PETA JALAN
REVITALISASI
SMK NEGERI 2 KETAPANG
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
A. LATAR BELAKANG
1. Kebijakan Pembangunan Ekonomi
 ASEAN Economic Community (AEC) yang memiliki visi
untuk menciptakan pasar tunggal yang berdaya saing
tinggi yang dapat meningkatkan pengembangan ekonomi
yang adil bagi negara-negara anggotanya,
 Dalam konteks kebebasan arus tenaga kerja terampil, hal
ini merupakan pekerjaan rumah yang sangat besar,
terutama untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja
trampil Indonesia untuk melakukan penetrasi ke
pasar negara-negara ASEAN lainnya
2. Kebijakan Pembangunan Ketenaga kerjaan
 Pemerintah menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga
4.0 sampai 5.0% pada tahun 2019.
 Pada gambar 2 dapat menunjukkan bahwa pertumbuhan tenaga kerja dengan
lulusan SMA dan SMK ke atas meski relatif ringgi, namun masih banyak yang belum
memiliki jenis keterampilan yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh industri.
3. Tantangan Revolusi Industri 4.0
 Pada tahun 2020 dimana era
Revolusi Industri Generasi
Keempat dimulai ada sepuluh
soft skill yang harus dimiliki
untuk menjawab tantangan dunia
industri.
 Soft skill tersebut adalah
menyelesaikan permasalahan yang
kompleks/sulit (Complex Problem
Solving), berpikir kritis (Critical
Thinking), kreatifitas (Creativity),
manajemen SDM (People
Management), koordinasi
(Coordinating), kecerdasan
emosional (Emotional Intelligence),
pengambilan keputusan
(Judgment and Decision Making),
orientasi pada layanan (Service
Orientation), negosiasi
(Negotiation) dan kelenturan
berpikir (Cognitive Flexibility).
4. Prioritas Pembangunan Nasional dan Daya
Saing Bangsa
 Perekonomian Indonesia memiliki potensi yang sangat
besar dengan kondisinya yang relatif stabil. Pada tahun
2030, Indonesia berpotensi untuk menjadi negara ke 7
dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.
 Adapun Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan yang
menjadi prioritas pembangunan nasional dan daya saing
bangsa meliputi pembangunan kedaulatan pangan,
maritim dan kelautan, kedaulatan energi, pariwisata, dan
percepatan pertumbuhan industri dan kawasan ekonomi
khusus (KEK).
B. TANTANGAN YANG DI HADAPI SMK
 Rendahnya Keterserapan lulusan SMK di
pasar kerja.
Permasalahan :
 Tidak sesuainya perkembangan Pendidikan
Kejuruan dengan kebutuhan dan standar DU/DI
 Jumlah lulusan SMK di berbagai paket keahlian
tidak sesuai dengan dinamika kebutuhan
 Rendahnya Peran Industri atau DU/DI dalam
menyerap tenaga Kerja SMK Lokal.
Mutu Peserta Didik
Permasalahan :
Belum semua program keahlian di SMK
telah tersedia SKKNI-nya dan
beberapa SKKNI yang sudah ada
belum direfleksikan dalam kurikulum
SMK.
SKKNI yang Telah Tersedia Belum
sesuai dengan Standar Industri atau
DU / DI
3. Mutu Guru SMK
Permasalahan :
 Secara umum, kurangnya guru yang
berkualitas, distribusi guru yang tidak
merata di berbagai wilayah Indonesia,
serta belum terpenuhinya kebutuhan
guru produktif merupakan beberapa
tantangan utama terkait guru di SMK
saat ini.
VISI REVITALISASI SMK:
Terbentuknya Insan dan Ekosistem
Pendidikan Kejuruan yang Berkarakter
dengan Berlandaskan Gotong Royong,
sehingga mampu menghasilkan lulusan
SMK yang mampu Bekerja, dapat
Melanjutkan dan terampil Wirausaha
(BMW)
MISI REVITALISASI SMK:
 Menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan
kompetensi sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan (link and
match);
 Meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga
kependidikan SMK;
 Meningkatkan kerja sama dengan kementerian/lembaga,
pemerintah daerah, dan dunia usaha/industri;
 Meningkatkan akses, sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK.
TUJUAN REVITALISASI SMK:
 Tujuan revitalisasi SMK harus menghasilkan lulusan SMK yang:
 Memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan teknis yang dibutuhkan
dan diakui oleh dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) serta menguasai
keterampilan abad 21 yang relevan: Keterampilan abad 21 bagi lulusan
SMK:
 Memiliki cara berfikir kritis, kreatif, inovatif dan berorientasi pada
pemecahan masalah.
 Memiliki cara yang kerja komunikatif dan bisa bekerja sama.
 Mampu melakukan pengumpulan informasi/ data serta menggunakan
perangkat teknologi informasi dan media.
