BENZENA DAN
  TURUNANNYA

Diselesaikan oleh
 Anita H Simbolon
  (06091010023)
BENZENA
                 TAHUKAH KAMU ??????
                    Departemen kesehatan
                amerika mengelompokkan
         benzena sebagai zat karsinogenik.
               Benzena dalam konsentrasi
       tinggi di udara dapat menyebabkan
          leukimia, leukimia myeloid akut,
        dan leukemia Lymphoblastic akut.
     Batas maksimal benzena dalam udara
    sebesar 1 ppm, sedangkan di dalam air
    maksimal 0,005 ppm. Sindrom minyak
       beracun pada tahun 1981 di Madrid
   disebabkan karena manusia menghirup
    benzena yang terkontaminasi minyak.
Struktur
Benzena pertama kali berhasil diisolasi (dipisahkan)
 dari residu minyak oleh Michael Faraday tahun
 1825. Benzena digolongkan dalam senyawa
 aromatik paling sederhana. Pada tahun setelahnya
 diketahui benzena memiliki rumus molekul C6H6
 dan termasuk dalam keluarga hidrokarbon.
 Pada tahun 1873, Kekule menjelaskan struktur
 benzena sebagai cincin heksagon yang
 mengandung ikatan tunggal dan rangkap
 berselang-seling. Struktur inilah yang paling
 mendekati sifat-sifat kimia benzena. Panjang
 ikatan karbonkarbon (C-C) dalam benzena
 sebesar 0,139 nm.
 Panjang ikatan C-C itu lebih panjang dibanding ikatan
 rangkap (sebesar 0,133 nm) dan lebih pendek
 dibanding ikatan tunggal (0,147 nm).
 a. Benzena monosubstitusi
Benzena monosubstitusi adalah benzena dengan 1 substituen
  alkil.
Rumus:




Penamaan benzena monosubstitusi menurut IUPAC adalah
  dengan menyebutkan nama alkil disertai akhiran benzena.
Contoh :
 b. Benzena disubstitusi
Benzena disubstitusi merupakan benzena dengan 2
 substituen alkil. Apabila benzena mengikat 2 substituen,
 maka kemungkinan memiliki 3 isomer struktur, antara
 lain: Posisi 1,2 disebut posisi ortho Posisi 1,3 disebut
 posisi meta.
Gambar:
Penentuan nama benzena disubstitusi antara lain:
1) Menentukan posisi substituen (posisi 1,2/1,3/1,4)
2) Menentukan nama substituen dalam urutan alfabetnya
3) Menambahkan akhiran benzena.
Contoh :
 Jika salah satu diantara 2 substituen yang terikat pada
  cincin benzena memberikan nama khusus (seperti
  tercantum dalam label nama trivial) maka senyawanya
  diberi nama sebagai turunan dari nama trivial tsb.
 Contoh :
c. Benzena polisubstitusi
Benzena polisubstitusi adalah benzena yang terdiri dari
  3/lebih substituen. Rumus yang mungkin terjadi:
rumus
Adapun tatanama benzena polisubstitusi adalah :
1) Menyebutkan semua substituen yang terikat beserta
  nomornya (urutan penomoran substituen sesuai
  alphabet dan dari angka yang terkecil).
2) Menambahkan kata “benzena” sebagai akhiran.
Contoh penamaan senyawa benzena polisubstitusi :
Jika salah satu dari 3 substituen memberikan nama khusus
  (trivial), maka senyawa benzena polisubstitusi diberi
  nama sebagai turunan dari nama khusus tsb.
Contoh :
Tabel
 Reaksi-reaksi yang umum terjadi pada benzena dan
  turunannya adalah reaksi substitusi
elektrofilik. Terdapat 4 macam reaksi substitusi
  elektrofilik terhadap senyawa benzena, yaitu:
1. Reaksi halogenasi
2. Reaksi nitrasi
3. Reaksi sulfonasi
4. Reaksi friedel-crafts

