Perang Batak berlangsung selama 29 tahun antara Sisingamangaraja XII melawan Belanda. Perang ini dipicu oleh pengaruh Belanda yang semakin besar di Batak melalui agama Kristen dan upaya Belanda menguasai wilayah Batak. Perang berakhir dengan kematian Sisingamangaraja XII dalam pertempuran melawan Belanda pada 1907, sehingga seluruh wilayah Batak jatuh ke penguasaan Belanda.