 Memiliki integritas dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas-tugas
dan mengemban kewajiban terkait profesinya
Sebelum ada
Kegiatan
Revitalisasi
Hasil Kegiatan Revitalisasi
Th. 2017
Kegiatan
Revitalisasi Th. 2018-2019
Target Kegiatan 2019-2020
KERJASAMADU/DI
 Jumlah Du/Di yang
melakukan kerja sama:
35
Jumlah DuDi yg melakukan
kerja sama = 50
Jumlah Du/Di yg melakukan kerja sama =
70 - 90
Jumlah Du/Di yg melakukan kerja sama = 100 - 150
Program kerja sama
yang dilakukan:
 Tempat PKL
 Tempat Guru
Magang
Program kerja samanya
yang dilakukan:
 Pemasaran Tamatan
 Tempat PKL
 Tempat Guru Magang
 Pelaksanaan Tes
 Kompetensi Siswa
 Guru Tamu
Program kerja sama yang dilakukan
 Pemasaran Tamatan
 Tempat PKL
 Tempat Pelaksanaan Seleksi
(Tes Penerimaan Karyawan)
 Tempat Guru Magang
 Pelaksanaan Tes
 Kompetensi Siswa
 Guru Tamu
 BKK Online
 Job Fair
 Program kerja sama yang dilakukan
 Pemasaran Tamatan
 Tempat PKL
 Tempat Pelaksanaan Seleksi (Tes Penerimaan
Karyawan)
 Tempat Guru Magang
 Pelaksanaan Tes
 Kompetensi Siswa
 Guru Tamu
 BKK Online
 Job Fair
 Adanya Link and Match antara Sekolah dan Industri
 Yang diberikan Dudi
pada sekolah:
 Pembimbingan siswa
PKL
 Yang diberikan Dudi pada
sekolah:
 Pembimbingan siswa PKL
 Guru Tamu di Sekolah
 Bebas Biaya (Gratis)
 Yang diberikan Dudi pada sekolah:
 Pembimbingan siswa PKL
 Guru Tamu di Sekolah Bebas Biaya
(Gratis)
 Peralatan Praktek
 Yang diberikan Dudi pada sekolah:
 Pembimbingan siswa PKL
 Guru Tamu di Sekolah Bebas Biaya (Gratis)
 Peralatan Praktek
 Berperan aktif menyerap Lulusan SMK
 Industri Berperan aktif memproduksi produk di sekolah
 Technopark pembuatan alat tangkap
 Tecknopark pembenihan dan pembesaran ikan
 Service dan penjualan spare part kendaraan bermotor.
 Produksi roti dan pengolahan produk perikanan.
 Yang diberikan
Sekolah ke DuDi:
Surat keterangan MoU
 Yang diberikan Sekolah ke
DuDi:
 Surat keterangan MoU
 Memenuhi tenaga yang
dibutuhkan DuDi
 Yang diberikan sekolah ke DuDi:
 Surat keterangan MoU
 Memenuhi tenaga yang dibutuhkan
DuDi.
 Menyediakan tempat dan tenaga untuk
sarana pelaksanaan seleksi tenaga kerja
untuk memenuhi kebutuhan DuDi.
 Yang diberikan sekolah ke DuDi:
 Surat keterangan MoU
 Memenuhi tenaga yang dibutuhkan DuDi.
 Menyediakan tempat dan tenaga untuk sarana pelaksanaan
seleksi tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan Du/Di.
 Membangun Komunitas BKK Online
Sebelum ada
Kegiatan
Revitalisasi
Hasil Kegiatan Revitalisasi Th.
2017
Kegiatan
Revitalisasi Th. 2018-2019
Target Kegiatan 2019-2020PENYELARASA
NKURIKULUM
 Belum ada
Sinkronisasi kurikulum
 Guru tamu belum terjadwal
 Melaksanakan Sinkronisasi
Kurikulum.
 Adanya guru tamu dari Industri
yang terjadwal
 Terbentuknya LSP P1
 Melaksanakan Sinkronisasi Kurikulum.
 Adanya guru tamu dari Industri yang terjadwal
 Terbentuknya LSP P1
 Pengembangan LSP P1 di semua program keahlian
 Pelatihan dan TOT guru di Industri
 Menambah Jumlah Asesor Kompetensi sejumlah 20
orang.
 Perluasan ruang lingkup LSP-P1
untuk semua Program Keahlian
 Seluruh Cluster Sudah melaksanakan
Uji LSP-P1
INOVASIPEMBELAJARAN
 Pembelajarn masih
tradisional dengan
ceramah biasa.
 Pembelajaran
masih berpusat pada guru.
 Pemanfaatan IT pada
beberapa kegiatan PBM.
 Mengirimkan guru pada pelatihan
pelatihan pembelajan.
 Meningkatkan Kompetensi
 Pedagogik guru.
 Mengadakan workshop evaluasi
kurikulum 2013
 Menjadi Pusat Kegiatan Keahlian
Ganda
 Pemanfaatan IT pada setiap kegiatan PBM.
 Mengirimkan guru pada pelatihan
pelatihan pembelajan.