PPT benzena

  • 1.
    BENZENA DAN TURUNANNYA Diselesaikan oleh Anita H Simbolon (06091010023)
  • 2.
    BENZENA TAHUKAH KAMU ?????? Departemen kesehatan amerika mengelompokkan benzena sebagai zat karsinogenik. Benzena dalam konsentrasi tinggi di udara dapat menyebabkan leukimia, leukimia myeloid akut, dan leukemia Lymphoblastic akut. Batas maksimal benzena dalam udara sebesar 1 ppm, sedangkan di dalam air maksimal 0,005 ppm. Sindrom minyak beracun pada tahun 1981 di Madrid disebabkan karena manusia menghirup benzena yang terkontaminasi minyak.
  • 3.
    Struktur Benzena pertama kaliberhasil diisolasi (dipisahkan) dari residu minyak oleh Michael Faraday tahun 1825. Benzena digolongkan dalam senyawa aromatik paling sederhana. Pada tahun setelahnya diketahui benzena memiliki rumus molekul C6H6 dan termasuk dalam keluarga hidrokarbon.
  • 4.
     Pada tahun1873, Kekule menjelaskan struktur benzena sebagai cincin heksagon yang mengandung ikatan tunggal dan rangkap berselang-seling. Struktur inilah yang paling mendekati sifat-sifat kimia benzena. Panjang ikatan karbonkarbon (C-C) dalam benzena sebesar 0,139 nm.
  • 5.
     Panjang ikatanC-C itu lebih panjang dibanding ikatan rangkap (sebesar 0,133 nm) dan lebih pendek dibanding ikatan tunggal (0,147 nm).
  • 6.
     a. Benzenamonosubstitusi Benzena monosubstitusi adalah benzena dengan 1 substituen alkil. Rumus: Penamaan benzena monosubstitusi menurut IUPAC adalah dengan menyebutkan nama alkil disertai akhiran benzena. Contoh :
  • 7.
     b. Benzenadisubstitusi Benzena disubstitusi merupakan benzena dengan 2 substituen alkil. Apabila benzena mengikat 2 substituen, maka kemungkinan memiliki 3 isomer struktur, antara lain: Posisi 1,2 disebut posisi ortho Posisi 1,3 disebut posisi meta. Gambar:
  • 8.
    Penentuan nama benzenadisubstitusi antara lain: 1) Menentukan posisi substituen (posisi 1,2/1,3/1,4) 2) Menentukan nama substituen dalam urutan alfabetnya 3) Menambahkan akhiran benzena. Contoh :
  • 9.
     Jika salahsatu diantara 2 substituen yang terikat pada cincin benzena memberikan nama khusus (seperti tercantum dalam label nama trivial) maka senyawanya diberi nama sebagai turunan dari nama trivial tsb.  Contoh :
  • 10.
    c. Benzena polisubstitusi Benzenapolisubstitusi adalah benzena yang terdiri dari 3/lebih substituen. Rumus yang mungkin terjadi: rumus
  • 11.
    Adapun tatanama benzenapolisubstitusi adalah : 1) Menyebutkan semua substituen yang terikat beserta nomornya (urutan penomoran substituen sesuai alphabet dan dari angka yang terkecil). 2) Menambahkan kata “benzena” sebagai akhiran. Contoh penamaan senyawa benzena polisubstitusi :
  • 12.
    Jika salah satudari 3 substituen memberikan nama khusus (trivial), maka senyawa benzena polisubstitusi diberi nama sebagai turunan dari nama khusus tsb. Contoh :
  • 13.
  • 14.
     Reaksi-reaksi yangumum terjadi pada benzena dan turunannya adalah reaksi substitusi elektrofilik. Terdapat 4 macam reaksi substitusi elektrofilik terhadap senyawa benzena, yaitu: 1. Reaksi halogenasi 2. Reaksi nitrasi 3. Reaksi sulfonasi 4. Reaksi friedel-crafts