Sales will be $200
Million!
 Peramalan adalah seni dan ilmu untuk memprediksi masa
depan.
 Peramalan adalah perhitungan yang objektif dengan
menggunakan data-data masa lalu untuk menentukan kondisi
dimasa mendatang.
 Peramalan merupakan alat bantu dalam membuat
perencanaan yang efektif dan efisien.
 Peramalan dapat dilakukan dengan melibatkan pengambilan
data historis dan memproyeksikannya ke masa mendatang
dengan suatu model matematis.
What is Forecasting ???
Sales will be
$200 Million!
 Peramalan ekonomi: menjelaskan siklus bisnis dengan
memprediksi:
 tingkat inflasi
 Ketersediaan jumlah uang
 Dana yang diperlukan
 Indikator perencanaan lainnya
 Peramalan teknologi, memperhatikan tingkat kemajuan
teknologi yang dapat meluncurkan produk baru yang menarik
yang membutuhkan pabrik dan peralatan baru.
 Peramalan permintaan, proyeksi permintaan untuk produk
atau layanan suatu perusahaan atau biasa disebut juga
peramalan penjualan dalam hal :
- Pengendalian produksi, kapasitas, sistem penjadwalan dan
input bagi rencana keuangan, pemasaran dan sumber SDM.
Sales will be
$200 Million!
 Menetapkan tujuan peramalan
 Memilih unsur yang akan diramalkan
 Menentukan horizon waktu peramalan
 Memilih jenis metode peramalan
 Mengumpulkan data yang diperlukan untuk melakukan peramalan
 Membuat peramalan
 Memvalidasi dan menerapkan peramalan
 Peramalan yang menggabungkan faktor seperti intuisi,emosi,
pengalaman pribadi dan menganalisa kondisi objektif dengan apa
adanya.
 Peramalan yang menggunakan model matematis yang beragam
dengan data masa lalu. Metode ini dapat digunakan apabila:
 Tersedia data dan informasi masa lalu
 Data dan informasi tersebut dapat dikuantitatifkan dalam
bentuk numerik
 Disumsikan beberapa aspek masa lalu akan berlanjut di
masa yang akan datang
1. METODA KUALITATIF YANG TERDIRI DARI :
 METODA DELPHI
 JURI DARI OPINI EKSEKUTIF (JURY OF EXECUTIVE OPINION)
 KOMPOSIT TENAGA PENJUALAN (SALES FORCE COMPOSITE)
 SURVEY PASAR KONSUMEN (CONSUMER MARKET SURVEY)
2. METODE KUANTITATIF
 SIMPLE AVERAGE
 MOVING AVERAGE
 WEIGHTED MOVING AVERAGE
 EXPONTIAL SMOOTHING
 REGRESSI LINIER
 REGRESSI NON LINIER
 BOX JENKINS
3. METODA CAUSAL
 KORELASI – REGRESSI
 ECONOMETRIE MODEL

36
METODA - METODA PERAMALAN
 Menggunakan suatu proses
kelompok
 3 jenis partisipan
 Pengambil Keputusan
 Staff
 Responden
 Kelompok responden yang
memberikan input pada
pengambil keputsan. Respondents
Staff
Decision Makers
(Sales?)
(What
will
sales
be?
survey)
(Sales will be 45,
50, 55)
(Sales will be
50!)
 Terdiri dari sekumpulan kecil para pakar tingkat
tinggi/manajer.
 Pendapat dari para manajer digabungkan dalam
bentuk statistik untuk mendapatkan prediksi
permintaan.
 Setiap penjual memperkirakan
berapa penjualan yang dapat
dicapai dalam wilayahnya
 Digabungkan pada tingkat wilayah
dan nasional untuk mendapatkan
peramalan secara keseluruhan
 Sales harus mengetahui apa yang
diinginkan konsumen
Sales
© 1995 Corel Corp.