 Meningkatkan Kompetensi Pedagogik guru.
 Meningkatkan Kompetensi Profesional Tenaga
Kependidikan.
 Mengadakan workshop evaluasi kurikulum 2013
 Menjadi Pusat Kegiatan Keahlian Ganda
 Kerjasama Dengan Industri pada waktu UKK
sekaligus seleksi industri
 Pendidikan International kerjsama dengan
perusahaan asing yang ada di ketapang
 Pemanfaatan IT pada setiap
kegiatan PBM menggunaan Aplikasi
Manajemen Berbasis TIK (Majestik)
Bagi Semua Guru
 Mendorong Semua Guru Untuk
membuat model pembelajaran yang
inovatif sesuai dengan kebutuhan
Industri 4.0
 Sinkronisasi pendidikan dengan
industri tingkat International
 Pelatihan Pembelajaran berbasis
HOTS.
 Evaluasi Pembelajaran berbasis TIK
(Paperless)
 Pelaksaaan Seminar bagi siswa
mengenai technopark, mengundang
pakar technopark.
PEMENUHAN/
PENGUATANGURU
PRODUKTIF
 Belum ada guru
yang mengikuti keahlian
ganda
 Baru sebagian kecil
yang magang di industry.
 Ada sebagian guru yang mengikuti
Program Keahlian Ganda
 Guru sebagian besar sudah yang
Magang di Industri
 Guru mengikuti Pelatihan Asesor
 Sebagian guru sudah mengikuti
Program Keahlian Ganda
 Guru sudah yang Magang di Industri semuanya
 6-8 Guru mengikuti Pelatihan Asesor
 Guru sudah Magang di Industri semuanya
 Guru mengikuti Pelatihan ISO 9001:2015
 Sebagian besar Guru Kejuran
Memiliki Sertifikat Keahlian LSP-P2
 Meningkatan Jumlah Asesor
Kompetensi untuk Perluasan Klaster
Sebelum ada
Kegiatan Revitalisasi
Hasil Kegiatan Revitalisasi Th.
2017
Kegiatan
Revitalisasi Th. 2018-2019
Target Kegiatan 2019-2020
PEMENUHANSARANANDAN
PRASARANA
 Belum lengkapnya
Sarpras yang ada
 Ruang praktek
jumlahnya masih terbatas
 Perlengkapan Peralatan Praktek
NKPI TKPI APHP dan Agribisnis
Perikanan
 Pembangunan Ruang Praktek
Agribisnis Perikanan, NKPI dan TKPI
 Sudah Punya Kelas Industry
Jurusan Agribisnis Penbgolahan Hasil
Pertanian
 Penambahan Peralatan Praktek
Seluruh Program Keahlian
 Pembuatan Proposal Hibah/CSR ke
Industri/ Validasi Sarana dan
Prasarana Oleh Industri/
TKPI dan NKPI = CV. PRILLA, DKP
APHP = Matahari TBK
Otomotif = PT.YIMM
Perikanan= Dinas Kelautan dan
Perikanan (DKP)
 Membuka Kelas Khusus Berbasis
Industri/ Perluasan
 Ruang Praktik Siswa yang lengkap dengan
peralatan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran
 Pengembangan Kelas Khusus bagi semua Program
Keahlian
 Pembuatan Proposal Hibah/CSR ke Industri/
Validasi Sarana dan Prasarana Oleh Industri/
TKPI dan NKPI = CV. PRILLA, DKP
APHP = Matahari TBK
Otomotif = PT.YIMM
Perikanan= Dinas Kelautan dan Perikanan
(DKP)
PERBAIKANTATAKELOLA
DANBUDAYAKERJA
 Sekolah belum
mempunyai peta industry
dan jenis usaha
 Sekolah belum
mempunyai jadwal PKL
yang pasti
 Sekolah Mempunyai Peta Industri dan
Jenis usaha (Pengolahan Ikan dan Ale-
Ale)
 Sekolah Mempunyai jadwal jangka
waktu pelaksanaan PKL
 Mempunyai kesepakatan dengan
Industri yang jelas pada waktu PKL.
Misal Uang Saku
 Mempunyai kerjasama dengan
Industri tentang tata kelola praktek
sesuai dengan industri (Kelas Yamaha)
 Tempat Sertifikasi
 Ankapin dan Atkapin
 Kerjasama Industri Meningkat hingga pada
Peningkatan Peran industri dalam perekrutan
tenaga kerja SMK
 Mempunyai kerjasama dengan Industri
tentang tata kelola praktek sesuai dengan industri
(Kelas Yamaha)
 Tempat Sertifikasi
 Ankapin dan Atkapin
 Tempat Sertifikasi BST
 Ada Show Room Produk Hasil Techopark.
 Ada Web khusus untuk promosi produk
Technopark, Terdaftar di toko online SMK.
