Perang Batak terjadi akibat kedatangan Belanda yang ingin memperluas kekuasaan mereka di wilayah Batak, dipimpin oleh si Singa Mangaraja XII. Pertempuran berkepanjangan antara pasukan Batak dan Belanda mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat Batak dan akhirnya wilayah tersebut jatuh ke tangan Belanda setelah penangkapan si Singa Mangaraja. Akibat perang ini, banyak orang Batak yang terbunuh, rumah-rumah hancur, dan kerugian besar dialami oleh pihak Belanda juga.