 Tanyakan pada konsumen
mengenai rencana
pembelian di masa depan
 Terkadang sulit dalam
menjawab pertanyaan
How many hoHow many hours
will you use the Internet next
week?
© 1995 Corel
Corp.
 Naïve approach
 Moving averages
 Exponential smoothing
 Trend projection
 Linear regression
Time-series Models
Associative
models
 Teknik peramalan yang menggunakan
sejumlah data masa lalu untuk membuat
peramalan.
 Teknik peramalan yang
mengasumsikan permintaan periode
berikutnya sama dengan permintaan
pada periode terakhir.
 Keuntungannya : Cost Effective and
Efficient.
 Suatu metode peramalan yang menggunakan
n rata-rata periode terakhir data untuk
meramalkan periode berikutnya.
© 1995 Corel Corp.
 Teknik peramalan rata-rata bergerak dengan pembobotan
di mana titik data dibobotkan oleh fungsi eksponensial.
 Menggunakan lebih banyak variabel yang berhubungan
dengan besaran yang di prediksi variabel bebas dan variabel
terikat)
 Model matematika garis lurus untuk menggambarkan
hubungan fungsional antara variabel-variabel yang bebas
maupun variabel-variabel yang terikat.
MA
n
  Permintaan dalam periode n sebelumnya
n adalah jumlah periode dalam rata-rata bergerak
Contoh :
You’re manager of a museum store that
sells historical replicas. You want to
forecast sales (000) for 2003 using a 3-
period moving average.
1998 4
1999 6
2000 5
2001 3
2002 7
© 1995 Corel Corp.
Time Response
Yi
Moving
Total
(n=3)
Moving
Average
(n=3)
1998 4 NA NA
1999 6 NA NA
2000 5 NA NA
2001 3 4+6+5=15 15/3 = 5
2002 7
2003 NA
Time Aktual
Yi
Moving
Total
(n=3)
Moving
Average
(n=3)
1998 4 NA NA
1999 6 NA NA
2000 5 NA NA
2001 3 4+6+5=15 15/3 = 5
2002 7 6+5+3=14 14/3=4 2/3
2003 NA
Time Response
Yi
Moving
Total
(n=3)
Moving
Average
(n=3)
1998 4 NA NA
1999 6 NA NA
2000 5 NA NA
2001 3 4+6+5=15 15/3=5.0
2002 7 6+5+3=14 14/3=4.7
2003 NA 5+3+7=15 15/3=5.0
PowerPoint presentation to accompany
Heizer/Render – Principles of Operations
Management, 5e, and Operations Management,
7e
© 2004 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-18
95 96 97 98 99 00
Year
Sales
2
4
6
8 Actual
Forecast
 Ft = At - 1 + (1-)At - 2 + (1- )2·At - 3
+ (1- )3At - 4 + ... + (1- )t-1·A0
 Ft = Forecast value
 At = Actual value
  = Smoothing constant
 Ft = Ft-1 + (At-1 - Ft-1)
 Use for computing forecast
Pengaruh smoothing :
-makin besar  smootihing smakin kecil
-makin kecil  smoothing smakin besar
-dalam metode single exponential smoothing adalah mencari
 optimum yang akan memberikan MSE/MAD minimum.
 Metode Rata-rata Tertimbang
 Adalah metode perhitungan yang sama rata bergerak
sederhana namundiperlukan adanya koefisien
penimbang dan digunakan apabila terjadi trend pada
pola data masa lalu
 Koefisien penimbang 0<CW>1
 Equation :
 WMA = ∑ (Weight for period n)(Demand in period n)/ ∑
Weights
 Hitung WMA untuk 4 tahun apabila Tahun 1=100,
2= 90, 3=105, 4= 95
 WMA = (100*0,4)+(90*0.3)+(105*0,2) + (95*0.1)/1
 Kelemahan metode WMA tanggapannya tidak
dapat dengan mudah berubah tanpa merubah
masing-masing angka penimbangnya,
 1. Peningkatan n dalam pembuatan ramalan
kurang sensitif dengan perubahan
 Tidak dapat melakukan trend peramalan dengan
baik
 Perlakuan data berdasarkan historis
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-22
You’re organizing a Kwanza meeting.