HASILTEFA
(karyainovasi
barang/jasasiswa
 Belum ada hasil TEFA  Menghasilkan Produk Makanan
berupa roti dan pengolahan
perikanan
 Menghasilkan Produk Makanan
berupa roti dan ampalang basah
 Jasa servis sepada motor
 Semua Program Keahlian Memiliki produk
Unggulan Masing-masing.
 TKPI dan NKPI = Pembuatan Alat Tangkap,
servis mesin kapal, Usaha Penangkapan Ikan
 Perikanan= usaha budidaya Ikan
 APHP = Produk Bakery
 Otomotif= Jasa Servis Sepada motor
PROGRAM REVITALISASI SMK NEGERI 2 KETAPANG
• Pemasaran tamatan
• Sinkronisasi
Kurikulum
• Tempat seleksi
• Penggunaan sarpras
• Guru tamu
• Bekerjasama
dengan 50 DU/DI
dengan 10
Program
Kerjasama
Kerjasama
DUDI
• Sinkronisasi Kurikulum
dilakukan
• Guru tamu dari Industri
terjadwal
• Tebentuknya LSP-P1
• Mengadakan Workshop
Kurikulum 2013
• TOKR sinkronisasi dengan
Mitsubishi
• APHP dengan Matahari
TBK
• TBSM dengan Yamaha
• Pelayaran degnan
P2MKP, CV. PRILLLA
• Sinkronisasi
Kurikulum belum
ada
• Guru tamu belum
terjadwal
Kurikulum
• Pembelajaran
Memanfaatkan TIK
(Majestik)
• Menjadi Pusat
Keahlian Ganda
• Meningkatkan
Kompetensi
pedagogik Guru
• Menjadi Pusat PKB
guru Produktif
APHP
• Pembelajaran masih
manual dan
konvensional
Inovasi
Pembelajaran
• Sertifikatulusan dari
industri dan ada
beberapa siswa
yang mendapat
sertifikat dari BNSP
• Sebagian siswa
lulusan tersertifkiasi
BST dari DKPP
bekerjasama SUPM
• Semua siswa
tersertifikasi BNSP
• Sertifikat dari
Industri Belum
ada
• Sertifikasi Baru
berupa sertifikat
pelatihan
Sertifikasi
Kompetensi
• Ada 5 guru
Produktif Mengikuti
Keahlian ganda
• Guru Sudah magang
diindustri
• 9 Guru Produkstif
sudah memiliki
sertifkat Asesor LSP
P-1
• Guru Produktif
Belum mengikuti
keahlian ganda
• Guru magang ke
Industri Belum Ada
• Belum Ada Guru
Produktif yang
memiliki sertifikasi
keahlian
Guru
Produktif
• Pembangunanan
Beberapa Ruang
Praktik
• Jurusan Agribisnis
dan Otomotif telah
memiliki kelas
industri
• Sudah ada 14 RPS
• Jumlah Sarana
Sangat Kurang
• Jumlah Ruang
Praktik dan Ruang
Kelas Terbatas
Sarana
Prasarana
• Sekolah memiliki peta
Industri dan Jenis Usaha
:
 Budidya Ikan
 Jasa Servis Motor
 Jasa Pengelasan
 Usaha Bakery (Roti)
 Manajemen ISO 9001-
2015
 Predikat Pelayanan
Publik Terbaik Tingkat
Kabupaten.
• Sekolah Belum
Memiliki Teaching
Factory
• Sekolah Belum
memiliki
manajemen
• Manajemen ISO
9001-2008
Tata Kelola
Budaya Kerja
• Memiliki Produk
makanan dan
pengolahan perikanan
• Pembenihan Ikan Lele
• Roti Isi Ale-Ale
• Jasa Servis Sepedan
Motor
• Hasil TEFA belum ada
Teaching
Factory
S
E
B
E
L
U
M
S
E
S
U
D
A
H
SMK NEGERI 2 KETAPANG
GERBANG UTAMA 2017
GERBANG UTAMA 2018
RPS TAMPAK DEPAN 2017
RPS TAMPAK DEPAN 2018
RPS TAMPAK DALAM 2017
RPS TAMPAK DALAM 2018
Contoh
Contoh Contoh
ContohContoh
Contoh
SMK NEGERI 2 KETAPANG
R.TU TAMPAK LUAR 2018
R. TU TAMPAK DALAM 2018
RPS TAMPAK LUAR 2018
RPS TAMPAK DALAM 2018
RPS TAMPAK DALAM 2017
RPS TAMPAK DALAM 2018
Contoh
Contoh Contoh
ContohContoh
SMK NEGERI 2 KETAPANG
PROGRAM PENDAMPINGAN 2018
KELAS INDUSTRI 2018
SERTIFIKAT LSP P-1 DAN ISOS
PROGRAM BERSAMA DUDI 2018 JOB MATCHING 2018 PT.WHW
JOB MATCHING 2018 PT.SEII
Contoh
Contoh
Contoh
Contoh
SMK NEGERI 2 KETAPANG
PRODUK UNGGULAN
KEGIATAN PLS 2018
BUDIDAYA IKAN
LAB KOMPUTER 120 UNIT KELOLA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK
PUSAT BELAJAR KEGIATAN PKB DAN KEAHLIAN
GANDA
Contoh
Contoh
Contoh
SMK NEGERI 2 KETAPANG
PRODUK UNGGULAN
KEGIATAN APEL PAGI DAN SIANG
GEDUNG UTAMA (SAMPING)
LAB KOMPUTER 120 UNIT TEACHING FACTORY
KEGIATAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM
Contoh
Contoh
KEGIATAN PRAKTIK SISWA
TERIMA KASIH

Peta Jalan SMK Revitalisasi SMK Negeri 2 Ketapang.Kalimantan Barat. SAPRIYUN,S.ST.Pi

  • 1.
