = laju reaksi pada suhu awal (to)
  • 16.
    LUAS PERMUKAAN Mana yanglebih luas permukaannya? Sepotong tahu utuh atau sepotong tahu dipotong 4?
  • 17.
  • 18.
    LANJUTAN LUAS PERMUKAAN Luaspermukaan mempercepat laju reaksi karena semakin luas permukaan zat, semakin banyak bagian zat yang saling bertumbukan dan semakin besar peluang adanya tumbukan efektif menghasilkan perubahan Semakin luas permukaan zat, semakin kecil ukuran partikel zat. Jadi semakin kecil ukuran partikel zat, reaksi pun akan semakin cepat.
  • 19.
    KATALIS Katalis adalah zatyang dapat mempercepat laju reaksi. Ada 2 jenis katalis : 1. Katalis aktif yaitu katalis yang ikut terlibat reaksi dan pada akhir rekasi terbentuk kembali. 2. Katalis pasif yaitu katalis yang tidak ikut bereaksi, hanya sebagai media reaksi saja.
  • 20.