You want to forecast attendance for
2000 using exponential smoothing
( = .10). The1995 forecast was 175.
1995 180
1996 168
1997 159
1996 175
1999 190
© 1995 Corel Corp.
4-23
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168
1997 159
1998 175
1999 190
2000 NA
175.00 +
PowerPoint presentation to accompany
Operations Management, 6E (Heizer & Render)
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-24
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(
1997 159
1998 175
1999 190
2000 NA
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-25
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(180 -
1997 159
1998 175
1999 190
2000 NA
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-26
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00)
1997 159
1998 175
1999 190
2000 NA
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-27
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50
1997 159
1998 175
1999 190
2000 NA
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-28
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1994 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50
1995 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75
1996 175
1997 190
1998 NA
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-29
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50
1997 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75
1998 175
1999 190
2000 NA
174.75 + .10(159 - 174.75)= 173.18
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-30
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50
1997 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75
1998 175 174.75 + .10(159 - 174.75) = 173.18
1999 190 173.18 + .10(175 - 173.18) = 173.36
2000 NA
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-31
Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1)
Time Actual
Forecast, Ft
(α = .10)
1995 180 175.00 (Given)
1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50
1997 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75
1998 175 174.75 + .10(159 - 174.75) = 173.18
1999 190 173.18 + .10(175 - 173.18) = 173.36
2000 NA 173.36 + .10(190 - 173.36) = 175.02
© 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River,
N.J. 074584-32
Year
Sales
140
150
160
170
180
190
93 94 95 96 97 98
Actual
Forecast
Peramalan -  Forecasting - Manajemen Operasional

Peramalan - Forecasting - Manajemen Operasional

  • 1.
    Sales will be$200 Million!
  • 2.
     Peramalan adalahseni dan ilmu untuk memprediksi masa depan.  Peramalan adalah perhitungan yang objektif dengan menggunakan data-data masa lalu untuk menentukan kondisi dimasa mendatang.  Peramalan merupakan alat bantu dalam membuat perencanaan yang efektif dan efisien.  Peramalan dapat dilakukan dengan melibatkan pengambilan data historis dan memproyeksikannya ke masa mendatang dengan suatu model matematis. What is Forecasting ??? Sales will be $200 Million!
  • 3.
     Peramalan ekonomi:menjelaskan siklus bisnis dengan memprediksi:  tingkat inflasi  Ketersediaan jumlah uang  Dana yang diperlukan  Indikator perencanaan lainnya  Peramalan teknologi, memperhatikan tingkat kemajuan teknologi yang dapat meluncurkan produk baru yang menarik yang membutuhkan pabrik dan peralatan baru.  Peramalan permintaan, proyeksi permintaan untuk produk atau layanan suatu perusahaan atau biasa disebut juga peramalan penjualan dalam hal : - Pengendalian produksi, kapasitas, sistem penjadwalan dan input bagi rencana keuangan, pemasaran dan sumber SDM. Sales will be $200 Million!
  • 4.
     Menetapkan tujuanperamalan  Memilih unsur yang akan diramalkan  Menentukan horizon waktu peramalan  Memilih jenis metode peramalan  Mengumpulkan data yang diperlukan untuk melakukan peramalan  Membuat peramalan  Memvalidasi dan menerapkan peramalan  Peramalan yang menggabungkan faktor seperti intuisi,emosi, pengalaman pribadi dan menganalisa kondisi objektif dengan apa adanya.  Peramalan yang menggunakan model matematis yang beragam dengan data masa lalu. Metode ini dapat digunakan apabila:  Tersedia data dan informasi masa lalu  Data dan informasi tersebut dapat dikuantitatifkan dalam bentuk numerik  Disumsikan beberapa aspek masa lalu akan berlanjut di masa yang akan datang
  • 5.