    PETA JALAN REVITALISASI SMK NEGERI2 KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT
  • 2.
    A. LATAR BELAKANG 1.Kebijakan Pembangunan Ekonomi  ASEAN Economic Community (AEC) yang memiliki visi untuk menciptakan pasar tunggal yang berdaya saing tinggi yang dapat meningkatkan pengembangan ekonomi yang adil bagi negara-negara anggotanya,  Dalam konteks kebebasan arus tenaga kerja terampil, hal ini merupakan pekerjaan rumah yang sangat besar, terutama untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja trampil Indonesia untuk melakukan penetrasi ke pasar negara-negara ASEAN lainnya
  • 3.
    2. Kebijakan PembangunanKetenaga kerjaan  Pemerintah menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga 4.0 sampai 5.0% pada tahun 2019.  Pada gambar 2 dapat menunjukkan bahwa pertumbuhan tenaga kerja dengan lulusan SMA dan SMK ke atas meski relatif ringgi, namun masih banyak yang belum memiliki jenis keterampilan yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh industri.
  • 4.
    3. Tantangan RevolusiIndustri 4.0  Pada tahun 2020 dimana era Revolusi Industri Generasi Keempat dimulai ada sepuluh soft skill yang harus dimiliki untuk menjawab tantangan dunia industri.  Soft skill tersebut adalah menyelesaikan permasalahan yang kompleks/sulit (Complex Problem Solving), berpikir kritis (Critical Thinking), kreatifitas (Creativity), manajemen SDM (People Management), koordinasi (Coordinating), kecerdasan emosional (Emotional Intelligence), pengambilan keputusan (Judgment and Decision Making), orientasi pada layanan (Service Orientation), negosiasi (Negotiation) dan kelenturan berpikir (Cognitive Flexibility).
  • 5.
    4. Prioritas PembangunanNasional dan Daya Saing Bangsa  Perekonomian Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dengan kondisinya yang relatif stabil. Pada tahun 2030, Indonesia berpotensi untuk menjadi negara ke 7 dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.  Adapun Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan yang menjadi prioritas pembangunan nasional dan daya saing bangsa meliputi pembangunan kedaulatan pangan, maritim dan kelautan, kedaulatan energi, pariwisata, dan percepatan pertumbuhan industri dan kawasan ekonomi khusus (KEK).
  • 6.
    B. TANTANGAN YANGDI HADAPI SMK  Rendahnya Keterserapan lulusan SMK di pasar kerja. Permasalahan :  Tidak sesuainya perkembangan Pendidikan Kejuruan dengan kebutuhan dan standar DU/DI  Jumlah lulusan SMK di berbagai paket keahlian tidak sesuai dengan dinamika kebutuhan  Rendahnya Peran Industri atau DU/DI dalam menyerap tenaga Kerja SMK Lokal.
  • 7.
    Mutu Peserta Didik Permasalahan: Belum semua program keahlian di SMK telah tersedia SKKNI-nya dan beberapa SKKNI yang sudah ada belum direfleksikan dalam kurikulum SMK. SKKNI yang Telah Tersedia Belum sesuai dengan Standar Industri atau DU / DI
  • 8.
    3. Mutu GuruSMK Permasalahan :  Secara umum, kurangnya guru yang berkualitas, distribusi guru yang tidak merata di berbagai wilayah Indonesia, serta belum terpenuhinya kebutuhan guru produktif merupakan beberapa tantangan utama terkait guru di SMK saat ini.
  • 10.
    VISI REVITALISASI SMK: TerbentuknyaInsan dan Ekosistem Pendidikan Kejuruan yang Berkarakter dengan Berlandaskan Gotong Royong, sehingga mampu menghasilkan lulusan SMK yang mampu Bekerja, dapat Melanjutkan dan terampil Wirausaha (BMW)
  • 11.
    MISI REVITALISASI SMK: Menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan (link and match);  Meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK;  Meningkatkan kerja sama dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan dunia usaha/industri;  Meningkatkan akses, sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK.
  • 12.
