PLURALISME AGAMA








ELIN
DITA
EMI
ANNIS
SHOLI
BAYU
WULAN

(13103241040)
(13103241043)
(13103241086)
(13103241087)
(13103244025)
(13103244032)
(13103244034)
Apa itu Pluralisme Agama??

filosofis: sistem
pemikiran yang
mengakui adanya
landasan pemikiran yang
mendasar lebih dari satu

sosio-politis: suatu
sistem yang mengakui
koeksistensi keragaman
kelompok dengan tetap
menjunjung tinggi
perbedaan yang sangat
karakteristik
Pro –Kontra Pluralisme

 Kondisi hidup bersama-sama antar agama yang

berbeda-beda dalam 1 komunitas dengan tetap
mempertahankan ciri-ciri spesifik.
 Agus Salim >> adanya jaminan kebebasan keyakinan
agama menimbulkan sikap toleransi terhadap
perbedaan keyakinan, sehingga timbul rasa
menghargai dan menghormati antar masyarakat.
><><><><><><><><><><><><><><><
Ekstrim >> sebuah keyakinan bahwa semua agama di
dunia ini sama.
Ex: MUI dan Paus Yohannes Paulus II
MUI > fatwa haram
Paus Yohannes > Dekrit Dominus Yesus
Sekilas Sejarah
 I – muncul dari Agama Kristen yang dimulai setelah

Konsili Vatikan II (60an) yang mendeklarasikan
“keselamatan umum”.
 II -- Muncul di India, Ramohan Ray pencetus
gerakan Brahma Samaj.
Faktor2 muncul..
Faktor internal disini yaitu mengenai masalah
teologis. Keyakinan seseorang yang mutlak dan
absolut terhadap apa yang diyakini dan
diimaninya merupakan hal yang wajar. Sikap
absolutisme agama tak ada yang
mempertantangkannya hingga muncul teori
tentang relativisme agama. Pemikiran
relativisme ini merupakan sebuah sikap
pluralisme terhadap agama.
Faktor Eksternal
 Sosio-politik

Berhubungan dengan munculnya pemikiran mengenai
masalah liberalisme yang menyuarakan kebebasan,
toleransi, kesamaan, dan pluralisme.
 Keilmuan
Maraknya studi2 ilmiah modern terhadap agama2 di
dunia (perbandingan agama). Kesimpulan penting:
agama2 di dunia hanyalah merupakan
ekspresi/manifestasi yang beragam dari suatu hakikat
metafisik yang absolut dan tunggal.
Jadi,, apa dampaknyeee??
p
r
o

 Pluralisme dapat membangun

usaha untuk hidup
berdampingan dalam semangat
kebersamaan dan kesetaraan
sehingga dapat menunjang
kegiatan kerjasama dalam
kehidupan masyarakat.
k
o
n
t
r
a

 Memberikan ruang kepada

siapapun untuk berpindah agama
 Penghalauan segala bentuk yang
berbau sakral
 Runtuh dan melelehnya segala
bentuk dan perbedaan yang
karakteristik dari realitas2 yang
beragam
Kesimpulan??
 Pluralisme merupakan pandangan yang berkaitan

dengan kebenaran berbagai agama. Dalam
perkembangannya diamknai menjadi dua
pandangan yaitu pluralisme sebagai toleransi dan
pluralisme sebagai kebenaran mutlak semua
agama.
 Pluralisme tidak hanya menjadi suatu pandangan,
namun juga telah berdampak pada kehidupan
beragama, baik dari sudut pandang pro pluralisme
maupun sudut pandang kontra.
Bagaimana seharusnya??
 Masyarakat memaknai pluralisme agama secara

demokratis.
 Pluralisme muncul untuk memperbaiki kondisi
masyarakat yang penuh dengan perbedaan, bukan
untuk mendiskriminasikan agama lain di atas
kebenaran suatu agama.
Daftar pustaka..
Coward, Harold. Pluralisme Tantangan Agama-Agama.
Yogyakarta: Kanisius
Effendi, Djohan. . Kebebasan Berkeyakinan Dalam
Konteks Kebangsaan. Yogyakarta: Majemuk
Fachruddin, Fuad. 2006. Agama dan Pendidikan
Demokrasi. Jakarta: Pustaka Alvabet
http://stainsalatiga.ac.id. Pluralisme Dan Pluralitas.
Online. 22 Oktober 2013. 20.00 WIB
Thoha, Anis Malik. 2005. Tren Pluralisme Agama. Jakarta:
Perspektif
Maturnuwun..
Any question??