    1. METODA KUALITATIFYANG TERDIRI DARI :  METODA DELPHI  JURI DARI OPINI EKSEKUTIF (JURY OF EXECUTIVE OPINION)  KOMPOSIT TENAGA PENJUALAN (SALES FORCE COMPOSITE)  SURVEY PASAR KONSUMEN (CONSUMER MARKET SURVEY) 2. METODE KUANTITATIF  SIMPLE AVERAGE  MOVING AVERAGE  WEIGHTED MOVING AVERAGE  EXPONTIAL SMOOTHING  REGRESSI LINIER  REGRESSI NON LINIER  BOX JENKINS 3. METODA CAUSAL  KORELASI – REGRESSI  ECONOMETRIE MODEL  36 METODA - METODA PERAMALAN
  • 6.
     Menggunakan suatuproses kelompok  3 jenis partisipan  Pengambil Keputusan  Staff  Responden  Kelompok responden yang memberikan input pada pengambil keputsan. Respondents Staff Decision Makers (Sales?) (What will sales be? survey) (Sales will be 45, 50, 55) (Sales will be 50!)
  • 7.
     Terdiri darisekumpulan kecil para pakar tingkat tinggi/manajer.  Pendapat dari para manajer digabungkan dalam bentuk statistik untuk mendapatkan prediksi permintaan.
  • 8.
     Setiap penjualmemperkirakan berapa penjualan yang dapat dicapai dalam wilayahnya  Digabungkan pada tingkat wilayah dan nasional untuk mendapatkan peramalan secara keseluruhan  Sales harus mengetahui apa yang diinginkan konsumen Sales © 1995 Corel Corp.
  • 9.
     Tanyakan padakonsumen mengenai rencana pembelian di masa depan  Terkadang sulit dalam menjawab pertanyaan How many hoHow many hours will you use the Internet next week? © 1995 Corel Corp.
  • 10.
     Naïve approach Moving averages  Exponential smoothing  Trend projection  Linear regression Time-series Models Associative models
  • 11.
     Teknik peramalanyang menggunakan sejumlah data masa lalu untuk membuat peramalan.  Teknik peramalan yang mengasumsikan permintaan periode berikutnya sama dengan permintaan pada periode terakhir.  Keuntungannya : Cost Effective and Efficient.  Suatu metode peramalan yang menggunakan n rata-rata periode terakhir data untuk meramalkan periode berikutnya. © 1995 Corel Corp.
  • 12.
     Teknik peramalanrata-rata bergerak dengan pembobotan di mana titik data dibobotkan oleh fungsi eksponensial.  Menggunakan lebih banyak variabel yang berhubungan dengan besaran yang di prediksi variabel bebas dan variabel terikat)  Model matematika garis lurus untuk menggambarkan hubungan fungsional antara variabel-variabel yang bebas maupun variabel-variabel yang terikat.
  • 13.
    MA n   Permintaandalam periode n sebelumnya n adalah jumlah periode dalam rata-rata bergerak Contoh :
  • 14.
    You’re manager ofa museum store that sells historical replicas. You want to forecast sales (000) for 2003 using a 3- period moving average. 1998 4 1999 6 2000 5 2001 3 2002 7 © 1995 Corel Corp.
  • 15.
    Time Response Yi Moving Total (n=3) Moving Average (n=3) 1998 4NA NA 1999 6 NA NA 2000 5 NA NA 2001 3 4+6+5=15 15/3 = 5 2002 7 2003 NA
  • 16.
    Time Aktual Yi Moving Total (n=3) Moving Average (n=3) 1998 4NA NA 1999 6 NA NA 2000 5 NA NA 2001 3 4+6+5=15 15/3 = 5 2002 7 6+5+3=14 14/3=4 2/3 2003 NA
  • 17.