    TUJUAN REVITALISASI SMK: Tujuan revitalisasi SMK harus menghasilkan lulusan SMK yang:  Memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan teknis yang dibutuhkan dan diakui oleh dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) serta menguasai keterampilan abad 21 yang relevan: Keterampilan abad 21 bagi lulusan SMK:  Memiliki cara berfikir kritis, kreatif, inovatif dan berorientasi pada pemecahan masalah.  Memiliki cara yang kerja komunikatif dan bisa bekerja sama.  Mampu melakukan pengumpulan informasi/ data serta menggunakan perangkat teknologi informasi dan media.  Memiliki integritas dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas-tugas dan mengemban kewajiban terkait profesinya
  • 14.
    Sebelum ada Kegiatan Revitalisasi Hasil KegiatanRevitalisasi Th. 2017 Kegiatan Revitalisasi Th. 2018-2019 Target Kegiatan 2019-2020 KERJASAMADU/DI  Jumlah Du/Di yang melakukan kerja sama: 35 Jumlah DuDi yg melakukan kerja sama = 50 Jumlah Du/Di yg melakukan kerja sama = 70 - 90 Jumlah Du/Di yg melakukan kerja sama = 100 - 150 Program kerja sama yang dilakukan:  Tempat PKL  Tempat Guru Magang Program kerja samanya yang dilakukan:  Pemasaran Tamatan  Tempat PKL  Tempat Guru Magang  Pelaksanaan Tes  Kompetensi Siswa  Guru Tamu Program kerja sama yang dilakukan  Pemasaran Tamatan  Tempat PKL  Tempat Pelaksanaan Seleksi (Tes Penerimaan Karyawan)  Tempat Guru Magang  Pelaksanaan Tes  Kompetensi Siswa  Guru Tamu  BKK Online  Job Fair  Program kerja sama yang dilakukan  Pemasaran Tamatan  Tempat PKL  Tempat Pelaksanaan Seleksi (Tes Penerimaan Karyawan)  Tempat Guru Magang  Pelaksanaan Tes  Kompetensi Siswa  Guru Tamu  BKK Online  Job Fair  Adanya Link and Match antara Sekolah dan Industri  Yang diberikan Dudi pada sekolah:  Pembimbingan siswa PKL  Yang diberikan Dudi pada sekolah:  Pembimbingan siswa PKL  Guru Tamu di Sekolah  Bebas Biaya (Gratis)  Yang diberikan Dudi pada sekolah:  Pembimbingan siswa PKL  Guru Tamu di Sekolah Bebas Biaya (Gratis)  Peralatan Praktek  Yang diberikan Dudi pada sekolah:  Pembimbingan siswa PKL  Guru Tamu di Sekolah Bebas Biaya (Gratis)  Peralatan Praktek  Berperan aktif menyerap Lulusan SMK  Industri Berperan aktif memproduksi produk di sekolah  Technopark pembuatan alat tangkap  Tecknopark pembenihan dan pembesaran ikan  Service dan penjualan spare part kendaraan bermotor.  Produksi roti dan pengolahan produk perikanan.  Yang diberikan Sekolah ke DuDi: Surat keterangan MoU  Yang diberikan Sekolah ke DuDi:  Surat keterangan MoU  Memenuhi tenaga yang dibutuhkan DuDi  Yang diberikan sekolah ke DuDi:  Surat keterangan MoU  Memenuhi tenaga yang dibutuhkan DuDi.  Menyediakan tempat dan tenaga untuk sarana pelaksanaan seleksi tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan DuDi.  Yang diberikan sekolah ke DuDi:  Surat keterangan MoU  Memenuhi tenaga yang dibutuhkan DuDi.  Menyediakan tempat dan tenaga untuk sarana pelaksanaan seleksi tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan Du/Di.  Membangun Komunitas BKK Online
  • 15.