pluralisme agama

  • 1.
  • 2.
    Apa itu PluralismeAgama?? filosofis: sistem pemikiran yang mengakui adanya landasan pemikiran yang mendasar lebih dari satu sosio-politis: suatu sistem yang mengakui koeksistensi keragaman kelompok dengan tetap menjunjung tinggi perbedaan yang sangat karakteristik
  • 3.
    Pro –Kontra Pluralisme Kondisi hidup bersama-sama antar agama yang berbeda-beda dalam 1 komunitas dengan tetap mempertahankan ciri-ciri spesifik.  Agus Salim >> adanya jaminan kebebasan keyakinan agama menimbulkan sikap toleransi terhadap perbedaan keyakinan, sehingga timbul rasa menghargai dan menghormati antar masyarakat.
  • 4.
    ><><><><><><><><><><><><><><>< Ekstrim >> sebuahkeyakinan bahwa semua agama di dunia ini sama. Ex: MUI dan Paus Yohannes Paulus II MUI > fatwa haram Paus Yohannes > Dekrit Dominus Yesus
  • 5.
    Sekilas Sejarah  I– muncul dari Agama Kristen yang dimulai setelah Konsili Vatikan II (60an) yang mendeklarasikan “keselamatan umum”.  II -- Muncul di India, Ramohan Ray pencetus gerakan Brahma Samaj.
  • 6.
  • 7.
    Faktor internal disiniyaitu mengenai masalah teologis. Keyakinan seseorang yang mutlak dan absolut terhadap apa yang diyakini dan diimaninya merupakan hal yang wajar. Sikap absolutisme agama tak ada yang mempertantangkannya hingga muncul teori tentang relativisme agama. Pemikiran relativisme ini merupakan sebuah sikap pluralisme terhadap agama.
  • 8.
    Faktor Eksternal  Sosio-politik Berhubungandengan munculnya pemikiran mengenai masalah liberalisme yang menyuarakan kebebasan, toleransi, kesamaan, dan pluralisme.  Keilmuan Maraknya studi2 ilmiah modern terhadap agama2 di dunia (perbandingan agama). Kesimpulan penting: agama2 di dunia hanyalah merupakan ekspresi/manifestasi yang beragam dari suatu hakikat metafisik yang absolut dan tunggal.
  • 9.
    Jadi,, apa dampaknyeee?? p r o Pluralisme dapat membangun usaha untuk hidup berdampingan dalam semangat kebersamaan dan kesetaraan sehingga dapat menunjang kegiatan kerjasama dalam kehidupan masyarakat.
  • 10.
    k o n t r a  Memberikan ruangkepada siapapun untuk berpindah agama  Penghalauan segala bentuk yang berbau sakral  Runtuh dan melelehnya segala bentuk dan perbedaan yang karakteristik dari realitas2 yang beragam
  • 11.
    Kesimpulan??  Pluralisme merupakanpandangan yang berkaitan dengan kebenaran berbagai agama. Dalam perkembangannya diamknai menjadi dua pandangan yaitu pluralisme sebagai toleransi dan pluralisme sebagai kebenaran mutlak semua agama.  Pluralisme tidak hanya menjadi suatu pandangan, namun juga telah berdampak pada kehidupan beragama, baik dari sudut pandang pro pluralisme maupun sudut pandang kontra.
  • 12.
    Bagaimana seharusnya??  Masyarakatmemaknai pluralisme agama secara demokratis.  Pluralisme muncul untuk memperbaiki kondisi masyarakat yang penuh dengan perbedaan, bukan untuk mendiskriminasikan agama lain di atas kebenaran suatu agama.
  • 13.
    Daftar pustaka.. Coward, Harold.Pluralisme Tantangan Agama-Agama. Yogyakarta: Kanisius Effendi, Djohan. . Kebebasan Berkeyakinan Dalam Konteks Kebangsaan. Yogyakarta: Majemuk Fachruddin, Fuad. 2006. Agama dan Pendidikan Demokrasi. Jakarta: Pustaka Alvabet http://stainsalatiga.ac.id. Pluralisme Dan Pluralitas. Online. 22 Oktober 2013. 20.00 WIB Thoha, Anis Malik. 2005. Tren Pluralisme Agama. Jakarta: Perspektif
  • 14.