    Time Response Yi Moving Total (n=3) Moving Average (n=3) 1998 4NA NA 1999 6 NA NA 2000 5 NA NA 2001 3 4+6+5=15 15/3=5.0 2002 7 6+5+3=14 14/3=4.7 2003 NA 5+3+7=15 15/3=5.0
  • 18.
    PowerPoint presentation toaccompany Heizer/Render – Principles of Operations Management, 5e, and Operations Management, 7e © 2004 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-18 95 96 97 98 99 00 Year Sales 2 4 6 8 Actual Forecast
  • 19.
     Ft =At - 1 + (1-)At - 2 + (1- )2·At - 3 + (1- )3At - 4 + ... + (1- )t-1·A0  Ft = Forecast value  At = Actual value   = Smoothing constant  Ft = Ft-1 + (At-1 - Ft-1)  Use for computing forecast Pengaruh smoothing : -makin besar  smootihing smakin kecil -makin kecil  smoothing smakin besar -dalam metode single exponential smoothing adalah mencari  optimum yang akan memberikan MSE/MAD minimum.
  • 20.
     Metode Rata-rataTertimbang  Adalah metode perhitungan yang sama rata bergerak sederhana namundiperlukan adanya koefisien penimbang dan digunakan apabila terjadi trend pada pola data masa lalu  Koefisien penimbang 0<CW>1  Equation :  WMA = ∑ (Weight for period n)(Demand in period n)/ ∑ Weights
  • 21.
     Hitung WMAuntuk 4 tahun apabila Tahun 1=100, 2= 90, 3=105, 4= 95  WMA = (100*0,4)+(90*0.3)+(105*0,2) + (95*0.1)/1  Kelemahan metode WMA tanggapannya tidak dapat dengan mudah berubah tanpa merubah masing-masing angka penimbangnya,  1. Peningkatan n dalam pembuatan ramalan kurang sensitif dengan perubahan  Tidak dapat melakukan trend peramalan dengan baik  Perlakuan data berdasarkan historis
  • 22.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-22 You’re organizing a Kwanza meeting. You want to forecast attendance for 2000 using exponential smoothing ( = .10). The1995 forecast was 175. 1995 180 1996 168 1997 159 1996 175 1999 190 © 1995 Corel Corp.
  • 23.
    4-23 Ft = Ft-1+ · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 1997 159 1998 175 1999 190 2000 NA 175.00 +
  • 24.
    PowerPoint presentation toaccompany Operations Management, 6E (Heizer & Render) © 2001 by Prentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-24 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10( 1997 159 1998 175 1999 190 2000 NA
  • 25.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-25 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10(180 - 1997 159 1998 175 1999 190 2000 NA
  • 26.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-26 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) 1997 159 1998 175 1999 190 2000 NA
  • 27.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-27 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50 1997 159 1998 175 1999 190 2000 NA
  • 28.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-28 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1994 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50 1995 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75 1996 175 1997 190 1998 NA
  • 29.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-29 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50 1997 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75 1998 175 1999 190 2000 NA 174.75 + .10(159 - 174.75)= 173.18
  • 30.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-30 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50 1997 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75 1998 175 174.75 + .10(159 - 174.75) = 173.18 1999 190 173.18 + .10(175 - 173.18) = 173.36 2000 NA
  • 31.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-31 Ft = Ft-1 + · (At-1 - Ft-1) Time Actual Forecast, Ft (α = .10) 1995 180 175.00 (Given) 1996 168 175.00 + .10(180 - 175.00) = 175.50 1997 159 175.50 + .10(168 - 175.50) = 174.75 1998 175 174.75 + .10(159 - 174.75) = 173.18 1999 190 173.18 + .10(175 - 173.18) = 173.36 2000 NA 173.36 + .10(190 - 173.36) = 175.02
  • 32.
    © 2001 byPrentice Hall, Inc., Upper Saddle River, N.J. 074584-32 Year Sales 140 150 160 170 180 190 93 94 95 96 97 98 Actual Forecast