    Sebelum ada Kegiatan Revitalisasi Hasil KegiatanRevitalisasi Th. 2017 Kegiatan Revitalisasi Th. 2018-2019 Target Kegiatan 2019-2020PENYELARASA NKURIKULUM  Belum ada Sinkronisasi kurikulum  Guru tamu belum terjadwal  Melaksanakan Sinkronisasi Kurikulum.  Adanya guru tamu dari Industri yang terjadwal  Terbentuknya LSP P1  Melaksanakan Sinkronisasi Kurikulum.  Adanya guru tamu dari Industri yang terjadwal  Terbentuknya LSP P1  Pengembangan LSP P1 di semua program keahlian  Pelatihan dan TOT guru di Industri  Menambah Jumlah Asesor Kompetensi sejumlah 20 orang.  Perluasan ruang lingkup LSP-P1 untuk semua Program Keahlian  Seluruh Cluster Sudah melaksanakan Uji LSP-P1 INOVASIPEMBELAJARAN  Pembelajarn masih tradisional dengan ceramah biasa.  Pembelajaran masih berpusat pada guru.  Pemanfaatan IT pada beberapa kegiatan PBM.  Mengirimkan guru pada pelatihan pelatihan pembelajan.  Meningkatkan Kompetensi  Pedagogik guru.  Mengadakan workshop evaluasi kurikulum 2013  Menjadi Pusat Kegiatan Keahlian Ganda  Pemanfaatan IT pada setiap kegiatan PBM.  Mengirimkan guru pada pelatihan pelatihan pembelajan.  Meningkatkan Kompetensi Pedagogik guru.  Meningkatkan Kompetensi Profesional Tenaga Kependidikan.  Mengadakan workshop evaluasi kurikulum 2013  Menjadi Pusat Kegiatan Keahlian Ganda  Kerjasama Dengan Industri pada waktu UKK sekaligus seleksi industri  Pendidikan International kerjsama dengan perusahaan asing yang ada di ketapang  Pemanfaatan IT pada setiap kegiatan PBM menggunaan Aplikasi Manajemen Berbasis TIK (Majestik) Bagi Semua Guru  Mendorong Semua Guru Untuk membuat model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan kebutuhan Industri 4.0  Sinkronisasi pendidikan dengan industri tingkat International  Pelatihan Pembelajaran berbasis HOTS.  Evaluasi Pembelajaran berbasis TIK (Paperless)  Pelaksaaan Seminar bagi siswa mengenai technopark, mengundang pakar technopark. PEMENUHAN/ PENGUATANGURU PRODUKTIF  Belum ada guru yang mengikuti keahlian ganda  Baru sebagian kecil yang magang di industry.  Ada sebagian guru yang mengikuti Program Keahlian Ganda  Guru sebagian besar sudah yang Magang di Industri  Guru mengikuti Pelatihan Asesor  Sebagian guru sudah mengikuti Program Keahlian Ganda  Guru sudah yang Magang di Industri semuanya  6-8 Guru mengikuti Pelatihan Asesor  Guru sudah Magang di Industri semuanya  Guru mengikuti Pelatihan ISO 9001:2015  Sebagian besar Guru Kejuran Memiliki Sertifikat Keahlian LSP-P2  Meningkatan Jumlah Asesor Kompetensi untuk Perluasan Klaster
  • 16.
    Sebelum ada Kegiatan Revitalisasi HasilKegiatan Revitalisasi Th. 2017 Kegiatan Revitalisasi Th. 2018-2019 Target Kegiatan 2019-2020 PEMENUHANSARANANDAN PRASARANA  Belum lengkapnya Sarpras yang ada  Ruang praktek jumlahnya masih terbatas  Perlengkapan Peralatan Praktek NKPI TKPI APHP dan Agribisnis Perikanan  Pembangunan Ruang Praktek Agribisnis Perikanan, NKPI dan TKPI  Sudah Punya Kelas Industry Jurusan Agribisnis Penbgolahan Hasil Pertanian  Penambahan Peralatan Praktek Seluruh Program Keahlian  Pembuatan Proposal Hibah/CSR ke Industri/ Validasi Sarana dan Prasarana Oleh Industri/ TKPI dan NKPI = CV. PRILLA, DKP APHP = Matahari TBK Otomotif = PT.YIMM Perikanan= Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)  Membuka Kelas Khusus Berbasis Industri/ Perluasan  Ruang Praktik Siswa yang lengkap dengan peralatan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran  Pengembangan Kelas Khusus bagi semua Program Keahlian  Pembuatan Proposal Hibah/CSR ke Industri/ Validasi Sarana dan Prasarana Oleh Industri/ TKPI dan NKPI = CV. PRILLA, DKP APHP = Matahari TBK Otomotif = PT.YIMM Perikanan= Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) PERBAIKANTATAKELOLA DANBUDAYAKERJA  Sekolah belum mempunyai peta industry dan jenis usaha  Sekolah belum mempunyai jadwal PKL yang pasti  Sekolah Mempunyai Peta Industri dan Jenis usaha (Pengolahan Ikan dan Ale- Ale)  Sekolah Mempunyai jadwal jangka waktu pelaksanaan PKL  Mempunyai kesepakatan dengan Industri yang jelas pada waktu PKL. Misal Uang Saku  Mempunyai kerjasama dengan Industri tentang tata kelola praktek sesuai dengan industri (Kelas Yamaha)  Tempat Sertifikasi  Ankapin dan Atkapin  Kerjasama Industri Meningkat hingga pada Peningkatan Peran industri dalam perekrutan tenaga kerja SMK  Mempunyai kerjasama dengan Industri tentang tata kelola praktek sesuai dengan industri (Kelas Yamaha)  Tempat Sertifikasi  Ankapin dan Atkapin  Tempat Sertifikasi BST  Ada Show Room Produk Hasil Techopark.  Ada Web khusus untuk promosi produk Technopark, Terdaftar di toko online SMK. HASILTEFA (karyainovasi barang/jasasiswa  Belum ada hasil TEFA  Menghasilkan Produk Makanan berupa roti dan pengolahan perikanan  Menghasilkan Produk Makanan berupa roti dan ampalang basah  Jasa servis sepada motor  Semua Program Keahlian Memiliki produk Unggulan Masing-masing.  TKPI dan NKPI = Pembuatan Alat Tangkap, servis mesin kapal, Usaha Penangkapan Ikan  Perikanan= usaha budidaya Ikan  APHP = Produk Bakery  Otomotif= Jasa Servis Sepada motor
  • 17.
    PROGRAM REVITALISASI SMKNEGERI 2 KETAPANG • Pemasaran tamatan • Sinkronisasi Kurikulum • Tempat seleksi • Penggunaan sarpras • Guru tamu • Bekerjasama dengan 50 DU/DI dengan 10 Program Kerjasama Kerjasama DUDI • Sinkronisasi Kurikulum dilakukan • Guru tamu dari Industri terjadwal • Tebentuknya LSP-P1 • Mengadakan Workshop Kurikulum 2013 • TOKR sinkronisasi dengan Mitsubishi • APHP dengan Matahari TBK • TBSM dengan Yamaha • Pelayaran degnan P2MKP, CV. PRILLLA • Sinkronisasi Kurikulum belum ada • Guru tamu belum terjadwal Kurikulum • Pembelajaran Memanfaatkan TIK (Majestik) • Menjadi Pusat Keahlian Ganda • Meningkatkan Kompetensi pedagogik Guru • Menjadi Pusat PKB guru Produktif APHP • Pembelajaran masih manual dan konvensional Inovasi Pembelajaran • Sertifikatulusan dari industri dan ada beberapa siswa yang mendapat sertifikat dari BNSP • Sebagian siswa lulusan tersertifkiasi BST dari DKPP bekerjasama SUPM • Semua siswa tersertifikasi BNSP • Sertifikat dari Industri Belum ada • Sertifikasi Baru berupa sertifikat pelatihan Sertifikasi Kompetensi • Ada 5 guru Produktif Mengikuti Keahlian ganda • Guru Sudah magang diindustri • 9 Guru Produkstif sudah memiliki sertifkat Asesor LSP P-1 • Guru Produktif Belum mengikuti keahlian ganda • Guru magang ke Industri Belum Ada • Belum Ada Guru Produktif yang memiliki sertifikasi keahlian Guru Produktif • Pembangunanan Beberapa Ruang Praktik • Jurusan Agribisnis dan Otomotif telah memiliki kelas industri • Sudah ada 14 RPS • Jumlah Sarana Sangat Kurang • Jumlah Ruang Praktik dan Ruang Kelas Terbatas Sarana Prasarana • Sekolah memiliki peta Industri dan Jenis Usaha :  Budidya Ikan  Jasa Servis Motor  Jasa Pengelasan  Usaha Bakery (Roti)  Manajemen ISO 9001- 2015  Predikat Pelayanan Publik Terbaik Tingkat Kabupaten. • Sekolah Belum Memiliki Teaching Factory • Sekolah Belum memiliki manajemen • Manajemen ISO 9001-2008 Tata Kelola Budaya Kerja • Memiliki Produk makanan dan pengolahan perikanan • Pembenihan Ikan Lele • Roti Isi Ale-Ale • Jasa Servis Sepedan Motor • Hasil TEFA belum ada Teaching Factory S E B E L U M S E S U D A H
  • 18.
    SMK NEGERI 2KETAPANG GERBANG UTAMA 2017 GERBANG UTAMA 2018 RPS TAMPAK DEPAN 2017 RPS TAMPAK DEPAN 2018 RPS TAMPAK DALAM 2017 RPS TAMPAK DALAM 2018 Contoh Contoh Contoh ContohContoh Contoh
  • 19.
    SMK NEGERI 2KETAPANG R.TU TAMPAK LUAR 2018 R. TU TAMPAK DALAM 2018 RPS TAMPAK LUAR 2018 RPS TAMPAK DALAM 2018 RPS TAMPAK DALAM 2017 RPS TAMPAK DALAM 2018 Contoh Contoh Contoh ContohContoh
  • 20.
    SMK NEGERI 2KETAPANG PROGRAM PENDAMPINGAN 2018 KELAS INDUSTRI 2018 SERTIFIKAT LSP P-1 DAN ISOS PROGRAM BERSAMA DUDI 2018 JOB MATCHING 2018 PT.WHW JOB MATCHING 2018 PT.SEII Contoh Contoh Contoh Contoh
  • 21.
    SMK NEGERI 2KETAPANG PRODUK UNGGULAN KEGIATAN PLS 2018 BUDIDAYA IKAN LAB KOMPUTER 120 UNIT KELOLA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK PUSAT BELAJAR KEGIATAN PKB DAN KEAHLIAN GANDA Contoh Contoh Contoh
  • 22.
    SMK NEGERI 2KETAPANG PRODUK UNGGULAN KEGIATAN APEL PAGI DAN SIANG GEDUNG UTAMA (SAMPING) LAB KOMPUTER 120 UNIT TEACHING FACTORY KEGIATAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM Contoh Contoh
  • 23.
  • 24.